Minggu, 08 Januari 2012

Tuhan Melindungi Anak - AnakNYA


Shalom saudara saudari yang terkasih dalam Kristus.

Saya ingin sharing kesaksian yang saya alami baru – baru ini. Sungguh, saya merasa bahwa Tuhan mampu melakukan apapun dan Ia senantiasa melindungi anak – anakNYA.
Semuanya berawal ketika saya sedang dalam perjalanan bersama keluarga untuk menghadiri KKR di luar kota. Saya dan keluarga berangkat menggunakan mobil pribadi dan berangkat sekitar pukul setengah tiga subuh agar tidak terkena macet dijalan.

Di awal perjalanan semuanya berjalan lancar dan tidak macet, sehingga hanya dalam waktu 3 jam kurang sudah sampai pantura dan sekitar 80km lagi sudah mau sampai di Cirebon, saat itu jam menunjukkan pukul setengah 6 kurang. Kondisi jalan di pantura sangat mengerikan, jalanan berlubang di mana – mana, dan yang bahayanya mobil saya menggunakan tipe ban yang tipis seperti mobil – mobil sport sehingga goncangan di jalan itu sangat terasa. Saya terus berdoa agar ban tidak pecah karena saya tahu tipe ban seperti ini sangat rentan untuk pecah karena sangat tipis. Namun tiba – tiba saya melewati lubang jalan yang sangat besar, mobil saya bergoncang sangat keras dan sayapun kaget. Setelah melewati lubang tersebut muncul alarm di mobil saya ( otomatis ) bahwa ban saya pecah. Wah, disitu saya mulai panik, karena di sepanjang jalan pantura memang banyak tukang tambal ban, tetapi untuk tipe ban saya harus menggunakan alat khusus yang biasanya tidak dipunyai oleh tukang tambal ban pinggir jalan walaupun saya memiliki ban serep.

Dalam kepanikan, saya berdoa pada Tuhan agar ada tukang tambal ban yang bisa mengganti ban yang pecah dengan ban serep saya. Tak lama kemudian saya melihat tukang tambal ban yang mungkin bisa, namun begitu saya tanya dia tidak punya alatnya, saya belum menyerah karena dia berkata di depan ada tambal ban yang mempunyai alatnya. Sayapun naik mobil kembali dan mencari tukang tambal ban yang lain. Mobil saya ketika dikemudikan sudah bergoncang – goncang karena bannya pecah, setir sudah tidak stabil, pokoknya mengerikan sekali.
Disepanjang mencari tukang ban saya terus berdoa. 

Jujur ada ketakutan dan kekhawatiran dalam hati saya, karena velg mobil yang dipaksakan jalan seperti itu dapat bengkok. Ternyata tukang tambal ban yang lainpun tidak dapat mengganti ban saya karena tidak punya alatnya. Sayapun mulai putus asa dan takut. Namun Tuhan berkata bahwa jika mobil saya dipaksa jalan ke Cirebonpun tidak akan terjadi apa – apa. Mendengar Tuhan berfirman seperti itu sayapun mencoba percaya dan melanjutkan perjalanan ke Cirebon yang masih sekitar 75 km lagi dengan kondisi mobil yang begoncang – goncang akibat pecah. Memang sebelumnya saya pernah mengalami pecah ban di pantura juga namun tidak sampai mobil bergoncang – goncang, nampaknya yang kali ini sangat parah.

Sepanjang perjalanan menuju Cirebon saya terus menerus berdoa dalam hati agar tidak terjadi apa – apa. Singkat cerita sayapun sampai di kota Cirebon, Puji Tuhan tidak terjadi apa – apa dan velgpun tidak bengkok ! Saya sangat bersyukur saat itu. Namun satu masalah besar muncul, sekalipun di Cirebon ada bengkel yang bisa mengganti ban saya, tetapi saat itu masih sangat pagi, sekitar pukul setengah delapan. Waktu sebelumnya saya mengalami ban pecah, saya sampai di kota Cirebon sekitar jam 9 pagi dan harus menunggu sampai jam 10 pagi agar bengkel – bengkel besar itu buka. Sedangkan saya datang jam setengah 8, masa saya harus menunggu sampai jam 10, bisa – bisa saya telat sampai tujuan karena saat itu acara KKR jamnya dimajukan. Saya berdoa lagi pada Tuhan, dan setelah saya berdoa, Ajaib ! Ada satu – satunya bengkel yang sudah buka ! Saya langsung masuk dan meminta tolong untuk mengganti ban saya. Merekapun mulai mengerjakannya, begitu ban saya dibuka dari velgnya, ternyata ban saya sobek berat, sobekan di depan sepanjang sekitar 15 cm, sedangkan sobekan di belakang sekitar 30cm. Melihat itu saya ngeri juga, namun saya mengucap syukur pada Tuhan bahwa Ia melindungi saya dari kondisi ban yang mengerikan. Ketika saya menceritakan kondisi ban saya dan bahwa saya dari pantura, iapun terkejut.

Setelah semuanya selesai, Puji Tuhan saya melanjutkan perjalanan saya kembali dengan lancar dan sampai tujuan tepat waktu sebelulm acara KKR dimulai.
Percayalah bahwa perlindungan Tuhan kepada anak – anakNYA itu luar biasa.
Haleluyah ! Tuhan Yesus Memberkati... !

Tidak ada komentar:

Posting Komentar