Minggu, 03 Februari 2013

RAHASIA SURPLUS DARI KELIMPAHAN




"Dan mereka semuanya makan sampai kenyang. Kemudian orang mengumpulkan potongan-potongan roti yang SISA, dua belas bakul penuh. Yang ikut makan kira-kira lima ribu laki-laki, tidak termasuk perempuan dan anak-anak." - Matius 14:20-21

Hanya dengan modal 5 ketul roti dan 2 ekor ikan maka kenyanglah 5.000 orang laki-laki, belum termasuk yang perempuan dan anak-anak dan untuk MENEGUHKAN KELIMPAHAN yang telah berlangsung maka tersedialah SURPLUS sebanyak 12 bakul penuh. Jadi dengan kata lain roti dan ikan yang dimakan 5.000 orang laki-laki, dan belum terhitung perempuan dan anak-anak itu adalah kelimpahannya. Sedangkan sisa 12 bakul penuh adalah surplusnya. Dan ternyata ini adalah POLA TUHAN.

Mari kita cermati pola tersebut di dalam hal yang lain. Abraham ialah bapak orang beriman, nenek moyang yang utama. Dan secara ilahi, ia memperanakan Ishak. Kemudian Ishak memperanakan Israel. Dan dari Israel lahir 12 suku yang membentuk suatu bangsa pilihan yang berkuasa atas dunia hingga hari ini. Abraham, Ishak dan Israel yang melambangkan Allah Tritunggal adalah kelimpahannya sedangkan kedua belas raja suku Israel adalah surplusnya.

"Jadi seluruhnya ada: empat belas keturunan dari Abraham sampai Daud, empat belas keturunan dari Daud sampai pembuangan ke Babel, dan empat belas keturunan dari pembuangan ke Babel sampai Kristus." - Matius 1:17

Ada 14 keturunan (raja) dari Daud sampai pembuangan ke Babel. Jika Daud dan Salomo tidak diperhitungkan, maka ada 12 raja yaitu Rehabeam, Abia, Asa, Yosafat, Yoram, Uzia, Yotam, Ahas, Hizkia, Manasye, Amon dan Yosia. Yoyakim alias Elyakim, anak Yosia tidak diperhitungkan dalam Matius pasal 1 ini karena ia menjadi raja boneka yang dikendalikan Firaun. Jadi Saul, bersama Daud dan Salomo yang masing-masing memerintah selama 40 tahun merupakan kelimpahannya, sedangkan 12 raja selanjutnya hingga Yosia, mereka adalah surplusnya.

"Yerusalem penuh dengan kemuliaan Allah dan cahayanya sama seperti permata yang paling indah, bagaikan permata yaspis, jernih seperti kristal. Dan temboknya besar lagi tinggi dan pintu gerbangnya dua belas buah; dan di atas pintu-pintu gerbang itu ada dua belas malaikat dan di atasnya tertulis nama kedua belas suku Israel." - Wahyu 21:11-12

Yerusalem adalah Kota Sion, kota suci tempat tahta raja bersemayam adalah kelimpahan yang sedemikian rupa diperebutkan berbagai bangsa hingga hari ini. Dan kedua belas gerbangnya adalah surplus dari kelimpahan Yerusalem tersebut.

"Ketika hari siang, Ia memanggil murid-murid-Nya kepada-Nya, lalu memilih dari antara mereka dua belas orang, yang disebut-Nya rasul." - Lukas 6:13

"Aku berkata kepadamu, sesungguhnya pada waktu penciptaan kembali, apabila Anak Manusia bersemayam di takhta kemuliaan-Nya, kamu, yang telah mengikut Aku, akan duduk juga di atas dua belas takhta untuk menghakimi kedua belas suku Israel." - Matius 19:28

"Dan tembok kota itu mempunyai dua belas batu dasar dan di atasnya tertulis kedua belasnama kedua belas rasul Anak Domba itu." - Wahyu 21:14

Tuhan Yesus Kristus ialah Sang Kelimpahan itu sendiri. Ia memilih 12 rasul, dari Petrus hingga Paulus. Kedua belas orang pilihan ini adalah benih yang akhirnya bertumbuh menjadi Gereja-Nya, dan Mempelai-Nya. Maka kita yang juga adalah bagian akhir dari Gereja dan Mempelai-Nya yang kudus merupakan surplus dari Kristus itu sendiri.

