Senin, 31 Januari 2011

INDAHNYA MENGENAL TUHAN YESUS


Dulu saya belum tahu dan belum mengenal siapa itu Tuhan Yesus, yang saya tahu hanya namanya saja kalo Tuhan itu ada, Yesus itu Penolong kita, Jurus'lamat kita, semua itu saya tahu dari cerita-cerita Guru sekolah Minggu di gereja saya. Saat itu saya tidak merasakan Jamahan Tuhan, yang saya rasakan hanya rutinitas saja pergi ke gereja dan bisa ketemu sama temen-temen, Karena saya berpikir ke gereja itu adalah ajang ketemu temen-temen, bukan kerinduan ingin tahu dan mengenal siapa itu Tuhan Yesus.

Disaat itu saya merasa hidup saya kosong, saya pun trus berdoa agar hidup saya bisa bermakna buat orang-orang disekeliling saya. Disaat Kekosongan itu saya pun mengalami Hal yang tidak mengenakkan, setiap saya mau mengerjakan sesuatu apapun, kebimbangan itu selalu datang dan selama itu hidup saya tidak berarti apa-apa, saya merasa apa yang saya kerja begitu berat sekali. Sampai akhirnya teman saya mengajak saya beribadah ke sebuah Yayasan, disana saya menemukan suasana yang berbeda, suasana yang belum pernah saya rasakan sebelumnya, bahkan di gereja tempat saya ibadah pun saya belum pernah merasakan suasana seperti di Yayasan ini. Saya diajarkan cara memuji Tuhan, menyembah-Nya, membaca Alkitab dan masih banyak lagi yang saya dapat dari tempat ini. Ditempat itu Jamahan Tuhan yang belum pernah saya rasakan, saat itu saya bisa merasakan begitu ajaibNya Tuhan kita. Di yayasan tersebut banyak mengajarkan saya hal-hal yang belum pernah saya terima, dari mulai makanan Rohani, Pelajaran Sekolah sampai dengan berkat-berkat Jasmani dapat saya terima ditempat itu.

Singkat Cerita, saya pun bisa mengenal siapa itu Tuhan Yesus yang saya sembah, saya tau KasihNya begitu Luar biasa buat saya. Di Yayasan itu saya di ajarkan bahwa Tuhan Yesus itu adalah Roti Hidup, Terang Dunia, Gembala yang baik, Kebangkitan dan Hidup, Jalan dan Kebenaran dan Hidup, dan juga Pokok Anggur buat saya. Saya Bersyukur Tuhan mengirimkan teman untuk saya bisa beribadah di tempat itu, sehingga saya bisa mengetahui siapa Tuhan Yesus lebih mendalam lagi, saya juga tahu bahwa DIA segalanya buat saya dan tidak ada Allah lain selain DIA.

Mulai saat itu saya merasakan Tuhan menuntun saya sampai saya mengenal DIA dan saya bisa mendapatkan bahasa Roh. Namun saat saya sudah bisa mendapatkan Bahasa Roh, banyak teman- teman saya yang lainnya menyangka saya orang Gila. Saat itu aku berbicara pada salah satu kakak Rohani ditempat itu, kata beliau setiap orang yang mengejek saya doakan saja biar Tuhan yang mengubahnya karena “doa itu besar kuasanya”, jika kita berdoa dengan sungguh-sungguh Tuhan pasti menjawab dan membantu kita. Dari kata-kata itulah saya tau kalo Tuhanlah yang membantu saya untuk melewati semuanya ini. Saya pun bersyukur kalo temen-temen saya bisa diubahkan dan bisa beribadah ditempat itu bersama-sama dengan saya. Kata-kata yang selalu saya ingat sampai saat ini ialah kalo kita mengenal Tuhan, kita harus trus mengandalkan Tuhan dalam segala hal, percaya dengan iman, dan Tulus, Tuhan pasti bantu kita untuk melangkah ke depan walaupun didepan begitu gelap.

Terimakasih, Tuhan Memberkati kita semua lewat kesaksian saya ini
Amin




Jumat, 28 Januari 2011

Berbuahlah

Syarat Orang Kristiani Masuk Surga

Banyak orang sering bertanya, apakah untuk masuk sorga apa cukup kita terima Tuhan Yesus, dibaptis dan pergi ke gereja setiap minggu? Ternyata Keselamatan yang Tuhan berikan itu perlu diperjuangkan hingga GARIS AKHIR.
Coba kita simak Injil Yohanes 15 : 1-2 adalah "Akulah pokok anggur yang benar dan Bapa-Kulah pengusahanya. Setiap ranting pada-Ku yang tidak berbuah, dipotong-Nya dan setiap ranting yang berbuah, dibersihkan-Nya, supaya ia lebih banyak buahnya."
Firman Tuhan ini luar biasa dalamnya sehingga kalau Anda renungkan akan keluar beberapa pertanyaan yang perlu disimak :
1) Apakah hidup Anda sudah menjadi ranting pada pokok anggur ( Tuhan Yesus )? Atau Anda merupakan ranting yang menempel pada pohon lain yang bukan Tuhan Yesus ?
2) Kalau Anda mengaku sudah menjadi ranting yang menempel pada pokok anggur ( Tuhan Yesus ), apakah Anda sudah berbuah ? Buah disini adalah Buah-buah Roh ( Lihat Galatia 5 : 16-26 Hidup Menurut DAGING atau Menurut ROH ). Disini letak kunci kebenaran Tuhan bahwa kita sebagai anak-anaknya harus belajar berbuah melalui suatu proses dan ujian. Kalau Anda mau lulus sekolah harus ada ujian dan lulus kan ?
Andaikan Anda ikut Tuhan Yesus tidak menghasilkan buah-buah Roh maka sudah pasti ujung-nya jelas , DIPOTONG kemudian akan di bakar. Kalau Anda mengaku sebagai Anak Tuhan maka harus SIAP DIBENTUK, DIPROSES dan itu tidak enak, menyakitkan, memalukan, menderita, jatuh, kehilangan dll. Pertanyaannya, MAUKAH Anda Mengalami di PROSES / DIMURNI KAN oleh Tuhan Yesus ? Istilahnya lebih baik MEMBAYARnya sekarang dari pada nanti tidak ada kesempatan/waktu lagi dan TERHILANG.
3) Kalau Anda ranting yang sudah berbuah, maka DIBERSIHKAN supaya buahnya makin banyak. Coba Anda bayangkan kalau anda jadi ranting lalu oleh Pengusaha pohon anggurnya diambilkan CUTTER lalu ranting Anda di kerat dengan Cutter permukaannya, apa rasanya tidak sakit atau perih ? Itu harus dilakukan supaya lumut-lumut dan benalu-benalu yang menempel dihilangkan sehingga rantingnya menghasilkan buah makin banyak. Siapkah Anda di kerat yang mestinya tidak enak ?

Jadi jangan pernah berpikir bahwa ikut Tuhan Yesus hanya mau mendapatkan berkat-Nya (enaknya saja) tetapi tidak ingin melalui PEMURNIAN seperti emas dan perak yang harus dipanaskan supaya kerak-keraknya lepas dan hilang sehingga menjadi emas 24 karat. Mengapa Tuhan Yesus tega ? bukankah Allah itu KASIH ? Ya, So, Pasti tetapi apapun yang Tuhan rencanakan (meskipun dari kaca mata kita sebagai manusia daging seolah-olah kejam ) pasti ujung-ujungnya adalah demi keselamatan kita supaya RUMAH-NYA PENUH, tul nggak ? Kalau semua anak-anak Tuhan tidak mau dimurnikan maka Tuhan kita adalah Raja Real Estate terbesar paling GAGAL karena Rumah yang Dia siapkan kosong, sedangkan rumah tante Lucy ( itu lho Lucifer ) yang penuh.

Nah mari jangan kecewakan Tuhan Yesus yang sudah RELA MENYERAHKAN NYAWA-NYA buat kita di Kayu Salib karena Firman-Nya berkata : .... karena rumahKu harus penuh ( Lukas 14 : 23 )

Salam sejahtera dalam kasih Tuhan Yesus Kristus, 

Lawatan Indonesia

Apakah Tuhan kenal Anda ?

Anda Tahu atau Kenal Tuhan ? 

