Rabu, 09 Januari 2013

2013


Selamat datang di tahun yang baru, di era yang baru dan di zaman yang baru! 2013 tahun awal yang baru, kembali ke satu, dengan menjadi satu, dipulihkan untuk menjadi utuh bersama-Nya.

"Sebab itu seorang laki-laki akan meninggalkan ayahnya dan ibunya dan bersatu dengan isterinya, sehingga keduanya menjadi satu daging (basar echad)." - Kejadian 2:24

Perhatikan kutipan di bawah berikut ini:

Di dalam Bahasa Ibraninya, istilah "satu daging" adalah בשר אחד (baca: basar echad). Nilai gemmatria untuk kata echad (artinya "satu") adalah 13. Bukan kebetulan bahwa ini juga merupakan nilah gemmatria untuk kata "kasih" atau "cinta" di dalam Bahasa Ibraninya yaitu אהבה(baca: ahava). Ahava pun memiliki nilai gemmatria 13.

Angka 13 inilah yang menjadi alasan mengapa TUHAN merancang supaya ada 12 suku Israel dan ada 12 murid Yeshua. 12 suku plus YHVH Elohim Adonai totalnya adalah 13 - membuat mereka menjadi echad (satu). 12 murid plus Yeshua totalnya adalah 13 - membuat mereka menjadi echad juga (satu). - Elisheva DPW (www.elishevadpw.com)

Tantangan 2013

Kita telah mengetahui adanya Puncak Penyesatan di 2013 ini yang telah dibahas dalam 4 bulan sebelumnya berkenaan dengan visi di Ayin Gimel 5773 dan Ayin Dalet 5774. Namun 2013 juga merupakan tahun Puncak Pemberontakan sesuai dengan makna angka 13 itu sendiri. Di dalam Kitab Wahyu dalam berbagai versi bahasa, kata "naga" disebutkan 13 kali. Sedangkan pasal 13 dari kitab yang sama, berbicara tentang identitas dua binatang dari tritunggal kejahatan (binatang yang keluar dari dalam laut - Antikristus dan binatang yang keluar dari dalam bumi - Nabi Palsu, bersama sang naga, merekalah tritunggal kejahatan itu). Sungguh fakta ini bukanlah sebuah kebetulan, melainkan pewahyuan yang perlu mendapat perhatian serius. 

"Maksudku ialah: hiduplah oleh Roh, maka kamu tidak akan menuruti keinginan daging.Sebab keinginan daging berlawanan dengan keinginan Roh dan keinginan Roh berlawanan dengan keinginan daging--karena keduanya bertentangan--sehingga kamu setiap kali tidak melakukan apa yang kamu kehendaki. Akan tetapi jikalau kamu memberi dirimu dipimpin oleh Roh, maka kamu tidak hidup di bawah hukum Taurat. Perbuatan daging telah nyata, yaitu: percabulan, kecemaran, hawa nafsu, penyembahan berhala, sihir, perseteruan, perselisihan, iri hati, amarah, kepentingan diri sendiri, percideraan, roh pemecah, kedengkian, kemabukan, pesta pora dan sebagainya. Terhadap semuanya itu kuperingatkan kamu--seperti yang telah kubuat dahulu--bahwa barangsiapa melakukan hal-hal yang demikian, ia tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Allah." - Galatia 5:16-21

Masuk dalam Keutuhan (from Recovery to Wholeness) itu juga berarti pencapaian sebuah kondisi yang telah akil balig, yang layak menerima Warisan dan Hak Kerajaan (atau Hak Kesulungan). Syaratnya tidak lain adalah dipimpin seutuhnya dan sepenuhnya oleh Roh. Kita harus rela, bahkan meminta dengan sangat untuk menjadi tawanan Roh-Nya untuk dapat terus hidup di tahun 2013 ini, atau jika tidak kita akan jatuh ke dalam berbagai perbuatan daging:

1. Percabulan, kecemaran, hawa nafsu, kemabukan, pesta pora, semuanya berhubungan dengan keinginan tubuh yang telah rusak.

2. Perseteruan, perselisihan, kecemburuan, amarah, kepentingan diri sendiri, percideraan, roh pemecah, dan iri hati, semua berhubungan dengan jiwa yang telah jatuh, yang sangat erat hubungannya dengan tubuh yang telah rusak.

3. Penyembahan berhala dan sihir berhubungan dengan roh yang mati. Ini membuktikan bahwa ketiga bagian manusia yang telah jatuh semua. Sedangkan hidup dipimpin oleh Roh menghidupkan ketiga bagian tersebut dan menjadikan kita akil balig serta layak menerima warisan yang telah disediakan.

Sedangkan jika dikelompokkan dalam kategori yang lebih rinci:

a. Percabulan, kecemaran dan hawa nafsu, berkenaan dengan nafsu jahat.
b. Penyembahan berhala dan sihir, berkenaan dengan penyembahan setan.
c. Perseteruan, perselisihan, kecemburuan, dan amarah, berkenaan dengan suasana hati yang jahat.
d. Kepentingan diri sendiri, percideraan, roh pemecah dan kedengkian, berkenaan denganmentalitas berkubu-kubu.
e. Roh pemecah, berkenaan dengan doktrinasi yang menyimpang yang melahirkan sekte-sekte sesat.
f. Kemabukan dan pesta pora, berkenaan dengan foya-foya dan hedonisme.

Intinya adalah buah Pohon Pengetahuan bahkan yang baik sekalipun sesungguhnya sangat mematikan karena pada dasarnya adalah kebenaran manusiawi pimpinan diri sendiri yang penuh dengan kedagingan. Sedangkan Warisan Kerajaan berbicara mengenai Pohon Kehidupan yang terpimpin oleh Roh dan kebenaran-Nya.

Keutuhan, Kemurnian, Kekudusan & Keintiman

"Janji TUHAN adalah janji yang murni, bagaikan perak yang teruji, tujuh kali dimurnikan dalam dapur peleburan di tanah. Engkau, TUHAN, yang akan menepatinya, Engkau akan menjaga kami senantiasa terhadap angkatan ini." - Mazmur 12:7-8

Janji Tuhan dan Warisan Kerajaan harus diingini oleh hati kita dengan sedemikian rupa, karena ada banyak anak Tuhan yang bermental seperti Esau, yang memandang remeh dan ringan atas perkara ini. Dan bagi kita yang begitu menginginkan semuanya ini genap sampai akhir, maka kita harus bersedia dimurnikan hingga teruji. Kita harus rela sekalipun harus jatuh tujuh kali, namun ujung tetap bangkit dan finish strong. Namun bagi mereka yang undur di tengah jalan, maka ia tidak akan pernah akil balig dan mewarisi segala sesuatunya.

Dipimpin oleh Roh-Nya tidak lain adalah terus menerus dididik oleh-Nya hingga menjadi dewasa dan mampu mewarisi jatah yang sudah dipersiapkan. Ini juga yang pada akhirnya kita harus fokus kepada-Nya dan bukan kepada berkat-berkat-Nya. Orang yang fokus kepada-Nya akan terus berusaha menyukakan hati-Nya dan haus akan perkenanan-Nya. Sedangkan orang yang lebih fokus kepada berkat-berkat-Nya akan terus memaklumkan kedagingannya hingga di luar batas toleransi Tuhan, tanpa dapat ia sadari sebelumnya, dan akhirnya jatuh kehilangan segala yang dijanjikan.

Di 2013 ini, Tuhan tetap meminta kita untuk mempercayai-Nya karena tetap pada akhirnya Ia akan menggenapi semua yang telah Ia janjikan. Iblis akan terus menggagalkan dengan merusak iman kita atau dengan menciptakan tipu muslihat penuh iming-iming palsu yang menyesatkan. Namun siapa yang ada dalam tawanan Tuhan akan tetap dijagai dari tipu muslihat tersebut.

Jalur Ekspres 2013

"Janganlah desak aku meninggalkan engkau dan pulang dengan tidak mengikuti engkau; sebabke mana engkau pergi, ke situ jugalah aku pergi, dan di mana engkau bermalam, di situ jugalah aku bermalam: bangsamulah bangsaku dan Allahmulah Allahku; di mana engkau mati, akupun mati di sana, dan di sanalah aku dikuburkan. Beginilah kiranya TUHAN menghukum aku, bahkan lebih lagi dari pada itu, jikalau sesuatu apapun memisahkan aku dari engkau, selain dari pada maut!" - Rut 1:16-17

Bagi mereka yang merasa bahwa hari ini, saat ini, tahun ini sudah tidak berdaya untuk mengejar ketertinggalan, jangan putus asa. Mintalah anugerah Tuhan, untuk bisa memiliki kerinduan, sikap hati dan mentalitas Rut. Pribadi Rut adalah "kartu mati" karena ia "hanyalah" perempuan dari bangsa Moab yang telah terkutuk. Namun Rut terus menginginkan Tuhan dan hanya Tuhan lebih daripada yang lainnya, ia mempertaruhkan seluruh masa depannya dalam ketidakjelasan. Rut berani mati bersama dengan-Nya, sehingga ia bangkit di dalam Dia sekaligus mewarisi garis keturunan paling mulia yang berujung kepada lahirnya Kristus di dunia.

Gairah dan cinta Rut yang tidak kepalang tanggung membuat Tuhan langsung jatuh cinta dan tidak dapat menolaknya. Rut bukanlah golongan orang yang dipaksa dari luar, namun yang memaksakan dirinya sendiri untuk selaras dan seirama dengan Tuhan. Rut memaksakan dirinya untuk menjadi "satu daging" dengan Allah yang hidup. Yang ia impikan hanyalah didapati setia hingga maut memisahkan. Orang yang membaktikan diri sedemikian rupa sebagaimana Rut membaktikan seluruh dirinya adalah orang yang akan menerima kejutan-kejutan dari Tuhan, sebagaimana ia telah mengejutkan hati-Nya. Inilah Jalur Ekspres yang selalu tersedia bagi kita semua untuk memenangkan pertandingan iman dengan gilang gemilang.

Sebab sedikit, bahkan sangat sedikit waktu lagi, dan Ia yang akan datang, sudah akan ada, tanpa menangguhkan kedatangan-Nya. Tetapi orang-Ku yang benar akan hidup oleh iman, dan apabila ia mengundurkan diri, maka Aku tidak berkenan kepadanya.

copas : windunatha.blogspot.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar