Kumpulan Kotbah

Sayap Ketaatan
Pdt. Petrus Agung Purnomo & Ev. Iin Tjipto Wenas


Bahan Renungan :
Karena iman Abraham taat 1 , ketika ia dipanggil untuk berangkat ke negeri yang akan diterimanya menjadi milik pusakanya, v  lalu ia berangkat w  dengan tidak mengetahui tempat yang ia tujui. (Ibrani 11 : 8)

NETBible Hebrew 11 : 8
By faith Abraham obeyed when he was called to go out to a place he would later receive as an inheritance, and he went out without understanding where he was going.

Menurut saya Abraham ini orang yang aneh sekali sebenarnya. Tuhan berkata “Engkau pergi maka Aku akan berikan tanah perjanjian kepadamu” dan Tuhan tidak bicara lebih detail lagi. Dia hanya berkata “Engkau pergi, nanti Aku sediakan sebuah tanah yang ajaib buat hidupmu.” Abraham tidak tahu tujuannya kemana tapi dia tetap pergi. Orang yang mempunyai sayap seperti ini, adalah orang yang akan menikmati masa depan yang luar biasa karena sebenarnya tidak ada orang yang dikatakan ayo pergi dan selalu reaksi pertama yang dikatakan adalah, “Kemana ?” Nah jika tujuan kita tidak pernah jelas, kita mau kemana tetapi kita mau tetap mau melangkah itulah yang namanya iman.

Ada banyak orang yang bertanya kepada saya, “Pak bagaimana supaya saya bisa mengerti panggilan saya ? Bagaimana saya bisa mengerti akan yang namanya Visi Tuhan buat hidup saya ?” Saya sudah tanya kepada hamba-hamba Tuhan dan mereka menjawab, “Ya kamu tanya Tuhan.” Lalu saya menjawab, “Saya tidak peka pak.” Sebenarnya jawaban tidak peka itu merupakan jawaban kita yang klise. Dan kebanyakan orang akhirnya minta tolong untuk didoakan supaya bisa tahu apa yang Tuhan katakan.

Biasanya saya suka bertanya kepada orang seperti itu, “Mengapa kamu bertanya begitu kepada saya ?” dan selalu jawabannya, “Ya karena saya melihat bapak ini orang yang mengerti kemana harus pergi.” Siapa bilang ? Jika saya boleh jujur sebagai keluarga, sebenarnya sebagian besar dari hidup saya, saya tidak tahu harus ke mana dan melakukan apa.

Seringkali saya hanya mengerti sebagian, selangkah didepan, langkah kedua tidak jelas. Saya ini bukan anak yang baru lahir baru. Kalau boleh saya jujur itu kenyataan. Ketika tahun 90an saya diprotes oleh salah seorang pendeta yang membantu saya. Dia bicara terus terang seperti ini, “Aku ikut seminar gereja itu, aku melihat mereka gereja yang punya visi yang jelas. Di tembok gerejanya ada spanduknya, visi gereja, juga statementnya. Tiap orang masuk lihat, oh kesitu arah kita. Tiap hari mereka bicara visi !” Lalu dia melanjutkan dengan berkata : “Aku ini membantu kamu sudah bertahun-tahun, tetapi kamu belum pernah cerita ke aku visi kita ini mau kemana.” Jujur saya tidak mencoba untuk membela diri tetapi saya mencoba apa adanya. Saya berkata : “Iya, kita ini mau kemana ya ?” Itu adalah hal yang gila karena anda memulai sesuatu tidak jelas.

Contohnya adalah seperti anda hendak mengeluarkan motor atau mobilmu dari garasi menuju jalanan dan anak-anak atau istrimu bertanya : “Pak, kita mau kemana ?” Dan anda menjawab “Iya, Ya kita mau kemana ya ?” Dengan jawaban seperti itu apakah itu menunjukkan anda seperti orang linglung atau orang waras ? sampai akhirnya mereka marah dan berkata, “Harusnya bapak tulis dulu dong visinya mau kemana.” Saya sebenarnya ingin berkata : “Saya berharap saya tahu, tetapi jujur saya tidak tahu.”

Kemudian saya memulai sesuatu itu dengan parah, teman-teman saya itu bicara seperti ini, “Kamu itu seharusnya seperti bapak itu lho, itu kriteria pendeta yang ideal, kamu ini tidak bisa dan tidak mampu. Visi saja tidak jelas.” Saya sebenarnya hanya bisa terdiam. Saya menyadari saya tidak bisa dan tidak banyak yang saya tahu. Hanya selangkah demi selangkah dan memang itu lama sekali, setelah bertahun-tahun saya mulai menduga-duga. Jika anda bermain puzzle, itu seperti gambar yang dipotong-potong dan anda harus menyusun menjadi gambar utuhnya. Jika ada contohnya pasti kita berkata : “Oh seperti ini, itu mudah sekali.” Tetapi jika puzzle yang berjumlah sekian ratus potong atau bahkan sekian ribu potong itu dimasukkan ke dalam plastik dan diberikan kepada anda, coba anda susun seperti apa jadinya ? Apakah anda tidak akan menjadi pusing ? Pasti sangat pusing, percayalah ini akan menjadi gambar yang tidak jelas akhirnya. Anda hanya bisa menduga lalu mencoba. Nah jika kumpulan-kumpulan potongan-potongan itu hanya anda perhatikan saja maka puzzle itu tidak akan pernah jadi.

Lalu kita berkata kepada Tuhan, “Tuhan beri aku impian-impian surgawi supaya aku ini bisa melihat ini gambar apa. Kenyataannya 99,99 persen tidak pernah mendapat mimpi seperti itu. Sedangkan kita membayangkan jika kita melakukan apa yang Tuhan mau itu seharusnya jelas dulu dan ada petunjuk pelaksanaannya.Hal seperti itu tidak akan ada saudara. Tuhan itu seperti memberikan kepada anda ribuan potongan puzzle dan Dia berkata : “Susunlah itu sampai jadi !” Lalu kita memulai satu demi satu potongan sambil berkata, “Wah ini benar kelihatannya” Atau “Wah ini salah” dan terus anda ubah sampai akhirnya nanti setelah sekian persen baru mulai terlihat. Nah gawatnya kalu gambar itu adalah hanya gambar lautan dan langit, itu akan susah sekali karena semua berwarna biru dan tidak pernah jelas.

Tetapi biasanya Tuhan memberikan kita gambar yang ajaib. Dia adalah perancang kehidupan yang sangat hebat dan paling hebat. Nanti kalau sudah sekian persen anda mengerjakannya, tiba-tiba anda akan mulai mengerti, “oh itu pasti sebuah istana.” Nah begitu anda mulai mendapatkan gambarnya maka kerja anda pasti akan lebih cepat bukan ? Mengapa ? Karena tiba-tiba di imajinasimu mulai kelihatan dan anda mulai berkata “Aku mengerti, aku mengerti.” Yang istilah rohaninya anda telah mendapatkan visi. Tapi sebenarnya anda tidak pernah anda dapatkan diawal, walaupun seandainya anda sudah dapat diawal tetapi itu akan sedikit sekali saudara.

Pada waktu diawal, Tuhan hanya memberikan keinginan kepada saya. Keinginan untuk menjadi Hamba Tuhan. Lalu saya ditanya oleh pendeta saya, “Kamu itu ingin menjadi hamba Tuhan seperti apa ?” Saya jawab, “Wah saya tidak mengerti, karena saya itu orangnya sangat minder. Jika saya bicara dengan orang yang tidak saya kenal bisa keluar keringat dingin.” Dia berpikir bagaimana saya bisa menjadi pendeta atau menjadi Hamba Tuhan jika saya sendiri tidak bisa mengerti ingin menjadi seperti apa. Dia hanya tahu bahwa saya harus mempersiapkan diri dengan tepat. Tetapi sebenarnya saya berkata saya tidak tahu. Akhirnya lama-lama dia menjadi lelah sendiri dengan saya. Tetapi kalau anda mau bertanya, kenyataannya ya seperti itu.

Jika anda bertanya kepada saya “Bagaimana caranya pak supaya saya bisa mengerti ?” Saya pun tidak mengerti bagaimana saya bisa memberitahu anda. Tapi sayapun tidak mengerti bagaimana saya bisa memberitahu anda. Tapi yang saya tahu adalah bahwa saya harus setiap hari melangkah. Seberapa yang Tuhan buka, terus kita cari, terus kita minta, kita percaya rancanganNya sempurna dan terbaik untuk kita. Nah banyak orang berhenti menganggur dan tidak mengerjakan apa-apa, menunggu sampai rencana Tuhan jelas. Saya beritahu anda, jika cara anda seperti itu maka sampai kedatangan Tuhan yang kedua kali pun tidak akan pernah jelas. Karena jika sudah jelas didepan, maka itu bukan iman namanya. Justru sayap Ketaatan buat masa depan ini dimiliki oleh seorang yang bernama Abraham, dia pergi ke tempat yang dia tidak tahu kemana dia harus tuju. Dan ini memang tampaknya seperti pengembara karena tidak pernah jelas. Mungkin untuk seorang wanita, anda akan lebih bisa tetapi jika untuk seorang pria itu akan menjadi hal yang sulit karena jika pria tidak memiliki fokus maka akan berat. Kalau anda shopping, para pria kalau masuk mall dia sudah tahu aku mau beli sepatu, dasi, kaos kaki sudah jelas maka dia akan langsung pergi ke toko yang menjual dasi, sepatu dan kaos kaki. Sedangkan kalau ibu-ibu belanja di Mall pasti para ibu akan menggunakan “Ilmu Shoppingnya” untuk mengikut kemana Roh Tuhan memimpin,....... kalau ditanya “mau kemana ?” jawabnya nanti lihat-lihat dulu. Para ibu-ibu gunakanlah seperti “ilmu shoppingnya” dalam mengikuti Tuhan, melangkah dan mengalir dalam pimpinan Roh Kudus.

Dari Buku The Future Belongs To Those Who Can Fly  
   
                    ------------------------------
Sayap Keintiman
Pdt. Petrus Agung Purnomo & Ev. Iin T W


11:5 Karena iman Henokh terangkat, supaya ia tidak mengalami kematian, dan ia tidak ditemukan, karena Allah telah mengangkatnya. p  Sebab sebelum ia terangkat, ia memperoleh kesaksian, bahwa ia berkenan kepada Allah. 11:6 Tetapi tanpa iman tidak mungkin orang berkenan kepada Allah. Sebab barangsiapa berpaling kepada Allah, q  ia harus percaya bahwa Allah ada 1 , dan bahwa Allah memberi upah kepada orang yang sungguh-sungguh mencari Dia. (Ibrani 11:5-6)



Ada orang yang berkata begini : “Pak bukankah kita sudah ditemukan oleh Tuhan dan sudah menjadi anakNya, mengapa kita harus mencari Dia lagi ?” Saya beritahu saudara, Yesus suatu hari memberikan perumpamaan. Saya paling sukan perumpamaan ini di beri Judul oleh Lembaga Alkitab Indonesia “Anak Yang Terhilang.” Menurut saya judul itu salah, harusnya bukan Anak Yang Terhilang tetapi Anak-Anak Yang Terhilang karena dicerita itu menurut saya kedua anak si bapak iyu terhilang. Yang Bungsu terhilang diluar rumah Bapanya, sedangkan Yang Sulung hilang di dalam rumah Bapanya. Anda mengerti tidak, kalau si sulung itupun sebenarnya terhilang. Nah yang paling parah menurut saya, si sulung terhilang di rumah bapaknya. Kalau si bungsu terlihat hidupnya kacau, hidup dengan para pelacur, judi, minum-minuman, ia menghabiskan hartanya kemudian ia melarat. Itu terlihat jelas hitam putihnya.

Tetapi Si Sulung, dia terhilang di rumah bapaknya dan tidak merasa terhilang. Kalau anda membaca cerita ini sangat menari, dia berkata : “Sudah bertahun-tahun aku melayani Bapa dan tidak pernah melanggar perintah Bapa.” Bukankah itu termasuk orang yang terhilang ?” Orang berkata : “Bukan Pak” Menurut saya itu terhilang. Mengapa ? Kalau ia bukan orang yang terhilanh, seharusnya ketika bapaknya membuat pesta untuk menyambut adiknya yang telah kembali, bukankah sebenarnya dia diundang juga ? Tetapi saat itu si sulung sedang bekerja pada saat si bungsu pulang, bapaknya begitu sukacita sehingga dia membuat pesta, dia memotong lembunya yang tambun namun si sulung tidak diberitahu. Ketika dia pulang dari ladang atau kebun bapaknya dia mendengar bunyi musik dan dia bingung dengan suara itu. Lalu dia memanggil pegawainya dan bertanya apa yang sedang terjadi. Lalu pegawainya menjawab, “Oh bapakmu sedang membuat pesta karena adikmu sudah kembali.” Saat dia mendengar hal itu dia merasa tidak diterima atau dicuekin oleh bapaknya karena ia merasa tidak diundang. Menurut anda apakah dia terhilang ?

Jika anda ingin mempunyai Sayap Keintiman, coba untuk cari dia, ingini Dia sehingga anda bisa menangkap hatiNya dan bisa mengerti perasaanNya. Karena jangan-jangan ada banyak orang terhilang di rumah Bapa. Hatiku mengikuti firman-Mu: "Carilah wajah-Ku q "; maka wajah-Mu kucari, ya TUHAN. (Mazmur 27:8)

29:10 Sebab beginilah firman TUHAN: Apabila telah genap tujuh puluh tahun 1  s  bagi Babel, barulah Aku memperhatikan kamu. t  Aku akan menepati janji-Ku u  itu kepadamu dengan mengembalikan v  kamu ke tempat ini. 29:11 Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan w  apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera x dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan y  yang penuh harapan.29:12 Dan apabila kamu berseru z  dan datang untuk berdoa a  kepada-Ku, maka Aku akan mendengarkan 2  b  kamu; 29:13 apabila kamu mencari c  Aku, kamu akan menemukan Aku; apabila kamu menanyakan Aku dengan segenap hati, d  29:14 Aku akan memberi kamu menemukan Aku, demikianlah firman TUHAN, dan Aku akan memulihkan e  keadaanmu dan akan mengumpulkan kamu dari antara segala bangsa dan dari segala tempat ke mana kamu telah Kuceraiberaikan, demikianlah firman TUHAN, dan Aku akan mengembalikan kamu ke tempat yang dari mana Aku telah membuang f  kamu. -- 29:15 Memang kamu berkata: TUHAN telah membangkitkan nabi-nabi bagi kami di Babel. – (Yeremia 29:10-15)

Ada istilah cukup keren “Pulang ke Rumah Bapa” tetapi saya suka tambahkan ada orang yang lebih gawat yaitu orang yang “Hilang di Rumah Bapa”. Kelihatannya Kristen, kelihatannya aktif pelayanan, kelihatan sibuk ke sana ke mari, tetapi dia tidak mengenal Bapanya, tidak ada sebuah kehangatan dalam hubungan antara anak dengan Bapa. Dia sangat tidak mengerti apa yang ada di hati Bapanya tetapi Bapanya mengerti anaknya yang sulung, tetapi si sulung tidak mengerti hati bapanya. Menurut saya, mungkin Bapanya berpikir seperti ini, “Jika saya mengajak berunding anak saya yang sulung mungkin percuma, karena ujungnya akan bantah-bantahan.” Demikian juga dengan pribadi Bapa di Surga, Dia itu sangat berdaulat, apakah Dia akan mengajak anda atau tidak itu keputusan Dia. Jangan pernah lupa dan terlalu percaya diri dengan berkata, “Oh, aku pasti aku akan diberi tahu” belum tentu saudara.

Saya pernah membaca sebuah artikel tentang seorang Hamba Tuhan yang bertahun-tahun mengajar tentang akan datangnya sebuah masa kegerakan di negaranya. Tetapi kemudian kegerakan itu datang, dia orang pertama yang paling menentang kegerakan Tuhan itu. Sebab kegerakan Tuhan itu tidak pernah muncul seperti yang dia bayangkan. Dan dia tidak pernah dilibatkan oleh Tuhan dengan kegerakan yang sedang terjadi. Pertanyaannya adalah apakah ketika Bapa sedang berpesta hari ini, anda dilibatkan oleh Tuhan. Dimana anda ketika di kelas-kelas anak-anak menangis di jamah Tuhan dan menerima Tuhan Yesus sebagai Tuhan dan Juru Selamatnya. Dimana anda ketika dijalan-jalan orang-orang diajak berdoa dan kemudian dipimpin untuk menerima Tuhan Yesus Sebagai Tuhan dan Juru Selamat Pribadi. Malaikat di Surga setiap kali berpesta ketika ada jiwa-jiwa diselamatkan. Tahukah anda bahwa ada banyak orang kristen aktif di gereja, menyebut dirinya pelayan Tuhan, tapi sebetulnya seringkali dia bahkan tidak tahu apa yang sedang terjadi. Demikian juga dengan si sulung ketika dia melihat apa yang sedang terjadi, si sulung marah dan dia berkata “Aku tidak pernah melanggar perintahmu, tetapi adikku si bungsu dia telah menghabiskan uangmu. Buat aku, bapa tidak pernah memberikan seekor anak kambing untuk aku bersukacita dengan teman-temanku.”

Sebenarnya si sulung itu kalau dia membuat pesta, dia hanya membuat pesta untuk dirinya sendiri. Anda tahu ada banyak orang-orang kristen saat ini sedang membuat pesta dan acara atau KKR sendiri ? Sebetulnya dia sedang makan daging kambing dengan teman-temannya tetapi Bapa tidak ada disitu. Dan tanpa sadar ada banyak orang kristen melakukan semua kegiatan berdasarkan apa yang dia pikirkan baik tetapi sebetulnya dia tidak pernah bisa menangkap apa yang dihati Bapanya, apa yang Bapanya inginkan, apa yang Bapanya rindukan. Dia tidak mengerti itu, Dan oleh karena dia tidak pernah merasa berbuat yang aneh-aneh, dia berpikir baik-baik di gereja dan berkata, “Tidak pernah aku melanggar perintahNya”. Tidak pernah melanggar perintahnya itu hanya satu hal saudara, tapi tidak mengerti hatinya itu hal yang lain.

Jika anda mempunyai pembantu rumah tangga yang tidak pernah mencuri, tidak pernah bangun kesiangan, tidak pernah tidur sore, tidak pernah minta cuti, tidak pernah minta tambahan gaji dan terus bekerja untuk menyenangkan anda. Tetapi dia sama sekali tidak pernah mengenali suara khas mobil anda saat datang sehingga ia tidak pernah lari membukakan pintu. Sampai anda berteriak : “Mbak....Mbak....Mbak....” Dia hanya menjawab “Oh, tuan pulang !” Anda bertanya : “Bukannya kamu mengenal suara mobilku ?” Jawab pembantu : “Ya maaf tuan saya tidak mengenal suara mobil tuan”

Lalu besok paginya terulang lagi. Pembantu anda ini mungkin memang tidak pernah mencuri, tidak pernah mengambil apapun, bangun pagi-pagi, tidur sampai malam, diperintah apapun dia kerjakan tetapi sayang dia tidak mengenal  anda. Kalau dia menjadi pembantu saya dan setiap siang jam 12 dia menyajikan makanan untuk saya dengan acar bawangnya meskipun dia tidak pernah mencuri, tidak pernah melakukan apapun yang merugikan tetapi dengan sajian acar bawangnya akan membuat tiba-tiba di hari itu menjadi kurang baik. Sebab dia tidak mengenal siapa saya, apa yang saya suka dan apa yang tidak saya suka. Apakah anda bisa menangkap ? Apakah anda bahagia dengan pembantu seperti itu ? Saya pikir begitu juga dengan Tuhan, anda bisa begitu manis, begitu baik dan tidak berbuat aneh-aneh tetapi tidak bisa mengerti hatiNya. Tetapi Tuhan bisa mengerti sampai seberapa dalam hatimu dengan Dia. Itu sebabnya di perumpamaan anak terhilang, bapaknya ini mengerti sampai seberapa dalam hati si sulung. Buat bapaknya berpikir percuma dia mengundang si sulung. Coba anda lihat dalam perumpamaan Tuhan itu, tidak pernah jelas akhirnya si sulung ikut pesta atau tidak ? Karena istilahnya “selebihnya terserah dia dan terserah anda” Sebab banyak sulung yang justru tidak pernah bahagia ketika si bungsu kembali dan menikmati keintiman dengan Bapanya.

Si bungsu sebenarnya ingin melamar menjadi pegawai. Tapi pertobatan hatinya membuat Bapa seperti berkata “Pegawaiku sudah cukup banyak, bahkan ada satu pegawai yang adalah darah dagingku sendiri. Aku butuh yang bisa aku peluk.” Kalau anda mengejar Tuhan sampai Tuhan peluk anda, anda bisa tiba-tiba mempunyai sayap. Di hari yang sama si bungsu diperhadapkan dengan keadaan harus makan ampas makanan babi untuk mengisi perutnya tetapi dia tidak bisa sampai ia memutuskan untuk pulang dan akhirnya dia disambut dengan pesta seperti Pesta Raja-Raja oleh bapaknya. Tuhan yang kita sembah itu bukan seperti komputer yang tanpa perasaan. Dia adalah Tuhan yang punya kehendak, Dia adalah Tuhan yang punya perasaan dan selera.

Saya masih ingat pengalaman tahun 1992, saya baru pulang dari Toronto hari itu, dan Tuhan suruh saya doa puasa dari pagi. Saya tidak tahu bahwa hari itu adalah hari yang akan mengubah hidup saya sampai dengan hari ini. Saya mengunci diri saya di kamar, saya tidak menerima telepon dan tamu. Saya bilang “Saya mau berdoa dan sendiri dengan Tuhan.” Saya duduk diatas karpet kamar saya yang kecil itu dan tiba-tiba ketika saya mulai menyembah Tuhan, cahaya lampu di kamar saya berubah. Itu masih pagi saudara dan saya lihat satu sosok putih itu berdiri didepan saya. Tulang saya seperti hilang. Saya bersandar ke tembok, saya berkata, “Tuhan jika Engkau lebih kuat dari ini saya pasti mati.” Dan tiba-tiba saya mendengar Dia berkata “Aku, Tuhan yang punya perasaan, kehendak dan punya selera. Tidak semua yang kau pikir baik itu sesuai dengan keinginan hatiKu nak. Belajarlah meraba hati Bapamu dan berikan yang Dia suka. Aku akan turun bekerja dalam hidupmu dan lewat hidupmu.”

Semua orang kristen tahu bahwa Roh Kudus itu adalah seorang pribadi. Jika anda membuat pengakuan iman rasuli, kita percaya bahwa Roh Kudus itu adalah seorang pribadi dan bukan sebuah zat atau benda. Tetapi pagi hari itu sesuatu seperti pecah dikepala saya dan memberikan sebuah pengertian tentang PribadiNya. Cara kita berurusan dengan Dia, Cara kita berbicara dengan Dia dan cara kita memperlakukanNya akan berakibat pada perasaanNya. Jika anda membaca Firman Tuhan dikatakan bahwa Roh Tuhan itu bisa dibuat sedih, bisa didukakan dan akhirnya membuat Roh Kudus bisa undur dari kita. Saya percaya RohNya bisa disukakan dan dipuaskan karena Dia adalah seorang pribadi tetapi tanpa sadar kita bisa menolak dan menyingkirkannya.

Saya masih ingat Billy Graham pernah berkata begini : “kalau hari ini Roh Tuhan diangkat dari gereja Tuhan, maka 90 persen kegiatan gereja akan berlangsung seperti biasa. Anda tahu artinya ?” Maka itu artinya 90 persen dari apa yang kita buat sama sekali tidak melibatkan Roh Tuhan dan kita hanya percaya pada kekuatan manusia dan pada ide dan visi manusia saja. Dia mensinyalir hanya 10 persen yang selama ini bersama dengan Roh Tuhan dalam melakukan apapun yang Dia mau. Selebihnya tenyata kita melakukan berdasarkan apa yang kita pikir baik. Setiap kali kita hanya meminta Roh Kudus untuk mengurapi kita dan bekerja melalui kita sehingga itu membuat kita memperlakukan Roh Kudus seperti pembantu kita. Kita menyuruh Roh Kudus untuk ini dan itu sehingga kita lupa siapa Tuan sebenarnya.

The Future Belongs to Those Who Can Fly, masa depan itu milik mereka yang bisa terbang. Jika anda mempunyai sayap keintiman dengan Tuhan, kita akan mengejar dan mencari Dia dengan sungguh-sungguh. Itu yang membuat anda akan bisa menerima upah. Yang bungsu jelas sekali statusnya dimana dia kembali diberi jubah, kasut dan cincin di tangannya dan dikembalikan semua kedudukan, martabat, jabatan dan haknya. Tetapi cerita si sulung ini tidak ada endingnya. Sengaja dibiarkan seperti cerita terbuka dan setiap orang harus menentukan kalau dia adalah seorang sulung, apakah dia mau bergabung dengan bapaknya atau berada dalam kemarahan dan memilih untuk berada diluar untuk berada diluar sana.
Habel setiap hari berubah dan memberi lebih baik untuk Tuhan. Tetapi Henokh mengajar kepada kita supaya jangan ada orang yang terhilang di rumah Bapa. Kekristenan dan semua yang kita kerjakan tidak ada gunanya kalau itu dari dasar pikiran manusiamu sendiri dan tidak pernah akan bisa menyentuh hati Bapamu di Surga. Apalagi kalau itu yang Tuhan inginkan. Saya berdoa anda akan punya sayap keintiman untuk mengejar dan mengenal Dia lebih dalam lagi. Kita suka sekali menyanyikan lagu yang liriknya berkata : “Ajari aku mengerti perasaanMu,..... Mengerti detak jantungMu,.....” itu semua mengajarkan kita agar jangan sampai kehilangan keintiman dengan Bapa di Surga dan hanya melakukan semuanya sendiri. Pembantu yang tidak mengerti hati kita dan hanya berinisiatif untuk melakukan segala sesuatu sendiri itu hanya akan merusak banyak hal.

Saya beri contoh, jika anda mempunyai seorang pembantu dan tiba-tiba dia melihat mobil anda ada yang tergores lalu dia berinisiatif menolong tuannya untuk menghilangkan goresan itu dengan mencatnya sendiri seperti semula dan ia berpikir itu bagus. Menurut anda apakah dia anda pecat atau justru dinaikkan gajinya ? Berapa banyak gereja seperti itu, dimana saat dia melihat suatu keadaan, hanya tangannya sendiri yang mengerjakan dan tanpa menanyakan kepada Tuhan apa yang harus dia lakukan. Seperti itulah orang-orang yang terhilang di rumah Bapa. Tetapi mereka yang punya pergaulan intim dengan Tuhan, merekalah orang-orang yang punya sayap itu dan kepada merekalah sebenarnya masa depan diberikan.

Tetapi siapa yang mengikatkan dirinya pada Tuhan, menjadi satu roh e  dengan Dia. (1 Korintus 6 :17)

Dari Buku The Future Belongs To Those Who Can Fly
Jurnalis : Joshua Ivan Sudrajat S
sumber : www.joshuaivanministries.blogspot.com 
                        -------------------------

Sayap Iman
Pdt. Petrus Agung Purnomo & Ev. Iin Tjipto Wenas


Karena iman, maka Nuh--dengan petunjuk Allah tentang sesuatu yang belum kelihatan r --dengan taat mempersiapkan bahtera s  untuk menyelamatkan keluarganya; t  dan karena iman itu ia menghukum dunia, dan ia ditentukan untuk menerima kebenaran, sesuai dengan imannya. u (Ibrani 11:7)

Kalimat kunci yang saya mau bagi adalah dengan Iman, karena iman dengan petunjuk Allah tentang sesuatu yang belum kelihatan maka Nuh Taat. Ini sebuah sayap yang ajaib sekali. Ini sebuah sayap terobosan yang luar biasa. Nuh tidak melihat apa-apa, dia hanya mendengar petunjuk Tuhan dan mentaatinya. Dibutuhkan orang yang cukup gila sebetulnya untuk anda hidup seperti Nuh. Banyak orang mengatakan bahwa Nuh itu membangun bahtera kira-kira seratus dua puluh tahun lamanya dan hanya delapan orang yang mengerjakan ini dan tidak ada pengikut tambahan.

Kita tim bahtera lumayan, ada ribuan orang yang mengikuti. Dan saya mau berkata kepada anda terus terang kami minta maaf pada saat acara bahtera di Cirebon. Sebenarnya kesalahan paling besar ada pada kami hamba-hambaNya dan Tuhan berurusan cukup kuat dan keras kepada kami. Tetapi Tuhan berkata begini : “Jemaat lulus semua karena tidak ada yang ngomel.” Jika anda berkata : “Saya ngomel pak,” ya berarti anda tidak lulus. Saat itu lokasi tempat ibadah harus dipindah-pindah dan terakhir kami masuk di satu gereja dan kondisinya seperti di Sauna, tidak ada yang bisa gerak dan panasnya luar biasa tetapi jemaat ikut sampai jam dua belas siang. Tuhan berkata : “Mereka lulus dengan baik dan Aku memberi upah dan anugerah kepada mereka luar biasa.”

Nuh hanya berdelapan, tidak ada satupun diluar keluarganya yang mau bergabung. Dia tidak melihat apa-apa secara jasmani. Dan tidak ada ramalan cuaca saat itu. Jika anda menanti hanya satu atau dua bulan saja itu mungkin masuk akal. Tetapi Nuh saat itu harus menanti ratusan tahun dan selama waktu itu tidak pernah ada uji coba air bah. Bahkan Tuhan tidak pernah berkata : “Baiklah Nuh, supaya mereka percaya, Aku beri tsunami kecil-kecilan.” Tidak pernah ! Semua tempat pada saat itu dalam keadaan kering. Tetapi ajaibnya, Nuh tetap taat dan ini bagian yang tidak mudah sebenarnya untuk orang percaya. Apakah kita bisa tetap mentaati petunjuk dan apa yang Tuhan perintahkan di saat anda tidak melihat apa-apa.

Kalau anda belajar dalam kehidupan dari banyak orang anda akan diajari bahwa jika gagal merencanakan maka anda merencanakan untuk gagal, lalu Nuh merencanakan apa ? Membangun Bahtera itu yang mustahil. Pengikut Nuh terakhir adalah binatang semua dan tidak ada manusia. Apakah anda bisa tetap percaya jika diperhadapkan dengan hal ini ? Ini bukanlah hal yang mudah. Saya mengalami cukup banyak dengan Tuhan tetapi sejujurnya saya tidak pernah berani menantang Tuhan untuk memberi tugas lagi. Saya tidak berani setiap kali Dia memberi saya tugas, perut saya menjadi mulas dan badan saya panas dingin. Apalagi saya bukan tipe orang penjudi dalam kehidupan saya ini. Semua saya hitung tetapi sering kali itu yang diabaikan Tuhan, sehingga malah membuat keringat dingin yang keluar.

Ketika Ia mulai perintahkan untuk berbuat sesuatu seringkali yang keluar dari respon saya bagaimana mungkin dan jika saya berpikir saya akan berkata ini hal gila. Dan mungkin saya yang gila. Bagaimana tidak, dalam waktu hanya 6 bulan Tuhan menyuruh saya membuat sekolah. Anda mungkin seorang yang paling hebat tetapi semakin anda pintar maka anda semakin tidak berani. Untung saya tidak terlalu pintar, terlalu banyak mengerti justru maka anda semakin tidak berani. Manusia itu jika tidak terlalu pintar, maka banyak nekatnya. Tetapi orang yang terlalu pintar terlalu banyak mengerti justru tidak berani. Anda bisa bayangkan jika murid tidak ada, guru tidak ada, kurikulum tidak ada, gedungnya juga tidak ada dan bahkan ijinnya pun tidak ada.

Di Semarang bulan Januari 2007 sudah dimulai dibuka pendaftaran sekolah SD, SMP, dan SMA, walaupun baru pertengahan tahun sekolah dimulai. Dan saat itu bulan Januari kami hanya baru bicara saja dan saya berkata mana mungkin pemerintah mau memberikan ijin sedangkan hari-hari itu sesungguhnya kami tidak memiliki uang karena di satu sisi kami sedang menyiapkan untuk finishing Holy Stadium agar di bulan Juli 2007 bisa didedikasikan. Jadi keuangan kami tersedot habis untuk menyiapkan Holy Stadium. Saat Tuhan berkata begitu sejujurnya buat saya kalau bukan karena Roh Tuhan itu tidaklah mungkin. Sekarang saya sadar sebenarnya, saya sampai bingung setiap kali saya ingat akan hal itu. Mengapa dulu saya begitu berarti untuk mengiyakan apa yang Tuhan mau. Saya seperti orang yang tidak sadar dan tiba-tiba kami mengurus semua ijinnya.

Begitu kami hendak mengurus ijinnya, tiba-tiba ada orang berkata : “Pak, saya mempunyai empat bus yang saya mau jua, apakah bapak mau ? Bapak boleh membayarnya dengan angsuran selama setahun. Saya tahu orang yang menawarkan bus ini sedang marah dengan Pemerintah Kota Semarang karena dia mempunyai usaha transportasi seperti Trans Jakarta tetapi ini adalah transportasi bus dalam kota. Saat dia sedang marah dengan Pemkot, dia hendak memboikot Pemkot dengan cara menjual busnya. Ketika dia mendengar kami sedang membutuhkan bus lalu dia tawarkan kepada kami. Dia berkata : “Yang penting begini pak, tolong segera langsung tutupi merek bus saya, selama setahun tidak apa.” Nah, saat kami sedang bertemu dengan orang yang seperti ini, itu enak saudara. Dia tidak mencari uang tetapi dia mau hanya busnya menghilang saja.

Dengan angsuran selama setahun kamipun mulai berani menghitung, kami putuskan untuk langsung membeli stiker bus dengan tulisan, “Sekolah Terang Bangsa”, Merk busnya kami tutupi dengan rapat sampai tidak terlihat sedikitpun. Hari berikutnya kota menjadi gempar, busnya hilang semua tidak ada. Pemkotnya marah-marah dan berkata : “Mana itu busnya ?” Orang berkata : “Hilang” Meskipun dicari itu tidak akan ada karena semua sudah menjadi “Terang Bangsa” semua. Saat itu kami belum membayarnya. Saya berdoa, Tuhan berkata : “itu nus yang kamu pajang didepan, ditempat yang akan kamu pakai buat sekolah.” Nah saat itu kami mempunyai tempat yang lebih kecil dan itu kami sekat-sekat. Saat menyekatnya tidak selesai. Saya berkata : “Pokoknya hanya sebagai contoh saja untuk kelas satu, dua, laboratorium dan perpustakaan. Yang lainnya masih kosong semua tidak ada apa-apa” Jadi kami membuat itu dan empat busnya kami taruh dengan tulisan “Bus Sekolah Terang Bangsa TK, SD, SMP, SMA.”

Kemudian saya melihat laboratoriumnya masih kosong. Lalu saya telepon salah satu anggota jemaat yang menjual alat-alat laboratorium. Saya berkata : “Bolehkah saya meminjam setengah hari alat-alat laboratoriumnya ?” Dia menjawab, “Boleh pak untuk apa ?” Karena sekolah kami mau ditinjau. Lalu kami diberi pinjam, kemudian pagi-pagi kami mengatur dan menatanya. Seketika laboratorium kami menjadi lengkap dan baru semua. Kemudian tentang perpustakaan, saya mengajak jemaat untuk mengumpulkan buku yang tidak terpakai semua. Saat dikumpulkan semua, kami belikan rak dan mengatur semua buku-buku diperpustakaannya.

Saat tim dari Pendidikan Nasional datang, yang mereka lihat pertama kalinya adalah busnya ada empat, mereka berkata : “Wah yayasan ini serius sekali, sekolah lain itu hanya punya satu bus itupun sering mogok.” Dan ketika mereka masuk ke ruangan laboratorium mereka cukup kaget karena jumlah mikroskopnya banyak dan berbagai macam alat laboratoriumnya, “Wah ini hebat sekali.” Dalam hati saya berkata ini pinjaman. Indonesia mempunyai sentuhan ajaib saudara.

Kami mengurus ijin gereja dan dalam empat hari keluar. Saya tidak pernah menantang Tuhan tetapi justru Tuhan menantang saya terus, itu masalahnya. Dia tetap tidak mau berhenti menantang dan menyeret saya terus. Saya belajar mendengar apa yang tidak kelihatan tapi Dia memberikan petunjuk untuk saya sehingga suka atau tidak suka saya tetap taati karena saya percaya pasti ada jalan keluar nanti.

Dan Akhirnya Tim DikNas bicara dengan beberapa staf kami yang memang adalah mantan kepala sekolah dari sekolah lain dan ada pula jemaat, jadi staf kami bukan orang awam pendidikan sehingga pertanyaan apapun yang diberikan dijawab dengan baik. Sampai mereka geleng-geleng kepala, begini belum pernah ada yang begini. Lalu mereka berkata : “Demi formalitas saja kami tidak akan langsung mengeluarkan ijin hari ini tetapi silahkan untuk sekolah ini dapat membuka pendaftaran. Hanya jangan pasang spanduk karena nanti kami disalahkan orang dan diprotes oleh sekolah-sekolah lain.” Dan akhirnya kami mulai menampung guru-guru yang mendaftar dan menginterviewnya.

Untuk membuat sebuah sekolah itu tidak seperti anda membuka persekutuan doa, karena persekutuan doa bisa seminggu sekali, terus mundur dua minggu sekali atau bahkan sebulan sekali. Tetapi jika anda membuka sekolah, masa depan anak-anak yang dipertaruhkan. Saya sadar ini bukan sesuatu yang ringan secara tanggung jawab, tetapi saya tetap melihat kepada Tuhan. Begitu pendaftaran murid dibuka, murid kami langsung seribu. Hari ini Tuhan memberi kami lebih dari 3000 murid. Dan dalam Anugerah Tuhan, kami sudah selesai satu gedung pertama dengan delapan lantai. Gedung yang kedua dalam pembangunan. Ditambah dengan dua lantai lagi, yang untuk gedung TK ada tambahan lagi. Beberapa hari kemudian ada orang yang memberi persembahan satu bus sekolah lagi. Jadi total bus sekolah kami ada lima bus yang besar. Sebenarnya saya membutuhkan 10 bus, tetapi saya percaya yang lima bus sedang datang dalam nama Tuhan Yesus Kristus.

Ini merupakan hal yang ajaib sekali, sekolah kami dengan 3000 siswa, 72 persen siswa diantaranya mendapatkan beasiswa. Sampai hari ini Tuhan memberkati kami. Saya melihat campur tangan Tuhan yang ajaib. Ketika akan memulai ini, orang berkata :”Ini sekolah mau jadi seperti apa ? Sekolah kok Cuma enam bulan persiapannya.” Dan menurut saya, ini adalah orang-orang yang tidak ada tanggung jawabnya. Banyak orang marah kepada saya. Orang luar marah, orang dalam marah dan kadang-kadang itu harus anda tahan. Saya menghibur diri saya dengan berkata : “Membangun sekolah tidak seperti Nuh membangun bahtera selama 120 tahun dan tidak satupun yang ikut. Sudah lumayan tahap pertama 1000 siswa yang mau mendaftar.”

Bahkan sampai hari ini setiap kali penerimaan siswa baru, ada ratusan siswa yang kami tolak karena tidak ada tempat lagi. Kerinduan hati kami sebenarnya ingin dua kali bahkan tiga kali lipat kapasitas yang kami berikan supaya semakin banyak anak-anak yang ditampung sekolah, semakin banyak yang diubahkan hidupnya. Itu adalah sebuah pengalaman perjalanan bersama Tuhan. Jika anda berani, masa depan sebenarnya ada ditangan anda. Jika anda tidak pernah berani mengikuti petunjuk Tuhan, biasanya ada sesuatu yang membuat matamu tidak melihat padahal Tuhan sebenarnya mau membawa kita sampai ketempat itu. Kalau anda belajar untuk percaya dan beriman itu sebuah sayap yang luar biasa. Sayap yang Ajaib.

Dalam cerita Nuh ketika air bah mulai surutyang diutus oleh Nuh keluar pertama kali untuk melihat apakah ada kehidupan atau tidak bukanlah ular yang mungkin paling pintar ataupun buaya. Nuh juga tidak mengutus singa yang paling kuat, atau gajah yang paling besar bahkan Nuh tidak mengutus Jerapah yang paling tinggi. Yang Nuh utus adalah seekor burung merpati, sebab mereka yang bersayap yang akan memiliki masa depan. Burung Merpati itu pulang dengan membawa ranting dan daun pohon Zaitun dan menyampaikan pesan “Nuh ada kehidupan disana.” Nuh mungkin bertanya : “Mengapa engkau bisa berkata ada kehidupan disana ?” Burung Merpati itu berkata : “Sebab aku bersayap, aku terbang ke tempat yang engkau tidak bisa lihat dengan matamu. Aku naik ketinggian yang tidak bisa engkau daki. Aku menjelajah kejauhan yang tidak bisa engkau tapaki.” Because the future belongs to those who can fly. Karena masa depan yang tidak kelihatan itu adalah milik mereka yang bisa terbang. Mengikuti apa yang Tuhan perintahkan walaupun mata kita belum melihatnya dan keberanian untuk beriman seperti itu adalah sayap yang luar biasa untuk kita bisa meraih masa depan kita.

                              --------------------

Sayap Perkenanan
Pdt. Petrus Agung Purnomo dan Ev. Iin Tjipto Wenas


Setelah Saul disingkirkan, o  Allah mengangkat Daud menjadi raja p  mereka. Tentang Daud Allah telah menyatakan: Aku telah mendapat Daud bin Isai, seorang yang berkenan di hati-Ku q  dan yang melakukan segala kehendak-Ku r .(Kisah 13:22)

Tetapi Samuel yang muda itu, semakin besar s  dan semakin disukai, baik di hadapan TUHAN maupun di hadapan manusia. t (1 Samuel 2 : 26)

Dan Yesus makin bertambah besar dan bertambah hikmat-Nya 1  dan besar-Nya, dan makin dikasihi oleh Allah dan manusia. h (Lukas 2:52)

Saya ingat diawal-awal saya memulai pelayanan saya ke Amerika. Pada waktu itu merupakan tahap awal pertama kali saya naik pesawat Garuda. Tidak lama kemudian Pesawat Garuda tidak terbang lagi ke Amerika. Saya mencoba mencari pada waktu itu dan semua masih serba terbatas. Jika orang sudah terbatas biasa muncul kreatifitasnya. Saya cari pesawat yang kira-kira tidak terlalu mahal dan bisa menikmati banyak. Pilihan saya pada waktu itu jatuh ke North West. Mengapa ? Karena saya bisa tinggal semalam di Singapore dan itu cukup lumayan kemudian esok paginya berangkat pagi-pagi dari Singapore ke Tokyo (Bandara Narita) kemudian kami baru tiba di Los Angeles. Terakhir kali sebelum saya berhenti dengan North West, waktu itu saya melihat akan iklan atau slogan yang mereka katakan yaitu : “Some People Know how To Fly” Beberapa orang tahu bagaimanha caranya untuk terbang. Itu berarti, mereka yang naik pesawat North West tahu artinya bagaimana terbang. Itu sebabnya dia berkata : “Some People Know How To Fly” hanya beberapa orang yang tahu bagaimana caranya untuk bisa terbang. Tetapi terakhir ajaib sekali muncul sebuah perusahaan yang bernama Air Asia dan berkata : “Now Everybody Can Fly” Sekarang semua bisa terbang. Saya mau katakan kembali “The Future Belongs to Those Who Can Fly.” Masa Depan itu milik bagi mereka yang bisa terbang.

Saya mau membagikan kepada anda tentang apa yang sebenarnya hati Tuhan rindukan. Tuhan kita adalah yang mengenal yang namanya persahabatan (friendship). Dan jika Tuhan mengerti yang namanya persahabatan, artinya Dia mengenal benar yang namanya keintiman dan itu bukan sesuatu yang basa-basi tetapi Dia mengenal benar seseorang yang Dia kenali. Dia ingin membuka hati dan dirinya untuk kita juga dapat mengenali Dia semakin hari semakin dalam dan lebih luas lagi.

Jika anda mempelajari Firman Tuhan, ada seseorang yang bernama Maria Magdalena, suatu hari ia datang meratapi dikubur Yesus yang kosong karena ia berpikir mayat Tuhan Yesus sudah dicuri oerang. Lalu Tuhan datang menghampirinya, tetapi Maria tidak tahu bahwa itu adalah Tuhannya. Malah ia sempat menuduh Tuhan sebagai tersangka pencurian mayatNya sendiri. Pada waktu itu Tuhan bertanya : “Ibu, mengapa engkau menangis ?“ dia mendengar suara Tuhannya, tetapi dia tidak mengerti siapa dia. Sampai kemudian keluar tuduhan, dia berkata : “Kalau engkau mencuri kembalikan dan tunjukkan dimana engkau menaruh Dia.” Lalu Tuhan memberikan jawaban dan memanggil namanya. Tuhan berkata : “Maria” dan saat namanya dipanggil, dia mengenal cara panggilan itu dan itu tidak pernah sama dengan siapapun yang memanggil dia. Menurut saya mungkin dia pernah bertemu dengan banyak laki-laki, sebagian memanggilnya dengan “sini”, sebagian lagi memanggilnya dengan kasar, sebagian lagi memanggilnya dengan dingin dan beku, sebagian lagi memanggilnya dengan penghinaan atau sebagian memanggilnya tanpa arti, tetapi hanya ada satu Pribadi yang setiap kali menyebut namanya, dia tahu itu menggetarkan setiap sel dari hidupnya dan itu suara Tuhan yang dikasihinya.

16:1 Setelah lewat hari Sabat, Maria Magdalena dan Maria ibu Yakobus, serta Salome membeli rempah-rempah p  untuk pergi ke kubur dan meminyaki Yesus. 16:2 Dan pagi-pagi benar pada hari pertama minggu itu, setelah matahari terbit, pergilah mereka ke kubur. 16:3 Mereka berkata seorang kepada yang lain: "Siapa yang akan menggulingkan batu itu bagi kita dari pintu kubur? q 16:4 Tetapi ketika mereka melihat dari dekat, tampaklah, batu yang memang sangat besar itu sudah terguling.16:5 Lalu mereka masuk ke dalam kubur dan mereka melihat seorang muda yang memakai jubah putih r  duduk di sebelah kanan. Merekapun sangat terkejut, 16:6 tetapi orang muda itu berkata kepada mereka: "Jangan takut! Kamu mencari Yesus orang Nazaret, s  yang disalibkan itu. Ia telah bangkit 1 . Ia tidak ada di sini. Lihat! Inilah tempat mereka membaringkan Dia. 16:7 Tetapi sekarang pergilah, katakanlah kepada murid-murid-Nya dan kepada Petrus: Ia mendahului kamu ke Galilea; di sana kamu akan melihat Dia, t  seperti yang sudah dikatakan-Nya kepada kamu. u 16:8 Lalu mereka keluar dan lari meninggalkan kubur itu, sebab gentar dan dahsyat menimpa mereka. Mereka tidak mengatakan apa-apa kepada siapapun juga karena takut. Dengan singkat mereka sampaikan semua pesan itu kepada Petrus dan teman-temannya. Sesudah itu Yesus sendiri dengan perantaraan murid-murid-Nya memberitakan dari Timur ke Barat berita yang kudus dan tak terbinasakan tentang keselamatan yang kekal itu. (Markus 16:1-8)

Sebenarnya Tuhan itu sangat ingin dekat dengan setiap kita. Dia pribadi yang ingin memanggil nama anda satu persatu. Tuhan berkata “I Call You by Name” Aku menyebut dan memanggil namamu satu persatu. Pernahkah anda mendengar namamu dipanggil Tuhan ? Atau jangan-jangan untuk beberapa orang Tuhan memanggil anda dengan “Pak mau kemana ?” Bu mau arisan ya ? “Dik mau belanja ya ?” Pernahkah anda mendengar Dia memanggil dan menyebut namamu. Dan Dia bukan sekedar menyebut namamu. Di saat itu anda tahu sekali bahwa Dia menyebut namamu dan Dia menyebut bukan sekedar karena Dia tahu nama anda. Dia menyebut anda dengan segala yang Dia tahu tentang hidupmu, kepedihanmu, lukamu, ketakutanmu, kegentaranmu, kesedihanmu, kekecewaanmu, kesakitanmu, keputusasaanmu, kebimbanganmu, kekecewaanmu tetapi juga impian-impianmu.

Tuhan tahu diantara begitu banyak orang yang punya hubungan dengan Dia, ada satu yang sangat spesial dihatiNya dan Dia adalah Daud.

Maka hamba-Ku Daud 1  k  akan menjadi rajanya, l  dan mereka semuanya akan mempunyai satu gembala. m  Mereka akan hidup menurut peraturan-peraturan-Ku dan melakukan ketetapan-ketetapan-Ku n  dengan setia. (Yehezkiel 37:24)

Jika anda melihat judul perikop dari kitab Yehezkiel 37 ini, maka dikatakan di ayat yang ke-15 bahwa ada nubuatan dimana Kerajaan Israel dan Yehuda akan disatukan kembali dan Tuhan berkata ini berbicara tentang masa. Tuhan berkata, “Maka hambaKu Daud akan menjadi rajanya, dan mereka semuanya akan mempunyai satu gembala. Mereka akan hidup menurut peraturan-peraturanKu dan melakukan ketetapan-ketetapanKu dengan setia.” Sepintas tidak ada yang aneh dari ayat ini sampai suatu hari saya mengerti Firman ini diucapkan 400 tahun setelah Daud meninggal. Bayangkan Tuhan berbicara  tentang : “The Future of Israel.” Dan ketika Dia berbicara tentang masa depan daripada Israel. Dan ketika Dia berbicara tentang masa depan, Dia berkata : “Satu kali Aku akan memberi mereka seorang Raja.” Dan yang dipilih oleh Tuhan adalah orang yang sudah 400 tahun meninggal. Ketika Tuhan berkata : “Dan Daud akan menjadi raja mereka.” Apakah anda tahu mengapa ? Itu karena, “The Future Belongs to Those Who Can Fly.” Anda akan melihat hidup Daud atau membaca akan surat cintanya kepada Tuhan, dan melihat akan ekspresi hati Tuhannya ketika Dia berkata : “A Man after My Own Heart.” Dan orang seperti ini adalah orang yang memiliki sayap. The Future belongs to Those who can fly” masa depan itu milik orang yang bisa terbang.

Tuhan ingin memberikan pemeteraian kepada hidup anda. Biarkan materai itu anda terima sambil berkata “Beri aku sayap Tuhan” sebab masa depan ini akan menjadi milik mereka yang bisa terbang. Sayap masa depan itu perlu untuk setiap kita. Jika anda memperhatikan Firman yang berkata : “Aku telah melihat akan batas kekuatan manusia, tetapi itupun tidak pernah mampu menampung akan perintah-perintahNya.” Mari anda dan saya terbang dengan Sayap Perkenanan Tuhan !

Jatiwangi, 12 Mei 2016
By His Grace

Joshua Ivan Sudrajat S

                                         ------------------------------                                     

Menolak Menjadi Pahit



"Mereka menggusarkan Dia dekat air Meriba, sehingga Musa kena celaka karena mereka; sebab mereka memahitkan hatinya, sehingga ia teledor dengan kata-katanya." - Mazmur 106:32-33

"Ketika Musa dan Harun telah mengumpulkan jemaah itu di depan bukit batu itu, berkatalah ia kepada mereka: 'Dengarlah kepadaku, hai orang-orang durhaka, apakah kami harus mengeluarkan air bagimu dari bukit batu ini?' Sesudah itu Musa mengangkat tangannya, lalu memukul bukit batu itu dengan tongkatnya dua kali, maka keluarlah banyak air, sehingga umat itu dan ternak mereka dapat minum. Tetapi TUHAN berfirman kepada Musa dan Harun: 'Karena kamu tidak percaya kepada-Ku dan tidak menghormati kekudusan-Ku di depan mata orang Israel, itulah sebabnya kamu tidak akan membawa jemaah ini masuk ke negeri yang akan Kuberikan kepada mereka.' Itulah mata air Meriba, tempat orang Israel bertengkar dengan TUHAN dan Ia menunjukkan kekudusan-Nya di antara mereka." - Bilangan 20:10-13


Di Meriba, Musa harus menelan pil pahit akibat kepahitan hatinya yang terpancar dari ucapannya di hadapan hadirat Tuhan. Jerih payah usahanya memimpin bangsa yang tegar tengkuk tidak bisa membatalkan keputusan Tuhan yang melarangnya masuk Tanah Perjanjian, sungguh tragis! Memang Musa memperoleh keistimewaan dalam hubungannya dengan Tuhan, sebab ia berbicara dengan Tuhan dengan cara muka berhadapan dengan muka. Dan itulah sebabnya Tuhan memberikan tuntutan yang amat berat ketika sebuah keteledoran terjadi karena ucapannya. Beruntunglah Musa, karena kedigdayaan rohaninya, ia bertobat dan tetap melaksanakan tugas hingga bagian terakhirnya, yakni di tepi batas Tanah Perjanjian, karena perjalanan masuk Tanah Perjanjian sudah diserahkan kepada Yosua.

Namun apa yang dialami Musa dalam perkara tersebut memberikan pesan pelajaran yang amat penting bagi kita semua, Gereja dan Pasukan-Nya di Akhir Zaman. Bahwa menjadi pahit merupakan pilihan yang amat fatal karena akibatnya adalah tidak bisa masuk Kerajaan Sorga. Menjadi pahit lebih buruk daripada menjadi beku dan menjadi letih. Akibat dari kepahitan adalah mendendam dan tidak bisa mengampuni. Dan tidak mengampuni merupakan dosa terberat kedua setelah dosa menghujat Roh Tuhan. Orang yang menjadi pahit akan membela egonya lebih buruk daripada orang yang beku dan letih. Ia juga akan mengasihani dirinya jauh lebih kuat daripada orang yang beku dan yang letih. 

Kepahitan bukan sekedar menghentikan langkah kita untuk terus berjalan dalam rencana dan kehendak Tuhan, melainkan juga menghentikan anugerah dan kasih karunia Tuhan untuk masuk ke dalam hidup kita. Sedangkan tidak mau mengampuni merupakan bentuk pelanggaran yang amat berat karena mengingkari kemampuan anugerah Tuhan menanggulangi beban hati kita.Dan satu-satunya jalan untuk lepas dari kepahitan adalah dengan membuka diri terhadap kesembuhan yang dari Tuhan.

Di Akhir Zaman ini, nasib bangsa Indonesia dan bangsa-bangsa di dunia makin menjadi perebutan antara Kerajaan Tuhan melalui Gereja-Nya dengan kerajaan Iblis dan Antikristusnya. Kita yang bertugas di garis terdepan menahan semaksimal mungkin kuasa Antikristus, hendaknya memperhatikan serta mengawasi hati dan pikiran kita sendiri dengan tuntunan Roh Kudus-Nya.


Dan janganlah kamu mendukakan Roh Kudus Allah, yang telah memeteraikan kamu menjelang hari penyelamatan. Segala kepahitan, kegeraman, kemarahan, pertikaian dan fitnah hendaklah dibuang dari antara kamu, demikian pula segala kejahatan. Tetapi hendaklah kamu ramah seorang terhadap yang lain, penuh kasih mesra dan saling mengampuni, sebagaimana Allah di dalam Kristus telah mengampuni kamu.



Sumber : http://www.windunatha.blogspot.com/

-------------------------




Menolak Menjadi Letih

"Ketika Ahab memberitahukan kepada Izebel segala yang dilakukan Elia dan perihal Elia membunuh semua nabi itu dengan pedang, maka Izebel menyuruh seorang suruhan mengatakan kepada Elia: 'Beginilah kiranya para allah menghukum aku, bahkan lebih lagi dari pada itu, jika besok kira-kira pada waktu ini aku tidak membuat nyawamu sama seperti nyawa salah seorang dari mereka itu.' Maka takutlah ia, lalu bangkit dan pergi menyelamatkan nyawanya; dan setelah sampai ke Bersyeba, yang termasuk wilayah Yehuda, ia meninggalkan bujangnya di sana. Tetapi ia sendiri masuk ke padang gurun sehari perjalanan jauhnya, lalu duduk di bawah sebuah pohon arar. Kemudian ia ingin mati, katanya: 'Cukuplah itu! Sekarang, ya TUHAN, ambillah nyawaku, sebab aku ini tidak lebih baik dari pada nenek moyangku.' ... Segera sesudah Elia mendengarnya, ia menyelubungi mukanya dengan jubahnya, lalu pergi ke luar dan berdiri di pintu gua itu. Maka datanglah suara kepadanya yang berbunyi: 'Apakah kerjamu di sini, hai Elia?' Jawabnya: 'Aku bekerja segiat-giatnya bagi TUHAN, Allah semesta alam, karena orang Israel meninggalkan perjanjian-Mu, meruntuhkan mezbah-mezbah-Mu dan membunuh nabi-nabi-Mu dengan pedang; hanya aku seorang dirilah yang masih hidup, dan mereka ingin mencabut nyawaku.'" - 1 Raja-Raja 19:1-14

Tidakkah kelihatan aneh, Elia yang sebelumnya begitu gagah perkasa membantai habis ratusan nabi Baal kemudian ia menjadi begitu takut dan nyali menciut drastis hanya oleh seorang Izebel? Bahkan lebih konyol lagi karena Elia minta mati kepada Tuhan. Bukankah ini Elia yang sama, yang menutup langit selama tiga setengah tahun dari hujan, yang dengan doanya menurunkan api dari langit dengan dahsyatnya, yang membawa seluruh rakyat Israel kembali bertobat kepada Tuhan? Mengapa jiwa Elia menjadi berubah drastis dalam tempo yang relatif singkat hanya ancaman seorang ratu dari bangsa yang tak bersunat?

Bagaimana dengan Anda? Sudah berapa lama Anda mengikuti kegerakan Tuhan di penghujung Akhir Zaman ini? Apa yang telah Anda alami bersama Tuhan dalam sekian tahun terakhir ini? Dan jika ke depan Tuhan mengagendakan rencana-rencana yang lebih dahsyat lagi, akankah Anda tetap bersedia mengikuti ke manapun Ia kehendaki? Atau Anda telah menjadi letih karena merasa sudah berbuat begitu banyak bagi Kerajaan Tuhan, namun kenyataan yang Anda hadapi saat ini begitu meletihkan, merasa seakan-akan Tuhan tidak mau membela Anda dari kesulitan-kesulitan yang sedang Anda hadapi? Entah itu masalah keuangan yang tak pernah cukup, masalah pasangan atau keluarga yang jauh dari ekspektasi Anda maupun masalah dalam organisasi pelayanan.

Adakah hal-hal yang meletihkan Anda itu benar-benar membuat Anda menjadi letih, sampai-sampai Anda merasakan adanya keinginan yang kuat untuk berhenti dari semua agenda kegerakan Tuhan yang sudah Anda alami selama ini? Padahal nasib bangsa masih harus ditentukan dalam tahun-tahun yang paling menentukan ini karena waktunya telah tiba untuk berbagai keputusan dibuat oleh Tuhan, keputusan yang akan mengubah sejarah Indonesia untuk selamanya.

Jiwa Elia berubah drastis karena ia sempat merasa bahwa segala perkara ajaib yang ia saksikan adalah jerih payahnya, padahal semua itu adalah pekerjaan Roh Tuhan semata. Tuhan sudah berusaha menolong jiwanya dengan memberikan kekuatan dan mengajarkan hikmat-Nya melalui bunyi angin sepoi-sepoi itu, namun jiwanya telanjur rusak dan terjerumus dalam jebakan mengasihani diri sendiri dengan amat kuat. Elia merasa bahwa ia hanya seorang diri yang berjuang dan berhadapan dengan ancaman Izebel, padahal masih ada tujuh ribu orang Israel yang sepihak dengannya.

"Pergilah, kembalilah ke jalanmu, melalui padang gurun ke Damsyik, dan setelah engkau sampai,engkau harus mengurapi Hazael menjadi raja atas Aram. Juga Yehu, cucu Nimsi, haruslah kauurapi menjadi raja atas Israel, dan Elisa bin Safat, dari Abel-Mehola, harus kauurapi menjadi nabi menggantikan engkau. Maka siapa yang terluput dari pedang Hazael akan dibunuh oleh Yehu; dan siapa yang terluput dari pedang Yehu akan dibunuh oleh Elisa. Tetapi Aku akan meninggalkan tujuh ribu orang di Israel, yakni semua orang yang tidak sujud menyembah Baal dan yang mulutnya tidak mencium dia." 1 Raja-Raja 19:15-18

Setelah Tuhan mendapati jiwa Elia sudah tidak "tertolong", Tuhan memutuskan pengalihan tugas kepada tiga orang lainnya, yakni Hazael, Yehu dan Elisa dengan semua rincian teknis. Namun apa yang terjadi berikutnya? Tidak satupun dari rincian teknis tersebut dikerjakan Elia! Karena sampai terangkatnya ia ke Sorga, Elia tidak mengurapi satupun dari ketiga orang itu.

Di kemudian hari, Izebel memang tewas di tangan Yehu dan bangsa Israel "digembalakan" oleh Elisa, namun sesungguhnya bagian atau jatah Elia masih belum tuntas. Dan mungkin Anda bertanya-tanya sekarang, bagaimana mungkin Elia yang jatah masih tersisa bisa terangkat ke Sorga? Kenyataannya Elia masih ada dua kali tugas lagi setelahnya, yakni melalui Yohanes Pembaptis menjadi pembuka jalan bagi kedatangan Sang Mesias yang pertama dan di Masa Tribulasi nanti dengan menjadi Dua Saksi Elohim harus berhadapan langsung dengan Antikristus. Dengan demikian kita semua harus menyadari bahwa jika jatah tugas yang harus kita habiskan masih ada yang tersisa, maka akibatnya kita harus selesaikan yang tersisa tersebut di kesempatan paling akhir, yakni Masa Tribulasi yang dikuasai oleh Iblis melalui Antikristusnya.

Ingatlah selalu akan Dia, yang tekun menanggung bantahan yang sehebat itu terhadap diri-Nya dari pihak orang-orang berdosa, supaya jangan kamu menjadi lemah dan putus asa. Sebab itu kuatkanlah tangan yang lemah dan lutut yang goyah; dan luruskanlah jalan bagi kakimu, sehingga yang pincang jangan terpelecok, tetapi menjadi sembuh.



Inilah yang kami megahkan, yaitu bahwa suara hati kami memberi kesaksian kepada kami, bahwa hidup kami di dunia ini, khususnya dalam hubungan kami dengan kamu, dikuasai oleh ketulusan dan kemurnian dari Elohim bukan oleh hikmat duniawi, tetapi oleh kekuatan kasih karunia Elohim. Sebab kami hanya menuliskan kepada kamu apa yang dapat kamu baca dan pahamkan. Dan aku harap, mudah-mudahan kamu akan memahaminya sepenuhnya, seperti yang telah kamu pahamkan sebagiannya dari kami, yaitu bahwa pada hari Tuhan Yesus kamu akan bermegah atas kami seperti kami juga akan bermegah atas kamu.

Sumber : http://www.windunatha.blogspot.com/

-------------------------




Menolak Menjadi Beku



"Datanglah firman TUHAN kepada Yunus bin Amitai, demikian: 'Bangunlah, pergilah ke Niniwe, kota yang besar itu, berserulah terhadap mereka, karena kejahatannya telah sampai kepada-Ku.'Tetapi Yunus bersiap untuk melarikan diri ke Tarsis, jauh dari hadapan TUHAN; ia pergi ke Yafo dan mendapat di sana sebuah kapal, yang akan berangkat ke Tarsis. Ia membayar biaya perjalanannya, lalu naik kapal itu untuk berlayar bersama-sama dengan mereka ke Tarsis, jauh dari hadapan TUHAN." - Yunus 1:1-3

"Ketika Allah melihat perbuatan mereka itu, yakni bagaimana mereka berbalik dari tingkah lakunya yang jahat, maka menyesallah Allah karena malapetaka yang telah dirancangkan-Nya terhadap mereka, dan Iapun tidak jadi melakukannya. Tetapi hal itu sangat mengesalkan hati Yunus, lalu marahlah ia. Dan berdoalah ia kepada TUHAN, katanya: 'Ya TUHAN, bukankah telah kukatakan itu, ketika aku masih di negeriku? Itulah sebabnya, maka aku dahulu melarikan diri ke Tarsis, sebab aku tahu, bahwa Engkaulah Allah yang pengasih dan penyayang, yang panjang sabar dan berlimpah kasih setia serta yang menyesal karena malapetaka yang hendak didatangkan-Nya. Jadi sekarang, ya TUHAN, cabutlah kiranya nyawaku, karena lebih baik aku mati dari pada hidup.'" - Yunus 3:10 - 4:3

Yunus diutus Tuhan ke Niniwe dan segera ia pergi menghindari tugas pengutusan itu. Tuhan memaksa Yunus untuk tetap melakukan tugasnya dengan cara yang demikian ajaib. Ketika akhirnya Yunus menyerah, ia menjalani tugas tersebut dengan hati terpaksa. Yunus mengenali sifat-sifat Tuannya, namun ia gagal membaca isi hati Tuannya itu. Jadi ketika Tuannya membatalkan rencana malapetaka atas Niniwe, ia menjadi marah kepada Tuannya bahkan lebih lagi, ia berharap mati daripada melihat sebuah bangsa diluputkan dari bahaya. Padahal sebelumnya ia berharap dihindarkan dari dunia orang mati.

Jika Tuhan menugaskan Anda kepada suatu (suku) bangsa atau sekedar kepada sekelompok orang supaya kepada mereka diberikan peringatan dan dikehendaki untuk bertobat serta berbalik kepada Tuhan, bagaimanakah Anda menyikapinya? Akankah hal itu merupakan tanggung jawab dan kehormatan yang datang kepada Anda? Atau Anda akan menganggap hal itu sebagai beban yang merepotkan, yang sebaiknya tidak perlu menghampiri Anda?

Sedangkan Anda telah menikmati belas kasihan dan kasih karunia Tuhan yang sedemikian rupa, bukankah sudah selayaknya kita berjuang supaya sebanyak mungkin orang bisa kita ajak dan berbagi anugerah yang sama sehingga bumi penuh kemuliaan-Nya? Baik itu dengan menginjil, bersaksi, bersyafaat dan segala macam tindakan kebaikan lainnya yang bisa kita lakukan demi terjadinya sebuah lawatan pertobatan bagi mereka yang dikasihi-Nya.

Atau kita akan bersikap seperti Yunus, yang dengan sengaja berpaling dari perintah Tuhan sehingga Tuhan harus memaksanya sedemikian rupa supaya Niniwe bisa memperoleh peringatan serta kesempatan untuk bertobat dan luput dari malapetaka yang sudah direncanakan Tuhan sendiri? Anda yang rutin tiap minggu ke gereja bahkan lebih dari sekali dalam seminggu, bagaimana Anda menyikapi keadaan orang-orang di sekitar Anda, atau bahkan keselamatan kota dan bangsa Anda sendiri? Tidakkah Anda rindu untuk mereka ikut diselamatkan dan masuk ke dalam Bahtera-Nya?

Anda mencari nafkah bagi keluarga Anda dan kota tempat Anda tinggal telah memberikan begitu banyak peluang dan keuntungan yang telah Anda nikmati sekeluarga. Dan ketika sebuah insiden terjadi atau sebuah ancaman secara nyata akan menimpa, apakah Anda akan tinggal diam atau bahkan melarikan diri? Atau Anda dengan rela dan berani berdiri di hadapan Tuhan dan kota Anda untuk supaya ada belas kasihan Tuhan berkenan meluputkan kota Anda dari ancaman yang lebih besar terjadi?

Sadarkah Anda bahwa masa-masa ini adalah masa-masa yang kritis baik bagi Indonesia maupun bangsa-bangsa lain di dunia? Perang dan rumor tentang perang, krisis dan rumor tentang krisis dan bencana dan rumor tentang bencana semakin banyak dan semakin nyata hingga kita tak bisa lagi menghindari semua kabarnya, adakah ini sekedar kebetulan? Atau memang hari-Nya sudah semakin dekat? 

"Inilah wahyu Yesus Kristus, yang dikaruniakan Allah kepada-Nya, supaya ditunjukkan-Nya kepada hamba-hamba-Nya apa yang harus segera terjadi. Dan oleh malaikat-Nya yang diutus-Nya, Ia telah menyatakannya kepada hamba-Nya Yohanes. Yohanes telah bersaksi tentang firman Allah dan tentang kesaksian yang diberikan oleh Yesus Kristus, yaitu segala sesuatu yang telah dilihatnya. Berbahagialah (diberkatilah) ia yang membacakan dan mereka yang mendengarkan kata-kata nubuat ini, dan yang menuruti apa yang ada tertulis di dalamnya, sebab waktunya sudah dekat." - Wahyu 1:1-3

Dulu sebagian besar Gereja enggan untuk membahas Kitab Wahyu karena isinya yang terasa begitu abstrak dan multitafsir. Namun kini kita hidup pada sebuah masa yang ekstrim dan semakin ekstrim, Kitab Wahyu akan semakin dibaca, dibahas dan direnungkan. Namun tetap saja ada kaum pencemooh dari dalam Gereja yang berpikir dan bersikap begitu dangkal ketika berkenaan dengan Kitab Wahyu ini. Padahal secara jelas ada tertulis bahwa diberkatilah mereka yang membacakan, mendengarkan bahkan menuruti apa yang tertulis di dalam kitab tersebut. Tentu tujuannya adalah untuk menjadi bagian dari puncak penggenapan sedang terjadi.

Adakah Anda akan terus membeku dan tetap bersikap tidak peduli ketika segala sesuatunya sudah semakin jelas dan semakin genap? Kisah Yunus berakhir dengan ketidakjelasan, padahal jatahnya begitu besar. Yesus sebagai Anak Manusia hanya mengasosiasikan diri-Nya dengan tanda Yunus, namun kitabnya tidak lebih dari lima lembar. Kebekuan dan kebenaran dirinya sendiri akhirnya memotong takdirnya di tengah jalan, kiranya hal itu tidak terjadi kepada Pasukan-Nya di Akhir Zaman.

Luputkanlah aku, ya TUHAN, dengan tangan-Mu, dari orang-orang dunia ini yang bagiannya adalah dalam hidup ini; biarlah perut mereka dikenyangkan dengan apa yang Engkau simpan, sehingga anak-anak mereka menjadi puas, dan sisanya mereka tinggalkan untuk bayi-bayi mereka. Tetapi aku, dalam kebenaran akan kupandang wajah-Mu, dan pada waktu bangun aku akan menjadi puas dengan rupa-Mu.

Sumber : http://www.windunatha.blogspot.com/


-------------------------


AOC BANDUNG, 12 MEI 2014
By: Ev. Yusak Tjipto

Kita belajar bukan menghakimi, tapi belajar kehidupan dan pengenalan akan Tuhan. Pengenalan akan Tuhan tidak hanya bergantung pad asatu orang, tapi bergantung juga pada orang yang ditugaskan, tapi kalau hidup pribadi dengan Tuhan, itu sendiri-sendiri. Kalau di dalam keluarga juga dituntut Tuhan agar bapak, ibu- dan anak-anak, tidak cuma satu orang saja. Pengenalan kita akan Tuhan, semakin lama harus semakin dalam, agar kita dapat berkenan di hadapan Tuhan.

Kepercayaan Abraham diuji..
Kejadian 22:1-2
1: Setelah semuanya itu Allah mencoba Abraham. Ia berfirman kepadanya: "Abraham," lalu sahutnya: "Ya, Tuhan."
2: Firman-Nya: "Ambillah anakmu yang tunggal itu, yang engkau kasihi, yakni Ishak, pergilah ke tanah Moria dan persembahkanlah dia di sana sebagai korban bakaran pada salah satu gunung yang akan Kukatakan kepadamu."

Kalau kita mendapatkan Firman Tuhan, kita harus tahu, sebab kenyataan yang kita alami, Firman tersebut tidak bisa kita mengerti, seperti Abraham ini. Tuhan "mencoba" Abraham, padahal Tuhan tidak pernah mencobai seseorang, sehingga kalau engkau sudah banyak membaca Alkitab, di dalam Alkitab itu sendiri engkau mungkin merasakan ada yang berbeda, ada yang antagonis satu sama lain. Sebenarnya bukannya berbeda, tapi karena terjemahannya yang kurang tepat. Mengerti tidak mengerti, baca saja Alkitab, terima saja, belajar Firman, mau mengenal Tuhan lebih dalam, nanti Roh Kudus sendiri yang akan mengajar kita. Kenali Tuhanmu secara pribadi, sebab kalau tidak, engkau akan bingung.

Di ayat di atas, Tuhan suruh persembahkan, dan kalau engkau mulai pikir-pikir dan pertimbangkan, engkau akan kacau, ragu-ragu, khawatir, dan akhirnya tidak bisa menjadi pelaku Firman Tuhan, dan berpikir, apakah itu Tuhan atau setan. Padahal Ishak pun adalah anak perjanjian, melalui Ishak juga anaknya akan semakin banyak dan tidak terhingga, tapi Tuhan minta untuk dipersembahkan. Kalau mempersembahkan, dan kalau kita pikir-pikir, akan keluar "alternatif" lain dan akhirnya juga tidak bisa jadi pelaku Firman. Abraham ini sebenarnya bukan orang yang pemberani, dia juga bukan orang yang sempurna, ketika dia ditanya Abimelekh mengenai Sara, dia pun bohong.

Percaya kepada Tuhan, dan kalau percaya, jangan terlalu dianalisa. Kalau engkau dapat Firman, TURUTI dan LAKUKAN saja sebagaimana yang engkau tahu, kalau salah pun Tuhan tetap lihat hatimu. Kenapa Abraham tidak memberi tahu Sara ketika Tuhan meminta Abraham untuk mempersembahkan Ishak? Karena nantinya mereka bisa ribut, dan pasti tidak rela kalau Ishak dipersembahkan, karena itu bertentangan dengan janji Tuhan atas Abraham dan Sara. Hidup dengan Tuhan itu harus terbuka, jujur, apa adanya. Kita terbuka, jujur, 100% itu hanya pada Tuhan, dan terkadang ada hal-hal yang tidak perlu kita beritahu pada orang lain. Kita tidak beri tahu itu bukan berarti itu tidak jujur, karena kepada sesama manusia itu juga dibutuhkan hikmat, kalau sudah waktunya ngomong, dan harus ngomong, baru engkau ngomong, kalau tidak, maka bisa kacau.

Abraham itu orangnya tulus dan cuma ikut Tuhan apa yang Dia suruh. Ketika Abraham ditanya Ishak ketika sudah ada api, kayu, pisau, dan ketika ditanya dimana korbannya, Abraham tidak langsung berkata kalau korbannya itu dia (Ishak), tapi dia menjawab dengan hikmat kalau Tuhan yang akan menyediakan. Hal ini juga yang dialami Musa dan Zipora, dan suatu saaat ketika itu Musa sempat mau dibunuh oleh Tuhan. Kalau engkau tidak diterangkan oleh Roh Kudus, engkau pasti tidak akan bisa mengerti, padahal Tuhan sendiri yang mengutus Musa tapi kenapa Tuhan mau membunuh Musa? Sama halnya ketika Saul mencari hamba Tuhan, dan akhirnya dia pergi ke dukun untuk memanggil Samuel.

Kita di hadapan Tuhan, semuanya itu sama, tidak ada yang istimewa di hadapan Tuhan, karena di hadapan Tuhan tidak ada orang yang kudus, setia. Dahulu yang dipanggil itu memang benar Samuel, karena ketika itu belum ada Yesus, dan Samuel masih ada di alam maut, karena baru ketika ada Yesus, Dia menginjil di alam maut dan menyatakan kalau Dia itu Mesias, dan setelah itu baru kubur terbuka, orang-orang kudus dibangkitkan. Abraham, Ishak, Yakub, Elia, Henokh, tidak di alam maut, karena ada hal-hal spesial. Kita itu terlalu kecil, dan Tuhan itu terlalu besar, kuasaNya luar biasa, tidak bisa kita jangkau. Merahasiakan segala sesuatu adalah kemuliaan Tuhan, dan kemuliaan raja-raja adalah menyelidiki. Menyelidiki tapi tidak boleh tidak percaya, harus tetap percaya pada Tuhan. Jalani saja jalan bersama Tuhan, sekalipun kita tidak tahu apa yang akan terjadi, tapi jangan hal itu menggoyakan kita.

Kalau kita melakukan yang kita lakukan sekarang, seringkali kita tidak tahu kenapa, tapi tugas kita yaitu lakukan dan jalankan bagian kita, percaya, dan jangan terlalu banyak pikiran! Percaya dan lakukan, baru engkau nanti akan tahu apa maksudnya. Kalau engkau diejek, dikatakan sesat, mengucap syukur, jangan sakit hati, karena kalau engkau dihina karena Tuhan, upahmu besar di surga! Percaya kalau apapun yang engkau lakukan itu tidak akan sia-sia, tapi belajar jaga sikap hati, belajar jangan menghakimi orang lain.

Apa akibat ketaatan dari Abraham? Karena dia mempersembahkan Ishak, hingga Bapa sendiri yang berkata kepada Abraham kalau Abraham tidak menyayangi anaknya, di saat itu juga Bapa tahu kalau nanti Ia harus mempersembahkan Yesus, anakNya, dan juga saat itu berkat bangsa-bangsa bagi Abraham diturunkan.

Belajar juga mengenali dirimu sendiri, kenali kemampuanmu dan watakmu, jujur dan terbuka kepada Tuhan, dan untuk sesama, engkau harus pakai hikmat Tuhan, apa yang perlu diberi tahu, apa yang tidak, karena nanti akan jadi batu sandungan kalau engkau katakan yang tidak perlu engkau katakan. Diperlukan ketekunan, ketulusan, kejujuran. Ikut Yesus itu "ngeri-ngeri sedap". Mau berbuat apapun, tanya Tuhan, karena Tuhan yang lebih tahu.


Tuhan yang sudah tahu destiny kita, Dia yang tahu apa yang harus kita laukan dan apa bagian kita. Percaya, dan lakukan..

Sumber : http://www.bezaleel-uri-hur.blogspot.com/


-------------------------


Minggu, 27 April 2014
The Finger of God
Pdt. Petrus Agung


Jari Tuhan disebutkan di dalam Alkitab antara lain:
Di jaman Musa: jari Tuhan menulis 10 hukum
10 tulah di Mesir: nyamuk. Ahli sihir menyebut itu sebagai perbuatan trelunjuk Tuhan.
Di kitab Daniel: jari Tuhan menulis di dinding tembok kerajaan: "mene-mene-tekel-ufarsin"
Di Mazmur : telunjuk Tuhan menciptakan langit
Yesus mengusir setan dengan telunjuk Tuhan

Tuhan Yesus tidak pernah menghapus hukum Taurat, tapi menggenapinya.

Tuhan bekerja sangat akurat dan tepat, sesuai yang tertulis dalam Alkitab. Demikian pula bagi hidup kita, Tuhan juga bekerja dengan sangat tepat dan akurat.

Yoh 8: 1-11 – Yesus menyelamatkan wanita yang berdosa dari kematian karena dirajam.
Yesus sedang mengajar rakyat di bait Allah. Kemudian ahli-ahli Taurat dan orang Farisi membawa wanita yang kedapatan berdosa.
Pertanyaan ini sebuah jebakan:
Jika dijawab: 'dirajam', Yesus akan dianggap melanggar hukum Romawi (penjajah).
Jika dijawab 'ampuni', Yesus akan dianggap melanggar hukum Taurat.

Saat mereka mengajukan pertanyaan, Yesus berhenti mengajar, membungkuk, menulis sesuatu dengan jariNya. Apakah yang Yesus tulis?
Alkitab mencatat bahwa “jari Tuhan menulis”:
Pada 2 Loh batu : menulis 10 perintah
Di dinding kerajaan Babel: menulis “mene-mene-tekel-ufarsin”

Dan ini adalah kali ke-3 kalinya Alkitab mencatat: jari Tuhan menulis

Para penuduh tetap mendesak Yesus, maka setelah menulis dan kembali berdiri, Yesus berkata:

Barangsiapa di antara kamu tidak berdosa, hendaklah ia yang pertama melemparkan batu kepada perempuan itu. " (Yoh 8: 7b)

Peristiwa yang terjadi di injil Yohanes pasal 8 latar-belakangnya ada di pasal 7. Saat itu orang Israel sedang merayakan pesta Tabernakel/ pondok daun. Salah satu upacara/ prosesi/ ritual perayaan adalah penuangan air. Di masa itu imam Bait Allah dibagi menjadi 3 kelompok. Kelompok ke-3 membawa bokor/ kendi emas (golden vessel) ke kolam Siloam, lalu mereka mengambil air dari kolam Siloam, sambil mengucapkan: "ini adalah air kehidupan". Sesampainya di bait Allah, mereka mencurahkan air itu di altar.

Dan pada hari terakhir, yaitu pada puncak perayaan itu, Yesus berdiri dan berseru:"Barangsiapa haus, baiklah ia datang kepada- Ku dan minum! Barangsiapa percaya kepada- Ku, seperti yang dikatakan oleh Kitab Suci: Dari dalam hatinya akan mengalir aliran-aliran air hidup."(Yoh 7:37-38)

Di puncak perayaan “hari pondok daun”, Yesus berkata bahwa hari itu Alkitab digenapi: Yesus-lah air hidup "living water". Air hidup tidak lagi diambil dari suatu tempat, tapi dalam diri kita, jika kita percaya pada Yesus.

Yesus menggenapkan semua yang tertulis di Alkitab:
Yesus menubuatkan penghancuran bait Allah. Ini digenapi saat bait Allah dijarah dan dibakar oleh pasukan Romawi yang dipimpin jenderal Titus.
Zakaria menubuatkan tentang mesias yang memasuki Yerusalem dengan menunggang keledai. Ini digenapi Yesus 600 tahun kemudian.

Jika nubuatan tentang batu: ternyata terjadi. Apalagi tentang janji Tuhan buat kita. Tuhan tidak pernah lupa akan semua janjiNya!

Peristiwa Tuhan menulis di Yohanes pasal 8 ini menggenapi 2 peristiwa di perjanjian lama.

1. Mereka yang meninggalkan Tuhan, sumber air kehidupan, namanya akan ditulis di debu tanah.
Salah satu ayat yang selalu dibaca pada hari raya Tabernakel:

O LORD, the hope of Israel, All who forsake You shall be ashamed. "Those who depart from Me Shall be written in the earth, Because they have forsaken the LORD, The fountain of living waters." (Yer 17: 13, NKJV)

Orang Israel yang selalu mengikuti perayaan Tabernakel akan hapal ayat ini.
Saat Yesus menulis di tanah, banyak ahli percaya bahwa yang ditulis itu adalah nama-nama mereka. Mereka baru merayakan upacara “air kehidupan”, dan baru mendengar pernyataan ayat di kitab Yeremia. Siapapun di situ yang namanya ditulis di tanah oleh Yesus, akan sadar bahwa jari Tuhan sedang menulis lagi.

2. Yesus hari itu bertindak sebagai imam.
Bil 5: 11 – hukum tentang cemburu, yaitu untuk suami yang mencurigai istrinya ber-zinah.
Suami membawa istrinya dan saksi-saksi kepada imam. Jika tidak ada saksi, maka istri dibawa sendiri, lalu imam akan membungkuk dan menulis nama orang-orang yang terlibat. Debu itu dimasukkan ke air suci. Lalu imam menulis semua kutuk pada sebuah gulungan, dan dimasukkan juga ke air suci. Wanita itu harus meminumnya. Jika benar berdosa, maka kutuk itu akan kena.
Dalam hukum Taurat seharusnya suami mendampingi istrinya saat menghadap imam, dan pelaku yang lain juga dibawa. Tapi hari itu baik pelaku lain dan si suami tidak ikut di bawa menghadap.

Yesus bisa menggunakan cara lain yang mengagumkan manusia, tapi Dia pilih menggenapi Taurat dengan cara yang tepat dan elegan:
Yesus baru saja memberikan “air hidup” dalam perayaan Tabernakel, tapi orang-orang itu datang untuk mencari air kotor, karena punya maksud busuk untuk menjebak Yesus.
Yesus juga berfungsi sebagai imam yang menjalankan tugasnya: menulis, dan mempersiapkan ujian bagi para penuduh: minum cawan kutuk.

Barangsiapa di antara kamu tidak berdosa, hendaklah ia yang pertama melemparkan batu kepada perempuan itu. " (Yoh 8: 7b)

Ayat ini (Yoh 8: 7b) adalah “cawan kutuk” yang Yesus tawarkan kepada orang-orang yang membawa wanita pendosa itu: sebelum menghakimi pendosa lain, mereka sendiri dihakimi.
Tidak ada yang berani menyentuh batu, karena mereka sadar bahwa dosa mereka banyak.

Di akhir jaman, Tuhan tidak akan berteriak-teriak menyebut dosa kita. Orang-orang akan ke neraka karena dibuat Tuhan sadar akan dosanya sendiri, dan mereka tidak bisa ke surga.

Yesus menulis di tanah, lalu diambil dan dimasukkan ke air suci, lalu dibawa. Di taman getsemani Yesus meminum semua kutuk dosa kita, dan ditanggungNya di kayu salib.

Orang yang percaya Yesus bukan sekedar ber-agama, tapi mereka yang sadar dan tahu bahwa semua dosa dan kutuk dosa dari hidupnya sudah ditanggung dan diminum oleh Yesus. Sebagai gantinya, Tuhan berikan cawan berkat (The Cup of Blessings)

Saat semua orang pergi dan tidak menghakimi, Yesus yang seharusnya berhak menghakimi, ternyata tidak melakukan penghakiman juga.

Jangan menghakimi orang lain! Karena jika tuduhan itu tidak berlaku, maka “cawan kutuk” nya harus diminum si penuduh.

Harusnya kita saling memberkati, bukan saling menghakimi

Kita sudah terima "the cup of blessing", maka dari hidup kita seharusnya keluar mata air kehidupan.

Jangan lagi cari air kotor, air pahit, atau air beracun, karena Tuhan sudah sediakan air hidup.

Kesaksian:
Seorang hamba Tuhan yang sakit di rumah sakit, di telpon oleh hamba Tuhan lainnya. Ternyata itu bukan simpati atau ingin mendoakan, tapi penelepon ingin meyakinkan bahwa si hamba Tuhan benar-benar sakit, sehingga dia bisa gembira. Ini adalah air kotor, yang membuat hati Tuhan sedih.

Jika kita tidak berhati-hati, kita bisa berduka karena berkat orang lain, atau bersuka karena kemalangan orang lain.

Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah,
dan oleh kasih karunia telah dibenarkan dengan cuma-cuma karena penebusan dalam Kristus Yesus. (Rm 3: 23-24)

Kita orang-orang yang diampuni, dibenarkan, dan kita terima air hidup, bukan air kotor.


Pengejaran dalam kehidupan
Tidak ada yang lebih ajaib dari tinggal di hadirat Tuhan. Sebagian besar manusia mengejar sesuatu dalam kehidupannya. Jika saat kita sampai pada yang kita kejar, tapi tidak ada Tuhan di situ, maka hidup kita hanyalah sebuah kehampaan.

Rata-rata pemasukan perkapita Indonesia 36 jt/ tahun, sementara Qatar 1,2 milyar/ tahun. Saat ini pendapatan perkapita Qatar terbesar di seluruh dunia. Apapun yang diimpikan dunia ada di Qatar, tetapi Qatar juga tercatat sebagai negara dengan angka kecelakaan kendaraan bermotor yang fatal tertinggi di dunia.

Jika kita punya Yesus, kita akan dibawa from glory to glory. Manusia terdiri dari tubuh-jiwa-roh. Jika kekayaan jasmani tergenapi, sebenarnya kita hanya mendapat 30%, karena masih ada faktor jiwa dan roh, dan itu tidak bisa dibeli dengan uang.

Cintai Tuhan lebih dari segalanya, karena hanya di dalam Tuhan : tubuh-jiwa-roh kita utuh digenapi, dan Tuhan berikan dalam takaran yang sempurna.

Yang bisa menikmati kebahagiaan hanyalah mereka yang cinta dan percaya kepada Yesus!

Sumber : minyakcadangan.blogspot.com



-------------------------


KERENDAHAN HATI, BENAR dan PALSU

oleh AW Tozer

Kerendahan hati secara mutlak diperlukan bagi seorang Kristen. Tanpanya tidak akan ada pengenalan akan diri, pertobatan, iman dan keselamatan.


Janji-janji Tuhan diberikan kepada yang rendah hati: orang yang sombong karena kesombongannya sudah mengorbankan setiap berkat yang dijanjikan kepada yang rendah hati, dan yang akan ia dapatkan dari tangan Tuhan hanyalah hukuman yang setimpal.


Bagaimanapun, janganlah kita lupa bahwa terdapat kerendahan hati yang palsu, yang sulit sekali dibedakan dari yang sesungguhnya tetapi yang seringkali ditemukan di kalangan orang Kristen, tanpa mereka sendiri menyadari bahwa kerendahan hati yang mereka miliki itu palsu.


Kerendahan hati yang sejati adalah suatu hal yang sehat. Yang rendah hati menerima kebenaran tentang dirinya sendiri. Ia percaya bahwa di dalam naturnya tidak ada hal yang baik. Ia menerima bahwa di luar Tuhan ia bukan apa-apa; ia tidak memiliki apa-apa, ia tidak mengetahui apa-apa dan tidak dapat berbuat apa-apa. Tetapi pengetahuan ini tidak membuatnya lemah semangat, karena ia juga tahu bahwa di dalam Kristus ia signifikan dan bernilai. Ia tahu bahwa ia berharga kepada Tuhan lebih dari biji mata-Nya sendiri dan ia juga tahu ia dapat melakukan segala sesuatu melalui Kristus yang memberinya kekuatan; yakni, ia dapat melakukan segala yang di dalam kehendak Tuhan baginya.


Kerendahan hati yang palsu sebenarnya hanyalah kesombongan dengan wajah yang berbeda. Hal ini sangatlah nyata terlihat di dalam doa seorang yang mengutuk dirinya sendiri di hadapan Tuhan sebagai lemah, berdosa dan bodoh tetapi akan bereaksi dengan marah jika hal yang sama dikatakan kepadanya oleh istrinya.


Orang demikian tidak semestinya munafik juga. Doa yang mengutuk diri sendiri itu bisa saja sepenuhnya tulus, dan di waktu yang bersamaan membenarkan dirinya sendiri, sekalipun kedua hal itu kelihatannya saling bertentangan. Kedua hal itu sama karena dilahirkan dari orang tua yang sama, bapanya adalah kasih pada diri sendiri dan ibunya adalah percaya pada diri sendiri.


Orang yang dipenuhi dengan kekaguman akan dirinya sudah tentu akan mengharapkan hal yang besar dari dirinya sendiri dan sangatlah pahit saat ia gagal. Orang Kristen yang memandang tinggi dirinya sendiri memiliki ideal moral yang sangat tinggi: ia akan menjadi orang yang paling kudus di gereja, jika bukan yang paling suci di generasinya. Ia akan berbicara mengenai kerusakan total, kasih karunia dan iman, namun pada waktu yang bersamaan ia secara tanpa sadar mempercayai dirinya, mengangkat dirinya dan hidup bagi dirinya sendiri.


Dikarenakan ia memiliki aspirasi yang begitu tinggi, setiap kegagalan dalam mencapai idealnya akan membuatnya begitu kecewa dan marah. Lalu serangan terhadap hati nurani akan muncul yang ia secara salah menafsirnya sebagai bukti kerendahan hati padahal itu hanyalah penolakan untuk mengampuni dirinya karena sudah gagal mencapai opininya yang tinggi terhadap dirinya sendiri. Hal yang sejajar ada kalanya ditemukan di dalam orang yang sombong, dalam bapa yang berambisi, yang berharap untuk  melihat anaknya menjadi orang yang ia harapkan dari dirinya sendiri tetapi gagal, dan saat anaknya gagal mencapai pengharapan yang ia tetapkan, ia tidak akan mengampuninya. Kesedihan bapanya bukannya karena ia mengasihi anaknya tetapi karena kasihnya pada dirinya sendiri.


Orang yang sesungguhnya rendah hati tidak akan mengharapkan kebaikan di dalam dirinya sendiri, dan saat ia tidak menemukannya ia tidak akan kecewa. Ia tahu bahwa apa pun perbuatan baik yang ia lakukan adalah hasil dari perbuatan Tuhan di dalam dia, dan jika itu adalah pekerjaannya sendiri ia tahu bahwa hal itu tidak baik, tidak kira betapa hal itu kelihatannya baik.


Saat keyakinan ini menjadi sebagian dari seseorang di mana hal ini beroperasi tanpa disadarinya seperti semacam refleks maka ia dilepaskan dari beban dimana ia berusaha untuk mencapai opini tentang dirinya sendiri. Ia dapat dengan santai mengandalkan Roh untuk menggenapi hukum  moral di dalam dirinya. Penekanan hidupnya beralih dari "si aku" kepada Kristus, yang seharusnya sudah terjadi sejak awal, dan dengan demikian ia dibebaskan untuk melayani di generasinya oleh kehendak Tuhan tanpa seribu satu macam hambatan seperti yang sebelumnya.


Sekiranya orang ini gagal ia akan mengaku salah dan bertobat, dan ia tidak akan meluangkan waktu untuk menghukum dirinya karena kegagalannya. Ia akan berkata seperti Bruder Lawrence: "Aku tidak akan dapat berbuat lebih baik jika Engkau membiarkan aku sendiri: Engkaulah yang harus mencegah kejatuhan aku dan memperbaiki apa yang kurang," dan setelah itu "tidak lagi merepotkan diri' dengan hal itu.


Di saat kita membaca tentang kehidupan dan tulisan orang-orang kudus, di saat itulah kerendahan hati yang palsu menjadi kentara. Kita membaca Augustinus dan kita tahu bahwa kita tidak memiiki inteleknya; kita membaca Bernard of Clairvaux dan merasakan kehangatan di dalam rohnya yang tidak ada di dalam kita; kita membaca jurnal George Whitefield dan dipaksa untuk mengakui bahwa dibandingkan dengan dia kita hanyalah orang yang baru mau memulai, orang yang masih hijau secara spiritual dan walaupun hidup kita kelihatan begitu sibuk, hanya sedikit yang telah dicapai oleh kita atau sama sekali belum mencapai apa-apa. Kita membaca surat-surat Samuel Rutherford dan merasakan bahwa kasihnya bagi Kristus begitu melebihi kasih kita.


Di saat itulah kerendahan hati yang palsu mulai bekerja dalam nama kerendahan hati yang sejati dan membawa kita ke dalam abu mengasihani diri sendiri dan mengutuk diri sendiri. Kasih akan diri kita beralih arah dan akan dengan galak mencela diri karena kurangnya kesalehan. Marilah kita berhati-hati di sini. Apa yang menurut kita adalah penyesalan bisa saja semacam iri hati dan tidak lebih dari itu. Mungkin saja kita iri terhadap manusia-manusia besar itu dan merasa putus asa karena tidak mungkin dapat menandingi mereka dan di waktu yang bersamaan kita merasa sok suci karena merasa sedih dan patah semangat.


Saya telah bertemu dengan dua macam orang Kristen: yang tinggi hati tetapi membayangkan bahwa mereka rendah hati dan yang rendah hati yang khawatir bahwa mereka tinggi hati. Harus ada satu lagi jenis: yang melupakan diri dan meninggalkan seluruh persoalan ini di dalam tangan Kristus dan menolak untuk membuang waktu coba untuk membuat diri mereka baik. Mereka akan tiba pada gol itu jauh lebih cepat dari yang lain.



copas : www.cahayapengharapan.org

-------------------------


AoC Bandung, 10 Maret 2014
By: Pdt. Petrus Hadi

Ayub 1:1-12
1: Ada seorang laki-laki di tanah Us bernama Ayub; orang itu saleh dan jujur; ia takut akan Allah dan menjauhi kejahatan.
2: Ia mendapat tujuh anak laki-laki dan tiga anak perempuan.
3: Ia memiliki tujuh ribu ekor kambing domba, tiga ribu ekor unta, lima ratus pasang lembu, lima ratus keledai betina dan budak-budak dalam jumlah yang sangat besar, sehingga orang itu adalah yang terkaya dari semua orang di sebelah timur.
4: Anak-anaknya yang lelaki biasa mengadakan pesta di rumah mereka masing-masing menurut giliran dan ketiga saudara perempuan mereka diundang untuk makan dan minum bersama-sama mereka.
5: Setiap kali, apabila hari-hari pesta telah berlalu, Ayub memanggil mereka, dan menguduskan mereka; keesokan harinya, pagi-pagi, bangunlah Ayub, lalu mempersembahkan korban bakaran sebanyak jumlah mereka sekalian, sebab pikirnya: "Mungkin anak-anakku sudah berbuat dosa dan telah mengutuki Allah di dalam hati." Demikianlah dilakukan Ayub senantiasa.
6: Pada suatu hari datanglah anak-anak Allah menghadap TUHAN dan di antara mereka datanglah juga Iblis.
7: Maka bertanyalah TUHAN kepada Iblis: "Dari mana engkau?" Lalu jawab Iblis kepada TUHAN: "Dari perjalanan mengelilingi dan menjelajah bumi."
8: Lalu bertanyalah TUHAN kepada Iblis: "Apakah engkau memperhatikan hamba-Ku Ayub? Sebab tiada seorangpun di bumi seperti dia, yang demikian saleh dan jujur, yang takut akan Allah dan menjauhi kejahatan."
9: Lalu jawab Iblis kepada TUHAN: "Apakah dengan tidak mendapat apa-apa Ayub takut akan Allah?
10: Bukankah Engkau yang membuat pagar sekeliling dia dan rumahnya serta segala yang dimilikinya? Apa yang dikerjakannya telah Kauberkati dan apa yang dimilikinya makin bertambah di negeri itu.
11: Tetapi ulurkanlah tangan-Mu dan jamahlah segala yang dipunyainya, ia pasti mengutuki Engkau di hadapan-Mu."
12: Maka firman TUHAN kepada Iblis: "Nah, segala yang dipunyainya ada dalam kuasamu; hanya janganlah engkau mengulurkan tanganmu terhadap dirinya." Kemudian pergilah Iblis dari hadapan TUHAN.

Kalau orang Kristen sedang mengalami persoalan, masalah, atau mengalami sesuatu yang membuat dirinya susah, selalu orang itu melihat dan belajar dari kehidupan Ayub.

Begitu banyak peristiwa yang terjadi di sekitar kita, baik yang diberitakan di TV atau media lain, banyak yang sedang terjadi.. Menurut Alkitab, semakin hari keadaan dunia bukan semakin baik, tapi bencana akan bertambah, segala sesuatu yang menimpa bumi itu sudah tertulis di Alkitab.. Tugas kita itu berdoa, minta ampun, dan menahan segala sesuatu sampai kepada batas yang memang Tuhan izinkan untuk hal itu terjadi..

Ayub 1:1-5
1: Ada seorang laki-laki di tanah Us bernama Ayub; orang itu saleh dan jujur; ia takut akan Allah dan menjauhi kejahatan.
2: Ia mendapat tujuh anak laki-laki dan tiga anak perempuan.
3: Ia memiliki tujuh ribu ekor kambing domba, tiga ribu ekor unta, lima ratus pasang lembu, lima ratus keledai betina dan budak-budak dalam jumlah yang sangat besar, sehingga orang itu adalah yang terkaya dari semua orang di sebelah timur.
4: Anak-anaknya yang lelaki biasa mengadakan pesta di rumah mereka masing-masing menurut giliran dan ketiga saudara perempuan mereka diundang untuk makan dan minum bersama-sama mereka.
5: Setiap kali, apabila hari-hari pesta telah berlalu, Ayub memanggil mereka, dan menguduskan mereka; keesokan harinya, pagi-pagi, bangunlah Ayub, lalu mempersembahkan korban bakaran sebanyak jumlah mereka sekalian, sebab pikirnya: "Mungkin anak-anakku sudah berbuat dosa dan telah mengutuki Allah di dalam hati." Demikianlah dilakukan Ayub senantiasa.

Dari ayat 1-5 ini, rasanya tidak ada sesuatu yang keliru, tidak ada sesuatu yang salah, bahkan tidak ada yang kurang.. Kenapa? Pertama, Tuhan sudah berkata bahwa Ayub itu orang yang saleh, jujur, takut Tuhan, menjauhi kejahatan.. Hari-hari ini, sudah langka orang-orang yang seperti ini.. Saleh itu sudah lebih dari baik.. Jujur, sulitu untuk kita bisa jujur seperti kriteria yang Tuhan miliki..
Dari 4 kriteria yang Tuhan beri ke Ayub ini, artinya dia punya yang lebih dari rata-rata orang pada umumnya, dan Alkitab berkata bahwa dia punya keluarga yang cukup happy, karena mereka tidak kekurangan suatu apapun, bahkan Alkitab mengatakan Ayub sangat kaya, di belahan timur tidak ada yang lebih kaya dari Ayub.. Ini orang yang bisa jadi contoh, panutan, sehingga orang bisa lihat, "Ini loh orang yang takut akan Allah"..

Dari ayat 4 dikatakan bahwa anak laki-lakinya sering membuat pesta.. Ayub mungkin tidak mengerti apa yang mereka buat, tapi Ayub sebagai orang tua pun tidak pernah dipanggil di pesta anak-anaknya, sehingga Ayub selalu bawa korban persembahan ke Tuhan dengan sebuah perkiraan, bukan dengan sebuah kepastian atau ketepatan. Apakah mereka (Ayub dan anak-anaknya) tidak harmonis? Tidak mungkin juga, karena anak-anaknya ketika mau dibawa Ayub untuk dikuduskan, mereka mau datang..

Ayub melakukan hal itu senantiasa, dia terus menerus melakukan hal yang sama, dan di sinilah kuncinya.. Kalau kita lihat yang dilakukan Ayub, dia mengerjakan pekerjaan keimaman terus menerus, apa salahnya? Tapi dari kalimat ini, ada sesuatu yang Tuhan mau ikut ambil bagian dalam hidup Ayub..

Ayub 1:6-12
6: Pada suatu hari datanglah anak-anak Allah menghadap TUHAN dan di antara mereka datanglah juga Iblis.
7: Maka bertanyalah TUHAN kepada Iblis: "Dari mana engkau?" Lalu jawab Iblis kepada TUHAN: "Dari perjalanan mengelilingi dan menjelajah bumi."
8: Lalu bertanyalah TUHAN kepada Iblis: "Apakah engkau memperhatikan hamba-Ku Ayub? Sebab tiada seorangpun di bumi seperti dia, yang demikian saleh dan jujur, yang takut akan Allah dan menjauhi kejahatan."
9: Lalu jawab Iblis kepada TUHAN: "Apakah dengan tidak mendapat apa-apa Ayub takut akan Allah?
10: Bukankah Engkau yang membuat pagar sekeliling dia dan rumahnya serta segala yang dimilikinya? Apa yang dikerjakannya telah Kauberkati dan apa yang dimilikinya makin bertambah di negeri itu.
11: Tetapi ulurkanlah tangan-Mu dan jamahlah segala yang dipunyainya, ia pasti mengutuki Engkau di hadapan-Mu."
12: Maka firman TUHAN kepada Iblis: "Nah, segala yang dipunyainya ada dalam kuasamu; hanya janganlah engkau mengulurkan tanganmu terhadap dirinya." Kemudian pergilah Iblis dari hadapan TUHAN.

Dari kalimat terakhir di ayat ini, ternyata benar bahwa pekerjaan iblis itu seperti di kitab Wahyu, pekerjaannya iblis adalah mendakwa anak-anak Tuhan di hadapanNya, jika ada yang salah, langsung didakwa di hadapan Tuhan, dan dari situ bisa ada berkat yang terhambat kalau ada dosa yang belum dibereskan. Posisi kita harus didapati benar di hadapan Tuhan..

Dari ayat-ayat ini kita juga bisa lihat, kenapa Ayub akhirnya mengalami banyak masalah (bencana).. Siapa yang membuat itu? Kalau Tuhan, alasan apa buat seperti itu? Kalau setan, dari unsur apa? Celahnya dimana? Ini penting untuk kita, jadi kita tahu kenapa Tuhan izinkan Ayub mengalami hal ini..
Setan tidak akan bisa sentuh kehidupan anak-anak Tuhan kalau Tuhan tidak izinkan, karena ada pagar sekeliling anak Tuhan tersebut..

Ayub 1:6
6: Pada suatu hari datanglah anak-anak Allah menghadap TUHAN dan di antara mereka datanglah juga Iblis.

Di sini dikatakan bahwa anak-anak Allah menghadap Tuhan, apakah ini baik atau tidak? Di zaman seperti ini banyak orang sibuk masing-masing, disibukkan dengan kesibukan masing-masing.. Tuhan itu suka dengan pertemuan dengan anak-anak Allah, itu sangat baik.. Tapi perhatikan di ayat itu, di antara mereka datanglah juga iblis.. Ketika itu iblis ingin menuntut, apakah legal anak-anak Tuhan itu dapat semuanya? Di alam roh itu benar-benar ada perhitungan, betul-betul semua ada hitungannya antara Tuhan dan setan.. Di satu sisi, Tuhan itu Maha Kasih, tapi di pihak lain, Tuhan juga Maha Adil, ketika Tuhan menghukum setan, kalau kita melakukan yang tidak sepatutnya, tetap kita akan dituntut setan..

Kenapa Tuhan izinkan iblis pindah ke babi ketika akan diusir di zaman Yesus waktu itu? Orang Gadara yang di situ adalah orang yang cinta uang, di satu sisi Tuhan mau tolong mereka untuk lepas dari cinta uang, tapi Tuhan juga harus menghukum setan, sehingga dengan cara mengusir dan membiarkan 2000 babi itu jatuh dan mati itulah Tuhan memutuskan rantai cinta uang mereka.. Tapi mereka salah tangkap apa yang Tuhan lakukan, ketika mereka sembuh, mereka bukan berpikir tentang jiwanya, tapi tentang jalur bisnis, tentang keuangan, lalu ketika mereka dengar berita yang kedua mengenai 2000 babi mereka mati, mereka akhirnya tidak mengizinkan Yesus masuk ke daerahnya..

Iblis itu istilahnya lawannya Ayub, tapi ketika itu Tuhan sedang pertemuan dengan anak-anak Tuhan, tapi ketika iblis datang, Tuhan langsung ajak berbicara, bahkan dalam berkali-kali prtemuan, satu kali pun Tuhan tidak berkomunikasi dengan anak-anakNya.. Ayub memang tetapi memuji Tuhan, tapi pujian seperti apa? Bahkan ketika setan datang, Tuhan langsung ajak ngobrol, langsung tanya darimana dia.. Ini hal yang aneh.. Jadi pembicaraan Tuhan ke iblis itu tujuannya ke Ayub.. Tapi Tuhan itu sebenarnya sedang menyindir dengan melihat di ayat 8..

Ayub 1:8
8: Lalu bertanyalah TUHAN kepada Iblis: "Apakah engkau memperhatikan hamba-Ku Ayub? Sebab tiada seorangpun di bumi seperti dia, yang demikian saleh dan jujur, yang takut akan Allah dan menjauhi kejahatan."

Kenapa Tuhan tidak tanya kepada anak Tuhan? Karena Ayub pun pasti berkata yang sama, "Setiap anak-anakku pesta, aku melakukan pengudusan", dan seterusnya, dan ketika anak-anaknya melakukan pesta, pasti Ayub melakukan hal yang sama, melakukan pengudusan lagi, tapi hidupnya begitu terus, tidak ada kemajuan.. Harusnya Ayub itu "seperti iblis", yang melakukan destinynya, yaitu berkeliling, mengaum-ngaum dan mencari orang yang bisa ditelannya.. Iblis tidak di rumah terus, dia menguntungkan kerajaannya, dan seringkali Tuhan menyindir anak-anakNya dengan ini..

Misalnya mengenai anak-anak terang yang tidak cerdik seperti anak-anak dunia, tapi bukan berarti kita harus seperti anak-anak dunia, tapi kita harus ambil ESENSI yang Tuhan ingin katakan, ambil pesan apa yang Tuhan mau untuk kita lakukan.. Kalau engkau terjebak dengan rutinitas, itu akan membosankan Tuhan.. Memang engkau doa, memang engkau baca alkitab, tapi kalau begitu-begitu saja, ya Tuhan juga bisa bosan.. Pemulihan segala sesuatu harus terjadi, tapi kita harus evaluasi diri.

Lukas 15:28-29
28: Maka marahlah anak sulung itu dan ia tidak mau masuk. Lalu ayahnya keluar dan berbicara dengan dia.
29: Tetapi ia menjawab ayahnya, katanya: Telah bertahun-tahun aku melayani bapa dan belum pernah aku melanggar perintah bapa, tetapi kepadaku belum pernah bapa memberikan seekor anak kambing untuk bersukacita dengan sahabat-sahabatku.

Ayat 29 dikatakan kalau anak sulung selalu di rumah bapanya, tapi dia tidak menghasilkan apa-apa.. Predikatnya hampir sama seperti Ayub, tidak melakukan pelanggaran selama bertahun-tahun, dan takut akan Tuhan.. Yang dilakukan Ayub itu memintakan ampun.. Tapi apa salahnya? Yang salah itu kalau hal itu jadi rutinitas, kalau tidak menguntungkan, kalau tidak ada progres, akan seperti anak sulung.. Pada akhirnya Ayub pun marah dengan Tuhan, sama seperti anak sulung.. Kalau dilihat, anak sulung dan Ayub juga sama-sama tidak melakukan kesalahan..

Lukas 15:31
31: Kata ayahnya kepadanya: Anakku, engkau selalu bersama-sama dengan aku, dan segala kepunyaanku adalah kepunyaanmu.

Tuhan itu menyindir, "Engkau selalu bersama dengan Aku, tapi engkau tidak mengerti hatiKu, tapi hatiKu tidak ada di hatimu"..

Si bungsu melakukan sesuatu yang menyentuh hati, yaitu di ayat 17 dan 18..

Lukas 15:17-18
17: Lalu ia menyadari keadaannya, katanya: Betapa banyaknya orang upahan bapaku yang berlimpah-limpah makanannya, tetapi aku di sini mati kelaparan.
18: Aku akan bangkit dan pergi kepada bapaku dan berkata kepadanya: Bapa, aku telah berdosa terhadap sorga dan terhadap bapa,

Ada progress dari hidup anak bungsu.. Banyak yang cuma doa, "Terima kasih untuk hari ini, pimpin kami, ..." dll, kalau mau tidur doanya "Terima kasih Tuhan, tolong jagain ini itu ini itu, .." dan ini monoton.. Hidup anak bungsu itu tidak monoton, tapi bukan berarti kita harus jadi seperti anak bungsu.. Ada sesuatu yang menggetarkan hati Tuhan dari yang dilakukan si bungsu..

Ayub 1:12
12: Maka firman TUHAN kepada Iblis: "Nah, segala yang dipunyainya ada dalam kuasamu; hanya janganlah engkau mengulurkan tanganmu terhadap dirinya." Kemudian pergilah Iblis dari hadapan TUHAN.

Tidak pernah sekalipun Tuhan berkata pada anak-anakNya di ayat ini, bahkan Tuhan berfirman kepada iblis, bukan kepada anak-anakNya.. Di sini ada sesuatu yang salah.. Tapi akhirnya yang jadi sutradaranya tetap Tuhan, kalau Tuhan tidak berkata seperti di ayat 8, tidak mungkin iblis bisa berkata seperti yang di ayat 9.. Iblis melakukan apa yang jadi destinynya.. Imam tugasnya itu bersentuhan dengan jiwa-jiwa.. Jadi Tuhan itu sebenarnya ingin Ayub itu "seperti" iblis, melakukan destinya, tidak cuma diam, apalagi dia sudah menjadi pelita yang besar, Tuhan ingin dia pergi agar orang lain itu bisa lihat pelita yang besar ini..

Jangan sampai hidupmu membosankan Tuhan.. Kalau hidupmu terkena yang namanya rutinitas, itu akan membosankan Tuhan.. memang sempat perkataannya menyakitkan Tuhan, tapi akhirnya ada progres dan kehidupan Ayub akhirnya brubah..

Sumber : http://www.bezaleel-uri-hur.blogspot.com/


-------------------------


IFGF PALEMBANG, 9 MARET 2014
By: Yohan

Kekristenan adalah sebuah relationship, perjalanan.. Bukan tentang aturan, bukan agar hidup kita diberkati, tidak ada masalah, dll.. Itu semua adalah hasil dan kosekuensi dari hubungan kita dengan Tuhan.. Apa fondasi dan seberapa dalam kita dalam Tuhan, seberapa dalma kita memiliki hubungan dengan Tuhan..

Berjalanlah bersamaku, itu adalah kata-kata Musa sendiri, doa Musa.. Dia berdoa untuk bangsa Israel, dia tidak mau berjalan kalau bukan Tuhan sendiri yang berjalan di depannya..
Kristen? Apakah betul sepenuhnya hati kita berjalan bersama Tuhan? Kekristenan adalah hubungan, perjalanan.. Memang banyak pergumulan, jatuh bangun, tapi anugrah Tuhan begitu besar untuk kita.. Mari kembali ke hati yang mula-mula ketika kita berjumpa dengan Tuhan.. Minta anugrah Tuhan, rindukan untuk engkau mau berjalan bersama dengan Tuhan.. Kalau engkau tidak punya hubungan dengan Tuhan, semua yang sudah engkau lihat secara supranatural itu akan sia-sia..

Akan banyak terobosan dan janji Tuhan yang diberikan dalam hidup kita, tapi pertanyaannya apakah kita bisa sungguh-sungguh meraihnya? Ini membutuhkan perjalanan, bukan langsung jadi.. Tuhan inginkan perjalanan denganNya.. Bangsa Israel melihat 10 tulah, laut terbelah, lalu mereka memuji Tuhan, menyembah Tuhan, mengadakan perayaan.. Tapi setelah beberapa hari, mereka sudah lupa dengan kebesaran Tuhan, mereka bersungut-sungut, memberontak, marah, kecewa, hanya karena masalah air, masalah makan..

Mungkin engkau bisa melihat kalau Tuhan itu nyata, api kembali ke our daily life, kehidupan kita sehari-hari, tapi apakah kita masih berjalan bersama dengan Tuhan? Ketika melihat masalah hidup, apakah engkau bersungut-sungut, marah, kecewa? Semua kembali kepada fondasi yang ada dalam dirinya, seberapa dalam hubunganmu dengan Tuhan..

Bangsa Israel setiap harinya melihat hal yang supranatural, tapi mereka tetap tidak bisa meraih janji, mereka tidak bisa masuk ke tanah perjanjian, kecuali Yosua dan Kaleb itu.. Salahnya dimana? Karena mereka tidak peduli dan tidak mengerti hati Tuhan.. Mereka menolak Tuhan, mereka tidak peduli dengan Tuhan, yang hanya mereka inginkan adalah tanah perjanjian, tanah susu dan madu, dan itu yang jadi omongan mereka setiap harinya.. Yang mereka pedulikan hanyalah janji dan impian mereka jadi kenyataan..

Periksa setiap hati kita.. Apakah engkau hanya ingin jadi penonton? Apakah engkau cuma mau mendengar pesan Tuhan setiap minggunya, tapi tidak berjalan bersama Tuhan.. Meraih janji itu ujungnya tergantung hatimu..

Mazmur 73:1
1: Mazmur Asaf. Sesungguhnya Allah itu baik bagi mereka yang tulus hatinya, bagi mereka yang bersih hatinya.

Ini fondasi yang harus kita miliki.. Kata baik itu dalam terjemahan lainnya artinya tulus dan bersih, artinya motivasinya kita mengikut Tuhan.. Apakah engkau menjadi Kristen, berdoa, deklarasi, menjarah, melakukan apa yang Tuhan mau, berkorban, memberi, motivasinya apa? Tulus kepada Tuhan, atau karena ada motivasi lain agar diberkati, hidup aman, tidak ada masalah.. Bersih itu tidak ada iri hati, sakit hati, kecewa, dll.. Tuhan bergerak sangat cepat hari-hari ini..

Tawanan Roh.. Paksakan rencana Tuhan jadi dalam hidup kita.. Untuk menjadi tawanan Roh, ada 2 pilihan.. Untuk jadi seorang tawanan, harus dikalahkan atau ditaklukkan.. Cara pertama seperti bangsa Israel, tegar tengkuk, tidak mau menyerah, terus berontak, marah, melawan, akhirnya babak belur dan habis binasa, atau engkau mau cara kedua, sebelum kita mengalami hajaran Tuhan, engkau berserah kepada Tuhan.. Banyak yang berdoa minta Tuhan paksakan rencanaNya jadi, tapi kenapa masih belum mengalami janji Tuhan? Roh kita menangkap yang dari Tuhan, roh kita berdoa seperti itu, roh kita mau menjadi tawanan Roh, tapi jiwamu dan tubuhmu, apakah engkau melakukan hal yang sama seperti yang engkau doakan?

Sejalan dengan Tuhan harus dalam 3 dimensi tersebut, roh jiwa dan tubuh.. Roh kita penurut, tapi yang di jiwa dan tubuh kita itu yang membuat kita tidak sejalan dengan Tuhan.. Kita menangkap kairos, apa yang Tuhan katakan, tapi ketika di jiwa (pikiran perasaan keinginan), banyak yang berpikir, "Ah apa mungkin?", lalu dalam keinginannya "Ah aku inginnya begini, begitu".. Tuhan memberi janjiNya dalam alam Roh, tapi untuk menjadi daging, harus turun ke dimensi jiwa dan tubuh.. Banyak yang hebat dalam perkara Roh, mengalami tumbang dalam Roh, manifestasi Roh Kudus, tapi ketika kembali ke kehidupan nyata, banyak yang tidak berubah.. Kenapa? Karena dimensi jiwa dan tubuh itu tidak berubah.. Roh kita mau, tapi jiwa kita yang seringkali melawan..

Untuk meraih janji, masuk tanah perjanjian, tubuh jiwa roh harus ikut, harus sejalan dengan Tuhan.. Yang membuat kita masuk adalah perkenanan Tuhan dalam hidup kita..

Bilangan 14:8
8: Jika TUHAN berkenan kepada kita, maka Ia akan membawa kita masuk ke negeri itu dan akan memberikannya kepada kita, suatu negeri yang berlimpah-limpah susu dan madunya.

Jika Tuhan berkenan..
Kembali lagi ke hati yang haus dan lapar akan Tuhan, mengingini Tuhan lebih dari segalanya.. Yosua dan Kaleb mengikuti Tuhan dengan sepenuh hatinya, dan mereka memiliki jiwa yang lain.. Mereka punya cara berpikir yang berbeda, yaitu yang sejalan dengan Tuhan, punya perasaan yang berbeda.. Mereka mengalami dan melihat hal yang sama, tapi mereka memiliki sesuatu yang berbeda dari 3juta yang lainnya..

Mujizat yang terbesar, itu ketika yang di dalam hati kita, jiwa kita, batin kita, bisa berubah.. Kita diselamatkan memang mujizat yang besar, tapi itu baru sampai di roh.. Tapi yang terbesar adalah ketik akita memiliki cara berpikir Kristus, memiliki perasaan Kristus dan kehendak Kristus..
Bagaimana cara menaklukkan jiwa kita? Kuncinya yaitu perintahkan jiwa kita, sekalipun terlihat seperti orang gila.. Perkatakan jiwamu, karena itu akan masuk ke alam bawah sadar kita.. Terkutuklah orang yang mengandalkan manusia dan kekuatannya sendiri.. Alam bawah sadar kita itu yang harus dikalahkan..

Mungkin Firman setiap minggu engkau tangkap dalam Roh, tapi seringkali ketika sudah keluar dari gereja, mungkin engkau sudah lupa.. Kenapa? Karena jiwamu tidak menangkap.. Daud mengalami banyak hal sebelum dia menjadi raja..

1 Samuel 16:13
13: Samuel mengambil tabung tanduk yang berisi minyak itu dan mengurapi Daud di tengah-tengah saudara-saudaranya. Sejak hari itu dan seterusnya berkuasalah Roh TUHAN atas Daud. Lalu berangkatlah Samuel menuju Rama.

Berkuasanya tidak hanya dimensi Roh, tapi juga jiwa dan daging.. Apakah api yang tadi Tuhan berikan itu cuma di Roh, atau turun sampai di jiwa dan daging? Respon kita, passion kita, keseharian kita, kehendak kita, apakah itu betul-betul digerakkan dan dinyalakan oleh api Tuhan itu? Ini butuh proses, ini adalah sebuah perjalanan.. Banyak yang sudah terima tapi hidupnya begitu-begitu saja, kenapa? Karena tidak turun ke jiwa dan tubuh..

Yang harus kita perhatikan:
1. Miliki hubungan yang benar-benar pribadi dengan Tuhan.. Hubungan yang benar-benar personal dengan Tuhan..
2. Tundukkan jiwa kita. Untuk meraih janji, kita harus memiliki jiwa yang lain.. Menjadi tawanan Roh, biar cuma Tuhan yang bertahta.. Hati itu berbicara tentang pusat kehidupan seseorang, dalam kehidupan, bisnis, pelayanan, dll.. Biar Tuhan yang bertahta di hati kita, bukan yang lain-lain.. Banyak yang hanya ingin mujizat, berkat, bukan hubungan dengan Tuhan.. Bangsa Israel berulang kali mengikuti allah lain, dan ujungnya janji Tuhan lepas dalam hidup mereka..

1 Korintus 2:9
9: Tetapi seperti ada tertulis: "Apa yang tidak pernah dilihat oleh mata, dan tidak pernah didengar oleh telinga, dan yang tidak pernah timbul di dalam hati manusia: semua yang disediakan Allah untuk mereka yang mengasihi Dia."

Mengasihi Tuhan tidak hanya di Roh saja, bukan cuma nyanyi, tapi juga harus di jiwa dan tubuh kita.. Mengasihi Tuhan itu kembali lagi ke hati kita.. Kekristenan adalah sebuah hubungan, adalah sebuah perjalanan, pengenalan akan Tuhan.. Ubah fokus hidupmu, fokus ke Tuhan.. Semua yang tertulis di Firman pasti terjadi, tapi apakah kita akan tetap kuat.. Miliki hati yang tulus dan bersih.. Kembali kepada hati yang semula, ubah obsesimu, ubah tujuan hidupmu.. Biar jiwa kita kembali seirama dengan Tuhan.. Tanpa jadi tawanan Roh, kita tidak mungkin bisa seirama dengan Tuhan..

Kalau ada yang berpikir, "Mana berkatnya? Mana janji Tuhan?", itu berarti sama seperti bangsa Israel, "Mana susu dan madunya? Mana? Mana?".. Sebenarnya Tuhan mau agar mereka merendahkan hati mereka, dan mereka jadi umat Tuhan dan Tuhan jadi Tuhan atas mereka, tapi mereka tidak mengerti hati Tuhan, sehingga perjalanan yang harusnya hanya 40 hari namun jadi 40 tahun.. Yang paling penting adalah sikap hati.. Hati yang tulus.. Hati kita bersih dari kemarahan, kekecewaan, kepahitan.. Yang membuat kita mendapatkan penggenapan janji itu kembali lagi, jika Tuhan berkenan..

Menjerit berkata, "Aku mau Tuhan!".. Jangan berpikir jadi tawanan Roh itu susah, menderita, kalau engkau masih berpikir seperti itu, berarti engkau masih belum mengenal TUhan.. Anugrah dan kasih karunia yang membuat kita bisa menjadi tawanan Roh.. Sebelum kemuliaan Tuhan itu datang, kita harus kenal jalan-jalan Tuhan, cara-cara Tuhan, JANGAN CURIGA DENGAN TUHAN..
Tuhan ingin yang terbaik untuk setiap kita, itu hati Tuhan untuk hidup kita.. Tuhan ingin kita diberkati!

Seringkali kita dibodohi iblis dengan cara berpikir kita sendiri, banyak yang membatasi dengan pikirannya sendiri.. Kita punya Tuhan yang tidak terbatas, tapi cara berpikir kita yang dibisikkan iblis yang seringkali membatasi kita. yang membuat kita tidak bisa meraih janji Tuhan.. Buang kecurigaan kita ke Tuhan! Kalau hati kita kembali pada cinta yang mula-mula, hati yang tulus dan bersih, yang menginginkan hanya Tuhan, engkau pasti akan mengalami janji Tuhan itu.. Biar hanya Tuhan yang jadi obsesi setiap kita..

YANG PENTING YANG DI HATI.. Semua yang di luar itu hanya RESULT..

Doa:
Berikan belas kasihan dan anugrahMu Tuhan untuk setiap kami,. Bawa kami masuk dalam pengenalan akan engkau Tuhan.. Ubah hati kami Tuhan, ubah jiwa kami Tuhan, tundukan jiwa kami Tuhan.. Biar hanya engkau yang bertahta di kehidupan kami ya Tuhan.. Biar sungguh-sungguh kami berjalan bersama Tuhan.. Biar engkau bertahta di hidup kami Tuhan, hanya engkau.. Periksa hatimu saat ini..

Perkenanan Tuhan itu turun atas orang yang punya hati yang tulus dan bersih, ketika yang di dalam hati kita sudah beres dengan Tuhan.. Rindukan hati yang hanya menginginkan Tuhan.. Minta dengan sebuah kerinduan, tidak sekedar kerinduan.. Kembali ke cinta yang mula-mula, hanya menginginkan Tuhan..

Engkau bisa berada dalam kegerakan, dalam kemuliaan, tapi kalau engkau seperti bangsa Israel, tidak mempedulikan Tuhan, engkau tidak akan menikmati janji Tuhan itu..

Sumber : http://www.bezaleel-uri-hur.blogspot.com/



-------------------------


AoC Bandung, 3 Maret 2014
By: Ev. Daniel Krestianto
Miliki hati yang seperti rusa merindukan air.. Miliki hati yang benar-benar berharap pada Tuhan Yesus, bukan ke manusia, bukan ke hamba Tuhan, bukan ke siapapun engkau cari jalan keluar, tapi temukan Yesus, cari Yesus, dan temukan Dia! Tinggalkan semua yang menghalangi, cari Yesus, kejar! Hatimu yang Tuhan lihat saat ini.. Hatimu yang Tuhan lihat saat ini.. Cari Tuhan, temui Yesus, bukan sekedar teori, tapi REAL, temukan Dia dengan sungguh! Ada yang salah dalam mengelola apa yang sudah dipercayakan Tuhan, ada yang tidak tanya apa yang harus dikerjakan, tapi melakukan yang dia sendiri pandang baik.. Bertobat, dan Tuhan akan beri kesempatan kedua! Ada yang memanipulasi keuangan supaya dihormati.. Bertobat! Ini waktu-waktu pemulihan.. Terima pemulhan yang dari Tuhan.. Breakthrough akan terjadi dalam hidupmu.. Biar setiap kami menangkap isi hatimu..

Bangsa Israel.. Kalau kita lihat bangsa Israel itu dari mulai tinggal di tanah Mesir, hingga mereka keluar dari tanah Mesir, mereka itu mengalami dan melihat yang namanya mujizat. Tulah demi tulah yang terjadi ketika bangsa Israel tidak boleh keluar dari bangsa Mesir, itu mereka melihat dengan jelas, mendengar dengan telinga yang jelas, yang namanya mujizat dan perbedaan antara umat Tuhan dengan bangsa Mesir.. Itu jelas sekali perbedaan-perbedaannya.. Itu cuma bukan mereka dengar mengenai perbedaannya, tapi mereka melihat dengan sungguh! Tapi apa yang terjadi? Mereka keluar dari Mesir, namun setiap kali tetap ada yang namanya bersungut-sungut.. Orang yang sudah mengalami mujizat, melihat dengan mata kepala sendiri bukan cerita orang yang namanya mujizat sebesar itu, tapi masih bisa bersungut-sungut.. Kenapa itu semua terjadi? Kenapa kok bisa begitu? Ternyata di dalam kehidupan sehari-hari, zaman sekarang pun sepeti itu.. Seringkali kita melihat dan mengalami mujizat, tapi berapa kali kita seperti bangsa Israel, bersungut-sungut, protes, komplain dengan Tuhan? Bukankah Firman Tuhan berkata bahwa semua yang tertulis di Firman itu sebagai contoh, dan kita bisa lihat akhir dari orang yang bersungut-sungut itu seperti apa, yaitu mereka tidak ada satupun yang masuk ke tanah Kanaan, hanya Yosua dan Kaleb.. Dari sekian juta orang, hanya mereka yang mask, tapi itu memang yang terjadi.. 

Apa yang terjadi di bangsa Israel akan terjadi di zaman sekarang, yaitu perkara maranatha.. Nanti Yesus datang di awan-awan, engkau bisa lihat dan alami, apaah engkau sebagai penonton, atau engkau ikut diangkat di awan-awan? Engkau mungkin berkata, "bagaimana maksudnya?" Kejadianya itu sama seperti bangsa Israel.. Jutaan jiwa keluar dari Mesir, tapi yang masuk sedikit ke tanah Kanaan.. Pengangkatan nanti seperti itu, banyak yang mengaku Yesus, KTPnya Kristen, tapi juga banyak yang tidak diangkat, hanya menonton yang lain yang diangkat, dan saat itu sudah terlambat, engkau mau pakai cara apapun, engkau mau minta ampun, bertobat kepada Tuhan hingga air matamu habis pun tidak ada waktu kedua, tidak ada pengangkatan untuk kedua kali.. Pengangkatan hanya sekali, rapture hanya sekali.. Engkau tidak bisa berkata "anakku tidak diangkat, pasanganku tidak diangkat.." Yang tertinggal, harus bayar dengan harganya untuk masuk dalam kerajaan Surga.. Setuju tidak setuju, sudah banyak yang membuktikan bahwa waktunya tidak lebih dari 5 tahun, maranatha itu akan hadir.. Tidak ada satupun yang tahu kapan itu terjadi, kita hanya bisa kira-kira, tapi Tuhan juga jelas berkata tidak lebih dari 5 tahun.. 

Hari-hari ini siapkan hati sungguh-sungguh, karena ada maranatha dalam arti yang kedua, yaitu engkau dipanggil Tuhan pulang ke surga, tapi kalau belum waktunya pun tidak akan pulang.. Kalau kita melekat ke Tuhan, benar-benar menyerahkan hidup kita dengan Tuhan, kita tetap punya Pribadi yang lebih besar dari setan, karena Yesus sudah mati di Kayu Salib, jadi jangan mau dibodohi setan.. Kuncinya hatinya melekat ke Tuhan, menyerahkan hidup sungguh-sungguh ke Tuhan.. Kalau sudah seperti itu, apapun yang akan dilakukan setan, akan berurusan dengan Tuhan Yesus sendiri.. Banyak orang yang dengan mudah berkata seperti itu, tapi terus kuatir, takut, punya planning sendiri, hidup dalam jalur sendiri dan mengeluarkan diri dari jalur Tuhan.. Memang kita anak Tuhan, kalau mati masuk surga, tapi kalau di-cut jalan hidupnya oleh setan, tingkatan dan destiny yang sudah ditetapkan dalam hidupmu, tidak akan sampai dengan maksimal.. Hatimu yang Tuhan lihat saat in! Ketika hidup Yusuf akan "dipotong" oleh saudara-saudaranya, oleh istri potifar, namun dia juga tetapi tidak pahit hatinya sekalipun saudara-saudaranya akan membunuh dia, dan akhirnya di pasal 50 Yusuf pun berkata kalau memang mereka (saudara-saudaranya) mereka-rekakan yang jahat, tapi Tuhan buat untuk kebaikan.. Yusuf punya hati yang tidak pahit, hati yang melekat dengan Tuhan, hati yang tidak protes dengan Tuhan, yang tetap berkata apapun yang terjadi itu baik.. 

Bisakah kita tetap percaya, sejelek apapun kejadiannya, semuanya sudah dalam rencana Tuhan, karena Tuhan akan ubah yang jelek itu menjadi penuh dengan kemuliaan.. Mungkin kita mengalami yang jelek itu karena kita yang buka celah, mungkin karena kelalaian atau kecerobohan kita, tapi bertobat, tetap berkata Tuhan baik, dan itulah kegunaan kematian Tuhan Yesus di Kayu Salib, Dia bisa mengubah yang gagal jadi berhasil, yang nasibnya jelek jadi penuh dengan kemuliaan Tuhan.. Jangan minder! Tuhan punya rencana yang indah dalam hidpu setiap orang.. Bangkit! Jangan terus terpuruk! Bangkit, kerja keras! Tetap berharap dan memandang pada Tuhan Yesus!

Ini memang bukan syarat mutlak, tapi kurang lebih syaratnya seperti ini.. Syarat mutlaknya itu kembali pribadi dengan Tuhan, karena Tuhan lihat hati, Tuhan juga lihat yang tidak bisa dilihat orang lain..

Standart diangkat Matius 25, Wahyu 2 dan Wahyu 3..

Wahyu 2:3-4
1. Tidak kenal lelah
Tidak boleh ngomel, tidak boleh marah-marah.. Seperti rasul ketika dianiaya dianggap layak menderita bagi Yesus.. Tapi jangan berarti engkau membuat penderitaan sendiri sehingga engkau merasa layak.. Mengucap syukur, tidak menggerutu.. Jangan mengeluh supaya jangan jadi hamba malas.. Kalau tidak didapati kerja maka tertinggal.. Dalam 24 jam berapa efektif kita? Ketika Tuhan datang, apakah kita didapati tidak kerja malah banyak shopping, tidur, ngegosip. Tidur siang boleh, hanya setengah jam atau satu jam, namun juga jangan beralasan roh penurut daging lemah.. Dalam bahasa aslinya artinya kerja dengan efektif dan menguntungkan. Kalau engkau kerja dengan ketepatan, engkau kerja dengan apa yang Tuhan suka, itu akan sangat menguntungkan, akan sangat berdampak di depan, dan tidak akan sia-sia.. Dengan kerja tambah pintar, dapat uang dan dapat jiwa.

Wahyu 2:5
Seberapa kita cinta kepada Tuhan harus kelihatan. Tradisi di Israel perempuan akan diberi lentera (kaki dian khusus). Lentera tersebut harus dinyalakan di tanah didepan rumah perempuan tersebut. Perempuan harus menjaga dan menyalakan api tersebut sebagai tanda dia sudah tunangan. Yang laki-laki tidak boleh menjemput perempuan sebelum bangun rumah. Kalau belum bisa beli rumah tapi sudah mau menikah, bertobat! Ketika perempuan merasa bosan mungkin terlalu lama sehingga pelita tidak dirawat dan tidak nyala lagi maka ketika laki-laki datang dilihatnya lentera padam maka hubungan selesai, tunangan batal. Tuhan mau setiap hari api kita terus nyala. Ketika dikasih lentera maka laki-laki tidak boleh lebih dari 3 tahun harus menjemput. Apakah sedekat ini Dia datang segera? Lentera sudah dibagikan untuk kita semua.. Jadi, engkau bisa berpikir sendiri, waktunya itu sudah sangat singkat..

Wahyu 2:10
2. Setia
Banyak yang dipanggil tapi sedikit yang dipilih dan lebih sedikit lagi yang setia.. Seberapa kita setia berdoa, baca Firman Tuhan, menginjil? Dulu kita setia, menari harus latihan, mau buat jubah tanya detail. Ada yang ketika mau buat jubah, komplain karena mahal.. Tuhan sangat sensitif dengan jubah.. Salah satu syarat tawanan roh adalah engkau tidak boleh pakai baju sembarangan, karena Tuhan sangat sensitif dengan jubah.. Yang melarang orang memakai jubah yang Tuhan suka, akan berurusan dengan Tuhan! Bertobat kalau ada yang seperti ini! Berdoa, tanya Tuhan harus pakai baju apa, karena itu tanda kita menghormati Dia, itu tanda kalau kita mau berkata kita mau melekat dengan Tuhan, kita tidak mau lolos dari Tuhan.. Jangan main-main dengan urusan jubah! Hidup dalam ketepatan, itu menghormati Tuhan.. Tapi hari-hari ini kita sudah mulai berubah setia.. Tidak tanya sedetail dahulu.. Ingatkan diri jangan sampai kita berubah setia.. Ke surga tidak gandeng-gandengan..

Wahyu 2:13-14
3. Dididik
Biliam adalah nabi peka, tajam, kenal Tuhan, tapi dia sungkan. Seringkali kita sungkan, orang memakai pakaian monster, kita sungkan untuk menegur.. Kita mulai ikut apa yang dunia sodorkan, kalau tidak suap / korupsi tidak kaya, dll. Ada standart pengangkatan. Kredit boleh, asal jangan lebih besar dari aset.. Kalau engkau mau kredit 2 miliar, engkau harus punya aset 3 miliar, agar ketika Tuhan datang, engkau tetap diangkat.. Banyak orang tidak diangkat kalau asetnya tidak sama dengan yang dia pinjam.. Bertobat, ini bukan yang main-main! Pengangkatan hanya sekali, dan jangan menyesal! Ada banyak orang tidak sadar dibunuh. Akar kepahitan, marah, cinta uang dalam 3 bulan membelit. Tidak hanya 1 akar tapi banyak.. Dalam 1 tahun, roh mati, walaupun tubuh dan jiwa hidup. Hal ini yang menyebabkan tidak ingin makan, tidak bisa tidur, inginnya bunuh diri. Bertobat, karena otakmu yang masih jadi Tuhan, sehingga jiwamu lelah.. Mulai tahun ini pertempuran yang menentukan. Iblis akan mengajar anak-anaknya dalam umur 4 tahun untuk menjadi jendral iblis. Buat hidup kita efektif. Serius tidak ada waktu main-main.. Tuhan berkata ke Ibu Iin supaya anaknya umur 4 tahun dipaksa pelayanan, tidur dengarkan pujian audibel, umur 12 tahun harus ngerti firman, umur 15 tahun harus pergi ke kota lain menyiapkan KKR, umur 17 tahun beriman untuk dapat mobil. Iblis latih anaknya, iblis begitu serius, bagaimana dengan kita?

Wahyu 2:19
4. Kerja lebih banyak
Ada banyak orang tidak tumbuh dalam kerja. Dahulu baca alkitab 5 fasal sekarang ya kalau ingat, dahulu kerja ini itu sekarang hanya bisa membayangkan dahulu. Seringkali perhitungan kita salah, sehingga tidak mau melangkah, karena takut rugi.. Semua ada resiko, tapi kalau kita melekat ke Tuhan, Tuhan tidak akan izinkan engkau rugi.. Ada standart pengangkatan. Kerjaan kita harus tumbuh banyak jangan sedikit. Jangan santai supaya jangan tertinggal.. Berkat tidak datang kalau kita tidak keluar, kita takut, dan kalau kita sudah berkata tidak mungkin. Berkat itu kalau kita berkata tidak mungkin, ya mujizat itu juga tidak jalan.. Perkatakan yang positif.. Tambah berapi, jiwa kaya jangan santai. Jangan sampai kita berkata tidak perlu kerja, sekolah, "kan Tuhan mau datang".. Sekolah itu adalah pelayananmu.. Hamba malas tidak diangkat. Tunjukkan level kita berbeda.. Yang masih belum kerja, cari apapun yang bisa dikerjakan.. Kerja dulu, setia dalam perkara kecil, jangan berkata gajinya kecil..

Wahyu 3:4
5. Sikap
Hidup, karakter, attitude adalah jubah kita. Kita sedang rapat jangan main HP. Orang melihat kita dari sikap. Ke kantor, pakai celana 3/4, bertobat! Itu celana orang luar, jangan dipakai untuk ke kantor.. Mengirim pesan melalui BB (BBM) dengan bos/atasan atau gembala kita, jangan pernah PING berkali-kali karena alasan tidak dibalas dll, itu artinya engkau tidak punya karakter yang baik, tidak menghormati atasan.. Anaknya Bu Iin disuruh jadi model parfum tapi harus cium leher wanita, dia menolak karena dia punya prinsip. Tapi dengan prinsip dan sikap seperti itu justru ada tawaran kalau lulus kerja kesini digaji 30jt. Punya prinsip maka bisa dipercaya. Ibu Irene no 1 se-Asia Tenggara pun BBM Bu Iin selalu kalau sudah ada waktu, saya mau bicara. Tidak pernah dia kirimkan PING. Orang diatas Bu Iin tapi dia menunjukkan sikapnya. Seberapa kita orang yang dibawah pemimpin sering kirim ping ketika pesan kita tidak segera dijawab? Siapa kita dan kemana kita, ditentukan oleh sikap kita.

Wahyu 3:10
6. Tekun menantikan Tuhan
Zaman dahulu ratu/raja/pimpinan mempunyai budak tidak perlu berkata aku haus. Hanya dengan "ehmm" budak tersebut memberikannya minum. Presiden Suharto lirik sebuah barang sesampainya di hotel, barang tersebut sudah tersedia dibayar lunas. Ada orang-orang sampai mengerti apa yang harus dilakukan. Sambar setiap kairos Tuhan dengan secepat mungkin hanya dalam hitungan detik.. Kalau engkau mau dapat pengurapan dari seseorang, dan Tuhan sudah tetapkan, Tuhan selalu beri kairos demi kairos.. Kalau engkau bisa lihat ini, tangkap! Lakukan dengan efektif, dan hasilnya akan luar biasa..

7. Murni
Karakter = emas, jubah putih = pelayanan, minyak = zaitun yang diperas keluar. Zaitun murni sangat sehat bisa menghancurkan kolesterol, buang racun, dan tampil lebih muda, karena itu orang Israel selalu pakai zaitun.. Ini juga artinya pengurapan.. Buang racun tiap hari, marah, kecewa, kelemahan, endapan, keras dll. Minta Tuhan selidiki bongkar, jangan ada akar pahit. Minyak harus meluap, tumpang tangan sembuh dll. Menarik hadirat saat Merapi meletus sampai 10 menit tapi sekarang di Gunung Kelud hanya 2 menit. Semakin hari urapan fresh semakin terjadi. Kita jadi saluran bersih atau kotor? Lihat siapa kita, bereskan hati.. Kalau kepahitan tidak cepat dibereskan, itu akan cepat menjalar.. Jangan tunda membereskan hati! Lepaskan pengampunan..

Siapkan diri, masuk level untuk engkau diangkat.. Jangan seperti orang Israel, terus mengalami mujziat, tapi tidak masuk tanah Kanaan.. Hari ini engkau harus berubah!


By: Yohan
Ketika impartasi di Betlehem, Tuhan beri kunci.. Kunci ini adalah kunci untuk mujizat terbesar.. Bukan artinya dapat 1 triliun dalam sedetik, kanker sembuh dalam sehari, tapi bukan itu mujizat yang terbesar, tapi kunci ini mengenai kunci yang bisa membuka apa yang ada di dalam pribadi kita.. Orang yang mengalami hal yang spektakuler dari Tuhan, yang mengalami mujizat sebesar apapun, belum tentu bisa punya kunci ini.. Bangsa Israel sudah mengalami banyak mujizat, 10 tulah, laut terbelah, mereka setelah itu memuji menyembah Tuhan dan menari-nari, namun hanya beberapa hari kemudian mereka komplain lagi, mereka kehilangan iman.. Iman itu apa? Iman yang besar itu bukan yang di luar yang kelihatan.. Bangsa Israel tidak menikmati dan meraih janji Tuhan.. Bagaimana janji Tuhan bisa terjadi? Kunci itu mengenai yang ada di dalam kita.. Kunci ini mengenai jiwa yang "lain".. Mereka (Yosua dan Kaleb) memiliki sesuatu yang berbeda, jiwa yang lain.. Daud setelah menerima pengurapan, Daud mendapat hati yang lain, Roh Tuhan berkuasa dalam hidupnya.. Lain ini bukan berarti yang jelek jadi ganteng, tidak bisa perang jadi bisa perang, tapi itu memang hanya akibat karena yang di dalammu berubah.. Tangkap yang Tuhan berikan ini! Yang paling penting itu yang di dalam kita.. Ada 2 macam iman di Ibrani 11, ada yang mengenai mujizat, mengalahkan musuh, dari yang tidak memiliki anak punya anak seperti Abraham, tapi ada juga iman yang untuk tetap bertahan dalam penderitaan.. Keteguhan hati yang seperti ini, bukan hanya mengenai apa yang kita lihat dan kita dengar.. Bangsa Israel itu yang di dalam dirinya tidak berubah, sehingga masih bisa mengomel dll.. Penyerahan total, apapun yang terjadi, semuanya itu baik, mengucap syukur.. Tawanan Roh, ketika Daud menerima pengurapan Tuhan, berkuasalah Roh Tuhan atas hidupnya.. Saul juga menerima pengurapan, Tuhan mengubah dia juga jadi orang yang lain, tapi akhir hidupnya berbeda karena dia tidak memiliki kunci yang di dalam dirinya itu..


By: Ev. Daniel Krestianto
Daud punya hati yang baik..

Mazmur 51:10
10: Jadikanlah hatiku tahir, ya Allah, dan perbaharuilah batinku dengan roh yang teguh

Yang menangkap itu yaitu Daud. Bahkan Daud itu sepanjang hidupnya menyenangkan hati Tuhan.. Minta saat ini hati yang baru, minta hati Yesus, bukan minta lagi mujizat terjadi.. Kalau hanya sekedar mujizat, tidak ada artinya, tapi harus punya hati yang mengenal Tuhan.. Jangan sekedar tahu..

Hosea 4:6
6: Umat-Ku binasa karena tidak mengenal Allah;

Jangan seperti bangsa Israel, mengalami mujizat, makan makanan yang ilahi (tiap hari makan manna dari SURGA), tapi mereka tetap tidak berubah.. Hari ini, kenali Tuhanmu, dan sungguh bukan kejar berkat, tapi kejar Yesus.. Seringkali kita terkecoh, seringkali kita hanya mengejar berkat.. Mulai hari ini berubah, kejar si Pemberi Berkat..

Apakah benar kita mengasihi Dia dengan murni? Bukan karena ingin berkat, bukan karena ingin sembuh, bukan karena ingin kaya, tapi benar-benar engkau mengasihi Tuhan, benar-benar karena engkau jatuh cinta ke Tuhan? Jangan pernah tipu Tuhan, jangan pernah tipu Yesus.. Seberapa dalam engkau sayang Tuhan, seberapa dalamnya engkau cinta Tuhan? Daud kenal, bukan hanya tahu Tuhannya.. Daud kenal karena kehidupannya, dia menyembah, dia memuji, dia berbicara dengan Tuhan.. Banyak yang hidupnya hanya dalam timbangan keuangan, karena harga dirinya tinggi, ingin dihargai, ingin kaya agar ingin dihargai dan dianggap orang lain.. Justru Yesus datang, Dia dipanggil, Dia mati di Kayu Salib, dan orang yang disalib itu orang yang dianggap rendah, hina.. Bertobat, kejar, dan cari Yesus.. Miliki hati yang murni dan tulus.. Berkat terobosan dll sudah di ambang pintu bagi orang yang hatinya TULUS dan BENAR-BENAR MENGASIHI YESUS, itu turun dan OTOMATIS turun.. Tuhan lihat kita, tidak ada yang tersembunyi.. Banyak yang hatinya sudah beku.. Yesus mengasihimu.. Lepaskan dirimu dari kungkungan setan! Biar setiap kita mendapatkan perkenanan Tuhan.. Mampukan kami, layakkan kami Tuhan.. Biar tidak ada di antara kami yang terhilang..

- ALL BY HIS GRACE - TO GOD BE THE GLORY -
- HIS KINGDOM BE ESTABLISHED IN ALL NATIONS –

Sumber : http://www.bezaleel-uri-hur.blogspot.com/

-------------------------


Minggu, 2 Maret 2014
Ternyata

"Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan! akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di sorga. Pada hari terakhir banyak orang akan berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan, bukankah kami bernubuat demi nama-Mu, dan mengusir setan demi nama-Mu, dan mengadakan banyak mujizat demi nama-Mu juga?Pada waktu itulah Aku akan berterus terang kepada mereka dan berkata: Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan!" - Matius 7:21-23

Berkaitan dengan Rapture atau kedatangan Tuhan menjemput Mempelai Gereja-Nya, hal yang pertama dan yang paling sering diselidiki adalah kapan hal itu terjadi. Sedangkan secara gamblang Tuhan Yesus mengaku bahwa Ia juga tidak tahu, dan hanya Bapa yang tahu. Apalagi dalam kesempatan lain, Ia pernah mengumpamakan bahwa hal itu terjadi seperti seorang pencuri yang datang di malam hari, itu sebabnya Tuhan meminta kita untuk berjaga-jaga.

Namun ternyata Tuhan meminta kita berjaga-jaga bukan saja karena waktunya yang tidak diketahui. Saat ini begitu banyak anak Tuhan, hamba Tuhan dan gereja yang terus menerus meng-update setiap perkembangan sekecil apapun yang mungkin dapat meningkatkan kewaspadaan kita menjelang hari-H dan detik-D akan kedatangan-Nya itu. Mulai dari perkembangan politik, berita ekonomi, kabar perang, perkembangan teknologi, menyimpangnya seni hiburan hingga kabar-kabar bencana alam dan berbagai kabar fenomenal lainnya yang memang memiliki efek sensasional, yang mampu membuat kita tercenung beberapa saat ketika kita membaca atau mendengar semuanya itu.

Mari kita baca dan perhatikan firman di atas sekali lagi:
"Setiap orang bisa berseru: Tuhan! Tuhan! karena mereka percaya Aku ada, namun tidak setiap mereka berkenan kepada-Ku. Bahkan pada hari itu akan lebih banyak lagi orang yang berseru kepada-Ku, jeritan mereka begitu memilukan karena akhirnya mereka kedapatan tertinggal. Mereka mencoba mengingatkan jasa mereka sebab kemarin mereka baru saja mengadakan mujizat di berbagai tempat dan ada yang tadi pagi baru melepaskan seseorang yang kerasukan setan. Padahal semua itu Akulah yang melakukannya, tapi mereka pikir itu jasa mereka. Orang-orang seperti mereka ini hanya bisa Aku manfaatkan tetapi Aku tidak kenal mereka, sebab mereka juga memanfaatkan Aku demi kerajaan mereka sendiri dan BUKAN Kerajaan-Ku!"

Ternyata Tuhan sampai saat ini belum benar-benar berterus terang. Ternyata pada hari itulah Tuhan baru mau benar-benar berterus terang. Jika sampai hari ini Tuhan belum berterus terang kepada kita, apa yang harus kita perbuat? Walau ada beberapa orang yang mengaku bahwa Tuhan telah berterus terang kepada mereka bahwa pada hari itu mereka akan ditinggalkan dan mereka diminta untuk tetap bertahan dalam iman hingga kesudahannya. Namun untuk mereka itu tentu sudah ada pengenalan yang sedemikian rupa antara Tuhan dengan mereka. Lalu bagaimana dengan yang lainnya?

Jadi situasinya ini sungguh serba tidak pasti, selain waktunya hanya Bapa yang tahu, dan kita pun tidak tahu apakah Ia selama ini berterus terang kepada kita atau tidak. Dan seharusnya hal ini membuat kita semakin waspada dan berjaga-jaga. Mungkin setelah Anda membaca tulisan ini Anda akan bertanya-tanya akan penilaian Tuhan terhadap Anda selama ini. 

Sekarang coba bayangkan jika Tuhan datang secara pribadi kepada masing-masing Anda dengan bertanya, "Menurut kamu, ketika Aku datang nanti, apakah Aku akan menjemput kamu?" Dan jika sungguh Tuhan dalam segala keberadaan-Nya bertanya demikian kepada Anda, jawaban apakah yang dapat Anda berikan kepada-Nya?

Ternyata ... Ia memiliki pemahaman, penilaian dan perasaan yang sedemikian rupa terhadap masing-masing kita. Termasuk terhadap sikap kita, perkataan kita, perbuatan kita, penyesalan kita, penderitaan kita, kelemahan kita, kebanggaan kita, kekhawatiran kita dan seterusnya.

Ternyata ... Ia sesungguhnya menyimpan segalanya tentang kita dan semua itu baru dapat Ia berikan ketika kita mulai peduli dengan hati-Nya dan mengejar pribadi-Nya lebih dari apapun. Dan semuanya Ia simpan selama ini bukan karena Ia tidak peduli dengan kita, namun karena kita terlalu cuek dengan-Nya.

Ternyata ...  Ia harapkan kita waspada dan terjaga dengan hati dan perasaan-Nya, sehingga pada saatnya nanti Ia datang tidak sebagai pencuri, melainkan sebagai kekasih.

Sumber : windunatha.blogspot.com
  
-------------------------

Minggu, 23 Februari 2014
Rajawali Tidak Makan Bangkai - Petrus Agung
Dan ketika Anak Domba itu membuka meterai yang keempat, aku mendengar suara makhluk yang keempat berkata: “Mari!”. Dan aku melihat: sesungguhnya, ada seekor kuda hijau kuning dan orang yang menungganginya bernama Maut dan kerajaan maut mengikutinya. Dan kepada mereka diberikan kuasa atas seperempat dari bumi untuk membunuh dengan pedang, dan dengan kelaparan dan sampar, dan dengan binatang-binatang buas yang di bumi. (Why 6: 7-8)
Adapun makhluk yang pertama sama seperti singa, dan makhluk yang kedua sama seperti anak lembu, dan makhluk yang ketiga mempunyai muka seperti muka manusia, dan makhluk yang keempat sama seperti burung nasar yang sedang terbang. (Why 4: 7)
Dalam terjemahan lain dikatakan kuda kuning hijau sebagai pale house (kuda pucat). Secara global maut akan meraja-lela dan mematikan banyak orang. Tapi yang dibahas kali ini dalam hubungan antara kuda pucat dan rajawali.
Luk 17: 32-37 – Tuhan memberikan peringatan bahwa menjelang akhir jaman akan ada mayat dan bangkai, di situ berkerumun burung nasar. Para ahli berdebat, karena sebagian berkata bahwa itu bukan rajawali, karena rajawali tidak bergerombol dan tidak makan bangkai. Tapi menurut teks aslinya sangat mungkin itu rajawali.
Kita adalah generasi rajawali Tuhan, dan rajawali tidak di desain untuk makan bangkai.
Rajawali yang makan bangkai umurnya tidak bisa panjang. Maka artinya Tuhan memperingatkan kita semua: saat ada begitu banyak kematian, kita sebagai rajawalinya Tuhan tidak makan bangkai. Karena ini menentukan apakah kita menjadi pasukan Tuhan yang kuat, atau kita suatu saat kita akan terhentikan. Yesus adalah roti yang hidup, dan pasukan rajawali Tuhan harus makan roti yang segar dari Tuhan setiap hari, dan tidak boleh makan bangkai/ sesuatu yang mati.
Tak berkesudahan kasih setia TUHAN, tak habis-habisnya rahmat-Nya, selalu baru tiap pagi; besar kesetiaan-Mu! (Rat 3: 22-23)
Kita bisa memilih apa yang kita “makan” setiap pagi: berita-berita jelek dan buruk, atau firman Tuhan.
Rajawali berhadapan dengan pilihan untuk makan bangkai saat lemah dan tidak punya kekuatan untuk berburu. Sesuatu yang bergerak dan harus diburu membutuhkan kekuatan, kelincahan, dan energi yang besar.
tetapi orang-orang yang menanti-nantikan TUHAN mendapat kekuatan baru: mereka seumpama rajawali yang naik terbang dengan kekuatan sayapnya; mereka berlari dan tidak menjadi lesu, mereka berjalan dan tidak menjadi lelah.(Yes 40: 31)
Pada usia tertentu rajawali mengalami fase yang menyakitkan. Dia mencari tempat terpencil, lalu bulu-bulunya mulai rontok, bahkan sering harus mencabut bulunya sendiri dengan paruhnya. Kukunya pun mulai rontok. Beberapa saat kemudian barulah kuku dan bulu tumbuh kembali. Semua bagian yang sudah tidak berfungsi, digantikan oleh yang baru. Jika pulih, cakar dan kuku tumbuh baru, dan dia siap hidup sekian puluh tahun kemudian. Tidak semua rajawali sanggup melakukan hal ini.
Ada orang yang punya bulu-bulu lama di hidupnya yang belum dicabut: pengalaman dan trauma di masa lalu, dikecewakan di waktu lalu. Semua itu harus dicabut dan dibuang. Jika “bulu yang lama” dibiarkan tidak dicabut, maka yang baru tidak bisa muncul.
Jika tidak bisa melepaskan kepahitan yang lama, maka kekuatan yang baru tidak kita dapatkan
Rajawali yang sehat mampu terbang melayang di atas badai. Rajawali yang tidak alami peremajaan akan ketakutan dan memilih tinggal di bawah.
Perlu proses pengampunan, berdamai dengan Tuhan, berdamai dengan orang yang melukai kita. Seringkali orang Kristen terluka, tapi yang jadi sasaran kemarahan adalah Tuhan.
Padahal untuk masuk ke surga yang dibutuhkan adalah nama Yesus. 2000 tahun yang lalu Yesus sudah jalani semuanya untuk keselamatan kita.


Kita perlu melewati peoses-proses yang menyakiitkan: pengampunan, berdamai dengan Tuhan, berdamai dengan siapapun yang kita anggap telah melukai kita.
Seringkali orang Kristen terluka atau dirugikan oleh orang lain, tapi yang jadi sasaran kemarahan dan kepahitan adalah Tuhan. Padahal untuk masuk ke surga yang dibutuhkan adalah nama Yesus, bukan karena nama orang-orang lain yang sudah melukai kita.
Jangan korbankan surga kita karena satu-dua nama orang yang mengecewakan dan menyakiti kita.
Keselamatan kita sudah ditanggung Yesus, seharusnya kita berterima kasih sepanjang hidup kita


Kecewa terhadap beberapa orang Kristen adalah hal yang wajar. Karena yang membutuhkan tabib/ dokter adalah orang sakit. Orang yang datang kepada Yesus sadar bahwa dirinya sakit karena dosa. Maka benturan antar sesama pasien itu wajar, karena dokternya Yesus, dan bukan mereka. Jika ada benturan, jangan buang “dokter”nya.
Dunia mengharapkan kita seperti Kristus, tapi seringkali beberapa orang masih “sakit”
Rajawali yang tidak bisa mencabut hal-hal lama dari hidupnya, dia tidak lagi memiliki kekuatan yang dibaharui. Maka akibatnya tidak bisa berburu, kelincahan dan keberaniannya hilang.
Jika salah satu rajawali lemah, rajawali yang lain akan mencoba membantu dengan memberikan daging segar di dekatnya. Tapi jika sudah terlalu lemah, maka akan berhenti, ditinggalkan temannya, dan mulai makan bangkai atau binatang yang sudah mati.


tetapi yang kesukaannya ialah Taurat TUHAN, dan yang merenungkan Taurat itu siang dan malam. Ia seperti pohon, yang ditanam di tepi aliran air, yang menghasilkan buahnya pada musimnya, dan yang tidak layu daunnya; apa saja yang diperbuatnya berhasil. (Mzm 1:2-3)
Orang Kristen yang menjauh dari Tuhan, firman Tuhan tidak lagi menarik. Tidak mau ke gereja karena merasa bisa mengikuti via internet, karena tidak mau bertemu orang yang menyakitinya.
Kecenderungannya mereka kemudian lebih suka mencari berita buruk tentang orang lain, gosip terbaru, dll. Berita-berita buruk harus kita kebaskan, karena tidak akan membangun iman kita. Jika kita suka hal-hal seperti itu, kita adalah rajawali yang sakit.


Kesaksian:
Pak Agung mendapat mobil dari Pak Yusak. Malamnya Pak Agung mimpi bahwa Pak Yusak berperang sebagai infanteri/ jalan kaki, dan kendaraan yang digunakan p Agung adalah milik p Yusak. Maka mobil itu dikembalikan ke Pak Yusak. Pak Agung bersyukur berhasil lulus saat melewati ujian ini: baik saat menerima maupun mengembalikan mobil. Ini terjadi sekitar 3 tahun yang lalu.

Tuhan beri mobil Jaguar ke Pak Agung tahun 2005. Sebulan terakhir Pak Agung sempat terlintas untuk ganti mobil, sebagai bagian persiapan pernikahan anaknya. Dengan bantuan teman-temannya, Pak Agung men-survey beberapa mobil, dan akhirnya memilih salah satu mobil.


Ada dua cara untuk mendapatkan sesuatu yang kita inginkan:
Tidak ada dana, lalu berdoa dan hadapkan ke Tuhan, hingga di suatu titik mendapatkan sesuatu dari Tuhan.
Diberkati limpah, sehingga saat ingin sesuatu bisa langsung membeli.


Cara pertama lebih aman karena hati kita terjaga. Sedangkan jika kita menggunakan kehendak bebas (freewill) kita, resikonya kita lakukan hal yang salah. Tuhan mau kita menikmati hal kedua, tapi dengan hati yang tidak bergeser dari Tuhan, selalu bertanya lebih dulu apakah Tuhan berkenan dengan yang kita inginkan.
Pak Agung bermimpi berada di istana yang pilarnya warna emas bening. Di tengahnya ada tahta Tuhan, atmosfir ruangan itu adalah kebaikan Tuhan (grace of God), dan semua yang berada dalam ruangan itu menangis, terharu dan tersungkur. Pak Agung merasa bahwa pemberian Tuhan terlalu banyak dibanding apa yang telah dikerjakan. Tuhan suka dengan sikap hati “tahu diri”, dan sikap hati itu yang membuat Pak Agung menerima banyak dari Tuhan.
Wujud dari mimpi di atas: seseorang menyelesaikan semua pembayaran mobil baru Pak Agung.


Jika Tuhan ingin memberi, tidak jadi masalah apakah kita punya uang atau tidak.
Menjelang Tuhan datang, banyak bangkai di sekitar kita. Rajawali yang sakit akan bergerombol makan bangkai, dan mati dalam sekejap. Yesus adalah roti hidup, kita harus makan roti hidup yang segar/ fresh setiap hari.
Hentikan semua yang membawa berita bangkai. Makan hanya dari Firman Tuhan yang hidup !
Sabtu sore – Minggu pagi – minggu sore 1-2 Maret 2014 – ps Bill Wilson
akhir Maret – ps John Avanzini
Mei – ps Kong Hee
Juli 22-23 – ps Benny Hinn



Sumber : http://web.keluargarhema.com/ 

-------------------------


IFGF Palembang, 23 Februari 2014
By: Ev. Daniel Krestianto

Ini sudah di ambang pintu.. Maranatha itu sudah sangat dekat.. Waktunya sudah sangat dekat.. Hari-hari ini Tuhan buat keputusan demi keputusan..
Yang terbaik yang akan dilaksanakan untuk orang yang dikasihiNya.. Jangan berpikir "masih lama", "ah umurku masih lama".. Kenapa? Karena ada satu nuansa yang hari-hari ini akan berjalan, ada keputusan2 yang akan berjalan bagi tiap-tiap pribadi..
Di waktu-waktu yang tertinggi, di puncak-puncak engkau di dalam Tuhan, kalau Tuhan lihat itu paling baik dalam hidupmu, Tuhan akan bawa kita pulang.. Engkau yang masih ingin dunia, yang masih ingin hidup di dunia, pasti akan "keder".. Di surga itu jauh lebih indah, jauh lebih enak, jauh lebih dahsyat daripada yang ada di dunia saat ini.. Jangan pernah berpikir kalau engkau masih ingin di dunia..
"TAWANAN ROH"... Tawanan Roh ini tidak akan main-main.. Kita akan menjadi seperti tawanan.. Kalau dahulu kita jadi tawanan itu yang kita tidak mau tapi kita lakukan, kalau sekarang, tawanan roh itu sebenarnya di dalam Yohanes 15, tinggal di dalam Tuhan, dan Tuhan di dalam kita.. Kenapa? Karena kalau tidak jadi tawanan Roh Kudus, kita tidak akan pernah bisa tinggal di dalam Tuhan.. Untuk apa kita tinggal di dalam Tuhan? Agar karya Yesus di kayu salib jadi untuk hidup kita, masuk dalam hidup kita, sehingga kita tidak harus lagi membayar..

Cari Tuhan benar-benar! Yesus sudah berkorban di kayu salib, Dia sudah beri jalanNya, tinggal di dalam Tuhan, sehingga apa yang sudah Tuhan bayar itu jadi milik kita.. Tapi untuk menuju, menikmati semua yang sudah tersedia, cuma hanya bisa lewat satu jalan, yaitu jadi tawanan Roh Kudus, masuk dan ingin jadi tawanan Roh Kudus.. Mulai dari saat ini, bukan aku, tapi THY WILL BE DONE.. Banyak kejadian-kejadian yang tidak bisa kita mengerti.. Banyak kali kita bertanya, kenapa itu semua terjadi? Tapi kita harus tetap berkata, apapun yang terjadi Tuhan tetap baik, THY WILL BE DONE.. Tuhan ingin kita menikmati yang namanya kebesaran Tuhan, semua Firman jadi kenyataan, kini semuanya kesenangan-kesenangan daging dikikis, makin engkau dalam, makin engkau hidup dalam Dia, kita masuk dalam dimensi-dimensi yang lain, itu yang menyebabkan mujizat, apapun yang tidak mungkin itu terjadi dalam hidup kita..
Ketika kita ingin jadi tawanan Roh, ada 10 statement bagaimana kita bisa menjadi tawanan Roh, mulai dari mata, telinga, otak kecil, dll..

FROM: Instagram @P (sensor)
 
Tidak boleh melakukan yang tidak Tuhan suka, mulai dari beli baju, tas, apapun, harus tanya Tuhan.. Harusnya di sini mulai mengikuti hal ini.. Semua sesuatunya sudah ditata rapi dengan Tuhan, hingga setiap baju yang kita pakai pun harus dipakai dengan ketepatan.. Kalau kita mau tenggelam, jadi satu dengan Tuhan, masuk dalam ketepatan, melakukan apapun tanya Tuhan, mau beli apapun tanya Tuhan..
Doa pagi.. Sekarang sudah waktunya engkau doa pagi.. Tidak boleh lebih dari jam 5.. Segala sesuatu bukan sebuah keharusan, tidak wajib, setiap ini adalah tawaran, pilihan, tergantung engkau mau meresponi atau tidak, itu tidak masalah.. Biar tidak cuma dari mulut kita berkata "I love You, Lord", tapi kita juga berani berkorban, berani bayar semua harganya.. Secara teori, secara hitungan tidak masuk akal, semua seperti terlalu cepat, tapi Tuhan punya perhitungan.. Ini zamannya masuk level raja-raja, perhitungan demi perhitungan terjadi, tidak cuma asal ambil langkah..
Misalnya mau ke gereja hujan, ada yang beralasan, roh memang penurut, daging lemah, ada yang berasalan kan ada streaming, yang penting hati.. Ini waktunya kita kerja keras, tanggalkan yang namanya daging! Tidak ada yang namanya mengasihi diri sendiri.. Beranikah berkata THY WILL BE DONE tanpa ada pemikiran, tanpa komplain?

Matius 25:1
1:  "Pada waktu itu hal Kerajaan Sorga seumpama sepuluh gadis, yang mengambil pelitanya dan pergi menyongsong mempelai laki-laki.

10 gadis datang, membawa pelitanya MENYONGSONG kedatangan mempelai laki-laki.. Apakah kita cuma duduk diam, tinggal di rumah, berkata "Tuhan, berkati aku?".. Firman TUhan berkata, ambil pelita, menyongsong mempelai laki-laki.. Ini artinya ada sesuatu yang dikerjakan, ada penyaliban daging, ada pengorbanan.. Menyongsong itu artinya kita harus kejar, harus cari, harus menuju, bukan hanya menerima jadi..

Matius 25:2-4
2: Lima di antaranya bodoh dan lima bijaksana.
3: Gadis-gadis yang bodoh itu membawa pelitanya, tetapi tidak membawa minyak,
4: sedangkan gadis-gadis yang bijaksana itu membawa pelitanya dan juga minyak dalam buli-buli mereka.

Kenapa dibilang bijaksana? Kenapa tidak dibilang yang bodoh dan yang pintar? Karena ini Firman untuk kedatangan Yesus yang kedua kalinya, terjadi di saat-saat ini.. Sadar tidak sadar, kita sedang ada 2 jalan di depan kita, ada persimpangan.. Satu jalan gadis bodoh, satu jalan gadis bijaksana.. Yang bodoh bawa pelita tapi tidak bawa minyak cadangan, yang bijaksana bawa pelita dengan minyak cadangan.. Orang yang bijaksana hari-hari ini adalah orang yang banyak main "hitungan", bukan pertimbangan.. Berbeda antara perhitungan dengan pertimbangan.. Kita harus belajar menghitung segala sesuatunya, karena kita sudah harus masuk di level raja-raja.. Raja itu bijaksana, semua dihitung.. Maksudnya dihitung seperti apa? Misalnya kita punya uang 1 Miliar, kalau misalnya kita belikan mobil 1 Miliar, uangnya habis, atau beli mobil yang harganya 600juta, masih ada 400juta. Ini yang namanya berhitung.. Bukannya kita beli yang 1 Miliar, setelah itu berkata "Sisanya beriman", karena memang sudah keinginan untuk membeli mobil tersebut, sehingga dipaksakan.. Pertimbangan itu "maju atau tidak ya?", ini dipertimbangkan karena ada kekuatiran, ketakutan, itu yang harus dibuang! Kalau engkau diberi hikmat untuk berhitung, dasarnya bukan kuatir, tapi dasar sikap hatimu itu engkau ingin hidup dalam ketepatan! Ini yang dikatakan gadis yang bijaksana..

Sekali Tuhan berkata sesuatu, ya lakukan.. Semua karakter, sifat, harus disesuaikan ada di level raja-raja.. Cara berhitungmu, harus seperti raja-raja, apapun yang Tuhan suruh, lakukan!

5 gadis bijaksaa ini berhitung, mereka sudah memprediksi, sehingga mereka membawa minyak cadangan..

Matius 25:5-6
5: Tetapi karena mempelai itu lama tidak datang-datang juga, mengantuklah mereka semua lalu tertidur.
6: Waktu tengah malam terdengarlah suara orang berseru: Mempelai datang! Songsonglah dia!

Ini sudah sebentar lagi Dia datang.. Setuju tidak setuju, sebentar lagi Tuhan datang..
Tuhan itu sangat real.. Bangkit, songsong Mempelaimu.. Maju, melangkah, lakukan segala sesuatu dengan ketepatan, imanmu akan bangkit.. Banyak yang setan ingin hancurkan, misalnya dengan kekecewaan.. Kita harus punya iman, bahwa apapun yang terjadi itu baik.. Mulai saat ini, jaga mulutmu, jangan berkata sia-sia! Ketika engkau berkata sia-sia, setan bisa langsung menuntut.. Sala satu syarat menjadi tawanan Roh yaitu mulut harus dikekang, jangan berkata sia-sia..
Pelayanan malaikat masih bekerja hingga saat ini, tpai berapa orang yang mengaktifkan dan menggunakan ini?
Kekristenan itu bukan agama, tapi adalah hidup dengan Kristus, masuk, tenggelam lebih gila lagi dengan Tuhan! Yang penting Tuhan suka!

Yesus mengasihi Palembang..
Bukti kalau kita bisa hidup di level raja-raja itu ada kenaikan dalam hidup kita..

Biar sungguh terjadi, THY WILL BE DONE.. Mungkin sampai hari ini kita belum mengerti apa baiknya, tapi kami tetap berkata Engkau baik, itu yang terbaik bagi kami.. Bawa kami terus masuk dalam kedalaman.. Firman tidak akan kembali dengan sia-sia, tapi akan tumbuh dan berakar dalam hidup kita.. Biar setiap yang ingin jadi tawanan Roh Kudus, biar Tuhan yang dengar doamu, yang mau berkata apapun harganya demi Tuhan disukakan, disenangkan, yang utama itu Tuhan..


- ALL BY HIS GRACE - TO GOD BE THE GLORY -
- HIS KINGDOM BE ESTABLISHED IN ALL NATIONS –

Sumber : http://www.bezaleel-uri-hur.blogspot.com/

-------------------------


AoC Bandung, 18 Februari 2014
By: Ev. Iin Tjipto

Tuhan tahu waktu kita sudah sangat-sangat sedikit.. Kalau misalnya Daud diproses dan punya waktu cukup panjang untuk menyelesaikan destinynya, demikian juga dengan Abraham, Musa, Yosua, tapi kita adalah generasi terakhir yang punya waktu sangat-sangat pendek, sehingga itu Tuhan curahkan segalanya, Tuhan mau kita pakai semuanya sehingga kita dalam waktu yang singkat menyelesaikan segala sesuatu. Tapi masalahnya seringkali banyak anak Tuhan yang tidak tahu apa yang jadi bagiannya, tidak tahu apa yang jadi haknya, tidak tahu bagaimana untuk memakai semua yang Tuhan sudah sediakan, biar kita mengerti kalau waktuNya sudah sangat singkat, kita pakai semuanya supaya kemuliaan dan rencana Tuhan dalam hidup kita selesai..

1. Tuhan beri 7 Roh yang ada di hadapannya

Wahyu 1:4
4: Dari Yohanes kepada ketujuh jemaat yang di Asia Kecil: Kasih karunia dan damai sejahtera menyertai kamu, dari Dia, yang ada dan yang sudah ada dan yang akan datang ,dan dari ketujuh roh yang ada di hadapan takhta-Nya,

Kita butuh 7 roh ini, ada roh Tuhan, ada roh hikmat, roh pengertian, roh keperkasaan, roh takut akan Tuhan, roh nasehat.. Kalau ini semua tidak kita aktifkan, maka seringkali hidup kita banyak miss, tidak tepat di target.. Tiap pagi perkatakan, minta Tuhan tudungi dengan 7 Roh Allah, paksa supaya 7 Roh Allah itu membawa kita seperti yang Tuhan mau. Roh takut akan Tuhan itu akan sangat-sangat berguna untuk hidupmu.. Kalau orang yang tidak punya roh takut akan Tuhan, ketika dia kecewa dengan manusia, ketika doa tidak dijawab, dia akan mudah berkata sembarangan.. Hidup kita itu tiap tarikan nafas tergantung Tuhan, kalau Tuhan buat kita sesak nafas saja sudah sengsara.. Atau misalnya ketika ke wc ingin buang air kecil atau buang air besar, itu pun bergantung dengan Tuhan, dan engkau tidak akan berani berkata sembarangan, tidak akan berani mengeluh dan menghakimi orang lain.. Di Alkitab ada 5 gadis bodoh, ada 5 gadis bijaksana, tapi tidak ada yang jahat.. Yang bijak dia pakai hidupnya dengan benar, pakai uangnya dengan benar, karena takut akan Tuhan.. Yang bodoh, dia pakai semuanya sembarangan.. Tetap berkata, semua terpujilah nama Tuhan.. Minta itu dalam hidupmu, maka hidupmu akan berbeda, caramu bersikap dan berpikir akan berbeda sekali.. Engkau cukup berkata "TUHAN, TUDUNGI AKU, PAKSA AKU, DAN BIARLAH 7 ROH ALLAH ITU MELINGKUPI HIDUPKU HARI DEMI HARI.."

2. Tuhan beri 7 malaikat

Wahyu 1:20
20: Dan rahasia ketujuh bintang yang telah kaulihat pada tangan kanan-Ku dan ketujuh kaki dian emas itu: ketujuh bintang itu ialah malaikat ketujuh jemaat dan ketujuh kaki dian itu ialah ketujuh jemaat."
 
1) Mikhael, memimpin ratusan ribu malaikat-malaikat perang, malaikat-malaikat pertahanan, malaikat-malaikat yang menangkap dari Tuhan untuk membuat terobosan besar. Ketika engkau merasa ada suatu peperangan besar, engkau tinggal berkata, "Tuhan. aku minta malaikat Mikhael dan salah satu pasukannya untuk membuat terobosan dan membantu peperangan.."
2) Gabriel, khusus untuk membawa berita, mandat, penghiburan, sukacita, kabar-kabar ajaib, nubuatan-nubuatan..
3) Malaikat perjanjian, mengawal setiap janji Tuhan dalam hidup kita, menuntun hingga janji Tuhan itu genap dan tuntas.. Banyak anak Tuhan yang tidak mengaktifkan malaikat perjanjian ini.. Cara mengakifkannya, tinggal ingatkan janji Tuhan, "Tuhan, engkau pernah berjanji, sekarang saya berkata malaikat perjanjian, kerjakan apa yang Tuhan janjikan" dan engkau akan lihat itu ajaib..
4) Malaikat penolong, ada beberapa waktu di hidup kita itu kita butuh penolong..
5) Malaikat yang dalam badai
6) Malaikat api
7) Malaikat puting-beliung

Waktunya sudah sangat singkat, kita butuh malaikat Tuhan, kita butuh untuk menyelesaikan sangat banyak dari apa yang harus dikerjakan..


3. Tuhan beri berkat 7 jemaat
Setiap jemaat ada berkatnya sendiri-sendiri..
1) Efesus, sumur cinta, kedalaman cinta..
2) Smirna, kesetiaan..
3) Pergamus, tahan uji, mata yang tertuju kepada Tuhan, tetap setia sampai akhir..
4) Sardis, mempelainya..
5) Filadelfia, mendapat kunci Daud, apa yang dibuka tidak bisa ditutup, apa yang ditutup tidak bisa dibuka, sebenarnya tidak cuma itu, tapi ada berkat di dalam setiap jemaat..
6) Laodikia, beli emas, beli minyak, beli kain putih..
7) Tiatira

Berapa banyak dari kita yang bisa percaya Firman, tanya, dan lakukan.. Banyak orang yang mempersulit dirinya sendiri, membatasi dirinya sendiri, membuat Alkitab menjadi begitu rumit sehingga dia tidak dapat apa-apa.. Terima Firman, dan lakukan..

Pelajari berkat 7 jemaat, jangan sampai engkau punya berkat, tapi disimpan.. Banyak anak Tuhan tidak tahu memakai jatah yang Tuhan beri, tidak tahu memakai semua berkat dan warisan yang Tuhan beri, tidak bisa memakai haknya.. Bedakan antara bijaksana, cara memakai uang, dan memakai berkat Tuhan.. Pakai semua malaikat, berkat Tuhan, karena waktunya sudah sangat singkat.. Ini butuh terobosan besar.. Banyak orang tidak mengerti haknya sehingga diri mereka miskin.. Terlalu banyak yang Tuhan sediakan, tapi terlalu sedikit yang dinikmati oleh anak-anak Tuhan.. Ada yang tidak diperkati, malah marah, karena mereka tidak pakai hikmat, ada yang jadi bulan-bulanan iblis, marah, padahal mereka tidak pernah pakai senjata.. Ada yang hidupnya tidak jadi kesaksian, tapi jadi batu sandungan.. Pakai semua ini, biar hidupmu jadi berkat, jadi teladan, dan memuliakan Tuhan..


4. Ada 7 Materai
Wahyu 5:1
1: Maka aku melihat di tangan kanan Dia yang duduk di atas takhta itu, sebuah gulungan kitab, yang ditulisi sebelah dalam dan sebelah luarnya dan dimeterai dengan tujuh meterai.

Salah satu materai yang paling penting dan ajaib adalah darah Yesus.. Ketika engkau menghadapi sesuatu dan engkau butuh untuk legal agar tidak bisa diganggu atau dibatalkan, itulah engkau butuh materai, demikian juga di alam roh.. Misalnya di tempat yang sering kecelakaan, ketika engkau perangi, belum engkau materaikan, itu cuma bersih beberapa saat.. Perjanjian itu harus dimateraikan, dan salah satu materainya adalah darah Yesus.. Banyak anak Tuhan yang malas buat perjanjian.. Pada saat engkau berjanji, berjalan, berdoa tidak spesifik, maka iblis mainkan itu.. Mari teliti! Mari belajar spesifik! Belajar dengan tepat, karena iblis selalu cari celah untuk bisa membatalkan, mengambil keuntungan.. Jangan beri iblis kesempatan.. Hari-hari ini belajar berdoa spesifik.. 

Paksakan rencanaMu itu dalam bidang apa? Karena ada di titik-titik dimana engkau bisa tidak konsekuen, dan ketika itu terjadi, reaksi di dalammu itu marah, dan itu membatalkan dan membuat iblis menuntut engkau ketika marah seperti Kain, Saul, Musa, harus menerima hukuman.. Ada banyak orang tidak belajar mengenai hukum-hukum Tuhan.. Umat Tuhan binasa karena tidak memiliki pengenalan.. Minta roh hikmat.. Roh hikmat dan pengertian membuat engkau mengerti bagaimana harus berdoa, minta Tuhan tuntun untuk perkataanmu tetap dan dimateraikan..

Materai Roh Kudus..Tanya Roh Kudus.. Kalau engkau mengikuti yang namanya ketepatan, itu akan ajaib.. Kalau kita berjalan dengan ketepatan, itu akan berbeda.. Ketepatan itu sangat penting, dan ketepatan itulah kita bersama dengan Roh Kudus.. Salah satu ketepatan adalah tindakan profetik.. Orang Kristen seringkali tidak tahu kenapa harus sering perjamuan.. Ini tindakan profetik sesuai yang Tuhan mau..

7 cawan, 7 gunung, dll..
Semuanya tidak untuk kepentingan kita, tapi untuk kepentingan orang.. Kalau motivasimu salah, semuaya akan berbeda.. Malaikat itu tidak akan pernah bisa digerakkan kalau engkau tidak melakukan apa yang Tuhan mau.. Hidupmu kalau tidak di dalam hadirat Tuhan, tidak menyembah Tuhan, bahkan malaikat tidak tahan di dekat engkau, dan sebaliknya.. Semakin tinggi pangkatmu, malaikatmu semakin banyak.. Ketika engkau beri perintah dan tidak sesuai dengan kehendak Tuhan, itu juga tidak akan bekerja.. Tidak ada yang bisa tanpa anugrah Tuhan.. Minta Tuhan topang kita dengan anugrahNya, minta Tuhan bawa kita terbang dengan sayap anugrah..

- ALL BY HIS GRACE - TO GOD BE THE GLORY -
- HIS KINGDOM BE ESTABLISHED IN ALL NATIONS -

Sumber : http://www.bezaleel-uri-hur.blogspot.com/

-------------------------


AoC Bandung, 17 Febuari 2014
By: Ev. Iin Tjipto

Mulai Januari itu 4 kuda ini sudah dilepaskan, dan kita harus sungguh-sungguh waspada..

Ada 4 kuda yang sudah dilepaskan di tahun ini:

1. Kuda putih, ini adalah roh penyesat..

Wahyu 6:1-2
1: Maka aku melihat Anak Domba itu membuka yang pertama dari ketujuh meterai itu, dan aku mendengar yang pertama dari keempat makhluk itu berkata dengan suara bagaikan bunyi guruh: "Mari!"
2: Dan aku melihat: sesungguhnya, ada seekor kuda putih dan orang yang menungganginya memegang sebuah panah dan kepadanya dikaruniakan sebuah mahkota. Lalu ia maju sebagai pemenang untuk merebut kemenangan.

Ini kuda putih bukan kuda putih yang nanti dipakai Yesus.. Ketika kuda ini dilepaskan, akan banyak anak-anak dunia dan anak-anak Tuhan menjadi stress dan kehilangan banyak hal.. Iblis memanahkan segala panah kejahatan..
Mulai 2014 adalah tahun peperangan besar, akan ada 6 tahun peperangan besar, untuk meruntuhkan gereja, bahkan bintang-bintang harus dibuat jatuh.. Tahun-tahun ini jendral2 Tuhan akan berhadapan langsung dengan jendral-jendral iblis.. Ada atura di dunia roh, untuk engkau jadi jendral bintang 1, minimal 7 tahun dididik, setiap malam diajari macam2, kalau mau jadi raja/ratu, butuh minimal 14 tahun.. Bahtera setelah dididik 7 tahun baru masuk ke bangsa-bangsa, dan kalau engkau ikut intensif acara bahtera selama 7 tahun ini, itu baru bisa masuk ke bintang 1.. Banyak orang yang tidak mengerti jalan Tuhan, bisanya hanya marah..

Roh penyesat ini masuk ke gereja-gereja.. Gereja-gereja di tiap kota itu sudah terlihat oleh iblis, yang penyembahannya bagus itu seperti mercusuar, ketahuan sekalipun dilihat dari jauh di alam roh, lalu kalau gereja yang sangat on fire, yang sangat menyala-nyala, itu seperti tiang api.. Kalau iblis belum jendral bintang 2, mereka tidak bisa masuk ibadah bahtera, karena akan manifestasi, karena ibadah bahtera itu seperti tiang api.. Jendral setan yang bintang 1 itu bisa bawa 500 setan, bintang 2 bisa 1000 setan.. Tapi kita percaya yang ikut kita itu lebih besar dari mereka, dan kita juga bisa memerintahkan malaikat..

Cara kerjanya roh penyesat itu ketika dia masuk ke greja, mereka lihat yang bintang-bintang di gereja..

Daniel 12:3
3: Dan orang-orang bijaksana akan bercahaya seperti cahaya cakrawala, dan yang telah menuntun banyak orang kepada kebenaran seperti bintang-bintang, tetap untuk selama-lamanya.

Kalau engkau hidup bijaksana, engkau itu bercahaya seperti cakrawala.. Tapi kalau engkau membawa banyak jiwa, menginjil, memuridkan, engkau itu termasuk bintang-bintang.. Biar tidak ada yang malas menginjil, tidak ada yang malas ke bangsa-bangsa.. Engkau itu harus jadi bintang, tapi jadi bintang itu banyak resiko, jadi incaran jendral-jendral iblis.. Kalau engkau itu terang tapi tidak ada terang lagi, engkau akan dibuang, jadi tidak ada pilihan lain, semua kita harus jadi bintang..

Roh penyesat ini ketika masuk ke kebaktian, ketika dia melihat yang tidak bercahaya di gereja, dia tahu kalau orang itu tidak akan berdampak, jadi akan diabaikan, tapi yang dilihatnya bercahaya, roh ini akan suruh roh lain untuk mengikuti mereka kemanapun mereka pergi.. Selama engkau tidak buka celah, mereka tidak akan menyerang engkau, karena akan ada pengcoveran.. 

Jadi ketika itu engkau yang bintang ini akan diganggu setan, dia buat kejadian aneh-aneh, dan ketika itu dia akan membisikkan sesuatu yang sepertinya benar, namun sebenarnya itu bisikan setan kepadamu, misalnya mobil disenggol, iblis membisikkan "sudah diurapi, sudah didupain, tapi masih saja disenggol", dan kalau engkau diam, artinya engkau setuju dengan perkataan setan itu, ketika engkau setuju, itu lubang, dan panah setan akan ditembakkan, dan akan masuk akar kepahitan, kemarahan, dll.. 

Kenapa kata akar? Karena akar itu akan cepat bertumbuh, kalau passion kita tidak menyala, kalau tidak cepat bertobat, dan cuma butuh 3 bulan untuk sinar itu hilang, dan butuh cuma 1 tahun untuk mati rohani, dan bintang itu sudah jatuh.. Hati-hati dengan roh penyesat! Roh penyesat bukannya berkata "berzinah, berzinah", tapi bukan seperti itu, karena itu sudah jelas! Roh penyesat itu separuh kebenaran yang membuat engkau berpikir terbalik! Misalnya engkau ditantang Pak Daniel untuk memberi, roh penyesat itu berkatanya, "nabur lagi, uang lagi, ujungnya duit".. Kalau engkau berpikir benar, engkau akan berkata kalau kesempatan menabur itu seperti investasi, karena Tuhan yang akan lipatgandakan taburanmu.. Roh penyesat itu membuat engkau berpikir seperti dirampas, dirampok.. 

Hari-hari ini kalau engkau taruh uangmu dalam kerajaan Allah, berkatmu ajaib! Penyesat itu selalu memutarbalikkan! Banyak orang terbalik, misalnya ketika jemaatnya pergi ke gereja lain, dibilangnya mencuri domba.. Jangan sampai akar kemarahan itu membelit dirimu! Kalau orang itu "waras", orang itu akan bisa berpikir positif dan benar, tapi kalau tidak "waras", akan banyak komplain, marah, menyesatkan, dan membuat separuh kebenaran..
Hari-hari ini, roh penyesat ini akan disebar begitu rupa.. Waspada, karena pertempuran dengan setan sedang sangat memanas!
Waktu itu ada yang peperangan di Venezuela, mereka disuruh perang di sungai naga merah, itu airnya merah, tapi mereka sempet tidak lakukan ssuatu, jadinya yang di Bontang airnya jadi merah, itu serangan..

Angka 7, 7 cawan, 7 malaikat, 7 prjanjian, 7 kaki dian, 7 bintang, itu hari-hari ini harus diaktifkan..

Roh penyesatan hanya bisa dilawan dengan confess, perkatakan firman.. Misalnya ada suara apapun, "kamu tidak dianggap", lawan dengan "oh puji Tuhan, upahku besar di surga".. Jangan biarkan suara itu membuat engkau berhenti dengan Tuhan, karena akar kepahitan yang ditembakkan..


2. Kuda merah padam

Wahyu 6:3-4
3: Dan ketika Anak Domba itu membuka meterai yang kedua, aku mendengar makhluk yang kedua berkata: "Mari!"
4: Dan majulah seekor kuda lain, seekor kuda merah padam dan orang yang menungganginya dikaruniakan kuasa untuk mengambil damai sejahtera dari atas bumi, sehingga mereka saling membunuh, dan kepadanya dikaruniakan sebilah pedang yang besar.

Roh ini tugasnya mengambil yang namanya shalom, diambil yang namanya damai sejahtera..
Ini adalah roh pemecah, ini adalah roh huru-hara.. Hari-hari ini suami istri gampang sekali untuk berpecah, menurut data di dunia ini dari 2 keluarga yang tercatat sebagai suami istri, 1 keluarga tidak beres, artinya saling menyakiti, marah, selingkuh, bercerai.. Anak-anak sakit hati dengan orang tua, orangtua tidak bisa mengerti, miss komunikasi dengan anak-anak, para pemimpin dibuat punya gap, terpisah dari anak buah, dan anak buah dibuat keluar dari tudungnya, dan ini harus dilawan dengan yang namaya COOL SPIRIT!
Hari-hari ini, ingat ini.. Begitu banyak perpecahan, orang bisa mudah miss komunikasi, karena ada iblis di tengah, iblis yang membisikkan, hingga yang engkau dengar tidak sepenuhnya benar.. Iblis bisa pakai segala sesuatu untuk membuat engkau terpecah belah..
Betapa banyak orang yang maunya selalu maunya sendiri, selalu berpikir apa yang disodorkan iblis..
Kita ini generasi tanpa wajah, cuma Tuhan yang dimuliakan! Kerajaan Tuhan dan kehendak Tuhan harus ditegakkan, tidak penting kita dikenal atau tidak!
Setiap pagi minta Tuhan beri cool spirit, hati yang tenang, shalom, dan engkau akan lolos dari segala sesuatu..


3. Kuda Hitam

Wahyu 6:5
5: Dan ketika Anak Domba itu membuka meterai yang ketiga, aku mendengar makhluk yang ketiga berkata: "Mari!" Dan aku melihat: sesungguhnya, ada seekor kuda hitam dan orang yang menungganginya memegang sebuah timbangan di tangannya.
6: Dan aku mendengar seperti ada suara di tengah-tengah keempat makhluk itu berkata: "Secupak gandum sedinar, dan tiga cupak jelai sedinar. Tetapi janganlah rusakkan minyak dan anggur itu."

Kuda hitam, ini roh kemiskinan.. Bukan cuma uang, tapi juga attitude, sikap.. Ada orang yang sangat miskin soal attitude, tingkah lakunya jelek sekali, mukanya cemberut, responnya kasar, malesnya setengah mati.. Alkitab berkata, orang yang malas itu pasti miskin.. Ini miskin attitude ini parah.. Ada kemiskinan yang lain, miskin ilmu, bodoh, tidak mau baca buku, tidak mau belajar, tidak mau dengar kaset khotbah, itu bodoh.. Ada yang miskin dalam roh, spirit, sehingga tidak ada urapan, sangat lemah.. Bagaimana engkau bisa jadi kaya secara spirit? Dengar lagu yang diurapi, bisa sambil kerja, sambil pasang lagu, sambil masak, sambil menyembah Tuhan.. Penyembahan itu kunci memperkaya spirit.. Ada yang miskin cinta, kerjanya kesepian, berpikirnya butuh jodoh, mellow, "hidup ini sendiri, tak ada yang mengerti", merasa tidak diperhatikan, dll.. Ada yang sudah menikah dan merasa suaminya sudah tidak sayang.. Cintai Tuhan, dan cintai banyak orang.. Ketika engkau cinta Tuhan, belajar cintai orang lain, itu sama seperti engkau menabur cinta, dan engkau akan menuai sangat banyak.. Apa yang Tuhan minta, betapapun itu  mustahil, kalau kita punya cinta ke Tuhan, kita akan usahakan semua yang Tuhan mau itu.. Belajar memberi yang terbaik! Tanya selera Tuhan, beri yang terbaik..

Di belakang tahta Tuhan itu ada air terjun, dan mengeluarkan pelangi, warnanya bisa berubah-ubah, selalu muncul mahkota, hati.. Jalannya ada yang full emas, ada yg seperti bata tersusun, tapi bata itu sebagian permata, emas, perak, dan itu bagus sekali.. Di surga juga ada tempat latihan perang.. Ada orang-orang bahtera yang sudah meninggal, dipaksa latihan perang.. Sampai di surga pun, menangkap ketepatan apa yang Tuhan mau, itu yang paling sulit.  Ketika engkau sampai level jendral, prosedural itu engkau sudah harus tahu, dan tahu persis setidaknya harus tahu ayat, ada perjanjian yang dibatalkan, ada pemetaan, dll, dan setelah itu, tetap kita harus pakai ketepatan, dan makin hari ini tidak makin gampang, tapi makin susah.. Antara membaca waktu, Tuhan, iblis, manusia, dan itulah ketepatan, harus membaca segalanya.. Untuk melayani itu butuh satu pelajaran ini, yang namanya KETEPATAN.. Kalau hari-hari ini engkau belajar ketepatan, belajar.. Hari-hari ini kejar Tuhan, dan engkau akan kaya dengan buah roh, kaya dengan cinta . Hari-hari jangan simpan uangmu, tapi kalau engkau punya kesempatan memberkati, itulah yang jadi investasi untuk engkau cepat diberkati..

Ketika desember, para penari mahanaim mengambil keputusan untuk melatih kepekaan, dan semuanya masing-masing disuruh membawa sesuatu barang yang cukup berharga buat mereka, yang penting dan spesial mereka harus doakan itu, dan mereka harus beri kepada orang yang tepat sebagai tanda mereka menabur.. Tidak boleh yang biasa, tapi harus yang sakit.. Mereka juga berkata kalau mereka selama ini cuma tahu nari, tapi tidak ingat korban, kami tidak mau tarian kami hanya jadi show, tapi mau panggung kami diubahkan jadi mezbah untuk Tuhan, mau berkorban yang paling sakit, ada yang bawa gitar, iPad, uang dollar, sepatu, dll, jadi ketika penyembahan, barangnya ini dibawa dan ditabur ke jemaat dan jalan dalam ketepatan, jadi ketika itu jemaat yang terima ada yang langsung nangis, dll.. Mereka yang menabur dalam ketepatan, tidak sampai sebulan, semua balik, dan baliknya double sampai triple porsi.. Ada yang memberi handphone nokia, walau tidak terlalu bagus, dia memberi dengan menangis, dan ketika pulangnya dia dapat iPad.. Dalam setengah jam, nabur handphone, dapat iPad.. Ada yang memberi sepatu yang terbaik, dia nangis karena menabung setahun untuk beli itu, ketika pulang, dia pergi ke suatu tempat, ada undian, dan dia menang undia motor.. Ada yang menabung untuk beli jam selama 2 tahun, dia beri ke seorang pemimpin, ketika dia pulang, ada orang datang dan memberi dia jam yang 2x lebih mahal dari jamnya.. Ketika itu demonstrasi investasi Tuhan yang sangat ajaib.. Tuhan kembalikan semuanya dengan cepat, kalau engkau melakukan dengan ketepatan, Tuhan akan kembalikan dengan luar biasa..

Belajar dalam ketepatan.. Show harus berhenti, panggung harus jadi mezbah, harus jadi korban, tapi saat itu mereka tidak berpikir sama sekali kalau korban yang ditabur itu akan dikembalikan, mereka hanya berpikir sbuah kehormatan kalau bisa meletakkan, memberi, dan berkorban, dan saat itulah kuda hitam bisa dikalahkan, dan ini jadi dupa yang harum untuk Tuhan..

Jangan sampai kita melayani, tapi pelayanan kita miskin, dan pelayanan kita bisa miskin kalau isinya hanya rutinitas, kalau isinya cuma show, kalau isinya cuma seperti apa yang kita mau, bukan seperti apa yang Tuhan mau.. Mari naik ke next level.. Buat hidupmu kaya..


4. Kuda hijau kuning

Wahyu 6:7-8
7: Dan ketika Anak Domba itu membuka meterai yang keempat, aku mendengar suara makhluk yang keempat berkata: "Mari!"
8: Dan aku melihat: sesungguhnya, ada seekor kuda hijau kuning dan orang yang menungganginya bernama Maut dan kerajaan maut mengikutinya. Dan kepada mereka diberikan kuasa atas seperempat dari bumi untuk membunuh dengan pedang, dan dengan kelaparan dan sampar, dan dengan binatang-binatang buas yang di bumi.

Waspadai roh maut.. Hati-hati dengan yang namanya kematian iman.. Kalau Tuhan datang di akhir zaman pun Dia berkata, akankah didapatkan iman di bumi? Waspadai kematian kasih, karena Yesus berkata di akhir zaman kasih akan jadi pudar.. Waspadai kematian penyembahan, karena semua bisa menjadi suam-suam kuku.. Kalau gereja sudah jadi rutinitas dan suam, mereka akan dimuntahkan keluar.. Ini roh maut.

Hati-hati, karena kematian bisa menggerogoti.. Kematian ini bisa disimbolkan dengan:

1. Pedang
Perkataan.. Pedang Roh adalah Firman Tuhan.. Leher ini seperti penyimpanan senjata, perkataan seperti pedang yang tajam.. Hati-hati dengan perkataan.. Kalau orang normal, itu ada 1 trilyun sel di otak, kalau kena trauma, itu hingga 5 milyar sel mati.. Setiap perkataan yang tajam, keras, yang menusuk dan menyakitkan hati, itu mematikan, dan kurang lebih akan mematikan 1 milyar sel.. Jangan sampai perkataan kita membunuh orang lain.. Jangan biarkan iblis membunuh dengan perkataan..

2. Kelaparan
Banyak orang yang tidak percaya Tuhan karena merasa tidak diberkati, dan itu namanya mereka lapar diberkati, dan kelaparan itu yang membunuh imannya.. Ada yang lapar untuk menikah sehingga menjual imannya.. Ada yang lapar belas kasihan.. Ada yang lapar dipuji.. Ada yang lapar dihormati hingga marah karena merasa tidak dihormati.. Ini bisa membunuh! Ketika Yesus lapar, iblis datang dan berkata kepada Yesus untuk mengubah batu jadi roti..

