Rabu, 14 November 2018

KESAKSIAN INDRI HANS : 'KESEMBUHAN DAN MUJIZAT'

‘Kami selalu mengucap syukur kepada Allah karena kamu semua dan menyebut kamu dalam doa kami. Sebab kami selalu mengingat pekerjaan imanmu, usaha kasihmu dan ketekunan pengharapanmu kepada Tuhan kita Yesus Kristus di hadapan Allah dan Bapa kita.’
1 Tesalonika 1:2-3

“Shalom, nama saya Indri Hans, suami saya gembala sidang Gereja Bethel Indonesia Jl. Pasir Koja Bandung, saya ingin bersaksi bagaimana Tuhan Yesus luar biasa dalam kehidupan saya, bulan September 2006 yang lalu saya mengalami nyeri pada bagian pinggang saya yang cukup hebat, dank arena nyeri itu saya tidak tahan akhirnya saya memeriksakan diri ke dokter. Dan hasil USG menyatakan bahwa didalam rahim saya ternyata ada kista dan miom atau sejenis tumor yang cukup besar, dan juga banyak yang kecil. Akhirnya, dokter menyarankan kepada saya untuk segera dioperasi, karena kalau tidak segera di operasi maka miom itu akan semakin membesar dan akan menekan pada ginjal saya dan mungkin saya tidak tahan dengan hal itu.

Besok harinya akhirnya saya dioperasi. Ketika operasi sedang berlangsung, suami saya dipanggil oleh tim dokter, dan beliau menyatakan bahwa ternyata banyak sekali miom yang menempel di saluran kencing atau melengket di saluran kencing, sehingga kalau itu diangkat semua, maka saluran kencing itu akan terangkat dan saya harus memindahkan saluran kencing itu keluar. Saya tidak tahu apa yang terjadi kalau itu semua bisa terjadi dalam hidup saya. Tetapi saya bersyukur untuk semuanya karena, hasil dari miom itu, hasil dari operasi tersebut bukan tumor ganas. Saya hanya bersyukur kepada Tuhan dan suami saya juga bisa berdoa dan beryukur kepada Tuhan.

Oleh kemurahan Tuhan saya juga sempat memeriksakan diri pergi ke rumah sakit di Singapore dan Australia. Dokter-dokter disana menyatakan juga ternyata itu bukan kanker atau bukan tumor ganas. Saya hanya bisa bersyukur untuk hal itu. Bahkan di Singapore saya tidak bayar sama sekali meskipun itu rumah sakit yang cukup mahal. Setelah operasi sebulan berjalan, dokter menyarankan saya untuk saya disuntik dengan obat anti kanker untuk menekan sel-sel kanker di dalam rahim saya, sejenis kemoterapi. Dan harganya cukup mahal sekali, tetapi saya bersyukur bahwa ada jemaat yang menanggung semua biaya ini selama 6 bulan. Satu bulan satu kali saya melakukan hal itu. Belum cukup sampai disitu, efek samping dari kemoterapi ini ternyata bisa membuat rambut rontok, dan juga perubahan bentuk tubuh dan juga beberapa hal yang lain.

Saya datang kepada Tuhan dan saya berdoa saya bilang : “ Tuhan saya tidak mau mengalami itu semua, saya tidak mau rambut saya rontok, atau perubahan bentuk tubuh saya ” dan Tuhan menjawab saya tidak mengalami itu semua. Saya hanya bisa bersyukur, saya menangis dihadapan Tuhan. Karena saya tahu bahwa Tuhan Yesus luar biasa dalam kehidupan saya. Karena itu saya menghimbau bagi para wanita, ibu-ibu yang mungkin mengalami hal yang sama dengan saya, jangan pernah takut jangan pernah kuatir karena Yesus sudah menanggung itu semua di atas kayu salib 2000 tahun yang lalu, bukan hanya untuk keselamatan kita, tapi juga untuk semua penyakit kita. Karena itu serahkan segala sesuatu kepada-Nya. Dia akan menanggung semuanya buat kita semua. Terimakasih. Tuhan Yesus memberkati.”

Sumber: Blessing Media – GBI Mekar Wangi Bandung
Narasumber : Indri Hanns
Kameramen : Gideon Manurung
Editor : Christiani Putri


COPAS : www.gbi-bethel.org

Tidak ada komentar:

Posting Komentar