Senin, 06 Agustus 2018

JANGAN BIARKAN KETERBATASAN ITU MEMBATASI DIRI KITA

Mujizat yang terjadi di dalam hidup saya, semua karena Tuhan Yesus.
Saya seorang pelajar, yang menyalurkan hobby saya di bidang olahraga tinju (sekarang). Dulu saya adalah anak yang tidak taat, akibatnya saya mendapatkan upahnya, saya yakin itu teguran dari Tuhan, yaitu saya mengalami kecelakaan, kaki saya dilindas oleh mobil yg penuh penumpangnya.
Lebih dari 1 bulan saya tidak bisa berjalan dengan baik, nggak pernah ke dokter, berobat ke rumah sakit manapun juga tidak, ke tukang urut juga tidak. Tetapi, seiring berjalannya waktu, tanpa saya sadari, kaki saya sudah mulai bisa berjalan dengan baik.
Dan ini seperti tidak pernah terjadi di hidup saya karena yang saya rasakan adalah kaki yang saya miliki ini kaki yg sehat, tanpa cacat dan normal, haleluya. Seolah saya terlupa, dan memang tidak ada cacat yg tersisa padahal kalau ingat sakitnya itu bukan main. Kemudian saya menggali kemampuan saya di bidang olahraga tinju, yang di mana, di sana fisik dan mental kita ditempa habis-habisan. 3 tahun sudah berlalu, saya berhasil meraih berbagai macam prestasi dari daerah, provinsi hingga ke tingkat nasional pun saya ikuti beberapa kali dan membuahkan hasil juara. Saya sangat bersyukur, ya, kalau di ingat kecelakaan itu, saya sudah lumpuh, tapi saya tidak peduli sama keterbatasan itu, saya patahkan keterbatasan itu, saya tembus, saya punya Yesus, saya mau berusaha demi kemuliaan Yesus, saya mau menjadi berkat, dan saya mau berusaha.
Puji Tuhan, saya bisa berprestasi atas seizin Tuhan Yesus, saya sangat bersyukur. Dan ke depannya saya serahkan di dalam Nama Tuhan Yesus, kalau saya masih di izinkan menjadi juara ya Puji Tuhan, sekarang saya tetap berusaha terus. Karena lewat olahraga ini, saya semakin dekat dengan Tuhan, sangat nyata saya rasakan.
Sekian kesaksian singkat saya, semoga menjadi berkat bagi semuanya, intinya, jangan biarkan keterbatasan itu membatasi diri kita.
Tetaplah berharap kepada Tuhan Yesus, tetaplah berdoa, tetaplah berusaha, dan tetaplah bersemangat dan bersukacita.
Salam sejahtera, Tuhan Yesus memberkati.
Kiriman kesaksian dari: Giofray Mark
Tenggarong

copas : www.beritakeselamatan.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar