Kamis, 21 Februari 2013

KESAKSIAN HIDUP : BERTEMU TUHAN YESUS




oleh Hidup Baru pada 21 September 2011 pukul 3:08 

Bagi orang yang tidak percaya, cerita berikut pasti menjadi sesuatu yang tidak mungkin. Tapi satu hal yang saya imani adalah bahwa hal ini benar-benar terjadi dalam hidup saya.

Tanggal 1-6 Juli 2008 boleh jadi menjadi hari-hari yang sebenarnya tidak pernah menjadi waktu yang begitu saya nanti-nantikan sebelumnya. Bayangkan, bahkan dua hari tepat sebelum saya mengikuti retret di Cikanyere, saya sempat bertengkar hebat dengan mama saya. Ya, bisa dibilang, kami sering sekali bertengkar. Kami berdua memiliki luka batin yang akhirnya menyebabkan kami sering berbeda pendapat dan salah paham.

Pada hari pertama, jujur saja, saya sudah tidak memiliki semangat sedikit pun untuk mengikuti retret. Saya pikir, untuk apa, apa tujuan saya mengikuti retret ini? Sejak awal tahun lalu, saya benar-benar mencari seorang sosok Yesus dalam hidup saya. Dalam batin, saya ingin sekali untuk bertemu Yesus, berbicara dengan Yesus secara pribadi. Saya ingin merasakan bagaimana rasanya berada dalam pelukan Yesus. Sekitar awal tahun 2007 lalu, saya mengikuti adorasi yang diadakan oleh Romo Yohanes Indrakusuma, O.Charm, di Hotel Mulia Jakarta. Hingga sampai adorasi itu selesai, saya seperti sama sekali tidak mendapatkan apa-apa. Saya sama sekali tidak merasakan adanya hadirat Tuhan saat itu. Kecewa, pasti. Tapi saya tidak lantas berhenti untuk terus mencari Tuhan.

Retret sekolah pada Agustus 2007 ternyata sama saja. Tidak ada yang berubah. Saya tetap menjadi saya biasanya. Oktober 2007, saya mengikuti acara KRK Imago Dei. Dan lagi-lagi, Tuhan sama sekali seperti tidak memberikan apapun kepada saya. Jujur saja, saat itu saya menjadi sangat kecewa terhadap Tuhan dan bersumpah untuk tidak lagi mencari Tuhan dalam hidup saya. Semalam-malaman itu saya terus menangis. Ke mana Tuhan yang selama ini saya damba-dambakan untuk membuktikan bahwa Ia sungguh ada dan hadir dalam hidup saya?

Sejak saat itu, akhirnya saya hanya berdoa biasa saja (tidak khusyuk). Saya pikir, untuk apa saya berdoa dengan keras, sementara itu Tuhan tidak pernah menunjukkan bahwa diri-Nya benar-benar ada bagi saya? Toh, sepertinya Tuhan juga tidak akan membiarkan diri-Nya untuk datang kepada saya secara khusus dan berbicara layaknya ayah dan anak. Tapi entah bagaimana, sejak bulan lalu, selalu ada suara hati saya yang meyakinkan saya bahwa saya harus mengikuti retret ini. Saya tidak tahu bagaimana hal ini dapat terjadi, tapi ternyata sampailah saya pada acara tersebut!


Hari pertama
Bosan, iya. Tidak punya teman, iya. Bingung, pasti!
Saya merasa retret ini hanya akan membuang waktu saya. ”Tidak ada yang akan saya dapat dari sini”, kata saya membatin. Malam itu, diadakan sebuah misa pembukaan retret. Pada saat itu, saya berdoa, ”Tuhan, tunjukkan bahwa Engkau sungguh ada. Buktikan bahwa retret ini sungguh mendatangkan sesuatu untuk Grace, Tuhan. Tapi kalau sampai retret ini selesai dan Grace tidak merasakan apapun, maaf Tuhan,  Grace akan meninggalkan Tuhan.” Setelah berkata demikian, tiba-tiba dalam bayangan saya, saya melihat Tuhan Yesus menangis dan berkata, ”Grace, Tuhan sayang sama Grace tanpa syarat.” Jujur, waktu itu hati saya langsung hancur dan saya langsung menangis mendengar perkataan Tuhan yang begitu singkat tapi mendalam. Tapi saya tidak berani berkata macam-macam kepada Tuhan, saya hanya berkata, ”Baik, Tuhan. Tolong buktikan saja.”. ”Iya, Grace. Tapi tolong buka hati Grace benar-benar buat Tuhan selama 6 hari ini.”, jawab Tuhan lagi.

Hari itu juga, tiba-tiba saya dipilih untuk menjadi ketua kelompok retret, dengan anggota sekitar 20 orang. Saya tidak mengerti apa rencana Tuhan. Ini adalah pertama kalinya saya mengikuti retret penyembuhan luka batin seperti ini, dan saya masih belum mengetahui apa-apa. Tapi sesuai janji saya kepada Tuhan, saya kemudian menganggap bahwa ini adalah bagian dari rencana Tuhan.


Hari kedua
Saya mengikuti acara adorasi. Saya benar-benar membuka diri sepenuhnya untuk Tuhan. Saya bernyanyi dengan hati, saya berdoa khusyuk. Saya benar-benar membuka hati untuk Tuhan, tanpa memikirkan apa yang akan Tuhan beri bagi saya selama 6 hari itu. Setelah mendengar para frater dan suster berkata-kata dalam bahasa roh, dalam keadaan duduk bersila, tiba-tiba seluruh badan saya keram. Saat itu, saya benar-benar merasa yakin, bahwa Roh Kudus sungguh sedang menguasai tubuh saya. Tak lama kemudian, seorang Pastor mendatangi saya dengan membawa monstran, tempat tubuh Yesus (hosti) disimpan. “Tuhan Yesus ingin menyapamu. Apakah kamu dapat berdiri?”, tanyanya. Tubuh saya sungguh lemah, tapi demi menjawab sapaan Tuhan Yesus, saya berusaha sekuat tenaga untuk bangkit berdiri. “Ya, saya mau, Romo. Tapi tolong bantu saya berdiri.” Tidak sampai 1 menit kemudian, tubuh saya langsung terhempas lagi ke belakang, terbaring dan mulai kaku pada seluruh tubuh. Frater itu pun kemudian berjalan meninggalkan saya menuju peserta lain.