Salam Sejahtera dalam Tuhan Yesus Kristus,

Dalam menjalani hidup kristiani, ada satu Firman Tuhan yang membuat penulis memikirkan secara mendalam dan merenungkan apa yang sudah dilakukan dalam hidup ini. 
Matius 7 : 21-23 berbunyi :
21. Bukan setiap orang yang berseru-seru kepadaKu: Tuhan, Tuhan! akan masuk kedalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di sorga.
22. Pada hari terakhir banyak orang akan berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan, bukankah kami bernubuat demi nama-Mu, dan mengusir setan demi nama-Mu, dan mengadakan banyak mujizat demi nama-Mu juga ?
23. Pada waktu itulah Aku akan berterus terang kepada mereka dan berkata : "Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan!"

Anda coba renungkan, kalau orang yang sudah bisa bernubuat, mengusir setan dan mengadakan banyak mujizat, apakah mereka tidak kenal Tuhan ? Apakah mereka orang tidak percaya Tuhan ? Bukankah mereka orang yang mendapat urapan Tuhan ? Bukankah mereka orang yang punya anugerah dan dipakai Tuhan ? Mengapa orang-orang sekelas atau sekaliber mereka masih di BUANG TUHAN ?

Lalu, coba Anda bandingkan dengan diri Anda yang hanya pergi ke gereja seminggu 1 jam, kalau pendeta kotbah kelamaan lalu mulai tidak betah? kadang menggerutu? bahkan ada yang tertidur? Kalau Anda jauh dibandingkan dengan mereka yang mendapatkan anugerah, kira-kira Anda akan dikenal Tuhan atau ikut di enyahkan ?

Pasti Anda tidak ingin Firman Tuhan ini mengenai diri Anda kan ? Lalu apa yang mesti kita lakukan ? supaya Tuhan kenal kita dan menerima kita sebagai mempelaiNya ?

Kalau Anda merasa kenal Tuhan, apakah Tuhan kenal Anda ? Atau sebaiknya saya koreksi menjadi, Anda TAHU Tuhan bukan KENAL Tuhan. Nah kira-kira Anda tahu perbedaannya atau tidak antara Anda Tahu Tuhan dan Anda Kenal Tuhan ?

Firman inilah yang membuat penulis tidak bisa tidur kalau mengingatnya, bagaimana dengan Anda ? Apakah Anda menganggap serius atau enteng-enteng aja ?

Renungkan dan Berdoalah kepada Tuhan, minta hikmat Roh Kudus apa yang harus Anda lakukan.
Tuhan Memberkati kita semua .

Lawatan Indonesia

Tuhan Berbicara Kepada Kita ?

Samuel mendengar panggilan Allah

Kontroversi masih sering terjadi, pro dan kontra antara yang percaya dan yang tidak bahwa Tuhan masih berbicara langsung secara "audible" kepada anak-anakNya sampai sekarang. Mulanya memang sulit untuk percaya tentang hal ini tetapi beberapa anak-anak Tuhan, hamba-hamba Tuhan mengalami sampai sekarang berkomunikasi dengan Tuhan. Mengapa kita tidak percaya ? Pikiran & Logika kita yang sering menutupi dan membatasi Kuasa Allah dalam hidup kita.

Bila ditinjau dalam Alkitab sendiri bisa kita lihat di :
1) Ibrani 1: 2 ...maka pada zaman akhir ini Ia telah berbicara kepada kita dengan

perantaraan AnakNya, yang telah Ia tetapkan sebagai yang berhak menerima segala yang ada.
2) Dalam Perjanjian Lama sangat banyak ayat tentang Allah berbicara kepada Nabi-nabiNya untuk disampaikan kepada orang banyak ( Musa, Yesaya, Yeremia, Samuel dll )

Buku referensi tentang Komunikasi dengan Tuhan secara langsung ( audible) :
1) Neggelinding wae... Ev.Drg.Yusak Cipto hal 14. Membedakan Suara Tuhan atau Setan
2) Dialog dengan Tuhan ... Mark & Patti Virkler , Dialog dengan Tuhan akan mengubah suatu 
bangsa lewat sebuah generasi yang terdiri dari orang-orang yang mendengar suara Tuhan dan bermimpi dengn mimpi yg dari Allah

Apakah Anda percaya ? Realita disekeliling kita banyak yang mendapatkan karunia ini setelah hatinya berbalik kepada Tuhan.

