Rabu, 20 Juni 2012

AIR YANG TERUS MENGALIR & BERBUAL-BUAL





Shalom Saudara/i terkasih..


Saya pada kesempatan ini mau memberikan kesaksian bahwa hidup dengan berjalan dengan Tuhan Yesus itu luar biasa.


Saya alami sendiri pada waktu saya dan keluarga besar saya itu pindah ke perumahan baru di daerah Jakarta Barat kira-kira tahun 2006.  Saya membeli rumah tersebut dari Developer perorangan di mana tanahnya dibeli dari Developer besar.  Jadi otomatis, rumah yang saya beli tersebut masih baru, belum pernah dipakai orang.  


Pada waktu saya menempati rumah tersebut, saya belum banyak memiliki tetangga, tetapi banyak kavling-kavling sekeliling saya yang terus dibangun tanpa henti.  Setelah saya menempati rumah tersebut kurang lebih...6 BULAN.., pada suatu hari air pompa saya sudah tidak bisa menarik air lagi dari dalam tanah... saya bingung, apalagi keluarga saya cukup besar, otomatis air yang dibutuhkan cukup banyak.


Akhirnya, saya panggil tukang pompa untuk periksa semuanya, apa karena airnya yang surut atau karena pompanya yang rusak.  Setelah diperiksa, ternyata kedalaman air saya itu HANYA 16 Meter..Kata tukang pompanya, " Iya donk, bu, gimana mau banyak air, kedalamannya saja cuma 16 meter, sedang biasanya di daerah tersebut minimal 40 meter lebih, dan sekarang Ibu sudah punya banyak tetangga."  "40 meter juga minimal bu, karena biasanya lebih dari itu kedalamannya," katanya.


Jujur saya sangat bingung pada saat itu, karena saya sedang tidak punya uang.  Saya sudah membayangkan gimana kalau buat baru atau diperdalam, berapa biaya yang harus saya keluarkan... Hitung menghitung tetap tidak bisa, karena dananya yang belum ada.


Malamnya saya berdoa.  Saya bilang, Tuhan ini gimana airnya ga jalan.  Engkau tau, saya ga punya uang untuk memperbaikinya.  Kemudian Tuhan bilang ke saya, " Nak, jangan kuatir.  kamu malam ini turun ke bawah, kucurkan air segayung ke atas pompanya, maka airnya tidak pernah akan habis, tetapi akan terus berbual-bual seberapapun yang kamu dan keluargamu butuhkan.  


Saya langsung turun ke bawah, lalu saya kucurkan air segayung tersebut ke atas pompa, saya berdoa dalam nama Tuhan Yesus, airnya tidak pernah akan kering, tetapi akan terus mengalir seberapapun yang saya dan keluarga saya butuhkan.  


Sampai saya disuruh pindah rumah oleh Tuhan, air tersebut masih terus mengalir, baik musim kemarau juga.  Padahal jujur, tetangga saya yang kedalaman airnya saja sudah 40 m lebih airnya sempet macet, tidak jalan.


Puji Tuhan...Terimakasih Yesus.


By,
HASIH



Tidak ada komentar:

Posting Komentar