“Yesus, Yesus, Yesus...”, saya terus membatin seperti itu dalam hati saya. Tapi yang keluar dari mulut saya hanyalah kata-kata, “Sess…sesss..sesss..”. Itu adalah pertama kalinya saya mendapat karunia bahasa Roh. Saya tidak dapat mengucapkan kata-kata secara ’indonesiawi’. Semua kata yang keluar seperti sudah ada translator-nya.

Dalam keadaan seperti itu, tiba-tiba lengan saya terangkat sendiri oleh tangan kuat yang kemudian menopang pinggang kiri saya juga. ”Grace, Tuhan akan menjelaskan semuanya.”, ada suara Tuhan Yesus yang dengan sangat jelas terdengar pada telinga saya. Kemudian, Tuhan Yesus menjelaskan kepada saya mengenai segala hal yang terjadi dalam hidup saya, tentang apa maksud Tuhan untuk tidak mengangkat habis seluruh luka batin saya, tentang setiap masalah yang saya miliki, dan yang terpenting tentang mengapa baru saat ini, di saat saya tidak terlalu mengharapkan adanya pelukan Tuhan, Ia malah baru datang dan menyapa saya.

Kata Tuhan demikian, ”Grace tahu, semua sudah Tuhan atur. Ini adalah saat yang tepat bagi Tuhan untuk memeluk dan menggendong Grace.”. Seluruh tubuh saya sungguh kaku, tidak mampu bergerak. Bukan lemas, bukan lemah, tapi kaku! Tangan-tangan dan kaki kiri saya terjulur ke atas, kaki kiri saya keram hebat, dan semua jari-jari saya saling menyimpul tidak beraturan dan tidak dapat digerakkan sama sekali, meskipun dibantu dengan bantuan orang lain. Semakin saya berusaha berteriak nama Yesus, semakin tubuh saya merasa sakit dan kaku. Tapi saat itu saya sungguh merasa yakin, bahwa itu adalah kuasa Tuhan yang menghampiri saya. Saya merasakan sungguh jari-jari Yesus, pelukan Yesus. Bahkan, saya merasakan bagaimana Yesus mulai menegakkan tubuh saya sendiri! Saya melihat dengan mata saya sendiri, bagaimana itu bentuk tangan Tuhan Yesus!

Tapi anehnya, dalam pertemuan saya dengan Tuhan itu, saya sama sekali tidak dapat mengingat apa saja yang menjadi harapan duniawi saya. Sepintas, saya seperti dibawa Tuhan untuk melihat keadaan di dalam kapel tersebut. Saya melihat bahwa hampir semua orang di sana berdoa dengan khusyuk kepada Tuhan, memohon agar Tuhan menjawab doa-doa mereka.

Saya melihat, bahwa tiap-tiap dari diri mereka kemudian seperti membuat sebuah saluran (pipa) berwarna abu-abu. Pipa-pipa tersebut itu lalu membentuk piramid hingga ke puncak kapel (menuju hadirat Tuhan). Masing-masing peserta menyumbangkan ’pipa-pipa’ mereka. Akan tetapi ada juga beberapa peserta yang tidak memiliki pipa yang dapat mencapai puncak kapel. Pada saat itu, satu hal yang saya lakukan adalah berdoa agar Tuhan membantu mereka untuk dapat memperpanjang pipa-pipa mereka hingga dapat mencapai langit-langit kapel itu juga.

Saya bukanlah orang yang sering mendoakan orang lain. Tapi pada saat itu, saya terus-menerus hanya dapat mendoakan orang-orang lain, baik yang saya kenal maupun yang tidak saya kenal sekali pun. Saya mendoakan agar Tuhan menurunkan berkat-Nya secara lebih lagi kepada tiap-tiap dari mereka.

Setelah sekitar 1 jam setelah itu, saya meminta Tuhan untuk benar-benar menggendong saya yang sedang terbaring di lantai. Dengan lembut Tuhan menyelipkan tangan-tanganNya pada pinggang saya. Pinggang kiri saya mulai terangkat. Tapi kemudian tiba-tiba saya merasa bahwa saya terlalu naif untuk mengakui bahwa Tuhan memang sungguh mencintai saya. Saya meminta Tuhan menggendong saya semata-mata hanya karena saya ingin Tuhan menunjukkan kasih-Nya terhadap saya.

Setelah acara adorasi selesai, saya masih dalam keadaan membujur kaku di atas lantai. Saya sungguh takut. Saya ingin membuka mata, tapi bahkan untuk melakukan hal itu saja saya tidak mampu! Beberapa suster dan teman akhirnya mulai mendoakan saya dan berusaha menggerak-gerakkan tubuh saya. Tapi percuma, tubuh saya begitu kaku. Akhirnya, tubuh saya diangkat menggunakan tandu.


Hari ketiga
Sampai pukul 02.00 dini hari, sikut tangan saya masih kaku (900). Pukul 05.00, seluruh badan saya mulai dapat digerakkan kecuali kedua telapak tangan. Pukul 11.00, sikut saya sudah membaik, tapi paha kanan saya malah tidak dapat bergerak. Pukul 15.00, seluruh kaki kanan tidak dapat bergerak. Malam itu (3 Juli 2008), diadakan pencurahan roh kudus. Setelah didoakan oleh seorang suster, tiba-tiba perut saya merasa sangat amat sakit. Menjalar dari perut bagian kiri hingga ke perut bagian kanan, kemudian menuju ke bagian tulang punggung. Rasanya seperti semua badan sudah mau rontok! Ditambah lagi tiba-tiba kedua kaki saya kembali kaku. Akhirnya, untuk kedua kalinya, kaki saya tidak dapat bergerak. Kali ini, saya benar-benar tidak bisa berjalan.


Hari keempat
Hingga keesokan harinya, saya masih tidak dapat berjalan. Saya harus dibantu oleh orang lain untuk dapat berjalan (dibopoh). Saya berlatih berjalan sejak pukul 09.00-15.00. Setelah itu, saya terus-menerus dibantu oleh orang lain untuk mengikuti sesi-sesi selanjutnya. Malam itu, diadakan acara Perayaan Bunda Maria. Karena jaraknya cukup jauh, akhirnya saya dibawa menggunakan mobil untuk mencapai bangunan gereja. Saya terus-menerus berdoa supaya kaki saya segera dapat kembali berjalan.


Hari kelima
Saya bangun lebih awal dari teman-teman yang lain, untuk berlatih berjalan (sebelum doa rosario tadi malam, ada seorang ibu yang menawarkan terapi jalan dengan menggunakan embun kepada saya). Tapi, seketika itu juga, tanpa saya sadari, ternyata saya sudah dapat mengontrol kedua kaki saya lagi! Saya langsung bangkit dari tempat tidur, dan dengan langkah kaki yang masih sedikit goyah, saya langsung kembali berjalan!

Hampir semua orang tidak mempercayai akan hal itu. Enam ratus peserta retret, dan saya adalah satu-satunya orang yang benar-benar merasakan betapa Tuhan Yesus memeluk saya dengan begitu erat. Sampai saat ini, saya masih sangat jelas mengingat bagaimana bentuk lekuk tangan Tuhan. Tangan-Nya begitu kuat, besar, begitu mampu menopang segala masalah dan rintangan dalam hidup kita.

Satu hal yang menjadi acuan bagi saya adalah, bahwa Tuhan sungguh-sungguh menyediakan hal terbaik dalam hidup kita. Begitu begitu banyak kekecewaan dan kesakitan, kesedihan yang kita alami dan rasakan dalam hidup. Ketika kita berteriak, ”Di mana, Tuhan? Di mana, Tuhan?”, mungkin rasanya dalam menunggu jamahan Tuhan adalah sesuatu yang begitu lama dan melelahkan. Tapi, ketika saat itu datang, saat yang sangat kita nanti-nantikan tiba, ketika akhirnya Tuhan menjelaskan segala hal yang terjadi dalam hidup kita, percayalah pada saya, Anda tidak akan dapat melakukan apa pun kecuali mensyukuri setiap berkat Tuhan dalam hidup Anda!

Sewaktu saya terbujur kaku di hari kedua, Tuhan menunjukkan kepada saya 3 lingkaran besar yang menjadi bagian dalam hidup saya. Lingkaran pertama, Tuhan menjelaskan setiap masalah yang saya alami. Lingkaran kedua, mengenai semua kekecewaan yang ada pada hati saya. Dan lingkaran ketiga, mengenai betapa besar kerinduan saya akan kehadiran Tuhan atas saya. Dan Tuhan menjelaskan itu satu per satu! Tuhan mampu menjelaskan semua itu!

Tuhan memperlihatkan kepada saya, seluruh yang terjadi pada saya sejak saya masih dalam kandungan! Tuhan memperlihatkan bagaimana ibu saya merasa sedih karena sikap ayah saya yang kasar ketika saya masih dalam kandungan, Tuhan menunjukkan bagaimana saya dapat lahir, bagaimana saya bertumbuh, terlebih bagaimana Tuhan mencurahkan seluruh berkat dan rahmat-Nya lewat setiap masalah yang Tuhan izinkan masuk dalam hidup saya! Tuhan seperti menunjukkan, ”Gini loh, grace, kalau dalam masalah itu tidak ada berkat Tuhan yang kamu terima!”. Tuhan menunjukkan bagaimana masalah itu dapat menjadi semakin rumit dan bagaimana masalah itu menjadi seperti yang saya telah alami di mana di dalamnya selalu ada berkat Tuhan, baik sekecil apa pun itu kuasa Tuhan yang kita rasakan.

Mungkin kita merasa, di mana sih yang namanya kuasa, berkat Tuhan ketika setiap masalah datang? Ketika kita sakit panas, pekerjaan kantor kita terbengkalai, dan sebagainya, syukurilah hal-hal positif yang masih Tuhan berikan. Bagaimana jika sakit panas itu kemudian mengakibatkan hal yang lebih buruk daripada itu, kematian misalnya? Bagaimana jika terbengkalainya pekerjaan kantor itu kemudian membuat kita kehilangan segala job kita? Semua pasti ada konsekuensinya, ada hal baik dan buruknya. Tapi Tuhan ternyata masih memberikan berkat-Nya kepada kita semua. Kita masih bisa bernafas bebas selagi ada orang-orang yang untuk bernafas saja harus membeli tabung oksigen. Kita masih bisa makan kenyang, di mana di belahan bumi lain masih banyak orang-orang kelaparan.

Mungkin sempat terlintas dalam benak kalian, apa yang saya minta pada Tuhan lewat perjumpaan singkat saya tersebut. Jawabannya adalah tidak ada. Tidak ada. Mengapa? Ketika Anda dijelaskan dengan sangat mendetail oleh guru Anda mengenai perkalian dan pembagian, apakah Anda masih dapat menawar-nawar bahwa 4x4=7? Hal itulah yang terjadi pada saya. Seketika itu juga tidak ada yang dapat saya proteskan pada Tuhan selain hanya bersyukur, bahwa saya masih memiliki Allah yang begitu luar biasa!

Jangan pernah mengharapkan bahwa masa depan Anda sepenuhnya berada dalam tangan Anda. Ketika saya berdoa, ”Tuhan, saya mau apa yang saya rencanakan, bahwa saya akan mendapat beasiswa S2, bahwa saya akan kuliah di Itali, dan sebagainya terjadi!”, Tuhan malah menjawab, ”Grace, Tuhan punya hal yang jauh lebih besar, jika Grace mau mengikuti rencana Tuhan.”

Apa yang bisa kita ambil dari sini? Hiduplah saat ini juga! Jangan mematok harga mati untuk masa depan Anda! Tuhan punya tawaran yang jauh lebih menggiurkan! Lewat tulisan ini, saya sungguh berharap, agar Anda semua, dapat terus berharap dalam menunggu pemenuhan janji-janji Tuhan dalam hidup Anda! Saya sudah menunggu 2 tahun untuk merasakan tangan kuat-Nya menggendong saya. Dan saya pun akan terus menerus menunggu Tuhan lagi untuk merasakan bagaimana Tuhan Yesus kembali memeluk saya lagi, sampai kapan pun itu!

Hidup Anda akan terus berubah. Dan Anda tidak akan pernah dapat meramalkan apa yang akan terjadi selanjutnya. Tuhan Yesus sungguh mencintai satu per satu dari Anda, betapa pun kotornya Anda, betapa pun dosa yang pernah Anda perbuat.
Tunggulah. Semua ada waktunya.

Tuhan memberkati.

Jakarta, 7 Juli 2008
Grace Silvanna Wiradjaja.

Rabu, 13 Februari 2013

Sweetest Moment with God

Bahan Renungan : 

Kidung Agung 2 : 10-13
2:10 Kekasihku mulai berbicara kepadaku: "Bangunlah manisku, jelitaku, marilah! 
2:11 Karena lihatlah, musim dingin telah lewat, hujan telah berhenti dan sudah lalu. 
2:12 Di ladang telah nampak bunga-bunga, tibalah musim memangkas; bunyi tekukur terdengar di tanah kita. 
2:13 Pohon ara mulai berbuah, dan bunga  pohon anggur semerbak baunya. Bangunlah, manisku, jelitaku, marilah!


Song of Song 2 : 10 - 13

My beloved spoke & said to me; "Rise up My love, My fair one and come away"For lo the winter is past, the rain is over & gone. The flower appear on the earth; The time of singing has come, & the voice  the turtledove is heard in our land. The fig tree puts forth her green figs & the vines with the tender grapes Give a good smell. Rise up My love My fair one, and come away !


Renungan :
Ketika awal February 2013, Roh Kudus memberikan satu kata Sweetest Moment With Godkemudian Roh Kudus memberikan arahan untuk membuka Kidung Agung 2 : 10, lalu saya membuka juga versi NIV yang berkata Bangkitlah Kekasihku, datanglah padaKu, disitu saya tercengang kenapa Tuhan memanggil saya kekasih ? Roh Kudus berkata musim dingin sudah berlalu, hujan masalah dan keterpurukan sudah selesai dan pergi meninggalkanmu, lihatlah bunga-bunga sudah bermekaran, Buah Anggur sudah mengeluarkan bau yang harum. 
Bagi semua orang bulan Februari adalah bulan penuh cinta karena ada hari Valentine, Tuhan memberikan nama khusus buat bulan februari 2013 seperti judul renungan saya diatas, Sweetest Moment With God. 
1 Februari 2013, pemasukan penjualan sparepart ada masuk, seperti biasanya awal bulan tidak ada yang beli, namun kemarin ada pembeli yang lumayan banget, saya bersyukur selain ada pembeli, jualan telur pindang saya laku terjual lumayan banyak.
Hari ini saya membeli telur mentah sebanyak 4 kg, saya membeli sesuai dengan arahan dari Roh Kudus, hari ini, pagi hari ada telepon masuk, ternyata dari petugas kantor pos yang memberitahukan ada sebuah kiriman Laptop dari Tangerang Jakarta, saya sangat takjub dan kaget karena saya pikir Laptop tersebut belum sempat dikirim, namun hari ini saya mendapatkan kemanisan dari Tuhan. Penghiburan Tuhan nyata, saya langsung ucapkan terima kasih kepada sahabat saya yang mengirimkan.
Kemudian saya mencobanya, saya mulai mengetik renungan atau ringkasan kotbah dari Bunda Iin yang berjudul Kemuliaan dibalik Kekecewaan, Laptop yang saya terima bukanlah laptop yang baru, namun saya bersyukur buat pemberian laptop ini, sore hari saya kemudian mencari batere laptop tersebut ditoko laptop namun ternyata tidak ada, pedagang laptopnya menanyakan bekas baterenya kemana ? saya menjawab saya tidak mempunyainya, karena laptop ini adalah kiriman seorang teman. Yang saya tahu adalah mereknya Toshiba.
Thanks a Million Segala Kemuliaan Hanya Bagi Dia. Hari ini saya mendapatkan ayat dari I delight to sit in His shade, His fruit is sweet to my taste. Song of Songs 2:3b (NIV), Tuhan mengatakan sangat menyenangkan tinggal dan hidup dalam naunganNya, kita akan memakan buah yang manis dari Dia, Hidup kita akan mengalami kemanisan bersama Tuhan.
Itulah yang Tuhan bicarakan dalam hidup saya sepanjang dua hari ini, hari ini pendapatan toko hanya mendapatkan 5000 rupiah dan penjualan telur pindang lumayan banyak lakunya. Thanks a Million. Thank you Lord I just want to thank you.....
Amen

Jatiwangi, 2 Februari 2013


By His Grace
J.I

By : joshuaivanministries.blogspot.com

Selasa, 12 Februari 2013

GUNUNG KARMEL - EV. IIN CIPTO


Ev. Iin Cipto

JKI ANUGRAH – SION

12 February 2013



GUNUNG KARMEL
Kepalamu seperti bukit Karmel, rambut kepalamu merah lembayung; seorang raja tertawan dalam kepang-kepangnya. (Kidung Agung 7:5)

Yang memikat hati raja Ahasyweros dengan sangat kuat adalah kepala Ester = pikirannya. Ester adalah satu-satunya ratu pada masa itu yang bisa membaca, mengerti sejarah, strategi perang, bisnis sehingga sang raja bisa bertukar pikiran dengannya, bisa nyambung dan hal ini tertulis dalam sejarah Persia.
Kepalanya seperti bukit Karmel, berkat dari gunung Karmel adalah bagian kita yaitu dicintai Raja, memiliki kecerdasan rohani.

Jadi akhirnya, saudara-saudara, semua yang benar, semua yang mulia, semua yang adil, semua yang suci, semua yang manis, semua yang sedap didengar, semua yang disebut kebajikan dan patut dipuji, pikirkanlah semuanya itu. (Filipi 4:8)
Persoalannya adalah pada cara pikir. Orang-orang yang berpikir benar menerima mukjizat tetapi mereka yang berpikir salah akan tetap pada keadaannya.

  1. MULIA
    Ular tidak pernah memaksa Hawa dan Adam untuk makan buah dari pohon pengetahuan, ia tidak berkata “kalau kamu tidak makan buah ini, kamu saya bunuh!” Hawa dan Adam lah yang memutuskan, cara pikirnya salah! Mereka pikir Tuhan tidak mau mereka pandai. Tahun ini iblis akan dengan mudah menyelewengkan orang-orang yang cara pikirnya tidak benar, karena selain tahun penggenapan, tahun ini juga tahun penyesatan.
    contoh : menolong orang miskin itu mulia, tetapi banyak hamba Tuhan yang berkata “orang kaya-lah yang memberi dampak, pelayanan kepada orang miskin tidak akan bertahan lama karena mereka akan menggerogoti kamu, tidak tahu terima kasih dll”
    cara pikir ini dipengaruhi dunia, arahnya ke duit, ini harus diubah karena menolong orang miskin itu memiutangi Tuhan.

    2. ADIL
    Adil berarti memberikan segala sesuatu pada tempatnya
    memberi kepada anak apa yang menjadi porsinya, kepada suami/istri apa yang menjadi porsinya, menempatkan pekerjaan pada tempatnya, pelayanan pada tempatnya dan Tuhan di atas segala-galanya, ada keseimbangan.

    3. SUCI
    Suci bukan berarti kalo menyembah pakai asap kudus,kudus, pake baju putih, g nonton TV.
    Suci berarti keberanian dipisahkan, berani kalo beda sendiri dibanding orang-orang sekeliling, dibilang aneh.

    Sebab itu, suruhlah mengumpulkan seluruh Israel ke gunung Karmel, juga nabi-nabi Baal yang empat ratus lima puluh orang itu dan nabi-nabi Asyera yang empat ratus itu, yang mendapat makan dari meja istana Izebel." (I Raja-raja 18:19)
    Karmel berarti berjalan dalam kuasa otoritas dan mukjizat. Kalau kita hanya mau yang biasa-biasa, tidak akan bisa menangkap kemuliaan Karmel. Sekarang waktunya berjalan dalam kuasa Tuhan, karena dunia butuh melihat ada yang beda dalam hidup kita. Untuk dibutuhkan mezbah dan api, di atas mezbah harus ada api, kalau tidak hanya akan bau wangi tapi tidak ada passion. Mereka yang tidak punya api akan datar hidupnya dan akhirnya akan sadar betapa kosongnya hidup. Karmel juga bicara tentang api cintaNya Tuhan, dengan passion kita akan sampai di level tak terhentikan , the unstoppable generation.

    IBU RUTH - MAHANAIM
    Yesaya 35 :1-2

    Padang gurun dan padang kering akan bergirang, padang belantara akan bersorak-sorak dan berbunga; seperti bunga mawar ia akan berbunga lebat, akan bersorak-sorak, ya bersorak-sorak dan bersorak-sorai. Kemuliaan Libanon akan diberikan kepadanya, semarak Karmel dan Saron; mereka itu akan melihat kemuliaan TUHAN, semarak Allah kita.
    Semarak Karmel adalah merubah setiap padang gurun jadi kebun buah-buahan
    Keberadaan kita harus bisa merubah setiap padang gurun di sekeliling kita menjadi kebun buah-buahan, bila kita ada di suatu tempat atmosfirnya akan berubah ada senyuman, tawa, kegembiraan ,damai sejahtera bukan menyebar kepahitan atau gossip. Namun untuk itu lebih dulu Tuhan harus merubah padang gurun kita menjadi kebun buah-buahan.

    Lukas 8:13
    Yang jatuh di tanah yang berbatu-batu itu ialah orang, yang setelah mendengar firman itu, menerimanya dengan gembira, tetapi mereka itu tidak berakar, mereka percaya sebentar saja dan dalam masa pencobaan mereka murtad. 
    Murtad itu tidak perlu keluar dari gereja , murtad adalah bila hati kita menjadi beku karena pahit, marah, kecewa walaupun kita tetap bergereja.
    Tuhan mengibaratkan hati dengan tanah
    ada 3 lapisan tanah.

    A. TANAH LAPISAN ATAS
    Tanah lapisan atas berwarna
    gelap dan kehitam-hitaman, tebalnya antara 10 – 30 cm. Lapisan ini merupakan lapisan tersubur. Ini seperti orang-orang yang datang ke Bahtera, memuji Tuhan,menyembah,nangis-nangis tetapi keluar acara jatuh lagi dalam kesombongan, kepahitan, kecewa. Ini tidak bicara tentang kejatuhan judi,selingkuh dsb.,level itu sudah lewat, ini tentang mereka yg sudah berada di pusat kegerakan.

    B. TANAH LAPISAN BAWAH
    Tanah lapisan bawah warnanya lebih cerah dan lebih padat daripada tanah lapisan atas,sering disebut cadas atau tanah keras.

    C. BATUAN INDUK TANAH
    Batuan induk merupakan batuan asal dari tanah. Lapisan tanah ini warnanya kemerah-merahan atau kelabu keputih-putihan. Lapisan itu dapat pecah dan diubah dengan mudah, tetapi sukar ditembus akar. Semakin ke dalam lapisan ini merupakan batuan pejal yang belum mengalami proses pemecahan. Pada lapisan ini tumbuhan jarang bisa hidup.
    Tuhan hanya mau bicara dengan lapisan terdalam dari hati kita, the very being of us. Bila kita bisa menyembah dia dari lapisan yang terdalam ini maka kita boleh disebut penyembah yang benar.
    Ijinkan Dia memecah batu yang keras itu, melalui peristiwa/ pengalaman hidup,yang membuat kita mampu melihat betapa buruknya dan hinanya kita, tetapi justru dengan yang inilah Tuhan mau bicara. Tuhan itu bertanggung jawab, setelah dia membongkar, Dia pasti membangunnya lagi sampai selesai. Sampai kita menemukan pintu kasih karunia yang adalah kemuliaan yang sebetulnya tidak layak untuk kita dapatkan. Biarlah kita mau tetap menjadi kerub walaupun harus gosong terbakar api.
    Bila kita sampai pada level ini maka berkatNya akan mengejar kita, karena itu sudah bagian kita.

    Ulangan 33:19
    Bangsa-bangsa akan dipanggil mereka datang ke gunung; di sanalah mereka akan mempersembahkan korban sembelihan yang benar, sebab mereka akan mengisap kelimpahan laut dan harta yang terpendam di dalam pasir."
    Mempersembahkan korban sembelihan yang benar itulah penyembah yang benar, dan bagian penyembah yang benar adalah mengisap kelimpahan laut dan harta yang terpendam di dalam pasir.

    copas : Group LI

Minggu, 10 Februari 2013

Seminar Karakter (AoC Suryabaru, 22 Januari 2013) - Ev. Daniel Krestianto

Mari setiap pribadi membawa beban hidupmu ke altar Tuhan.. Bawa apa yang jadi kerinduan hatimu, apa yang jadi beban di hidupmu..
Belajar serahkan semuanya ke tangan Tuhan..
Banyak baca firman agar bisa mengambil keputusan dengan tepat..
Jangan lupakan Tuhan.. Semua karena Tuhan..
*Ada orang yang dibawa dalam lompatan-lompatan dan akan dibawa makin cepat lagi ke destiny, namun engkau tidak boleh terikat dengan apapun, hitung-hitunganmu, cara berpikirmu harus diubah, punya karakter Kristus..
*Ini waktunya dipisahkan antara anak-anak Tuhan dan anak-anak dunia seperti zaman Mesir dan Israel, dimana tulah demi tulah tidak akan kena jikalau engkau sungguh-sungguh berada di area Tuhan, berada di tanah yang sudah Tuhan tetapkan engkau ada di situ, engkau akan terluput..
*Mata Tuhan akan terarah padamu..
*Jangan menggerutu, jangan protes, jangan komplain..
*Di depan ada kesempatan dan peluang-peluang yang diberikan, harus ditangkap dengan cepat dan engkau akan dibawa terbang tinggi dengan Tuhan.. Jangan terlalu kuatir, berhitung-hitungan, karena itu yang buat engkau tidak bisa maksimal hidup dalam ketepatan
*Akan ada orang yang dibawa Tuhan sampai ke tempat-tempat dimana perkara kenegaraan, politik, engkau harus punya hati Yesus, pikiran Yesus

Catatan Khotbah:

Mulai bulan dan tahun ini dengan Tuhan..
Dari perkara di Jakarta itu kita lihat, sudah banyak usaha manusia yang dilakukan, bersihkan got, selokan, dll, namun tidak ada yang bisa melawan Tuhan.. Harusnya kita sadar kenapa itu bisa terjadi di awal tahun? Harusnya kita nangkep kalau bukan lagi kehendak kita yang jadi, tapi harusnya kita masuk ke dalam rencana Tuhan.. Semua sudah ditentukan Tuhan..
Anak-anak Tuhan akan dibedakan dengan anak-anak dunia.. Jangan berpikir anak-anak dunia itu yang tidak kenal Tuhan, tapi bisa juga orang yang sudah terima Yesus namun melakukan semuanya sesuai dengan kehendak mereka sendiri, mereka hidup secara dunia..
Biar kita jadi tawanan Roh..
Semua ini sudah ditentukan Tuhan kalau itu yang terbaik walau daging kita tidak enak, daging kita seperti dipukul/dicambuk, tapi segala sesuatu itu menghasilkan apa yang tidak pernah dipikirkan atau didengar, yang tidak masuk akal, itu yang Tuhan sediakan..

1 korintus 2:9

Tetapi seperti ada tertulis: "Apa yang tidak pernah dilihat oleh mata, dan tidak pernah didengar oleh telinga, dan yang tidak pernah timbul di dalam hati manusia: semua yang disediakan Allah untuk mereka yang mengasihi Dia."

Pak Daniel dapat penglihatan, ada banyak kesempatan, ada berkat-berkat yang belum diambil.. Tuhan bertanya, "Kenapa semua itu tidak diambil?"
Lalu dijawab, "kita ya mau ambil".. Tapi tuhan bilang, "Kalau engkau pakai otakmu, engkau tidak akan bisa ambil.. Kalau engkau ambil dengan cara pikiranmu, tidak akan terambil"

Caranya gimana? Tuhan bilang, 1 Korintus 2:9 itu..
Jangan punya banyak pertimbangan.. Seringkali otak kita itu jadi tuhan tanpa sadar, karena banyak pertimbangan, kuatir, tidak berani mengambil resiko..

Apa kelebihan anak kecil? Setiap mereka menangkap, mereka langsung berbuat, tanpa banyak mikir, karena mereka percaya.. Seorang anak akan melakukan apa yang ayahnya suruh, karena ia percaya kepada ayahnya karena semua pasti baik..
ONLY BELIEVE..

Bu Selvi dapat penglihatan, setiap pribadi diberi buku, tapi semua langsung melihat dari tengah ke belakang, bahkan ada yang tidak lihat dari tengah, tapi langsung di belakang.. semua tertuju pada endingnya itu apa, tertuju pada hasilnya itu apa, nanti dapetnya itu apa..
Pak Yusak berkata, engkau lakukan segala sesuatu jangan pernah menginginkan hasil, lakukan saja bagianmu langkah demi langkah, tidak usah memikirkan hasilnya, kalau engkau memikirkan hasilnya nanti engkau bisa jatuh dalam kesombongan atau kekecewaan..
Lakukan bagianmu masing-masing, pendoa ya berdoa, bendahara ya keluarkan uang, dll..

Hari-hari ini Tuhan berkata, masuk ke dalam bagianmu masing-masing dengan tepat, tepat, dan tepat.. Maka berkat itu tidak akan pernah lari dalam hidupmu.. Berkat itu akan benar-benar datang dan engkau terima.. Jangan terlalu banyak pertimbangan.. Hari-hari ini Tuhan ingin engkau menikmati janji jadi nyata, impian jadi kenyataan..
Apa yang engkau lihat baik belum tentu benar di hadapan Tuhan.. Tapi yang benar, akan selalu baik..
Bagaimana biar benar? Kalau engkau tau hati Yesus, karena setiap orang dapat bagian yang berbeda-beda..
Tidak bisa orang itu harus seperti si A, si B, tapi harus masuk dalam panggilan masing-masing..

Ulangan 28:49

49: TUHAN akan mendatangkan kepadamu suatu bangsa dari jauh, dari ujung bumi, seperti rajawali yang datang menyambar; suatu bangsa yang bahasanya engkau tidak mengerti,
#TUHAN yang AKAN beracara, BUKAN KITA..
Ngerti yang namanya anugrah, bukan karena kebisaan kita, kemampuan kita, tapi Tuhan yang akan beracara.. Tuhan yang akan mengadakan, Tuhan yang akan kerja, tapi dirimu jangan sombong, siap untuk mati daging.. Kalupun perlu malu, ya tidak apa-apa, itu didikan supaya kita sadar..
Memang Tuhan yang tidak pernah mempermalukan kita, tapi karena perbuatanmu, engkau harus siap mengalami yang namanya gengsimu jadi 0..
Kalau engkau belum berani membuka dirimu, malu, berarti engkau masih sombong, maka siap-siap saja nanti Tuhan yang hancurkan kesombongan itu..
Periksa hatimu.. Masihkah engkau gengsi kalau aibmu diketahui?
Orang yang sudah merasa dirinya baik akan susah masuk surga..
Tuhan datang untuk orang sakit, tapi bukannya kita sakit-sakitan.. Kita sudah disembuhkan karena anugahNya, Dia yang mau, bukan kita yang mau, Dia yang mau, jadi semua karena Dia, maka kita tidak bisa sombong sedikitpun..

#Seperti rajawali yang mengambil, menyambar..

Kecepatan rajawali menyambar itu 120 mil/jam atau 150 km/jam..
Yang diceritakan di sini itu Gold Eagle, rajawali timur tengah, bukan bald eagle yang di Amerika..
Sejenis ini memang aneh sifatnya, sifatnya hampir mirip dengan Bapa di surga, rajawali ini bisa memelihara keluarga, memberi makan istri dan anaknya, punya tanggungjawab..
Kecepatannya dalam menyambar..
Hari-hari ini Tuhan ingin kita ambil berkat yang sudah disiapkan, tinggal disambar, tapi tidak disambar, karena malas, takut tidak berhasil, penuh perhitungan, masih bingung ini suara Tuhan atau bukan.. Kenapa? Karena engkau tidak melatih dirimu untuk mengenal Tuhanmu.. Ini masalah hubungan pribadimu dengan Tuhan, karena setan bisa buat yang miriiiip dengan suara Tuhan.. Kalau engkau kenal Kekasihmu, engkau bisa kenal yang mana suaraNya atau bukan..
Misalnya suami istri, ketika suaminya minta diambilkan minum, tidak mungkin istrinya berkata: "Apakah ini suara suamiku atau bukan ya?"
Kenapa ada yang masih tidak bisa membedakan? Karena tidak punya keintiman yang lebih dengan Tuhan.. Atau karena suara tersebut berkata tentang hal yang hatimu tidak suka, sehingga ada perhitungan, pikiran..
Kalau engkau tidak bisa mendengar suara Tuhan ya engkau seperti benda mati..
KERJA KERAS.. Tidak bisa santai.. Bahkan mungkin harus 2x lebih keras bekerja..
Kalau mau menyambar yang tepat, mata tidak boleh minus..
Rajawali kalau mau menyambar sesuatu yang tepat matanya harus tajam.. Matamu tajam atau tidak?
Mata kita harus benar-benar tajam, terarah terus pada Tuhan.. Jangan lirik kemana-mana.. Fokus ke si Empunya berkat, sehingga ketika berkat itu dilepaskan, engkau bisa sambar dengan tepat..
Engkau kerja, melakukan yang Tuhan suka, berkat akan diberi..
Ada yang sok rendah hati, ketika disuruh ambil berkat, dibilang: "Ah jangan.."

Ketika engkau menentukan jalanmu sendiri, itu kesombongan, sekalipun sepertinya "dibungkus" dengan kerendahan hati..

Matamu harus bersih.. Bagaimana caranya mencuci mata?

1. Baca Firman.. Banyak baca firman..
2. Ketika engkau menikmati hadirat Tuhan dan engkau menangis, itu juga dicuci..

Keintiman, persekutuan dengan Tuhan, itu bagus sekali..

Rajawali itu kalau mau mati, kalau lagi pergantian bulu umur 60 tahun, dia kana cari gunung yang tinggi, diam di situ, dan matanya memandang kepada matahari..
Kuncinya adalah jangan memandang yang lain, pandang Yesus, fokus padaNya..

Rajawali kalau menyambar, dia tau dengan pasti apa yang akan dia sambar..
Jangan sambar punya orang lain.. Jangan iri.. jangan pengen seperti orang lain.. Jangan protes.. Jangan komplain.. Karena Tuhan sudah tetapkan semua.. Kalau engkau merasa kurang, periksa diri, bukan salah Tuhan.. Mungkin kurang kerja keras, mungkin mata kurang fokus..
Lagu:
Tuhan gembalaku, Yesus matahariku
Kau sinar yang terangi jalanku
Tak pernah berubah cinta dan setiaMu
Kau s’galanya di dalam hidupku
KemurahanMu lebih dari hidup
KebaikanMu kekal selamanya
PenyertaanMu di setiap langkahku
PerkenananMu itu yang kurindu
Buat hatiku melekat padaMu
Jamin hidupku sampai garis akhir
Semuanya dariMu dan hanya untukMu
Ku bersyukur trima kasih
AnugrahMu Tuhan buatku setia sampai akhir


Doa:

Mari Tuhan biarlah semua firman yang sudah didengar tidak kembali dengan sia-sia, kami sungguh-sungguh mengerti semua itu karena anugrah, bukan karena kita bisa, tapi karena engkau mau..
Biar kami punya mata yang mampu untuk menyambar.. Kekuatan yang sempurna untuk menyambar, ketepatan dan kecepatan..Kami tau itu hatimu Tuhan, engkau ingin kami tidak ada yang kekurangan.. Matikan daging kami Tuhan..
Tuhan berkata: "Kuncinya matikan daging"..
Kalau masih sombong tidak bisa, kalau karena aku kerja keras, karena aku bisa, itu sudah tidak bisa.. Semua itu karena Dia yang mau, sekalipun kita harus kerja keras.. Sadar..
Biar kami membawa perubahan dan semangat, dan penuhi tahun ini dengan mmimpi jadi nyata..
1 Korintus 2:9 jadi.. Materaikan semua firman.. Terima kasih Tuhan.. Dalam nama Yesus..
Ajar kami sepakat dan berjalan bersamaMu..

- ALL BY HIS GRACE - TO GOD BE THE GLORY -

copas : joshuaivanministries.blogspot.com

Minggu, 03 Februari 2013

RAHASIA SURPLUS DARI KELIMPAHAN




"Dan mereka semuanya makan sampai kenyang. Kemudian orang mengumpulkan potongan-potongan roti yang SISA, dua belas bakul penuh. Yang ikut makan kira-kira lima ribu laki-laki, tidak termasuk perempuan dan anak-anak." - Matius 14:20-21

Hanya dengan modal 5 ketul roti dan 2 ekor ikan maka kenyanglah 5.000 orang laki-laki, belum termasuk yang perempuan dan anak-anak dan untuk MENEGUHKAN KELIMPAHAN yang telah berlangsung maka tersedialah SURPLUS sebanyak 12 bakul penuh. Jadi dengan kata lain roti dan ikan yang dimakan 5.000 orang laki-laki, dan belum terhitung perempuan dan anak-anak itu adalah kelimpahannya. Sedangkan sisa 12 bakul penuh adalah surplusnya. Dan ternyata ini adalah POLA TUHAN.

Mari kita cermati pola tersebut di dalam hal yang lain. Abraham ialah bapak orang beriman, nenek moyang yang utama. Dan secara ilahi, ia memperanakan Ishak. Kemudian Ishak memperanakan Israel. Dan dari Israel lahir 12 suku yang membentuk suatu bangsa pilihan yang berkuasa atas dunia hingga hari ini. Abraham, Ishak dan Israel yang melambangkan Allah Tritunggal adalah kelimpahannya sedangkan kedua belas raja suku Israel adalah surplusnya.

"Jadi seluruhnya ada: empat belas keturunan dari Abraham sampai Daud, empat belas keturunan dari Daud sampai pembuangan ke Babel, dan empat belas keturunan dari pembuangan ke Babel sampai Kristus." - Matius 1:17

Ada 14 keturunan (raja) dari Daud sampai pembuangan ke Babel. Jika Daud dan Salomo tidak diperhitungkan, maka ada 12 raja yaitu Rehabeam, Abia, Asa, Yosafat, Yoram, Uzia, Yotam, Ahas, Hizkia, Manasye, Amon dan Yosia. Yoyakim alias Elyakim, anak Yosia tidak diperhitungkan dalam Matius pasal 1 ini karena ia menjadi raja boneka yang dikendalikan Firaun. Jadi Saul, bersama Daud dan Salomo yang masing-masing memerintah selama 40 tahun merupakan kelimpahannya, sedangkan 12 raja selanjutnya hingga Yosia, mereka adalah surplusnya.

"Yerusalem penuh dengan kemuliaan Allah dan cahayanya sama seperti permata yang paling indah, bagaikan permata yaspis, jernih seperti kristal. Dan temboknya besar lagi tinggi dan pintu gerbangnya dua belas buah; dan di atas pintu-pintu gerbang itu ada dua belas malaikat dan di atasnya tertulis nama kedua belas suku Israel." - Wahyu 21:11-12

Yerusalem adalah Kota Sion, kota suci tempat tahta raja bersemayam adalah kelimpahan yang sedemikian rupa diperebutkan berbagai bangsa hingga hari ini. Dan kedua belas gerbangnya adalah surplus dari kelimpahan Yerusalem tersebut.

"Ketika hari siang, Ia memanggil murid-murid-Nya kepada-Nya, lalu memilih dari antara mereka dua belas orang, yang disebut-Nya rasul." - Lukas 6:13

"Aku berkata kepadamu, sesungguhnya pada waktu penciptaan kembali, apabila Anak Manusia bersemayam di takhta kemuliaan-Nya, kamu, yang telah mengikut Aku, akan duduk juga di atas dua belas takhta untuk menghakimi kedua belas suku Israel." - Matius 19:28

"Dan tembok kota itu mempunyai dua belas batu dasar dan di atasnya tertulis kedua belasnama kedua belas rasul Anak Domba itu." - Wahyu 21:14

Tuhan Yesus Kristus ialah Sang Kelimpahan itu sendiri. Ia memilih 12 rasul, dari Petrus hingga Paulus. Kedua belas orang pilihan ini adalah benih yang akhirnya bertumbuh menjadi Gereja-Nya, dan Mempelai-Nya. Maka kita yang juga adalah bagian akhir dari Gereja dan Mempelai-Nya yang kudus merupakan surplus dari Kristus itu sendiri.

Ketika hari ini kita memasuki tahun Surplus Of Prosperity, maka Tuhan hendak berkata bahwa ini adalah tahunnya kita sebagai Gereja dan Mempelai-Nya yang kudus. Inilah tahun dimana perkenanan-Nya dinyatakan sedemikian rupa. Tuhan mau kita percaya dan sadar sepenuhnya bahwa tahun ini diadakan-Nya untuk kita menurut kekayaan dan kemuliaan-Nya sebagai bentuk mutlak dari kelimpahan-Nya.

Surplus Of Prosperity sama sekali berbeda dengan Surplus Of Economy maupun dengan surplus-surplus lainnya. Ekonomi bisa sangat baik, namun juga bisa sangat buruk. Namun kelimpahan itu kekal dan tak terbatas! Dan kita dijadikan Tuhan sebagai "sisa" atau kelebihan dari kelimpahan yang tak terbatas itu. Betapa luar biasanya rahasia ini, "Rahasia ini besar, tetapi yang aku maksudkan ialah hubungan Kristus dan jemaat." - Efesus 5:32. 

Bukankah perkenanan-Nya ditunjukkan dengan mata-Nya yang tertuju kepada kita sebagai bait-Nya yang kudus sepanjang 2012 ini? Sungguh bukan sebuah angan-angan ataupun sekedar iming-iming kosong karena sesungguhnya tahun ini juga Tuhan benar-benar sudah tidak sabar untuk memberkati Gereja-Nya dengan sedemikian limpahnya. Ia sedang menawarkan persahabatan yang semakin intim dan mendalam, Ia mengulurkan tongkat perkenanan itu supaya kita semakin mendekat kepada-Nya, dan dalam keintiman & perkenanan-Nya itu, Ia hendak membawa kita terbang lebih tinggi dan menduduki puncak-puncak gunung.

5 Ketul Roti & 2 Ekor Ikan

Angka 5 berbicara tentang anugerah, angka 2 berbicara tentang pelipatangandaan (multiplication & double portion), roti berbicara mengenai tubuh Kristus dan ikan berbicara akan jiwa-jiwa. Sementara 5.000 laki-laki diuraikan sebagai 5 kali 1.000, angka 1.000 berbicara tentang keutuhan yang sempurna. 1.000 tahun di bumi sama dengan 1 hari di surga. Sejak manusia jatuh ke dalam dosa, tidak pernah ada yang mencapai 1.000 tahun, artinya di surga umur mereka tidak ada yang mencapai 1 hari. Anugerah yang digandakan dengan keutuhan yang sempurna itulah lambang Kristus Yesus yang kelimpahan-Nya tiada batas dan kekal abadi.

Jadi hanya dengan tetap tinggal dalam anugerah-Nya maka kita akan mengalami pelipatgandaan. Hanya dengan persekutuan dalam penderitaan bersama Kristus Yesus maka kita dapat menjadi saksi bagi tuaian besar jiwa-jiwa di tahun 2012 ini. Dan biarlah kita tetap melekat dengan pokok anggur, pokok kelimpahan yang sempurna kekal dan tak terbatas sehingga kita bisa menjadi ranting-ranting Surplus Of Prosperity seperti yang dikehendaki-Nya.

"Akulah pokok anggur dan kamulah ranting-rantingnya. Barangsiapa tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia, ia berbuah banyak, sebab di luar Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa... Jikalau kamu tinggal di dalam Aku dan firman-Ku tinggal di dalam kamu,mintalah apa saja yang kamu kehendaki, dan kamu akan menerimanya." - Yohanes 15:5-7

Copas : windunatha.blogspot.com