Senin, 30 Desember 2013

Tanda di Dahi Orang Percaya

Saya akan menceritakan kesaksian "Pribadi saya"

“Akan terjadi pada hari-hari terakhir demikianlah firman Allah bahwa Aku akan mencurahkan Roh-Ku ke atas semua manusia; maka anak-anakmu laki-laki dan perempuan akan bernubuat, dan teruna-terunamu akan mendapat penglihatan-penglihatan, dan orang-orangmu yang tua akan mendapat mimpi. Juga ke atas hamba-hamba-Ku laki-laki dan perempuan akan Kucurahkan Roh-Ku pada hari-hari itu dan mereka akan bernubuat.” (Kisah Para Rasul 2:17-18)

Saya mendapat penglihatan, dalam penglihatan itu saya melihat diri saya di bawah kesuatu kota dan kota itu sangat banyak orangnya, herannya dalam perjalan saya di tengah kota itu, yang saya lihat  adalah orang-orang yang telah kena Sombi.

Orang-orang di kota itu mereka melakukan pekerjaan mereka seperti biasa ada yang ke kantor, sekolah, penjaga toko dan lain-lain, tapi mereka semua sombi di tengah kota itu. Saya sendiri seperti manusia biasa dan sambil berjalan di tengah kota itu saya berusaha mencari orang-orang yang seperti saya, tapi tidak ketemu. Lalu saya katakana kepada Tuhan saya tidak mau ada di sini karna saya takut nanti  jadi sombi seperti mereka.

Tiba-tiba tubuh saya diangkat terbang ke suatu tempat dan tempat itu ada panggar di sekelilinya, lalu saya mendengar lagu puji-pujian. Sambil saya berjalan menuju mereka, di kiri kanan saya ada penjual,mereka menjual makanan dan setiap makan itu ada olesan Darah. Roh Kudus beritahukan kepada saya bahwa itu darah Tuhan Yesus yang Menguduskan makanan yang di jual. Jadi jangan takut kepada makan yang kamu makan, berdoa minta supaya Darah Yesus yang Menguduskan setiap makan yang kita makan.

Dan saya berjalan ke tempat puji-pujian itu saya melihat orang-orang di situ mereka seperti manusia biasa, mereka memuji kepada Tuhan dengan sukacita tidak ada yang kena sombi. Di setiap dahi mereka yang memuji, terdapat Darah Anak Dombah Allah. Roh Kudus katakan bahwa Darah Anak Domba Allah yang telah menyelamatkan kita yang percaya kepada Tuhan Yesus. Tiba-tiba saya bangun pagi jam 4, lalu saya mulai berdoa mengucap syukur karna Tuhan telah mengijinkan saya untuk dapat melihat penglihatan itu.  

Lewat tiga hari saya melihat berita di TV, ternyata ada suatu kota di Negara bagian Eropa yang megadakan pawai sombi di tengah kota dan mereka sangat banyak dengan penampilan yang aneh-aneh. Lalu Roh Kudus ingatkan bahwa penglihatan yang kamu lihat adalah suatu kenyataan yang terjadi di tengah orang-orang yang ada di dunia. Banyak orang yang telah kenah sombi artinya sudah jadi budak setan, hidup mereka di control oleh setan dengan nafsu-nafsu yang dunia tawarkan kepada mereka.

Setiap orang yang kena sombi bisa diselamatkan asal mereka mau menerima Tuhan Yesus sebagai Juruselamat mereke karena Tuhan Yesus sebagai obat penawar. Maka Darah Anak Domba Allah akan Mentahirkan, Membebaskan dan Menguduskan hidup setiap mereka.

Roh Kudus ingatkan bahwa kamu jangan mudah terpengaruh dengan tipu muslihat setan yang ada di dunia ini, karena dengan kenikmatan yang dunia tawarkan akan membuat engkau terjerat oleh perangkap setan. Ketika kita berada di tengah-tengah orang-orang yang tidak percaya, kita harus menjadi garam dan terang dunia. Jangan sampai mereka yang tidak percaya Yesus, atau yang tidak sungguh-sungguh dalam Tuhan, mereka mempengaruhi kita dengan cara hidup mereka, sifat, karakter, dan perbuatan-perbuatan yang tidak sesuai dengan firman Tuhan. Melaikan dari hidup kita, harus menjadi berkat buat mereka.

Firman Tuhan berkata:
Ulangan  11:18, Tetapi kamu harus menaruh perkataanku ini dalam hatimu dan dalam jiwamu; kamu harus mengikatkannya sebagai tanda pada tanganmu dan haruslah itu menjadi lambang di dahimu.

Wahyu 7:3, katanya: "Janganlah merusakkan bumi atau laut atau pohon-pohon sebelum kami memeteraikan hamba-hamba Allah kami pada dahi mereka!"

Wahyu  9:4, Dan kepada mereka dipesankan, supaya mereka jangan merusakkan rumput-rumput di bumi atau tumbuh-tumbuhan ataupun pohon-pohon, melainkan hanya manusia yang tidak memakai meterai Allah di dahinya.

Wahyu  14:1, Dan aku melihat: sesungguhnya, Anak Domba berdiri di bukit Sion dan bersama-sama dengan Dia seratus empat puluh empat ribu orang dan di dahi mereka tertulis nama-Nya dan nama Bapa-Nya.

Wahyu  22:4, dan mereka akan melihat wajah-Nya, dan nama-Nya akan tertulis di dahi mereka.

Copas : www.kesaksian-life.blogspot.com 

Senin, 16 Desember 2013

PENGALAMANKU BERSAMA YESUS : MEMPELAI SURGA, SUAMI YANG PEDULI

Kesaksian Ibu Jeanne Muljono: "Pengalamanku bersama YESUS; Mempelai Surga, Suami yang Peduli"

March 26, 2011 at 1:58pm
Shallom,
 
Untuk bersaksi di depan jemaat, saya kurang mampu. Untuk saya tidak menyaksikan tentang kasih dan kehadiranNya yang begitu besar dalam hidup saya, saya merasa sangat berhutang dan tidak memuliakan PribadiNya. Perasaan hati saya ini yang mendorong saya untuk memberanikan diri menulis pengalaman saya dengan Yesus Mempelai Sorga dalam “Warta Gereja” hari ini.
 
Waktu berjalan begitu cepat, tak terasa sudah hampir 2 tahun suami saya dipanggil pulang ke rumah Bapa di Sorga. Pada bulan-bulan pertama, tanpa didampingi suami tercinta, saya merasakan sangat kehilangan dan kesepian, membuat hidup ini terasa kosong dan tak berarti lagi, saya mulai berpikir bahwa tugas saya sebagai istri sudah selesai. Selama 48 th kami berdampingan saling melayani, tetapi kini… semua telah berlalu.
 
Saya mempunyai 5 orang anak dan semua sudah berumah tangga. Anak-anak/menantu/cucu semua baik dan sangat mengasihi saya. Untuk semua ini saya tak henti-hentinya mengucap syukur kepada Tuhan, hal ini merupakan berkat yang tak ternilai dan tak dapat diberi oleh dunia dan siapapun. Dengan kasih dan perhatian, mereka berusaha mengisi “tempat ayahnya” meskipun hanya mendengarkan suara mereka lewat telpon karena kesibukan mereka bekerja tak mungkin mereka sering-sering menengok saya dan saya sangat mengerti hal ini.
 
Tetapi bagi saya semua ini belum cukup sehingga saya terdorong untuk semakin mendekatkan diri kepada Yesus Mempelai Pria Sorga. Setiap malam saya datang merendahkan diri serta menyerahkan seluruh hidup saya kepadaNya lebih dari waktu-waktu yg lalu sampai saya memperoleh “Apa yang saya butuhkan”. Sungguh, hanya di dalam Yesus lewat penampilan FirmanNya, Roh dan KasihNya saya dapat terlepas dari rasa kosong dan kesepian yang saya alami saat-saat itu. Ternyata hanya Dia – Yesus Mempelai Sorga dapat mengisi tempat suami alm. – Puji Yesus Mempelai Sorga kita.
 
Jika perasaan “Sepi dan kehilangan” itu datang, Roh El Kudus mengingatkan saya pada lagu terakhir yang dinyanyikan pada saat pemakaman yaitu :
Ada Satu Sobatku yang setia.
Dia tak pernah tinggalkan diriku
 
Diwaktu aku susah, waktu ku sendirian, 
Dia slalu menemani diriku.
NamaNya Yesus ……2X
Nama Yesus yang menghibur hatiku
 
Saya sangat terhibur dan dikuatkan! Saya merasakan kehadiranNya begitu nyata saat itu. Sekalipun saya harus menitikkan air mata, itu merupakan air mata haru yang diganti dengan air mata kesukaan karena pernyataan kasihNya yang dapat saya rasakan.
 
Yang tak dapat saya sembunyikan di hadapanNya adalah “kekuatiran” untuk meneruskan kepercayaan Tuhan kepada suamiku sebagai “Seksi Sosial” yang sudah kami (suami istri) tangani selama ? 15 tahun lamanya. Saya mulai berpikir untuk mengundurkan diri. Saya merasa tidak mampu, tidak berdaya dan tidak layak tanpa didampingi suami, karena status saya bukan lagi sebagai istri tua-tua sidang, dan memang ada hal-hal yang saya kawatirkan dan yang tidak dapat saya ceritakan kepada siapapun, kecuali hanya kepada Tuhan yang Maha Tahu.
 
Dalam doa-doa saya, saya selalu berkata “Cukup sampai di sini ya Tuhan. Saya tidak didampingi suami yang selalu dapat mengerti dan mencukupkan apa yang saya butuhkan dalam pelayanan kepada janda-janda dan diaconia Johor/Lemah Putro. Hambamu mohon Engkau mengerti dan mau mengampuni ya Bapa”. Kekuatiran ini juga saya sampaikan kepada Bp/Ibu Gembala dengan maksud mohon bantuan doa dan memikirkan jalan keluarnya.
 
Yesus Mempelai Pria Sorga begitu baik, Dia sangat peduli, Dia tidak membiarkan saya bergumul sendiri. Dia segera menyatakan diriNya untuk menolong saya. Pada suatu malam yang sunyi, dalam kamar tidur saya seorang diri, saat itu saya sedang mengerjakan tugas saya untuk para janda-janda dan diaconia Johor/Lemah Putro, dengan hati yang khawatir dan kacau, tiba-tiba Roh Kudus menghibur saya dengan lemah lembut dan penuh kasih, berbicara dalam hati saya: “Apakah suamimu itu lebih dari Aku? Bukankah semua yang dia lakukan itu datangnya dari Aku?”. Saat itu saya benar-benar tersentak, saya segera menangis dengan hati yang hancur dan datang merendahkan diri di bawah kakiNya. Saya merasa malu dan sangat menyesal bahwa secara tidak sadar saya sudah merendahkan Dia dan menyakiti hatiNya karena saya kurang beriman kepadaNya.
 
Saya mohon ampun dan mengakui keku-rangan iman saya. Saat itu juga kasih Mempelai Surga dialirkan kepada saya, sehingga saya begitu diyakinkan oleh Roh Kudus bahwa saya sudah diampuni seperti FirmanNya dalam 1 Yohanes 1:9 berkata: Jika kita mengaku dosa kita, maka Ia adalah setia dan adil sehingga Ia akan mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan.
 
Hati saya begitu dipenuhi dengan ‘damai sejahtera’ sehingga semua kekuatiran saya hilang lenyap dan diganti dengan sukacita Roh Kudus yang tidak terkatakan, bahwa saya boleh mengalami secara pribadi Yesus Mempelai Priaku hidup, Maha Tahu dan Peduli. Dia nyatakan perhatianNya dan oleh kemurahanNya Dia tetap mau memakai hidup saya untuk melanjutkan pelayanan suami alm dlm “Bidang Sosial”.
 
Sejak saat itu Yesus Mempelai Pria Sorga mendemonstrasikan kuat kuasaNya, kemam-puanNya dan kehebatanNya begitu spontan dan nyata sehingga “Bidang Sosial” diberkati dan dicukupi bahkan lebih dari cukup. Terpujilah Yesus – Mempelai Pria Sorga.
 
Pengalaman pribadi saya ini telah membangkitkan kembali iman dan kasih saya kepada Yesus mempelai Pria Sorga, Suami yang sempurna. Roh Kudus menggairahkan saya kembali untuk makin giat dalam pelayanan saya – Puji Tuhan.
 
Semoga kesaksian saya ini boleh menjadi berkat dan membangkitkan harapan baru bagi para ibu-ibu janda yang harus hidup seorang diri (tanpa suami). Ingatlah: Yesus Mempelai Pria Sorga, suami yang sempurna mengasihi dan sangat peduli kepada kita asal kita mau menempatkan Dia sebagai yang terutama dan marilah kita belajar menyerah dan mempercayakan diri sepenuh kepadaNya, hidup taat dan setia, mau diubah, dibentuk, disucikan oleh FirmanNya sesuai rencanaNya sampai kita dilayakkan menjadi MempelaiNya, Amin.
 
 
YESUS KRISTUS mengasihi Anda.. 
 

(Sumber: Ibu Jeanne Muljono - gkga-sby.org)

Minggu, 15 Desember 2013

KASIH SAYANG SEORANG MAMA

Mamaku hanya punya 1 mata, aku membencinya.. dia memalukan bagi aku. Dia memasak di SMP tempat aku sekolah untuk biaya hidup kami.Hari itu dia datang ke kelas dan menyapaku. Aku sangat malu, lalu mengacuhkannya dan berlari pergi.

Keesokan harinya, teman-teman mengejekku, ingin rasanya aku menghilang. Saat pulang, aku berteriak kepadanya “Kalau kau hanya ingin membuatku jadi bahan tertawaan, kenapa kau tidak mati saja ?!” Aku benar-benar marah saat itu.
Aku bertekad keluar dari rumah itu dan tidak berhubungan dengan dia sama sekali. Jadi, aku belajar dengan semangat dan akhirnya mendapat beasiswa belajar di Singapura. Aku menikah, punya anak dan bahagia dengan kehidupanku.
Sampai suatu hari, Mama datang ke Singapura untuk menjenguk, saat di depan pintu, anak-anakku melihat dan ketakutan, saat itu juga aku berteriak “Beraninya kau datang ke rumahku, pergi dari sini, kau hanya menakuti anak-anak !!” Dia terkejut dan menjawab “Maafkan saya, mungkin saya salah alamat”
Setahun kemudian, datanglah undangan reuni SMP. Aku hadir. Setelah itu, aku sempat melihat 1 rumah, dimana aku tinggal saat itu, hanya ingin tahu dan kata seorang tetangga mama sudah meninggal, aku tidak meneteskan air mata. Tetanggaku memberikan surat yang Mama ingin aku membacanya.
Anakku tercinta, aku memikirkanmu setiap saat, Maafkan aku saat datang ke Singapura dan menakuti anak-anak mu dan juga maafkan aku membuatmu malu didepan teman-teman mu dulu.. Semoga kamu mengerti.. Waktu kecil kamu mengalami kecelakaan dan kehilangan 1 mata, sebagai Mama, aku tidak sanggup melihatmu tumbuh dengan 1 mata, jadi aku memberikan milikku.. Aku bahagia karena anakku akan memperlihatkan seluruh dunia untukku dengan mata itu.
-With  love, Mama-
Terkadang tanpa kita sadari sering kita membuat orang tua kita sakit hati atau sedih melihat tingkah kita yang tidak berkenan. Padahal berapa banyak dari orang tua yang sesungguhnya sangat mencintai anak-anaknya bahkan rela berkorban agar anak-anaknya bisa bahagia, hanya saja kita sebagai anak merasa bahwa orang tua kita tidak cocok dengan kita.
Mari…. selagi ada kesempatan dimana orangtua-mu masih ada dan masih bisa kau temui, sayangi mereka. Tuhan memberkati.

Copas : www.ceritakristen.com

HARGAILAH KEBAIKAN ORANG LAIN

Terdapatlah sebuah kisah dimana seorang raja yang memiliki sepuluh ekor anjing yang ganas untuk menghukum salah seorang menterinya yang kedapatan melakukan kesalahn. Jika hati sang Raja sedang tidak berkenan maka menteri yang melakukan kesalahntersebut  akan dilempar ke dalam kandang anjing ganas tersebut untuk dicabik oleh anjing-anjing yang ganas yang ada di kandang itu.
Pada suatu hari terdapatlah salah seorang menteri yang membuat keputusan salah, maka murkalah hati sang raja itu. Kemudian diperintahkan para prajuritnya untuk melemparkan sang menteri itu ke dalam kandang anjing ganas.
Tetapi sebelumnya sang Menteri berkata kepada raja itu: “Paduka raja yang mulia, saya telah mengabdi kepadamu selama sepuluh tahun, tetapi paduka raja sungguh tega menghukumku seperti ini. Atas pengabdianku selama ini kepada paduka raja, saya hanya minta waktu penundaan atas hukuman ini selama sepuluh hari saja”.
Kemudian sang Raja pun mengabulkannya.
Sang menteri kemudian bergegas menuju ke kandang anjing-anjing tersebut dan meminta izin kepada penjaga yang menjaga anjing-anjing tersebut untuk diperbolehkan mengurus anjing-anjing itu.
Ketika ditanya untuk apa oleh penjaga tersebut, Maka dijawablah oleh menteri itu: “Setelah sepuluh hari nanti engkau akan mengetahui mengapa aku melakukan ini”.
Karena mengetahui bahwa dia adalah menteri yang mengabdi lama pada sang raja, maka menteri itupun diizinkan.
Selama sepuluh hari itu sang menteri memelihara, mendekati, memberi makan bahkan akhirnya bisa memandikan anjing-anjing tersebut sehingga anjing anjing itupun menjadi sangat jinak padanya.
Sepuluh hari telah lewat, dan tibalah waktu untuk eksekusi bagi menteri itu, disaksikan sang Raja dimasukkanlah sang menteri ke kandang anjing yang terkenal buas itu, tetapi Raja menjadi kaget saat melihat anjing-anjing itu justru menjadi jinak kepada menteri itu.
Maka sang raja kemudian bertanya apa yang telah dilakukan menteri pada anjing-anjing buas tersebut tersebut?
Jawab menteri: “Paduka raja yang mulia,Saya telah mengabdi kepada anjing-anjing buas ini selama sepuluh hari dan mereka tidak melupakan jasaku. Tapi paduka raja… Saya telah mengabdi kepadamu selama sepuluh tahun, tapi paduka raja tega menjatuhkan hukuman ini kepada saya”.
Terharulah raja, meleleh airmatanya lalu dibebaskanlah sang menteri dari hukuman & dimaafkan.
Saudara, kisah ini sungguh merupakan hadiah dari hati yg terdalam bagi semua dari kita; agar kita semua menjadi tidak mudah untuk mengingkari dan melupakan berbagai macam kebaikan yang telah kita terima dari orang-orang terdekat kita, hanya dikarenakan kejadian sesaat yang tidak menyenangkan dan jangan mudah menghapus kenangan dan persahabatan yang telah terukir bertahun lamanya hanya krn hal-hal kecil yang kurang kita sukai padanya saat ini. Apalagi jika penilaian kita padanya lebih didominasi subyektifitas kita.
Jgn sampai kita kalah dengan hewan tersebut dalam menghargai sebuah kebaikan dan bakti dari orang lain kepada kita.
Copas : www.ceritakristen.com


Selasa, 03 Desember 2013

ILMU HITAM dan ILMU PUTIH VS KEBENARAN

(Kisah nyata: DR. dr. RM. Tedjo Oedono Oepomo)
Aku dilahirkan di dalam lingkungan keluarga keraton. Dan keluargaku adalah trah keluarga dukun keraton. Sejak kecil aku sangat mengagumi ilmu-ilmu kadigdayan gaib yang dimiliki oleh para sesepuh keluarga. Kakekku memiliki ilmu yang sangat tinggi. Ia bisa menghilang. Bahkan hadir di empat tempat yang berbeda dalam waktu yang bersamaan. Beliau juga mampu menyembuhkan berbagai penyakit dengan tenaga gaibnya.


Keluarga Dukun Keraton
Di lingkungan keraton, sejak usia sekolah dasar aku mendapatkan guru-guru khusus. Mereka mengajarkan tentang berbagai ilmu agama dan falsafah Jawa. Salah satunya adalah ilmu kebatinan. Aku sangat tertarik dan tekun mempelajari ilmu-ilmu ini. Selain kekagumanku pada misteri keajaibannya, melalui ilmu-ilmu ini aku juga ingin hidup mendekatkan diri pada Tuhan yang Maha Kuasa.


Ilmu-ilmu Perdukunan
Di dalam ilmu perdukunan dan kebatinan dikenal adanya empat tingkatan. Yaitu tingkat kasantosan, kadigdayan, kawijayan dan kasampurnan. Kasantosan berarti menguasai berbagai ilmu dasar seperti mendapatkan dan memelihara jimat-jimat, ilmu kekebalan dan gendam. Kadigdayan, selain menguasai ilmu dasar, juga menguasai ilmu yang lebih tinggi lagi. Seperti ilmu santet, ilmu terawang. Berikutnya adalah kawijayan. Di tingkat ini seseorang akan memiliki kemampuan rogoh sukma dan transfer roh-roh. Sedang kasampurnan adalah tingkatan tertinggi dalam ilmu perdukunan. Orang itu menyatu dengan roh yang dia ikuti dan ini kekuatannya sangat tinggi sebanding dengan roh yang dia ikuti itu.


Untuk mendapatkan ilmu-ilmu ini, tidaklah mudah jalan dan caranya. Berbagai-bagai syarat dan ritual harus dijalani dengan berbagai resikonya. Banyak yang gugur sebagai murid perdukunan dan tidak sedikit yang menjadi gila. Karena sulitnya itu, aku menganggap inilah jalan “Tuhan” yang sejati.


Menjadi Murid dan Guru
Minatku belajar okultisme atau ilmu perdukunan makin bergairah dan aku termasuk seorang anak yang dianggap sangat berbakat. Hal ini tidak mengherankan. Karena sejak dalam kandungan aku telah di “doa” kan oleh kedua orang tuaku dan para sesepuh keluarga. Dengan harapan, aku kelak menjadi orang yang memiliki kadigdayan atau memiliki kemampuan yang tinggi dalam ilmu kabatinan. Berbagai ilmu telah aku kuasai sejak masa kecilku, diantaranya ilmu santet, ilmu pellet, ilmu terawang, ilmu gendam, telepati atau ilmu sirep, kekebalan dan lain-lain. Oleh sebab itu, aku menjadi anak yang sangat popular, disegani dan ditakuti di lingkunganku pada waktu itu. Inilah yang menjadi akar dari adanya rasa kesombongan dalam diri seseorang yang belajar ilmu kebatinan. Diakui atau tidak diakui, ia akan merasa lebih super daripada manusia-manusia lainnya, demikian juga keadaanku pada waktu itu.


Selain menjadi murid, aku juga seorang guru. Aku mengajarkan ilmu kebatinan ini kepada murid-muridku sendiri. Dan murid-mu itu rata-rata umurnya lebih tua dari aku bahkan ada orang-orang yang sudah lanjut usia. Waktu itu aku masih duduk di kelas 5 SD, namun secara ilmu aku dianggap lebih tua. Dan ini terus berlangsung sampai aku dewasa dan kuliah di fakultas kedokteran.


Mempraktekkan Ilmu
Bagi seseorang yang telah mendapatkan ilmu, mempraktekkan ilmunya adalah sesuatu kebanggaan dan kepuasan tersendiri. Waktu kecil aku telah mempraktekkan ilmu santetku. Suatu hari aku dikecewakan dan dicaci maki oleh seseorang penjahit pakaian. Karena tidak terima atas perlakuannya ini, maka aku santet orang itu. Yaitu dengan menempatkan seekor kodok dalam baskom yang berair. Melalui mulut kodok itu aku masukan satu balon udara kedalam perutnya dengan ujung balon menjulur keluar. Aku meditasi dengan membaca mantra-mantra sambil memandang foto orang itu, balon aku tiup, maka perut kodok itu menjadi menggelembung. Kemudian aku ikat dan aku lepaskan kodok itu di baskom tadi. Di rumahnya, penjahit itu tiba-tiba perutnya menggelembung dan merasakan kesakitan. Dia telah kena ilmu santetku. Dia keluar masuk rumah sakit sampai uangnya habis tapi penyakitnya tidak ditemukan dan tidak sembuh-sembuh. Kemudian dia pergi ke seorang dukun.


Dukun itu memberitahu si penjahit agar datang ke rumah seorang anak yang pernah dia caci maki untuk minta maaf. Karena anak kecil itu adalah seorang dukun. Ketika penjahit itu datang dan minta maaf. Mudah saja bagiku menyembuhkan orang itu, aku cabut balon itu dari katak dan orang itupun sembuh. Itulah keasyikannya. Ilmu lain yang juga aku praktekkan adalah ilmu gendam. Jika aku ingin makan durian, aku tidak perlu membelinya. Aku datangi saja penjual duren. Kemudian aku tepuk orang itu, maka dia akan memberikan duren-duren yang aku minta tanpa membayar. Nanti kalau aku sudah pergi, penjual itu akan kebingungan karena beberapa durennya tidak ada. Kemudian dia sadar bahwa dia telah kena tipu dengan menggunakan ilmu gendam, istilah umumnya adalah ilmu tepuk.


Aku juga punya ilmu untuk menebak nomor buntutan. Tinggal siapa yang membayar lebih banyak. Bandarnya atau pembelinya. Karena bagiku mudah saja menebak nomor yang akan keluar. Dari sini aku bisa mendapatkan uang banyak sekali. Maka sejak kecil aku menjadi tidak menghormati dan meremehkan orang tua, karena sudah bias mencari uang sendiri. Bahkan biasa mengambil uang yang disimpan orang tua di almari besi yang terkunci. Karena aku punya tuyul-tuyul. Tinggal memerintahkan tuyul itu untuk mengambil uang. Dari sini seharusnya sudah dapat aku sadari, sebenarnya siapa yang aku ikuti. Namun karena terpesona dengan kemampuan-kemampuan gaib itu, maka hati menjadi tertutup dan tidak mau menanyakan lagi siapa sebenarnya di balik ilmu-ilmu itu.


Keluar Dari Ilmu Hitam
Dengan seringnya mempraktekan ilmu gendam dan beberapa ilmu lainnya, lama-lama timbul kesadaran dalam diri. Aku ini dari keluarga terhormat dan bapak ku adalah seorang professor di perguruan tinggi terkenal dan tokoh masyarakat. Sebagai anaknya perasaanku menjadi tidak enak dengan perbuatan-perbuatan ku itu. Kemudian aku keluar dari perguruan ilmu hitam masuk ke perguruan ilmu putih.


Di dalam perguruan ilmu putih ini, aku harus mengalami pelepasan terhadap ilmu-ilmu hitam yang aku miliki. Inilah keanehannya, aku belajar pada sumber yang sama, tetapi harus kelepasan ketika mengmbil jurusan berbeda. Sebenarnya sumber dari dua ilmu ini adalah sama, yaitu dunia roh-roh. Maka pada keadaan tertentu seseorang itu bisa menyandang ilmu hitam sekaligus ilmu putih. Dia bisa menyembuhkan seseorang tapi juga bisa mencelakai seseorang dengan ilmu santetnya. Perbedaan yang nyata adalah pelajaran di perguruan ilmu putih ini adalah hal-hal kebaikan, kesabaran dan ketekunan. Juga hal-hal untuk saling mengasihi, mengasuh dan mengasah diantara para murid perguruan sangat dijunjung tinggi. Disini tidak ada pertunjukan untuk pamer kekuatan, atau pamer kadigdayan. Semua dipakai untuk kebaikan, untuk kesembuhan sesamanya. Sehingga kami merasa makin mantap bahwa inilah jalan Tuhan itu. Di tempat ini aku merasa menemukan yang kucari selama ini, yaitu mendekatkan diri pada Tuhan yang sejati dan Tuhan yang benar. Karena jalannya memang benar-benar sulit. Untuk naik satu tingkat saja, butuh perjuangan yang sangat keras dan waktu yang lama, dengan berbagai syarat dan ritual. Di perguruan ini, aku sampai pada tingkat kawijayan. Ditingkat ini aku bisa bercakap-cakap dengan roh-roh yang aku panggil. Juga menguasai ilmu transfer roh. Yaitu bisa membuat orang gila menjadi waras atau orang waras dijadikan gila dengan cara mengirim dan mengambil roh dari seseorang. Aku juga menguasai ilmu terawang roh. Bisa menebak keadaan seseorang dengan memandang orang itu. Juga ilmu rogoh sukmo. Dengan duduk semedi ke kamar, aku bisa melihat keadaan dan keramaian kota. Dan berbagai ilmu aku dapatkan, sehingga aku merasa benar-benar diatas manusia normal. Maka sering disebut sebagai paranormal.


Dan akupun dicalonkan menjadi pengganti kepala dukun. Disini aku semakin merasa menjadi manusia super dan memandang remeh agama dan Tuhan. Pendapatku waktu itu, apa itu agama? Hanya omong ini omong itu saja, tapi tak ada apa-apanya. Sedangkan di perdukunan kami bisa mendapatkan apa yang kami inginkan dengan kuasa gaib dan itu nyata. Aku menganggap Tuhannya agama-agama itu tuhan yang palsu. Sedang tuhan yang aku ikuti itu tuhan yang sejati!


Peristiwa di Atas Gunung
Suatu hari kami sepakat berlima untuk mengadakan semedi di atas gunung “Selo Kemloso”. Gunung yang terletak di antara Gunung Merapi, Gunung Turgo dan Gunung Plawangan di Jawa Tengah. Beberapa hari kami telah berhasil semedi dan dialog dengan roh-roh yang kami inginkan. Kami merasa senang sekali tapi juga merasakan perut lapar. Kemudian malam itu kami berlima kembali sepakat berdoa mohon kepada “Tuhan” yang maha kuasa itu, untuk mendapatkan makanan dan minuman. Ajaib sekali, tiba-tiba di depan kami tersaji lima piring nasi lengkap dengan lauk pauk dan minumannya. Wah kami merasa senang luar biasa. Berarti tidak perlu masak, bisa menikmati makanan yang lezat.


Kemudian pagi harinya kami turun dari gunung untuk pulang kembali ke kota. Ketika kami tiba di sebuah kampong di lereng gunung, kami melewati sebuah rumah. Sepertinya tadi malam baru saja diadakan pesta perkawinan. Pagi itu, mereka telah selesai menghitung piring-piring untuk dikembalikan. Mereka bingung mencari piring dan gelas yang hilang masing-masing sebanyak lima buah. Sudah dicari-cari tapi tidak juga ketemu. Betapa kagetnya kami, ternyata piring dan gelas yang hilang itu persis dengan piring dan gelas yang kami pakai untuk makan di atas gunung dan jumlahnya lima buah. Hari itu, perasaanku benar-benar terpukul. Bagaimana bisa “tuhan” yang aku sembah dan aku ikuti dengan susah payah, ternyata “mencuri” makanan. Berarti “tuhan” ku itu pencuri. Hatiku benar-benar hancur. Keinginan untuk mendekatkan diri pada Tuhan yang benar dan sejati, ternyata salah alamat.


Beberapa peristiwa beruntun sangat mengguncang hatiku. Salah satu guruku yang berilmu tinggi telah menceburkan diri ke dalam sumur dan mati. Dan itu sebagai tumbal bagi ilmu yang dia punyai. Kematian paman ini mulai menggores kesadaranku akan jalan yang aku tempuh selama ini. Teman seperguruan kakekku yang juga berilmu sangat tinggi, menjelang kematiannya sekujur tubuhnya membusuk dan bentuknya seperti monster. Berbagai penyakit yang pernah ia sembuhkan seakan semua ikut menempel ke dalam tubuhnya. Mengerikan sekali, satu bulan lebih didoakan baru bisa meninggal dunia. Aku melihat nasib kakekku yang seperti itu, aku sendiri menjadi sangat ngeri dan takut. Seorang yang sakti luar biasa, akhir hidupnya kok sangat mengenaskan. Sedangkan mereka adalah orang-orang yang sangat aku kagumi sejak masa kecil.


Maka aku menemui guruku. Tiba di padepokan aku melihat mimik wajah guru nampak sangat sedih. Dan beliau mengatakan bahwa hari Jumat minggu depan ia akan meninggal dunia. Luar biasa bisa tahu hari kematiannya. Tetapi mengapa beliau sangat bersedih? Beliau mengungkapkan kesedihannya, karena tidak tahu bagaimana nasibnya setelah kematiannya. Inipun membuat aku semakin terpukul. Guru saja tidak tahu nasibnya setelah kematiannya, apalagi aku. Dan waktu aku Tanya kepada roh-roh yang selama ini mengaku sebagai utusan Tuhan, mereka tidak mau menjawab apa yang terjadi setelah kematian. Aku merasa benar-benar tertipu.


Ditaklukan Oleh Penjual Bakmi
Tujuan hidupku tiba-tiba gelap gulita. Kekagumanku pada para sesepuh yang berilmu tinggi rontok karena akhir hidup mereka. Dan “tuhan” yang aku ikuti ternyata mencuri makanan. Ilmu yang aku miliki dengan roh-roh gaibnya tidak mampu memberi jawaban tentang kehidupan setelah kematian. Jalan terang yang aku inginkan ternyata ujungnya menuju maut. Aku benar-benar frustasi, kubuang jimat-jimat, dan aku putuskan, jika Tuhan yang sejati itu sulit dicari, maka aku akan menjadi orang atheis, tidak percaya pada Tuhan lagi. Ditengah kebingungan dan kegalauan hati, aku tumpahkan dengan naik sepeda mengelilingi kota tanpa tujuan yang pasti. Dua hari dua malam aku bersepeda untuk menumpahkan segala kekecewaan hatiku. Sampai di suatu tempat, aku berhenti di warung bakmi pinggir jalan untuk makan bakmi rebus. Waktu penjual itu menghidangkan bakmi, dia bertanya “Bapak sedang mencari kebenaran ya?”


Aku sangat terkejut dengan pertanyaan penjual bakmi ini. Biasanya akulah yang tahu dan bisa menebak persoalan orang lain, tetapi mengapa penjual bakmi ini malah bisa mengetahui keadaan hatiku? Dan ketika aku terawang dia, ilmuku tidak bisa menembus untuk “melihat” keadaan dia. Dilihat secara nalar, penjual bakmi ini tidak ada keistimewaan apa-apa. Dia hanyalah seorang tua setengah baya, kurus dan keturunan cina. Ternyata dia seorang Kristen.


Waktu itu aku tidak tahu kalau orang Kristen yang sungguh-sungguh di dalam Tuhan, dalam dirinya ada Roh Allah. Sehingga tidak tembus di terawang dan juga tidak mempan disantet. Dia memberiku sebuah kitab Injil untuk dibaca. Dia bilang dari buku ini aku bisa menemukan apa yang aku cari. Karena aku merasa kalah, maka aku terima apa yang dia berikan.


Tersingkap
Aku baca dan teliti kitab itu dengan seksama. Sebelumnya aku tidak pernah dan tidak boleh membaca buku Injil. Karena dianggap itu bukunya orang kafir, kitab palsu. Sekarang alasan itu malah membuat aku makin penasaran, mengapa kok tidak boleh membacanya. Setelah aku baca buku Injil itu, aku menemukan satu nama yang luar biasa, yaitu nama Yesus Kristus. Pribadi ini berkata “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup” (Yohanes 14:16a). Selama ini yang aku terima hanyalah petunjuk jalan atau yang menunjukan ada jalan kepada Allah yang sejati. Dan ketika aku ikuti ternyata tidak bisa menemukan jalan itu. Disuruh ini itu, tirakat ini itu, melakukan ini itu tapi jalan ini bukan makin terang malah makin gelap dan akhirnya tanpa jawaban yang pasti.Tetapi pribadi Yesus berkata: Akulah Jalan! Akulah Kebenaran! Akulah Hidup! Bagiku ini suatu pernyataan yang luar biasa. Dia tidak menunjuk pada sesuatu. Tetapi Dia menunjukan diri-Nya? Itulah jalan dan kebenaran dan Hidup kekal.


Siapakah pribadi ini yang berani mengatakan seperti itu? Belum pernah aku membaca atau mendengar seorang tokoh dunia sehebat apapun yang berani mengatakan seperti itu. Siapa pribadi ini, yang oleh orang Kristen dianggap sebagai Tuhannya? Dulu aku hanya mendengar tentang Yesus yang banyak melakukan mujizat. Maka aku menyebutnya sebagai dukun Israel. Tapi kali ini aku membaca langsung kisahNya. Makin aku baca makin penasaran dibuatnya. Bahkan tentang kematian, Yesus memberi jawaban yang pasti: “Akulah kebangkitan dan hidup; barang siapa percaya kepada-Ku, ia akan hidup walaupun ia sudah mati, dan setiap orang yang hidup dan yang percaya kepadaKu, tidak akan mati selama-lamanya? .” (Yohanes 11:25,26).


Jaminan kehidupan kekal bagi orang yang percaya kepada-Nya. Guruku tidak bisa menjawab, roh-roh yang aku ikuti tidak memberikan jawaban. Kakekku dan pamanku selain tidak punya jawaban juga akhir hidupnya sangat mengenaskan. Tetapi dari buku Injil ini, menyingkap dan memberi jawaban apa yang menjadi kebutuhan dan pertanyaan manusia yang mencari Tuhan yang hidup dan yang sejati. Dan buku Injil mengungkapkan bahwa Yesus adalah Tuhan. Firman Allah yang menjelma menjadi manusia. Hidup di bumi sebagai manusia Allah untuk menyatakan kasih Allah akan dunia ini, menyatakan kuasanya, bahkan rela mati di kayu salib untuk menebus dosa manusia. Bukan mati untuk dikubur selamanya.
Tetapi tiga hari bangkit kembali dan naik ke surga. Dan dari surga mengkaruniakan Roh Kudus yaitu Roh Yesus Kristus itu sendiri kepada setiap orang yang mau percaya kepada-Nya. Luar biasa, inilah yang disebut tingkat kasampurnan dalam ilmu perdukunan, yaitu menyatunya roh manusia dengan roh “Tuhan”.


Dengan Roh itu manusia menjadi ciptaan baru, menjadi memiliki hayat kekal Allah, memiliki hidup yang kekal, luar biasa. Ini benar-benar kasampurnan atau sempurna, menyatunya roh manusia dengan Roh Allah. Dan jalan-Nya begitu mudah, yaitu hanya percaya dan menerima Yesus sebagai Tuhan dan juru selamatnya. Bagiku ini suatu yang sangat mustika. Dua bulan aku mendalami buku Injil dan membandingkannya dengan buku-buku kebatinan lainnya. Dalam kepercayaan Jawa diyakini akan datangnya Sang Ratu Adil. Dan jika seseorang menjadi pengikut ratu adil, dia akan dikatakan menjadi orang yang “Sakti tanpa aji” artinya sakti tanpa harus membawa atau mempunya ajian atau jimat-jimat. Jika seseorang masih mengandalkan jimat, atau memegang jimat-jimat berarti orang itu belum ketemu dengan Sang Ratu Adil yang sesungguhnya.


Di buku Injil dikatakan seseorang yang percaya kepada Yesus Kristus, akan menerima Roh Kudus yaitu Roh Allah “Barang siapa mengaku bahwa Yesus adalah anak Allah, Allah tetap berada di dalam dia dan dia di dalam Allah”. (1 Yohanes 4:15).


Maka orang Kristen yang sungguh-sungguh di dalam Tuhan, dalam dirinya ada Roh Allah. Dia tidak membutuhkan jimat untuk menangkal santet dan tenung. Karena dalam diri orang Kristen yang sungguh-sungguh di dalam Tuhan, dalam dirinya ada Roh Allah. Dan tidak ada orang yang mampu melawan Allah. Maka dapat dikatakan orang yang percaya Yesus menjadi orang yang sakti tanpa aji. Berarti Yesus inilah yang dimaksud sebagai Sang Ratu Adil dalam kepercayaan Jawa. Secara teori buku Injil memang lebih meyakinkan aku. Dan aku menerima kebenaran ini, tapi tetap sebagai teori.


Bertanya Kepada Roh Bima
Seperti yang dikatakan oleh penjual bakmi, aku akan menemukan kebenaran jika aku membaca buku Injil. Tetapi aku tidak bisa begitu saja menerima kebenaran dari buku itu. Meskipun itulah yang aku cari. Dan aku juga tidak mau lagi bertanya kepada manusia. Karena aku merasa diapusi terus atau tertipu terus oleh orang-orang.
Dan satu hal yang aku dapatkan di perguruan ilmu putih, roh-roh putih kalau ditanya maka dia akan menjawab. Hanya kalau ditanya tentang akhir kehidupan manusia atau kehidupan setelah kematian, roh putih tidak pernah mau menjawab, atau mengatakan keadaan yang sesungguhnya.


Waktu itu aku masih percaya bahwa roh putih tidak akan berbohong. Karena sudah mencapai tingkat ilmu kawijayan, maka aku bisa berdialog dengan roh-roh. Aku semedi untuk berkontak dengan roh yang menamakan dirinya roh Bima. Bima adalah nama tokoh dalam wayang Jawa. Dalam ilmu kebatinan, roh-roh ini mempunyai nama tokoh tertentu sesuai dengan kekuatan roh itu. Biasanya nama tokoh sejarah ataupun tokoh pewayangan. Roh Bima inilah yang selama ini aku ikuti dan yang memberikan kekuatan gaib padaku. Dua hal aku tanyakan pada roh Bima ini. Satu, apakah isi kitab Injil itu benar adanya? Dan yang kedua, siapa Yesus Kristus itu? Jawaban yang aku dapat dari Roh Bima adalah: Isi kitab Injil Benar Adanya. Jawaban ini sesuai dengan yang tertulis di surat Efesus 1:13 “karena kamu telah mendengar firman kebenaran, yaitu Injil keselamatanmu? .” Jadi Injil adalah firman kebenaran. Yesus Kristus Adalah Roh Yang Paling Kuat Di Dunia dan Di Akherat.


Jawaban ini seperti yang tertulis di surat 1 Yohanes 4:4 b”Sebab Roh yang ada di dalam kamu, lebih besar dari pada roh yang ada di dalam dunia.” Dan ini sesuai dengan dikatakan Yesus seperti yang tertulis di Injil Matius 28:18 “Yesus mendekati mereka dan berkata: Kepada-Ku telah diberikan segala kuasa di surga dan di bumi.” Jawaban ini membuatku tidak bisa berdalih lagi. Mau tidak mau aku harus percaya pada Injil dan juga pada Yesus Kristus. Karena berdasarkan pengalamanku selama ini roh putih tidak pernah membohongiku. Dan juga ketika aku membaca Injil dengan seksama, aku mendapatkan kebenaran-kebenaran yang selama ini tersembunyi bagiku.


Injil adalah kebenaran dari Allah. Yesus Kristus adalah Tuhan. Yesus adalah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada orang yang bisa sampai pada Allah yang benar dan sejati (Bapa) tanpa melalui nama Yesus Kristus. “Kata Yesus kepadanya: Akulah jalan dan kebenaran dan hidup, tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa kalau tidak melalui Aku.” Yohanes 14: 6, hanya nama Yesus Kristus inilah yang diberikan kepada manusia yang oleh-Nya, manusia dapat diselamatkan “dan keselamatan tidak ada di dalam siapapun juga selain di dalam Dia (Yesus), sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan” , (Kisah Para Rasul 4:12)


Lumpuh
Setelah mendapatkan jawaban dari roh itu. Maka aku menjadi mantap dan pasti. Nama Yesus itulah yang harus aku ikuti! Maka aku minta kepada roh Bima untuk aku dapat berkontak dengan Roh Yesus Kristus. Biasanya jika aku ingin kontak dengan roh-roh yang aku inginkan, maka roh Bima akan melayani dengan baik. Jika aku ingin bertemu dengan roh Nyai Roro Kidul pun akan dikabulkan. Dengan semedi di Pantai Selatan, maka roh Nyai Roro Kidul akan muncul, sehingga aku bisa melihat dan berkontak dengan roh itu. Namun permintaanku untuk dapat kontak dengan Roh Yesus Kristus ditolak mentah-mentah, bahkan dihalang-halangi.

Sekarang aku bisa mengerti mengapa roh Bima menolak untuk aku bisa kontak dengan Roh Yesus Kristus. Memang roh itu tidak berbohong dalam memberi jawaban atas pertanyaanku. Tetapi jika berkaitan dengan keselamatan dan kehidupan kekal dia menolak bahkan menghalangi seseorang untuk mendapatkan keselamatan. Inilah tipu daya atau dusta iblis. Dia memberikan kesaktian tetapi dia menjauhkan manusia dari keselamatan kekal. Seperti yang tertulis di Injil Yohanes 8:44 “Iblislah yang menjadi bapamu?.ia adalah pembunuh manusia sejak semula dan tidak hidup dalam kebenaran, sebab didalam dia tidak ada kebenaran. Apabila ia berkata dusta, ia berkata atas kehendaknya sendiri, sebab ia adalah pendusta dan bapa segala dusta.” Karena roh Bima ini menghalang-halangi aku untuk bisa berkontak dengan Roh Yesus Kristus yang adalah jalan kebenaran dan kehidupan ini, aku menjadi makin penasaran. Berarti roh ini bukan roh utusan Tuhan, sebagaimana dia mengaku selama ini. Melalui buku Injil yang aku baca, aku menjadi paham bahwa roh yang aku selama ini adalah roh-roh gelap, roh setan. Dan seperti yang aku baca dalam kitab Injil tentang mengusir setan-setan: “tanda-tanda ini akan menyertai orang-orang yang percaya: mereka akan mengusir setan-setan demi nama-Ku.” – Markus 16:17.

Maka aku lakukan saja, aku mencoba berdoa mengusir roh Bima dalam nama Tuhan Yesus. Saya katakan “Seperti yang ditulis dalam buku Injil, aku usir roh Bima dalam nama TUhan Yesus Kristus! Aku usir roh Bima dalam nama Tuhan Yesus Kristus! Amin!
Ajaib sekali, aku merasakan roh Bima itu meninggalkan tubuhku. Seperti hembusan angin segar datang dan menyapu debu-debu dalam diriku. Roh Bima itu pergi dan tidak pernah kembali lagi. Aku mendapatkan damai sejahtera yang luar biasa yang belum pernah aku rasakan.


Selama berada dalam perguruan kebatinan aku belum pernah mendapatkan damai sejahtera yang seperti itu, bahkan sebaliknya lebih banyak kecemasan dan ketakutan dalam batin. Jika dibandingkan seperti bumi dengan langit. “sebab kamu tidak menerima roh perbudakan yang membuat kamu menjadi takut lagi, tetapi kamu telah menerima Roh yang menjadikan kamu anak Allah?” – Roma 8: 15.


Dalam dunia ilmu kebatinan, manakala kita mendapatkan ilmu tertentu, kita merasa senang. Tapi dibalik itu, akan begitu banyak hal yang menakutkan yang membuat hati tidak tenang. Ada banyak pantangan-pantangan yang tidak boleh kita langgar. Jika kita melanggar maka kita akan celaka atau mati. Inilah roh perbudakan. Belum lagi adanya ancaman lawan dari perguruan yang lain. Kita setiap saat bisa diserang oleh orang lain yang ilmunya lebih tinggi dari kita, dan kita bisa celaka. Seperti pengalamanku bersama seorang teman, ketika mendapat tugas dari guru kami untuk mengambil pusaka di daerah Madiun.Di dalam bis ditengah perjalanan tiba-tiba teman sebelahku muntah darah dan mati. Itu berarti kami mendapat serangan dan temanku kena. Kamipun batal pergi ke Madiun. Hal ini menimbulkan beban dan kecemasan dalam kehidupan sehari-hari. Itulah yang kami dapat dari ilmu kebatinan, yaitu kecemasan dan ketakutan. Saat roh Bima meninggalkan tubuh, aku seperti mendapat-kan aliran roh yang baru. Saat itu aku belum tahu bahwa itulah Roh Kudus, Roh Yesus Kristus sendiri. Namun pada waktu yang bersamaan aku juga merasakan bahwa semua kekuatan ilmu-ilmuku telah lumpuh total. Aku tidak lagi mempunyai kemampuan paranormal, tidak lagi kebal, ilmu terawang, ilmu santet dan ilmu-ilmu yang lain telah hilang semua. Aku menjadi manusia biasa lagi.


Beberapa waktu aku merasakan suatu kegalauan dalam pikiranku. Namun pengalaman damai sejahtera itu tidak mudah dilupakan. Bahkan menjadikan kegairahan baru untuk terus dan tetap mengikuti jalan Tuhan yang hidup dan yang sejati. Yaitu Yesus Kristus Tuhan. Aku mantap mengikuti nama itu. Sesungguhnya kebutuhan manusia yang utama dan terutama adalah keselamatan jiwanya dan bukan kesaktian. Apa gunanya seseorang memperoleh kesaktian yang luar biasa dalam dunia ini, namun tidak mendapatkan keselamatan hidup di alam kekekalan. Seperti tertulis di Injil Matius 16: 26 “apa gunanya seseorang memperoleh seluruh dunia tetapi kehilangan nyawanya? Dan apakah yang dapat diberikannya sebagai ganti nyawanya?”


Okultisme dan Iman Kristen
Setelah mengikuti jalan Tuhan, aku mendapatkan terang dari firman Tuhan. Di dunia ini hanya ada dua sumber kekuatan gaib, yaitu dari Tuhan atau dari Setan! Tidak ada sumber yang lain. Apapun istilahnya: ilmu hitam, putih atau abu-abu hanya ada dua sumber, dari Tuhan yang benar atau dari setan! Kenali siapa yang anda ikuti! “demikian kita mengenal Roh Allah: setiap roh yang mengaku, bahwa Yesus Kristus telah datang sebagai manusia, berasal dari Allah, dan setiap roh yang tidak mengaku Yesus, tidak berasal dari Allah.” – 1 Yohanes 4: 2, 3a.


Hanya di dalam Tuhan Yesus, kita ada pada tingkat kasampurnan atau sempurna. Karena siapa saja yang percaya kepada Yesus, maka Roh Allah akan menyatu dalam dirinya. Menerima Roh Allah berarti lahir menjadi anak-anak Allah. “tetapi semua orang yang menerima-Nya (Yesus Kristus) diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama Yesus Kristus: orang-orang yang diperanakan bukan dari darah atau dari daging, bukan pula secara jasmani, melainkan dari Allah” – Yohanes 1:12, 13. “kamu telah menerima Roh yang menjadikan kamu anak Allah. Oleh Roh itu kita berseru: ya Abba, ya Bapa!” – Roma 8: 15b “tetapi siapa yang mengikatkan dirinya pada Tuhan, menjadi satu Roh dengan Dia” – 1 Korintus 6:17


Roh Yesus Kristus itulah Roh yang paling kuat. Tidak mempan santet dan tidak ada yang mampu mengalahkan. Itu juga diakui oleh orang-orang yang berada dalam ilmu perdukunan. Mereka tidak mampu melawan Roh Kudus yang berada di dalam diri orang Kristen yang betul-betul hidup di dalam Tuhan. “kamu berasal dari Allah, anak-anak Ku, dan kamu telah mengalahkan nabi-nabi palsu itu; sebab Roh yang ada di dalam kamu, lebih besar daripada roh yang ada di dalam dunia.”


Di dalam dunia ini ada roh-roh yang ingin disembah oleh manusia. Dialah roh-roh gelap, yang menipu manusia dalam berbagai bentuk dan istilah. Ilmu hitam, ilmu putih, arwah orang mati dll. Semua itu sebenarnya hanyalah manifestasi dari iblis untuk menipu manusia supaya takluk dan takut pada roh-roh dunia ini. Dan ujungnya menuju maut yaitu kematian kekal di neraka. Itulah tujuan iblis menyesatkan manusia. Sungguh mengerikan. “pencuri (iblis) datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan” – Yohanes 10: 10a.


kenakanlah seluruh perlengkapan senjata Allah, supaya kamu dapat bertahan melawan tipu muslihat Iblis; karena perjuangan kita bukanlah melawan darah dan daging (manusia), tetapi melawan? penghulu- penghulu dunia yang gelap ini, melawan roh-roh jahat diudara” – Efesus 6:11, 12.


ada jalan yang disangka orang lurus, tetapi ujungnya menuju maut.” – Amsal 14: 12.
Orang yang percaya Tuhan Yesus, diberi kuasa untuk mengusir setan dengan segala atributnya dan menjadi orang-orang yang bebas dari belenggu kuasa gelap. Hanya nama Yesus yang berkuasa di surga dan di bumi.


Yesus mendekati mereka dan berkata: kepada-Ku telah diberikan segala kuasa di surga dan di bumi.” – Matius 28:18


Tanda-tanda ini akan menyertai orang-orang yang percaya: mereka akan mengusir setan-setan demi nama-Ku,” – Markus 16:17a


Bagi saudara-saudara yang selama ini berhubungan dengan kuasa-kuasa gelap, aku menasehati dengan segala kerendahan hati, bertobatlah dan tinggalkan jalanmu itu. Kamu sedang ditipu! Percaya dan terimalah Yesus sebagai Tuhan dan Juru Selamatmu. Ia akan membebaskanmu dari kegelapan, mengampuni dosa-dosamu dan memberikanmu hayat kekal-Nya, untuk kehidupan kekal.


Maka Yesus berkata pula kepada orang banyak, kata-Nya: Akulah terang dunia; barangsiapa mengikuti Aku, ia tidak akan berjalan dalam kegelapan, melainkan ia akan mempunyai terang hidup.” – Yohanes 6:12


Aku (Yesus) datang supaya kamu mempunyai hidup kekal dan mempunyainya dalam segala kelimpahan.” – Yohanes 10: 10b


Jika kita mengaku dosa kita, maka Ia adalah setia dan adil, sehingga Ia akan mengampuni segala dosa kita dan mensucikan kita dari segala kejahatan.” – 1 Yohanes 1:9


dan Aku memberikan hidup yang kekal kepada mereka dan mereka pasti tidak akan binasa sampai selama-lamanya dan seorangpun tidak akan merebut mereka dari tanganKu.” – Yohanes 10:28


Bagi orang-orang Kristen yang setengah-setengah, anda adalah makanan empuk untuk dipermainkan oleh Iblis. Jadilah kuat oleh firman Tuhan. “Tunduklah kepada Allah dan lawanlah Iblis, maka Ia akan lari daripadamu.” – Yakobus 4:7


sadarlah dan berjaga-jagalah! Lawanmu, si Iblis, berjalan keliling sama seperti singa yang mengaum-aum dan mencari orang yang dapat ditelannya. Lawanlah dia dengan iman yang teguh,” – 1 Petrus 5:8, 9a.


Jawab Petrus kepada mereka: “Bertobatlah dan hendaklah kamu masing-masing memberi dirimu dibaptis dalam nama Yesus Kristus untuk pengampunan dosamu, maka kamu akan menerima karunia Roh Kudus.” – Kisah Para Rasul 2:38.


sebab jika kamu mengaku dengan mulutmu bahwa Yesus adalah Tuhan, dan percaya dalam hatimu, bahwa Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati, maka kamu akan diselamatkan. Karena dengan hati orang percaya dan dibenarkan, dan dengan mulut orang mengaku dan diselamatkan. ” – Roma 10:9-10.


