Sabtu, 12 November 2011

Di Patok Tuhan


Patok merupakan tanda atau lambang profetik dari sesuatu yang sudah sah menjadi milik Tuhan. Sesuatu yang sudah dipatok oleh Tuhan maka Kerajaan Allah akan berdiri di atasnya dan berkuasa atasnya. Kesaksian saya kali ini berawal dari saudara saya yang belum mengenal dan percaya pada Yesus Kristus. Saudara saya yang satu ini menggunakan kuasa gelap sebagai pesugihan untuk usahanya bersama dengan suaminya yang menjalani ritual pesugihan tersebut. Beberapa kali saya beri Injil tentang Yesus, ia terang terangan menolaknya bahkan mengejek saya dan keluarga kalau kami itu sesat dan terlalu fanatik pada Yesus.

Suatu kali saudara saya ini sedang ada masalah rumah tangga, ia bertengkar dengan suaminya. Saking marahanya ia sampah berniat untuk cerai dengannya. Iapun datang ke rumah saya secara tiba – tiba ketika kami sekeluarga sedang mengadakan mezbah keluarga harian. Begitu dia datang ke rumah saya, ia langsung marah – marah tentang suaminya. Setelah hampir 1 jam mendengarkannya marah, akhirnya saya tahu bahwa semuanya ini datangnya dari Tuhan. Memang Tuhan untuk memberi keselamatan pada setiap orang menggunakan cara yang berbeda satu dengan yang lainnya. Dan untuk saudara saya yang satu ini, ia memang menggunakan cara yang sedikit keras agar ia bertobat dan berbalik pada Tuhan. Akhirnya setelah saya mengetahui bahwa ini adalah rencana Tuhan, sayapun langsung memberitakan tentang Injil kepadanya agar ia berbalik pada Tuhan. Benar saja, ternyata Injil itu dapat masuk dan hatinyapun menjadi lebih lembut dibandingkan sebelumnya. Sayapun disuruh Tuhan untuk mendoakannya dan memateraikannya dalam nama Yesus agar bagaimanapun caranya ia sudah menjadi milik Tuhan. Semenjak pemateraian tersebut, seolah – olah ia dipaksa oleh tangan yang kuat untuk mengikuti kehendak Tuhan.

Saya tahu bahwa ia belum sepenuhnya berbalik, karena ia masih sangat terikat dengan hartanya. Namun saya lebih tahu bahwa Tuhan punya lebih banyak cara untuk membuatnya berbalik dan bertobat. Setelah hampir 2 bulan ketika ia datang ke rumah saya kembali tiba – tiba ia menceritakan bahwa ia pergi ke dukun lagi, mendengar hal itu sejujurnya saya sempat kecewa, namun Tuhan mengingatkan bahwa Ia punya banyak cara dan bahwa saya harus menunggu waktunya Tuhan. Ia bercerita bahwa dukun yang ia gunakan adalah agar suaminya nurut padanya, dan ia bilang bahwa dukun itu meminta bayaran yang cukup mahal sekitar 50 juta untuk jasanya karena dukun yang ia gunakan adalah dukun kelas atas yang biasanya digunakan oleh para petinggi. Benar saja, dukun itu ampuh untuk membuat suaminya menurut. Namun 1 minggu kemudian ia datang lagi ke rumah dan tiba – tiba saja marah kepada dukun yang ia gunakan dan berkata bahwa dukun itu tidak manjur sama sekali, hanya bertahan 2 hari saja, setelah itu suaminya kembali seperti semula, padahal dukun yang ia gunakan adalah dukun para petinggi. Mendengar hal itu saya sudah tahu sebelumnya, karena dukun yang saudara saya gunakan ini tempat praktek awalnya adalah di sebelah rumah saya. Banyak mobil – mobil mewah yang pada jam – jam tertentu datang ke dukun ini dan hampir setiap hari ada mobil yang mampir, memang rumahnya sangat besar karena memang disitulah tempat prakteknya sejak awal. Saat saya doa keliling untuk rumah saya dan komplek saya, Tuhan menyuruh saya untuk mematok rumah saya dan komplek saya. Semenjak saat itu tempat prakteknya tiba – tiba pindah, dan rumah sebelah tempat ia biasa praktek menjadi sepi. Saya tahu bahwa daerah yang sudah dipatok Tuhan itu berarti sah menjadi milik Tuhan dan semua yang bukan berasal dari Tuhan akan lenyap dan pergi termasuk si dukun itu. 

Kembali ke saudara saya, mengapa dukunnya tidak berhasil padahal dukun yang ia gunakan adalah dukun petinggi? Di awal ketika ia datang ke rumah saya, saya mendoakannya dan memateraikannya, setelah itu ketika ia datang ke kebaktian bulanan atas rancangan serta tangan Tuhan yang kuat, saya disuruh Tuhan untuk mendoakannya lagi dan saat itu saya melihat pengelihatan sebuah patok yang besar turun dan tertancap pada saudara saya. Semenjak itu saya mengerti bahwa dalam tubuhnya ada tanda – tanda milik Tuhan yang tidak bisa diganggu gugat dengan kuasa apapun termasuk si dukun yang saudara saya gunakan.Bagaimanapun kuasa Tuhan akan menang atas kuasa – kuasa dunia seperti itu, dukun dan paranormal sebenarnya mengetahui bahwa di setiap orang yang percaya sebetulnya ada tanda – tanda milik Kristus dan merekapun gentar dan tidak berani mengusiknya Saudara saya ini sempat mendatangi rumah si dukun tersebut, namun seolah – olah dukun ini tidak mau bertemu dengannya dengan alasan sedang pergi atau ketika saudara saya tanyai mengenai nomor Hpnya, pegawainya berkata ia tidak punya HP, padahal dukun yang kaya sekelas dia tentu punya HP, bahkan mungkin banyak HP. Akhirnya saudara saya ini menyerah dan tidak mau lagi ke dukun itu. 

Tuhan kita maha dahsyat. Haleluyah !

Tidak ada komentar:

Posting Komentar