Senin, 09 Mei 2011

Bensin Yang Tak Habis



1 Raja - Raja 17 : 14 " Sebab beginilah firman TUHAN, Allah Israel: Tepung dalam tempayan itu tidak akan habis dan minyak dalam buli-buli itupun tidak akan berkurang sampai pada waktu TUHAN memberi hujan ke atas muka bumi."

Selalu tak masuk akal jika Tuhan melakukan mujizatNYA, tapi memang itulah Tuhan ! Karena jikalau Tuhan kita masuk akal namanya itu bukan Tuhan, tapi kehebatan manusia itu sendiri. Minyak dan tepung yang tak pernah habis benar - benar dialami oleh si Janda Sarfat karena imannya pada Tuhan melalui nabiNYA, Nabi Elia. Tempayan tepung dan buli - buli minyak tak pernah habis isinya, begitupun kita tak akan pernah kekurangan dalam keadaan apapun, dalam kondisi bagaimanapun, Tuhan tetap menyediakannya bagi kita, umatNYA yang percaya !

Saya punya kesaksian yang sangat menarik untuk di sharingkan, kalau Anda baca kesaksian yang saya tulis sebelumnya bahwa saya di suruh Tuhan membeli villa di puncak oleh Tuhan untuk menduduki secara Roh tempat tersebut, pasti Anda mengerti kronologi kesaksian ini. Setelah membeli villa tersebut, Tuhan menyuruh saya dan tim Lawatan Indonesia untuk berperang di daerah tersebut. Tuhan memberi strategi kepada kami bahwa kami harus mulai dari daerah Cipayung sampai Cipatat dan setelah itu kami harus mematok di daerah tertinggi di puncak yaitu dekat daerah Puncak Pass.

Kamipun mulai berangkat dari Jakarta sekitar jam 9 malam, mulai memasuki daerah Cipayung, kami mulai doa perang, kami tancapkan panji dan melempar tumen di setiap tempat yang Tuhan suruh kami tancap dan lempar. Setelah dari Cipayung kamipun menuju ke daerah Cipatat dan melakukan hal yang sama pula, setelah itu kami menuju Puncak Pass dan mematok daerah tersebut agar terjadi lawatan dan pertobatan di daerah tersebut. Namun saat kami ingin beranjak pulang, kami lupa untuk mengisi bensin ! Indikator bensin mobil menunjukkan sudah hampir habis ! Kamipun berdoa agar tidak terlunta - lunta di pinggir jalan sampai pagi menunggu pertolongan karena jam sudah menunjukkan jam 3 pagi, tempat pengisian bensin yang terdekatpun tutup. Tuhan berfirman pada kami untuk percaya saja dan jalankan mobilnya sampai ke villa saya yang jaraknya masih jauh dair puncak pass. 

Kamipun menyalankan mesin dengan agak sulit karena bensin sudah mau habis, baru 10 menit berjalan, tangki bensin mengindikasikan sudah tak ada bensin lagi, benar - benar habis ! Kami berdoa pada Tuhan, ajaib ! Mobil kami tetap berjalan ! Tak mogok sedikitpun ! Akhirnya kamipun sampai di villa, yang kebetulan dekat villa kami ada tempat pengisian bensin. Sungguh ajaib, Tuhan tak pernah berhenti membuat mujizat sampai hari ini ! Puji Tuhan ! Haleluyah !


Tidak ada komentar:

Posting Komentar