Kamis, 24 Oktober 2013

SARAH TERTAWA

SARAH TERTAWA

Dan firman-Nya: "Sesungguhnya Aku akan kembali tahun depan mendapatkan engkau, pada waktu itulah Sara, isterimu, akan mempunyai seorang anak laki-laki." Dan Sara mendengarkan pada pintu kemah yang di belakang-Nya.
Adapun Abraham dan Sara telah tua dan lanjut umurnya dan Sara telah mati haid.
Jadi tertawalah Sara dalam hatinya, katanya: "Akan berahikah aku, setelah aku sudah layu, sedangkan tuanku sudah tua?"
Lalu berfirmanlah TUHAN kepada Abraham: "Mengapakah Sara tertawa dan berkata: Sungguhkah aku akan melahirkan anak, sedangkan aku telah tua?
Adakah sesuatu apapun yang mustahil untuk TUHAN? Pada waktu yang telah ditetapkan itu, tahun depan, Aku akan kembali mendapatkan engkau, pada waktu itulah Sara mempunyai seorang anak laki-laki."
Lalu Sara menyangkal, katanya: "Aku tidak tertawa," sebab ia takut; tetapi TUHAN berfirman: "Tidak, memang engkau tertawa!"
(Kejadian 18: 10-15)


Menurut tradisi Yahudi, penyangkalan Sarah tidak ditujukan secara langsung kepada Tuhan, tetapi kepada Abraham yang menyampaikan kepadanya perkataan Tuhan. Dia berpikir bahwa suaminya-lah yang bertanya kepadanya
‘mengapa ia tertawa?’, yang kemudian disangkalnya karena takut. Pernyataan Tuhan “ Tidak, memang engkau tertawa” diucapkan oleh Abraham.
Seandainya Sarah tahu, bahwa TUHAN-lah yang berbicara kepadanya, mungkin dia akan segera mengaku, memohon ampun dan tidak berani mengucapkan dusta.
Bagaimanapun, ia menerima hukumannya, karena dia kemudian tidak bisa menyaksikan putra tunggal yang sangat disayanginya menikah.
Suatu hal yang secara natural sangat diimpikan setiap ibu untuk menyaksikan buah kandungannya menemukan belahan jiwanya dan menikah.

Dari hal ini kita dapat belajar untuk berhati-hati pada setiap perkataan, pikiran dan perbuatan kita. Kepada siapapun kita bertutur kata/berbuat, karena selalu ada Tuhan di belakang semuanya. Dan setiap pelanggaran, dosa, pemberontakan yang kita lakukan selalu ada konsekwensinya. Saya ingat pak Daniel Cipto pernah berkata, bahwa sampai saat ini beliau masih harus membayar harga dari segala kesalahan yang pernah ia perbuat di masa muda/masa lalunya. Apalagi jika anda adalah anak kesayangan-Nya, ingatlah firman bahwa TUHAN menghajar orang yang dikasihiNya.
Semakin dekat anda dengan tahtaNya, semakin tinggi tuntutanNya terhadap kekudusan.
Ingat, bahwa ketika ada satu kesalahan/cacat pada Imam Besar di Ruang Maha Kudus, maka kekudusanNya akan memukul Imam Besar tersebut sehingga ia mati.

Darah Anak Domba memang telah dicurahkan untuk kita, sehingga setiap pelanggaran terhadap hukum Taurat tidak lagi dituntut hukuman mati.
Maut yang seharusnya menjadi bagian kita, telah ditebus olehNya.
Namun jangan lupa, bahwa Dia juga adalah Elohim, Hakim Yang Adil yang mengadili setiap pelanggaran!

Akan selalu ada konsekwensi, akan selalu ada harga yang harus dibayar selama hidup kita di dunia. Oleh sebab itu ia perintahkan kita untuk hidup kudus (kadosh=terpisah dari kegelapan) melalui buku manual yang telah Dia berikan (i.e Torah/Taurat) supaya kita tidak harus mengalami segala konsekwensi akibat segala pemberontakan kita. Dapatkah saudara melihat dan merasakan betapa dalamnya kasih-Nya dalam hal ini?
Itulah sebabnya pemazmur berkata
Betapa kucintai Taurat-Mu! Aku merenungkannya sepanjang hari.
Perintah-Mu membuat aku lebih bijaksana dari pada musuh-musuhku, sebab selama-lamanya itu ada padaku.
(Mazmur 119:97-98)
******************************************************************
Janganlah engkau lupa memperkatakan kitab Taurat ini, tetapi renungkanlah itu siang dan malam, supaya engkau bertindak hati-hati sesuai dengan segala yang tertulis di dalamnya, sebab dengan demikian perjalananmu akan berhasil dan engkau akan beruntung.
(Yosua 1:8)
******************************************************************

TUHAN memberkati.


referensi:
Parashat Vayera- Hebrew for Christians
Copas : kiriman salah satu group LI

KESAKSIAN PENGAMEN CILIK

Syalom Warga Sorga...

Kesaksian Pengamen cilik yang di pakai TUHAN YESUS secara luar biasa.......
silakan di baca yaa:

Dibawah ini merupakan kesaksian dari pendeta yang bernama Nama pendetanya bapak Wisnu. Berikut penuturan beliau:

Beberapa waktu yang lalu saya ada pelayanan untuk Youth di daerah Tangerang.

Saya naik bis jurusan Tangerang pada siang harinya untuk menuju rumah kakak saya terlebih dulu karena pelayanan tersebut akan berlangsung sore hari.

Didalam bis yang penuh sesak tersebut, masuk pula seorang pengamen cilik usia sekitar 7-8 tahun dengan berbekal kecrekan sederhana (mungkin dari tutup botol) Berbekal alat musik sederhana tersebut,
dia nyanyikan lagu "YESUS Ajaib,TUHANku Ajaib...." (~a song by Ir. Niko,red.)
Dan kata-kata tersebut diulang terus menerus.

Hampir seluruh penumpang bis memarahi anak tersebut :"Diam kamu! Jangan nyanyi lagu itu lagi.

Kalau kamu nggak diam, nanti saya pukul kamu!" Tapi ternyata anak tersebut tidak menanggapi kemarahan mereka dan dengan berani terus menyanyikan lagu tersebut. Saya dalam hati berkata:"TUHAN, anak ini luar biasa. Kalau saya, belum tentu saya bisa berani melakukan hal tersebut".

Karena bis akan melanjutkan perjalanan menuju tol berikutnya, di pintu tol menuju Serpong (kalau tidak salah), hampir 3/4 penumpang turun dari bis tersebut.

Termasuk saya dan pengamen cilik tersebut. Anak kecil itu didorong hingga akhirnya jatuh. Kemudian dia bangkit lagi. Tapi dia didorong oleh massa hingga terjatuh lagi. Semua penumpang bis mengerumuni anak itu.

Saya masih ada di situ dengan tujuan jika kemudian anak tersebut akan ditempeleng atau dihajar, saya akan berusaha untuk menariknya lari menjauhi mereka.

Seluruh kerumunan itu baik pria maupun wanita menjadi marah: "Sudah dibilang jangan nyanyi masih nyanyi terus! Kamu mau saya pukul?" dan seterusnya, dan seterusnya.

Anak kecil itu hanya terdiam. Setelah amarah mereka mulai mereda, anak kecil itu baru berbicara:"Bapak-bapak, Ibu- Ibu jika mau pukul saya, pukul saja. Kalau mau bunuh, bunuh saja. Tapi yang Bapak dan Ibu perlu tahu, walaupun saya dipukul atau dibunuh saya tetap akan menyanyikan lagu tersebut."

Seluruh kerumunan menjadi terdiam sepertinya mulut mereka terkunci.

Kemudian dia melanjutkan:"Sudahlah... . Bapak, Ibu tidak perlu marah-marah lagi. Sini.... saya doakan saja Bapak-bapak dan Ibu-ibu."

Dan apa yang terjadi, seluruh kerumunan itu didoakan satu per satu oleh anak ini.

Banyak yang tiba- tiba menangis dan akhirnya mau menerima TUHAN.

Saya yang sadari tadi menyaksikan hal tersebut, kemudian pergi meninggalkan kerumunan tersebut.

Saya melanjutkan naik mikrolet.

Jalanan macet karena kejadian tersebut hingga mikrolet melaju dengan sangat lambat....

Sopir mikroletnya bertanya kepada saya:" Ada apa sih Pak? Kok banyak kerumunan?"

Saya jawab :"O.... Itu ada banyak orang didoakan oleh anak kecil."

Di saat mikrolet melaju dengan sangat pelan, tiba- tiba anak kecil pengamen itu naik mikrolet yang sama dengan saya.

Saya kemudian bertanya kepada pengamen cilik itu :"Dik, kamu nggak takut dengan orang-orang itu?"

Jawabnya si Pengamen cilik ini:"Buat apa saya takut? Roh yang ada dalam diri saya lebih besar dari roh apapun di dunia ini", tuturnya mengutip ayat Firman Tuhan.

Lanjutnya kata si Pengamen cilik tersebut: "Bapak mau saya doakan? "

Saya terperanjat:"Kamu mau doakan saya?"

Jawabnya: "Ya kalau Bapak mau."

Saya menjawab: "Baiklah. Kamu boleh doakan saya."

Doanya: "TUHAN berkati Bapak ini.
Berkati dan urapi Bapak ini jika sore nanti dia akan ada pelayanan Youth."

Sampai di situ, saya tidak bisa menahan air mata yang deras mengalir.

Saya tidak peduli lagi dengan penumpang lain yang mungkin menonton kejadian tersebut.

Yang saya tahu bahwa Tuhan sendiri yang berbicara pada anak ini, dari mana dia tahu saya akan ada pelayanan Youth sore ini.

Kesaksian ditutup sampai di situ dan dengan satu kesimpulan, jika kita mau, Tuhan bisa pakai kita lebih lagi. Bukan kemampuan tapi kemauan yang Tuhan kehendaki.
amin...

Kita Sebagai anak  Tuhan, Harus punya Keberanian Luar Biasa Di akhir zaman ini Untuk Memberitakan Nama YESUS KRISTUS Kepada Dunia....

Jangan takut Ataupun Jangan Malu Mengakui YESUS Di Depan Orang,.....Menyaksikan FirmanNYA.....dan Nyatakanlah KemuliaanNYA Melalui kita...amin

Semoga Kita menjadi seperti anak Kecil,,,
Kata Alkitab : Karena Merekalah Yang Empunya Kerajaan Sorga..

Matius 18 : 2 - 4 Yang Berkata (2)Maka YESUS memanggil seorang anak kecil dan menempatkannya di tengah-tengah mereka. (3)lalu berkata: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika kamu tidak bertobat dan menjadi seperti anak kecil ini, kamu tidak akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga.(4)Sedangkan barangsiapa merendahkan diri dan menjadi seperti anak kecil ini, dialah yang terbesar dalam Kerajaan Sorga...amin...

Semoga bermanfaat yaa tulisan ini...

LORD JESUS bless you all...

Diposkan oleh Roberto Percaya Janji TUHAN di 01.31 

Copas : adalayanankasih.blogspot.com

Senin, 14 Oktober 2013

SENYUMAN ALEX



Aku menatap bocah enam tahun yang berdiri di depanku. Tubuhnya penuh dengan daki. Aroma tak sedap merasuki penciumanku. Entah sudah berapa lama tubuhnya yang mungil tak bersentuhan dengan air dan sabun mandi.

Bola matanya yang indah memancarkan sebuah semangat. Astaga! Senyumannya manis sekali ketika dia tersenyum padaku. Sepasang lesung pipi menghiasi wajahnya. Laksana pelangi yang menghiasai langit hujan.

“Nama kamu siapa?” tanyaku sambil membalas senyumnya.
“Alexander,” jawabnya sambil tangannya memainkan ujung bajunya yang memiliki banyak tambalan.
“Alex, datang dengan siapa ke sini?”
Diam. Tak ada jawaban. Pandangannya menyapu lantai kelas yang kosong. Masih belum ada murid yang datang. Biasanya kalau hujan seperti ini murid-murid datangnya suka agak telat.
Ada sebutir air mata yang mendadak jatuh membasahi pipinya. Aku menjadi bingung dengan reaksinya atas pertanyanku.
“Alex, datang sendiri ya?” tanyaku sambil menggengam tangannya yang dingin.
“Emang kalau ngga ada mama sama papa ngga boleh sekolah di sini ya, kak?” jawabnya pelan.
Jawaban Alex menusuk hatiku.
“Siapa pun bisa belajar di sini. Termasuk kamu,” jawabku lalu mengelus-ngelus kepalanya dengan lembut.
“Alex ngga punya papa dan mama. Papa dan mama Alex sudah meninggal. Alex hanya tinggal dengan nenek.”

Aku memperhatikan kantong plastik tua yang dibawanya. Merasa, aku penasaran dengan isi kantong plastik tersebut. Alex langsung mengeluarkan isinya.
Ya Tuhan! Aku mencoba membendung air mataku tidak jatuh.
Miris. Sesak. Sedih dan terharu menyatu di dalam dadaku melihat isi kantong plastik yang di bawanya.
Dengan bangganya dia memperlihatkanku, beberapa lembar kalender usang yang telah dipotong empat lalu di lobangi dan diikat dengan tali dijadikan buku. Sebuah pensil yang sepertinya sudah di serut dengan pisau.
“Buku Alex, jelek ya kak?” Aku langsung memeluknya.
Suaraku sepertinya tertahan di tenggorokanku. Aku tak mampu mengatakan apa pun. Air mataku pun berhasil jatuh. Aku mengagumi semangatnya yang ingin belajar. Sebuah semangat yang luar biasa di antara keterbatasan yang dimilikinya.
Sewaktu aku kecil, aku sering merobek bukuku hanya untuk membuat pesawat kertas atau perahu. Ketika aku duduk di bangku SMP dan SMA, bukuku sering penuh dengan coretan yang tidak jelas.
*****

Selesai kelas dan anak-anak lainnya sudah pulang semua. Aku menggantar Alex pulang. Bukan karena dia tidak bisa pulang sendiri. Tapi aku ingin melihat di mana dia tinggal.
“Kakak, ini rumah Alex!” ucapnya dengan penuh kebanggan. Tak ada sedikit pun rasa malu.
Ini bukan rumah apa lagi gubuk.

Aku memperhatikan hamparan tikar tua yang menjadi alas. Sekat setinggi lutut orang dewasa mengelilingi rumah Alex. Tidak ada dinding sama sekali apa lagi atap. Jalan tol megah menjadi atapnya. Tumpukan kardus menjadi perabot rumah tersebut. Halamannya penuh dengan tumpukan gelas dan botol bekas air mineral.

“Masuk, kak! Nenek lagi ngga ada. Masih mulung!”
Tanpa menunggu perintah untuk kedua kalinya. Aku masuk lalu menghempaskan tubuhku ke lantai.
“Kak, ini airnya diminum ya,” ucap Alex lalu menyerahkan segelas air putih.
Aku meraih gelas yang penuh dengan air putih tersebut lalu meminumnya. Terasa aneh di lidahku. Sepertinya itu adalah air sumur yang telah di rebus.
*****


Dalam kurun dua minggu Alex sudah bisa mengenal semua abjad dan angka. Prestasi yang tidak dapat diikuti oleh teman-teman sekelasnya yang lain.

“Wow! Alex hebat! Sudah bisa mengenal semua huruf,” pujiku setelah kelas selesai.
Dengan malu-malu dia tersenyum padaku. Detik berikutnya, dia mencari sesuatu di dalam tas yang pernah aku berikan padanya.

“Alex, mau bisa baca Alkitab seperti mama dan papa dulu. Makanya Alex mau belajar.”
Wajahku rasanya seperti tertampar. “Maafkan aku, Tuhan. Pagi ini aku belum sempat membaca Firman-Mu.” Bisikku dalam hati.
*****
Wajahku memancarkan kegelisahan. Entah kenapa, aku merasa kuatir ketika Alex belum juga datang. Tidak seperti biasanya, jam segini dia sudah datang. Selalu dia menjadi murid yang pertama kali hadir di kelas. Lima menit lagi kelas akan di mulai.
Hingga waktu jam proses belajar mengajar, Alex tidak datang.


“Sakitkah dia?” tanyaku dallam hati.
Tak ada satu pun yang tahu alasan Alex tidak hadir hari ini di kelas.

Selesai kelas, aku langsung bergegas menuju ke tempat tinggalnya. Sebelum sampai ke rumah Alex, seorang ibu menyapaku.
“Cari Alex ya, kak?”
Aku menganggukan kepala sambil menjawab “Iya, bu!”
“Alex di rumah sakit, kak! Semalam Alex …….”
Sungguh, aku tidak mampu mendengar penjelasan ibu tersebut. Seragam dan perlengkapan sekolah yang aku pegang untuk Alex rasanya ingin lepas dari tanganku.
*****


Rasanya langit seperti runtuh dan menimpaku ketika melihat keadaan Alex. Tangan kanannya penuh dengan perban. Alex kecelakaan ketika membantu neneknya memulung dan tangan kanannya terlindas ban truk sehingga dia harus diamputasi. Dengan bekal pinjaman sana-sini dan bantuan tetangga serta pengguna jalan raya yang menyaksikan peristiwa tersebut, akhirnya Alex di bawa ke rumah sakit.

Kantong plastik yang berisi seragam sekolah, tas dan perlengkapan sekolah terlepas dari tanganku. Masih terngiang dikepalaku percakapan kami kemaren.


“Kak, Alex mau masuk SD tapi kata nenek, uangnya belum cukup. Katanya baju seragam sekolah mahal.
Tapi Alex percaya kalau Tuhan pasti akan kasih nenek duit biar Alex bisa sekolah.”
“Alex, pasti sekolah. Percayalah!”
Tangan kanannya yang buntung dibalut perban. Betapa mirisnya hatiku melihat perban itu. Aku melihat tubuhnya yang pucat dan menahan rasa sakit diantara selang infus yang masih terpasang ditubuhnya.
Aku mengumpulkan semua kekuatanku hanya untuk menyapanya.

“Hallo, Alex?”
Aku duduk di sisinya. Aku membelai rambutnya.
“Kak, tangan Alex sakit sekali. Tangan Alex kenapa dipotong? Kan Alex mau nulis?”
Aku mencoba untuk menahan air mataku untuk tidak jatuh membasahi pipiku. Aku tidak boleh menangis didepan Alex.
“Alex pasti sembuh!” kataku mencoba menghiburnya.
“Kalo Alex sembuh itu artinya tangan Alex tumbuh lagi ya, kak?”
Nenek Alex yang berdiri dibelakangku memegang erat pundakku. Hanya Tuhan yang tau betapa perihnya hati ini melihat keadaan Alex.
“Iya, Alex lupa. Alex bisa menulis pakai tangan kiri. Kalau Tuhan ngga kasih mujizat untuk numbuhin tangan kanan Alex, tuhan pasti kasih mujizat buat Alex untuk menulis dengan tangan kiri.” Ucapnya dengan senyuman.

Aku tidak bisa menahan air mataku untuk tidak jatuh. Aku juga merasakan tetesan air mata nenek Alex jatuh membasahi bahuku. Aku ngga bisa membayangkan kalau aku mengalami apa yang dialaminya. Aku mungkin bisa gila! Tapi berbeda dengan Alex. Dia tetap optimis meski dia sendiri tidak tahu arti optimis itu apa.

“Nanti kakak akan ajarin kamu menulis ya!”
“Kapan?” tanyanya.
“Kalau kamu sembuh nanti.”
“Kakak kenapa menangis? Aku aja yang kecil ngga nangis.”
Aku cepat-cepat menghapus air mataku demikian juga neneknya.
“Aku mau nyanyi untuk kakak, bolehkan?”
Aku hanya menganggukan kepala lalu mengalunlah sebuah lagu.

KU YAKIN SAAT KAU BERFIRMAN
KU MENANG SAAT KAU BERTINDAK
HIDUPKU HANYA DITENTUKAN
OLEH PERKATAAN-MU

KU AMAN KAR’NA KAU MENJAGA
KU KUAT KAR’NA KAU MENOPANG
HIDUPKU HANYA DITENTUKAN
OLEH KUASA-MU

BAGI TUHAN TAK ADA YANG MUSTAHIL
BAGI TUHAN TAK ADA YANG TAK MUNGKIN
MUJIZAT-NYA DISEDIAKAN BAGIKU
KU DIANGKAT DAN DIPULIHKAN-NYA

by Dewa Klasik Alexander 
Copas : salah satu group FB LI

Rabu, 09 Oktober 2013

MUJIZAT ITU NYATA


Mujizat itu Nyata: Kesaksian Bapak Steven Liem
MUJIZAT ITU NYATA 
Kesaksian oleh: Steven Liem 
 
Tahun 2012 adalah tahun yang penuh anugerah bagiku dan keluarga, khususnya pada tanggal 29 Juni 2012 kami dikaruniakan anak yang kedua, Nathanael Brandon Liem.
Brandon lahir sehat, hanya saja yang membuat kami sangat khawatir adalah terdapat benjolan di antara hidung dan mata sebelah kiri. Pada waktu USG 3 dimensi memang kami sudah melihat ada tanda hitam tersebut namun dokter USG menyatakan bahwa semuanya normal, mungkin memang hasil USG yang tidak begitu jelas pada area itu dan mungkin juga agar kami tidak terlalu khawatir. Benjolan yang berwarna biru keabu-abuan tersebut membuat Brandon tidak bisa membuka mata kirinya karena semakin hari semakin membengkak dan“belekan”.
 
Tanggal 4 Juli 2012, salah satu dokter mata di Jakarta yang kami datangi menyatakan bahwa kemungkinan yang terjadi adalah tumor pembuluh darah (hemangioma capillary) sehingga disarankan untuk CT-Scan terlebih dahulu. Dokter menginformasikan bahwa penyembuhannya tergantung dari perkembangan tumor tersebut, ada yang sembuh dengan suntikan (2 s/d 7 kali) dan ada yang terpaksa harus dioperasi untuk pengangkatan tumor. Kami tidak bisa membayangkan bagaimana bayi yang belum genap 2 minggu sudah harus berhadapan dengan tindakan medis seperti CT-Scan, jarum suntik di mata yang pasti akan sangat sakit sekali terlebih lagi dengan istilah operasi.

Saya percaya sekali ada bimbingan dari Tuhan Yesus sehingga suami saya menemukan artikel kesaksian kesembuhan dari seorang hamba Tuhan yang mana anaknya juga mengalami hal yang hampir mirip dengan Brandon dan ini menguatkan keimanan kami bahwa Brandon pasti sembuh juga oleh kuasa-Nya, melalui kontak dengan hamba Tuhan tersebut akhirnya kami direkomendasikan untuk ke dokter mata yang pernah menangani anaknya. Tanggal 10 Juli 2012, kami berusaha mendapatkan tambahan pendapat dari dokter mata tersebut dan ternyata diagnosanya memang berbeda, bahwa yang dialami Brandon bukan hemangioma melainkan dakriosistitis (dacryocystocele) yaitu terdapat saluran antara mata dan hidung yang tidak terbentuk sempurna dan hanya ada satu penyembuhan yaitu melalui operasi. Kabar ini terlebih lagi membuat kami sekeluarga stress. Sebagaimana dokter sebelumnya, dokter ini juga menyarankan agar dilakukan CT-Scan dan untuk mencegah pembengkakan benjolan yang lebih parah, dokter memberikan salep serta obat tetes. Akhirnya kami pasrah dan mendaftarkan Brandon untuk di CT-Scan, yang akan dilakukan pada tanggal 12 Juli 2012. Inilah titik dimana aku benar-benar pasrah.

Setiap malam kami sekeluarga berkumpul berdoa kesembuhan bagi Brandon, dimulai dengan anak pertama kami Bryant (7 tahun) berdoa kepada Tuhan Yesus untuk kesembuhan adiknya dan menjauhkannya dari pisau operasi, kemudian doa diteruskan oleh suami. Begitu juga dengan yang dilakukan oleh kakak-kakakku, kakak pertamaku seorang Kristen dan kakak keduaku seorang Katolik, kami melakukan doa bersama. Doa juga dilakukan di lingkungan tempat kakak pertama dan di lingkungan Gereja kakak kedua. Dalam doa kami percaya Tuhan akan menyembuhkan Brandon dan kami tolak pisau operasi.

Sejak hamil aku sering terbangun jam 3-an subuh. Lalu biasanya aku membaca Amsal dan Mazmur. Brandon senang dibacakan Alkitab sejak dalam kandungan. Jadi kalau dulu saat Brandon masih di perut, jam 3-an subuh dia sudah tendang-tendang perutku, maka aku tahu bahwa Brandon ingin dibacakan Amsal dan Mazmur. Di dalam doaku, aku menyerahkan anakku untuk dipakai Tuhan. Maka ketika Brandon lahir dengan benjolan itu, aku pasrah karena aku yakin Tuhan punya rencana yang hebat untuk anakku ini.

Kamis, 12 Juli 2012 jam 3.30 subuh, Tuhan Yesus sungguh menyatakan kuasanya.  Puji Tuhan, mukjizat sungguh nyata, benjolan itu hilang tanpa operasi dan Brandon juga tidak perlu untuk menjalani CT-Scan yang kami daftarkan sebelumnya. Mujizat terjadi dalam hidup Brandon, benjolan yang besar itu benar-benar hilang. Kami sangat bersukacita karena kasih Tuhan Yesus sungguh LUAR BIASA dalam hidup Brandon. Pagi itu aku memberitahu mamaku dan kakakku bahwa Brandon sembuh namun mereka berpikir aku berkhayal karena sedang stress.

Sabtu, 14 Juli 2012, kami kembali ke dokter mata. Dokter terheran-heran, dia belum pernah menemui kasus seperti ini. Dokter mengatakan bahwa benjolan tersebut sudah benar-benar bersih dan tidak menutupi saluran pernafasannya lagi, ini benar-benar mukjizat . Pasien yang ditangani dokter biasanya sembuh melalui operasi. Dia meminta foto-foto Brandon.

Aku bersyukur banyak yang berdoa untuk anakku. Kuasa doa memang tidak bisa dianggap sepele. Luar biasa cara Tuhan mendengar doa. Kesembuhan anakku menjadi hadiah terindah dalam hidupku di Ulang Tahunku tanggal 16 Juli 2012 ini.

Tuhan senang bila kita memuji Dia dengan bersekutu. Kami mengadakan doa bersama lagi bersama kakak-kakak dan orang tuaku untuk mengucap syukur atas kesembuhan Brandon. Harapan kami adalah supaya kami bisa berdoa bersama keluarga besar tiap bulan, karena sebelumnya belum pernah kami berdoa bersama antar denominasi. Kami sadar kami menyembah Tuhan yang sama, menyembah Tuhan dalam Roh dan Kebenaran. Aku merasakan kedamaian yang luar biasa saat bersekutu bersama keluarga.

Sungguh ikut Yesus Kristus itu luar biasa. Sekarang aku banyak belajar untuk lebih rendah hati lagi dan lebih mengasihi lagi, karena Tuhan Yesus telah terlebih dahulu mengasihi aku.

Terpujilah nama Tuhan Yesus untuk selama-lamanya. Amin

Shalom, Redaksi gbitanjungduren.com menerima email kesaksian dari BapakSteven Liem atas kesembuhan anaknya, Brandon yang punya masalah yang sama dengan Florentia, putri Bapak Gustav Galenius yang kesembuhannya disaksikan di dalam ruang Kesaksian ini. Segala pujian hanya bagi Tuhan Yesus!
copas : www.gbitanjungduren.com
Nathanael Brandon Liem pada tanggal 1 Juli 2012
Nathanael Brandon Liem pada tanggal 5 Juli 2012
Nathanael Brandon Liem pada tanggal 12 Juli 2012

Jumat, 04 Oktober 2013

Tuhan Yesus Bersamaku Ketika Suamiku Dipanggil Tuhan

Shalom,

Saya ingin membagikan kesaksian saya dimana dua bulan sudah suami yang saya kasihi dipanggil pulang oleh Bapa di surga yaitu tepatnya pada tanggal 26 Juli 2013. Hanya oleh kekuatan yang dari Tuhan saja saya mampu bertahan karena suami saya meninggal mendadak dan tidak ada keluhan sakit.

Pada hari Selasa tanggal 23 Juli 2013 kami malamnya masih datang ke Doa Pengerja  suami saya masih segar bugar. Pada hari Rabu pagi (suami saya biasa berdoa jam 03.30 WIB tiap harinya), ketika beliau sedang berdoa lebih kurang ½ jam dan saya juga berdoa, tiba-tiba suami saya mengeluh kepalanya sakit sambil naik ke ranjang tapi beliau tetap berdoa terus lalu beliau minta saya ambil jarum dan suruh tusukkan ke jari-jari kaki dan tangannya. Saya tusukkan peniti (karena tidak ada jarum) ke jari kaki dan tangannya tapi beliau sempat muntah-muntah.

Luar biasanya suami saya tetap menyembah Tuhan dan beliau berdoa seperti ini, “Tuhan berikan saya kesempatan kedua untuk melayani Tuhan lebih sungguh lagi”, “Tuhan ampuni dosa-dosa saya dan saya serahkan hidup saya kepadaMu”. Setelah itu beliau menyembah Tuhan dan saya juga nyanyikan pujian ada kuasa dalam darahNya dan kumenang-kumenang.

Setelah beberapa saat  suami saya berkata, “Ma, papa minta maaf ya” dan saya juga katakan kepadanya “Mama juga minta maaf, Pa…” setelah itu suami saya tidak sadar dan singkat cerita ketika saya bawa ke Rumah Sakit ternyata pembuluh darahnya pecah di batang otak sehingga menghambat oksigen masuk dan ini yang membuat beliau tidak sadarkan diri sampai meninggalnya.

Suami saya sempat masuk ruang ICU dan pada hari Kamis tanggal 25 Juli 2013 saya berdoa jam 03.00 WIB. Pada saat saya menyembah Tuhan, tiba-tiba Tuhan Yesus ingatkan saya untuk cari mengenai Anak Yairus yang sudah mati dan dibangkitkan, saya cari dan baca di Markus 5 ayat 35, ketika saya baca di ayat 36, itu seperti Tuhan Yesus sendiri yang bicara pada saya “Jangan takut, percaya saja”. Saya seperti dapat kekuatan baru karena Tuhan Yesus ada bersama saya.

Pada Jumat pagi saya dipanggil Dokter jaga dan beliau bilang kalau kondisi suami saya kritis. Di hadapan Dokter saya berdoa dan saya minta mujizat terjadi tetapi akhirnya saya menyerah saya bilang : “Tuhan Yesus kalau Engkau mau panggil suami saya berikan saya kekuatan, jangan biarkan saya sendirian karena saya ngga mampu Tuhan…”. Setelah saya selesai doa, Dokter katakan suami saya sudah pergi. Disitu hati saya hancur karena saya dipisahkan dengan orang yang saya kasihi. Seperti ada yang hilang dalam diri saya.

Ajaibnya setelah itu seperti ada kekuatan yang luarbiasa yang belum pernah saya rasakan, ada damai sejahtera di hati saya dan memang benar pada waktu di Rumah Duka pada saat teman-teman saya melayat, saya tidak menangis tapi saya bersaksi ke mereka kalau suami saya meninggal lagi berdoa dan beliau sudah serahkan hidupnya pada Tuhan juga kami sudah saling meminta maaf dan saya yakin suami saya sekarang bersama Tuhan Yesus karena imannya sedang berapi-api. 

Saudara-saudara, sebelumnya sudah hampir satu tahun Tuhan bawa saya untuk terbeban kepada orang-orang yang terhilang dengan cara memberikan mereka kesaksian mengenai Sorga dan Neraka dan banyak yang diberkati tetapi iblis tidak tinggal diam. Pada saat saya lebih sering masuk ke menara doa dan membagi-bagikan email atau photo copy kesaksian Sorga dan Neraka ada yang terjadi dalam hidup saya.

Pertama, hp saya dicuri diangkot yang selama 10 thn lebih saya jalani. Saya coba sms dan saya katakan kalau dia harus bertobat dan terima Tuhan Yesus sebagai Juru Selamat karena kalau tidak dia akan masuk neraka. Pencopet itu balas sms katanya dia terpaksa melakukan itu, lalu saya bilang kalau dia tidak mau bertobat dia akan ingat kata-kata saya ketika dia ada di neraka. Pada malamnya saya jatuh didepan rumah saya dengan kepala terbentur lalu kepala saya benjol seperti kelereng, saya berdoa saya minta kesembuhan dari Tuhan dan ajaibnya benjolan itu kempes tidak menunggu lama.

Kedua, ada teman kantor saya yang mau menikah, lalu saya  pergi ke salon. Ketika saya cuci rambut dompet saya dicuri. Saya belum pernah mendengar kalau di salon ada pencuri, kalau di angkutan umum iya tapi itulah yang terjadi.

Ketiga, dua minggu kemudian suami saya katakan kalau malam itu beliau sesak nafas dan hampir meninggal dan katanya kalau sampai beliau meninggal pasti beliau masuk surga karena paginya saya akan melihat beliau doa dengan posisi berlutut.

Tidak lama setelah kejadian itu mamanya teman saya masuk rumah sakit dengan kondisi parah yaitu kena stroke, pembengkakan jantung serta ada tumor di rahim. Nah, saya bilang temen saya supaya mamanya lebih dekat lagi sama Tuhan, adakan pemberesan dan minta ampun sama Tuhan, sekiranya Tuhan kasih mujizat itu luar biasa tapi kalaupun Tuhan panggil tidak apa-apa karena kita sudah tau mamanya ada bersama Tuhan Yesus. (Sekarang ini mama temen saya sudah disembuhkan Tuhan dgn mujizatNya dan mamanya lebih dekat lagi dengan Tuhan).

Dua minggu kemudian suami saya Tuhan panggil dan Tuhan sungguh menguatkan saya karena saya ingat kesaksian saya ke teman kalau Tuhan panggil tidak apa-apa karena kita sudah tau dia ada dimana…Sekarang itu terjadi dengan saya, iblis mau liat reaksi saya apa saya ngomong sesuai dengan yang saya saksikan ke orang atau saya akan hancur…Puji Tuhan memang Tuhan bilang “Jangan takut percaya saja Aku ada bersamamu” itu benar-benar Dia buktikan. Tuhan Yesus ada bersama saya melewati semuanya.

Sekarang ini saya lebih menggebu-gebu datang kepada Tuhan mencari hadiratNya lewat doa, pujian dan penyembahan karena saya tahu kedatangan Tuhan Yesus tidak akan lama lagi dan saya mau mempersiapkan jalan bagi kedatangan Tuhan Yesus dengan cara membagi-bagikan kesaksian apa yang sudah saya alami yang intinya bahwa kita harus sungguh-sungguh ikut Tuhan karena kita tidak tahu kapan Tuhan menjemput kita dan juga kesaksian mengenai Surga dan Neraka kepada orang-orang khususnya mereka yang lama sudah terhilang sehingga ketika mereka membaca kesaksian itu mereka kembali kepada Tuhan.

Saya tahu ketika kita mau bawa jiwa2 datang kepada Tuhan maka iblis tidak akan suka, dia akan berusaha menghalangi apa yang kita lakukan tapi percayalah kita akan menang karena ada Tuhan Yesus dan malaikat-malaikatNya yang membela kita.

Inilah kesaksian saya semoga menjadi berkat buat kita semua, biarlah segala pujian, hormat dan kemuliaan hanya bagi Tuhan Yesus saja. Amin. Tuhan Yesus memberkati.. 


Sumber : Thio TjingMey 

Kamis, 03 Oktober 2013

MEMILIKI IMAN BAGAI SEORANG BAYI

“Karena setiap orang yang meminta, menerima dan setiap orang yang mencari, mendapat dan setiap orang yang mengetok, baginya pintu dibukakan.” Lukas 11:10
Bagaimana kita menerima makanan rohani yang kita butuhkan dari Tuhan? Jawabannya sederhana; Kita harus memiliki iman bagai seorang bayi kecil.
Ketika bayi menangis meminta makan, dia tahu ibunya tidak akan berpikir sedikitpun untuk menolak dia. Tuhan menciptakan bayi itu sehingga dia tahu bahwa kalau dia menangis, ibunya akan menjawab. Dia mengharapkan jawaban dan dia mendapatkannya. Demikian juga, jika kita sebagai anak-anak Bapa surgawi, meminta susu, Dia pasti tidak akan memberi kita ular atau sesuatu yang lain (Lukas 11:10-13).
*courtesy of PelitaHidup.com
Apa yang membuat air susu ibu keluar? Saat bayi menghisap, udara di dalam mulutnya menjadi vakum, sehingga dapat menarik susu keluar. Doa adalah menciptakan keadaan vakum, ruang kosong di dalam hati kita, yang akan diisi oleh Tuhan.
Ketika bayi masih sangat kecil, ibunya harus memberikan nutrisi makanan kepadanya dan menunjukkan tempatnya dimana. Tapi saat bayi bertumbuh menjadi lebih besar, secara otomatis dia akan tahu di mana dapat menemukan susu dan ia dapat menjangkaunya sendiri. Demikian juga, semakin kita berlatih menerima makanan dari Tuhan, kita menjadi lebih tahu di mana akan menemukannya. Dan selama kita terus “menghisap” makanan rohani dari Tuhan, kita akan mendapatkan lebih banyak, karena Allah memiliki kapasitas yang tidak terbatas untuk memberikannya kepada kita!
Ibrani 11:01-13:25 ESV – Iman adalah dasar dari segala sesuatu kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu tidak terlihat. Karena itulah orang-orang tua menerima pujian mereka. Karena iman kita mengerti, bahwa alam semesta diciptakan oleh firman Allah, sehingga apa yang kita lihat telah tidak terbuat dari hal-hal yang terlihat. Karena iman Habel telah mempersembahkan kepada Allah korban yang lebih diterima daripada Kain, di mana dia dipuji sebagai orang benar, Tuhan memuji dirinya dengan menerima karunia-Nya. Dan melalui iman, meskipun ia meninggal, ia masih berbicara. Karena iman Henokh terangkat, supaya ia tidak mengalami kematian, dan ia tidak ditemukan, karena Allah telah mengangkatnya. Sebelum ia dibawa dia dipuji karena menyenangkan hati Tuhan.
Mat 21:22 ESV – Dan apa pun yang Anda minta dalam doa, Anda akan menerima, jika Anda memiliki iman.
*courtesy of PelitaHidup.com
Lukas 17:05 ESV – Para rasul berkata kepada Tuhan, “Tambahkanlah iman kami!”
copas : www.pelitahidup.com

Rabu, 02 Oktober 2013

” AKU LEBIH DARI PEMENANG DI DALAM YESUS KRISTUS TUHAN ” ( KESAKSIAN JEREMY DIPULIHKAN TUHAN DARI 20 TAHUN PENYIMPANGAN SEKSUAL)


INI KESAKSIAN JEREMY :
” AKU LEBIH DARI PEMENANG DI DALAM YESUS KRISTUS TUHAN ”
( KESAKSIAN JEREMY DIPULIHKAN TUHAN DARI 20 TAHUN PENYIMPANGAN SEKSUAL)” Di Luar AKU kamu tidak bisa berbuat apa-apa” ( Yesus Kristus Tuhan )“Kuduslah kamu, sebab AKU Kudus ” ( Yesus Kristus Tuhan )Perkenalkan, nama saya Jeremy. Saya berasal dari latar belakang keluarga Non Kristen, yang tidak mengimani Yesus Kristus Tuhan. Saya banyak sekali melakukan hal-hal yang mendukakan Allah, mulai dari pornografi, masturbasi, serta perzinahan. Saya banyak sekali melakukan dosa penyimpangan seksual. Dengan kekuatan saya sendiri, saya sulit sekali terlepas dari dosa penyimpangan seksual ini. Semakin saya keras berusaha untuk bisa terlepas, semakin saya terjerumus masuk lebih dalam ke dalam dosa tersebut. Saya jatuh bangun berusaha untuk bebas dari dosa itu. Disaat saya berkomitmen untuk bisa lepas, saya jatuh lagi dan lagi. Kejadian itu terus berulang ulang sampai saya merasa letih dan jenuh. Bertobat, kemudian jatuh lagi dan berulang-ulang. Saya terlibat dalam dosa penyimpangan seksual kurang lebih selama 20 tahun. Jika saudara yang membaca tulisan ini juga sedang terlibat dalam dosa penyimpangan seksual, apapun bentuk dosa saudara, entah itu pornografi, maturbasi, onani, lesbian, biseksual, perzinahan, homoseksual,gay, pelacuran,prostitusi atau yang lainnya, silakan saudara baca terus kesaksian ini.Apapun latar belakang saudara saat ini.Hidup saya terasa hancur. Masa depan saya terasa suram saat itu. Saya berusaha untuk bisa terlepas dari dosa-dosa itu, tetapi terasa tidak sanggup. Hubungan saya dengan orang-orang terdekat semakin berantakan. Bisnis serta usaha saya hancur dan kacau. Saya dalam titik terendah dalam kehidupan saya. Saya kehilangan Damai Sejahtera dan Sukacita di dalam hidup saya.Saya bergaul dengan hal-hal yang membuat hidup saya tidak menjadi baik. Saya menikmati dosa yang saya lakukan di satu sisi, disisi lain saya mengorbankan segalanya.Semuanya hancur dan berantakan disaat itu. Dengan kebaikan serta kemurahan Allah di Dalam Nama Yesus Kristus Tuhan, saya berhasil terlepas dari dosa penyimpangan seksual yang membelenggu saya hampir selama 20 tahun. Kasih Allah begitu besar kepada saya, saya yakin kasih yang sama juga mampu memulihkan hidup saudara. Jika saat ini saudara juga mengalami hal yang sama, dan ingin sekali terlepas dari semua dosa-dosa itu, saya akan membagikan beberapa pengalaman yang saya alami selama ini bagaimana saya bisa terlepas dari dosa penyimpangan seksual itu.Berikut ini cara yang saya lakukan :

1. Kerendahan HatiDengan cara :a. Jujur.Jujur mau mengakui dihadapan Allah di Sorga dengan penuh kerendahan hati mengakui semua keterlibatan dari dosa penyimpangan seksual yang dilakukannya.

b. Sadar.Sadar bahwa semua hal yang dilakukan tersebut sangat mendukakan Allah. Bertentangan dengan kehendak Allah.
Komitmen bertobat secara total harus muncul dari dalam diri sendiri. Harus memiliki keinginan yang sangat kuat untuk bisa terlepas dari semua ikatan dosa-dosa penyimpangan seksusl tersebut. Keinginan kuat harus berasal dari dalam.

d. Mengandalkan Tuhan
Komitmen dari dalam harus diikuti dengan mengandalkan Tuhan. Mohon kekuatan dari dalam. Dengan pertolongan Roh Kudus Allah tidak ada yang mustahil. Mengandalkan Tuhan berarti tidak bersusah payah dengan cara dan metode sendiri untuk bisa terlepas dari dosa penyimpangan seksual. Mengandalkan Tuhan berarti meminta petunjuk serta cara dari Allah melalui doa, sehingga jalan keluar yang harus dilakukan berasal dari hikmat Allah, dan itu pasti berhasil.

Semua dosa yang dilakukan manusia terjadi karena di dalam diri manusia tidak ada Roh yang Takut akan Allah. Mungkin saja ada, akan tetapi dorongan dari luar yaitu dosa jauh lebih kuat, sehingga Roh itu lama kelamaan akan padam. Takut akan Allah berarti takut untuk berbuat dosa lagi. Takut akan Allah berati menghormati otoritas Allah didalam hidup kita. Dialah Sang Pencipta Bumi Langit beserta alam semesta raya.

Takut akan Allah dengan cara :
a. Miliki Roh Allah di dalam hidupmu.
b. Undanglah Yesus masuk di dalam hidupmu.
c. Biarkan Kasih Allah memenuhi hidupmu
d. Ijinkan Yesus memegang kendali atas hidupmu,bukan dirimu lagi.
e. Jadikanlah Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamatmu. Jadikan Ia Raja dalam segenap hidupmu.
f. Bertobat dan tinggalkan cara hidupmu yang lama yang penuh dosa.
g. Penuhilah hidupmu dengan kebenaran firman Allah, Alkitab.
h. Carilah Gereja Kristen yang benar, bertumbuh dalam iman dalam persekutuan dengan orang-orang Percaya Tuhan Yesus.
i. Jadilah pelaku-pelaku firman Allah, bukan hanya pendengar saja.
Ikutilah Doa berikut ini :
” Allah di Sorga, aku mengakui semua dosaku, kesalahanku, serta pelanggaranku di hadapanMu dan dihadapan Sorga…(Sebutkan semua dosa yang telah anda lakukan) Ampunilah semua dosa-dosaku itu.
Aku juga ingin mengampuni siapa saja yang sudah berbuat kesalahan terhadapku…
( Sebutkan nama orang itu ). Aku sudah mengampuni mereka.
Sekarang, aku ingin menerima Yesus Kristus ke dalam hidupku.
( Katakan dengan mulut anda ) : ” Yesus Kristus, marilah masuk ke dalam hatiku, masuklah kedalam hiduku. Jadilah Tuhanku dan Juruselamatku seumur hidupku. Aku percaya Engkau telah mati bagiku diatas kayu salib. Aku percaya kuasa darahmu telah menyucikan serta menguduskan hidupku sepenuhnya. Aku percaya Engkau telah bangkit dari antara orang mati pada hari ketiga, karena Allah telah membangkitkanmu.
Sekarang Engkau telah hidup bagiku. Hidupku sekarang tidak lagi sama seperti dahulu. Penuhi aku dengan KasihMu.Aku telah menjadi ciptaan baru didalamMu. Gunakan aku menjadi alat KemuliaanMu. Tuliskan namaKu dalam kitab Kehidupanmu.
Terima kasih Allah, di Dalam Nama Yesus Kristus Tuhan dan Juruselamatku aku sudah berdoa, Amien.”

Sebab inilah darah-Ku, darah perjanjian , yang ditumpahkan bagi banyak orang untuk pengampunan dosa. ( Yesus Kristus Tuhan )
dan oleh Dialah Ia memperdamaikan segala sesuatu dengan diri-Nya , baik yang ada di bumi, maupun yang ada di sorga, sesudah Ia mengadakan pendamaian oleh darah salib Kristus.( Alkitab, Kolose 1:21)

1. Penuhilah hidupmu dengan kebenaran.
Kebenaran hanya terdapat di dalam firman Allah, yaitu Alkitab. Penuhi hidupmu, hatimu, pikiranmu setiap saat dan waktu dengan firman Allah. Sebab itu buanglah segala sesuatu yang kotor dan kejahatan yang begitu banyak itu dan terimalah dengan lemah lembut firman yang tertanam di dalam hatimu , yang berkuasa menyelamatkan jiwamu.( Alkitab, Yak 1:21)

2. Carilah Gereja Kristen yang benar.
Bertumbuhlah dalam iman yang benar di Gereja Kristen benar. Bersekutu dan saling menguatkan dengan orang-orang percaya disana. Sembahlah Allah dalam Roh dan Kebenaran.

3. Jadilah pelaku-pelaku firman Allah.
Bukan hanya cukup mendengar saja, tetapi juga melakukannya.

4. Hiduplah dipimpin Roh Allah, Roh Kudus.
Berjalanlah selalu dalam Kekudusan, disetiap saat dan setiap waktu. Sebab Tubuhmu adalah Bait Allah Yang Kudus.( Alkitab )

5. Jagalah selalu pergaulanmu.
Siapa yang bergaul dengan orang bijak menjadi bijak, siapa yang bergaul dengan orang bebal menjadi malang.( Alkitab )

6. Lawanlah si Iblis!
Lawanlah iblis dengan imanmu yang teguh! Pakailah firman Allah, Kebenaran. Tolak semua tawaran dari siapapun yang ingin menyeretmu kembali masuk ke kehidupan lamamu yang penuh dosa.

7. Anda lebih dari pemenang!
Setelah hidup anda dipulihkan, menangkan orang-orang/jiwa-jiwa disekitarmu yang masih terbelenggu dalam dosa-dosa penyimpangan seksual. Ceritakan kepada mereka bahwa di dalam Yesus Kristus mereka bisa dipulihkan hidupnya. Jadilah saluran berkat. Bagikan kesaksian ini kepada siapa saja yang membutuhkan.

Saudara, Tuhan Yesus Kristus benar-benar ada dan nyata. Dia benar-benar datang ke dunia, sengsara, wafat, bangkit serta sekarang Dia sudah hidup. Dia telah hidup untuk saudara dan saya agar kita dapat memiliki kehidupan.Dia sangat peduli pada kehidupanmu. Dia tahu semua dosa yang selama ini saudara lakukan. Kasih Allah di Dalam Yesus Kristus Tuhan telah sanggup memulihkan hidup saya. Saya sangat yakin dan percaya bahwa Kasih Allah yang sama juga pasti sanggup memulihkan kehidupan saudara, bagaimanapun keadaan serta dosa saudara selama ini. KasihNya telah sanggup memulihkan hidup saya, KasihNya juga pasti sanggup memulihkan hidup saudara.Sehitam atau sekelam apapun dosa yang saudara lakukan, Dia sanggup untuk mengampuni serta memulihkan hidupmu. Dia Allah yang tidak bisa dibatasi. KasihNya kepada saya sungguh nyata, demikian juga KasihNya kepada saudara juga nyata. Dia sanggup memulihkan hidupmu. Sadarlah bahwa Tubuh anda sekarang adalah bukan milik anda sendiri. Tubuh anda sekarang adalah kepunyaan Allah, milik Allah! Tempat tinggal Allah! Jangan mengotori atau mencemari Tubuh anda dengan melakukan berbagai macam dosa penyimpangan seksual! Muliakanlah Allah dengan tubuhmu!
Berikut ini Nasihat terhadap percabulan ( Alkitab, 1 Kor 6:12-20 ):
Segala sesuatu halal bagiku , tetapi bukan semuanya berguna. Segala sesuatu halal bagiku, tetapi aku tidak membiarkan diriku diperhamba oleh suatu apapun. Makanan adalah untuk perut dan perut untuk makanan: tetapi kedua-duanya akan dibinasakan Allah. Tetapi tubuh bukanlah untuk percabulan, melainkan untuk Tuhan, dan Tuhan untuk tubuh. Allah, yang membangkitkan Tuhan, akan membangkitkan kita juga oleh kuasa-Nya. Tidak tahukah kamu, bahwa tubuhmu adalah anggota Kristus ? Akan kuambilkah anggota Kristus untuk menyerahkannya kepada percabulan? Sekali-kali tidak! Atau tidak tahukah kamu, bahwa siapa yang mengikatkan dirinya pada perempuan cabul, menjadi satu tubuh dengan dia? Sebab, demikianlah kata nas: “Keduanya akan menjadi satu daging. ” Tetapi siapa yang mengikatkan dirinya pada Tuhan, menjadi satu roh dengan Dia. Jauhkanlah dirimu dari percabulan ! Setiap dosa lain yang dilakukan manusia, terjadi di luar dirinya. Tetapi orang yang melakukan percabulan berdosa terhadap dirinya sendiri. Atau tidak tahukah kamu, bahwa tubuhmu adalah bait Roh Kudus yang diam di dalam kamu, Roh Kudus yang kamu peroleh dari Allah, –dan bahwa kamu bukan milik kamu sendiri? Sebab kamu telah dibeli dan harganya telah lunas dibayar: Karena itu muliakanlah Allah dengan tubuhmu!
Jangan keraskan hatimu! Siapapun saudara atau apapun latar belakang saudara selama ini,Bukalah hati saudara! Jangan tunda-tunda lagi! Lakukan sekarang juga! Terimalah Yesus Kristus sebagai Tuhan atas hidupmu! Jadikan Yesus Kristus menjadi Juruselamatmu seumur hidupmu! Tuhan Yesus Kristus bukan hanya berkuasa memulihkan hidupmu yang rusak. Dia juga sanggup memberikan keselamatan bukan hanya keselamatan di bumi akan tetapi memberikan jalan keselamatan bagi kita semua sampai masuk kehidupan kekal abadi di Sorga kepada siapapun yang menerimaNya dan percaya kepadaNya. Sebab keselamatan hanya ada di Dalam Yesus Kristus Tuhan.
Sebab jika kamu mengaku dengan mulutmu, bahwa Yesus adalah Tuhan , dan percaya dalam hatimu, bahwa Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati , maka kamu akan diselamatkan.( Alkitab, Roma 10:9 )
Kata Yesus kepadanya: “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku. ( Alkitab, Yoh 14:6 )
Dan keselamatan tidak ada di dalam siapapun juga selain di dalam Dia ( Yesus Kristus), sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan. ( Alkitab, Kisah 4:12 )
Hiduplah serta berjalanlah selalu bersama Dia! Pasti saudara tidak lagi terjerumus masuk lagi ke dalam dosa-dosa yang sangat merugikan hidup saudara. Rasakan hidup yang baru setelah anda berjalan bersama dengan Tuhan Yesus. Bagikan kesaksian ini kepada semua saudara yang anda kasihi. Jadilah saluran berkat.
” Segala Puji-pujian, Hormat, Kemuliaan, Kebijaksanaan, Hikmat, Kuasa, Kejayaan, Kekayaan, Kemasyuran, Kekudusan, Keindahan, Kekuatan, Kemegahan, Keperkasaan,Keberhasilan, Keagungan hanya bagi Allah Bapa di Sorga, Yesus Kristus Tuhan dan Juruselamat, dan Roh Kudus dahulu, sekarang, sampai selama-lamanya sampai kekekalan. Amien.
Tuhan Yesus Kristus memberkatimu.

c. Pertobatan total

2. Takut akan Tuhan
Siapapun anda sekarang, dimanapun anda berada sekarang, apapun latar belakang pekerjaanmu, latarbelakang bangsa, negara, bahasa, status sosial, status ekonomi, jika anda saat ini masih terikat dan terlibat dalam dosa-dosa penyimpangan seksual seperti pornografi, masturbasi, onani, lesbian, gay,seks bebas, perselingkuhan, perzinahan, pelacuran dan prostitusi ataupun bentuk lain dari penyimpangan seksual, anda belum terlambat untuk bertobat ! Segera ambil keputusan untuk meninggalkan semua itu! Jangan tunda-tunda lagi! Lakukan sekarang juga!
Bagaimana Langkah selanjutnya ?
copas : www.pelitahidup.com