Senin, 05 Januari 2015

SAKIT PADA TULANG BELAKANG MENJADI NORMAL KEMBALI SEWAKTU MENGUCAPKAN SYUKUR KEPADA TUHAN ATAS APA YANG TELAH DIA LAKUKAN KEPADA MEREKA YANG LAIN

Setelah menderita sakit selama 18 bulan, saya sudah ditinggali suatu penyakit pada tulang belakang dan tidak dapat berjalan tanpa pertolongan sebatang tongkat. 


Suatu hari penyakit itu semakin bertambah parah, hari-hari berikutnya semakin mengerikan; tak ada kata-kata untuk dapat menjelaskannya. Saat mencoba untuk berjalan, ruas tulang belakang saya terasa berbunyi klik, menyebabkan rasa sakit yang amat sangat. Saya juga menderita sakit yang parah pada bagian pembuluh darah selama 25 tahun, ada penggumpalan darah pada aliran darah. Empat tahun terakhir ini saya terpaksa membalut kaki saya, sebaliknya saya tidak dapat berdiri dengan kedua kaki saya.

Pada tanggal 7 Oktober 1951, saudara saya, Nyonya Scott, membawa saya pergi ke pertemuan-pertemuan Branham di Lapangan Maranatha di mana saya menyaksikan 56 kasus kesembuhan Ilahi dari penyakit yang berbeda-beda, suatu pernyataan kuasa Allah yang mengagumkan dalam melepaskan orang-orang yang malang yang sedang menderita. Dan saya sangat bersukacita demi melihat mereka dilepaskan sehingga saya menangis dan menangis dengan sukacita. 

Sesudah kebaktian itu saya sedang duduk di dalam mobil dan merenungkan tentang keajaiban-keajaiban yang telah saya lihat, dan saya lupa sama sekali tentang diri saya sendiri, sewaktu memuji Tuhan atas apa yang telah Dia lakukan kepada orang-orang yang lain yang telah saya saksikan itu. 

Tiba-tiba saja saya merasakan kuasa Allah, berdiri pada kedua kaki saya. Dan disitulah Tuhan memperbaiki tulang belakang saya dan langsung saja semua rasa sakit itu lenyap. 

Saya pulang ke rumah dengan memuji Tuhan dan bersaksi kepada setiap orang yang saya temui. Hal pertama yang saya lakukan ketika saya tiba di rumah adalah membuka pembalut pada kedua kaki saya itu; dan oleh kasih karunia Tuhan saya tidak memakainya lagi. Saya dapat melakukan semua tugas di rumah saya dengan baik. 

Sejak saat itu saya tidak merasa sakit dan tidak memerlukan tongkat lagi. Dan saat ini kedua lutut saya masih lemah tapi tanpa rasa sakit lagi. Saya percaya kepada Tuhan bahwa segala sesuatunya tidak ada yang terjadi secara kebetulan. Dia adalah Pencipta dan Penyempurna dari segala pekerjaan yang baik, yang kepada siapa saya memberikan segala kepujian dan kemuliaan.

Sumber : faithscience.wordpress.com/kesaksian-kesaksian/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar