Kamis, 12 Mei 2016

KESAKSIAN SAUDARA DARI 2 ORANG KRISTEN KOPTIK YANG DIBUNUH ISIS

Dalam sebuah siaran langsung yang ditayangkan dalam acara SAT-7, Beshir memberikan kesaksian tentang dua saudaranya yakni Bishoy Estafanus Kamel (25 tahun) dan Samuel Estafanos Kamel (23 tahun), keduanya mati dipenggal oleh ISIS cabang Libya. Behir menyatakan bahwa ia sangat bangga dengan mereka berdua. Beshir juga yakin kedua saudaranya bangga sebagai seorang Kristen.

Beshir menyatakan bahwa ketika ISIS tidak mengedit bagian di mana saudaranya mendeklarasikan iman dan mengucapkan nama Yesus Kristus, di satu sisi diakuinya bahwa ISIS itu membantu dalam menguatkan iman mereka. Dia malah berterima kasih kepada ISIS karena tidak membuang audio ketika mereka berteriak menyatakan iman mereka.

Ketika ditanyakan bagaimana keadaan keluarganya, dia menyatakan bahwa keadaan keluarganya justru tidak dalam keadaan berdukacita tapi bersukacita dan mengucapkan selamat satu dengan yang lain karena banyak dari desa mereka yang mati sebagai martir, dan hal itu membuat mereka bangga.

Ketika ditanya bagaimana pendapatnya tentang serangan kepada ISIS di Libya, Beshir mengatakan bahwa sejak dari zaman Roma kami sebagai orang Kristen sudah menjadi target dan akhirnya mati sebagai martir. Dia mengatakan bahwa yang membuat kami bertahan adalah kami diajar untuk mengasihi orang yang membenci kami dan memberkati orang yang mengutuk kami.

Ketika ditanya apakah dia atau anggota keluarganya yang marah jika diminta untuk memberikan pengampunan kepada para pembunuh saudaranya, Beshir mengatakan bahwa dia sudah bertanya kepada ibunya jika dia melihat anggota ISIS di jalanan, bagaimana? Ibunya mengatakan (Beshir menyatakan bahwa ia mengatakan dengan jujur dan sungguh-sungguh) bahwa Ibunya akan mengundang mereka ke rumahnya karena dia (anggota ISIS) itu sudah membantu kami untuk masuk ke dalam kerajaan Surga. Beshir menyatakan isunua seorang yang tidak berpendidikan dan berumur lebih dari 60 tahun. Beshir bertanya kepada Ibunya jika Ibunya melihat anggota ISIS di jalanan dan dia diberitahu bahwa orang itu pembunuh anakmu, Ibunya mengatakan bahwa dia akan meminta kepada Allah untuk membuka mata orang itu dan mengundang dia ke rumah untuk menyatakan bahwa mereka sudah membantu kami untuk masuk Kerajaan ALLAH.

COPAS : INSPIRRONI.BLOGSPOT.CO.ID

Tidak ada komentar:

Posting Komentar