Jumat, 10 Juni 2011

KASIH YANG MENGUBAH SEGALANYA




Shalom.,
Saya mempunyai seorang mama yang begitu menyayangi saya, namun saking sayangnya dia terhadap saya, kemana pun saya pergi, baik main bersama teman-teman atau pun Pelayanan. Saya harus meminta ijin, layaknya anak menghormati Ibunya. Namun yang membuat beda saya dan orang lainnya, saya harus berbicara detail dengan mama, "kemana, dengan siapa saya pergi dan Jam berapa saya pulang. Saat itu saya pikir itu sudah biasa dilakukan orang tua ke anaknya, karena orang tua ingin menjaga anaknya.

Bertahun-tahun mama melakukan itu terhadap saya, saya pun mulai Berpikir kenapa mama selalu bertindak seperti itu terhadap saya, saya pun mulai sedikit memberontak. Namun adakalanya kadang-kadang saya menuruti kemauan mama. Ketika itu saya pernah meminta ijin pada mama kalo saya ingin pergi Pelayanan bersama teman-teman, mama mengijinkan saya pergi, namun ketika saya mengucapkan kata "Mama aku Pergi dulu". Mama hanya mengeluarkan 3 huruf dari mulutnya "IYA". Saat itu saya hanya bisa terdiam dan pergi meninggalkan rumah.

Bukan hanya Pelayanan, saat saya hanya sekedar bermain bersama teman-teman, mama selalu menegur saya agar tidak selalu bepergian. Katanya "Pergi - pergi mulu ga pernah ada dirumah, Liar banget sih kamu tu". Ketika itu saya hanya bisa berdiam dan menundukkan kepala saya, dan berbicara pelan "Mama tidak tau apa yang saya lakukan diluar ketika saya pergi dengan teman-teman".

Kalo mama marah ke anak-anaknya, kadang saya maupun adik-adik saya selalu menggrutu dibelakang mama. Ketika mama marah semua seisi rumah jadi sunyi senyap karena semua anak-anaknya takut kalo mama sudah marah. Mama juga punya sifat kalo marah selalu mengungkit - ngungkit masa lalu, yang dulu-dulu terjadi sering dia ungkit dan kalo mama marah ke salah satu anaknya pasti anaknya yang lainnya terkena imbasnya juga, padahal yang salah hanya satu anak.

Selang beberapa tahun kemudian tepatnya Maret 2011 Saya disadarkan oleh Tuhan lewat Sahabat Tuhan akan mama saya, yang tidak boleh takut atau pun khawatir kalo melakukan apapun demi Tuhan, karena kalo Tuhan yang menyuruh pasti ada jalannya. Saat itu saya disuruh untuk selalu mendoakan mama untuk melepaskan Kasih, Sukacita, Damai Sejahtera, Kesabaran, Kemurahan, Kebaikan, Kesetiaan, kelemahlembutan, kesabaran dan Penguasaan diri, seperti tertulis di Firman Tuhan di Galatia 5:22-23A.

Mulai dari saat itu saya pun bertekad untuk terus mendoakan mama, berbicara dengan dia dengan lemah lembut. Kadang saya di bilang "gila, aneh" dan lain-lainnya. Sampai hari ini pun saya masih mendoakan mama, bapak dan juga adik-adik saya.
Selang beberapa bulan saya bisa melihat betapa Tuhan itu baik terhadap saya, saya pun mulai melihat perubahan terjadi pada mama. Ketika itu saya meminta ijin padanya untuk pelayanan, dia pun menginjinkan saya pergi. Dulu ketika saya mengucapkan kata "Mama aku Pergi dulu". Mama hanya mengeluarkan 3 huruf dari mulutnya "IYA". Namun sekarang dia mengeluarkan kata-kata yang membuat saya "wow". Mama saya berkata "iya nang, hati-hati dijalan, jaga diri, bae-bae kau". Saat itu saya mengucap syukur pada Tuhan akan perubahan mama. Sekarang sedikit demi sedikit mama mulai mengerti anak-anaknya satu persatu. Puji Tuhan, Tuhan mengubahkan sifat mama yang sedemikian rupa keras menjadi mama yang penuh kasih. TERIMAKASIH TUHAN YESUS!!!.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar