Senin, 24 Desember 2012



" For God so loved the world, that he gave his only begotten

 Son, that whosoever believeth in him should not perish, 

but have everlasting life. " ( John 3 : 16 - KJV )


Seluruh Tim Lawatan Indonesia Ministry Mengucapkan :

           " SELAMAT NATAL 2012 & TAHUN BARU 2013 "
   

                      TUHAN YESUS MEMBERKATI

Rabu, 19 Desember 2012

KISAH SEORANG PENJUAL TEMPE




Adalah seorang ibu setengah baya yang sehari-harinya berjualan tempe buatan sendiri di desanya. Suatu hari, seperti biasanya, pada saat ia akan pergi ke pasar untuk menjual tempenya, ternyata pagi itu, tempe yang terbuat dari kacang kedele masih belum jadi tempe alias masih setengah jadi.

Ibu ini sangat sedih hatinya, sebab jika tempe tersebut tidak jadi berarti ia tidak akan mendapatkan uang karena tempe yang belum jadi tentunya tidak laku dijual. Padahal mata pencaharian si ibu satu-satunya hanyalah dari menjual tempe saja agar ia dapat memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari.

Dalam suasana hatinya yang sedih, si ibu yang memang aktif beribadah di gerejanya teringat akan firman Tuhan yang menyatakan bahwa Tuhan dapat melakukan perkara-perkara ajaib, bahwa bagi Tuhan tiada yang mustahil. Lalu ia pun menumpangkan tangannya di atas tumpukan beberapa batangan kedele yang masih dibungkus dengan daun pisang tersebut.

"Bapak di Surga, aku mohon kepadaMu agar kedele ini menjadi tempe. Dalam nama Yesus, Amin". Demikian doa singkat si Ibu yang dipanjatkannya dengan sepenuh hati. Ia yakin dan percaya pasti Tuhan menjawab doanya. Lalu, dengan tenang ia menekan-nekan bungkusan bakal tempe tersebut dengan ujung jarinya.

Dengan hati yang berdebar-debar, Ia mulai membuka sedikit bungkusannya untuk melihat mukjijat kedele jadi tempe terjadi. Namun apa yang terjadi?

Dengan kaget dia mendapati bahwa kedele tersebut masih tetap kedele!

Si Ibu tidak kecewa. Ia berpikir bahwa mungkin doanya kurang jelas didengar Tuhan.
 

Lalu kembali ia menumpangkan tangan di atas batangan kedele tersebut. "Bapa di surga, aku tahu bahwa bagiMu tiada yang mustahil. Tolonglah aku supaya hari ini aku bisa berdagang tempe karena itulah mata pencaharianku. Aku mohon dalam nama Yesus jadilah ini menjadi tempe. Dalam nama Yesus, Amin."

Dengan Iman, Iapun kembali membuka sedikit bungkusan tersebut. Lalu apa yang terjadi? Dengan kaget ia melihat bahwa kacang kedele tersebut? ... masih tetap begitu ! Sementara hari semakin siang dimana pasar tentunya akan semakin ramai.

Si ibu dengan tidak merasa kecewa atas doanya yang belum terkabul, merasa bahwa bagaimanapun sebagai langkah iman ia akan tetap pergi ke pasar membawa keranjang berisi barang dagangannya itu. Ia berpikir mungkin mujijat Tuhan akan terjadi di tengah perjalanan ia pergi ke pasar. Lalu ibu itupun bersiap-siap untuk berangkat ke pasar.

Semua keperluannya untuk berjualan tempe seperti biasanya sudah disiapkannya.

Sebelum beranjak dari rumahnya, ia sempatkan untuk menumpangkan tangan sekali lagi. "Bapa di surga, aku percaya Engkau akan mengabulkan doaku. Sementara aku berjalan menuju pasar, Engkau akan mengadakan mukjijat buatku. Dalam nama Yesus, Amin."
 

Lalu ia pun berangkat. Di sepanjang perjalanan ia tidak lupa menyanyikan beberapa lagu puji-pujian.

Tidak lama kemudian sampailah ia di pasar. Dan seperti biasanya ia mengambil tempat untuk menggelar barang dagangannya. Ia yakin bahwa tempenya sekarang pasti sudah jadi. Lalu iapun membuka keranjangnya dan pelan-pelan menekan-nekan dengan jarinya bungkusan tiap bungkusan yang ada. Perlahan ia membuka sedikit daun pembungkusnya dan melihat isinya.

Apa yang terjadi? Ternyata saudara-saudara ... tempenya benar benar ... belum jadi !
 

Si Ibu menelan ludahnya. Ia tarik napas dalam-dalam. Ia mulai kecewa ada Tuhan karena doanya tidak dikabulkan. Ia merasa Tuhan tidak adil. Tuhan tidak kasihan kepadanya. Ia hidup hanya mengandalkan hasil menjual tempe saja.

Selanjutnya, ia hanya duduk saja tanpa menggelar dagangannya karena ia tahu bahwa mana ada orang mau membeli tempe yang masih setengah jadi.

Sementara hari semakin siang dan pasar sudah mulai sepi dengan pembeli. Ia melihat dagangan teman-temannya sesama penjual tempe yang tempenya sudah hampir habis. Rata-rata tinggal sedikit lagi tersisa.

Si ibu tertunduk lesuh. Ia seperti tidak sanggup menghadapi kenyataan hidupnya hari itu. Ia hanya bisa termenung dengan rasa kecewa yang dalam. Yang ia tahu bahwa hari itu ia tidak akan mengantongi uang sepeserpun.

Tiba-tiba ia dikejutkan dengan sapaan seorang wanita. "Bu, maaf ya, saya mau tanya. Apakah ibu menjual tempe yang belum jadi? Soalnya dari tadi saya sudah keliling pasar mencarinya."
 

Seketika si ibu tadi terperangah. Ia kaget.

Sebelum ia menjawab sapaan wanita di depannya itu, dalam hati cepat-cepat ia berdoa, "Tuhan ... saat ini aku tidak butuh tempe lagi. Aku tidak butuh lagi. Biarlah daganganku ini tetap seperti semula. Dalam nama Yesus, dalam nama Yesus, Amin."
 

Tapi kemudian, ia tidak berani menjawab wanita itu. Ia berpikir jangan-jangan selagi ia duduk-duduk termenung tadi, tempenya sudah jadi. Jadi ia sendiri saat itu dalam posisi ragu-ragu untuk menjawab ya kepada wanita itu. "Bagaimana nih?" ia pikir.

"Kalau aku katakan iya, jangan-jangan tempenya sudah jadi. Siapa tahu tadi sudah terjadi mukjijat Tuhan?"

Ia kembali berdoa dalam hatinya, "Ya Tuhan, biarlah tempeku ini tidak usah jadi tempe lagi. Sudah ada orang yang kelihatannya mau beli. Tuhan, tolonglah aku kali ini. Tuhan dengarkanlah doaku ini.." ujarnya berkali-kali.
 

Lalu, sebelum ia menjawab wanita itu, ia pun membuka sedikit daun penutupnya. Lalu ? apa yang dilihatnya Saudara-Saudara ??? Ternyata?? ternyata? memang benar tempenya belum jadi! Ia bersorak senang dalam hatinya. Puji Tuhan.. Puji Tuhan, katanya.

Singkat cerita wanita tersebut memborong semua dagangan si Ibu itu.

Sebelum wanita itu pergi, ia penasaran kenapa ada orang yang mau beli tempe yang belum jadi. Ia bertanya kepada si wanita. Dan wanita itu mengatakan bahwa anaknya di Yogya mau tempe yang berasal dari desa itu. Berhubung tempenya akan dikirim ke Yogya jadi ia harus membeli tempe yang belum jadi, supaya agar setibanya di sana tempenya sudah jadi. Kalau tempe yang sudah jadi yang dikirim maka setibanya di sana nanti tempe tersebut sudah tidak bagus lagi dan rasanya sudah tidak enak.

Apa yang bisa kita simpulkan dari kesaksian sederhana?
Pertama: Kita sering memaksakan kehendak kita kepada Tuhan pada waktu kita berdoa padahal sebenarnya Tuhan lebih mengetahui apa yang kita perlukan.
Kedua : Tuhan menolong kita dengan caraNya yang sama sekali di luar perkiraan kita sebelumnya.
Ketiga : Tiada yang mustahil bagi Tuhan.
Keempat : Percayalah bahwa Tuhan akan menjawab doa kita sesuai dengan rancanganNya. (yTh.Hs)

Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah. (Roma 8:28)

Immanuel, GBU.
Copas : KIRIMAN DARI SALAH SATU GROUP FACEBOOK LAWATAN INDONESIA

Kamis, 13 Desember 2012

SAYA ADALAH PEMENANG DALAM YESUS KRISTUS



Shalom..

Saat ini saya bekerja di perusahaan galangan kapal sebagai SATPAM.
Selama lebih dari 1 tahun saya bekerja di sini, sering saya melihat teman2 sesama satpam bekerja sama dengan koordinator satpam dari angkatan laut dan polri dan maneger operasional melakukan penggelapan barang-barang perusahaan tanpa sepengetahuan pemilik perusahaan.
Pernah saya diajak untuk kerjasama malahan diiming-imingi uang oleh komplotan tersebut, tapi karena pertolongan Roh Kudus serta kasih anugerah TUHAN YESUS saya mampu untuk menolak itu semua dan tidak masuk dalam lingkaran perangkap mereka.

Karena saya dianggap mereka berbahaya, karena hanya saya yang tidak mau diajak kerjasama, mereka mulai cari segala cara untuk menyingkirkan saya dari perusahaan tempat saya bekerja sekarang.
Tapi Puji nama Yesus, walau pun mereka selalu ingin menyingkirkan saya, sampai saat ini saya masih sehat dan masih bekerja di perusahaan ini.

Memang ukuran cara pandang dunia, saya orang yang sangat bodoh..
Kenapa tidak!
Kalau seandainya saya ikut kerjasama dengan mereka, posisi saya akan aman, dapat uang lagi.
Tapi ukuran TUHAN YESUS saya adalah PEMENANG.

Kadangkala terlintas di hati saya ada perasaan iri, dan ingin ikut melakukan seperti mereka.
Tapi Tuhan mengingatkan saya dalam MAZMUR, "jangan iri kepada orang yang berbuat curang, karena mereka akan lisut dan layu seperti tumbuh-tumbuhan hijau."

Memang kehidupan ekonomi keluarga saya pas-pasan dan kadangkala kekurangan, tapi karena kasih anugerah Tuhan hidup saya telah diselamatkan dari kegelapan ke terangNYA yang ajaib, saya terus berusaha agar tidak jatuh kembali dalam kegelapan seperti saya dahulu yang belum mengenal kebenaran sejati.

Demikianlah e-mail kesaksian ini saya buat, agar dapat menjadi berkat bagi semua saudara2 seiman.

Dikirim oleh : Bpk. MT

Rabu, 05 Desember 2012

PESAN TUHAN YANG DITERIMA OLEH CHRISTIENA BOSHOFF - 25 NOVEMBER 2012




TIDAK SERUPA DENGAN DUNIA
Pesan yang Diterima oleh Christiena Boshoff - 25 November 2012

Anak-anakKU, AKU MEMANGGIL kalian KELUAR DARI DUNIA INI dan KEINGINAN-KEINGINANNYA, oleh karena itu kalian HARUS TERPISAHKAN dari seluruh dunia. Kalian berada di dunia ini TETAPI TIDAK AMBIL BAGIAN DARINYA. Kalian tidak dapat serupa dengan dunia ini lagi. Kalian HARUS BERBEDA dari yang lain dan haruslahjelas bahwa kalian adalah TERANG, bukan kegelapan lagi. Kalian HARUS DITRANSFORMASI UNTUK MENJADI SERUPA  DENGANKU, MENJADI LEBIH SEPERTIKU. AKU HARUS  ERTAMBAH  dan
kalian HARUS BERKURANG.

BANYAK yang MENJADI SERUPA DENGAN DUNIA INI LAGI karena mereka TIDAK BERSEDIA   UNTUK  MENJADI   ERBEDA,   DITOLAK,   DIBENCI,  DIANIAYA   dan   bahkan
beberapa DIBUNUH untuk NAMAKU dan demi KERAJAANKU.

AKU akan MENEMPATKAN KALIAN DALAM UJIAN UNTUK MELIHAT APAKAH KALIAN AKAN MENYERUPAI DUNIA LAGI. Banyak yang akan menyerupai dunia lagi karena mereka akan MENYANGKAL AKU dan BERKOMPROMI TENTANG  KEBENARAN  untuk  kebohongan
SUPAYA DAPAT DITERIMA OLEH ORANG LAIN.

Hal-hal yang AKU BENCI yang adalah kekejian bagiKU, mereka akan menyetujuinyadan melakukannya sendiri lagi karena mereka akan berkompromi dan menjadi serupadengan dunia lagi karena mereka ingin diterima dan mendapat persetujuan dari orang lain, dan bukan persetujuanKU. Ini karena mereka TIDAK MENGENAL SIAPA AKUSEBENARNYA dan apa yang dapat AKU lakukan. Mereka takut kepada manusia dan bukan kepadaKU. AKU juga bukan cinta pertama mereka sehingga mereka akan menyerupai   dunia   lagi.   Mereka   mencintai    hal - hal   duniawi   lebih   dari  pada
mencintai AKU.

AKU mengetahui setiap HATI dan semua MOTIF, tidak ada yang dapat disembunyikan dariKU tetapi AKU akan menjadi hakim yang adil dan TIDAK AKAN ADA BELAS KASIHAN TANPA PERTOBATAN bagi  ereka  yang  serupa  dengan  dunia lagi  dan  dengan  gaya
hidup mereka sebelumnya.

AKU KUDUS dan AKU TIDAK BERUBAH. Kalian harus BERUBAH, MENJADI KUDUS dan SUCI HATINYA atau kalian tidak akan melihat AKU. Bukan setiap orang yang berseru kepadaKU: TUHAN, TUHAN, akan menjadi bagian dalam KerajaanKU yang kekal. AKU akan berkata kepada banyak orang pada hari itu: Enyahlah dari padaKU, AKU tidak pernah mengenal kamu, kamu sekalian pembuat kejahatan. Apa yang akan AKU katakan kepada kalian? Apakah kalian berbeda, terpisah atau apakah kalian serupa dengan dunia lagi? Ini adalah pilihan  kalian  sendiri  tetapi  kalian  akan  menanggung
konsekuensinya.

AKU tahu siapa yang MENGASIHI AKU, yang SERIUS, yang TIDAK MAU BERKOMPROMI dan MENJADI SERUPA DENGAN DUNIA LAGI.

Anak-anakKU, jika kalian menoleh ke belakang dan menarik diri dariKU, kalian tidak menyenangkan AKU dan tidak layak bagiKU. Akan ada perbedaan yang jelas antara mereka yang merupakan terang di dunia ini dan mereka yang merupakan kegelapan itu sendiri yang hanya berpura-pura. Kalian harus memutuskan apakah kalian ingin menjadi pembawa terangKU atau tidak. Kalian harus berdiri untuk kebenaran. Kalian tidak dapat menjadi serupa dengan dunia lagi dan berpikir bahwa AKU masih harus berkenan kepada kalian. Kalian hanya menipu diri kalian sendiri. Banyak yang tertipu oleh orang lain yang juga tertipu. Jangan ada yang menyesatkan kalian. AKU kudus dan AKU tidak berubah. Kalian harus menjadi seperti  AKU, kudus. Janganlah menjadi
  serupa dengan dunia ini lagi.

Pesan di atas dapat juga dibaca selengkapnya di link ini. Silahkan link ini dishare juga:
http://www.yesusdatang.com/tidak-serupa-dengan-dunia.html

TIADA MUSTAHIL BAGI TUHAN




Kisah Nyata :
Tiada Mustahil Bagi Tuhan


Shaloom nama saya Audryanne Anwar, saya anak pertama dari dua bersaudara.Papa saya dulunya bukan lahir sebagai orang kristen karena orang tua papa saya berasal dari sumatera barat dan ada campuran arab. Papa saya bisa mengenal kristus itu sebelum dia kenal sama mama saya yang notabene orang kristen, tapi itu karena pertemuannya langsung dengan Tuhan.

Papa anak pertama dlm keluarga, ibunya meninggal setelah melahirkan papa,setelah itu kakek saya menikah lagi dengan adik dari ibunya dan mempunyai dua orang anak. Singkat cerita setelah lulus SMA papa keJakarta dan kebetulan keluarganya sudah banyak juga yang pindah ke jakarta.

Di Jakarta dia berteman dengan orang kristen dan ada salah satu temannya yang memberi papa Alkitab, papa menerima tapi Alkitab itu hanya ditaruh diatas meja didalam kamar tanpa pernah membacanya hingga suatu malam pada saat papa mau tidur tiba2 ada cahaya yang terang karena itu papa mencubit tangannya karena dia pikir itu mimpi tapi ternyata tidak, setelah itu Alkitab terbuka dan papa ditunjukan ayat yang berbunyi Akulah jalan kebenaran dan hidup tidak ada yang dapat sampai Kepada Bapa kalau tidak melewati Aku.

Setelah itu Papa mulai membaca dan mempelajari Alkitab dan akhirnya menerima Yesus sebagai Juruselamat. Banyak sekali tekanan-tekanan yang diterima papa setelah papa masuk kristen bahkan papa dibuang dari keluarga dan tidak mendapat warisan satu sen pun, tapi itu tidak membuat papa berpaling dari Tuhan. Bahkan sampai dia meninggal tahun 1997 akibat terkena sakit liver, darah tinggi dan komplikasi dia tetap setia kepada Tuhan dan sebelum menghembuskan napas terakhir papa sempat berdoa dan menyerahkan nyawanya kepada Tuhan.

Setelah papa meninggal banyak sekali masalah yang datang silih berganti,terutama masalah ekonomi karena mama saya hanya seorang ibu rumah tangga sedangkan saya pada waktu itu masih SMP dan adik saya SD. Tapi dalam berbagai masalah yang kami hadapi saat itu Tuhan tidak pernah meninggalkan kami sekeluarga. Bahkan saya bisa lulus walaupun hanya sampai Diploma I Komputer Akuntansi tahun 2003 karena Keterbatasan dana. Itu semua karena kasih dan pernyertaan Tuhan. Sekitar dua bulan setelah saya lulus Dip.I cobaan kembali datang dan itu terasa berat sekali, waktu itu sore hari mama saya tiba2 mengalami sakit kepala dan keluar air liur dari mulutnya serta pendarahan. Karena saya bingung harus berbuat apa saya kemudian menelepon tante saya yang merupakan kakak tertua dari mama yang ada di Jakarta kebetulan tante saya itu masuk islam karena ikut suaminya.

Copas : Group Facebook Lawatan Indonesia

Singkat cerita tante dan seorang kakak sepupu saya datang kerumah, kemudian membawa mama, saya dan Adik saya keJakarta. Tapi dalam perjalanan tante saya tidak langsung membawa kami kerumah sakit atau kerumahnya tapi dia membawa mama kerumah seorang dukun. Disinilah ada pertentangan dalam diri saya, walaupun saya tidak terlalu aktif digereja tapi saya merasa berat sekali melihat hal itu terjadi,tapi pada saat itu saya tidak bisa berbuat apa2. Setelah tiba dirumah tante saya mulai menyampaikan pendapat saya kepada tante, om dan sepupu saya, tapi mereka bilang mama saya sakit itu karena ada yang tidak senang sama mama dan kata mereka mama bisa sembuh kalau setan yang dikirim sama orang tersebut sudah dikeluarkan dari tubuh mama saya,tapi saya tidak percaya hal itu, dalam kondisi lemah mama menyuruh saya kebogor kebetulan kami tinggal dibogor untuk melihat rumah dan mama meyuruh saya pergi kegereja.

Akhirnya saya pergi kebogor dan sebelum kembali ke Jakarta saya pergi kegereja kami sekeluarga adalah anggota jemaat dari GKI No.35 jalan pengadilan di Jabar, kebetulan hari itu hari minggu tapi gereja masih sepi karena baru sekitar jam tiga sore,sedangkan ibadah kedua dimulai jam 6 sore. Di dalam gereja saya menangis karena ingat keadaan mama tiba2 seorang bapak pengerja digereja datang mendekati saya, kemudian bertanya kepada saya kenapa saya menangis lalu saya menceritakan semua masalah yang sedang saya alami. Setelah itu dia menyuruh saya untuk pergi kerumah pendeta yang bertugas di GKI dengan diantar mobil gereja. Setelah sampai dirumah pak pendeta saya kemudian menceritakan lagi tentang masalah saya,dan saya minta pendapat dari pak pendeta.

Menurut pak pendeta kondisi mama saya sudah sangat parah dan harus segera dibawa kerumah sakit, lalu pak pendeta menghubungi seorang anggota jemaat yang kebetulan seorang dokter, dia juga berpendapat mama harus segera dibawa kerumah sakit. Kemudian pak pendeta bertanya keputusan saya,saya menjawab kalau saya juga ingin mama segera dibawa kerumah sakit. Singkat cerita dengan dengan memakai mobil dari gereja akhirnya saya menjemput mama yang ada di Jakarta untuk dibawa kerumah sakit, tapi sesampainya dirumah tante saya, om dan beberapa saudara sepupu marah2 sama saya bahkan om menyuruh saya untuk menandatangi surat yang telah dibuatnya yang isinya kurang lebih; Apabila nanti terjadi sesuatu sama mama mereka sekeluarga tidak bertanggung jawab dan keluarga yang lain tidak dapat menyalahkan mereka karena saya yang membawa mama.

Tante saya masih berusaha membujuk agar saya menunda dulu membawa mama kerumah sakit karena katanya mama harus dibawa sekali lagi kerumah dukun tersebut supaya setan dan penyakit yang katanya dikirim sama orang itu dapat ditansfer/dibuang keseekor ayam hitam yang disediakan oleh dukun tersebut karena tante bilang kalau tidak begitu mama tidak mungkin sembuh, tapi saya tetap bersikeras untuk membawa mama hari itu juga kerumah sakit.

Singkat cerita mama berada dirumah sakit kurang lebih sekitar satu bulan, kemudian mama boleh dibawa pulang kerumah walaupun kondisinya masih lemah dan masih harus minum obat serta setiap bulan harus diperiksa kedokter. Tapi dari sinilah saya sekeluarga banyak sekali melihat begitu banyak pertolongan serta penyertaan Tuhan terhadap kami sekeluarga, dari kondisi mama yang hari demi hari semakin baik meskipun menurut keluarga tante kalau mama tidak dapat sembuh, tapi apa yang mustahil bagi manusia tidak ada yang mustahil bagi Tuhan. Dan walaupun cobaan itu terasa begitu berat saya rasakan tapi Tuhan selalu memberi saya kekuatan dan banyak sekali pertolongan serta berkat2 yang Tuhan berikan melalui perhatian yang ditunjukan oleh saudara2 seiman khususnya keluarga dokter Tandirerung yang merupakan salah satu dari anggota jemaat gereja GKI dan anggota saudara yang lain.

Kemudian kurang lebih tujuh tahun kemudian tepatnya tanggal 02 Maret 2010 mama dipanggil oleh Tuhan , padahal saya akan menikah pada tanggal 10 Maret 2010. Sebagai manusia saya sedih sekali, saya sempat bertanya kepada Tuhan kenapa mama dipanggil secepat itu sebelum saya menikah,kenapa tidak nanti saja kalau saya sudah menikah dan dapat lebih menyenangkan mama, tapi meskipun begitu saya nyakin dibalik semua itu Tuhan pasti punya rencana yang lebih baik untuk kami sekeluarga. Karena Tuhan tidak mungkin membiarkan cobaan yang terjadi melebihi batas kekuatan kita dan Dia pasti akan memberi kekuatan dan pertolongan kepada kita asal kita selalu berdoa dan menyerahkan semua persoalan kita kepadaNya, Demikian sedikit kesaksian dari saya semoga dapat memberi kekuatan dan menjadi berkat bagi kita semua, Tuhan Yesus memberkati amin.