Jumat, 18 September 2015

DILEPASKAN DARI IKATAN DOSA dan DIPULIHKAN OLEH TUHAN YESUS


Kesaksian: Daiweh, Pengerja dari TKISS, BCS.

Kehidupan yang saya kecapi hari ini tidak sama seperti yang saya alami sebelumnya, kalau hari ini saya bisa bersukacita, bergembira oleh karena Roh Allah ada di dalamku, itu karena kebaikan Tuhan dan anugrahNya bagi saya. Berbeda sebelum saya dipulihkanNya, di mana kehidupan saya begitu hancur dan jauh dari Tuhan, bahkan kehidupan yang penuh dengan ikatan-ikatan dosa dunia.

Kehidupan gelap saya jalani dengan mulai dari minum-minuman keras, yang pada awalnya hanya ingin mencoba-coba saja, dan karena ketakutan saya kehilangan teman. Bagi saya mencari teman itu sungguh suatu hal yang sulit, karena saya adalah orang yang pendiam dan pemalu. Tetapi semua itu berubah setelah saya dan teman saya sering sekali berpesta pora di kaoraoke, diskotik dsb, mulai dari sana sikap saya berubah total menjadi seorang pribadi yang mudah sekali bergaul dan tidak tahu malu, dan seringkali melakukan hal-hal yang tidak baik seperti berkelahi dengan orang, mengeluarkan omongan yang negatif, dan menjadi banyak berbicara.

Dorongan untuk melakukan hal-hal yang buruk makin menjadi parah, saya mulai mencoba-coba dengan perjudian, memenuhi pikiran saya dengan pikiran-pikiran yang kotor sampai dengan pengunaan obat-obatan. Semuanya saya lakukan untuk memuaskan keegoisan saya , karena bila bersama dengan teman-teman saya, saya seperti merasakan saya ini hebat boleh melakukan hal-hal tersebut, dan akan merasa gembira dan dihargai.
Namun seirirng berjalannya waktu, saya menyadari betapa hancurnya hidup yang sudah saya lewati ini. Singkat cerita, ketika saya lagi sendirian di dalam kamar, tiba-tiba saya mulai bertanya pada diri saya sendiri “ Sampai kapan harus hidup seperti ini?“ Dan saya bertekad untuk berubah dan meninggalkan tabiat lama saya bersama dengan teman-teman saya.

Puji Tuhan, ada suara yang berkata dalam hati saya untuk saya bertobat. Suara itu jelas saya rasakan dalam hati saya dan berkata terus menerus “Bertobatlah..bertobatlah…” Mendengar suara itu, saya mulai mengkoreksi diri, dan saya sadari betapa jauhnya saya dari Tuhan. Saya tersungkur dan berdoa meminta pengampunan dan belas kasihan dari Tuhan. Mulai dari situ saya mulai membuat komitmen untuk tidak kembali lagi kepada hidup saya yang lama. Namun ternyata tidak semudah yang saya pikirkan, pikiran saya mulai diserang dengan intimidasi yang sangat negatif, dan menyebabkan saya sulit sekali untuk bisa tidur, dan menyebabkan saya mengkonsumsi obat yang memudahkan saya untuk bisa tidur. Dan saya sadari hal yang saya lakukan ini membuat kesehatan saya tidak baik.

Dan akhirnya saya memutuskan kembali mencari wajah Tuhan dengan pergi ke gereja setiap minggu. Dari situ saya dipertemukan oleh Tuhan dengan seorang ibu, yang adalah pengerja di gereja ini. Saya percaya ini adalah bagian dari rencanaNya.

Singkat cerita, saya mulai sms-an dengan ibu ini, ibu ini orang yang sangat baik, tegas dan caranya menegur sangat baik. Akhirnya ibu ini mulai mengajak saya bergabung dengan COOL (Family Altar), ibu ini berkata COOL ini dasyat sekali, dan saya ingin sekali mengikuti COOL ini. Namun karena saya harus bekerja dari pagi sampai malam maka tidak ada waktu bebas untuk pergi ke COOL ini. Namun saya percaya bahwa ibu ini terus berdoa buat saya, dan saya pun mulai komitmen berdoa untuk manajer saya agar saya diberi kebebasan untuk ikut COOL ini. Dan puji Tuhan, mujizat Tuhan terjadi. Saya diiinkan oleh manajer saya untuk ikut COOL ini. Dan melalui COOL ini, karakter saya sungguh diubahkan, dan kebiasaan-kebiasaan buruk saya mulai dipulihkan.

Dan akhirnya, saya mulai memberanikan diri untuk bercerita tentang masa lalu saya kepada Ibu ini. Dan ibu ini mendoakan saya untuk saya bisa dilepaskan dari keterikatan-keterikatan yang saya alami. Dan puji Tuhan, pada saat doa pelepasan saya merasa  hadirat Tuhan yang luar biasa, dan mendengar suara Tuhan yang berkata “Aku mengasihimu anakKu”. Halleluya, dari situ saya merasakan kekuatan baru, hidup baru dan pemulihan dalam hidup dan diri saya. Sungguh Allahku dasyat.

sumber : www.bcs.org.sg

Tidak ada komentar:

Posting Komentar