Minggu, 29 Juli 2018

BERSERAH KEPADA TUHAN

Berawal dari kenaikan kelas 12 SMA, aku pun bertanya-tanya dalam hatiku, apakah yang bisa aku lakukan setelah lulus SMA nanti. Melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi atau langsung mencari pekerjaan?
Akhirnya aku pun memantapkan pilihan dengan di dorong oleh orangtua bahwa aku memutuskan untuk melanjutkan ke jenjang perkuliahan di salah satu pergurungan tinggi kedinasan.
Sebenarnya aku adalah seorang anak yang memiliki pergaulan yang sangat kelam. Dari kecil aku bergaul dengan teman-teman yang bersikap sangat bertentangan dengan ajaran Tuhan. Akan tetapi semenjak aku menginjak kelas 12, aku mulai menjauhi pergaulan yang buruk dengan tujuan menggapai cita-cita yaitu sekolah kedinasan.
Hampir setiap hari selama satu tahun aku belajar dengan giat untuk menggapai cita-citaku. Aku mengikuti bimbingan belajar hingga larut malam dan tidak lupa juga berdoa kepada Tuhan demi kelancaran persiapanku.
Singkat waktu, pendaftaran masuk perguruan tinggi kedinasan pun dibuka. Dengan kesiapan yang kurasa sudah sangat matang, aku pun mendaftarkan diri. Satu hari sebelum ujian berlangsung, jantungku sangat berdebar. Di hari ujian, aku pun saat teduh pada waktu subuh untuk berdoa kepada Tuhan agar aku dapat melewati ujian ini.
Setelah selesai mengikuti ujian, aku sangat optimis bahwa akan lulus. Waktu untuk menunggu pengumuman kelulusan cukup lama yaitu 10 hari. Selama 10 hari, aku selalu berdoa bahkan setiap jam dalam hatiku meminta untuk Tuhan meluluskan aku.
Tetapi salahnya, aku seperti memaksa Tuhan untuk meluluskan aku. Aku meminta untuk Tuhan menjadikan kehendakku yang terjadi dan bukan kehendak-Nya. Hari pengumuman pun tiba dan aku dinyatakan tidak lulus.
Aku sangat kecewa bahkan sampai seminggu setelah pengumuman itu aku selalu berpikir mengapa Tuhan tidak mau membantuku. Aku sempat berpikir dimanakah Tuhan? Mengapa Tuhan membiarkan anaknya jatuh terpuruk?
Setelah kekecewaan yang panjang, aku pun mulai bangkit pada ujian perguruan tinggi yang lain akan tetapi dengan setengah hati. Saat itu aku tidak meminta bantuan Tuhan, alhasil aku pun gagal hingga 4 kali.
Sampai suatu ketika aku membaca beberapa ayat yang menyentuh hatiku dalam Yesaya 55:8 “Sebab rancangan-Ku bukanlah rancanganmu, dan jalanmu bukanlah jalan-Ku, demikianlah firman TUHAN.” Mazmur 37:5 “Serahkanlah hidupmu kepada TUHAN dan percayalah kepada-Nya, dan Ia akan bertindak.” Amsal 23:18 “Karena masa depan sungguh ada, dan harapanmu tidak akan hilang.”
Sejak saat itu, aku sering membaca Firman Tuhan dan berserah kepada Tuhan. Singkat cerita masih ada 1 ujian Perguruan Tinggi Negeri yang masih membuka pendaftaran. Aku pun mendaftar dengan mengandalkan kekuatan Tuhan dan berserah kepada Tuhan. Lulus atau pun gagal dalam ujian ini, aku yakin bahwa Tuhan memiliki rencana yang terbaik.
Puji Tuhan, pada pengumuman aku pun dinyatakan lulus. Aku sangat bahagia karena merasakan pertolongan Tuhan. Sungguh tangan Tuhan tidak pernah terlambat untuk menopang anak-anakNya. Aku ingin mengajak teman-teman jika memiliki pergumulan untuk jangan sekali-kali mengandalkan kekuatan sendiri, tetapi andalkanlah kekuatan Tuhan sebab Firman Tuhan berkata di dalam Yeremia 17:7 “Diberkatilah orang yang mengandalkan TUHAN, yang menaruh harapannya pada TUHAN!”
Tuhan Yesus memberkati.
Kiriman kesaksian dari: Nababan
Bandung

copas : www.beritakeselatamatan.com

Rabu, 25 Juli 2018

SUNGGUH LUAR BIASA YESUSKU

Sungguh luar biasa Yesus. Saya punya alasan tersendiri mengatakan demikian, kenapa? Karena saya pernah betul-betul merasakan kuasa Tuhan yang luar biasa hebatnya dalam hidup saya.
Saya pernah merasa putus asa, tak tahu harus berbuat apa saat saya menghadapi persoalan di dalam hidup saya. Saya hanya mau katakan: Yesus sungguh bekerja di dalam hidup saya. Apa yang kita minta dalam namaNya, Tuhan selalu mengabulkan dan saya percaya keajaiban itu benar-benar ada.
Sesulit apapun persoalan di dalam hidup kita tetaplah berdoa dan meminta pertolongan padaNya. Dan saya percaya kita semua pernah merasakan kasih Tuhan yang luar biasa dalam hidup kita. Saat kita rapuh, saat kita sudah tak tahu harus berjalan ke mana, Tuhan pasti akan membimbing kita ke arah jalanNya.
Percaya dan Yakinlah sebesar apapun badai yang kita hadapi bersama Yesus semua akan terasa mudah. Yesus sungguh luar biasa kasihNya untuk kita.
Tuhan Yesus memberkati.
Kiriman kesaksian dari: Julita Mariana
Atambua

COPAS : www.beritakeselamatan.com

Sabtu, 21 Juli 2018

KATA YANG TEPAT PADA WAKTU YANG TEPAT

Yeremia 1:9

“Lalu TUHAN mengulurkan tangan-Nya dan menjamah mulutku; TUHAN berfirman kepadaku: "Sesungguhnya, Aku menaruh perkataan-perkataan-Ku kedalam mulutmu.”Pada tahun 1975 seorang petani Indiana, Amerika Serikat (AS) bernama Frosty Hofmann didiagnosis dokter mengalami sakit ginjal yang parah.
Usinya ketika itu baru 35 tahun, tetapi karena penyakitnya begitu parah ia pun harus merelakan diri menjalani perawatan dialysis. Dengan dibantu istrinya, Jane, ia melakukan perawatan dialysis di rumah mereka selama 2 ½ tahun.

Pada tahun 1978, saudara laki-laki dari Frosty memberinya karunia hidup, yakni sumbangan sebuah ginjal. Ia pun akhirnya bisa tinggal di dunia ini selama kurang lebih 25 tahun dan menjadi pasien transplantasi ginjal yang hidup terpanjang di AS. Ia wafat pada tahun 2002.

Selama 15 tahun terakhir, Frosty menjalani profesi baru yakni sebagai artis panggung. Bersama sang istri, mereka berdua berkeliling negeri menghibur lebih dari 1400 penonton. Dan dalam cerita yang mereka mainkan selalu berisi pesan-pesan mengenai patriotisme.

Jane dan Frosty memiliki aturan tidak tertulis selama di panggung, yakni mereka tidak boleh mengatakan masalah kesehatan yang mereka alami kepada para penonton. "Kami tidak ingin memanfaatkan atau membuat orang merasa kasihan pada kami," kata Jane. "Tapi hanya satu kali saya melanggar aturan, yakni saat membuat komentar tentang transplantasi ginjal yang dilakukan Frosty. Itu benar-benar bukan sesuatu yang saya rencanakan sebelumnya."

Pada akhir aksi panggung mereka, seorang wanita tua berjalan ke bagian depan panggung. Ia berkata, "cucu saya mengalami masalah ginjal dan mungkin harus memiliki transplantasi ginjal. Saya harus tahu semua detail tentang pengalaman Anda."

Jane mengungkapkan bahwa wanita tua tersebut terlihat sangat ingin mendengar apa yang suaminya Frosty alami. Tanpa berpikir dua kali, ia pun menceritakannya.

"Ini sangat jelas," tambahnya, "bahwa Tuhan membimbing saya untuk mengucapkan kata-kata tepat kepada wanita tua itu sehingga kami bisa menjadi sumber informasi, kenyamanan, dan semangat kepadanya."


Bukankah menakjubkan bagaimana Tuhan menggunakan seseorang berbicara persis seperti yang Dia ingin katakan kepada orang lain dalam waktu yang tepat juga? Alkitab mengkonfirmasi hal ini lewat perkataan Allah kepada Nabi Yeremia: “Lalu TUHAN mengulurkan tangan-Nya dan menjamah mulutku; TUHAN berfirman kepadaku: "Sesungguhnya, Aku menaruh perkataan-perkataan-Ku ke dalam mulutmu” (29:7). Ketika Anda hendak menjalani hari ini, berdoalah sebelumnya kepada Allah. Mintalah kepada-Nya untuk meletakkan kata-kataNya ke dalam mulut Anda. Anda mungkin tidak akan pernah tahu kapan Dia akan memakai kata-kataNya tersebut, tetapi yakinlah Dia memiliki waktu yang tepat untuk menggunakannya dalam kehidupan Anda.
Kata-kata membangun bisa berubah menjadi negatif di telinga seseorang bila Anda mengucapkannya pada waktu yang tidak pas.

Sumber: Artikel Devotional cbn.com ‘God Can Give You the Right Words’ oleh Diane Persons

copas : kesaksianrohanikristen.blogspot.co.id

Selasa, 17 Juli 2018

KESAKSIAN MELIHAT NERAKA

Kesaksian pribadi pendeta dan sekaligus penginjil Carmelo Brenes di perlihatkan isi Neraka. Ia diperlihatkan beberapa orang Kristen yang dihukum di Neraka oleh karena sewaktu hidup mereka, mereka megabaikan perintah firman Elohim. Sebagian dari mereka adalah hamba-hamba YAHWEH. Kesaksian ini baik untuk dimengerti oleh setiap kita yang masih hidup, sebab setelah mati, kesempatan untuk memperbaiki sangatlah tidak mungkin

Kesaksian Carmelo Brenes dalam bahasa Indonesia ini, yang sedang ada di depan Anda di ambil dari dua sumber, Tulisan di ambil dari Insights of God.comRescued From Hell (lebih lengkap) dan ilustrasi gambar (dan juga ayat-ayat Alkitabnya) diambil dari Spirit Lessons.com: Christians that wound up in HELL! Warna pada tulisan, dan kalimat dalam tanda kurung siku ditambahkan dari Penjala Baja. Artikel Inggris dalam bentuk MP3 dan Videop bisa di dapatkan di Christians that wound up in Hell.

Saya pikir ayat ini adalah tepat dan pesan kunci dari kesaksian pendeta Carmelo:
Tetapi engkau hai manusia Elohim, jauhilah semuanya itu, kejarlah keadilan, ibadah, kesetiaan, kasih, kesabaran dan kelembutan. 
Bertandinglah dalam pertandingan iman yang benar dan rebutlah hidup yang kekal. Untuk itulah engkau telah dipanggil dan telah engkau ikrarkan ikrar yang benar di depan banyak saksi. 
Turutilah perintah ini, dengan tidak bercacat dan tidak bercela, hingga pada saat Adonai kita Yeshua Ha Mashiah menyatakan diri-Nya (1Timotius 6:11-12,14)
Kiranya artikel kesaksian ini bisa menjadi berkat untuk setiap orang yang membacanya. Pembaja Baja.
Diselamatkan dari Neraka, 
Kesaksian Pendeta dan Penginjil Carmelo Brenes
[Kecelakaan, meninggal dan dibawa ke Neraka, diperlihatkan Yeshua isi Neraka]
Pada tahun 1982, saya mengalami sebuah kecelakaan di mana aku meninggal dunia.  Pada saat itu semua keberadaan saya berakhir, saya merasa semuanya menjadi gelap, dan aku mulai berjalan melalui sebuah terowongan gelap.

 Aku melihat sesosok makhluk yang membawa saya dan mulai mendengar jeritan-jeritan dan rintihan-rintihan. Saya mengerti bahwa nyawaku telah diambil dari saya; saya berhenti untuk hidup di bumi. Tetapi hal yang paling mengerikan adalah bahwa kami melewati terowongan itu, rasa takut dalam diri saya meningkat lebih dan lebih. Saya tahu bahwa, meskipun tubuh saya sudah mati, aku masih hidup di suatu tempat.

Kami berjalan untuk sementara di dalam terowongan itu. Tiba-tiba, aku mendengar erangan dan rintihan yang belum pernah saya dengar sebelumnya. Ketika kami terus berjalan di dalam terowongan yang dingin dan gelap, saya mulai melihat suatu yang besar, ular raksasa yang bergerak dari satu tempat ke tempat lain, dan mendengar rintihan dan erangan yang berbeda. Ada sesuatu yang sangat aneh tentang tempat itu: hampir semua orang di tempat itu memiliki kesamaan. Mereka semua memikirkan dan menjerit untuk air pada saat itu. Kami terus berjalan sampai kami tiba di sebuah tempat terbuka seperti dataran tinggi dengan banyak ruang dan divisi yang berisi orang yang berbeda.

Saya mulai menangis dengan ketakutan dan memohon kepada Elohim untuk  mendapat belas kasihan. Aku mulai mengatakan kepada-Nya, “Adonai, ingatlah hidup saya! Bermurah hatilah!” Pada saat itu, perasaan teror menyerang jiwaku. Saya merasa seperti seluruh kehidupan saya lewat di depan mata saya sekali lagi. Saya berjalan dengan mahluk yang yang membawa saya. Saat kami mendekati pintu, aku berteriak, “Kasihanilah saya Adonaiku; kasihanilah saya! Saya memohin kepada Mu tolonglah saya  Adonai!”

Tiba-tiba ada keheningan, dan aku mendengar suara yang berkata, “Berhenti!” Karena suara itu, semua neraka gemetar. Mahluk yang membawa saya melalui tangannya melepaskan saya, tapi saya tidak jatuh ke tanah. Sebaliknya, aku tetap mengapung di satu tempat dan mendengar suara itu sekali lagi yang mengatakan, “Aku bukan Elohim dari para penyembah berhala, Aku bukan Elohim dari para pezinah, Aku bukan Elohim dari para pembohong. Mengapa kamu memanggil Aku Yahweh jika Aku bukan Elohim dari orang-orang yang membanggakan diri dan sombong?” (Lukas 6:46). Saya merasa untuk saat itu seluruh diri saya akan dihancurkan, tetapi sebagai saat-saat berlalu suara pribadi tersebut menjadi lebih lembut dan mengatakan kepada saya, “Datang dan Aku akan menunjukkan kamu hal-hal terjadi di tempat ini yang menunggu semua orang yang tidak bersedia untuk mengikuti jalan-Ku dan telah berjalan menuruti imajinasi-imajinasi hati mereka sendiri.”

[Upah dosa, pendeta yang tidak percaya pekerjaan Roh Kudus, penyalah gunaan uang pelayanan]
Saya mulai berjalan di tempat itu, sambil mendengarkan semua rintihan yang menghancurkan jiwa saya. Tiba-tiba, kami berhenti di pusat sel di mana seorang wanita duduk di kursi goyang. Pada awalnya, sepertinya ia baik-baik saja, tetapi tiba-tiba tubuhya berubah menjadi seorang penyihir, dan ia menjerit kesakitan dan rintihan, dan meminta bantuan karena seluruh keberadaan-nya terbakar dalam nyala api. Dia mulai menjerit jeritan mengerikan, memohon seseorang untuk menolongnya. 

Adonai berbicara kepada saya dan berkata, “Upah dosa adalah maut, dan mereka yang tiba di tempat ini tidak akan pernah bisa keluar lagi.” (Roma 6:23). Dia juga menunjukkan kepada saya tempat-tempat rendah di bumi, seperti bukaan di bumi, yang di dalamnya berisi minyak yang mendidih di mana ada juga mahluk-makhluk yang terbakar dalam lidah api – para manusia, di tempat penderitaan. Ketika mereka mencoba untuk pergi keluar, setan datang untuk menempatkan mereka ke dalam tempat itu lagi.

Adonai menunjukkan kepada saya bahwa karena ketidaktaatan manusia, banyak orang yang pernah menjadi bagian dari gereja-gereja Kristen dan Injili, menemukan dirinya di tempat itu menangis dan minta ampun atas kehidupan mereka, yang tidak dapat ditemukan lagi karena belas kasihan hanya dapat ditemukan ketika kita masih hidup di bumi ini. Setelah seorang meninggal dunia, belas kasihan tidak dapat dijangkau lagi, karena Adonai mengatakan dalam firman-Nya, “Dan sama seperti manusia ditetapkan untuk mati hanya satu kali saja, dan sesudah itu dihakimi,  (Ibrani 9:27)

Kami terus berjalan dan tiba di tempat yang sangat khusus di mana ada orang-orang yang pernah mendengarkan firman Elohim, tetapi tidak pernah ingin bertobat. Saya melihat seorang wanita dengan dua anak yang memohon dengan ibu mereka dan bertanya: “Kenapa? Kenapa engkau tidak membawa kami ke Sekolah Minggu? Kenapa engkau tidak menginjikan kami untuk pergi ke Gereja?” Dan mereka mengutuk karena mereka pernah ingin pergi ke gereja untuk mendengar firman Elohim, namun ibu mereka tidak pernah mengizinkan mereka untuk pergi ke Gereja untuk mendengar Injil.

Ia juga mengambil saya ke tempat dimana ada para pastor, penginjil, dan misionaris dan banyak orang percaya yang berada di sana untuk alasan kesalahan yang berbeda. Saya melihat seorang pendeta yang menarik perhatian saya. Orang ini tidak pernah percaya pada kuasa Roh Kudus, berbicara dalam bahasa lain, atau baptisan Roh Kudus [Baca Yohanes 14, 16; Matius 12:32; Kisah Rasul 1:8 dan 2:4].

 Dia juga tidak pernah percaya pada kesembuhan dari Adonai. Namun sekarang, dia memohon belas kasihan, dan untuk satu kesempatan lagi untuk pergi keluar dan memberitahu dunia bahwa berbicara dalam bahasa roh adalah nyata, bahwa Roh Kudus adalah nyata, dan bahwa ada kebebasan nyata dalam Injil Adonai. Tapi sudah terlambat baginya, dia tidak bisa meninggalkan tempat itu karena waktu untuk ia bertobat dari kejahatannya hanyalah ada sementara dia berada di bumi. Bahkan ketika ia menjadi anggota gereja evangelis Kristen dan seorang pendeta, namun, ia belum mendapat rahmat [Markus 11:25-26].
Kesempatan untuk bertobat adalah sementara Anda hidup di bumi, sebab setelah kehidupan ini kesempatan itu tidak ada lagi.
Ada juga seorang misionaris di sana karena dia meminta uang untuk membuka misi di Afrika, tetapi dia hanya menggunakan setengah dari uang itu. Sisa uang ia pakai untuk dirinya sendiri, dan sekarang dia memohon belas kasihan di tempat itu dan kesempatan lain untuk memberikan kembali uang yang bukan miliknya. Dia ingat bagaimana dia berbohong untuk mengambil uang yang bukan miliknya dan memohon belas kasihan dan pengampunan. Tapi ketika ia melihat belas kasihan tidak dapat diberikan kepadanya, ia mengutuk Yeshua Ha Mashiah.
Saya ingin memberitahu Anda, itu sama sekali berbeda ketika Anda hidup di bumi dengan ketika Anda berada di tempat siksaan. Di neraka, Anda mendengar teriakan dan erangan teror dan rasa sakit di tenggorokan orang-orang yang pernah di dalam gereja memuji nama Yeshua. 

Sekarang di tempat itu mereka berseru dan meminta rahmat bagi dosa-dosa mereka, tapi begitu di bumi ini mereka memiliki kesempatan itu. Sekarang, mereka hanya menunggu Penghakiman Terakhir dan Kekal.
Ada juga pendeta di sana karena mereka merampok persepuluhan dan persembahan dari gereja-gereja mereka. Sekarang, mereka ingin hanya satu kesempatan saja yang tidak dapat diberikan lagi – satu kesempatan lagi hanya dapat ditemukan di bumi ini. Mereka menghabiskan waktu siang dan malam dengan tangisan yang tanpa henti untuk menyesali semua pekerjaan jahat mereka. Kesempatan untuk bertobat adalah sementara Anda hidup di bumi, sebab setelah kehidupan ini kesempatan itu tidak ada lagi.

Mereka yang mati tanpa Yeshua Ha Mashiah pergi ke neraka, dan mereka yang mati bersama dengan Yeshua Ha Mashiah menerima hidup kekal di surga bersama-Nya. Banyak orang percaya bahwa kematian tubuh hanya menghentikan eksistensi ini dan bahwa tubuh mereka akan masuk ke bumi. [Tetapi sesungguhnya] pada saat kematian, kehidupan nyata dimulai dan kepribadian nyata dari orang percaya atau orang berdosa muncul dan mulai hidup, entah itu dalam kemuliaan Elohim atau di dalam penghukuman dan rasa malu yang kekal. Pilihan ini Anda buat hari ini dan sekarang; tepat pada saat ini ketika Anda dapat memikirkan dan merenungkan di mana Anda ingin menghabiskan kekekalan Anda. Apakah Anda ingin menghabiskan kekekalan di neraka atau dalam kemuliaan Elohim? Pada jam ini Anda masih dapat memutuskan.

[Iblis berwajah wanita cantik, remajapun ada di sana]
Kami terus berjalan dan tiba di tempat yang mengerikan di mana ada setan dari segala jenis, ukuran dan bentuk. Ada yang hanya satu tangan, satu mata dan satu kaki, dan ujung kaki itu seperti kuku dari seekor anak kuda. Wajah mereka seperti setengah dari wajah manusia, tapi sisa setengah lainnya kosong. Saya bertanya kepada Adonai, “Adonai apa ini? Apa itu?” Dan Dia berkata, “Ini adalah iblis kehancuran, di rumah-rumah semua orang yang hilang. Ini adalah setan yang akan menghancurkan dan menghancurkan tanpa istirahat, hari demi hari.”  Siksaan di tempat  ini adalah mengerikan – begitu mengerikan bahwa jiwa-jiwa tersebut tidak bisa berhenti melupakan semua hal yang mereka pernah lakukan ketika di bumi, seperti ditulis dalam Lukas 16:19-31 tentang seorang kaya yang mati dan masuk neraka dan sangat kehausan, ia teringat akan keluarganya yang masih hidup.

Dalam cara yang sama, hari ini Anda memiliki nabi Elohim yang mengabarkan Injil Adonai di bumi ini. Anda telah mendengar Firman Elohim, dan sekarang adalah waktu untuk bertobat. Tak seorang pun dari yang mati akan datang untuk menyelamatkan Anda karena Dia yang dapat menyelamatkan jiwa Anda, Yeshua dari Nazaret, telah dibangkitkan dari orang mati, dan sekarang duduk di sebelah kanan Bapa siap untuk menyelamatkan Anda Tidak ada orang lain dapat menyelamatkan Anda. 

Ada tertulis dalam kitab Kisah Para Rasul 4:12, ”Dan keselamatan tidak ada di dalam siapapun juga selain di dalam Dia, sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan.” Hanya di dalam Yeshua saja. Ketika saya mengingat semua rasa sakit itu, saya masih merasakan semua rasa sakit dan ketakutan dalam jiwa saya dalam mengingat bahwa ada anak-anak muda di tempat yang berusia antara 12 dan 14 tahun. Mereka juga menyesali banyak hal yang mereka lakukan di sini di bumi Ada banyak yang percaya bahwa anak-anak mereka tidak akan hilang atau pergi ke neraka karena mereka begitu muda. 

Tapi saya ingin menceritakan kepada Anda, jika anak Anda tidak hidup dalam jalan-jalan Adonai, dan mereka sudah dapat membedakan antara baik dan jahat mereka juga akan tiba ke tempat siksaan sebab itu telah tertulis dalam Wahyu 20:12, “Dan aku melihat orang-orang mati, besar dan kecil, berdiri di depan takhta itu. Lalu dibuka semua kitab. Dan dibuka juga sebuah kitab lain, yaitu kitab kehidupan. Dan orang-orang mati dihakimi menurut perbuatan mereka, berdasarkan apa yang ada tertulis di dalam kitab-kitab itu.” Semua orang yang dapat memahami dan dapat membuat perbedaan antara baik dan jahat kelak akan berdiri di hadapan Adonai [untuk diadili]; tidak ada yang tersembunyi dari mata Adonai.

[Nasehat untuk hidup sesuai firman YAHWEH, kesukaan para setan]
Kami melanjutkan perjalanan sampai kami datang ke sebuah tempat semacam stadion sepak bola. Di sini ada setan-setan mentertawi jiwa-jiwa manusia yang telah terhilang. Mereka mengejek orang-orang itu, dan menyiksa mereka yang telah dibuat serupa dengan gambar Elohim.

Para setan menarik putus bagian-bagian tubuh manusia tersebut dan menyembunyikannya, membuat pemiliknya mencari bagian yang hilang tersebut. Semua ini membuat para setan merasa senang sebab itu menyebabkan nyeri  dan siksaan hebat, yang adalah apa setan-seperti yang paling. Hal ini seperti apa yang tertulis dalam Yohanes 10:10 “Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan…” Hal ini tidak seperti ketika Anda berada di sini duduk di sebuah kursi dan Anda dapat meminta air dan meminumnya.
 Di tempat itu, orang meminta air dan belas kasihan; di tempat itu orang bahkan menyesali hari mereka dilahirkan. Di Neraka, orang yang menyesal bahwa mereka tidak bertemu Yeshua. Juga, banyak yang bertemu Yeshua menyesal bahwa mereka pergi dari-Nya. Tapi itu sudah terlambat. Saya ingin memberitahu Anda bahwa jika Anda telah berjalan jauh dari jalan Adonai, jika Anda telah berjalan terpisah dari-Nya, hari ini adalah waktu untuk kembali! Jangan malu dari apa yang teman-teman Anda mungkin mengatakan, jangan memikirkan apa ayahmu, pacar Anda atau saudara Anda mungkin mengatakan. 

 Pikirkan apa yang Adonai berkata dalam firman-Nya: mereka yang malu-Nya di bumi ini, Dia juga akan malu di surga (Lukas 9:26, Sebab barangsiapa malu karena Aku dan karena perkataan-Ku, Anak Manusia juga akan malu karena orang itu, apabila Ia datang kelak dalam kemuliaan-Nya dan dalam kemuliaan Bapa dan malaikat-malaikat kudus).
Di Neraka, orang yang menyesal bahwa mereka tidak bertemu Yeshua. Juga, banyak yang bertemu Yeshua menyesal bahwa mereka pergi dari-Nya. Tapi itu sudah terlambat.
Sudah saatnya bagi Anda untuk lari ke hadirat Elohim; sudah waktunya bagi Anda untuk mencari keselamatan. Jangan mencari gedung gereja, tetapi melihat ke arah Yeshua Ha Mashiah. Jangan mencari gereja yang membuat Anda merasa baik, tetapi carilah gereja di mana Roh YAHWEH hidup, dan bertobatlah dari dosa-dosa Anda! 

Ini adalah waktu untuk pertobatan, sekarang adalah waktu untuk berseru kepada Adonai dan mengatakan kepada-Nya: “Adonai Aku mengakui bahwa saya belum diselamatkan, Adonai Aku mengakui bahwa aku tidak dapat mencapai keselamatan sendiri.” Jika ini adalah situasi Anda ketika Anda membaca kesaksian ini, hanya lari ke Yeshua Ha Mashiah! Hidup Anda dalam bahaya, Firman Adonai berkata bahwa Dia akan datang seperti seorang pencuri di malam hari. (1 Tesalonika 5:2, karena kamu sendiri tahu benar-benar, bahwa hari Tuhan datang seperti pencuri pada malam). 

Kami terus mengamati apa yang setan-setan lakukan kepada mereka yang disiksa. dalam siksaan. Mereka mengambil mata dan menyembunyikannya. Kami melihat orang-orang menyeret diri  mereka sendiri dalam rasa sakit untuk mencarinya. Bagi setan, itu adalah sukacita yang besar untuk melihat orang itu. Setan lainnya mengambil bagian dari kaki untuk menonton dia melompat dan berjalan pincang, mencari bagian tubuh yang hilang, untuk setan yang lain mereka mencabut tangan manusia hanya untuk tertawa tentang rasa sakit orang tersebut rasakan. Saya ingin memberitahu Anda bahwa mereka yang telah bertemu Adonai Yeshua dan pernah berjalan di jalan-Nya, tetapi mati di dalam dosa, mereka menerima hukuman ganda! Sebagai Firman Adonai berkata Markus 12:40, yang menelan rumah janda-janda, sedang mereka mengelabui mata orang dengan doa yang panjang-panjang. Mereka ini pasti akan menerima hukuman yang lebih berat.” Yakobus 4:17Jadi jika seorang tahu bagaimana ia harus berbuat baik, tetapi ia tidak melakukannya, ia berdosa.

Mereka yang tahu bagaimana berbuat baik, tetapi berbuat jahat akan menerima kutukan ganda. Mereka yang tidak pernah tahu Adonai juga memiliki siksaan dan rasa sakit, tetapi lebih lumayan daripada orang-orang yang mengenal Yeshua dan murtad.

Saya hanya ingin memberitahu Anda, bahwa ketika kami berada di tempat itu, saya merasa teror yang tidak dapat dikatakan dalam jiwa saya, meskipun saya tahu bahwa di sini orang tidak berpikir dengan cara itu. Saya merasakan seperti rasa sakit dan belas kasihan untuk semua jiwa-jiwa yang menangis dan minta ampun. Yeshua berkata, “Saya akan menunjukkan bagaimana hal-hal lain  yang masih menunggu untuk semua orang yang terhilang.”

Kami melewati tempat itu, dan tiba di sebuah sel yang berbeda yang terbakar pada tepi-tepinya. Di dalamnya ada jiwa-jiwa menangis dan menderita dan saya mulai melihat apa yang terjadi dengan mereka. Mereka yang berada di siksaan dengan api yang tampak seperti gas adalah orang-orang yang dulu pernah berdiri di altar Elohim. Mereka telah memimpin pertemuan gereja dan memberitakan firman Adonai. 

Mereka orang-orang yang pernah mengusir setan dan berbicara dalam bahasa roh, tapi sekarang berada di siksaan oleh sebab suatu hari mereka membuat keputusan untuk berjalan keluar dari jalan-jalan Elohim yang kudus. Kami berdiri di sana menyaksikan semua mereka yang menderita terbakar dalam api, yang tertinggal hanyalah tulang-tulang hangus berwarna abu-abu, tetapi mereka masih bisa merasakan sakit. Mereka juga bisa berbicara, mereka bisa meminta ampun ketika mereka merasa bahwa Adonai sedang berjalan melewati mereka pada saat itu. Mereka berteriak dengan teriakan keras: “Yeshua mohon kasihanilah kami!”

[Lebarnya jalan menuju Neraka, kehidupan Kristen yang palsu, hamba YAHWEH yang tidak mau mengampuni]
Kami terus berjalan sampai kami tiba di suatu tempat dan Adonai berkata: “Lihatlah pada jalan yang lebar ini.” Aku berdiri melihat jalan dan melihat banyak orang percaya dengan Alkitab di tangan mereka. Tangan mereka terangkat, beberapa dari mereka berdoa beberapa dari mereka berseru. 

Jalan Adonai berlanjut ke kanan, tetapi mereka terus berjalan lurus ke neraka, dan saya bertanya Adonai mengapa mereka berjalan seperti itu. Dia berkata kepada saya: “Mereka memiliki kehidupan ganda, mereka hidup  di dalam dua kehidupan: satu kehidupan di Rumah Doa-Ku, dan satu kehidupan lagi di rumah mereka sendiri.” Dan aku berkata kepada Adonai:  “Tapi Adonai, orang-orang ini datang dari memuji Nam-Mu!” Dan Dia berkata: “Ya, dan bahkan ketika mereka menangis, berteriak, dan mengatakan hal-hal baik tentang Saya atau kepada Saya, hati mereka penuh dengan perzinahan, penuh dengan kejahatan, penuh kebohongan, penuh penipuan, penuh kebencian, penuh akar kepahitan, penuh dengan pikiran buruk.” 

Lalu, aku memahami apa yang tertulis dalam Alkitab Matius 7:21, Bukan setiap orang yang berserukepada-Ku: Adonai, Adonai! akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukankehendak Bapa-Ku yang di sorga.

Ada saat-saat bahwa kita pikir kita melakukan hal-hal baik – bahwa kita sedang berjalan benar di depan mata Adonai. Namun sesungguhnya adalah, bagaimanapun, bahwa mungkin ada seorang saudara atau saudari yang kita mungkin tidak sukai, dan mungkin kita tidak pergi ke gereja karena saudara itu. Ketika pendeta bertanya di gereja, “Apakah kalian mengasihi Adonai?” Mereka menjawab: “Amin!,” Tetapi Alkitab mengatakan bahwa mereka yang tidak mengasihi saudara-saudara mereka dan benci saudara mereka adalah sama seperti para pembunuh, dan tidak ada pembunuh, dapat datang masuk ke dalam Kerajaan Sorga. (Matius 5:22  Tetapi Aku berkata kepadamu: Setiap orang yang marah terhadap saudaranya harus dihukum; siapa yang berkata kepada saudaranya: Kafir! harus dihadapkan ke Mahkamah Agama dan siapa yang berkata: Jahil! harus diserahkan ke dalam neraka yang menyala-nyala). 

Ini adalah salah satu alasan terbesar dalam gereja Adonai mengapa banyak yang tidak menyukai satu sama lain melainkan saling membenci dan masih menunggu kedatangan Adonai! Tetapi Alkitab mengatakan bahwa upah dosa adalah maut. (Roma 6:23). Banyak orang pada hari itu akan menyesal.


 Beberapa dari mereka mengatakan: “Oh tidak, hari ini saya tidak akan pergi ke gereja karena saudara ini dan itu akan berkhotbah dan aku tidak menyukainya.” Tapi di tempat di neraka kamu akan berteriak untuk saudara tersebut untuk datang dan memberitakan Firman Elohim kepada Anda. Di sana, Anda akan meminta kesempatan untuk yang satu kali  tersebut, yang Anda telah benci di bumi ini, sehingga Anda dapat mendengar sekali lagi. Anda akan mengemis di tempat itu untuk mendengar setidaknya sekali lagi bahwa kata lagi. 

Di tempat itu, Anda akan menyesal bahwa Anda membenci saudaramu di tempat yang Anda akan menyesal bahwa Anda tidak mengikuti firman Elohim yang memberitahu Anda, “Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.” Imamat 19:17-18, Janganlah engkau membenci saudaramu di dalam hatimu, tetapi engkau harus berterus terang menegor orang sesamamu dan janganlah engkau mendatangkan dosa kepada dirimu karena dia. Janganlah engkau menuntut balas, dan janganlah menaruh dendam terhadap orang-orang sebangsamu, melainkan kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri; Akulah YAHWEH.

Di tempat tersebut [Neraka] Anda akan sangat menyesal dari semua waktu yang Anda absent dalam Gereja Adonai, akan ada tangisan dan kertak gigi sebagaimana Firman Adonai berkata pada Matius 13:42, Semuanya akan dicampakkan ke dalam dapur api; di sanalah akan terdapat ratapan dan kertakan gigi.

Anda tahu betapa sedihnya akan ada, hidup pada kehidupan Kristen yang memberitakan Injil di bumi ini, tetapi tidak pergi ke Sorga ketika Anda mati, dan jiwa Anda tidak menerima keselamatan?
Saya berpikir bahwa hari ini Anda harus merenungkan, dan berpikir apakah Anda melakukan kehendak Elohim. Jika Ha Mashiah datang hari ini akankah Anda pergi dengan Dia?

Saya ingin memberitahu Anda dengan panggilan ini [bertanyalah pada diri Anda sendiri]: Renungkan hari ini! Apakah saya ingin masuk ke Sorga? Apakah kehidupan Kristen yang saya hidupi ini menyenangkan Elohim?

Hari ini, masih waktu untuk mengenali kesalahan Anda dan untuk mengubah hati Anda kepada Adonai. Hari ini adalah hari untuk kembali kepada Adonai! Hari ini adalah hari dimana Anda menerima Yeshua sebagai Juruselamat pribadi Anda dan melarikan diri dari ruang bawah tanah neraka.
Anda tahu beberapa orang berpikir, “Yah, tidak peduli ke mana Aku pergi, tidak peduli apa yang akan terjadi setelah ini. Saya akan menikmati hidup ini.”

Tapi saya dapat memberitahu Anda, untuk menikmati kehidupan ini adalah berjalan bergandengan tangan dengan Yeshua Ha Mashiah; Untuk menikmati kehidupan ini adalah menghabiskan waktu di rumah Adonai. Anda tidak menikmati kehidupan ini di bar, dengan minuman keras, atau dengan perempuan. Anda menikmatinya di rumah Adonai. Tidak seperti mereka yang datang ke rumah Adonai hanya untuk beberapa saat yang menyenangkan, kita harus mencari Adonai dalam roh dan kebenaran, meminta Dia untuk belas kasihan bagi mereka yang masih berjalan pada jalan kematian dan dosa.

Kami terus berjalan di dalam tempat itu, dan mengejutkan orang-orang yang percaya bahwa mereka benar-benar suci sementara di bumi, sekarang meminta belas kasihan dan kesempatan lain. Mereka yang ada di sana mengatakan: “Adonai mohon kasihanilah aku!” Saya merasakan rasa sakit yang berat ketika saya mulai melihat bagaimana orang-orang menyeret diri mereka sendiri di tempat itu, minta ampun dan meminta pengampunan.

[Seorang Penginjil di Neraka, kebanyakan orang tidak tahu kapan ia mati, menghakimi saudara sendiri]
Kami tiba di tempat di mana seorang wanita berbuat seperti ia membaca Firman Elohim, dan berkhotbah tentang Yohanes 3:16: Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal. Aku bertanya kepada Adonai, “Mengapa wanita tersebut di sini jika dia bisa mengingat apa yang dia khotbahkan dan memberikan pesan Injil? Kenapa dia di tempat ini?”

Dia menjawab dan berkata, “Karena ia tidak pernah bersedia memaafkan suaminya. Dia tidak pernah berhasil untuk memaafkan suaminya.” 
Matius 6:14-15 Karena jikalau kamu mengampuni kesalahan orang, Bapamu yang di sorga akan mengampuni kamu juga. Tetapi jikalau kamu tidak mengampuni orang, Bapamu juga tidak akan mengampuni kesalahanmu.”

Wanita itu telah menggembalakan sebuah gereja penginjilan selama 35 tahun. Sekarang dia mengemis untuk satu kesempatan lagi untuk memaafkan suaminya.
Saya ingin memberitahu Anda, jika Anda memiliki masalah dengan suami atau istri Anda, pengampunan tersedia hari ini. Hari ini adalah saat Anda harus menyatakan kepada pasangan Anda: “Maafkan saya, atau, saya memaafkanmu atas apa yang telah kamu lakukan kepada saya.” Buatlah perdamaian. Matius 5:25: Segeralah berdamai dengan lawanmu selama engkau bersama-sama dengan dia di tengah jalan, supaya lawanmu itu jangan menyerahkan engkau kepada hakim dan hakim itu menyerahkan engkau kepada pembantunya dan engkau dilemparkan ke dalam penjara.

Jika Yeshua memanggil Anda untuk hari ini kehadiran-Nya, akankah Anda datang? Firman Adonai berkata pada Matius 5:7 Berbahagialah orang yang murah hatinya, karena mereka akan beroleh kemurahan.

Jika Anda salah satu dari mereka yang menangis di kehadiran Adonai, menangis di hadapan Roh Kudus, Anda masih di bawah kasih karunia dan rahmat Adonai. Tapi jika Anda merasa bahwa Anda tidak bisa menangis lagi di hadapan Adonai, jika Anda merasa bahwa Anda tidak bisa berdoa lagi, jika Anda telah meninggalkan kehidupan doa Anda, ijinkan saya memberitahu Anda bahwa Anda berada di bawah bahaya besar.

Kau tahu, pengampunan adalah sesuatu yang spesial, wanita ini tidak pernah memaafkan. Setelah 35 tahun kerja keras untuk Elohim, wanita ini kehilangan semuanya itu pada ujungnya.
Renungkan itu hari ini! Lakukan hari ini! Bagaimana Anda menjalani kehidupan Anda? Bagaimana Anda ingin menghabiskan waktu kekekalan Anda?

Saya memiliki saudara biologis yang mengatakan: “Pada hari itu aku mati, aku akan pergi ke neraka dan membiarkan iblis menusuk saya dengan bara, dan saya akan membantu setan untuk memasukkan batu bara dalam api.” Tapi, biarkan saya memberitahu Anda bahwa penghakiman Adonai telah datang kepadanya. Sementara saya merekam pesan ini ia berbaring sakit dengan AIDS di tubuhnya, dan sekarang ia memohon pada Adonai untuk sebuah kesempatan.

 Dia telah membalikkan hatinya kepada Adonai dan bertobat karena dia tidak berpikir dengan cara yang sama lagi. Sekarang dia tidak ingin pergi bahwa tempat siksaan. Karena rahmat Elohim, saudaraku telah menerima Yeshua sebagai penyelamat hidupnya. Kakak saya punya kesempatan karena penyakit yang sedang berlangsung dalam hidupnya. Tapi kebanyakan orang tidak tahu kapan mereka akan mati.
Kami terus berjalan dan tiba di puncak, di mana ada sekelompok orang yang menyebut diri “orang-orang Kristen Injili.” Yeshua menerangkan mengapa mereka ada di neraka. 

Di lingkungan tempat mereka tinggal, ada seorang pria yang pernah menjadi pecandu alkohol dan kemudian menjadi orang Kristen [ia telah bertobat]. Pada suatu hari istrinya mendapat sakit parah. Dia mulai mengetuk pintu ke pintu, mencari pertolongan untuk membawa isterinya ke Rumah Sakit. Ia berkata kepada mereka, ”Isteriku sakit keras. Saya memerlukan Anda untuk memberi pinjaman uang untuk membawa dia ke Rumah Sakit.”
Orang-oran Kristen ini menjawab: “Itu adalah apa yang Anda katakan! Tidak, Kami tidak punya uang di sini!” Dan ia pergi ke rumah yang lain dan juga mengatakan padanya, “Saya tidak punya uang! Saya sendiri butuh uang!” Dan seterusnya ia pergi dari pintu ke pintu saudara-saudara meminta uang untuk transportasi untuk membawa istrinya ke rumah sakit. Tapi tak satu pun dari mereka memberinya apa-apa, dan istri pria itu meninggal.

Seorang dari orang-orang Kristen ini memberi alasan: ”Sudahkan kamu lihat saudaraku, pelajaran yang kami telah ajarkan kepada pemabuk? Ia menginginkan uang  untuk pergi ke bar-bar dan minum bir, tapi saya tidak memberi kepadanya satu senpun!
”Saudara-saudara” lainnya juga mulai menceritakan kisah tentang bagaimana orang itu datang kepadanya dan seterusnya sampai semua dari mereka bercerita. Sekarang di Neraka, mereka berada di dalam api dan disiksa, dan menyesali dengan sangat kejahatan mereka (Matius 23:31-46).
Renungkan itu hari ini! Lakukan hari ini! Bagaimana Anda menjalani kehidupan Anda? Bagaimana Anda ingin menghabiskan waktu kekekalan Anda?
Orang-orang ini diikat dengan tali , dan dibakar. Kulit-kulit mereka terkelupas dan jatuh dari tubuh-tubuh mereka, dan disana siksaan tidak pernah berhenti. Mereka mengingat semua kejahatan yang mereka telah perbuat.
Saya ingin memberitahu Anda bahwa rasa sakit dan siksaan ini adalah permanen, siksaan yang tidak memiliki akhir tidak pernah berakhir. Semua orang mengingat betapa banyaknya kejahatan mereka dalam hati mereka.
Dengarkan ini! Ini bukan film! Ini bukan penemuan atau dongeng. Ini adalah sesuatu yang benar-benar terjadi! Ini adalah sesuatu yang terjadi dalam hidup saya!
[Kehidupan lama Penginjil Carmelo Brenes, undangan untuk kembali hidup benar]

Tolong dengarkan saya baik-baik. 
Saya adalah seorang Kristen Injili.
Saya telah menerima Yeshua
Saya berdoa untuk yang sakit dan Adonai menyembuhkan mereka
Saya berdoa untuk yang lumpuh dan Elohim menyembuhkan mereka.
Saya mengusir setan dan berbicara dalam bahasa roh yang baru,
Tetapi dalam kehidupan saya telah masuk roh kesombongan yang membuat saya memandang pendeta saya secara rohani lebih rendah dari saya. Dalam beberapa kesempatan, orang pergi ke gereja mencari pendeta saya untuk di doakan agar sembuh. Ketika tidak ada yang terjadi, mereka datang pada hari berikutnya kepada saya. Saya datang kepada mereka dan hanya mengatakan sepatah kata, dan Elohim menghormati kata-kata yang saya katakan.
Saya mulai berpikir bahwa itu karena saya,
bahwa saya adalah salah satu yang menyebabkan pekerjaan Elohim.
Dalam kesombongan saya, saya berpikir bahwa saya adalah special.
Dalam pemahaman saya sendiri, saya adalah seorang pria yang sangat berkarunia atau seseorang yang khusus.

Saya tidak bisa mengerti bahwa itu adalah rahmat Elohim yang dalam hidup saya, sampai saya tiba di Neraka dan Adonai mengatakan, “Saya bukan Adonai para orang yang sombong hati.” 
Kemudian, saya bisa mengerti bahwa banyak dari kita berdiri di altar penuh dengan kesombongan dan kemulian yang hampa.
Banyak, yang menyanyikan pujian kepada kepada Elohim dengan suara-suara yang indah, mulai menjadi penuh kesombongan.

Banyak orang yang memberitakan firman Elohim, dan digunakan oleh Dia mulai berpikir bahwa mereka terlalu penting.
Banyak dari mereka yang bekerja di dalam pelayanan pelepasan juga penuh dengan kesombongan.
Saya ingin mengatakan kepada Anda bahwa Elohim melihat semuanya, dan mengetahui hati kita.
Jika Anda memiliki kebanggaan yang hampa, kesombongan, atau arrogan di dalam hati Anda,
Jika Anda memandang rendah saudaramu atau pendetamu, harap bertobatlah dari dosa-dosamu dengan segera!
Adalah lebih baik direndahkan dihadapan manusia daripada dihadapan Elohim.

Saya berharap Anda dapat melihat tempat ini, seperti saya telah melihatnya.
Saya berharap Anda dapat mendengar jeritan-jeritan kutukan, perasaan terror yang telah saya rasakan, dan melihat penghakiman akhir mereka, sehingga Anda dapat mengerti.
[Iblis berbentuk wanita-wanita cantik, menghujat Roh Kudus]
Kami melanjutkan perjalanan, dan tiba di suatu tempat, semacam ruang tunggu. Kami melihat sebuah setan berteriak, dan setan-setan lainnya datang di depan setan yang memanggil tersebut. Dua dari mereka ada dalam bentuk dua wanita cantik. Pekerjaan keduanya ini adalah menghancurkan para hamba-hamba YAHWEH, dan membawa para pelayan YAHWEH kedalam dosa.

Mereka yang melayani YAHWEH haruslah hati-hati terhadap jebakan-jebakan setan. Satan ingin menghancurkan kehidupan Anda, mereka dapat menggunakan orang-orang yang dekat kepadamu, mereka yang tidak berjalan dekat dengan Yeshua. Mereka dapat menjadi intrumen dari setan.

Setan juga memiliki roh-roh jahat yang dapat merubah dirinya menjadi manusia. Mereka pergi masuk ke gereja-gereja mencari wanita-wanita muda, dan bahkan wanita-wanita yang telah menikah, memimpin mereka kedalam dosa, menghancurkan pernikahan dan kehidupan.

Di Neraka, saya juga melihat seorang laki-laki menghujat melawan Roh Kudus (Lukas 12:10). Ia disini memohon belas kasihan, dan menjerit-jerit kesakitan. Seluruh wajah dan tubuhnya penuh dengan belatung. Ia mencoba membuang mereka, tetapi semakin banyak yang datang. Sakitnya tidak tertanggung. Markus 9:44.

Orang ini sangat kuatir tentang anggota keluarganya yang lain tiba di tempat tersebut. Jika Anda benar-benar mengasihi keluargamu, beritakanlah firman Elohim kepada mereka, sehingga mereka terbebas dari Neraka. Kisah Rasul 16:31 dan Matius 10:28.

Anda tahu ada banyak alasan mengapa begitu banyak orang Kristen di neraka. Itu kedengarnya gila, tetapi itu disebabkan oleh karena kebohongan-kebohongan. Tetapi kita harus ingat bahwa kebohongan yang “sederhana” yang membuat Elohim membunuh Ananias dan Saphira sementara mereka ada di bait Elohim. Kisah Rasul 5:3-10.

Banyak orang Kristen di Neraka oleh sebab mereka melakukan kebohongan, yang nampaknya ringan, kepada pendeta mereka. Mereka tidak sadar bahwa mereka sesungguhnya juga berbohong kepada Elohim. Dan Alkitab memperingatkan kita  bahwa tidak ada pemabuk, pezinah, penyembah berhala, dan pembohong akan mewarisi Kerajaan Sorga (Wahyu 21:8; 1 Korintus 6:9-10).

Anda harus tahu bahwa meskipun Anda mengklaim ada sebagai orang Kristen [lahir baru], Anda masih tetap ada najis di hadapan Elohim jika Anda tetap berbuat dosa. Saya secara pribadi telah dipakai oleh Elohim, tetapi memiliki kesombongan di dalam hatiku [sebelum kecelakaan yang membuat pendeta ini meninggal].  Ingat Matius 7:21-23.

Jika Anda seorang Kristen yang suam, murtad, atau hidup dengan dua kehidupan [Kristen dan juga duniawi], tundukanlah kepala Anda sekarang juga di hadapan Elohim, dan memohon pengampunan, bersedialah keluar dari perbuatan-perbuatan jahat.

Jika Anda belum menerima Yeshua ke dalam hidup Anda, dan ingin menerima Dia sebagai Juruselamat Anda, Anda bisa berdoa seperti ini:
“Adonai (Tuhan) Yeshua, pada saat ini saya dihadapan Engkau, memohon ampun dari dosa-dosaku dan semua kesalahanku. Hari ini saya mengakui segala kejahatan yang telah saya perbuat di dalam kehidupanku, saya memohon Engkau untuk masuk kedalam hatiku.
Hari ini saya menerima Engkau sebagai satu-satunya Juruselamat yang berkuasa untuk hidupku. Amin

COPAS :  kesaksianrohanikristen.blogspot.co.id

Jumat, 13 Juli 2018

BUKAR SAMPSON - PUTRA SEORANG MARTIR

BUKAR SAMPSON – PUTRA SEORANG MARTIR

“Ketika aku melarikan diri untuk menyelamatkan nyawaku, mereka berlari kearahku, kemudian aku terjatuh ditengah-tengah orang-orang yang sudah meninggal. Mereka pikir aku telah meninggal dikarenakan tubuhku penuh dengan darah.” kenang Bukar Sampson.
Video courtesy of VOM Canada. Bukar Sampson – Son of a Martyr.
Shalom, begini kisahnya :
Bekas luka pada wajah dan tubuh Bukar Sampson disebabkan karena penyerangan brutal oleh Muslim militan yang memakan nyawa belasan orang-orang Kristen di kota Yelwa, Plateau State,negara Nigeria. Pada tanggal 24 Pebruari 2004 kota itu dibakar dan beberapa gereja dihancurkan termasuk Gereja Yesus di Nigeria yang mana ayah Bukar adalah pendetanya.
Bukar : “Islam fanatik datang ke gereja kami pagi-pagi sekali kemudian mereka mengepung kami dan mulai membantai banyak orang. Orang-orang kalang kabut berlarian dan tidak ada tempat pelarian.”
Bukar dan Ayah-nya dipukuli mereka juga. Keduanya terluka parah.
Bukar : “Ketika aku melarikan diri untuk menyelamatkan nyawaku, mereka berlari kearahku, kemudian aku terjatuh ditengah-tengah orang-orang yang sudah meninggal. Mereka pikir aku telah meninggal dikarenakan tubuhku penuh dengan darah. Saya tetap berbaring disitu. Gereja kami dibakar, rumah pastoral juga terbakar, mobil-mobil dibakar.”
Ketika Bukar terbaring di lantai yang penuh darah di gereja, Bukar merasakan ketakutan.
Bukar : “Satu hal, yaitu saya menyerahkan hidupku kepada Kristus. Saya mengatakan saya menyerahkan sepenuhnya dibawah perlindunganNya, baik dalam keadaan hidup atau mati karena Dia adalah Sang Pencipta. Saya tidak punya pilihan lain.”
Secara ajaib, Bukar berhasil selamat. Ketika tentara pemerintah tiba, dia kembali ke gereja dan menemukan ayahnya yang ternyata masih hidup, dan karena luka-lukanya maka mereka dibawa ke rumah sakit. Bukar kehilangan darah banyak sekali. Menurut pemimpim Kristen di Nigeria, 48 orang percaya (Kristen) meninggal di dalam gereja itu dan ayah Bukar adalah satu diantaranya.
Bukar : “Hanya Tuhan yang menyelamatkan jiwa saya. Dia tahu mengapa Dia menyelamatkan aku. Mungkin aku harus memberikan kesaksian, dan kemudian bekerja bagiNya.”
Greg Musselman – Jos, Plateau State
“Bukar mengatakan kepadaku bahwa dia tidak punya keinginan untuk melayani penuh waktu setelah kematian ayahnya. Tetapi dalam sebulan setelah kematian ayahnya pada hari yang tragis itu yang mana nyawanya selamat, dia merasa Tuhan memanggil untuk mengikuti langkah ayahnya untuk melayani.”
Bukar : “Saya sudah memutuskan, Tuhan telah mengatakan kepadaku bahwa adalah suatu jalan yang baik kalau aku ikuti, karena beberapa orang tidak setuju kepadaku. Kenyataannya kalau aku mengikuti langkah itu saya tahu apa yang dialami almarhum ayahku, saya sebaiknya tidak melakukan itu, tetapi aku tidak mendengarkan mereka.
Bukar belajar di seminari untuk menjadi pendeta. Ibu dan saudara perempuannya sangat bangga pada dirinya. Ketiganya menerima bantuan dari The Voice of The Christian Martyr cabang Nigeria. Bukar dan Helena mendapatkan bantuan dana untuk melanjutkan pendidikan. Helena melanjutkan ke pendidikan keperawatan dan Ibu Bukar – Jemima Samson – mendapatkan kredit usaha kecil yang dia gunakan untuk memulai suatu toko kecil.
Jemima Sampson : “Saya bangga terhadap anak saya untuk memutuskan menjadi seorang pendeta. Apa yang terjadi pasti mempunyai tujuan dan saya senang anakku tidak meninggal.”
Helena : “Saya sangat senang karena saudara laki-laki-ku mengikuti langkah ayahku. Dan saya tahu dia akan melakukan hal itu. Dan ketika kami melihat matanya maka dia terlihat seperti ayah kami.”
Sumber :
Bukar Sampson Son of a Martyr
oleh VoiceOfTheMartyrsUSA – Published on Mar 27, 2012.
Bukar mengatakan dia dapat memaafkan mereka yang membunuh ayahnya dan mengambil nyawa teman dan sahabat Kristennya di Yawa. Akan tetapi hal itu tidaklah mudah.
Bukar : “Ketika hal itu terjadi, kenyataanya saya berpikir, saya tidak akan memaafkan mereka. Akan tetapi kalau aku mendalami Firman, Injil telah memberi suatu pengertian dalam hal yang berbeda. Akhirnya aku bisa memaafkan mereka atas semua yang telah mereka lakukan. Tuhan akan memaafkan mereka. Karena saya percaya mereka tidak mengenal Kristus, itulah mengapa mereka melakukan hal itu.”
—– Demikian Bukar mengakhiri kesaksiannya ….
  • Kamu akan dibenci semua orang oleh karena nama-Ku. Tetapi orang yang bertahan sampai pada kesudahannya ia akan selamat.” (Markus 13:13).
Link untuk dibagikan : http://wp.me/p6mxNc-if
Salam semangat dan kompak selalu. Tetap mengasihi sesama manusia apapun keyakinannya. Tuhan Yesus memberkati. Amen.
COPAS : kesaksiansegalabangsa.wordpress.com

Senin, 09 Juli 2018

MAU MEMBUNUH SATU KELUARGA MALAH DIAJAK YESUS KE SORGA DAN NERAKA

MAU MEMBUNUH SATU KELUARGA MALAH DIAJAK YESUS KE SORGA DAN NERAKA | YOUNG MOON PARK

Sementara suatu pelangi cerah turun, ada sesuatu yang turun dari cahaya itu. Ternyata, itu adalah seorang yang memakai pakaian putih. Disebabkan karena sinar yang terang, saya tidak dapat melihat wajahnya dengan jelas, tetapi jelas wajahnya adalah wajah manusia. Sementara itu, sebuah kereta kuda setengah lingkaran mengikuti dibelakang manusia itu.”
  • Maka laut menyerahkan orang-orang mati yang ada di dalamnya, dan maut dan kerajaan maut menyerahkan orang-orang mati yang ada di dalamnya, dan mereka dihakimi masing-masing menurut perbuatannya. (Wahyu 20 :13).
Young Moon Park – The Most Incredible Christian Testimony of Heaven and Hell. Shalom, begini kisahnya :
Pada tanggal 3 april 1986 merupakan hari bersejarah didalam hidupku. Tahun 1985, saya mengendarai sepeda motor dibawah pengaruh obat dan mengalami kecelakaan. Kemudian saya masuk penjara. Istriku mendesak supaya bercerai selepas aku keluar dari penjara. Kemudian saya merencanakan untuk membunuh delapan orang : istriku, keluarganya, bahkan saudara yang masih kanak-kanak – yang mendorong istriku untuk bercerai dengan saya. Hal terakhir yang saya lakukan sebelum melaksanakan rencana pembunuhan itu adalah menemui ibuku di Geang Joo, kemudian saya memesan tiket kereta api yang bertolak dari kota Seoul pada pukul 10.40 pm. Hari itu adalah malam 3 April 1986.
Sementara saya berada di rumah ibuku, saya mendengar suara resonansi yang tidak pernah saya dengarkan sebelumnya sekitar 40 menit sebelum masuk kereta. Itu adalah suara kuat yang hampir meledakkan telinga saya. “Lihat … lihat” katanya. Karena merasa aneh, saya keluar didepan pintu masuk dan melihat sekeliling, tetapi tidak ada seorangpun. Kemudian saya kembali ke kamar tidur dan menyalakan rokok. Tiba-tiba, ruangan itu menjadi terang. Saya begitu terkejut dan melihat pintu kamar tidur merasa bingung. Tidak disengaja, saya berteriak.
Sementara suatu pelangi cerah turun, ada sesuatu yang turun dari cahaya itu. Ternyata, itu adalah seorang yang memakai pakaian putih. Disebabkan karena sinar yang terang, saya tidak dapat melihat wajahnya dengan jelas, tetapi jelas wajahnya adalah wajah manusia. Sementara itu, sebuah kereta kuda setengah lingkaran mengikuti dibelakang manusia itu.
Young Moon Park_OK_KSB_JPG
Ada tiga tempat duduk didalam kereta itu. pada tengahnya kosong dan ada dua orang yang juga mengenakan pakaian putih yang duduk didua sisi. Jika seseorang yang percaya kepada Yesus melihat adegan itu, maka ia akan tersentuh sekali. Tetapi saya tertegun dikarenakan saya seorang atheis. Suatu yang aneh bisa saya tambahkan disini yaitu bahwa perasaan benci saya yang berkobar-kobar hilang.

Saya membangunkan ibu saya yang tidur disebelah saya. Tetapi sepertinya dia tidak melihat adegan itu dan dia mengabaikan aku, dengan mengatakan “Jangan mengada-ada” kemudian kembali tidur. Ketika aku melihat kereta itu lagi, aku terkejut Seorang yang menyerupai aku duduk di tengah tempat duduk yang tadinya kosong. Kemudian saya menyentuhnya, untuk memastikan bahwa dia nyata. Rasanya saya sedang melihat suatu cermin.
Segera setelah saya duduk di tempat duduk, kereta itu tinggal landas. Kemudian, saya dengan jelas melihat surga dan neraka. Setelah melewati suatu jalan emas, saya melewati suatu tempat dimana orang seperti aku berjalan disepanjang jalan di taman bunga, mencium bunga-bunga. Saya dapat melihat banyak orang yang berasal dari seluruh penjuru dunia.
Saya dengan jelas melihat wajah pamanku disamping ibuku, dimana paman saya telah menjadi Kristen dan meninggal dikarenakan penyakit. Tetapi, aku tidak menemukan bekas penyakit pada pamanku itu. Penampilannya seperti pemuda berusia 30 tahun-an dengan wajah dan tubuh muda, persis sama bagaimana saya melihat dia ketika saya sedang kelas 3-4 sd. Damai dan sukacita, tidak terlihat kecemasan, dan hal-hal yang berhubungan dengan duniawi, tidak terpancar diwajahnya. Sembari mendengarkan suara musik yang terus menerus, kereta emas melewati rumah-rumah indah setelah mengendarai selama beberapa hari. Ketika kami sampai kesana, malaikat yang awalnya tidak mau menjawab apapun pertanyaan saya akhirnya mengatakan “Disini adalah Surga,” dengan suara yang jelas.
Ada sejumlah besar rumah yang terbentang di horizon. Suatu perasaan jelas yang saya rasakan dari rumah-rumah itu seperti yang terlihat didunia begitu teratur rapi dan siap dan menunggu penghuni untuk masuk kedalamnya. Tidak seperti tempat dimana pamanku berada, disini saya dapat melihat semua orang. Saya bertanya kepada malaikat, tetapi mereka tidak menjawab.
Kereta itu tiba-tiba memasuki suatu tempat yang gelap, seperti malam hari. Satu-satunya sumber penerangan berasal dari sinar yang berasal sinar terang sebesar bulan purnama. Sumber terang itu ada didalam bentuk seperti orang yang mengenakan pakaian putih seperti yang mengendarai kereta. Saya ketakutan, sembari berpikir “Mereka telah menunjukkan kepadaku hal terindah yang tidak pernah saya lihat dibumi, apa sekarang mereka akan membunuhku ?”
Cahaya yang menyerupai bentuk manusia itu menerangi seseorang sebelum aku menyadari siapa dirinya. Saya menyaksikan ayahku disana yang telah meninggal 6 tahun yang lalu. Ayahku seorang yang sukses dan menopang keluarga. Dia sukses memegang jabatan kepala sekolah di sekolah Konfusius (Kong Hu Cu). Ketika dia masih hidup, dia menolak seseorang yang mengatakan Yesus kepada dirinya. Ketika dia akan meninggal di ranjang, dia sangat sengsara dan tubuhnya bengkak dan dapat meledak (semacam bengkak bernanah mungkin). Didepan mataku aku melihat ayahku menderita seperti saat dia mau meninggal.
Ular berwarna biru berkepala tiga, cukup untuk menyembunyikan pergelangan kakinya, mengoyak tubuh ayahku, merayap, melilit dan menggigit sekujur tubuhnya. Saya menangis dan memanggil namanya, tetapi dia tidak dapat mendengar.
Tempat kedua yang saya datangi, sejumlah besar manusia dikumpulkan mencoba melarikan diri dari api pada sebuah piringan besi besar. Saya melihat orang lain yang kukenal disini. Dia adalah saudara tua ayah saya, yang hidup berkelimpahan, dia mengatakan bahwa uang adalah segalanya. Dia tidak dapat mendengarkan suaraku juga.
Suatu tempat yang diterangi dengan sinar ketiga, saya melihat seorang teman yang meninggal pada kecelakaan lalu lintas. Tiga ekor ular kekuningan melilit dia kuat kuat. Demikian sehingga wajahnya menjadi pucat. Teman saya ini juga suka minum minuman keras seperti saya, tetapi dia malangnya meninggal dikarenakan kebanyakan minum alkohol.
Tempat ketiga yang diterangi adalah sekumpulan orang didalam rawa setinggi pinggang. Binatang buas mengoyak, menggigit dan mencakar mereka. Saya dapat mengenali dua orang dari mereka, seorang saudara dan teman masa kecil diantara banyak manusia yang berusaha untuk melarikan diri dari binatang buas tersebut. Saya tidak tahu pada saat itu, tetapi saya ingat bahwa saudara saya itu menghadiri gereja disebabkan gereja dapat menyembuhkan penyakit, jadi tidak mempunyai iman murni. Dia menyia-nyiakan waktunya dengan hati mendua, satu kaki di gereja dan kaki lainnya di dunia.
Saya melihat ayah saya di neraka dan melihat paman saya di surga.
Seingat saya, neraka merupakan tempat yang tidak bisa dibayangkan, tempat yang mengerikan. Saya dengan jelas melihat ayah saya, paman saya, teman dan saudara didalam tempat kegelapan. Tidak ada yang bisa aku lakukan selain menangisi mereka. Saya, seorang yang dahulunya berpikir bahwa segala sesuatu berakhir setelah kita meninggal, kenyataannya akan menghadapi suatu kenyataan. Setelah melihat neraka, kereta berhenti pada suatu tempat yang disebut dataran penghakiman (Wahyu 20 : 13). Disini, saya melihat dapat melihat semua dosa saya yang telah saya perbuat dengan mata saya, tangan saya dan bahkan pikiran saya semenjak lahir yang memang direkam.
Saya tidak dapat menghitung jumlah dosa saya yang dilakukan sepanjang hidup saya disebabkab dosa saya dikategorikan menjadi 132 kategori, dan tiap kategori memiliki sub kategori. Diantaranya, saya melihat bahwa sebagian besar dosa saya adalah kelakuan saya yang disebabkab minum minuman beralkohol. Hal yang saya temukan adalah bahwa ada dua dosa yang tidak merupakan dosa di dunia, tetapi merupakan dosa di surga. Satu adalah tidak percaya Yesus dan satunya lagi adalah mengutuk atau mengejek orang yang percaya kepada Yesus.
Semua dosa masa lalu saya direkam – lengkap dengan tanggal dan waktu – seperti tidak menghadiri gereja, menyobek dan membuang Alkitab dan buku pujian kedalam api, mengutuk, tidak menghormati teman penginjil, bahkan menampar muka dan menendang mereka. Saya bertanya suatu pertanyaan yang sudah ingin ditanyakan disini. “Mengapa engkau menunjukkan kepadaku tempat seperti ini kepadaku, seseorang yang membenci Yesus dan berbuat banyak dosa, dibandingkan kepada saudaraku yang melalui susah payah untuk percaya Yesus ?” Seorang malaikat yang berada disampingku memberi jawaban : “Tidak perlu bagi seseorang seperti saudaramu untuk datang kesini. Seseorang seperti kamu tidak akan dapat memberikan kesaksian kepada orang lain kalau kamu tidak melihat surga dan neraka dengan mata kamu sendiri.”
Itu adalah jawaban yang berhubungan dengan ayat-ayat Alkitab yang menyatakan bahwa seseorang seperti saudaraku yang percaya tanpa melihat akan lebih diberkati. Segera setelah itu, kereta itu mulai bergerak kembali. Tiba-tiba, saya dapat melihat suara keras yang menanyakan “Apakah kamu percaya ?”
Suara ini seperti suara yang sama yang saya dengar sebelum meninggalkan Seoul untuk membunuh ke-8 orang tersebut. Saya tidak pernah menerima Tuhan sebagai Ayah Surgawi saya, Saya mau menerima Tuhan, dengan alamiah saya menjawab : “Tuhan ! saya percaya Engkau”. Tuhan meneruskan berkata, “Ketika kamu kembali ke dunia, bersaksilah mengenai surga dan neraka kepada orang lain. Jangan menambahkan atau mengurangi dari apa yang kamu lihat.” Ketika mulai berangkat, hal terakhir yang Dia ucapkan adalah : “Saya akan mengawasi kamu.”
Saya merasa melakukan perjalanan berhari-hari, tetapi saat itu jam 11:10 PM ketika saya terbangun, merasa takut. Semua ini berlangsung selama 70 menit. Tidak ada konsep waktu dunia ditempat tersebut. Setelah sadar, ibu saya melihat saya dengan wajah tegang. Dia mengatakan bahwa saya mengigau dan tidak bisa dibangunkan padahal dia sudah berusaha. Setelah itu, saya menceritakan kepada dia mengenai apa yang saya lihat. Ibu saya, yang selalu berteriak kala mendengar nama Yesus, menangis setelah mendengar kisah bahwa suaminya menderita. Saya dan ibu saya menjadi disiplin kepada Yesus dan mengambil pendalaman Alkitab, kemudian bergabung dengan gereja pada hari yang sama. Ibu saya dan saya menjadi antusias ke gereja.
Sumber :
The Most Incredible Christian Testimony of Heaven and Hell – Young Moon Park
HeavenVisit – Published on Oct 25, 2012
Saat ini, kehidupan saya berubah 180 derajat. Saya menjadi seseorang yang secara alamiah bibir ini akan memberikan kemuliaan kepada Tuhan Yesus dibandingkan kepada diri saya sendiri. Saya sanggup menjadi dan meneruskan suatu penginjilan untuk mengabarkan firman Tuhan. Kata-kata terakhir atau perintah terakhir yang Tuhan berikan kepada saya yang selalu teringat, ” I will keep watching over you,” membawa saya kesini.
  • Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang. (2 Korintus 5:17).
Link untuk dibagikan : http://wp.me/p6mxNc-iv
Salam kasih dan persahabatan. Tetap saling mengasihi sesama manusia apapun agamanya. Tetap semangat menjalani hidup ini. Tuhan Yesus memberkati. Amen.