Jumat, 12 Desember 2014

KESEMBUHAN TOTAL DALAM 18 TAHUN

Tuhan Yesus masih tetap sama kuasa-Nya, baik kemarin, hari ini dan sampai selamanya.  Dalam pelayanan kesembuhan ada dua macam proses kesembuhan yang terjadi. Yang pertama adalah kesembuhan secara langsung, dan yang kedua adalah kesembuhan yang melalui proses waktu, bisa hitungan hari, bulan bahkan tahun.  Kedua macam kesembuhan itu adalah otoritas Allah dan merupakan kedaulatan Allah atas setiap orang.  Iman orang yang sakit, dan iman dari orang-orang di dekatnya, yaitu keluarga atau sanak saudara maupun teman-teman, dapat membantu kesembuhan penyakit dari penderita.  Selain itu, belas kasihan Allah dan kasih karunia serta kehendak-Nya yang akan menyembuhkan orang yang sakit itu.
Tuhan Yesus mengajar kita untuk selalu percaya meskipun ada tantangan dan kemustahilan.  Bagi Allah tidak ada yang tidak mungkin, sebab Ia maha kuasa sehingga Ia mampu melakukan segala sesuatu. Iman yang terus menerus dibangun meskipun ada tantangan kemustahilan akan memperoleh buahnya yaitu berkat pertolongan dari Allah.  Seseorang yang sakitnya belum disembuhkan belum tentu imannya lemah atau tidak punya iman, namun dalam semuanya itu ada kehendak Allah yang melampaui akal pemikiran kita, ada maksud Tuhan dalam hal tersebut.
Ibu Oni adalah seorang penderita kanker payudara yang disembuhkan Tuhan melalui proses waktu 18 tahun.  Ketika ia pertama didiagnosa dokter mengenai penyakitnya, ia mengalami shock dan kepanikan serta kesedihan mendalam.  Rasa kecewa dan putus asa serta bayang-bayang kematian terbersit namun dalam menghadapi penyakit, ia mulai berserah kepada Tuhan. Meskipun baru percaya kepada Tuhan, ibu Oni, berusaha belajar membaca dan merenungkan firman Tuhan meskipun tanpa bimbingan dari siapapun.  Ia percaya dan mulai mempraktekkan firman yaitu untuk bergembira karena hati yang gembira adalah obat sebagaimana dikatakan oleh firman Tuhan.  Ia tidak mau hanyut dengan perasaan sedih dan ketakutan.  Pikirannya selalu diisi dengan hal-hal yang baik dan firman Tuhan melalui pembacaan Alkitab.
Dokter mengatakan bahwa bila dioperasi, kemungkinan besar akar-akar dari kanker tersebut tidak mati, tetapi masih ada dan suatu saat akan tumbuh kembali. Mengikuti anjuran dokter, ibu Oni mempraktekkan pola makan yang baik dengan berpantang terhadap makanan tertentu, seperti bakso, tauge, dan daging jeroan seperti gajih, lemak dan juga daging sapi. Selain pantangan makanan itu, ibu Oni selalu berdoa dan meminta sukacita Roh Kudus untuk selalu memenuhi hatinya.
Tahun demi tahun berlalu, dan mujizat Tuhan mulai nampak terjadi pada tubuhnya.  Benjolan yang ada di payudaranya secara perlahan mulai mengecil dan semakin kecil, dan itu semua memakan waktu 18 tahun hingga ia sembuh total oleh kuasa Tuhan Yesus, tanpa operasi dan kemoterapi. Ibu Oni percaya bahwa semuanya itu terjadi oleh karena anugerah dan kasih serta kuasa Tuhan Yesus.
Hati yang gembira adalah obat yang manjur tetapi semangat yang patah mengeringkan tulang.  Bersukacitalah senantiasa dan jangan bersungut-sungut atau mengeluh dengan keadaan, tapi banyak bersabar. Jalani hidup dengan penuh ucapan syukur kepada Tuhan dan jangan rakus, karena sifat rakus dilarang Tuhan. Dalam Perjanjian Lama, Tuhan melarang umat-Nya memakan daging binatang tertentu salah satu sebabnya adalah agar manusia tidak terkena penyakit akibat mengkonsumsi daging binatang tersebut.   Lemak pada daging binatang mengandung kolesterol yang tinggi itu sebabnya Tuhan melarang memakan segala lemak dari binatang korban.
Mari kita bersukacita selalu dan menjaga pola hidup kita serta selalu beribadah kepada Tuhan. Tuhan Yesus memberkati.
“Hati yang gembira adalah obat yang manjur, tetapi semangat yang patah mengeringkan tulang.” (Amsal 17:22)
Sumber : beritainjil.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar