Sabtu, 29 Agustus 2015

GLADYS AYLWARD - MISIONARIS DI CHINA

Anda pernah menonton film atau mengetahui film berjudul "Escape from Huang Zhi"? Kisah seorang reporter dari Barat yang menyelamatkan kurang lebih enam puluh anak yatim piatu di China. Dia dibantu oleh seorang Suster dan seorang yang kaya berjalan melewati medan pegunungan dan gurun untuk menyelamatkan diri dari serbuan tentara Jepang.
Ada kisah nyata yang jauh lebih dahsyat dari itu. Di negara yang sama, yaitu China, pada 
masa pendudukan Jepang, seorang wanita sendirian membawa seratus lebih anak yatim piatu dan menempuh perjalanan sejauh 100 mil selama hampir satu bulan untuk sampai di tempat tujuan mereka yang aman. Dia adalah Gladys Aylward, seorang misionaris dari Inggris 
yang sempat ditolak untuk menjadi misionaris dan pernah bekerja sebagai pelayan rumah 
tangga.Dia lahir dari keluarga kelas pekerja di Edmonton, London, pada tanggal 24 Februari 1902. Meskipun dibesarkan di gereja Anglikan, pada awalnya dia bukan orang yang sangat 
religius. Pendidikannya hanyalah pendidikan dasar dan dengan posisi sebagai kelas pekerja hanya memberinya sedikit pilihan. Dia mulai bekerja menjadi pembantu rumah tangga 
pada usia 14 tahun. Panggilannya untuk bermisi muncul ketika ia menghadiri kebaktian kebangunan rohani pada saat dia berumur 18 tahun.   Pendeta saat  itu menantang pendengarnya untuk mempersembahkan diri bagi pelayanan kepada Tuhan. Pesan pendeta itu langsung 
berbicara dengan kuat dalam hatinya dan keinginannya untuk melayani sebagai misionaris 
mulai tumbuh.


Tidak Memenuhi Syarat sebagai Misionaris

Bekerja selama empat tahun sebagai pembantu rumah tangga membuatnya memiliki suatu wawasan yang unik mengenai hati seorang hamba. Saat dia memberikan hidupnya untuk
Kristus, ia bersedia dipakai untuk melayani dalam bidang apa saja.Beberapa sumber mengindikasikan bahwa keputusannya untuk menjadi misionaris ke China muncul setelah ia membaca artikel di suatu majalah tentang China,sebuah negara tempat jutaan orang belum pernah mendengar Injil.
Dia melanjutkan pekerjaannya sebagai pelayan salon selama dua tahun. Pada usia pertengahan dua puluhan, ia melamar untuk menjadi misionaris dan diberikan kesempatan mencoba
di China Inland Mission Centre di London. Di sana, ia bekerja sampai usia dua puluh enam 
tahun, tetapi rupanya prestasinya tidak memenuhi harapan para pemimpin China Inland Mission Centre. Dia ditolak untuk melayani sebagai misionaris ke China. Namun, tidak ada yang bisa menggagalkan kehendak Tuhan atau menolak pelayanan mereka yang dipanggil oleh 
Allah ("Sebab anugerah dan panggilan Allah tidak dapat dibatalkan." -- Roma 11:29, AYT 
DRAFT).


Nekat Mengutus Dirinya Sendiri
Gladys bertekad untuk melayani Tuhan dengan cara apa pun, ia terus bekerja dan menabung. Pada saat ia berusia tiga puluh tahun, kesempatan itu datang, seorang misionaris senior,
yaitu Ibu Jeannie Lawson, sedang mencari asisten muda untuk melanjutkan pekerjaannya.
Gladys diterima, tetapi Ibu Lawson tidak memiliki apa-apa untuk membantunya melakukan perjalanan ke China. Gladys juga tidak memiliki dana lebih untuk bepergian dengan kapal laut. Jadi, ia memberanikan diri, sendirian menempuh perjalanan darat dengan kereta api dengan hanya berbekal paspor, Alkitab, tiket, dan dua ninepence pound.
Pada bulan Oktober 1930, Gladys berangkat dari London menuju China dengan naik Kereta Api Trans - Siberia dan tiba di Vladivostok. Ia kemudian berlayar ke Jepang menuju Tientsin. Dari Tientsin, dia naik kereta, bus, dan keledai menuju kota Yangchen di pedalaman, di
provinsi Shansi yang bergunung-gunung, sebelah selatan Beijing.
Sebagian besar penduduk Yangchen belum pernah melihat orang Eropa, selain Ibu Lawson
dan Aylward. Mereka tidak memercayai kedua wanita itu sebagai orang asing, dan tidak bersedia mendengarkan mereka.
Penginapan "The Sixth Happines" Gladys dan Ibu Lawson memikirkan cara untuk menarik orang agar mengenal Kabar Baik. Mengetahui bahwa kota di mana mereka tinggal
adalah tempat transit bagi orang yang melakukan perjalanan jauh, mereka berencana untuk membuat tempat penginapan.

Di tempat penginapan itu, dengan ramah mereka menawarkan makanan dan tempat tidur 
yang hangat dengan harga yang murah serta tempat buat keledai para tamu di halaman. 
Pada malam hari, setelah melayani makanan para tamu, Gladys dan Ibu Lawson akan 
mengumpulkan tamu-tamu ini, mereka dan menceritakan tentang seorang bernama Yesus. 
Dengan cara ini pesan Injil mulai diberitakan, tidak hanya pada mereka yang di penginapan,tapi para pengendara keledai membawa cerita-cerita itu di sepanjang perjalanan mereka.

Gladys juga menghabiskan berjam-jam setiap hari belajar bahasa setempat untuk berkomu
nikasi dengan orang-orang setempat, dan akhirnya ia menguasai bahasa itu, suatu yang tadinya di luar pikiran dan kemampuannya.

Tak lama setelah itu, mentornya, Ibu Lawson, jatuh dan terluka parah,bahkan menyebabkan kematiannya beberapa hari kemudian. Gladys bersama juru masak China, yang adalah se
orang Kristen yang taat, bertekad untuk meneruskan pekerjaan Ibu Lawson. Fasih dalam
bahasa lokal, ia mulai mengabarkan Injil ke desa-desa sekitarnya. Menyadari banyak anak-
anak yang tidak diinginkan oleh orang tuanya dan mereka menjadi anak-anak yang terlantar, pekerjaan misinya berubah menjadi perawat anak-anak kecil yang terlantar. Namun, perawatannya tidak terbatas hanya pada anak-anak. Apalagi pada waktu itu, China diserang
tentara Jepang sehingga banyak tentara dan warga sipil China yang terluka. Jadi,dia 
menampung orang-orang yang terluka, yang membutuhkan perawatan akibat dari perang 
yang sedang terjadi. Penginapannya menjadi perlindungan bagi dua puluh anak yatim dan 
sebanyak tiga puluh sampai empat puluh tentara yang terluka pada waktu itu.

Menyelamatkan Lebih dari Seratus Anak Yatim Piatu Perang semakin meluas dan anak-anaknya sekarang bertambah jumlahnya
oleh menjadi sekitar seratus orang. Dia telah menjadi warga negara China pada tahun 1936, dan aktivitasnya dalam mendukung rakyat lokal, termasuk sedikit memata-matai orang Jepang, membuatnya tidak aman untuk tetap tinggal di Yangchen. Kolonel Linnan, anggota perlawanan Tionghoa lokal, memperingatkan Gladys kalau dia telah dianggap "buronan" dan dijadikan target 
penangkapan hidup atau mati. Gladys lalu mengumpulkan anak-anak dan mengevakuasi 
mereka dari kota.
Akibat situasi perang dan tidak adanya transportasi,Gladys terpaksa memimpin anak-
anaknya, berjalan kaki, di atas pegunungan menuju ke provinsi Sian yang lebih aman
dengan jarak sekitar 100 mil jauhnya. Perjalanan itu menghabiskan waktu 27 hari, dan mereka harus menanggung berbagai kesulitan dan penderitaan. Gladys sendiri jatuh sakit dalam
perjalanan itu dan ketika mereka akhirnya tiba dengan selamat, ia roboh. Para dokter takjub dengan ketahanan fisiknya dan terheran-heran saat mengetahui Gladys sebenarnya 
sedang menderita tifus, pneumonia, demam, kekurangan gizi & kelelahan yang luar biasa.

Dia kembali melayani, tetapi tidak pernah benar-benar sembuh dari penyakitnya. Namun,
hal ini tidak menghentikannya untuk terus melayani Tuhan. Dia mulai mendirikan gereja berbagi Injil di desa-desa, di penjara, dan di antara yang sakit dan tak berdaya. Pelayanannya
berlanjut sampai tahun 1947 ketika rezim komunis yang baru mulai memegang kendali. 
Gladys dan misionaris lain harus meninggalkan China.
Akhir Hidup Gladys Aylward
Pada tahun 1958, setelah sepuluh tahun di Inggris, Gladys pergi ke Taiwan untuk memulai
panti asuhan lainnya. Dia tetap berada di sini selama sisa hidupnya, melayani Tuhan dengancara melayani anak-anakNya. Dia meninggal tanggal 3 Januari 1970.
Gladys Aylward dikenal sebagai `Ai-weh-deh`,(The Virtuous One) oleh orang China dan dia mencintai mereka yang pada awalnya tidak memercayai dia. Semasa dia melayani di Yungcheng, dia sempat diangkat menjadi asisten untuk pemerintah, yaitu "Foot Inspector", karena perjuangannya menentang "pembebatan" kaki untuk anak-anak gadis di China. Budaya 
pembebatan kaki ini dilakukan agar para wanita memiliki kaki kecil karena waktu itu, ada pandangan wanita berkaki kecil itu cantik, padahal korbannya akan mengalami ketidakseimbangan tubuh dan kesakitan selama proses berlangsung.


Sempat ditolak dan diejek pada awal pelayanannya, figur Gladys akhirnya diterima dan sangat dihormati oleh orang-orang di China. Dia mengasuh anak-anak yatim dan mengadopsi 
beberapa di antaranya, menghentikan pemberontakan di penjara, dan dalam banyak kesempatan, berani mengorbankan nyawanya untuk menolong mereka yang membutuhkan. 
Keberaniannya untuk mengintervensi pemberontakkan di penjara ini bahkan membuat para penjahat sangat respek kepadanya.

Dia hidup di hadapan Tuhan, untuk Tuhan, dan dipakai Tuhan secara luar biasa.
Diambil dan disunting dari:
keberanian untuk melayani dan mewartakan Injil Kerajaan Allah.
Judul majalah: Chariot of Fire Judul artikel: Gladys Aylward Misionaris di China Penulis artikel: Ronny Deddy Rondonuwu Penerbit: Nafiri Allah Terakhir, Surabaya 2014 Halaman: 67 -- 69 POKOK DOA 1. Mari kita berdoa kepada Tuhan Yesus untuk para misionaris yang memberitakan Injil di China. Kiranya Tuhan menolong mereka, memberikan kekuatan, dan memberikan sukacita untuk memenangkan bangsa China bagi Tuhan. 2. Mari kita berdoa kepada Tuhan Yesus untuk para wanita Kristen yang memiliki hati untuk bermisi. Kiranya Tuhan memberikan roh
dengar dalam firman kebenaran, yaitu Injil," (Kolose 1:3-5)
3. Mari kita berdoa kepada Tuhan Yesus untuk orang-orang masa kini. Kiranya Tuhan terus mengingatkan pentingnya menginjil, hingga kita berani untuk menyampaikan berita Injil. "Kami selalu mengucap syukur kepada Allah, Bapa Tuhan kita Yesus Kristus, setiap kali kami berdoa untuk kamu, karena kami telah mendengar tentang imanmu dalam Kristus Yesus dan tentang kasihmu terhadap semua orang kudus, oleh karena pengharapan, yang disediakan bagi kamu di sorga. Tentang pengharapan itu telah lebih dahulu kamu
< http://alkitab.mobi/?Kolose+1:3-5 >
copas : sabda.org

Selasa, 25 Agustus 2015

DIPULIHKAN DARI KEHANCURAN

Sumber : kesaksian.sabda.org


Aku ibu rumah tangga yang memiliki tiga anak, aku bekerja di sebuah perusahaan garmen selama sepuluh tahun. Aku teringat peristiwa 6 tahun yang lalu, yang membuat kecut hatiku.

Saat itu usia rumah tanggaku memasuki tahun yang ke-15, karena perubahan emosi menyebabkan aku dan suami sering bertengkar sehingga keadaan keluarga menjadi kacau balau. Karena keadaan seperti neraka di dunia, akhirnya kami memutuskan untuk hidup berpisah. Aku bertugas menjaga anak-anak dan suami berkewajiban memberikan kebutuhan keluarga tiap bulan.
Setelah hidup berpisah, aku diperkenalkan oleh teman untuk bekerja di perusahaan garmen tempat aku bekerja sekarang ini. Aku selalu menyembunyikan bahwa sebenarnya aku wanita yang hidup terpisah dengan suami. Hal itu aku lakukan untuk menghindari pertanyaan dari rekan-rekan kerja.
Meskipun aku sendirian menjaga anak-anak, aku merasa senang karena terhindar dari kekesalan hati yang selalu timbul akibat ulah suami. Apalagi sekarang aku sudah memiliki pendapatan tetap, selain aku juga memperoleh bantuan dari suami. Suatu ketika suamiku sudah tidak mau memenuhi kewajibannya tiap bulan, yang menimbulkan pertengkaran terjadi kembali. Kembali hatiku risau dan cepat marah, apalagi aku takut bila terjadi perampokan dan sebagainya sehingga aku sering tidak bisa tidur malam.
Majikanku Ibu Tan, selalu mengabarkan Injil kepadaku dan di perusahaan diputar kaset-kaset penginjilan. Persekutuan sesudah dilakukan makan siang, tetapi aku selalu menolak untuk ikut. Melihat sikapku yang keras, ibu Tan tidak pernah memaksa tetapi ia meminta dengan hormat agar aku memperbolehkan anak-anakku mengikuti kebaktian sekolah minggu.
Setelah beberapa lama, aku sangat heran melihat perubahan yang terjadi pada anak-anakku. Mereka menjadi anak yang penurut dan baik. Perhatianku atas perubahan yang terjadi pada anak-anakku menyebabkan aku memiliki perhatian terhadap kekristenan, namun kekerasan hatiku tetap kuat untuk tidak mengikuti kebaktian mereka.
Majikanku tidak kekurangan akal, ia merubah persekutuan siang menjadi persekutuan dengan bahasa Inggris. Karena aku sangat ingin belajar bahasa, maka aku mulai mengikuti persekutuan itu. Persekutuan itu diselingi puji-pujian, doa dan menghafalkan ayat-ayat Alkitab. Bagi yang bisa menghafal dengan baik dalam bahasa inggris akan diberi hadia, karena aku ingin mendapat hadiah itu untuk anak-anakku maka aku mulai menghafal ayat-ayat Alkitab.
Tanpa aku sadari, dengan membaca Alkitab itu Firman Tuhan telah berada dalam hatiku. Maka melalui kebaktian kebangunan rohani yang aku ikuti, aku mengambil keputusan menerima Tuhan Yesus sebagai Juru Selamat pribadiku. Setelah lima tahun aku mengenal Injil, aku mengikuti kursus pemuridan dan memperoleh lebih banyak tentang Injil Tuhan. Dengan pengenalan yang lebih dalam, aku merasa menjadi umat Kristen yang tidak memiliki kesaksian, karena aku wanita yang berpisah dengan suami. Hal yang membuat aku sangat sedih dan menaruhnya di dalam doa.
Puji Tuhan, yang telah mendenar doa-doaku. Rencana Tuhan sungguh ajaib, secara kebetulan aku bertemu dengan suamiku. Melihat perubahan sikap dan perhatianku, suamiku mulai berusaha mendekati dan memulihkan hubungan perkawinan kami yang sudah hancur. Akhirnya hidup perpisahan yang sudah enam tahun berjalan, dapat pulih kembali sesuai rencanca Tuhan yang sangat Agung.
"Aku percaya rencanaMu sangat indah dalam hidupku Tuhan, walaupun hidupku jauh dalam kegelapan. RencanaMu sangat indah dan sempurna bagi hidupku, terima kasih Tuhan."
Diambil dari:
Judul buku:Jalan Tuhan Terindah
Penulis:Pdt. Paulus Daun, M.Div, Th. M
Penerbit:Yayasan Daun Family, Manado
Halaman:101 -- 103

