Selasa, 08 Februari 2011

Sehari-hari dengan Tuhan Yesus 1

Banyak diantara kita pernah mendengar komentar dari sesama anak Tuhan, bahwa masa hal-hal kecil perlu tanya Tuhan .... masak Tuhan Yesus ngurusin yang kecil-kecil atau remeh-remeh...
Anda sebagai anak Tuhan perlu mengenalNya mulai dari hal-hal yang kecil karena Tuhan Yesus selalu membuka tanganNya bagi anak-anakNya yang ingin mengenal lebih dalam. Hal ini saya alami, suatu pagi beberapa tahun lalu, saya ada janji bertemu dengan calon klien di Bintaro Sektor IX, jujur saya tidak tahu jalan kesana dan belum pernah kelokasi tersebut. Oleh karena itu, saya bermaksud berangkat lebih awal untuk mencari jalan dan lokasi Bintaro, tetapi Tuhan minta saya pagi itu membaca FirmanNya dan mencatat pasal dan ayat yang saya baca untuk diberikan kepada saudara-saudara saya yang sedang bertamu di rumah. Tuhan berkata “ kamu harus beri makan rohani saudara-saudaramu”, saya mengikuti yang Dia mau, selesai memberikan rangkuman pasal dan ayat saya bergegas berangkat dari rumah mengemudi sendiri. Saya tanya, Tuhan ke Bintaro Sektor IX saya belum tahu sama sekali, mau lewat mana ya ? Kata Tuhan lewat tol Pondok Indah, saya menurut, lewat Slipi masuk tol menuju Pondok Indah. Saya tanya lagi, Tuhan nanti itu keluarnya dari pintu mana ya ? JawabNya jelas sekali “Pintu Pondok Aren”, baik Tuhan. Jujur saya tidak tahu yang namanya Pondok Aren itu dimana. Sampai di pintu tol menuju arah Pondok Indah saya bayar karcis, karena memang tidak yakin maka saya tanya petugas pintu Tol, pak kalau saya mau ke Bintaro Sektor IX itu keluar pintu mana ? Jawabnya, keluar pintu Veteran. Sepanjang jalan tol pondok indah saya cari mana sih pintu Veteran, tidak ketemu sampai ujung, yang ada adalah pintu Pondok Aren. Hebat kataku di mobil sendirian, Tuhanku lebih akurat daripada petugas tol yang tiap hari jaga.
Jiwa kita menanti-nantikan Tuhan. Dialah penolong kita dan perisai kita” ( Mazmur 33:20 )
Nah, saudara-saudara seiman, Tuhan Yesus itu maha penolong dan kuasa, Dia masih punya waktu untuk meresponi keinginan kita untuk mendekat kepadaNya. Jadi berinteraksi dengan Tuhan itu bukan untuk hal-hal besar saja tetapi mulailah dari hal-hal sehari-hari. Percayalah, Tuhan Yesus mau koq diajak ngobrol justru Anda yang seringkali tidak mau. Tuhan Yesus tetap setia tapi kita sering tidak setia. GBU

Pelaku Firman

Tidak ada komentar:

Posting Komentar