Demikianlah kesaksianku. Masih banyak perkara yang tidak kutuliskan disini. Namun yang pasti hanya di dalam pribadi Yesus Kristus, kita dapat mencapai tujuan iman kita. Yaitu keselamatan jiwa di dunia dan di akherat Amin.


DR. dr. RM. Tedjo Oedono Oepomo (Dokter ahli THT yang juga mantan paranormal Yogyakarta).Saat ini beliau juga berprofesi sebagai dosen Fakultas Kedokteran UGM, Bagian THT.
copas : yesuskristus.com

PERTOBATAN MANTAN PELAUT PECINTA WANITA

Johny Saweho, seorang mantan pelaut. Ia berlayar dari tahun 1993 sampai 1998. Bertahun-

tahun hidup di atas kapal yang sarat dengan harta, kekuasaan, dan wanita membuat Johny 

seakan dibuai dan larut dalam kehidupan yang nista itu.

"Pergaulan di kapal itu ya minum-minum, ke diskotik, jika melihat wanita itu ya... namanya laki-laki... Sampai check-in, ya itu pernah saya lakukan," kisah Johny.
Hidup diombang-ambing dengan ombak membuat Johny lelah dan jenuh. Namun saat ia hendak melabuhkan hatinya pada keluarga yang ia cintai, kenyataan berkata lain.

"Saya mendengar berita dari kampung halaman saya bahwa istri saya sudah menikah dengan orang lain. Bertambahlah dendam saya kepada wanita. Kamu bikin begini, saya juga bisa bikin lebih dari begini. Kamu dapat saya, saya bisa dapat lebih dari satu," kisah Johny Saweho bagaimana ia ingin membalas dendam ketika istrinya meninggalkan dirinya.

Amarah itu berganti menjadi nafsu yang membara. Banyak wanita ia jadikan pelampiasan dendamnya, tapi Johny tak menyadari bahwa kehidupannya pun semakin hancur. Sampai suatu hari ia bertemu dengan seorang sahabat yang iba dengan kehidupan Johny. Johny berkisah, "Ia membuka sebuah perusahaan pelayaran di Bengkulu, dan saya langsung dipercayakan untuk menjadi seorang supervisor di Bengkulu."

Penghasilan yang besar dan jabatan yang tinggi membuat Johny semakin larut dalam kehidupan yang suram.
"Setelah saya "turun' ke darat, gaya hidup saya tidak berubah. Free sex pun malah lebih parah saya lakukan," kisah Johny mengenai kehidupannya setelah tidak lagi berlayar yang sama saja atau malah lebih parah.

Lelah dengan kesepian dan sendiri akhirnya pada tahun 2000 Johny memutuskan untuk melabuhkan hatinya pada seorang wanita yang dicintainya. Akan tetapi itu tak merubah kebiasaannya.

Johny berkisah, "Sombongnya saya... saya tidak merendahkan diri di hadapan Tuhan. Sombong karena mungkin dulu saya gampang cari duit. Saya tidak berpikir bahwa itu adalah berkat dari Tuhan."

Johny tak menyangka gaya hidup dan kesombongannya adalah awal dari kehancuran. Sampai tiba di hari dimana semua seakan tak ada artinya lagi bagi Johny.
"Di kantor saya, ada kontainer perusahaan yang hilang. Dan bos meminta saya mencari kontainer itu. Karena jika hilang, bisa didenda. Dan itu didenda ribuan dolar. Wah, inilah beratnya bagi saya. Saya tidak dapat uang, saya yang ditekan-tekan. Perasaan saya dendam dengan orang yang meninggalkan pekerjaannya begitu saja."

Berbagai masalah silih-berganti menimpa Johny, hingga suatu hari ia pun mengalami suatu hal yang tak pernah ia duga.
"Sewaktu itu kira-kira jam 12 saya sudah lapar saya minta makan. Saya makan nasi, tapi kok nasinya jatuh-jatuh... Saya makan seperti anak kecil. Lalu saya minta agar disapu nasi yang jatuh itu. Lalu saya pun minum mengambil gelas, disitulah saya terjatuh, saya roboh. Jatuh dari kursi, lalu dibawa ke rumah sakit. Sampai dua hari kemudian saya sudah tidak tahu apa-apa. Saya sudah mulai koma," kisah Johny bagaimana ia terjatuh koma.

Lalu istrinya pun memberitahu adik Johny mengenai keadaan Johny di rumah sakit.
"Adik saya terkaget mendengar keadaan saya, lalu ia datang ke rumah sakit. Ketika ia datang, ia melihat layar detak jantung saya. Hingga ketika saya tarik nafas panjang, ia teriak... bahwa saya itu sudah mau mati," kisah Johny terisak.

Di tengah kedukaan yang mendalam dokter memberitahukan kabar mengejutkan kepada istri Johny dan istrinya sudah siap menerima apapun keadaan suaminya. Dokter mengatakan bahwa apapun bila Johny sembuh, Johny akan lumpuh total dan tidak akan sembuh. Dan yang kedua, pilihan lainnya adalah Johny meninggal.

Di masa sulit itu, beberapa teman Johny menjenguk dan mendoakannya hingga ia tak menduga sesuatu telah terjadi. "Tiba-tiba saya bergerak, dan sudah mulai sadar saya disitu... Orang pun kaget. Ketika saya sadar, saya merasakan tangan dan kaki saya berat. Lumpuh, pikir saya."

Di tengah kebahagiaan itu, Johny menghadapi situasi dimana ia harus membuat keputusan untuk meluluhkan hatinya yang beku.
"Ketika di rumah, datang seorang hamba Tuhan, Bpk. Ade Manuhutu yang mengatakan bahwa saya harus mengaku semua apa perbuatan saya. Dan saya ungkap semua kepada pak Ade Manuhutu. Tetapi ia mengatakan agar jangan ungkapkan semua kepadanya, tetapi kepada Tuhan. Dan saya mengaku semuanya itu kepada Tuhan. Saya didoakan. Dan saya merasa lega. Kesombongan, keangkuhan, kekerasan hati tidak ada artinya di depan mata Tuhan. Kita terlihat kecil dimata Tuhan," kisah Johny bagaimana ia mengaku semua dosanya kepada Tuhan.

Waktu itu tangan Johny masih terasa kaku, suatu siang, ia bermimpi. Ada tetangganya seorang wanita yang sudah tua dalam mimpinya itu. Di mimpinya itu justru tetangga wanitanya yang mengalami stroke dan tangannya tak bisa bergerak.
"Dalam mimpi itu, tangan tetangga wanita saya bisa bergerak. Tetapi ketika saya tersadar dari tidur saya, tangan saya yang justru bisa bergerak. Saya terbangun, berteriak memanggil istri saya. "Ma, tanganku sudah bisa bergerak!' kisah Johny.

Lalu Johny pun datang untuk kontrol ke rumah sakit, dokter terkaget melihat keadaan Johny. "Luarrr biasa,' kata dokter.
Manusia bisa saja mengatakan "tidak' akan kesembuhan Johny, tetapi bagi Tuhan "ya' Johny pasti sembuh.

Melalui sebuah doa dan pertobatan, membawakan mukjizat bagi Johny. Ia pun pulih bagi kelumpuhannya dan siap menjadi berkat bagi orang-orang di sekitarnya.

"Dikatakan, carilah maka kamu akan menemukan, ketuklah maka pintu akan dibukakan, mintalah pasti akan diberikan. Dan saya sangat berterimakasih kepada Tuhan Yesus karena saya sudah disembuhkan seratus persen kembali seperti keadaan saya semula. Dan saya sudah sangat senang dan gembira sekali. Dan saya sudah tidak mau lagi kembali kepada dosa-dosa saya yang lama dan saya sudah untuk melayani Tuhan... Kapan saja. Inilah mukjizat yang diberikan Tuhan kepada saya," kisah Johny bagaimana Tuhan melakukan perkara besar dalam kehidupannya. (Kisah ini ditayangkan 17 September 2009 dalam acara Solusi Life di O'Channel).

Sumber Kesaksian:
Johny Saweho