Jumat, 21 Agustus 2015

MIMPI PENGANGKATAN

1 Tesalonika 5:23, Semoga Allah damai sejahtera menguduskan kamu seluruhnya dan semoga roh, jiwa dan tubuhmu terpelihara sempurna dengan tak bercacat pada kedatangan Yesus Kristus, Tuhan kita.
Peristiwa ini begitu membekas, sehingga saat bangun saya langsung mencatat hari dan tanggalnya pada blog ini.
Bagi saya ini adalah mimpi pertama saya dimana saat mimpi tersebut saya memperoleh konfirmasi berupa suatu suara, dan salah satu ayat dari Alkitab.
“Tubuh, jiwa, dan roh. Semuanya haruslah sempurna. Jika ada salah satu yang tidak sempurna, takkan bisa terangkat.”
Di bawah ini adalah gambaran dalam mimpi dimana pengangkatan tersebut dimulai,
Saat itu kami menghadiri acara komsel di suatu apartemen, dan diadakan di balkon apartemen pada ketinggian tertentu. Tiba-tiba kami dikejutkan oleh salah satu anggota komsel (saya ingat benar wajah orang ini, salah seorang pengerja gereja), dia berteriak panik menghampiri dan mengejutkan kami: “Oma kemana? kemana?”
Oma, nenek saya.
Kami kaget bukan karena Oma, tapi karena teriakan teman komsel kami tersebut memecah keheningan kami saat berkumpul bersekutu, oleh sebab itulah kami berhamburan lari ke kamar Oma. Dan kami dapati kamarnya kosong tanpa dirinya.. hanya kain selimut batiknya saja yang ada di tempat tidurnya.
Sekilas kami tidak mengerti akan apa yang terjadi, namun tiba-tiba diluar apartemen, tepatnya di bawah balkon – tepat dibawah kami adalah lahan parkiran dibatasi taman kecil, terdengar begitu banyak suara orang berhamburan keluar, dan banyak orang seakan terlihat kebingungan, saya tegas sekali melihat wajah salah seorang remaja berkulit putih berkaca-mata dan agak kurus menengok ke kiri dan ke kanan, seperti orang ling lung. Serentak saat itulah kami melihat perubahan bentuk awan.
Kami tidak lagi saling memperhatikan diri kami masing-masing, melainkan kami secara takjub dan tidak sadar langsung memandang ke langit. Perasaan takut dan khawatir bercampur aduk menjadi satu.
Awan berubah bentuk menjadi gelap, dan sungguh gelap.
Awan menjadi gelap dan seperti akan ada badai yang datang, dan kami melihat ke atas.. langit yang gelap itu kemudian lama kemudian timbul segumpal awan yang terang yang membentuk wajah Yesus secara samar-samar.
Sepersekian detik kemudian, kilat mulai menggelegar dan gemuruh seperti suara badai yang besar. Namun peristiwa alam tersebut anehnya tidak mendatangkan hujan sama sekali.
Kemudian entah berapa lama kemudian.. awan berangsur-angsur menjadi terang kembali
Banyak sekali orang-orang yang menjadi panik – termasuk saya sendiri. Berbagai suku dan bangsa dan bahasa berlarian dan masuk ke dalam mobil mereka masing-masing menyelamatkan diri, melewati jalan tol yang padat – entah menuju kemana – keadaan macet. Semua wajah berada dalam keadaan yang cemas dan khawatir. Sibuk dengan diri mereka sendiri.
Setengah sadar dalam tidur tersebut saya diingatkan kenapa saya tidak bisa terangkat. Salah satu dalam diri saya tidak sempurna. Yaitu saya menyimpan kepaitan. Ya, sungguh saya sangat menyesal saat itu. Saya tidak menyadarinya. Terpikir sekalipun tidak. bahwa saya ternyata menyimpan kepahitan. Saya menyimpan rasa sakit hati atas perlakuan dan perkataan atasan saya saat itu yang sangat tidak membangun dan menjatuhkan mental – dimana saat itu beliau belum berpulang ke rumah Bapa.
Saat itulah terdengar suatu suara :
“Tubuh, Jiwa, dan Roh, semuanya haruslah sempurna. Jika ada salah satu yang tidak sempurna, takkan bisa terangkat.”

Saat itu pula saya menyesal sejadi-jadinya.
Dan Tuhan memberikan konfirmasi dengan jelas di mimpi tersebut melalui suatu ayat:

1 Tesalonika 5 : 1 – 28
Tetapi tentang zaman dan masa, saudara-saudara, tidak perlu dituliskan kepadamu,
karena kamu sendiri tahu benar-benar, bahwa hari Tuhan datang seperti pencuri pada malam.
Apabila mereka mengatakan: Semuanya damai dan aman–maka tiba-tiba mereka ditimpa oleh kebinasaan, seperti seorang perempuan yang hamil ditimpa oleh sakit bersalin–mereka pasti tidak akan luput.
Tetapi kamu, saudara-saudara, kamu tidak hidup di dalam kegelapan, sehingga hari itu tiba-tiba mendatangi kamu seperti pencuri,
karena kamu semua adalah anak-anak terang dan anak-anak siang. Kita bukanlah orang-orang malam atau orang-orang kegelapan.
Sebab itu baiklah jangan kita tidur seperti orang-orang lain, tetapi berjaga-jaga dan sadar.
Sebab mereka yang tidur, tidur waktu malam dan mereka yang mabuk, mabuk waktu malam.
Tetapi kita, yang adalah orang-orang siang, baiklah kita sadar, berbajuzirahkan iman dan kasih, dan berketopongkan pengharapan keselamatan.
Karena Allah tidak menetapkan kita untuk ditimpa murka, tetapi untuk beroleh keselamatan oleh Yesus Kristus, Tuhan kita,
yang sudah mati untuk kita, supaya entah kita berjaga-jaga, entah kita tidur, kita hidup bersama-sama dengan Dia.
Karena itu nasihatilah seorang akan yang lain dan saling membangunlah kamu seperti yang memang kamu lakukan.
Kami minta kepadamu, saudara-saudara, supaya kamu menghormati mereka yang bekerja keras di antara kamu, yang memimpin kamu dalam Tuhan dan yang menegor kamu;
dan supaya kamu sungguh-sungguh menjunjung mereka dalam kasih karena pekerjaan mereka. Hiduplah selalu dalam damai seorang dengan yang lain.
Kami juga menasihati kamu, saudara-saudara, tegorlah mereka yang hidup dengan tidak tertib, hiburlah mereka yang tawar hati, belalah mereka yang lemah, sabarlah terhadap semua orang.
Perhatikanlah, supaya jangan ada orang yang membalas jahat dengan jahat, tetapi usahakanlah senantiasa yang baik, terhadap kamu masing-masing dan terhadap semua orang.
Bersukacitalah senantiasa.
Tetaplah berdoa.
Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu.
Janganlah padamkan Roh,
dan janganlah anggap rendah nubuat-nubuat.
Ujilah segala sesuatu dan peganglah yang baik.
Jauhkanlah dirimu dari segala jenis kejahatan.
Semoga Allah damai sejahtera menguduskan kamu seluruhnya dan semoga roh, jiwa dan tubuhmu terpelihara sempurna dengan tak bercacat pada kedatangan Yesus Kristus, Tuhan kita.
Ia yang memanggil kamu adalah setia, Ia juga akan menggenapinya.
Saudara-saudara, doakanlah kami.
Sampaikanlah salam kami kepada semua saudara dengan cium yang kudus.
Demi nama Tuhan aku minta dengan sangat kepadamu, supaya surat ini dibacakan kepada semua saudara.
Kasih karunia Yesus Kristus, Tuhan kita, menyertai kamu!
Puji Tuhan saya belajar banyak dari hal ini, dari mimpi tersebut. Apa yang selama ini tidak saya sadari, yaitu kepahitan hati telah Tuhan bukakan. Kini saya telah mengampuni almarhum atasan saya. Lebih baik diselesaikan sekarang daripada dipendam. Kepahitan yang kita alami di bumi ini, akan jauh lebih buruk pada masa antikris nanti. Jangan sampai tertinggal, Jaga mahkota kita baik-baik.
Wahyu 3:11 (TB), Aku datang segera. Peganglah apa yang ada padamu, supaya tidak seorangpun mengambil mahkotamu.
Sekarang tidak terasa kita sudah berada di penghujung akhir Juni 2015.
Jatuh bangun kita hadapi dalam kehidupan ini bersamaNya. Tidak jarang kita kembali jatuh dalam dosa, baik disengaja maupun tidak. Dan itu sangatlah mendukakan hati Tuhan. Namun kini… apapun yang terjadi … janganlah suam-suam kuku. Dan sesulit apapun halangan yang menghadang, saya telah memilih untuk menjadi terang dan bercahaya bagi banyak orang, khususnya dimulai dari lingkungan terdekat yaitu keluarga baru kemudian kepada semua orang.
Apa yang telah kita persiapkan untuk menjelang pengangkatanNya yang tinggal sebentar lagi ?
Meskipun hari dan tanggal pastinya kapan kedatangan Tuhan tidak ada yang tahu, Anak tidak, malaikat juga tidak, namun melalui penglihatan dan kesaksian para nabi, telah banyak menubuatkan akan kedatangan Mesias yang ke 2 kali tersebut tidak akan berlangsung lama dalam 2-3 tahun dari sekarang. Ingatlah melalui penglihatan para nabi, kita diberikan masa anugerah tersisa 3 menit terakhir (hari Tuhan 1 hari = 1000 tahun di bumi).
Mengapa Tuhan tidak mau terang-terangan memberitahukan waktu dan tanggal pastinya pengangkatan ? Saudara jika musuh saudara yaitu iblis (pengikut Kristus seharusnya hanya memiliki 1 musuh di dunia ini yaitu iblis dan antek2nya, dan pengikut Kristus hendaknya hidup damai dengan semua orang) jika iblis mengetahui waktu dan tanggal pasti kedatangan Tuhan, bukankah mereka akan siap siaga merencanakan serangan ke semua jemaat mendekati detik2 terakhir pengangkatan? Dan sudah dapat dipastikan ada yang bertahan namun adapula yang jatuh dalam dosa sehingga tidak kudus dan tidak layak diangkat jika tidak hidup sungguh2 dalam Tuhan. Itulah sebabnya Allah Bapa setia dan adil, rahasia tersebut hanya Allah yang mengetahuinya agar kita dapat selalu berjaga-jaga setiap saat menanti kedatanganNya yang tiba-tiba.
Apakah kita sudah hidup kudus dan memenuhi standarNya untuk pengangkatan nanti? Apakah kita sudah hidup berkenan padaNya ?
Untuk menjadi sempurna bukanlah seperti sulap yang semudah membalikkan telapak tangan, “cling…” maka anda sempurna tak berdosa. Bukan seperti itu saudara. Semua memerlukan campur tangan Tuhan, dsn anda harus berjuang secara bertahap dan terus berjuang dan berjuang.. sampai mencapai garis finish sebagaimana rasul Paulus sampaikan dalam
2 Tim 4 : 7,
Aku telah mengakhiri pertandingan yang baik, aku telah mencapai garis akhir dan aku telah memelihara iman.
Selama kita hidup, tidak pernah ada kata terlambat untuk bertobat. Ingatlah akan penjahat yang disalibkan di sebelah Yesus, meski ajal akan menjemput penjahat tsb tapi ia tahu bahwa Yesus tidak bersalah dan ia meminta Yesus untuk menerimanya saat ia meninggal nanti. Berikut adalah pengakuan pertobatannya :
Luk 23 : 41 – 43,  Kita memang selayaknya dihukum, sebab kita menerima balasan yang setimpal dengan perbuatan kita, tetapi orang ini tidak berbuat sesuatu yang salah. “Lalu ia berkata: “Yesus, ingatlah akan aku, apabila Engkau datang sebagai Raja. Kata Yesus kepadanya: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya hari ini juga engkau akan ada bersama-sama dengan Aku di dalam Firdaus “.
Saudara berdoalah kepada Tuhan agar kita dapat hidup berkenan kepadaNya hingga Tuhan menjemput saudara di awan – awan. Doakan juga musuh saudara dan orang lain yang saudara kenal agar mereka juga dapat dikuduskan dan hidup berkenan seturut kehendak Tuhan.
Saudara mari kita singkapkan sesuatu. Percaya atau tidak, iblis semakin menjadi-jadi untuk menjatuhkan saudara dengan 1001 cara. Apalagi jika saudara adalah seorang yang sangat mengasihi Kristus. Iblis mengincar pengikut Kristus untuk dijatuhkan dalam dosa. Mengapa hanya pengikut Kristus ? Menurut kesaksian Mukendi salah satu mantan pengikut lucifer yg telah bertobat mengungkapkan bahwa iblis tidak mengincar org2 diluar Kristus, sebab org2 diluar Kristus tsb sudah menuju kebinasaan dgn sendirinya. Dengan kata lain ayat ini sangat berlaku jika saudara ingin bertemu Bapa di surga :
Yoh 14 : 6, kata Yesus kepadanya: “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.
https://i0.wp.com/www.trumpettracts.com/artwork/tick_tock_cover.jpg
Apalagi mengingat waktu iblis yang tinggal sedikit di muka bumi ini, mereka tidak rela seorang pun masuk surga dan berencana mengajak sebanyak mungkin org ke neraka melalui dosa.
Saudara, berhati-hatilah jika anda menggunakan media, baik cetak maupun elektronik. Kita sudah mengetahui mereka berkerja dalam berbagai badan organisasi dan masuk ke dalam media dan industri, bercampur berbaur dengan orang sekuler dan pengikut Kristus mulai dari industri musik, film, perbankan, kesehatan (farmasi), edukasi, dll.
Adalah bijak bagi kita untuk dapat bertanya kepada Tuhan sebelum melakukan sesuatu. Sebab jerat iblis ada dimana-mana, bahkan dalam kesendirian saudara timbul pikiran jahat, fantasi erotis, dsb. Tutup bungkus oleh kuasa darah Yesus untuk melindungi kita dimanapun kita berada setiap saat, saat hendak melangkah, bahkan sebelum dan sesudah tidur. Sebab kuasa kegelapan kadang tidak kasat mata !
Jika saudara adalah seorang pengikut Kristus yang sungguh-sungguh, dalam mata rohani saudara tampak tidak telanjang sebagaimana kebalikan dari orang sekuler / awam lainnya yg telanjang, melainkan memakai baju yang putih bersih. Dalam hal ini, iblis pun dapat melihat saudara akan apa yang saudara kenakan.. apakah berbaju atau telanjang. Jika saudara berbaju, saudara sangat diincarnya !
Ingat saudara, jangan pernah dengan mudahnya curhat di media sosial. Iblis pun memakai media sosial sama seperti orang sekuler atau orang awam pada umumnya. Saudara tidak perlu menceritakan secara garis besar siapa saudara pada media sosial, apa ketidaksukaan saudara, apa kelemahan saudara, dll. Dengan membuka peluang extrovert pada media, dengan mudahnya iblis akan mencari cara untuk membuat saudara jatuh dalam dosa.
Hidup adalah terus berjuang untuk terus berkenan kepada Tuhan. Jika hidup terasa berat, curhatlah pada Tuhan dan lepaskanlah beban saudara padaNya.
Mat 11 : 28-29, Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan  kepadamu. Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan.
Saudara berhati-hatilah dalam memilih pasangan dan pergaulan. Jika hidup pasangan atau pergaulan saudara tidak kudus, dan saudara bermain-main dalam kekudusan, dalam hal ini jika salah satunya adalah melakukan sex sebelum menikah, maka akan terdapat banyak konsekuensi akibat dosa yang harus saudara hadapi. Diantaranya yaitu selain saudara akan dihantui rasa cemburu yang begitu tinggi, saudara juga secara tidak langsung akan menerima transfer roh kenajisan dari pasangan saudara dimana roh tersebut akan membuat saudara ingin merasakan sex tersebut lagi dan lagi dan dimana pada akhirnya saudara menuju kebinasaan. Hanya melalui kuasa Yesus Kristus dan pertobatan yang sejati saudara dapat dilepaskan.
1 Kor 3 : 16-17,  Tidak tahukah kamu, bahwa kamu adalah bait Allah dan bahwa Roh Allah diam di dalam kamu? Jika ada orang yang membinasakan bait Allah, maka Allah akan membinasakan dia, Sebab bait Allah adalah kudus dan bait Allah itu ialah kamu.
Jadi selama kita masih bernafas, marilah kita hidup kudus dan tak bercacat cela, sebab surga tidak diperuntukkan untuk dosa sekecil apapun, melainkan yang kudus. Hidup kudus mencakup banyak hal, mulai dari pikiran, perkataan, dan perbuatan. Jagalah mahkota kita agar tidak seorangpun dapat mengambilnya. Terus dan terus berjuang hingga KairosNya tiba.
Tuhan Yesus memberkati.
Sumber : berjagajaga.wordpress,com

Senin, 17 Agustus 2015

HATI HATI ROH IZEBEL MELANDA GEREJA

image

Banyak rumah tangga hancur karena tidak adanya penundukan istri. Banyak pria telah dirusak oleh wanita-wanita dominan. Ia menyalahgunakan kepribadiannya yang kuat untuk mengontrol suaminya,  sehingga suaminya menyerah pada saat ditekan.
Ada sebuah kisah luar biasa dalam alkitab yang bercerita tentang seorang ratu kejam bernama Izebel. Ratu Izebel adalah seorang pemuja berhala yang bahkan telah mengorbankan saudaranya sendiri. Ia menikahi raja Ahab dan mempengaruhinya untuk berbalik dari Allah. Ia sangat membenci Allah dan membunuh banyak nabi Allah.
Berdasarkan bukti-bukti sejarah Izebel adalah satu-satunya ratu yang memiliki stempel sendiri, bukan menggunakan stempel raja saat memberikan titah. Ini membuktikan betapa powerful dan berkuasanya ia.
Kekerasan hatinya membawanya kepada maut.  Sebelum ia menikah dengan raja Ahab, Izebel adalah seorang putri, ia sudah terbiasa mendapatkan apapun yang diinginkannya. Izebel adalah seorang wanita yang telah menyerahkan dirinya kepada setan.
Ia membunuh orang karena mengingini kebun anggurnya dengan menjebaknya dengan memajukan 2 orang saksi dusta, kemudian memberikan kebun anggur itu kepada suaminya, Ahab. Tetapi, Raja Ahab tidak bertindak menghentikan Izebel.
Kisah ratu Izebel mengingatkan para istri untuk berhati-hati saat dealing dengan suami. Cek betul-betul apa motivasi anda. Seorang wanita Ilahi harus mempengaruhi suaminya untuk semakin dekat dengan Tuhan.
Tiang Sula Bukan seperti istri Haman – dalam kitab Ester – yang mempengaruhi suaminya untuk menyulakan Mordekhai orang yang takut akan Tuhan dan pernah menyelamatkan raja. Dan pada akhirnya mengakibatkan raja marah menghukum mati Haman suaminya beserta seluruh anggota keluarganya dengan menyulakan mereka pada tiang penyulaan yang dia bangun untuk Mordekhai.
Hal ini dikarenakan istri Haman, Zeresh tidak bisa menentramkan hati suaminya untuk tidak melakukan pembalasan dendam, melainkan membakar hati suaminya untuk membuat rancangan yang jahat. Sehingga kejahatan Zeresh berbalik ke kepalanya sendiri dan menyeret seluruh keluarganya.
*Penyulaan adalah metode eksekusi paling sadis saat peradaban manusia memasuki masa paling kelam.
image
Hai, istri berhati-hatilah dengan perkataan anda! Anda bisa membawa suami anda masuk ke dalam jebakan maut yang akan mencelakakannya dan akhirnya juga mencelakakan anda sendiri.
Adam jatuh dalam dosa karena bujukan (perkataan) Hawa. Kelemahan wanita adalah pada bibirnya. Maka dari itu, berhati-hatilah saat dealing dengan suami anda, wanita Ilahi seharusnya memberikan penguatan dan motivasi yang baik pada suaminya.
Tragedi terjadi saat wanita merebut posisi dari pria, sehingga mengakibatkan banyak orang mencemooh: Ada wanita bercelana panjang dalam rumah. Bahkan saya pernah melihat istri pendeta yang dominan. Suaminya selalu diatur dalam bertingkah laku dan harus mengikuti setiap perkataannya.
Anda harus mengijinkan kehendak Tuhan yang mengendalikan anda !
Mintalah Tuhan mengubah hati anda supaya memiliki roh yang tentram, lemah lembut dan rendah hati. Kalau earthly marriage saja kita gagal, bagaimana kita bisa menjadi mempelai Kristus? Pernikahan kita di dunia adalah pembelajaran bagi kita untuk di Sorga.
Orang bisa melihat penundukkan diri kita pada Tuhan melalui penundukan diri pada suami. Banyak fakta telah menunjukkan pada waktu istri memaksa masuk ke dalam posisi suami, suami akhirnya menyerah dan membiarkan istrinya mengambil semuanya – kalau tidak ribut, daripada ribut nyerocos terus ngga berhenti-berhenti, mending kasih aja.
Kita membutuhkan kasih karunia untuk berubah. Banyak wanita datang pada gembalanya dan mengaduh kalau suaminya tidak perhatian dan tidak merawatnya. Dan kemudian gembala ini menjawab: Apakah kamu mendengarkan kata-kata suamimu? Apakah kamu menghormatinya?
Ia menjawab: Tidak… Bagaimana suami anda bisa mengasihi anda, bila anda tidak pernah mendengarkannya dan menghormatinya?
Ratu Atalya adalah anak Izebel. Dalam banyak hal ia lebih keji dan kejam dibandingkan Izebel. Sikap ibunya menurun sedemikian hebat, ibarat Izebel sebuah semak dan pada Atalya sudah menjadi pohon. Ia bahkan menghancurkan raja Yoram suaminya dan anaknya raja Ahazia untuk berbuat jahat.
Bahkan wanita jahat ini menunjukkan betapa kejamnya ia dengan membunuh semua anak (cucunya) yang memiliki hubungan dengan raja dan setelah itu ia naik tahta. Ambisinya pada tahta telah membuatnya buta. Ambisinya telah memerintahnya.
Kekerasan hatinya membuatnya lupa dan tidak lagi menyadari tindakannya keji dan kejam.
Banyak suami sudah tidak tahan dengan omelan istrinya. Tidak peduli tempat, tidak peduli waktu, kemanapun ia pergi ngomel terus, mulutnya tidak ada remnya. Akhirnya banyak suami yang memiliki istri dominan akhirnya jatuh dalam dosa perselingkuhan.
Mungkin kita tidak sekejam Atalya dan Izebel, tapi berapa banyak orang di keluarga anda yang telah menjadi korban keegoisan anda? Berapa banyak orang dalam keluarga anda telah anda lukai dengan perkataan anda yang tajam dan pedas? Berapa banyak anak yang telah menjadi korban keegoisan anda? Anda mendidiknya seperti diri anda dan bukan seperti yang Tuhan mau, yaitu mendidiknya dalam takut akan Tuhan.
Demi mencapai sukses banyak wanita pergi keluar dan meninggalkan anak-anak mereka tanpa figur. Jaman sekarang wanita semakin dikuatkan untuk memiliki kebebasan. Kebebasan bukan berarti anda bebas melampiaskan seluruh ambisi anda dan meninggalkan tanggung jawab seorang wanita Allah untuk mengajar anak-anaknya dalam takut akan Tuhan.
Amsal 31:26-31 berbicara mengenai puji-pujian untuk istri yang cakap, yang berkata:
 Ia membuka mulutnya dengan hikmat, pengajaran yang lemah lembut ada di lidahnya.
Ia mengawasi segala perbuatan rumah tangganya, makanan kemalasan tidak dimakannya.
Anak-anaknya bangun, dan menyebutnya berbahagia, pula suaminya memuji dia, katanya: Banyak wanita telah berbuat baik, tetapi kau melebihi mereka semua.
Kemolekan adalah bohong dan kecantikan adalah sia-sia, tetapi isteri yang takut akan TUHAN dipuji-puji.
Berilah kepadanya bagian dari hasil tangannya, biarlah perbuatannya memuji dia di pintu-pintu gerbang!
Apa jawaban untuk wanita-wanita yang keras?
Anda harus berseru kepada Tuhan supaya mengubah hati anda sehingga anda memiliki roh yang tentram dan hati yang lemah lembut. Ini akan menyukakan hati suami anda, terlebih lagi Tuhan.
1 Petrus 3:4 berkata,  tetapi perhiasanmu ialah manusia batiniah yang tersembunyi dengan perhiasan yang tidak binasa yang berasal dari roh yang lemah lembut dan tenteram, yang sangat berharga di mata Allah.
Perbuatan seorang istrilah yang akan membuatnya dipuji dan suaminya akan beroleh hormat dari banyak orang.
image
Roh Izebel tidak sama dengan roh pemberontakan. Roh Izebel memberikan pengaruh negatif kepada pasangannya untuk melakukan kehendaknya sendiri. Dan biasanya bertentangan dengan firman Tuhan. Halus, lembut, tidak kentara tetapi sangat berpengaruh. Namun, jika suami takut akan Tuhan dan peka, maka roh Izebel tidak mendapat tempat. Sedangkan roh pemberontakan membawa orang yang dikuasainya memberontak secara nyata. Jika suami menetapkan suatu kebijaksanaan, maka istri tidak akan menurutinya. Namun biasanya roh Izebel dan roh pemberontakan berjalan bersama-sama. Jika roh Izebel tidak mendapat tempat, maka roh pemberontakan yang beroperasi.
Izebel adalah wanita excellent versi Iblis. Izebel excellent dalam melakukan apa yang menimbulkan sakit hati Tuhan. Jika berpasangan dengan pasangan yang tidak takut Tuhan, maka Izebel sangat leluasa menyebarkan pengaruh negatifnya. Dan hasilnya adalah kerusakan yang massive. Namun jangan kuatir,  Tuhan juga punya wanita excellent. Wanita itu tertuang dalam kitab Amsal 31:10-31.
Di dalam kitab ini dituliskan kriteria wanita excellentnya Tuhan ( Amsal 31:10-31 ) :
1. bisa dipercaya (ay 11)
2. menjadi penolong yang setia, membuat kehidupan suaminya meningkat secara positif (ay12, 23)
3. senang dan rajin bekerja keras (ay13, 19, 27)
4  penuh persiapan dan perencanaan (ay 14-15, 21-22, 27)
5. bisa melihat peluang (ay16-18, 24)
6. pantang menyerah (ay18)
7. murah hati dan rendah hati (ay 20)
8. penuh hikmat (ay 26)
9. cinta Tuhan sepenuh hati (ay 29)
10. perbuatannya yang baik menjadi kekuatan dan kemuliaannya (ay  25, 31)
Sepuluh kriteria di atas harus dimiliki oleh semua perempuan milik Tuhan. Kesepuluh kriteria itu yang membedakan wanita-wanitanya Tuhan dengan yang bukan milik Tuhan. Di ayat 30 dikatakan kemolekan adalah bohong dan kecantikan adalah sia-sia, tetapi isteri yang takut akan TUHAN dipuji-puji. Artinya adalah; karakter berbicara lebih lantang dibandingkan dengan kemolekan fisik. Sebab, karakter yang cantik akan semakin mempercantik kemolekan fisik. Tetapi, kemolekan fisik tidak akan dipandang indah jika memiliki karakter buruk.
Ada hal yang mendasar yang sama dan berbeda dari Amsal 31 dengan Izebel. Hal yang sama adalah; mereka berdua sama-sama memberikan pengaruh kepada suami-suami. Setiap pria yang beristrikan salah satu dari mereka akan mengalami percepatan dalam kehidupan. Hanya berbeda arah. Jika memperistri wanita amsal 31, maka percepatannya menuju kepada kemuliaan Tuhan. Jika memperistri Izebel, maka percepatan kehidupannya menuju kepada kebinasaan.
Lalu siapakah wanita-wanita macam amsal 31? Banyak. Alkitab mencatat nama Ester (seorang wanita Yahudi, permaisuri raja Xerxes negeri persia), Ruth (anak menantu Naomi yang berasal dari negeri Moab, yang ditebus dan diperistri Boas), gadis Sunem (salah satu istri Salomo yang paling dicintai Salomo sehingga muncul kitab Kidung Agung, kitab percintaan raja Salomo dengan gadis Sunem), Sara (istri Abraham), Ribka (istri Ishak), Lea (salah satu istri Yakub), dan masih banyak lagi. Para wanita tersebut telah membuat sejarah melalui kehidupan rumah tangga mereka. Mendukung para suami mereka untuk tetap hidup dalam jalan Tuhan. Walaupun ada beberapa yang melakukan kesalahan seperti Sara. Namun tetap para perempuan ini telah membuat sejarah bersama dengan Tuhan dan suami mereka.
Pembahasan di atas adalah pembahasan mengenai roh Izebel. Dan roh Izebel ini sering kali diidentikan dengan kaum Hawa. Jadi, apakah roh ini tidak menjangkiti kaum Adam? Jika kaum pria memiliki karakter Izebel yang tertulis di atas, maka pria tersebut terjangkiti roh Izebel. Hanya, roh Izebel yang mengendalikan kaum pria beroperasi dengan cara yang sedikit berbeda. Roh ini menggunakan sisi kemaskulinan pria. Namun cara kerjanya tetap sama, yaitu memanupulasi, mengintimidasi, dan menguasai. Jika pria yang dikuasai roh Izebel, maka pria ini akan menjadi penghasut yang luar biasa, dan bisa menjadi provokator yang sangat licik. Tingkat kerusakan yang ditimbulkan juga sama parahnya. Jadi para pria juga harus mengintrospeksi diri apakah dirinya memiliki sifat manipulasi, intimidasi, dan menguasai. Jika ya, minta ampun kepada Tuhan dan bertobat.
Intinya dalam akhir jaman ini kita harus terus peka untuk cek diri kita apakah kita masih ada roh Izebel dalam diri kita… berhubung masih ada kesempatan, walaupun tidak banyak waktu lagi… segeralah berbenah diri… karena semuanya adalah anda sendiri dan Tuhan yang tahu. Berjaga-Jagalah !
image
Tuhan Yesus Memberkati….
Sumber : berjagajaga.wordpress.com

Kamis, 13 Agustus 2015

PERJALANAN KE NERAKA WITH BERNADA FERNANDEZ






Naskah yang sedang anda baca, adalah bagian dari kesaksian saudari Bernarda Fernandez,  ini adalah suatu anugerah baginya bahwa Yesus Kristus membawanya melihat kehidupan di NERAKA.
Karena sakit saya pagi itu, suamiku menolak meninggalkan saya sendirian dan pergi bekerja.  Saya berkata saya tidak sendirian. Setelah kepergiannya, saya merasa sekarat. Sehingga kuputuskan menelepon teman, dan ibu mertua saya. ibu mertua menjawab: “Bernarda, Allah akan memberkatimu dihari ini, jangan takut“. Jawaban yang sama diberikan oleh seorang saudara dalam Kristus yang kutelepon, tetapi ia menambahkan: “Bernarda bangun dari tempat tidurmu dan pujilah Tuhan, menangislah kepadaNya dan muliakanlah DIA“.
Sehingga, dalam kelemahan kekuatan aku menangis pada Tuhan  dan berkata: “Tuhan Engkaulah kekuatanku, datang dan tolonglah saya“. saya mencoba berdiri, tetapi kekuatan-ku telah pergi . Suara-ku tidak terdengar lagi namun jiwa-ku menangis kepada Tuhan untuk menolong-ku yang sekarat. Tiba-tiba kamar diliputi oleh cahaya seperti nyala api. Segera rasa takutku hilang dan aku melihat malaikat turun dan masuk dikamar-ku. sangat jelas mereka berbicara seorang kepada yang lain, dan tiba-tiba suatu bentuk yang luar biasa muncul, sangat luar biasa daripada malaikat. Dia berpakaian putih dengan stola emas. Di dadaNya tertulis: “SETIA DAN BENAR“. Di wajahNya terpancar Kasih dan kelemah-lembutan. Yesus yang adalah Kristus hadapanku, Raja segala raja dan Tuhan segala tuhan. Diberkatilah NamaNya !
    Yesus menghampiri, menjamah kepalaku dan berkata: “Aku Yesus yang mati bagimu. Lihatlah bekas luka ditanganKu, masih ada bagimu. Aku turun dari Tahta KemuliaanKu untuk berbicara padamu; kehidupanmu perlu diperbaiki. Kau pemalas dan cepat marah. lagi, Aku tidak suka 25% kekristenan atau 95%, tetapi 100%. Jika  mau kesurga, kau harus kudus karena Aku sendiri adalah Kudus; Aku datang membawahmu untuk suatu perjalanan“.
New York City
    Saya bertanya: “Tuhan apakah ini adalah suatu misi perjalanan?” Dia menjawab “Tidak“. Kemudian Ia memegang tanganku dan mengangkatku, dan berkata kepadaku dengan mesrah dan penuh Kasih. Dia membawaku sejauh jendelaku, Dia memandang kota New-York dan saya melihat kesedihan diwajahNya. Dia menangis dan berkata: “Firman-Ku sangat baik dikotbahkan, tetapi orang-orang tidak mendengarkan. Dosa kota ini telah sampai kepada Bapa-Ku“.

    Kota ini penuh homoseksual; diantaranya orang-orang politik. Tuhan berkata: “Ini-lah suatu sodom, tetapi Aku hidup dan pengadilan Bapa-Ku akan jatuh pada kota ini“.Saya berlutut dan menangis tetapi Ia berkata:”Jangan takut. Saat pengadilan itu dijatuhkan pada kota ini, Gereja-Ku tidak berada di Dunia lagi.“.  Ia membawahku ke tempat tidur memintaku menelepon seorang saudara dari Jemaatku.Dia memberikan nama saudara itu. Dan memintaku mengatakan padanya bahwa Rohku akan keluar dari tubuhku,dan jangan mereka membawah tubuhku kerumah sakit atau ke pemakaman. sebaliknya, beritahukan suamiku agar percaya kepada Dia yang adalah kebangkitan dan Hidup (Yohanes 11: 25).Ia katakan: “Aku-lah yang memberikan Hidup, Aku membawah Rohmu tetapi engkau akan kembali dan beritakan pada semua orang agar percaya sepenuhnya kepada-Ku. bagi yang percaya kepada-Ku tidak akan pernah mati” (Yohanes 11:26). Tuhan mengulurkan tanganNya dan suatu tubuh yang lain keluar dari diriku. pakaianku putih dan bercahaya seperti Tuhan, Dia katakan: “Lihat! Ini-lah tubuh yang segera dimiliki oleh orang Kristen yang taat pada Firman-Ku“.
    Saya sadar bahwa saya dapat menembus dinding. Tuhan memegang tangan saya dan berkata: “Lihat“! Saya berpaling dan melihat tubuh saya yang tanpa Roh. Dia menjelaskan bahwa tubuh jasmaniku tidak berarti, namun hanyalah debu tanah, dan saat mati akan kembali menjadi debu tanah, sebagaimana tubuh jasmani lainnya. Dia menambahkan bahwa tubuh yang baru adalah sangat mulia yaitu Roh yang di-berikan pada manusia. Saya mengira Ia akan membawah saya langsung ke Surga, namun itu bukan permasalahannya. Kami turun melalui suatu terowongan dibawah bumi, saat masuk tempat tersebut Saya tak dapat menahan bau busuk. Saya katakan: “Tuhan saya tidak mau pergi ketempat itu“. tetapi kami tetap saja masuk; Sewaktu mendekati ujung terowongan, kami duduk diatas batu dan Tuhan berkata: “Lihatlah“! Saya mendengar suara penderitaan,tangisan dan teriakan. Di neraka, waktunya dihabiskan dengan menangis,tidak seorang pun peduli kepada mereka.
    Saudara/i terkasih, Saya menyadari NERAKA ITU NYATA. Saya  menangis, dan menatap wajah Tuhan, Dia berkata: “Peganglah apa yang engkau lihat, dan janganlah melupakannya“.
    Saya melihat ke Neraka, banyak orang-orang berteriak “aduh! aduh! selamanya! selamanya! mereka merasakan kesakitan dan penderitaan untuk SELAMA-LAMANYA!!!.
Image result for image neraka
Saya berpaling dan bertanya pada Tuhan: “Tuhan, apakah keluarga saya ada yang di neraka?
Dia menjawab “Aku tidak mengijinkan engkau melihat anggota keluargamu“. Saya memintaNya lagi: “Tuhan apakah orang ku kenal ada disini?” “ya”, Kata-Nya Aku akan mengijinkan engkau melihatnya.
Tiba-tiba ada seseorang keluar dari dalam neraka: itu Alexander.
Aku kenal alexander di kebangunan Rohani yang ku hadiri bersama suamiku di Republik Dominika. Saat di KKR tersebut, aku mendengar suara yang jelas berkata, “Berdiri, pergi dan cari Alexander.  Katakan padanya supaya doa  jangan menolak AKU, sebab Aku ini adalah kesempatan terakhir nya“. aku kenal ini adalah suara Tuhan walau pada saat itu aku tidak melihatNya.
pada saat ini aku langsung mencari alexander dan memperkatakan  apa yang Tuhan sampaikan.
Dia membalas:”Kamu orang Kristen bodoh. Kamu menyesatkan orang dengan mengatakan Yesus datang segera, Saya, Alexander, tidak percaya kenyataan itu“. Saya katakan: “Alexander,  Allah yang memberi hidup dan Dia mengambilnya kapan saja Ia mau; Alexander, kau akan segera mati.
Alexander menjawab: “Saya terlalu muda untuk mati,masih banyak tahun kesenangan saya didunia ini.”
padahal itu adalah Kesempatan yang baik dan benar bagi Alexander.
PARA PEMBACA YANG TERKASIH, Apakah yang KAU ketahui tentang DIRIMU sendiri ?
Tiga minggu kemudian, Alexander meninggal dalam keadaan mabuk. Sudah pasti akhir hidupnya adalah tempat yang penuh penderitaan (neraka). Alkitab mengatakan dengan jelas pemabuk tidak mendapat bagian dalam kerajaan Allah (Galatia 5: 21).
    Ketika melihat orang di neraka, Saya dapat melihat Alexander diserang oleh dua cacing besar. Dia berteriak “Aduh! Aduh! Aduh!”dia menderita.
Dia mengenalku dan berkata: “aku menolak kesempatan terakhir. aku berada disini sekarang, menderita. Tolonglah aku, saat engkau kembali kedunia, pergilah kerumahku dan beritahukan keluargaku agar percaya pada Yesus dan taat pada FirmanNya, supaya mereka tidak datang di tempat yang penuh sengsara ini.
    Kemudian Tuhan menunjukan ribuan orang yang menderita di neraka, dan berkata:”Kau lihat, beberapa orang ini mengenal-Ku saat di dunia. Masih banyak orang di dunia yang berada dipinggir jalan tidak tahu kemana tujuannya. Ketahuilah jalan ke surga sangat sempit, dan akan dipersempit lagi. Akan ada kesulitan di bumi, agar kamu dimurnikan seperti emas, Namun jangan takut karena Aku mendahuluimu seperti seorang Prajurit  Gagah perkasa“.
    Saya bertanya: “ADAKAH ORANG KRISTEN DI NERAKA?”, Ia menjawab: “Ya, kau tahu mengapa? Mereka percaya pada-Ku namun tidak berjalan menurut Firman-Ku. sangat banyak, umat Kristen hanya berlaku benar dalam bait-Ku,didepan pendeta  dan keluarga mereka. Namun mereka penipu besar bagi dirinya. Mata Bapa-Ku melihat segala sesuatu dan mengerti setiap perkataan, dimanapun engkau.  Katakan pada umat-Ku bahwa inilah waktu hidup suci dan kudus dihadapan Bapa-Ku, dihadapan iblis dan dihadpan dunia. Biarlah iblis tidak berkuasa mempersalahkan umat-Ku; dan biarlah dunia tidak menunjuk pada umat-Ku. Inilah saat dasyat untuk melihat kekudusan dan kesucian “(1 Petrus 1: 14-16)
Lake of Fire
    Kemudian kami pergi kesuatu tempat seperti lautan api. Saat kami mendekatinya, saya mencium bau busuk yang sangat dan Tuhan berkata: “Apa yang kau lihat adalah danau perapian, yang sudah tersedia bagi iblis, nabi palsu, dan anti Kristus. Aku tidak menyiapkan tempat ini bagi manusia, tetapi mereka yang tidak percaya kepada-Ku sebagai Juruselamatnya dan tidak hidup menurut Firman-Ku akan berada disana (Wahyu 20:14)”

    Pada saat itu saya melihat Tuhan menangis dan berkata: “Ada banyak sekali mereka yang hilang daripada mereka yang masuk ke Surga“. Kemudian Tuhan menunjukan  bilangan orang yang mati seketika dan berkata: “Lihat! Berapa banyak yang hilang! Gereja-Ku tertidur mereka mengaku menerima Kuasa-Ku; mempunyai Firman-Ku dan Roh Kudus, Tetapi mereka tertidur. Di dunia ada yang berkhotbah bahwa tidak ada Neraka. Pergi dan katakan bahwa tempat ini nyata“.
    Saya berada jauh dari api, namun dapat merasakan panas. Kami tinggalkan itu dan terus ke Surga. kami masuk Surga kedua. Di Surga ini Tuhan menunjukan matahari dan bintang dan berkata: “Lihat bintang-bintang ini, Aku menyebut mereka menurut namanya. Apakah kau melihat matahari, Karena Kuasa-Ku-lah ia dapat bersinar bagi orang benar dan orang jahat. Namun akan datang harinya bahwa matahari tidak bersinar lagi, segalanya menjadi gelap“.

sumber : berjagajaga.wordpress.com