Sabtu, 18 Agustus 2018

KERAGUAN SAYA PADA TUHAN


Saya ingin sedikit bersaksi.
Saya dan keluarga saya tepatnya di SIDIKALANG SUMATERA UTARA kami kemaren mengalami musibah yang menurut saya musibah yang paling besar yaitu tepat pada bulan 05 kemaren saya kehilangan kakak laki-laki yang amat saya cintai, yang 1 sudah berkeluarga mempunyai 2 anak anak laki-laki , yang 1 lagi masih lajang berumuran 24 Mereka meninggal 2 sekaligus akibat terkena sengatan listrik (tegangan tinggi), mereka berdua mati ditempat 😭
Pada saat itu saya, mama, kakak… Merasa kehilangan, terpukul, bahkan lebih dari itu, di situ saya merasa bahwa TUHAN itu tidaklah adil, bahwa TUHAN itu tidak pernah mendengar segala doa-doa saya, karena apa saya berkata seperti itu ??? Saya berkata demikian karena dimana ayah yang amat saya sayangi baru 1 tahun meninggalkan kami, ditambah lagi harus kehilangan kakak laki-laki yang amat saya cintai mulai dari kejadian itu saya seperti orang yang tidak punya kepercayaan lagi, dimana pada saat itu saya mengganggap TUHAN itu tidak ada, saya tidak pernah berdoa, membaca alkitab, bahkan ke gereja saya semakin malas…
Saya memang diajakin mama ke gereja dan bahkan saya sering dipaksa supaya saya ke gereja, tapi hati dan pikiran saya sudah dikuasai oleh iblis sehingga saya memaki-maki balik mama saya tapi bergulirnya waktu saya semakin sadar bahwa apa yang saya perbuat ini sudah keterlaluan, bahkan saya sudah membuat hati mama aku, kakak, abang, adik, dan semua keluarga kecewa bahkan sakit hati, bukan cuma mereka saja, tapi juga melukai dan menghianati TUHAN.
Namun PUJI TUHAN, akhirnya saya semakin dekat, saya semakin rajin berdoa, dan ke gereja . Saya semakin disadarkan oleh NYA, bahwa DIA lebih mencintai mereka dan saya juga pernah mendengar firman bahwa tidak ada rencana TUHAN yang menyebabkan kecelakaan atau pun menyebabkan hal-hal buruk segala rencana NYA adalah rencana yang indah Ini adalah berkat dari NYA, sungguh benar-benar luar biasa, ini mujizat yang saya terima.
Maka dari itu saudara saudara jangan pernah ragu/bimbang padaNYA. Apapun itu masalah yang kita hadapi, kita harus tetap bersyukur bahwa TUHAN ADALAH ALLAH YANG HIDUP…
Amin.
Kesaksian dari: Merliyanti Siregar
Sidikalang
copas : www.beritakeselamatan.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar