Senin, 05 September 2016

KESAKSIAN : UNGKAPAN HATI SEORANG IBU









Perjuangan saya untuk membesarkan anak seorang diri itu suatu tugas yg sangat tidak mudah namun kekuatan Tuhan yg selalu menguatkan saya, pembelaanNya dikala aku merebut anakku dari panti asuhan dan sampai mujizat kesembuhan yg diderita anak saya, untuk mencukupkan kebutuhan hidup saya dan anak, saya berjualan baju bekas dipasar-pasar pedesaan sampai salon panggilan ke rumah-rumah saya jalani. 
Naluri keibuan saya ingin mendidik anak seutuhnya, namun disisi lain saya dituntut bekerja untuk kebutuhan hidup. Meskipun Tuhan memakai tangan-tangan orang lain untuk menyalurkan berkat bagi saya, saya tetap berusaha bekerja, tidak mengandalkan manusia.( Yeremia 17:5 Beginilah firman TUHAN: “Terkutuklah orang yang mengandalkan manusia, yang mengandalkan kekuatannya sendiri, dan yang hatinya menjauh dari pada TUHAN!). 
Semakin memacu semangat saya untuk berjuang dalam hidup saya. Saat ini saya sangat rindu untuk bersatu kembali dengan anak tersayang saya, saya sangat merindukan hal itu. Anak saya tidak mau diajak berjualan di pasar, tetapi dia pilih tinggal bersama keluarga hamba Tuhan disebuah gereja kecil didaerah perbatasan kota Solo dan Sukoharjo. 
Saya berjualan di daerah Wonogiri, 2 jam perjalanan untuk bertemu dengan anak saya yang saya kasihi, ini merupakan perjuangan yang melelahkan bagi seorang ibu untuk berjumpa dengan si buah hati. 
Debora Riyanti N
Sumber : pendoasion.wordspress.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar