Senin, 24 Desember 2012



" For God so loved the world, that he gave his only begotten

 Son, that whosoever believeth in him should not perish, 

but have everlasting life. " ( John 3 : 16 - KJV )


Seluruh Tim Lawatan Indonesia Ministry Mengucapkan :

           " SELAMAT NATAL 2012 & TAHUN BARU 2013 "
   

                      TUHAN YESUS MEMBERKATI

Rabu, 19 Desember 2012

KISAH SEORANG PENJUAL TEMPE




Adalah seorang ibu setengah baya yang sehari-harinya berjualan tempe buatan sendiri di desanya. Suatu hari, seperti biasanya, pada saat ia akan pergi ke pasar untuk menjual tempenya, ternyata pagi itu, tempe yang terbuat dari kacang kedele masih belum jadi tempe alias masih setengah jadi.

Ibu ini sangat sedih hatinya, sebab jika tempe tersebut tidak jadi berarti ia tidak akan mendapatkan uang karena tempe yang belum jadi tentunya tidak laku dijual. Padahal mata pencaharian si ibu satu-satunya hanyalah dari menjual tempe saja agar ia dapat memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari.

Dalam suasana hatinya yang sedih, si ibu yang memang aktif beribadah di gerejanya teringat akan firman Tuhan yang menyatakan bahwa Tuhan dapat melakukan perkara-perkara ajaib, bahwa bagi Tuhan tiada yang mustahil. Lalu ia pun menumpangkan tangannya di atas tumpukan beberapa batangan kedele yang masih dibungkus dengan daun pisang tersebut.

"Bapak di Surga, aku mohon kepadaMu agar kedele ini menjadi tempe. Dalam nama Yesus, Amin". Demikian doa singkat si Ibu yang dipanjatkannya dengan sepenuh hati. Ia yakin dan percaya pasti Tuhan menjawab doanya. Lalu, dengan tenang ia menekan-nekan bungkusan bakal tempe tersebut dengan ujung jarinya.

Dengan hati yang berdebar-debar, Ia mulai membuka sedikit bungkusannya untuk melihat mukjijat kedele jadi tempe terjadi. Namun apa yang terjadi?

Dengan kaget dia mendapati bahwa kedele tersebut masih tetap kedele!

Si Ibu tidak kecewa. Ia berpikir bahwa mungkin doanya kurang jelas didengar Tuhan.
 

Lalu kembali ia menumpangkan tangan di atas batangan kedele tersebut. "Bapa di surga, aku tahu bahwa bagiMu tiada yang mustahil. Tolonglah aku supaya hari ini aku bisa berdagang tempe karena itulah mata pencaharianku. Aku mohon dalam nama Yesus jadilah ini menjadi tempe. Dalam nama Yesus, Amin."

Dengan Iman, Iapun kembali membuka sedikit bungkusan tersebut. Lalu apa yang terjadi? Dengan kaget ia melihat bahwa kacang kedele tersebut? ... masih tetap begitu ! Sementara hari semakin siang dimana pasar tentunya akan semakin ramai.

Si ibu dengan tidak merasa kecewa atas doanya yang belum terkabul, merasa bahwa bagaimanapun sebagai langkah iman ia akan tetap pergi ke pasar membawa keranjang berisi barang dagangannya itu. Ia berpikir mungkin mujijat Tuhan akan terjadi di tengah perjalanan ia pergi ke pasar. Lalu ibu itupun bersiap-siap untuk berangkat ke pasar.

Semua keperluannya untuk berjualan tempe seperti biasanya sudah disiapkannya.

Sebelum beranjak dari rumahnya, ia sempatkan untuk menumpangkan tangan sekali lagi. "Bapa di surga, aku percaya Engkau akan mengabulkan doaku. Sementara aku berjalan menuju pasar, Engkau akan mengadakan mukjijat buatku. Dalam nama Yesus, Amin."
 

Lalu ia pun berangkat. Di sepanjang perjalanan ia tidak lupa menyanyikan beberapa lagu puji-pujian.

Tidak lama kemudian sampailah ia di pasar. Dan seperti biasanya ia mengambil tempat untuk menggelar barang dagangannya. Ia yakin bahwa tempenya sekarang pasti sudah jadi. Lalu iapun membuka keranjangnya dan pelan-pelan menekan-nekan dengan jarinya bungkusan tiap bungkusan yang ada. Perlahan ia membuka sedikit daun pembungkusnya dan melihat isinya.

Apa yang terjadi? Ternyata saudara-saudara ... tempenya benar benar ... belum jadi !
 

Si Ibu menelan ludahnya. Ia tarik napas dalam-dalam. Ia mulai kecewa ada Tuhan karena doanya tidak dikabulkan. Ia merasa Tuhan tidak adil. Tuhan tidak kasihan kepadanya. Ia hidup hanya mengandalkan hasil menjual tempe saja.

Selanjutnya, ia hanya duduk saja tanpa menggelar dagangannya karena ia tahu bahwa mana ada orang mau membeli tempe yang masih setengah jadi.

Sementara hari semakin siang dan pasar sudah mulai sepi dengan pembeli. Ia melihat dagangan teman-temannya sesama penjual tempe yang tempenya sudah hampir habis. Rata-rata tinggal sedikit lagi tersisa.

Si ibu tertunduk lesuh. Ia seperti tidak sanggup menghadapi kenyataan hidupnya hari itu. Ia hanya bisa termenung dengan rasa kecewa yang dalam. Yang ia tahu bahwa hari itu ia tidak akan mengantongi uang sepeserpun.

Tiba-tiba ia dikejutkan dengan sapaan seorang wanita. "Bu, maaf ya, saya mau tanya. Apakah ibu menjual tempe yang belum jadi? Soalnya dari tadi saya sudah keliling pasar mencarinya."
 

Seketika si ibu tadi terperangah. Ia kaget.

Sebelum ia menjawab sapaan wanita di depannya itu, dalam hati cepat-cepat ia berdoa, "Tuhan ... saat ini aku tidak butuh tempe lagi. Aku tidak butuh lagi. Biarlah daganganku ini tetap seperti semula. Dalam nama Yesus, dalam nama Yesus, Amin."
 

Tapi kemudian, ia tidak berani menjawab wanita itu. Ia berpikir jangan-jangan selagi ia duduk-duduk termenung tadi, tempenya sudah jadi. Jadi ia sendiri saat itu dalam posisi ragu-ragu untuk menjawab ya kepada wanita itu. "Bagaimana nih?" ia pikir.

"Kalau aku katakan iya, jangan-jangan tempenya sudah jadi. Siapa tahu tadi sudah terjadi mukjijat Tuhan?"

Ia kembali berdoa dalam hatinya, "Ya Tuhan, biarlah tempeku ini tidak usah jadi tempe lagi. Sudah ada orang yang kelihatannya mau beli. Tuhan, tolonglah aku kali ini. Tuhan dengarkanlah doaku ini.." ujarnya berkali-kali.
 

Lalu, sebelum ia menjawab wanita itu, ia pun membuka sedikit daun penutupnya. Lalu ? apa yang dilihatnya Saudara-Saudara ??? Ternyata?? ternyata? memang benar tempenya belum jadi! Ia bersorak senang dalam hatinya. Puji Tuhan.. Puji Tuhan, katanya.

Singkat cerita wanita tersebut memborong semua dagangan si Ibu itu.

Sebelum wanita itu pergi, ia penasaran kenapa ada orang yang mau beli tempe yang belum jadi. Ia bertanya kepada si wanita. Dan wanita itu mengatakan bahwa anaknya di Yogya mau tempe yang berasal dari desa itu. Berhubung tempenya akan dikirim ke Yogya jadi ia harus membeli tempe yang belum jadi, supaya agar setibanya di sana tempenya sudah jadi. Kalau tempe yang sudah jadi yang dikirim maka setibanya di sana nanti tempe tersebut sudah tidak bagus lagi dan rasanya sudah tidak enak.

Apa yang bisa kita simpulkan dari kesaksian sederhana?
Pertama: Kita sering memaksakan kehendak kita kepada Tuhan pada waktu kita berdoa padahal sebenarnya Tuhan lebih mengetahui apa yang kita perlukan.
Kedua : Tuhan menolong kita dengan caraNya yang sama sekali di luar perkiraan kita sebelumnya.
Ketiga : Tiada yang mustahil bagi Tuhan.
Keempat : Percayalah bahwa Tuhan akan menjawab doa kita sesuai dengan rancanganNya. (yTh.Hs)

Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah. (Roma 8:28)

Immanuel, GBU.
Copas : KIRIMAN DARI SALAH SATU GROUP FACEBOOK LAWATAN INDONESIA

Kamis, 13 Desember 2012

SAYA ADALAH PEMENANG DALAM YESUS KRISTUS



Shalom..

Saat ini saya bekerja di perusahaan galangan kapal sebagai SATPAM.
Selama lebih dari 1 tahun saya bekerja di sini, sering saya melihat teman2 sesama satpam bekerja sama dengan koordinator satpam dari angkatan laut dan polri dan maneger operasional melakukan penggelapan barang-barang perusahaan tanpa sepengetahuan pemilik perusahaan.
Pernah saya diajak untuk kerjasama malahan diiming-imingi uang oleh komplotan tersebut, tapi karena pertolongan Roh Kudus serta kasih anugerah TUHAN YESUS saya mampu untuk menolak itu semua dan tidak masuk dalam lingkaran perangkap mereka.

Karena saya dianggap mereka berbahaya, karena hanya saya yang tidak mau diajak kerjasama, mereka mulai cari segala cara untuk menyingkirkan saya dari perusahaan tempat saya bekerja sekarang.
Tapi Puji nama Yesus, walau pun mereka selalu ingin menyingkirkan saya, sampai saat ini saya masih sehat dan masih bekerja di perusahaan ini.

Memang ukuran cara pandang dunia, saya orang yang sangat bodoh..
Kenapa tidak!
Kalau seandainya saya ikut kerjasama dengan mereka, posisi saya akan aman, dapat uang lagi.
Tapi ukuran TUHAN YESUS saya adalah PEMENANG.

Kadangkala terlintas di hati saya ada perasaan iri, dan ingin ikut melakukan seperti mereka.
Tapi Tuhan mengingatkan saya dalam MAZMUR, "jangan iri kepada orang yang berbuat curang, karena mereka akan lisut dan layu seperti tumbuh-tumbuhan hijau."

Memang kehidupan ekonomi keluarga saya pas-pasan dan kadangkala kekurangan, tapi karena kasih anugerah Tuhan hidup saya telah diselamatkan dari kegelapan ke terangNYA yang ajaib, saya terus berusaha agar tidak jatuh kembali dalam kegelapan seperti saya dahulu yang belum mengenal kebenaran sejati.

Demikianlah e-mail kesaksian ini saya buat, agar dapat menjadi berkat bagi semua saudara2 seiman.

Dikirim oleh : Bpk. MT

Rabu, 05 Desember 2012

PESAN TUHAN YANG DITERIMA OLEH CHRISTIENA BOSHOFF - 25 NOVEMBER 2012




TIDAK SERUPA DENGAN DUNIA
Pesan yang Diterima oleh Christiena Boshoff - 25 November 2012

Anak-anakKU, AKU MEMANGGIL kalian KELUAR DARI DUNIA INI dan KEINGINAN-KEINGINANNYA, oleh karena itu kalian HARUS TERPISAHKAN dari seluruh dunia. Kalian berada di dunia ini TETAPI TIDAK AMBIL BAGIAN DARINYA. Kalian tidak dapat serupa dengan dunia ini lagi. Kalian HARUS BERBEDA dari yang lain dan haruslahjelas bahwa kalian adalah TERANG, bukan kegelapan lagi. Kalian HARUS DITRANSFORMASI UNTUK MENJADI SERUPA  DENGANKU, MENJADI LEBIH SEPERTIKU. AKU HARUS  ERTAMBAH  dan
kalian HARUS BERKURANG.

BANYAK yang MENJADI SERUPA DENGAN DUNIA INI LAGI karena mereka TIDAK BERSEDIA   UNTUK  MENJADI   ERBEDA,   DITOLAK,   DIBENCI,  DIANIAYA   dan   bahkan
beberapa DIBUNUH untuk NAMAKU dan demi KERAJAANKU.

AKU akan MENEMPATKAN KALIAN DALAM UJIAN UNTUK MELIHAT APAKAH KALIAN AKAN MENYERUPAI DUNIA LAGI. Banyak yang akan menyerupai dunia lagi karena mereka akan MENYANGKAL AKU dan BERKOMPROMI TENTANG  KEBENARAN  untuk  kebohongan
SUPAYA DAPAT DITERIMA OLEH ORANG LAIN.

Hal-hal yang AKU BENCI yang adalah kekejian bagiKU, mereka akan menyetujuinyadan melakukannya sendiri lagi karena mereka akan berkompromi dan menjadi serupadengan dunia lagi karena mereka ingin diterima dan mendapat persetujuan dari orang lain, dan bukan persetujuanKU. Ini karena mereka TIDAK MENGENAL SIAPA AKUSEBENARNYA dan apa yang dapat AKU lakukan. Mereka takut kepada manusia dan bukan kepadaKU. AKU juga bukan cinta pertama mereka sehingga mereka akan menyerupai   dunia   lagi.   Mereka   mencintai    hal - hal   duniawi   lebih   dari  pada
mencintai AKU.

AKU mengetahui setiap HATI dan semua MOTIF, tidak ada yang dapat disembunyikan dariKU tetapi AKU akan menjadi hakim yang adil dan TIDAK AKAN ADA BELAS KASIHAN TANPA PERTOBATAN bagi  ereka  yang  serupa  dengan  dunia lagi  dan  dengan  gaya
hidup mereka sebelumnya.

AKU KUDUS dan AKU TIDAK BERUBAH. Kalian harus BERUBAH, MENJADI KUDUS dan SUCI HATINYA atau kalian tidak akan melihat AKU. Bukan setiap orang yang berseru kepadaKU: TUHAN, TUHAN, akan menjadi bagian dalam KerajaanKU yang kekal. AKU akan berkata kepada banyak orang pada hari itu: Enyahlah dari padaKU, AKU tidak pernah mengenal kamu, kamu sekalian pembuat kejahatan. Apa yang akan AKU katakan kepada kalian? Apakah kalian berbeda, terpisah atau apakah kalian serupa dengan dunia lagi? Ini adalah pilihan  kalian  sendiri  tetapi  kalian  akan  menanggung
konsekuensinya.

AKU tahu siapa yang MENGASIHI AKU, yang SERIUS, yang TIDAK MAU BERKOMPROMI dan MENJADI SERUPA DENGAN DUNIA LAGI.

Anak-anakKU, jika kalian menoleh ke belakang dan menarik diri dariKU, kalian tidak menyenangkan AKU dan tidak layak bagiKU. Akan ada perbedaan yang jelas antara mereka yang merupakan terang di dunia ini dan mereka yang merupakan kegelapan itu sendiri yang hanya berpura-pura. Kalian harus memutuskan apakah kalian ingin menjadi pembawa terangKU atau tidak. Kalian harus berdiri untuk kebenaran. Kalian tidak dapat menjadi serupa dengan dunia lagi dan berpikir bahwa AKU masih harus berkenan kepada kalian. Kalian hanya menipu diri kalian sendiri. Banyak yang tertipu oleh orang lain yang juga tertipu. Jangan ada yang menyesatkan kalian. AKU kudus dan AKU tidak berubah. Kalian harus menjadi seperti  AKU, kudus. Janganlah menjadi
  serupa dengan dunia ini lagi.

Pesan di atas dapat juga dibaca selengkapnya di link ini. Silahkan link ini dishare juga:
http://www.yesusdatang.com/tidak-serupa-dengan-dunia.html

TIADA MUSTAHIL BAGI TUHAN




Kisah Nyata :
Tiada Mustahil Bagi Tuhan


Shaloom nama saya Audryanne Anwar, saya anak pertama dari dua bersaudara.Papa saya dulunya bukan lahir sebagai orang kristen karena orang tua papa saya berasal dari sumatera barat dan ada campuran arab. Papa saya bisa mengenal kristus itu sebelum dia kenal sama mama saya yang notabene orang kristen, tapi itu karena pertemuannya langsung dengan Tuhan.

Papa anak pertama dlm keluarga, ibunya meninggal setelah melahirkan papa,setelah itu kakek saya menikah lagi dengan adik dari ibunya dan mempunyai dua orang anak. Singkat cerita setelah lulus SMA papa keJakarta dan kebetulan keluarganya sudah banyak juga yang pindah ke jakarta.

Di Jakarta dia berteman dengan orang kristen dan ada salah satu temannya yang memberi papa Alkitab, papa menerima tapi Alkitab itu hanya ditaruh diatas meja didalam kamar tanpa pernah membacanya hingga suatu malam pada saat papa mau tidur tiba2 ada cahaya yang terang karena itu papa mencubit tangannya karena dia pikir itu mimpi tapi ternyata tidak, setelah itu Alkitab terbuka dan papa ditunjukan ayat yang berbunyi Akulah jalan kebenaran dan hidup tidak ada yang dapat sampai Kepada Bapa kalau tidak melewati Aku.

Setelah itu Papa mulai membaca dan mempelajari Alkitab dan akhirnya menerima Yesus sebagai Juruselamat. Banyak sekali tekanan-tekanan yang diterima papa setelah papa masuk kristen bahkan papa dibuang dari keluarga dan tidak mendapat warisan satu sen pun, tapi itu tidak membuat papa berpaling dari Tuhan. Bahkan sampai dia meninggal tahun 1997 akibat terkena sakit liver, darah tinggi dan komplikasi dia tetap setia kepada Tuhan dan sebelum menghembuskan napas terakhir papa sempat berdoa dan menyerahkan nyawanya kepada Tuhan.

Setelah papa meninggal banyak sekali masalah yang datang silih berganti,terutama masalah ekonomi karena mama saya hanya seorang ibu rumah tangga sedangkan saya pada waktu itu masih SMP dan adik saya SD. Tapi dalam berbagai masalah yang kami hadapi saat itu Tuhan tidak pernah meninggalkan kami sekeluarga. Bahkan saya bisa lulus walaupun hanya sampai Diploma I Komputer Akuntansi tahun 2003 karena Keterbatasan dana. Itu semua karena kasih dan pernyertaan Tuhan. Sekitar dua bulan setelah saya lulus Dip.I cobaan kembali datang dan itu terasa berat sekali, waktu itu sore hari mama saya tiba2 mengalami sakit kepala dan keluar air liur dari mulutnya serta pendarahan. Karena saya bingung harus berbuat apa saya kemudian menelepon tante saya yang merupakan kakak tertua dari mama yang ada di Jakarta kebetulan tante saya itu masuk islam karena ikut suaminya.

Copas : Group Facebook Lawatan Indonesia

Singkat cerita tante dan seorang kakak sepupu saya datang kerumah, kemudian membawa mama, saya dan Adik saya keJakarta. Tapi dalam perjalanan tante saya tidak langsung membawa kami kerumah sakit atau kerumahnya tapi dia membawa mama kerumah seorang dukun. Disinilah ada pertentangan dalam diri saya, walaupun saya tidak terlalu aktif digereja tapi saya merasa berat sekali melihat hal itu terjadi,tapi pada saat itu saya tidak bisa berbuat apa2. Setelah tiba dirumah tante saya mulai menyampaikan pendapat saya kepada tante, om dan sepupu saya, tapi mereka bilang mama saya sakit itu karena ada yang tidak senang sama mama dan kata mereka mama bisa sembuh kalau setan yang dikirim sama orang tersebut sudah dikeluarkan dari tubuh mama saya,tapi saya tidak percaya hal itu, dalam kondisi lemah mama menyuruh saya kebogor kebetulan kami tinggal dibogor untuk melihat rumah dan mama meyuruh saya pergi kegereja.

Akhirnya saya pergi kebogor dan sebelum kembali ke Jakarta saya pergi kegereja kami sekeluarga adalah anggota jemaat dari GKI No.35 jalan pengadilan di Jabar, kebetulan hari itu hari minggu tapi gereja masih sepi karena baru sekitar jam tiga sore,sedangkan ibadah kedua dimulai jam 6 sore. Di dalam gereja saya menangis karena ingat keadaan mama tiba2 seorang bapak pengerja digereja datang mendekati saya, kemudian bertanya kepada saya kenapa saya menangis lalu saya menceritakan semua masalah yang sedang saya alami. Setelah itu dia menyuruh saya untuk pergi kerumah pendeta yang bertugas di GKI dengan diantar mobil gereja. Setelah sampai dirumah pak pendeta saya kemudian menceritakan lagi tentang masalah saya,dan saya minta pendapat dari pak pendeta.

Menurut pak pendeta kondisi mama saya sudah sangat parah dan harus segera dibawa kerumah sakit, lalu pak pendeta menghubungi seorang anggota jemaat yang kebetulan seorang dokter, dia juga berpendapat mama harus segera dibawa kerumah sakit. Kemudian pak pendeta bertanya keputusan saya,saya menjawab kalau saya juga ingin mama segera dibawa kerumah sakit. Singkat cerita dengan dengan memakai mobil dari gereja akhirnya saya menjemput mama yang ada di Jakarta untuk dibawa kerumah sakit, tapi sesampainya dirumah tante saya, om dan beberapa saudara sepupu marah2 sama saya bahkan om menyuruh saya untuk menandatangi surat yang telah dibuatnya yang isinya kurang lebih; Apabila nanti terjadi sesuatu sama mama mereka sekeluarga tidak bertanggung jawab dan keluarga yang lain tidak dapat menyalahkan mereka karena saya yang membawa mama.

Tante saya masih berusaha membujuk agar saya menunda dulu membawa mama kerumah sakit karena katanya mama harus dibawa sekali lagi kerumah dukun tersebut supaya setan dan penyakit yang katanya dikirim sama orang itu dapat ditansfer/dibuang keseekor ayam hitam yang disediakan oleh dukun tersebut karena tante bilang kalau tidak begitu mama tidak mungkin sembuh, tapi saya tetap bersikeras untuk membawa mama hari itu juga kerumah sakit.

Singkat cerita mama berada dirumah sakit kurang lebih sekitar satu bulan, kemudian mama boleh dibawa pulang kerumah walaupun kondisinya masih lemah dan masih harus minum obat serta setiap bulan harus diperiksa kedokter. Tapi dari sinilah saya sekeluarga banyak sekali melihat begitu banyak pertolongan serta penyertaan Tuhan terhadap kami sekeluarga, dari kondisi mama yang hari demi hari semakin baik meskipun menurut keluarga tante kalau mama tidak dapat sembuh, tapi apa yang mustahil bagi manusia tidak ada yang mustahil bagi Tuhan. Dan walaupun cobaan itu terasa begitu berat saya rasakan tapi Tuhan selalu memberi saya kekuatan dan banyak sekali pertolongan serta berkat2 yang Tuhan berikan melalui perhatian yang ditunjukan oleh saudara2 seiman khususnya keluarga dokter Tandirerung yang merupakan salah satu dari anggota jemaat gereja GKI dan anggota saudara yang lain.

Kemudian kurang lebih tujuh tahun kemudian tepatnya tanggal 02 Maret 2010 mama dipanggil oleh Tuhan , padahal saya akan menikah pada tanggal 10 Maret 2010. Sebagai manusia saya sedih sekali, saya sempat bertanya kepada Tuhan kenapa mama dipanggil secepat itu sebelum saya menikah,kenapa tidak nanti saja kalau saya sudah menikah dan dapat lebih menyenangkan mama, tapi meskipun begitu saya nyakin dibalik semua itu Tuhan pasti punya rencana yang lebih baik untuk kami sekeluarga. Karena Tuhan tidak mungkin membiarkan cobaan yang terjadi melebihi batas kekuatan kita dan Dia pasti akan memberi kekuatan dan pertolongan kepada kita asal kita selalu berdoa dan menyerahkan semua persoalan kita kepadaNya, Demikian sedikit kesaksian dari saya semoga dapat memberi kekuatan dan menjadi berkat bagi kita semua, Tuhan Yesus memberkati amin.


Kamis, 29 November 2012

KESAKSIAN KETIKA TUHAN YESUS MEMBAWA ROH DARI LAURA WANMA (LALA) USIA 12 TAHUN



KESAKSIAN KETIKA TUHAN YESUS MEMBAWA ROH DARI LAURA WANMA (LALA) USIA 12 TAHUN

“Diawali kerinduan yang dalam untuk bertemu TUHAN YESUS sejak sekolah di Taman Kanak-kanak hingga usia yang ke 12 Tahun baru TUHAN membawa Rohnya bertemu TUHAN YESUS. Apa yang ia lihat dengar dan saksikan itu yang dituliskan, tidak ada di tambah, dan tidak ada yang dikurangi."

“Berdoalah dan minta Pimpinan ROH KUDUS sebelum membaca kesaksian ini.”

§   TUHAN YESUS MEMBAWA SAYA KE SURGA
 Tanggal 17 Maret, Jam 07.00 Malam
Lawatan TUHAN pada hari pertama pada LALA, dalam penyembahan dan puji-pujian tangan saya terangkat dengan sendirinya, dan saya bicara : mama, tangan saya tidak bisa turun makin terangkat terus tangannya. Dan saya melihat begitu banyak malaikat ada di dalam kamar tiba-tiba sebuah cahaya yang sangat terang di dalam kamar, dalam terang ada suara TUHAN sendiri berbicara pada saya. (TUHAN bilang kepada aku; akan terjadi kematian pada Keluarga terdekat Ku, dan setelah itu TUHAN berbicara padaku: “aku harus pergi dan katakan pada saudara dekatku, bahwa dia harus berbalik pada-KU, karena AKU masih punya KEMURAHAN pada saudaramu, karena kehidupannya sudah jauh dari AKU). (Kakakmu punya masalah dan beban yang berat dalam keluarga.)

Tanggal 18 Maret, Jam 07.00 Malam
 Pada hari ke-2 (TUHAN berbicara padaku,: … aku akan lulus ujian sekolah dengan nilai yang bagus )

Tanggal 20 Maret, Jam 08.30 Malam
 Sementara saya dengan mama saya kembali dalam penyembahan, tiba-tiba malaikat datang dan membawa roh saya, saya dan malaikat terus terbang ke uncen atas, dan setelah kami sesampai di uncen atas kami berhenti dan berdiri di suatu batu. Dan malaikat menunjukan kepada saya ada beberapa kota yang saya lihat, Nabire, Serui, Biak, Manokwari. Malaikat berbicara kepada saya :TUHAN menyuruhmu bahwa engkau harus pergi berpijak di kota-kota tersebut untuk menyampaikan pesan TUHAN, semua harus bertobat karena SUDAH TIDAK ADA WAKTU LAGI, TUHAN SUDAH AKAN SEGERA DATANG, dan saya bertanya kepada Malaikat : siapakah Engkau, dan dia menjawab (aku Gabriel) Malaikat TUHAN. Setelah itu Malaikat mengantar roh saya kembali ke dalam tubuh saya.

Tanggal 21 Maret, Jam 06.00 Sore
 Perjalanan LALA dari Abe menuju Entrop, sesampainya ditanjakan otonom Kotaraja masih didalam taxi angkutan Malaikat datang, menjemput saya, dan kami terbang diatas Kota Jayapura kata malaikat kepada saya : coba engkau lihat kebawah, dan saya pun melihat banyak sekali orang yang berdiri dan orang yang sama mereka memakai baju hitam menutup dari kepala sampai ke kaki. Dan mata mereka berwarna hitam dan ada api di dalam bola mata mereka, saya melihat mereka berada di mana-mana, di rumah sakit, pinggir jalan, tengah jalan, pasar, depan rumah-rumah penduduk, dimana saja mereka ada. Di tangan mereka memegang garpu yang besar, saya bertanya kepada malaikat, siapakah mereka,,? “dan malaikat menjawab mereka adalah malaikat maut”, sementara kami masih berada diatas Entrop, saya melihat ada sekolompok anak muda yang sementara miras di pinggir jalan, saya pun sedih sekali karena maut ada berdiri disekelilingi mereka.

Sesudah itu Malaikat berkata kepada saya, “Lala, kalau ada sesuatu yang akan terjadi dengan dirimu dan kamu merasa kurang nyaman, sebut 2 (dua) nama yaitu : Darah YESUS KRISTUS dan Dalam Nama TUHAN YESUS karena nama ini Penuh Kuasa."

Malaikat membawa saya kami terus terbang melewati awan. Saya melihat bumi yang begitu kecil di bawah. Kami pun terbang terus dan melewati terowongan yang sempit dan gelap, saya sangat takut dan Malaikat memeluk saya, saya melihat ada cahaya yang terang dan itulah Surga, saya dan Malaikat sampai di pintu gerbang itu, ada 2 (dua) Malaikat yang berjaga didepan pintu gerbang itu, saya melihat pintu gerbang itu di hiasi dengan mutiara dan kristal, pintu gerbang itu terbuka sendiri, dan setelah itu kami berdua berjalan dalam taman.


Ada suatu pintu yang terbuka dan saya melihat kedalamnya meja panjang yang sudah tersusun dengan rapi dan itu seperti akan mengadakan pesta perjamuan kudus dan di situ juga ada setiap Malaikat yang berdiri di belakang kursi-kursi, dan di tangan mereka memegang sangkala atau trompet, dan itu pun juga akan siap ditiup, setelah dari situ saya terus berjalan lagi di dalam Surga, saya melihat dalam taman ada banyak sekali berbagai macam pohon-pohon dan berbagai macam buah, saya melihat ada bunga-bunga yang sangat indah, Malaikat Gabriel datang kepada saya, dan Ia katakan kepada saya “waktumu sudah habis” dan engkau harus kembali, dan saya pun berbicara kepada malaikat ,, (saya senang disini dan saya tidak mau kembali karna saya merasa di sini sangat damai, dan tiba-tiba ada suara yang keluar dari Tahta Yang Penuh Kemulian / Cahaya itu, dan suara mengatakan kepada saya, (Lala engkau harus pulang) dan Malaikat Gabriel mengantar saya kembali.

Saya melihat dari atas taksi berwarna merah yang saya tumpangi sedang berjalan melewati Pemda 1 menuju terminal Entrop. Dan Malaikat mengantar saya masuk kembali ke dalam Tubuh saya dan saya terbangun dan mengatakan “HALLELUYAH”. Semua penumpang kaget dan melihat saya, mereka bertanya “adik, apakah kamu baik-baik saja..?” saya pun terkejut karena saya sedang bersandar di bahu seorang penumpang dan ia sedang mengoles minyak di hidung saya karena ia berpikir kalau saya sedang pingsan. Saya pun menghentikan taksi yang saya tumpangi karena sudah sampai di tempat tujuan.

Jam 11 Malam saya sementara tidur Malaikat datang membawa saya, kepada TUHAN kami masuk dalam pintu gerbang Surga, saya melihat ada seseorang yang berdiri dan berjubah putih yang sangat panjang dan Dia membuka tangan-Nya saya mendekat dan Dia menggendongku, dan saya tahu bahwa itu adalah TUHAN YESUS, kami berdua berjalan dalam Surga. Begitu indah Surga itu segala macam bunga-bunga, yang saya belum pernah lihat dibumi, semua itu ada di sana hati saya merasa damai di tempat itu, pohon yang rindang penuh dengan buah-buahan, dan juga ada sungai yang mengalir sangat jernih,

TUHAN YESUS bilang pada saya Lala ? coba engkau masukan kaki kedalam air itu dan saya pun memasukan kaki ke dalam air tersebut. TUHAN berbicara lagi kepada saya, engkau bisa minum air itu, (dan saya pun minum, saya merasa damai sekali di hati) dan TUHAN YESUS bicara lagi kepada saya dan kau bisa masukan kepala mu kedalam air itu, dan engkau bisa bernapas, dan apa yang TUHAN YESUS katakan itu semua benar, banyak ikan - ikan yang datang berkumpul di sekelilingi saya, saya tanya TUHAN YESUS, kalo di dunia itu saya tidak bisa tangkap ikan, ikan itu akan lari, TUHAN YESUS bilang sama Lala, ikan disini bisa berbicara pada Lala, dan setelah itu saya dengan TUHAN YESUS terus berjalan saya tanya TUHAN, TUHAN bagaimana TUHAN bisa melihat ke dunia dosa yang manusia lakukan, dunia ini terlalu besar bagaimana TUHAN YESUS melihat itu, TUHAN YESUS bilang ikut aku akan Ku tunjukan kepada engkau, saya dengan TUHAN YESUS terus berjalan, dan TUHAN YESUS tunjukan kepada saya, ada sebuah meja kaca yang besar dan saya melihat dunia itu terlalu kecil. Saya juga bisa melihat dosa apa saja yang manusia lakukan, saya kaget dan melihat sesuatu yang saya kenal, saya katakan kepada TUHAN YESUS. TUHAN ? ( saya bisa lihat ke bawa, saya dengan mama sedang terbaring di tempat tidur. Saya bilang TUHAN, TUHAN YESUS ini saya dengan mama yang tidur.) TUHAN YESUS jawab YA AKU TAHU, ada seorang Malaikat yang berdiri didalam kamar kamu.

Saya dengan TUHAN YESUS berjalan lagi, saya melihat ada suatu ruangan dan ada dua Malaikat berdiri di atas meja itu ada buku besar, saya bertanya kepada TUHAN, TUHAN ? ini buku apa ? TUHAN YESUS jawab “ ini adalah buku kehidupan”, saya bertanya lagi apakah saya boleh lihat buku ini, TUHAN YESUS pun jawab” ya boleh”, dan dua Malaikat siap buka lembaran per lembaran, lembaran pertama saya melihat nama-nama ada satu marga yang saya kenal, saya melihat lagi dan Marga, bahwa itu saudara saya dan saya bilang kepada TUHAN YESUS, ”TUHAN ini saudara saya” lalu TUHAN YESUS jawab,” ya saya kenal Kehidupannya. Sekarang dia ada disini dan sementara sedang memuji TUHAN”. Malaikat membuka lembaran yang berikut saya mengenal orang yang sama lagi nama dan marganya saya katakan kepada TUHAN YESUS, ‘’ini Om saya’’ TUHAN YESUS bilang , “ya dia juga ada disini” saya terus memeluk TUHAN YESUS dan menangis, saya dan TUHAN YESUS terus berjalan di dalam taman saya melihat ada dua orang yang datang kepada saya, yang satunya laki-laki yang berumur 18 atau 19 tahun dan yang kecil berumur 2 tahun, anak kecil berlari dan memeluk saya tetapi saya merasa dia tembus, karena kami bersama-sama roh, kalau laki-laki yang berumur 18/19 tahun dia mirip sekali dengan ibu saya seperti kembar, dan saya tahu ibu saya pernah cerita ada kakak saya yang laki-laki sudah meninggal pada waktu masih bayi, dan saya tahu itu adalah kakak saya, sesudah itu mereka berdua kembali ke dalam ruangan mereka masing-masing.

Kemudian saya melihat ada satu bunga yang indah sekali, saya minta pada TUHAN YESUS, “TUHAN apakah saya bisa memetik bunga ini..? saya berikan kepada ibu saya, ibu saya suka sekali pada bunga’’ TUHAN YESUS katakan ‘’belum saatnya kau mengambil bunga dan buah-buah dari tempat ini’’ dan setelah itu saya dengan TUHAN YESUS masih terus berjalan, dan saya melihat ada satu rumah yang pintunya terbuka, saya tanya TUHAN YESUS apakah saya boleh masuk kedalam rumah ini, TUHAN YESUS bilang “silahkan.” Saya sampai ke depan pintu rumah itu, saya tidak bisa masuk karena lantai rumah terbuat dari emas. Saya bilang kepada TUHAN YESUS “wahh TUHAN... lantai ini sangat indah, di dunia emas sangat mahal” ,lalu TUHAN YESUS tersenyum dan berkata “ ini rumah mu, ada beberapa rumah yang sama”. Saya bertanya, “TUHAN, apakah rumah yang disebelah yang boleh masuk?” lalu TUHAN YESUS berkata “rumah-rumah yang pintunya masih tertutup, itu milik orang lain.’’ Lalu TUHAN YESUS berkata lagi, “ikutlah Aku.’’


§  TUHAN YESUS MEMBAWA SAYA KE NERAKA

TUHAN YESUS menggendong saya dan kami berdua pun terbang lalu masuk kedalam satu terowongan yang lebar. Saya dan TUHAN YESUS masih tetap berjalan dan saya mencium bau yang sangat busuk kemudian Saya merasa panas. Jauh ke depan Saya melihat ada setan yang berkaki tiga dan dia memegang trisula (tongkat garpu) lalu dia melihat TUHAN YESUS dan dia pun sujud menyembah. Saya dan TUHAN YESUS berjalan terus ke suatu tempat lalu TUHAN YESUS mengijinkan saya melihat sumur yang penuh dengan manusia yang sedang disiksa oleh iblis. iblis menyiksa mereka hingga daging di tubuh mereka terlepas tapi mereka tidak bisa mati.

Kami pun berjalan lagi kemudian saya melihat satu meja yang ada buku diatasnya dan ada tertulis Perzinahan. Saya melihat orang di dalam kolam api dalam keadaan telanjang. Mereka melihat TUHAN YESUS dan memanggil “ BAPA...BAPA...” tapi TUHAN YESUS tidak melihat mereka. Saya masih berjalan dengan TUHAN YESUS dan kami melihat ada satu hamba TUHAN. Lalu saya bertanya kepada TUHAN YESUS, “ TUHAN, kenapa ada hamba TUHAN dalam neraka ?” TUHAN YESUS bilang “ Aku juga memakai dia, tetapi dia tidak pernah menyampaikan pesan Ku”. Kemudian dia melihat TUHAN YESUS dan berteriak “ BAPA...BAPA... tolong keluarkan saya 1 menit saja dari tempat ini, saya mau bertobat.”

Lalu TUHAN YESUS berkata kepada Hamba TUHAN itu, “sudah terlambat, sekarang Aku memakai hamba-Ku ini” sambil menunjuk ke arah saya. Dan kami pun berjalan lalu saya melihat orang-orang yang disiksa, dan TUHAN YESUS berkata kepada saya, “inilah orang-orang yang tidak setia dengan Perpuluhan. Dan saya melihat lagi banyak sekali anak-anak muda yang menari diatas paku sesuai dengan irama musik. Kalau irama Rock mereka harus melompat lebih cepat dan tidak boleh berhenti sedetik pun. Jikalau ada yang berhenti, iblis akan datang dan menyiksa mereka. Kemudian saya bertanya kepada TUHAN YESUS, “TUHAN, berapa hari yang lalu Malaikat Gabriel selalu datang dan menjemput saya. Kenapa bukan Malaikat Gabriel yang membawa saya ke neraka..? lalu TUHAN YESUS menjawab, “Malaikat tidak bisa datang ke tempat ini, karena dia akan jatuh.”

Lalu kami kembali lagi ke SURGA dan melewati jalan yang lebar tadi. Sampai di Surga TUHAN YESUS berkata kepada saya, “Lala, apa yang kau lihat tadi, harus kau sampaikan kepada umat Ku. Dan TUHAN YESUS menggendong saya dan berkata,” Lala kau harus memngambil bagian didalam-Ku, kau harus di baptis tanggal 25 Maret. Dan katakan kepada hamba-Ku Ronald, AKU percayakan dia untuk menulis bukumu.”

Lalu TUHAN YESUS menatap Malaikat Gabriel, Malaikat Gabriel pun sujud dibawah kaki TUHAN YESUS. Lalu TUHAN YESUS berkata kepada Malaikat Gabriel, “ antar anak-Ku kembali”. Dan Malaikat Gabriel menggendong saya lalu kami berjalan ke pintu gerbang dan melihat ada satu malaikat yang datang dan berbicara kepada Malaikat Gabriel dengan menggunakan bahasa yang tidak saya mengerti tetapi Malaikat Gabriel menunjuk kepada saya dan Ia menatap ke Tahta ALLAH dan begitu juga Michael berbalik ikut melihat ke Tahta ALLAH dan TUHAN YESUS sementara melihat ke arah kami bertiga, Michael pun tunduk dan mempersilahkan kami berdua untuk melanjutkan perjalanan.

Dalam perjalanan kembali, Malaikat Gabriel bertanya kepada saya, “bicara apa dengan BAPA..?” lalu saya menjawab, ”banyak hal yang TUHAN YESUS sampaikan buat saya’’. Dan saya bertanya kembali kepada Malaikat, “apa tugas mu di surga..?” Malaikat itu menjawab, “saya pengawal TUHAN YESUS, apa yang TUHAN YESUS perintahkan, saya lakukan semuanya”.

Begitu mendekati rumah kami, kami berjalan dan melihat begitu banyaknya maut yang sedang berjaga-jaga di samping kiri-kanan jalan. Setelah tiba di rumah kami, saya melihat satu malaikat maut yang sedang berdiri di pagar depan rumah. Dan di depan pintu rumah kami ada satu Malaikat TUHAN yang sedang berjaga. Malaikat maut itu sangat gelisah sekali karena ia ingin masuk kedalam rumah tetapi tidak bisa karena ada Malaikat TUHAN yang menjaga rumah kami. Setelah itu malaikat maut berjalan ke belakang rumah dan ia mencoba untuk masuk kedalam tetapi tidak bisa juga karena ada 2 Malaikat TUHAN yang berjaga di pintu belakang rumah kami. Tidak puas dengan itu, malaikat maut mencoba masuk yang kedua kalinya tetapi ia terlempar, jatuh dan hilang seperti debu yang di tiup angin. Malaikat Gabriel pun mengantar saya kembali ke kamar tidur dan Roh saya masuk kembali dalam tubuh saya pada pukul 06.00 tepat. Saya pun kembali melakukan aktifitas sehari-hari sebagai anak sekolah.

KAMIS, 22 Maret, Pukul 19.00
 Pada saat kami beribadah di rumah salah satu anggota jemaat kami, pada saat itu Malaikat Gabriel datang dan menjemput saya dan membawa saya kepada TUHAN YESUS. Lalu TUHAN YESUS tunjukan kepada saya kota yang saya harus pergi dan menyampaikan pesan kepada jemaat di suatu Gereja Katolik di Wamena.

JUMAT, 23 Maret, Pukul 09.00
 Malaikat datang menjemput saya dan membawa saya kepada TUHAN. TUHAN YESUS sampaikan pesan khusus buat Jemaat BARACHIEL di Kampung Harapan, kata-Nya “Sampaikan kepada jemaat, tidak boleh terlambat untuk beribadah. Siapa yang selalu datang terlambat dia juga tidak akan ambil bagian dalam Kerajaan Surga. Setiap ibadah berlangsung tidak boleh seorang pun yang berada di luar gereja, pesan juga kepada ibu-ibu dan anaknya yang masih di gendong semua harus duduk di dalam gereja dan mendengar FIRMAN TUHAN. Jangan ada seorang anak yang tinggal di dalam panti maupun pastori, semua harus mengambil bagian didalam gereja walaupun bangku-bangku penuh, duduk dilantai pun tidak jadi masalah. Semua harus menghargai Firman-Ku”.

Pada siang hari di waktu yang sama selesai doa dan puasa, saya menyampaikan pesan TUHAN YESUS kepada guru-guru sekolah minggu. Perjalanan pulang dari gereja ke rumah, dalam taksi Malaikat membawa saya kepada TUHAN dan TUHAN YESUS mengatakan kepada saya, “Terima kasih Lala, kau telah sampaikan pesan-Ku kepada guru-guru sekolah minggu” TUHAN YESUS berkata lagi kepada saya "Hari minggu kau harus menyampaikan lagi pesan-KU kepada jemaat. Tetapi jangan hanya jemaat dan keluarga saja yang kau sampaikan. Sampaikan juga kepada agama yang lain; Buddha, Islam, Hindu, dll karena mereka juga mesti selamat. Sampaikan kepada mereka secepatnya karena aku akan membawa engkau keluar, ke kota yang lain.”

Pukul 19.00
Malaikat datang membawa saya kepada TUHAN, dan TUHAN YESUS berbicara kepada saya,“Lala,cepat...cepat...cepat... berlari dan sampaikan kepada semua umat, waktu-KU sudah tidak ada lagi”. Dan TUHAN YESUS tunjukan pada saya, waktu /jam surga. Saya melihat jarum jam yang pendek tepat pada 1 angka dan jarum panjang sudah mendekati jarum pendek. Saya tidak bisa melihat angka di jam itu. TUHAN YESUS berkata kepada saya, “Lala cepat berlari dan sampaikan pesan-KU kepada umat-KU. waktu-KU tinggal sedikit’’. Dan TUHAN YESUS berkata kepada saya lagi , “Lala, tidak ada satu malaikat pun yang pernah melihat waktu surga. Aku mengijinkan engkau untuk melihat waktu surga supaya engkau menyampaikan apa yang kau lihat kepada umat-KU.”

Pukul 20.30
Malaikat datang menjemput saya dan membawa saya kembali kepada TUHAN dan TUHAN YESUS tunjukan kembali waktu/jam surga yang tinggal sedikit tidak lama lagi. TUHAN YESUS katakan kepada saya, “Sampaikan kepada teman-teman sekolah mu, guru-guru mu, tetangga-tetangga mu dan siapapun yang kau ketemu. Katakan kepada mereka, bertobat dan berbalik kepada-KU.”


SABTU 24 Maret, Pukul 13.00
Saya, bersama ibu dan tante. kami berada dikeluarga wilson sentani, tepat pukul 13.00 am, sementara tante saya lagi berdoa untuk keluarga Wilson, dan saya lagi berbaring di kamar, melihat malaikat sudah datang, saya bisa melihat malaikat datang karena roh saya sudah keluar dari tubuh saya dan duduk diatas tempat tidur. Saya memanggil Malaikat untuk masuk ke kamar tetapi malaikat itu tetap berdiri saja, dan saya memanggil sekali lagi pada malaikat itu. Malaikat tunjuk kepada tante saya yang sementara berdoa, saya memanggil malaikat itu sekali lagi, malaikat itu bilang pada saya “saya tidak bisa berjalan masuk kekamar”, (dia menunjukan jarinya kepada tante saya) “karena hamba ini sedang lagi berbicara dengan BAPA, jadi saya harus menunggu sampai selesainya berdoa atau amin”, trus malaikat masuk kekamar dan membawa saya kepada TUHAN YESUS. Setelah sampai di surga, TUHAN YESUS sampaikan kepada saya untuk menyempaikan.

pada pukul 12.00 pm. saya mulai rasa badan saya berat dan ingin tidur, karena malaikat mau datang jemput saya, tetapi mama terus menyuruh saya siapkan pakaian saya untuk besok pagi ibadah. Begitu saya tertidur malaikat datang membawaKu kepada TUHAN. Dan TUHAN YESUS mulai berbicara kepada saya. “(Lala) katakan kepada mamamu jangan menahan engkau, kalau badan sudah terasa berat biarkan engkau tidur, karena AKU mau sampaikan sesuatu yang besar”.

Teguran kedua buat saya. TUHAN YESUS katakan “Lala mengapa engkau lupa apa yang Aku sampaikan kepada mu, harus semua nya kau ingat semua pesanku”, saya katakan kepada TUHAN YESUS, “(TUHAN saya minta ampun)”, jawab TUHAN YESUS “AKU akan kembalikan semua pada waktu engkau bersaksi.

MINGGU, 25 Maret Pagi,
 Kemurahaan TUHAN YESUS, saya bisa berdiri dan bersaksi menyampaikan pesan TUHAN YESUS kepada jemaat Barachiel. Setelah saya selasai bersaksi, saya mengambil bagian mati dan bangkit bersama YESUS KRISTUS ( Baptisan Air ). Selesai ibadah , kami dipanggil untuk mengikuti rapat majelis, yang dibahas dalam rapat siang itu tentang KKR, saya juga ikut dalam rapat itu, dan saya melihat malaikat itu datang lagi tuk menjemput saya , dan membawaKu kepada TUHAN, TUHAN YESUS katakan kepdaKu “katakan kepada Hamba-hamba-KU , lakukan saja KKR itu, AKU akan turun campur tangan.
Pada pukul 04.00 sore, saya masih ada dirumah pastori, saya dibawa dari malaikat kepada TUHAN. TUHAN YESUS tunjukan kepadaKu, sesuatu lubang yang besar dan dalam, gelap sekali. Saya melihat ada banyak orang tertarik kedalam lubang itu, mereka coba untuk menahan, tetapi tidak bisa juga tetap mereka terjatuh dalam lubang itu.


26 Maret Jam 02.00 Subuh
 Malaikat datang dan membawaKu kepada TUHAN, TUHAN YESUS katakan “AKU akan memakai engkau sampai AKU datang Kembali, Tugas dan tanggung jawab yang AKU berikan kepada engkau tidak selesai sampai disini AKU akan memakai engkau sampai AKU datang kembali”.
Pada pukul 06.00 sore sama seperti biasa malaikat menjemput saya kepada TUHAN, TUHAN YESUS tunjukan lagi Lubang yang besar dan gelap. TUHAN YESUS bicara kepadaKu, ”Lubang yang kau Lihat ini, orang yang tidak setia kepada AKU, mereka akan masuk kedalam Lubang ini 3 setengah Tahun masa penganiayaan pada orang yang setia selalu kepada KU, AKU akan pindahkan mereka ke suatu tempat yang sudah Aku siapkan, jauh dari mata Ular.

pada pukul 08.00 malam malaikat menjemput dan membawa saya kepada TUHAN, TUHAN YESUS katakan kepada saya, “lala jangan suka melawan MAMAMU, jangan melawan hukumKU yang KE-5.

Ketika saya mendengar itu saya pun meresa bersalah dan menangis. Saya juga melihat TUHAN YESUS menangis saya pun tunduk dan sedih skali, melihat air mata TUHAN YESUS yang terus menetes. TUHAN YESUS katakan kepada saya “Lala jangan menangis, AKU mau kau dengar-dengaran pada hukumKU yang ke-5. (hormati ke-2 orang tua mu, supaya kau panjang umur dan engkau diberkati. Aku mau memakai engkau dengan dahsyat dan heran. TUHAN YESUS katakan kepadaKU, hapus semua lagu-lagu dunia dalam HandphoneMU. Dan bicara terus kepada saya, kau harus lebih tenang di sekolahmu, bagaimana AKU mau menyampaikan sesuatu kepadamu, kalau kamu tidak diamkan dirimu. Saya pun jawab “TUHAN YESUS saya tidak bisa tenang karena teman selalu datang mengganggu serta mengajak saya untuk bermain, TUHAN YESUS bagaimana kalau saya tidak usah sekolah sudah saya di rumah saja.” Tidak kau harus tetap sekolah.

SELASA, 27 Maret 10.30 siang
 Sementara saya ada ujian disekolah, malaikat menjemput saya membawaKU kepada TUHAN, TUHAN YESUS bilang kepadaKU “SUDAH TIDAK ADA WAKTU LAGI, cepat Engkau harus sampaikan kepada umat KU”.

Pada pukul 07.00 pm, malam
 Penyembahan seperti biasa malaikat membawa-KU kepada TUHAN YESUS. Saya melihat TUHAN YESUS berdiri didepan pintu gerbang dan menunggu saya, setelah saya sampai, TUHAN YESUS bilang “Engkau harus cepat pergi kekota wamena, katakan kepada umat AKU, sampaikan pesan AKU, BERTOBAT Waktu-KU sudah habis. harus ke kota wamena. TUHAN YESUS katakan dengan muka-NYA yang begitu sedih, Dengan wajah yang tertunduk dan menangis, setiap tetesan air mata TUHAN YESUS, jatuh dia atas meja kaca yang besar yang biasa TUHAN YESUS melihat dari surga setiap perbuatan Manusia, saya pun bertanya kepada TUHAN YESUS ? “kenapa TUHAN YESUS menangis, TUHAN YESUS tidak menjawab pertanyaan-KU, tetapi Air mata TUHAN YESUS terus Terjatuh diatas kaca dan saya usap air mata TUHAN YESUS dengan jubah putih yang saya kenakan. Selama saya berada didalam kerajaan surga, aku memakai jubah putih yang belum pernah aku memakai Jubah tersebut.

Setelah itu TUHAN YESUS berbicara kepada saya dalam keadaan menangis, “Lala katakan cepat kepada anak-anak-KU, berbalik cepat kepada-KU waktu sudah Habis”.

TUHAN YESUS katakan lagi, “AKU mau tak ada seorangpun yang Terhilang, AKU mau mereka semua duduk di pangkuan-KU.”

TUHAN YESUS Memberkati.


Dengarkan juga Kesaksian Lala di Youtube yang melengkapi Kesaksian di atas