Selasa, 27 Maret 2018

DI BAWAH KAKI YESUS, BERDOA DAN MENJALANI KEHIDUPAN



Berdoa di bawah kaki Yesus,

menjalani di bawah kaki Yesus,

hasilnya diserahkan di bawah kaki Yesus.

Meskipun kelihatan singkat, prinsip ini mempunyai makna yang mendalam. Saat memohon, kita benar-benar datang dengan kerendahan hati sebagai orang berdosa yang sebenarnya tidak layak untuk menghadap Tuhan. Di bawah kaki Tuhan, kita jujur mengungkapkan keluh kesah dan harapan kita, termasuk juga kekecewaan kita pada Tuhan.

Seringkali justru doa yang tanpa kata-kata untuk diucapkan baik melalui mulut maupun di dalam hati dapat lebih dipahamiNya. Ketika kita hanya bisa bercucuran air mata karena tidak tahu apa lagi yang harus kita perbuat. Karena kita mengimani bahwa Ia lebih melihat hati daripada rupa.

Saat menjalani apa yang kita doakan, kita menjalaninya juga dengan kerendah hatian. Menjalaninya dengan terus mengingat bahwa yang menguatkan kita untuk berharap pada hal yang sedang kita doakan adalah Yesus. Bukan sekedar kekuatan dan kepandaian kita yang kita andalkan di dalam berusaha.

Menjalani di bawah kaki Yesus juga berarti kita tahu bahwa usaha yang kita lakukan haruslah berkenan di mata Nya. Kita jalankan yang kita doakan tidak dengan kecurangan atau dengan nafsu duniawi, berkompetisi dengan menjatuhkan orang lain.

Bila hasilnya sesuai harapan, kita tidak berbangga hati karena merasa itu adalah kerja kita, tetapi menyerahkan hasilnya kepada Yesus. Artinya apa yang kita dapat adalah juga milik Yesus, Ia boleh ambil kembali bila Ia berkehendak.

Bila hasilnya tidak sesuai harapan kita, juga kita serahkan pada Yesus, bahwa kita tetap tunduk di bawah kuasa Nya. Kita memasrahkan apa yang sudah kita kerjakan dan doakan dengan maksimal kepada kehendakNya. Karena kita percaya bahwa hikmatNya jauh lebih tinggi dan ada misteri jalanNya yang tidak mampu kita pahami.
Mazmur 91 :9

Sebab TUHAN ialah tempat perlindunganmu, Yang Mahatinggi telah kaubuat tempat perteduhanmu

Copas : www.kristusyesus.com


Tidak ada komentar:

Posting Komentar