Jumat, 27 Juli 2012

MEMBERKATI ISRAEL, MENYELAMATKAN INDONESIA


“Aku akan memberkati orang-orang yang memberkati engkau, dan mengutuk orang-orang yang mengutuk engkau…” Kej 12:3.
Ayat di atas adalah janji yang diberikan oleh TUHAN, YHVH Elohim Adonai, kepada Abraham dan keturunannya. TUHAN menudungi Abraham dan keturunan dari Ishak dan Yakub sedemikian rupa sehingga setiap perlawanan dan permusuhan dari bangsa lain terhadap bangsa pilihan TUHAN, adalah ibarat menghantamkan kepala mereka pada tembok. Kita semua tau hasil dari tindakan seperti itu. Tentu yang hancur terlebih dahulu adalah kepalanya.
Suka atau tidak suka, mau atau tidak mau, janji ini sudah terucap oleh TUHAN dan tercatat selama ribuan tahun sehingga bangsa-bangsa dari segala zaman mengetahui mengenai janji ini. Ini menyebabkan TUHAN tidak mungkin lagi membiarkan Israel kalah atau tidak dibela. Bukan demi keselamatan Israel, tetapi terutama demi Nama baikNya.
Hukum di dalam alam roh mengenai Israel inilah yang seharusnya membuat orang-orang Kristen di Indonesia gentar dan berlutut untuk berdoa. Mayoritas orang percaya yang berdoa bagi damai di Yerusalem dan berdoa untuk memberkati Israel tidak lebih daripada 20%. Dengan demikian, walaupun seluruh orang Kristen di Indonesia memberkati Israel, masih ada 80% dari seluruh penduduk bangsa ini yang berpotensi untuk mengutuknya.
Ketika sebuah bangsa tidak bisa mengubah jalur perjalanan sejarahnya dan langsung menuju tembok benteng pertahanan yang dibangun oleh TUHAN, destiny akhir bangsa itu adalah kehancuran. Satu-satunya cara untuk keluar dari jalur tabrakan ini, adalah berdoa supaya pertama-tama pemerintahan Indonesia kemudian seluruh penduduk mulai memberkati dan mendukung Israel dan sisa-sisa keturunannya sendiri di bangsa ini.
Ketika orang-orang Kristen menutup tahun 2011 dengan perayaan Natal dan Tahun Baru, lebih dari 70 orang sisa-sisa keturunan Israel di Indonesia yang tergabung di dalam United Indonesian Jewish Community berkumpul untuk merayakan Hanukkah, yaitu pentahiran Bait Suci dan rededikasinya lebih dari 2000 tahun yang lalu kepada TUHAN yang hidup, YHVH Elohim Adonai.
Berita baiknya adalah hadirnya Ibu Lili Wahid (adik kandung dari almarhum Presiden RI Gus Dur) dalam acara tersebut. Kehadiran beliau bukan hanya mendeklarasikan bahwa beliau mendukung sisa keluarga keturunan Yahudi yang masih ada di Indonesia, tetapi juga bersahabat dengan mereka orang percaya (banyak dari keturunan ini sekarang mengikuti Yahshua/ Yesus) dan tidak anti bahkan memberkati Israel.
Ini menjadi awal dari sebuah harapan bahwa suatu saat Indonesia akan membuka hubungan diplomasi dengan Israel yang berarti membuka persahabatan (dan bukan perseteruan) dengan bangsa yang dilindungi dan dibela oleh TUHAN yang benar-benar hidup.
Apabila ini benar-benar terjadi dan Indonesia memiliki hubungan diplomatik dari Israel, kejadian tersebut hanya akan menguatkan nubuatan-nubuatan yang sudah diucapkan atas Indonesia bahwa Indonesia akan diberkati untuk menjadi berkat bagi bangsa-bangsa. Dengan memberkati Israel, pemerintahan Indonesia menyelamatkan bangsa ini.
Berikut beberapa foto dari Ibu Lili Wahid dalam acara Hanukkah 2011.
Copas : www.eastlightning.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar