Jumat, 28 Januari 2011

Berbuahlah

Syarat Orang Kristiani Masuk Surga

Banyak orang sering bertanya, apakah untuk masuk sorga apa cukup kita terima Tuhan Yesus, dibaptis dan pergi ke gereja setiap minggu? Ternyata Keselamatan yang Tuhan berikan itu perlu diperjuangkan hingga GARIS AKHIR.
Coba kita simak Injil Yohanes 15 : 1-2 adalah "Akulah pokok anggur yang benar dan Bapa-Kulah pengusahanya. Setiap ranting pada-Ku yang tidak berbuah, dipotong-Nya dan setiap ranting yang berbuah, dibersihkan-Nya, supaya ia lebih banyak buahnya."
Firman Tuhan ini luar biasa dalamnya sehingga kalau Anda renungkan akan keluar beberapa pertanyaan yang perlu disimak :
1) Apakah hidup Anda sudah menjadi ranting pada pokok anggur ( Tuhan Yesus )? Atau Anda merupakan ranting yang menempel pada pohon lain yang bukan Tuhan Yesus ?
2) Kalau Anda mengaku sudah menjadi ranting yang menempel pada pokok anggur ( Tuhan Yesus ), apakah Anda sudah berbuah ? Buah disini adalah Buah-buah Roh ( Lihat Galatia 5 : 16-26 Hidup Menurut DAGING atau Menurut ROH ). Disini letak kunci kebenaran Tuhan bahwa kita sebagai anak-anaknya harus belajar berbuah melalui suatu proses dan ujian. Kalau Anda mau lulus sekolah harus ada ujian dan lulus kan ?
Andaikan Anda ikut Tuhan Yesus tidak menghasilkan buah-buah Roh maka sudah pasti ujung-nya jelas , DIPOTONG kemudian akan di bakar. Kalau Anda mengaku sebagai Anak Tuhan maka harus SIAP DIBENTUK, DIPROSES dan itu tidak enak, menyakitkan, memalukan, menderita, jatuh, kehilangan dll. Pertanyaannya, MAUKAH Anda Mengalami di PROSES / DIMURNI KAN oleh Tuhan Yesus ? Istilahnya lebih baik MEMBAYARnya sekarang dari pada nanti tidak ada kesempatan/waktu lagi dan TERHILANG.
3) Kalau Anda ranting yang sudah berbuah, maka DIBERSIHKAN supaya buahnya makin banyak. Coba Anda bayangkan kalau anda jadi ranting lalu oleh Pengusaha pohon anggurnya diambilkan CUTTER lalu ranting Anda di kerat dengan Cutter permukaannya, apa rasanya tidak sakit atau perih ? Itu harus dilakukan supaya lumut-lumut dan benalu-benalu yang menempel dihilangkan sehingga rantingnya menghasilkan buah makin banyak. Siapkah Anda di kerat yang mestinya tidak enak ?

Jadi jangan pernah berpikir bahwa ikut Tuhan Yesus hanya mau mendapatkan berkat-Nya (enaknya saja) tetapi tidak ingin melalui PEMURNIAN seperti emas dan perak yang harus dipanaskan supaya kerak-keraknya lepas dan hilang sehingga menjadi emas 24 karat. Mengapa Tuhan Yesus tega ? bukankah Allah itu KASIH ? Ya, So, Pasti tetapi apapun yang Tuhan rencanakan (meskipun dari kaca mata kita sebagai manusia daging seolah-olah kejam ) pasti ujung-ujungnya adalah demi keselamatan kita supaya RUMAH-NYA PENUH, tul nggak ? Kalau semua anak-anak Tuhan tidak mau dimurnikan maka Tuhan kita adalah Raja Real Estate terbesar paling GAGAL karena Rumah yang Dia siapkan kosong, sedangkan rumah tante Lucy ( itu lho Lucifer ) yang penuh.

Nah mari jangan kecewakan Tuhan Yesus yang sudah RELA MENYERAHKAN NYAWA-NYA buat kita di Kayu Salib karena Firman-Nya berkata : .... karena rumahKu harus penuh ( Lukas 14 : 23 )

Salam sejahtera dalam kasih Tuhan Yesus Kristus, 

Lawatan Indonesia

Tidak ada komentar:

Posting Komentar