Ketika hari ini kita memasuki tahun Surplus Of Prosperity, maka Tuhan hendak berkata bahwa ini adalah tahunnya kita sebagai Gereja dan Mempelai-Nya yang kudus. Inilah tahun dimana perkenanan-Nya dinyatakan sedemikian rupa. Tuhan mau kita percaya dan sadar sepenuhnya bahwa tahun ini diadakan-Nya untuk kita menurut kekayaan dan kemuliaan-Nya sebagai bentuk mutlak dari kelimpahan-Nya.

Surplus Of Prosperity sama sekali berbeda dengan Surplus Of Economy maupun dengan surplus-surplus lainnya. Ekonomi bisa sangat baik, namun juga bisa sangat buruk. Namun kelimpahan itu kekal dan tak terbatas! Dan kita dijadikan Tuhan sebagai "sisa" atau kelebihan dari kelimpahan yang tak terbatas itu. Betapa luar biasanya rahasia ini, "Rahasia ini besar, tetapi yang aku maksudkan ialah hubungan Kristus dan jemaat." - Efesus 5:32. 

Bukankah perkenanan-Nya ditunjukkan dengan mata-Nya yang tertuju kepada kita sebagai bait-Nya yang kudus sepanjang 2012 ini? Sungguh bukan sebuah angan-angan ataupun sekedar iming-iming kosong karena sesungguhnya tahun ini juga Tuhan benar-benar sudah tidak sabar untuk memberkati Gereja-Nya dengan sedemikian limpahnya. Ia sedang menawarkan persahabatan yang semakin intim dan mendalam, Ia mengulurkan tongkat perkenanan itu supaya kita semakin mendekat kepada-Nya, dan dalam keintiman & perkenanan-Nya itu, Ia hendak membawa kita terbang lebih tinggi dan menduduki puncak-puncak gunung.

5 Ketul Roti & 2 Ekor Ikan

Angka 5 berbicara tentang anugerah, angka 2 berbicara tentang pelipatangandaan (multiplication & double portion), roti berbicara mengenai tubuh Kristus dan ikan berbicara akan jiwa-jiwa. Sementara 5.000 laki-laki diuraikan sebagai 5 kali 1.000, angka 1.000 berbicara tentang keutuhan yang sempurna. 1.000 tahun di bumi sama dengan 1 hari di surga. Sejak manusia jatuh ke dalam dosa, tidak pernah ada yang mencapai 1.000 tahun, artinya di surga umur mereka tidak ada yang mencapai 1 hari. Anugerah yang digandakan dengan keutuhan yang sempurna itulah lambang Kristus Yesus yang kelimpahan-Nya tiada batas dan kekal abadi.

Jadi hanya dengan tetap tinggal dalam anugerah-Nya maka kita akan mengalami pelipatgandaan. Hanya dengan persekutuan dalam penderitaan bersama Kristus Yesus maka kita dapat menjadi saksi bagi tuaian besar jiwa-jiwa di tahun 2012 ini. Dan biarlah kita tetap melekat dengan pokok anggur, pokok kelimpahan yang sempurna kekal dan tak terbatas sehingga kita bisa menjadi ranting-ranting Surplus Of Prosperity seperti yang dikehendaki-Nya.

"Akulah pokok anggur dan kamulah ranting-rantingnya. Barangsiapa tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia, ia berbuah banyak, sebab di luar Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa... Jikalau kamu tinggal di dalam Aku dan firman-Ku tinggal di dalam kamu,mintalah apa saja yang kamu kehendaki, dan kamu akan menerimanya." - Yohanes 15:5-7

Copas : windunatha.blogspot.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar