Selasa, 21 Februari 2012

Si Ajaib

Shalom Saudara – Saudari yang terkasih dalam Kristus.
Baru – baru ini saya mengalami kemuliaan Tuhan yang membuat saya semakin terkagum padaNYA.
Saya bekerja sebagai insinyur lapangan di sebuah perusahaan kontraktor. Seperti hari – hari biasanya saya pun membantu mengawasi mandor – mandor ketika mereka sedang bekerja.

Hari itu kebetulan jadwalnya untuk mengecor beton. Truk cor pun telah tiba dan pengecoranpun dimulai. Sebelum pengecoran, cuaca terlihat cukup terang dan memadai sehingga tak ragu untuk melakukan pengecoran. Namun selang beberapa menit setelah pengecoran selesai, cuaca mulai mendung dan hujanpun turun cukup deras. Sayapun terkejut dan karena beton yang baru beberapa menit di cor pasti belum mengeras dan bisa langsung rusak. Melihat hal itu saya langsung berdoa di tempat, tak peduli sekalipun banyak rekan saya yang non-Kristen. Saat saya sedang berdoa, rekan – rekan saya pun menertawai saya dan mengolok – olok, “ Sudahlah pak, pasti rusak betonnya...”.

Saya tak menghiraukan perkataan mereka dan sayapun tetap berdoa, malah semakin serius saya berdoa. Ketika saya selesai berdoa, saya menyuruh para tukang untuk menutupi cor – coran yang sudah terkena hujan. Saya tak peduli seandainya cor – coran itu sudah rusak, karena saya percaya bahwa Tuhan dapat melakukan segala sesuatu. Hujanpun semakin deras, namun selang sekitar setengah jam hujanpun mulai reda.
Saya penasaran akan apa yang terjadi pada cor – coran tersebut, jadi saya suruh para tukang membukanya. Begitu dibuka, para tukang menggeleng – gelengkan kepala dan seolah tidak percaya bahwa cor – coran beton itu sudah mengeras sempurna. Padahal selayaknya, cor – coran itu membutuhkan aktu yang cukup lama agar mengeras sempurna, tapi dalam Tuhan, Dia dapat melakukan apapun. Rekan – rekan kerja sayapun heran dan berkata pada saya, “Kok bisa ya Pak?”, ditanya seperti itu ya saya juga tidak tahu karena itu Tuhan yang mengerjakannya. Sayapun hanya membalas pada mereka, “ Lah ya itu Tuhan yang tadi kepadaNYA saya berdoa”.

Semenjak saat itu, ditempat kerja saya, saya dijuluki si Ajaib. Tetapi saya selalu berkata mereka, “ Yang ajaib itu Tuhan, bukan saya”.
Sungguh saudara – saudara, Tuhan itu memang ajaib. Dia melakukan sesuatu yang diluar akal manusia karena Dialah Tuhan yang Ajaib ! Haleluyah!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar