Jumat, 14 November 2014

JERAT PELET HERFUNGKY DALAM MENCARI CINTA

Berperawakan kurus dan hitam, Herfungky Yahya merasa sangat sulit untuk mendapatkan perhatian teman-teman wanitanya di sekolah. Ketertarikannya terhadap wanita dimulai sejak duduk di kelas 1 Sekolah Menengah Pertama. Satu saat dia heran kepada teman yang keadaan fisiknya hampir sama dengan dirinya tetapi memiliki pacar yang cantik. Iseng, dia kemudian bertanya kepada temannya dan inilah awal mula dirinya mengenal ilmu pelet. Teman tersebut menawarkan untuk mengajarkannya ilmu pelet untuk menarik perhatian wanita.

Setuju, Herfungky kemudian dituntut untuk melakukan berbagai ritual. Mulai dari semedi 40 hari hingga masuk ke dalam tanah selama tiga hari. Semua syarat dilewatinya dan dengan begitu ia kemudian berhasil menguasai 7 ilmu pelet. Kehidupannya pun berubah 180 derajat. Apa yang diinginkannya dulu, sekarang dapat dengan mudah diraihnya.

“Efek dari semuanya, saya bisa mendapatkan wanita dengan mudah sekali.” Bahkan terdapat beberapa perempuan yang terlihat menunggu di depan pintu kelas Herfungky saat jam istirahat. Buatnya, memiliki banyak pacar dan digandrungi oleh banyak wanita adalah kebanggaan. Korbannya mulai dari wanita seumuran, lebih muda hingga yang lebih tua. 

Saat melihat wanita cantik, Herfungky akan langsung beraksi. Pelet dilancarkan dengan menggunakan asap rokok dan sebelumnya melalancarkan aksinya dia akan menyebut nama wanita tersebut. “Saya buang asap rokok itu di depan wajahnya dan itu langsung bereaksi. Mukanya mulai merah merona dan kegairahan cinta dan kesukaannya timbul saat itu juga.”

Ketika Herfungky mendapatkan wanita dengan mudah, wanita ini kemudian hanya dijadikan mainan. Hingga pada satu titik dia harus melakukan sebuah ritual yang di luar akal manusia, untuk memperkuat kesaktiannya. Pada ritual kali ini, dirinya harus bersetubuh dengan jin. Pantangannya adalah dia tidak boleh menyetubuhi wanita-wanita yang didekatinya, kalau hal itu sampai terjadi maka ‘ilmunya’ akan luntur.

Berjalannya waktu, semakin banyak wanita yang menjadi korban dan hanya di jadikan koleksi. Hingga suatu saat dirinya berbincang dengan pemilik warung makanan yang menjadi langganan Herfungky setiap harinya. Singkat kata ibu ini kemudian mengajaknya untuk ibadah pada hari minggu. “Awalnya saya menolak, tetapi mulai timbul niat jahat saya yang berpikiran bahwa di tempat ibadah ada banyak wanita cantik.” 

Sepakat dengan ibu pemilik warung, Herfungky kemudian ikut ibadah ke gereja. Saat memasuki gereja, seketika ia merasakan panas. Hal inilah yang kemudian membuatnya enggan berlama-lama dan hanya menunggu di pintu gereja. Saat duduk di luar dia melihat seorang gadis cantik sedang bermain keyboard. Mendapat calon korban baru, ia kemudian membaca mantra sembari menunggu selesai ibadah. 

Namun hal yang diinginkannya tidak terjadi. “Anehnya, wanita tadi tidak menunjukkan reaksi seperti wanita lain yang saya pelet. Saya mikir, ini orang sakti bener. Kekuatan apa yang dia miliki?”Ungkapnya dalam hati. Tidak ingin menyerah, minggu-minggu ibadah selanjutnya Herfungky datang dan tetap berusaha untuk melakukan pelet terhadap wanita tersebut. 

Saat mengikuti ibadah, dia kemudian mendengar firman Tuhan. “Seorang Pendeta berbicara tentang kuasa gelap. Hamba Tuhan itu menekankan, ‘kalau engkau ingin selamat, kamu harus meningggalkan semua kuasa kegelapan. Karena ada satu pribadi yang besar kuasanya dan tidak tertandingi, yaitu Yesus Kristus’.”

Beberapa waktu, ternyata firman itu tertanam dalam hatinya. Satu hari Herfungky merasa seperti ada dorongan yang begitu kuat di hati untuk membakar semua jimat-jimat miliknya. “Ketika saya mencoba untuk membakar jimat itu, tiba-tiba saya merasa seperti dipukul di bagian belakang badan saya.” Dirinya seketika rebah dan mencoba merangkak, tubuhnya tidak berdaya dan dirinya merasa ketakutan yang begitu luar biasa.

Herfungky merasa di sekitarnya ada banyak sekali setan-setan yang mengintimidasi. Mereka seakan marah karena dia berkhianat. Suara-suara menakutkan itu membuatnya merasa seakan sedang berada di alam maut dalam keadaan tidak bernyawa. Dalam keadaan gelap, dirinya merasa bahwa jumlah setan itu semakin banyak. Tiba-tiba saja, ada sebuah cahaya yang bersinar dan Herfungky mengalami perjumpaan dengan sosok yang sering dilihatnya di rumah ibadah yaitu Yesus Kristus. “Dalam kondisi ketakutan, saya mnecoba untuk mengulurkan tangan saya dan saya seperti merasakan ada kuasa yang mengalir dalam tubuh saya.” Dirinya merasa damai, sukacita dan senang yang luar biasa. 

Akhirnya dirinya sadar dan merasa kasih Tuhan yang luar biasa. Selama 14 hari dirinya pingsan dan dia pun sadar bahwa atas karunia Yesus Kristus dirinya diselamatkan dari kematian dan kuasa kegelapan. Inilah yang menjadi titik baliknya dan membuatnya ‘tergila-gila’ kepada Tuhan. “Saya ingin mencari Tuhan lebih lagi.”

Mujizat Tuhan yang luar biasa dalam hidupnya membawanya pada kehidupan yang lebih baik. Dia kemudian juga meminta maaf atas tindakannya jahatnya kepada wanita pemusik gereja tersebut. “Saya minta ampun kepada Tuhan karena dulu saya sering mempermainkan wanita.” 
Saat ini dirinya sadar untuk memperlakukan wanita dengan sepantasnya karena setiap orang berharga. Herfungky juga aktif dalam pelayanan anak muda. Dirinya rindu untuk membagikan  kebenaran kepada anak muda, sehingga mereka memiliki prinsip-prinsip hidup yang benar. 

Mengenai pilihannya untuk mengikut Yesus, Herfungki mengaku tidak pernah menyesal. “Saya tidak pernah menyesal meninggalkan semua ilmu pelet dan kuasa kegelapan, karena saat saya mengenal Tuhan Yesus sebagai Juru Selamat saya, hidup saya berubah. Dan saya mengerti arti kasih sesungguhnya yaitu kasih yang sejati yang berasal dari Yesus Kristus.”
Sumber : Herfungky Yahya (jawaban.com)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar