Rabu, 22 Agustus 2018

JAMAHAN TUHAN BUKAN BAGI ORANG DEWASA SAJA, NAMUN ANAK-ANAK JUGA

Syalom, saya Alycia, penulis kesaksian “Tuhan Yesus mengasihiku” yang saya ambil dari kehidupan saya. Di kesaksian ke 2 ini, saya akan berbagi cerita sewaktu saya mengikuti retreat pertama saya.
Saat itu tanggal 23 Febuari 2017, hari kedua saya mengikuti retreat “Menjadi Murid Kristus”. Pagi-siangnya saya mengikuti kegiatan biasa-biasa saja. Namun pada saat refleksi malam hari inilah saya merasakan sesuatu yang luar biasa.
Saat refleksi tersebut, saya dan teman-teman menyembah Tuhan dengan lagu “Yesus sahabatku” dan “S’mua baik”. Dari awalnya memang saya sudah menangis, namun lama-kelamaan semakin deras air mata yang mengalir. Saya menangis kepada Tuhan dan meminta maaf kepada Tuhan. Saat itulah saya benar-benar merasakan bahwa Tuhan Yesus hadir di hatiku dan menjamahku. Saat saya mengangkat tangan saya tahu betul bahwa Tuhan ada di ruangan itu, menjamah anak-anak yang ada.
Jamahan Tuhan bisa terjadi pada siapa saja, bukan hanya orang dewasa. Banyak anak-anak yang telah menerima jamahan Tuhan dalam hidupnya.
Oleh karena itu, bapak ibu dan saudara dalam kasih Kristus, kita semua harus bersyukur karena kita semua adalah orang percaya yang telah dijamah dan diselamatkan oleh Tuhan.
Demikian kesaksian saya, Tuhan Yesus Kristus memberkati.
Alycia Michelle, 12 Tahun
Surakarta, Jawa Tengah
Penulis kesaksian: Tuhan Yesus mengasihiku.

copas : www.beritakeselamatan.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar