Rabu, 09 Agustus 2017

IMAN DAN PERBUATAN

Di sebuah kota yang terletak tidak jauh dari kota Paris sedang diadakan atraksi sirkus yang luar biasa besar. Pertunjukkan utama dari sirkus ini adalah Mr Leon sang pemberani. Mr Leon dikenal mampu menaklukkan binatang-binatang buas, mulai dari buaya, singa, hingga harimau. Tidak butuh waktu lama bagi pihak panitia untuk menghabiskan tiket yang mereka jual.


Tibalah hari pertunjukkan yang dinanti. Penonton memadati kursi-kursi yang disediakan. Tentu saja mereka menunggu atraksi dari Mr Leon. Setelah beberapa hiburan pembuka, musik gegap gempita menyambut kehadiran Mr Leon. Pembawa acara pun memperkenalkan si bintang sirkus yang terkenal . "inilah dia Mr Leon sang pemberani! ". "Hari ini Mr Leon akan menunjukkan keberaniannya berenang di kolam yang penuh buaya lapar, apakah penonton yakin ia akan selamat?"

Para penonton pun bertepuk tangan dan berseru bahwa mereka yakin. Sebelum Mr Leon berenang di kolam yang penuh buaya, seekor ayam hidup dimasukkan ke dalam kolam, dan tidak lama kemudian buaya-buaya mulai memangsa ayam tersebut. Penonton terpekik karena terkejut. Setelah ayam malang itu habis dimakan buaya, Mr Leon segera menceburkan diri ke dalam kolam buaya. Ia berenang berputar-putar dan tidak seekor buaya pun mengganggunya. Penonton pun bertepuk tangan dan bersorak sorai.

" Agar atraksi lebih seru, Mr Leon akan berenang sambil memanggul seekor ayam hidup, apakah penonton percaya bahwa Mr Leon dan ayamnya akan selamat?" Penonton pun berseru "Percaya!" dan mereka bertepuk tangan. Seekor ayam kemudian diletakkan di atas bahu Mr Leon yang kemudian berenang sambil membawa ayam tersebut mengitari kolam. Buaya-buaya mendekati mereka tetapi tidak menggigit Mr Leon maupun si ayam.

Kali ini penonton bertepuk tangan dengan lebih meriah. "Baiklah penonton, agar lebih seru, kami ingin minta satu sukarelawan untuk berenang bersama Mr Leon di kolam buaya!" Penonton awalnya bertepuk tangan, tetapi tidak ada satupun yang bersedia berenang bersama Mr Leon di kolam buaya. Sampai beberapa kali pembawa acara mengulangi permintaan sukarelawan, tetapi tidak ada tanggapan. Suasana arena sirkus menjadi sepi dan para penonton berdiri bersiap untuk pulang.

Tiba-tiba terdengar teriakan seorang anak kecil. "Saya mau!" Penonton melihat anak tersebut dengan heran. Anak tersebut kemudian berjalan menuju ke kolam buaya. Lalu Mr Leon perlahan-lahan membimbing anak tersebut untuk bersamanya memasuki kolam buaya. Para penonton begitu tegang melihat mereka. Mr Leon menggendong anak tersebut di atas bahunya , mereka memasuki kolam buaya dan mengelilinginya. 

Buaya-buaya mendekati mereka tetapi tidak menyerang mereka berdua. Sampai akhirnya Mr Leon dan si anak naik dari kolam menuju ke tempat pembawa acara. Penonton pun bersorak sorai dan bertepuk tangan dengan sangat meriah. Tidak lama kemudian acara sirkus berakhir dan penonton pulang dengan puas.

Seorang kru TV yang meliput atraksi Mr Leon kemudian mendatangi si anak yang menjadi sukarelawan. Ia sangat penasaran dengan keberanian si anak. "Nak kenapa kamu berani berenang di kolam buaya bersama Mr Leon?" tanyanya. "Tentu saja aku berani, karena Mr Leon adalah ayahku dan aku percaya ia mampu mengatasi buaya-buaya itu" jawab si anak.
----------------------
Seringkali kita mudah berteriak percaya atau Amin. Tetapi apakah iman itu benar-benar dipraktekkan ketika berada dalam kesulitan? Atau kita memiliki iman seperti si anak yang percaya bahwa Bapa nya bisa mengatasi segala kesulitan.

Tuhan memberkati

Demikian juga halnya dengan iman: Jika iman itu tidak disertai perbuatan, maka iman itu pada hakekatnya adalah mati.
Yakobus 2:17
sumber : www.yesuskristus.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar