Kamis, 06 April 2017

KISAH NYATA ERNAWATY NYARIS BUNUH AYAH AKIBAT DENDAM MEMBARA


Perpisahan orang tua ernawaty menjadi awal penderitaan keluarganya, harapan dan impiannya berubah. Sejak ibunya menikah lagi dengan ayah tirinya, mereka selalu mendapat perlakuan kejam dari ayahnya.
"Kalau saya nggak pernah dianggap sebagai anak" katanya.
Sejak kehadiran ayah tirinya hingga mereka beranjak besar, ayahnya selalu berlaku kejam terhadap dia dan adiknya. Ia mengakui bahwa ayahnya sering kali memukuli mereka tanpa sebab yang jelas. Sementara ibunya tak dapat berbuat apa-apa bila sang ayah sudah murka terhadap kedua gadis si mata wayangnya itu.
Selama bertahun-tahun mendapat perlakuan dan penderitaan yang tak kunjung berakhir, menggoreskan dendam dan benci yang sudah memuncak di hati erna. Hingga kemudian ia berencana untuk membunuh sang ayah.
"Aku pernah mau bunuh Bapak aku pake pisau gitu, tapi gagal.Nggak tau kenapa. Ada suara ngelarang aku untuk membunuh gitu."
Rencananya gagal karena ia menuruti suara yang melarangnya untuk membunuh sang ayah. Setelah kegagalannya itu, ia tak juga berhenti untuk merencanakan pembunuhan yang kedua kalinya. Kali kedua ini, ia coba untuk membunuh ayahnya lewat minuman yang dibubuhi obat supaya ayahnya overdosis. Namun ia harus menerima kegagalan kali kedua.
Ia merasa capek dengan kegagalannya untuk berusaha membunuh sang ayah. Lalu terbersik dalam pikirannya untuk mengakhiri hidupnya akibat lelah dan beratnya penderitaan yang ia alami selama hidup bersama dengan ayah tirinya. Namun apa daya, ia tetap saja gagal karena suara yang sama yang ia dengar.
Dengan hati yang hancur, ia datang kehadirat Tuhan dan mempertanyakan penderitaan yang ditimpakan kepadanya itu. Ia bertanya mengapa ia harus mendapatkan seorang ayah tiri yang memperlakukan ia dengan sangat kejam. Hingga ia mendengarkan sebuah suara yang berseru:"Anakku,Aku mengasihimu.Kalau engkau percaya kepadaku, percayalah akan mujizat yang terjadi."
Ada sebuah harapan yang masih terbungkus rapat di hati erna, sebuah harapan atas pertobatan sang ayah dan perubahan hidup yang lebih baik atas keluarganya. Hingga suatu hari, ketika ia ikut sebuah persekutuan Kristen, ia harus mengambil satu keputusan tersulit yaitu mengakui segala kesalahannya. Mau mengampuni segala kesalahan ayahnya dan mencoba untuk menerima dan mengasihi ayahnya.
Namun Tuhan berbicara melalui seorang hamba yang melayani dalam persekutuan itu. Sampai akhirnya erna mau mengambil komitmen untuk mengampuni ayah yang sudah memperlakukannya, adik dan ibunya dengan kejam.
"Aku berjanji sama Tuhan. Tuhan aku mau mengampuni bapakku."
Sejak itu, ia meminta ampun atas kesalahan yang ia lakukan atas rencana pembunuhan yang pernah ia lakukan. Dan akhirnya ia merasakan terlepas dari akar pahit, rasa dendam dan benci yang sudah berkobar dalam hati selama bertahun-tahun. Ia mau mengasihi, mengampuni dan menerima ayahnya tanpa mengingat lagi segala perlakuan kejam yang ia alami selama ini.
Mengampuni orang yangbersalah kepada kita merupakan perintah Allah yang harus kita lakukan dalam kehidupan kita. Sekalipun rasanya sangat menyakitkan, namun mengampuni dapat membebaskan kita dari segala perasaan sakit dan dendam yang selalu menghantui kehidupan kita. Maka dari itu, marilah memohon ampun dan minta Tuhan untuk membuka hati kita agar mau mengampuni orang lain.

Sumber Kesaksian: Ernawaty

COPAS : https://www.facebook.com/KesaksianMujizatYesusKristus/posts/517410314989053

Tidak ada komentar:

Posting Komentar