Jumat, 17 November 2017

KESAKSIAN JAMES DONARDONO BERSEKUTU DENGAN SETAN : SETAN ADALAH TEMAN SEJAK KECILKU

Danardono sudah menjalin komunikasi dengan roh halus sejak kecil. Ketiadaan ayah yang sering pergi ke luar kota dan ibu yang kerap sakit-sakitan membuat James kerap melamun. Di dalam kesendirian inilah, ia berbicara dengan setan yang mendatanginya.


Tidak hanya menemani mengobrol, makhluk kasat mata ini juga memberikan bantuan ketika James sedang mengalami kesulitan dari teman-temannya. Pada saat dikerjai oleh anak-anak sebayanya, “kawan”-nya ini pun turun tangan membalas tindakan mereka.

Beranjak remaja, James pindah ke luar kota bersama keluarga. Di lingkungan barunya ini, ia bergaul karib dengan para preman. Oleh karena kedekatannya itu, ia pun selalu ikut serta dalam keributan-keributan dengan kelompok lain.

“Dan itu seringkali, kami seringkali ribut, tawuran dan tidak sedikit yang mati makanya dengan itu saya minta roh membantu saya dan rekan-rekan saya. Selain melindungi kami, juga dapat membuat kami kebal saat ditebas pedang dan benda-benda tajam lainnya,” Berjalan dengan waktu, setan menginginkan ‘hubungan yang lebih’ dengan James. Dalam hubungan yang barunya, setan mau tinggal di dalam diri James. Mendengar hal ini, James pun menolak permintaan setan tersebut.

Namun ternyata keputusannya ini hanya sebentar. Seiring dengan semakin banyaknya musuh yang ia miliki, James akhirnya bersedia menerima tawaran setan. Dengan kesadaran penuh, ia pun mau mengikuti sejumlah ritual-ritual menyeramkan yang dipersyaratkan kepadanya.

Hanya saja, belum setengahnya menjalani persyaratan, James sudah lari tunggang langgang. Ia pergi dari tempat dimana ia akan melakukan ritual karena ia merasakan ketakutan yang sangat.

Di tengah keadaan seperti itu, James memanggil nama Tuhan Yesus. Ia bisa melakukannya karena ia sempat diajarkan oleh sang kakak bahwa jika ia takut akan setan, sebutlah nama Tuhan Yesus.

Singkat kisah, James pun memutus hubungan dengan si setan. Akan tetapi, keputusannya ini membawa konsekuensi yang tidak menyenangkan. Kehidupannya semenjak itu terus diteror oleh makhluk-makhluk halus.

Tidak mendapatkan kedamaian di dalam rumahnya sendiri, James akhirnya mengungsi sejenak ke tempat sang kakak. Berharap situasi akan berubah ternyata itu salah besar. Situasi justru semakin buruk.

Bila dulu perasaan tidak nyaman hanya dirasakan oleh James, sejak kepindahannya itu sang kakak juga merasakannya.

Mengetahui adanya ketidakberesan ini, sang kakak suatu hari menawarkannya untuk didoakan oleh seorang hamba Tuhan. Walaupun dari lubuk hati terdalam enggan menyetujui, ia pun pada akhirnya mengiyakan juga.

Akhirnya dipanggil juga hamba Tuhan. Pada saat hamba Tuhan itu ketemu saya, ia langsung nembak, ‘Udah ngaku aja ilmu apa yang kamu pelajari?’ Mendengar itu saya pun langsung emosi dan memintanya langsung mendoakan saya”

“Ketika ia mulai mengangkat tangannya, saya tidak tahu mengapa seperti ada tangan yang besar yang mendorong saya ke bawah. Saya pun mulai melawannya dan membacakan mantra. Tetapi saat hendak mengucapkannya, mulut saya tidak bisa ngapain-ngapain”

Segala usaha penolakan yang dilakukan oleh James seperti sia-sia saat itu. Tubuhnya bahkan tiba-tiba menjadi kaku. Tidak lama sesudah itu, setan yang berdiam di tubuhnya pun keluar.

Kedamaian melingkupi James. Pencarian akan penerimaan dan kasih pun ikut berakhir saat ia menerima Tuhan Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat pribadinya pada hari itu.

Kini, James hidup bahagia. Bersama dengan orang-orang yang ia cintai, ia menjalani hari-harinya dengan penuh sukacita dan damai sejahtera.

Senin, 13 November 2017

KESAKSIAN LASTRI TAMPUBOLON DIBEBASKAN DARI PERDUKUNAN

Kesaksian Lastri Tampubolon Dibebaskan dari Perdukunan

Perdukunan
Sejak usia lima tahun, Lastri Tampubolon telah melihat hantu dan setan yang sangat banyak. Hal itu membuatnya ketakutan. Roh jahat itu meneror hampir setiap malamnya. Akibat terganggu atas hal tersebut, tak jarang sang ayah sering bertindak kasar terhadapnya. Hal ini yang membuatnya menjadi pribadi yang kasar.

Suatu hari lastri mengalami gangguan selama satu minggu layaknya orang yang kerasukan. Hal ini membuat keluarganya memanggil seorang dukun. Namun pernyataan seorang dukun itu sungguh tidak masuk akal. Menurutnya Lastri tidak perlu diobati karena Lastri akan menjadi seorang dukun yang hebat. Karena menurut sang dukun itu, terdapat banyak roh halus didalam jiwa Lastri. Orangtua Lastri pun percaya akan hal itu karena faktor ketidaktegaan terhadap penderitaan yang dialami anaknya.

Kejadian itu belum usai. Suatu malam Lastri mengaku kemasukan roh dari nenek moyangnya. Hidupnya seketika berubah. “Ada kekuatan yang luar biasa, saya jadi suka untuk mengobati yang sakit. Dan saya digerakan oleh roh itu, untuk mengobati.” Karena hal ini, desanya pun gempar akan ketenarannya mengobati warga. Hal ini membuat sang ayahnya yang terpandang di desa itu melarangnya untuk membuka praktek pengobatan itu.

Ketika tak berapa lama sang ayah meninggal, Lastri pun bertambah kuat ilmu dan membuka praktek pengobatannya. Adakalanya dirinya dapat terbang dan mengambil roh orang lain untuk digunakan memuaskan nafsunya. Namun, hanya orang yang hidup didalam Tuhanlah yang tidak mampu diganggunya.

Adakalanya dirinya merasa terganggu dengan masa depannya ketika melihat teman-teman lainnya telah sukses dalam usaha, telah berumah tangga dan mencapai taraf hidup yang memuaskan. Dikala kekuatannya bertambah, tetapu kekhawatiran akan masa depan, terus menghantuinya.

Hingga suatu ketika dirinya berteriak di sebuah kebunnya untuk mempertanyakan hadirat Tuhan. Lastri merasa ada suara yang menyuruhnya untuk memilih dua jalan, jalan kanan untuk menjadi dukun yang besar dengan konsekuensi menjadi gila, dan jalan kiri untuk mengikut Tuhan. Hal itu membuatnya meminta saran kepada salah satu karibnya. Karibnya pun menghendaki dirinya untuk tidak memilih suara menjadi dukun. Namun, mendoakan yang terbaik baginya

Lastri pun memohon kepada Tuhan, agar didatangkan hamba Tuhan untuk membantunya berdiskusi dan mengenal Firman Tuhan. Ketika beberapa hamba Tuhan berdoa untuknya, Lastri pun mulai bermanifestasi. Seketika itu pula dirinya melihat ada roh ular, roh babi dan roh orang mati yang membuatnya ketakutan saat ini.

Ketika roh itu keluar, Lastri merasa bebannya terangkat dan dirinya merasa kelegaan dan kelepasan. “dan disitulah saya bertobat, dan saya terima Tuhan Yesus, jadi Tuhanlah Juruselamat saya.” Ungkapnya.

Setelah mengalami pemulihan, dirinya berangkat ke Jakarta. Disanalah dirinya bertumbuh di dalam Tuhan Yesus dan meninggalkan perdukunan. “Iblis atau roh perdukunan itu hanya menjatuhkan dan membodohi saya. Yesus baik telah mengubahkan kehidupan saya, telah menyembuhkan saya, telah melepaskan saya.”

Sumber: http://www.kisahnyatakristen.com/2012/06/24/ilmu-hitam-dan-perdukunan-rusak-hidupku/

Kamis, 09 November 2017

KESAKSIAN DOLLY DIBEBASKAN DARI NARKOBA


Sejak kelas lima SD, Dolly mulai coba-coba menggunakan narkoba hingga akhirnya ketagihan. Setiap hari dosisnya makin bertambah. Beberapa tahun kemudian tubuhnya menjadi sangat kurus karena diracuni oleh narkoba dan dalam melakukan aktifitas apa pun, dia harus mengkonsumsinya terlebih dahulu agar timbul rasa percaya dirinya. Sampai kelas tiga SMA, barang tersebut masih dikonsumsinya. Dia menyadari bahwa hidupnya menderita karena keterikatannya terhadap barang tersebut dan dia ingin sekali melepaskan diri dari keterikatannya.

Lulus SMA, Dolly berjuang untuk berhenti dan melepaskan diri dari keterikatannya. Kurang lebih dua tahun, dia berjuang sehingga ia pun dapat berhenti total. Namun tanpa disadarinya narkoba yang dikonsumsi selama ini menyebabkan banyak sekali kerusakan pada organ bagian dalam tubuhnya. Hal ini diketahui setelah setahun sejak ia berhenti total. Saat itu, dia sedang sakit dan harus dibawa ke rumah sakit. Setelah dilakukan pemeriksaan, Dolly dinyatakan terkena Leukimia. Selain itu, ia mengalami kerusakan pada bagian ginjal, lever, dan lambung

Akhirnya ia dirawat di rumah sakit. Karena kekurangan biaya, Dolly ditempatkan di kamar yang berisi lebih dari dua puluh orang pasien dengan penyakit yang bermacam-macam. Keadaan ini tidak memberikan dampak positif bagi kesembuhannnya karena kamar yang sesak serta pengobatan yang kurang intensif. Tidak adanya perubahan membuat keluarga Dolly pasrah dan memutuskan untuk membawanya pulang ke rumah.

Kondisinya semakin buruk, setiap kali berdiri langsung terjatuh. Kulitnya pun menjadi kuning dan menyebarkan aroma yang bau amis. Keluarganya tidak dapat berbuat apa-apa, mereka hanya dapat menatapnya dengan penuh rasa iba dan berpikir mungkin sebentar lagi Dolly akan meninggal dunia.

Dolly sadar bahwa apa yang dialaminya hingga saat ini adalah karena kesalahannya sendiri. Dalam keputusasaannya dia diingatkan untuk berdoa dan mengucapkan syukur kepada Tuhan yang lebih tahu apa yang terbaik bagi kehidupannya.

Mulai saat itu, dalam setiap kesempatan dimana pun dia bertemu dengan orang lain, dia bercerita akan kebaikan Tuhan terhadap dirinya. Seiring waktu yang terus berjalan, tanpa disadari, Dolly mengalami suatu keajaiban dalam dirinya. Dia merasakan dirinya sehat dan dia tahu, bahwa dia telah disembuhkan, dia pun tahu bahwa yang telah memulihkannya adalah Tuhan dan dia sadar karena Tuhan telah memberikan kesempatan bagi dirinya. Namun, keluarganya tidak percaya begitu saja sehingga untuk memastikan bahwa Dolly telah sembuh total dari Leukimia dan kerusakan organ tubuhnya, mereka membawanya ke dokter untuk diperiksa ulang.

Ternyata hasil pemeriksaan menyatakan bahwa Dolly benar telah sembuh total. Bahkan tanda-tanda ia pernah sakit hilang sama sekali tanpa ada bekasnya. Sampai saat ini penyakit yang pernah dideritanya tidak ada yang kambuh sama sekali. Dolly hidup dengan sehat dan menjadi wanita karir saat ini.

Sumber: http://www.kisahnyatakristen.com/2012/08/03/penyakit-akibat-penyalahgunaan-narkoba/