Tuhan Yesus Memberkati kita

Lawatan Indonesia

Dimulai dari PERTOBATAN

Bentuk Kerendahan Hati
Pada zaman akhir ini, setan tahu bahwa waktunya sempit sehingga mereka harus menghancurkan iman Kritiani anak-anak Tuhan agar goyang, hancur, binasa dan tentunya menjadi pengikutnya. Hal ini terlihat dari sekeliling kita akan banyaknya berita tentang keluarga yang hancur, apakah ini yang diinginkan Tuhan terhadap anak-anakNya ? Pasti tidak, tetapi justru anak-anaknya belum berbalik kepada Tuhan untuk mencari dan mengikutiNYA dengan keTAATan untuk dibentuk sesuai dengan rencana dan kehendakNYA.

Kalau Anda mengalami banyak kesulitan hidup, frustasi, sudah serasa tidak ada jalan, putus asa, menthok semua jalan, jangan buru-buru ambil tindakan konyol, masih ada Tuhan Yesus Kristus karena firmanNya jelas, Akulah Jalan, Kebenaran dan Hidup. Jadi dalam Tuhan masih ada jalan tetapi harus berani memulai dari PERTOBATAN ( karena bentuk Kerendahan Hati - belajar dari Tuhan yang rendah hati ) baru akan ada pemulihan tetapi hukuman tetap berjalan meskipun dosa-dosa kita sudah diampuni.
Beranikan diri Anda berbalik kepada Allahmu dan melakukan pergeseran PUSAT HIDUP kita pada Allah Bapa, Putra dan Roh Kudus sehingga hidup kita akan dibentuk dan "Sebab Kuk yang KUpasang itu enak dan bebanKupun ringan" (Matius 11:30 )

Salam sejahtera selalu dalam Tuhan Yesus Kristus

Lawatan Indonesia

Pelaku FIRMAN

Yang Tuhan Kehendaki bagi kita

Sebagai orang percaya kepada Yesus Kristus yang menjadi Guru, Nabi, Juru Selamat dan Tuhan ( komplit ) maka kita menghadapi banyak kendala dari kedagingan kita untuk menjadi Pelaku Firman. Setiap minggu kita ke gereja, setiap hari baca Firman, hafal pasal dan ayat tetapi pertanyaan mendasarnya adalah Anda Pelaku atau Penghafal Firman ( Matius 7: 24 : "setiap orang yang mendengarkan perkataanKu dan MENJALANKANnya, ia sama dengan orang yang bijaksana, yang mendirikan rumahnya diatas batu karang ) 


Beranikah Anda menjalankan Firman ? Banyak yang jawab berani karena dalam pemikirannya adalah "mau mendapatkan berkatNya" tetapi lupa pada apa yang Tuhan Yesus inginkan pada kita yaitu berBUAH dalam konteks ini adalah Buah ROH ( Baca Galatia 5 seluruhnya & Yohanes 15:1-2 ).

Kebanyakan dari kita justru tidak ingin di PROSES atau di MURNIKAN olehNYA karena tidak enak, menderita, kehilangan kenyamanannya, tidak jelas, penuh risiko, sudah enak hidup dalam daging dll.

Nah bagaimana kalau kita tidak berBUAH ? Apakah pergi kebaktian menjamin masuk surga ? apa pelayanan menjamin masuk surga ? Persepsi bahwa cukup ke gereja tiap minggu, beri kolekte, atau ikut pelayanan sudah pasti jaminan masuk Firdaus. Ini persepsi yang bisa menjebak anak-anak Tuhan. Padahal pesanNya jelas bahwa kalau Anda tidak berbuah FirmanNya mengatakan "akan dibuang" (Yoh 15:1-2)

Renungkan apa yang sudah Anda lakukan dalam hidup sebagai orang percaya ! Cukup kah kita hidup seperti biasa-biasa saja yang penting tidak berbuat jahat, sudah ikut kebaktian, beri sumbangan kepada orang miskin. Kata Rasul Paulus bahwa keselamatan harus di perjuangkan sampai garis akhir.

Tuhan Yesus memberkati,

Lawatan Indonesia