Jumat, 10 Juni 2011

CLOSE to the THRONE

Salam Sejahtera dalam Tuhan Yesus Kristus,

Anda pasti ingat dalam Injil Lukas 1: 18 waktu malaikat Tuhan mendatangi Zakharia dan memberitahukan bahwa istrinya ( Elizabet ) akan mempunyai anak, tetapi Zakharia tidak percaya lalu berkata “Bagaimana aku tahu bahwa hal ini akan terjadi, karena aku sudah tua dan isteriku sudah lanjut umurnya”. Lalu Anda pasti juga ingat waktu Maria didatangi malaikat Gabriel bahwa ia akan mengandung bayi Yesus Kristus ( Lukas 1 : 34 ) dan dengan tidak percaya ia berkata “Bagaimana hal itu mungkin terjadi, karena aku belum bersuami”. Pertanyaan saya adalah mengapa Zakharia menjadi bisu sampai kelahiran Yohanes Pembaptis, tetapi Maria tidak terima hukuman, padahal keduanya sama-sama tidak percaya akan pemberitaan Firman Tuhan kepada mereka?

Dua tahun lalu, sepulang dari kerja, seperti biasa saya mandi dan makan malam, akan tetapi saya sempat ngomel sama Tuhan tentang janjiNya yang sudah disampaikan tetapi belum tergenapi. Tidak lebih dari 30 menit dari saya mengomel kepada Tuhan tentang janjinya, tiba-tiba perut saya seperti diaduk-aduk dan langsung ke toilet, muntah-muntah dan tiba-tiba pengen buang air besar. Jadilah muntaber malam itu. Waktu masih di toilet saya bertobat. Tuhan ampuni saya, tadi saya ngomel-ngomel seharusnya saya tetap bersyukur apapun keadaan saya karena semua bentuk pemurnian Tuhan itu pasti ujung-ujungnya baik buat kita ( selalu berpikir positif sama Tuhan ).

Lalu saya, bertanya sama Tuhan, Tuhan lalu apa yang harus kulakukan ( sambil duduk di toilet )? apa saya perlu minum obat ? JawabNya, kalau kamu percaya, tidak usah minum obat, sikat gigi lalu tidur saja, besok pasti sembuh. Jawab saya, Amin Tuhan, saya mau nurut. Sambil mules dan lemes, saya sikat gigi dan tidur. Besok pagi, sudah sehat kembali tidak sakit perut dan muntaber lagi.

Hebat ya Tuhan kita ! Mau gak ngalamin hebatnya Tuhan Yesus Kristus kita ? Harus berani mengalami secara nyata termasuk yang tidak enaknya.

Pelajarannya adalah makin kita dekat dengan Tuhan maka didikanNya akan makin cepat dan langsung. Belajar dari Zakharia, saat dia tidak percaya ( melanggar Firman ) dan yang lebih-lebih adalah posisi dia ada dalam BAIT ALLAH ( berarti dekat dengan TahtaNya ) maka langsung dia bisu sampai Yohanes Pembaptis lahir. Tetapi Maria tidak mendapatkan hukuman karena pelanggarannya ( tidak percaya akan mengandung bayi Yesus Kristus ) karena tidak didekat hadirat Tuhan.

Semakin kita hidup bergaul dekat dengan Tuhan, kita harus selalu waspada menjaga kata-kata kita jangan sampai melanggar Firman dan tidak berkenan kepadaNya karena bila kita tidak segera sadar dan bertobat maka itu lho yang hitam-hitam dan kerjaannya mendakwa anak-anak Tuhan siang dan malam ( Wahyu 12 : 10 .... karena telah dilemparkan ke bawah pendakwa saudara-saudara kita, yang mendakwa kita siang dan malam dihadapan Allah kita ) dan ( Wahyu 12 : 17 . Maka marahlah naga itu kepada perempuan itu, lalu pergi memerangi keturunannya yang lain, yang menuruti hukum-hukum Allah dan memiliki kesaksian Yesus ). Begitulah konsekwensinya jadi pelaku firman yang memiliki kesaksian Yesus.

Hukum Rohnya adalah bila kita melanggar firman baik logos atau rhema dan bila tidak segera sadar dan bertobat maka pendakwa (setan) akan segera menghadap Allah dan minta kita sebagai anak-anak Tuhan dihukum, bila kita tidak menyadari kesalahan /pelanggaran kita maka Allah tidak bisa menolak dakwaan setan untuk menghukumnya maka dampaknya bisa bermacam-macam termasuk yang didaging kita ini ( sakit penyakit dll). Memang berjalan dengan Tuhan secara benar tidak mudah tetapi jangan takut, makin mau di proses ( rela dimurnikan ) maka akan kenal Tuhan makin dekat secara NYATA. Selamat berjalan bersamaNya makin intim dan tetap percaya bahwa rencanaNya pasti baik ujung-ujungnya.

Tuhan Yesus memberkati,
Domba777 – Juni 2011

Tidak ada komentar:

Posting Komentar