Ketika engkau "lapar":
1) Saat itulah iblis akan datang
2) Engkau akan disodorkan sesuatu yang engkau paling inginkan dengan cara iblis, bukan dengan cara Tuhan
3) dan iblis akan membuat engkau menggunakan otoritas/karunia untuk kepentinganmu, mendapatkan yang engkau mau itu, bukan untuk kepentingan Tuhan..
Ini tidak gampang, ini ujian Tuhan Yesus, dan ini ujian di akhir zaman..
3. Sampar
Sampar itu penyakit menular, hari-hari ini sedang banyak virus mematikan.. Di alam roh, iblis juga sedang menyebarkan virus, virus curiga, dll.. Gereja bisa saling benci, dan itu virus.. Ada virus persaingan, virus kemarahan.. Kebaskan semuanya, minta puting beliung Tuhan membersihkan..
4. Binatang-binatang buasHari-hari ini engkau akan menghadapi orang-orang yang dalam tanda kutip di dalamnya seperti ada binatang buas, ada yang seperti harimau yang ingin menerkam, beruang yang tidak mau mengalah dan rakus, ular yang menipu, dll.. Waspada!

Kalau kita menghadapi itu (iblis), ujungnya yang menentukan itu seberapa kita di dalam Tuhan, karena kuasa dan otoritas itu sungguh nyata.. Kalau kita aktifkan otoritas, setan tidak akan bisa mendekati.. Jangan merasa bisa dengan kekuatanmu sendiri.. Hari-hari ini pakai kekuatan Tuhan, bukan kekuatan manusia..

Biar kita makin dewasa, makin tumbuh di dalam Tuhan, dan 4 kuda ini tidak boleh mendekat ke hidup kami, tidak boleh ke keluarga dan ibadah kami, tidak boleh masuk dan mengganggu hidup kami, kami keluar sebagai pemenang, kami terbang tinggi bagai rajawali, dalam nama Tuhan Yesus!

---------------------------------------------------------------------------------------------

Ev. Daniel Tjipto

Ini sudah waktunya, ini bukan main-main.. Tuhan mau kita next level, karena kedatangan Tuhan sudah sangat singkat! Bangkit, raih, next level! Jangan pakai kekuatan sendiri.. Berharap pada Tuhan, mengandalkan Tuhan, dan engkau akan terluput.. Jangan berpikir engkau bisa atau tidak, karena Tuhan sudah siapkan untuk engkau bisa raih itu..
Ketika engkau menabur, bukan masalah jumlah, banyaknya, tapi tentang KETEPATAN! Ada 5 roti 2 ikan (12 bakul), ada yang 7 bakul, dan yang 7 bakul itu untuk orang di luar Israel.. Sudah ada yang bersaksi mengalami tuaian berlipat kali ganda ketika menerima dan menangkap mengenai 7 bakul itu.. Jika kita hidup dalam ketepatan, kita akan menuai dengan luar biasa dan cepat, karena Tuhan tidak mau berhutang.. Engkau investasi, engkau langsung dapat sesuatu.. Minta Tuhan mampukan kita untuk hidup dalam ketepatan..

- ALL BY HIS GRACE - TO GOD BE THE GLORY -
- HIS KINGDOM BE ESTABLISHED IN ALL NATIONS –

Sumber : http://www.bezaleel-uri-hur.blogspot.com/

-------------------------


IFGF Palembang – Minggu, 9 Februari 2014
Tema Sebulan: Thy Will Be Done - Ps. Robert Lie

Matius 6:9-10
9: Karena itu berdoalah demikian: Bapa kami yang di sorga, Dikuduskanlah nama-Mu,
10: datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga.

Mengundang kerajaan Tuhan hadir dalam hidup kita.. Dalam sebuah kerajaan, ada esensi penting, yaitu ada rajanya, ada rakyatnya..
Yang tadinya di dalam hidupmu engkau yang mengaturnya sendiri sesuai kehendakmu, sesuai hakmu sendiri, tapi ketika engkau berkata Thy will be done, artinya engkau mengundang Yesus memerintah dan berdaulat atas hidupmu, artinya tidak ada lagi kehendakmu yang jadi, tapi kehendak Tuhan.. Ketika kita berkata biar bukan kehendak kita, tapi kehendak Tuhan, itu tidak mudah..

Orang yang tidak mengerti kehendak Tuhan adalah orang yang bodoh..

Efesus 5:17
17: Sebab itu janganlah kamu bodoh, tetapi usahakanlah supaya kamu mengerti kehendak Tuhan.
Kita harus mengerti kehendak Tuhan. Banyak yang cuma ngomong Thy will be done, tapi apakah engkau mengerti apa itu kehendak Tuhan? Seringkali kita tidak mengerti, sehingga kita menjadi orang Kristen yang bodoh karena tidak mengerti kehendak Tuhan dalam hidup kita..

Thy will be done.. Kehendak Tuhan itu tidak mudah untuk dilakukan, kehendak kita dengan kehendak Tuhan itu seperti langit dan bumi.. Semua kehendak Tuhan yang kita lakukan itu belum tentu orang lain mengerti, dan itu resikonya

Kita harus mengerti kehendak Tuhan.. Kalau tidak mengerti, kita ya disamakan dengan orang bodoh.. Banyak orang yang bodoh karena dijajah setan, terus dikuasai setan sehingga menjadi orang Kristen yang bodoh dan tidak mengerti kehendak Tuhan.. Tuhan kita itu Bapa, Dia punya seluruh isi dunia, tapi kalau kita sebagai anaknya tidak mengerti, jadi sama seperti gembel, dan itu bodoh sekali, karena Tuhan yang punya segala isinya.. Tidak ada bapak yang kaya tapi anakya melarat, dan itu aneh.. Orang yang tidak mengerti kehendak Tuhan, itu bodoh..

1 Kor 1:27
27: Tetapi apa yang bodoh bagi dunia, dipilih Allah untuk memalukan orang-orang yang berhikmat, dan apa yang lemah bagi dunia, dipilih Allah untuk memalukan apa yang kuat,
Yang menurut orang lain itu orang bodoh, belum tentu bodoh menurut Tuhan, tapi justru kalau engkau tidak mengerti kehendak Tuhan, engkau yang bodoh.. Apalagi kalau engkau mendengar kehendak Tuhan dan engkau tidak melakukannya, itu juga bodoh..

Ada 4 hal mengenai orang yang bodoh:

1. Orang yang mendengar Firman tapi tidak melakukannya, itu orang yang bodoh

Matius 7:26
26: Tetapi setiap orang yang mendengar perkataan-Ku ini dan tidak melakukannya, ia sama dengan orang yang bodoh, yang mendirikan rumahnya di atas pasir.
Engkau membangun rumahmu dengan dasar apa? Ada yang membangun dengan dasar uang, dll.. Ada banyak orang yang tidak melakukan Firman, padahal sudah mendengarnya, dan itu sama saja dengan orang bodoh.. Kalau engkau mengejar uang, uang itu akan pergi, tapi kalau engkau mengejar Tuhan, Tuhan akan perintahkan uang itu akan datang kepadamu.. Kalau engkau mendengar baik-baik perintah Tuhan dan melakukannya, engkau akan menjadi kepala dan bukan ekor, hidupmu akan terus naik dan tidak pernah turun.. Engkau mendirikan rumah di atas dasar apa? Kalau engkau bangun di atas pasir, memang bisa sepertinya jadi lebih dahulu, namun ketika badai itu datang, rumah itu akan rubuh.. Orang yang melekat kepada Tuhan walau kerjaannya sedikit tidak jelas, tapi pasti jelas, karena uangnya dari Tuhan..

Matius 6:33
33: Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.
Kalau engkau cari Tuhan habis-habisan, engkau akan mendapatkannya..

1 Sam 12:20b
20: .... tetapi janganlah berhenti mengikuti TUHAN, melainkan beribadahlah kepada TUHAN dengan segenap hatimu.
Orang yang berhenti mencari Tuhan, itu orang yang bodoh, entah beralasan apapun, sibuk kerja, dll, kalau berhenti dan meninggalkan Tuhan, oarng itu bodoh..

Yakobus 5:12
12: Tetapi yang terutama, saudara-saudara, janganlah kamu bersumpah demi sorga maupun demi bumi atau demi sesuatu yang lain. Jika ya, hendaklah kamu katakan ya, jika tidak hendaklah kamu katakan tidak, supaya kamu jangan kena hukuman.
Kalau engkau diajar terus-menerus tapi tidak ada respon, engkau sama saja orang yang mati..

2. Orang yang tidak punya cadangan minyak itu orang yang bodoh

Matius 25:1-135 gadis bijaksana menyiapkan minyak cadangan, 5 gadis bodoh tidak punya..
Minyak itu berbicara tentang Roh Kudus, pengurapan.. Kalau engkau tidak di dalam 2 hal ini ketika Tuhan datang, ya hati-hati, tidak diangkat..

Virgin olive oil itu kualitas pertama, dan ini minyak yang paling baik.. Minyak ini sangat penting bagi orang Yahudi.. Minyak yang levelnya paling rendah, itu yang digunakan untuk masak.. Yang level kedua itu untuk penerangan lampu, dan tingkatan yang paling tinggi itu hanya untuk Bait Allah, itu digunakan minyak yang khusus itu.. Kalau kita tidak punya minyak, kita tidak akan bisa jadi terang..

3. Orang kaya tanpa ibadah itu orang yang bodoh

Lukas 12:16-21
16: Kemudian Ia mengatakan kepada mereka suatu perumpamaan, kata-Nya: "Ada seorang kaya, tanahnya berlimpah-limpah hasilnya.
17: Ia bertanya dalam hatinya: Apakah yang harus aku perbuat, sebab aku tidak mempunyai tempat di mana aku dapat menyimpan hasil tanahku.
18: Lalu katanya: Inilah yang akan aku perbuat; aku akan merombak lumbung-lumbungku dan aku akan mendirikan yang lebih besar dan aku akan menyimpan di dalamnya segala gandum dan barang-barangku.
19: Sesudah itu aku akan berkata kepada jiwaku: Jiwaku, ada padamu banyak barang, tertimbun untuk bertahun-tahun lamanya; beristirahatlah, makanlah, minumlah dan bersenang-senanglah!
20: Tetapi firman Allah kepadanya: Hai engkau orang bodoh, pada malam ini juga jiwamu akan diambil dari padamu, dan apa yang telah kausediakan, untuk siapakah itu nanti?
21: Demikianlah jadinya dengan orang yang mengumpulkan harta bagi dirinya sendiri, jikalau ia tidak kaya di hadapan Allah. "
Banyak orang kaya yang bodoh, karena tidak mencari Tuhan.. Sia-sia kalau mengumpulkan dan menimbun harta tapi tidak beribadah dan takut akan Tuhan.. Biar harusnya dengan kekayaanmu engkau memberkati orang lain.. Seharusnya orang Kristen itu hidup dalam berkelimpahan, tapi kita harus juga menambah ibadah dengan Tuhan, baru hidup kita ada arti..

4. Orang yang meninggalkan Tuhan adalah orang yang bodoh

Yeremia 2:19
19: Kejahatanmu akan menghajar engkau, dan kemurtadanmu akan menyiksa engkau! Ketahuilah dan lihatlah, betapa jahat dan pedihnya engkau meninggalkan TUHAN, Allahmu; dan tidak gemetar terhadap Aku, demikianlah firman Tuhan ALLAH semesta alam.
Jangan meninggalkan Tuhan, bangun komitmen untuk mau mengerti kehendak Tuhan.. Kejahatanmu akan menghajar engkau, dan kemurtadanmu akan menyiksa engkau!
Bagaimana engkau bisa berkata Thy will be done tapi engkau tidak mengerti kehendak Tuhan?

Biar kita bukan jadi orang yang bodoh, tapi orang yang bijaksana sehingga kita bisa berkata Thy will be done..

- ALL BY HIS GRACE - TO GOD BE THE GLORY -
- HIS KINGDOM BE ESTABLISHED IN ALL NATIONS -

Sumber : http://www.bezaleel-uri-hur.blogspot.com/

-------------------------


AoC Bandung, 3 Februari 2014
Tongkat Otoritas - Pdt. Lukas Kusuma

Tuhan sedang mencurahkan otoritasNya pada anak-anak Tuhan.. Tapi masalahnya banyak orang yang ketika menerima tongkat otoritas itu, tongkat otoritas tersebut seperti tidak ada fungsinya.

2 Raja-Raja 4:31
31: Adapun Gehazi telah berjalan mendahului mereka dan telah menaruh tongkat di atas anak itu, tetapi tidak ada suara, dan tidak ada tanda hidup. Lalu kembalilah ia menemui Elisa serta memberitahukan kepadanya, katanya: "Anak itu tidak bangun!"

Gehazi adalah bujangnya Elisa.. Seorang wanita sunem dengan suaminya yang merupakan seorang pengusaha, mereka mengundang Gehazi dan Elisa makan.. Mereka membangun loteng untuk mereka tinggal ketika mereka datang di kota itu.. Pada akhirnya ketika anaknya meninggal, dia ditaruh di loteng tempat biasa Elisa tinggal di rumahnya, dan ketika itu Gehazi telah diberikan tongkat oleh Elisa untuk menumpangkan tangan ke atas anak itu, hingga akhirnya Gehazi dengan putus asa datang kembali ke Elisa dan berkata kalau anak itu tidak bangun.. Tongkat berbicara tentang otoritas / kuasa.. Mengapa otoritas yang Gehazi sudah terima tidak bisa mendatangkan mujizat? Padahal Gehazi memiliki arti nama yang luar biasa, yaitu valley of vision, lembah penglihatan.. Namun kenapa tidak mengalami otoritas dari Elisa? Hal ini sama seperti Yesus ketika mengalami transfigurasi dan bertemu dengan Elia dan Musa, dan 9 murid lainnya didatangi oleh seorang wanita yang membawa anaknya, mereka mendoakan namun tidak ada efeknya, hingga akhirnya Yesus sendiri yang menghardik dan mengusir setan tersebut.. Hari-hari ini banyak anak Tuhan yang mengalami hal seperti ini, yang seolah-olah sudah menerima urapan, otoritas dari Tuhan, sudah didoakan Hamba Tuhan dll, tapi kenyataannya dalam hidupnya tidak mengalami mujizat, seolah-olah kuasa Tuhan "macet" dalam hidupnya dan tidak mengalami breakthrough..

Yosua berjalan dalam mujizat yang lebih dahsyat dari Musa, misalnya ketika di Sungai Yordan, tembok Yerikho, peperangan dimana matahari pun tunduk dengan otoritas yang ada di dalam diri Yosua..
Elisa menangkap otoritas dari Elia.. Kenapa Yesus bertemu Musa dan Elia? Dia bertemu para mentor yang menghasilkan anak yang hebat, Musa menghasilkan Yosua, dan Elia menghasilkan Elisa..
Namun setelah Elisa mati, pengurapan itu tidak bisa dialirkan kepada Gehazi, hingga urapan itu dibawa ke kubur Elisa.. Ini persoalan yang dialami banyak anak Tuhan..

Pelari estafet, 1 grup itu 4 orang.. Pelari pertama lari sangat kencang, dan suatu titik dia harus serahkan pada pelari yang kedua, dan seterusnya hingga pelari ketiga.. Namun seberapa hebatnya pelari kesatu, kedua, dan ketiga, semuanya akan tergantung pada pelari keempat, karena jika pelari keempat jadi lambat, capek, semua perjuangan pelari sebelumnya akan sia-sia.. Tidak lama lagi Tuhan Yesus akan datang.. Mungkin orang pertama bisa mewariskan ke orang kedua, misalnya Elia ke Elisa, namun Gehazi tidak bisa menangkap otoritas dari Elisa, bahkan keluarga Gehazi mengalami kusta..

Mengapa banyak anak yang tidak bisa menggunakan otoritas yang telah diterima? Mengapa banyak yang tidak bisa mewarisi anugrah, otoritas, kekayaan rohani yang ada di generasi sebelumnya?
Karena Gehazi tidak cukup kuat.. Tidak cukup kuat.. Kita memang tidak punya kekuatan apa-aa, hanya bisa bergantung pada kekuatan Tuhan, tapi bukankah setelah kita menerima anugrah, Tuhan sendiri yang berkata: "Jadilah kuat?"

Gehazi tidak cukup kuat dalam hal apa?

1. Gehazi tidak cukup haus akan pengurapan Tuhan
Banyak yang melayani hanya haus akan pujian, haus akan kedudukan, haus akan kekayaan, haus akan pengakuan, dan sebagainya.. Gehazi tidak pernah tercatat sekalipun haus akan pengurapan Tuhan, tidak seperti Elisa yang begitu haus pada pengurapan Tuhan yang ada dalam hidupnya Elia.. Haus dan kejar Tuhan sendiri dan pengurapannya..

Kisah Para Rasul 1:8
Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi."

Kuasa dalam bahasa artinya dunamis, the power to perform miracles, kuasa untuk membuat mujizat.. Kalau engkau terima ini, engkau akan mampu untuk membuat mujizat dari Tuhan, dan hidupmu pasti benar-benar akan mengalami breakthrough..
Jangan suka menghakimi kalau engkau belum mengalami..
Bukan memberhalakan orangnya, tapi ketika engkau melihat ada hal yang kuat dari hamba Tuhan, ingini urapan Tuhan itu dengan kuat! Miliki kekuatan untuk haus akan pengurapan Tuhan..

2. Gehazi tidak cukup beriman kepada Tuhan
Tongkat otoritas tidak akan bekerja jika tidak dipakai dengan iman.. Ketika Elia melemparkan jubahnya kepada Elisa, bahkan Elisa meninggalkan semuanya dan mengikuti Elia tanpa tahu jelas apa yang akan dia terima nantinya.. Tapi Elisa mengikuti dia dengan iman.. Kalau engkau tidak punya cukup iman untuk percaya pada Tuhan, hanya bergantung pada manusia, itu akan sangat berbahaya sekali..

Matius 13:58
58: Dan karena ketidakpercayaan mereka, tidak banyak mujizat diadakan-Nya di situ.

Orang Nazaret tidak punya cukup iman sehingga mujizat tidak terjadi di sana..

1 Yoh 5:4
4: sebab semua yang lahir dari Allah, mengalahkan dunia. Dan inilah kemenangan yang mengalahkan dunia: iman kita.

Iman itu perlu dilatih, seperti otot yang perlu dilatih, perlu latihan.. Iman juga seperti itu, harus dilatih.. Pengurapan tidak akan bekerja tanpa iman.. Iman dilatih dari hal yang tidak masuk akal..
Gehazi tidak punya iman, padahal tongkat Elisa sudah ada di tangannya..

3. Gehazi tidak cukup TAHAN menderita
Ada banyak anak-anak Tuhan yang tidak cukup tahan menderita.. Seringkali generasi penerus hanya tinggal menerima segala sesuatu dengan enak tanpa mengalami pergumulan dan tantangan yang dialami generasi sebelumnya, dan hal inilah yang seringkali membuat tongkat otoritas itu tidak berguna.. Elisa mengabdi pada Elia selama 10 tahun, dia sudah terbukti tahan menderita. Ketika Elia akan diangkat ke surga pun Elisa sudah berkali-kali diusir oleh Elia.. Kalau dia ini orang yangtidak kuat menderita, dia akan tersinggung, kecewa.. Hamba Tuhan pun tetap manusia, tapi kita dibentuk, diproses, gesekan antarpelayan dan jemaat.. Ketika kita dibentuk, diproses, apa yang jadi responmu?

Yakobus 1:12
Berbahagialah orang yang bertahan dalam pencobaan, sebab apabila ia sudah tahan uji, ia akan menerima mahkota kehidupan yang dijanjikan Allah kepada barangsiapa yang mengasihi Dia.

Harus tahan uji.. Harus menang..
Mahkota berbicara apa? Otoritas.. Harus tahan uji!
Yang masih mental kerupuk, bertobat! Kita generasi terakhir ini sedang dipersiapkan, kalau engkau mudah marah, kecewa, jengkel, pahit hati, tersinggung, engkau akan ketinggalan.. Roh Kudus digambarkan seperti burung merpati, karena dia tidak punya empedu, tidak ada yang pahit di burung merpati.. Kita sebagai anak Tuhan juga tidak ada yang boleh pahit!

4. Gehazi tidak cukup kuat menghadapi godaan
Elisa bisa menghadapi godaan ketika jendral Naaman membawa persembahan, dia tidak terima.. Kita harus tahu bagian / jatah mana yang jadi bagian kita, bagian mana yang Tuhan berkenan atau tidak.. Sementara Gehazi melihat dan mengejar Naaman, berbohong, dan dia mengambil semuaya itu dan menyimpannya di kemahnya hingga dia dan anak-anaknya mengalami kusta.. Kita harus punya kekuatan untuk menang dari setiap godaan..

- ALL BY HIS GRACE - TO GOD BE THE GLORY -
- HIS KINGDOM BE ESTABLISHED IN ALL NATIONS –

Sumber : http://www.bezaleel-uri-hur.blogspot.com/

-------------------------


Senayan – Minggu, 2 Februari 2014
Pdt. DR. Ir. Niko Njotorahardjo

PERTANDA KEDATANGAN TUHAN YESUS SUDAH SEMAKIN DEKAT

      Saya tiba di Yerusalem pada tgl 13 Januari, bertepatan dengan hari pemakaman dari Ariel Sharon, mantan Perdana Menteri Israel yang sejak Januari 2006 mengalami koma dan meninggal. Delapan tahun ia mengalami koma, jadi koma pada bulan Januari 2006 dan meninggalnya pun bulan Januari 2014. Ariel Sharon adalah seorang yang sangat dihormati di Israel. Di sana saya juga bertemu dengan hamba-hamba Tuhan lainnya yang tiba-tiba kita membicarakan tentang akhir zaman. Ada beberapa hal yang dikemukakan dalam pembicaraan tersebut, antara lain:

1.  Nubuatan Rabbi Yitzak Kaduri
      Ada seorang Rabbi Orthodox senior yang bernama Yitzhak Kaduri yang juga meninggal tahun 2006 setelah Ariel Sharon koma. Yitzhak Kaduri meninggal pada usia 108 tahun. Yitzhak Kaduri adalah orang Orthodox dan bagi orang Orthodox  mendengar nama Yesus itu alergi-nya bukan main. Memang secara keseluruhan orang Israel pun kalau dengar Nama Yesus ’alergi’, apalagi yang Orthodox seperti ini. Menjelang hari dipanggilnya Yitzhak Kaduri oleh Tuhan, dia bercerita kepada para pengikutnya bahwa dia didatangi oleh Mesias. Sekali lagi kalau kita mendengar tentang Mesias, bagi kita Mesias kita adalah Tuhan Yesus, tetapi bagi mereka itu bukan Tuhan Yesus. Yitzhak katakan bahwa Mesias itu berkata kepadanya, ”Nanti Aku akan datang tidak lama setelah meninggalnya Ariel Sharon”.  Lalu dia menuliskan satu pesan seperti surat wasiat dan berkata, ”Ini boleh dibuka 1 tahun setelah kematianku. Sebelum 1 tahun tidak boleh dibuka”. Akhirnya tahun 2006 beliau meninggal, apa yang terjadi? Satu tahun kemudian surat wasiatnya itu dibuka dan ternyata dia menulis pernyataan, ”Mesias orang Israel Namanya Yehoshua (Yosua)...., yaitu YESUS!” Selama ini mereka tidak tahu siapa Mesias-nya itu, tetapi setelah beliau menuliskan bahwa Mesias yang ditunggu orang Israel namanya adalahYehoshua (Yosua) atau Yesus  maka gemparlah di sana. Dan beliau juga katakan bahwa Mesias akan datang tidak lama setelah meninggalnya Ariel Sharon. Saudara, kalau mendengar ini jangan langsung di reject, tetapi terima dulu. Sebab kalau Saudara menolak yang seperti ini hari-hari ini maka rugi sendiri dan bisa-bisa tidak ikut dalam pengangkatan. Tetapi kalau orang yang berkata, ”Tuhan, terima kasih Engkau berbicara lagi melalui cara ini....”, itu artinya kita semakin waspada dan makin berjaga-jaga dan Saudara akan ikut dalam pengangkatan. Tetapi kalau ada orang yang acuh tak acuh mendengarkannya, berhati-hatilah!  Mungkin Saudara belum pernah terpikir kalau sampai tidak ikut dalam pengangkatan. Sekarang banyak buku yang keluar tentang hal itu, salah satunya adalah: ”Apa yang Terjadi Jika Anda Tidak Terangkat”.

2.  Laporan NASA
     NASA, badan antariksa Amerika mengeluarkan satu pernyataan bahwa tahun 2014 – 2015 akan terjadi 4 (empat) kali Blood Moon, yaitu gerhana bulan yang berwarna merah seperti darah; 2x di tahun ini dan 2x di tahun 2015, total 4x sehingga mereka sebutkan dengan Tetrad. Ini berkaitan dengan nubuatan yang tertulis dalam Yoel 2:30-31, “Aku akan mengadakan mujizat-mujizat di langit dan di bumi: darah dan api dan gumpalan-gumpalan asap. Matahari akan berubah menjadi gelap gulita dan bulan menjadi darah sebelum datangnya hari TUHAN yang hebat dan dahsyat itu.”  Saudara, ini adalah goncangan! Kitab Yahudi, yaituTalmud dari Sukkah 29a tertulis, ”Ketika terjadi gerhana bulan pertanda buruk bagi Israel. Jika wajah bulan merah seperti darah, ini pertanda pedang atau perang sedang datang ke dunia”. Dalam sejarah, peristiwa bulan menjadi darah ini sudah pernah terjadi, dan ditemukan bahwa fenomena tersebut selalu berkaitan dengan terjadinya peristiwa-peristiwa yang besar dan dahsyat:
  • Tahun 32 - 33 dimana Tuhan Yesus disalib, yaitu pada waktu Paskah
  • Tahun 1493-1494 dimana banyak orang Yahudi dikejar-kejar dan dibantai di Spanyol dan itu melibatkan banyak negara.
  • Tahun 1949 – 1950, lahirnya Israel menjadi sebuah negara
  • Tahun 1967 – 1968, perang 6 hari di Israel
  • Tahun 1973, perang Yom Kippur
  • Dan sekarang menurut NASA akan terjadi lagi blood moon pada tahun 2014 – 2015.


      Ini semua berbicara tentang perang...perang...perang...di mana Israel akan dikeroyok oleh banyak bangsa, sehingga dalam keadaan yang terjepit mereka hanya berseru kepada Tuhan, dan disitulah Tuhan Yesus datang untuk kali yang kedua untuk menolong mereka. (Zakharia 12). Jadi mendengar berita tentang terjadinya banyak perang pada masa ini, kita sudah harus waspada. Dan ke depannya mau terjadi apa kita tidak tahu.

3.  Nubuatan Chuck Pierce
   Pada bulan September - Oktober yang lalu saya pernah bacakan disini ”Incredible Prophecy”, yaitu apa yang dilihat oleh Chuck Pierce dan teman-temannya untuk 3 tahun ke depan. Sekarang saya akan bacakan nubuatan itu, perhatikanlah dengan baik-baik :
  1. Tuhan berkata, ”Kerajaan-kerajaan di bumi akan menjadi Kerajaan-Ku”
  2. Pintu-pintu di depan Saudara akan dibuka, kalau kita bergerak sekarang, dalam 3 tahun mendatang akan mendatangkan keuntungan yang besar
  3. Dalam tahun ketiga kerajaan akan melawan kerajaan dan kerajaan-kerajaan di dunia akan mengalami konflik besar, hanya Kerajaan Allah saja yang tidak tergoncangkan
  4. Penuaian jiwa akan terjadi
  5. Roh-roh jahat yang mengontrol perdagangan-perdagangan ilegal akan dihancurkan
  6. Akan muncul pasukan Tuhan yang menyerbu kerajaan-kerajaan bumi, dan mereka akan membawa keluar apa saja yang diperlukan dan dibawa masuk ke dalam Kerajaan Allah
  7. Goncangan-goncangan terjadi dari Utara ke Barat, membuat pemimpin-pemimpin akan berlutut,; bahkan pemimpin-pemimpin dengan karakter yang jahat akan memberikan favor atau perkenanan kepada kita.
  8. h. Otoritas yang lebih besar akan diberikan kepada kita untuk mengusir roh-roh jahat
  9.  Akan ada kelaparan secara rohani terhadap Firman Tuhan
Sekali lagi kalau Saudara mendengarkan dibukanya rahasia-rahasia seperti itu oleh Tuhan, jangan di-reject, jangan dianggap enteng dan jangan acuh tak acuh. Waktu saya mendengar ini hati saya bergetar, ”Tuhan, saya mau mempersiapkan diri lebih baik lagi, karena Engkau tidak lama lagi akan datang”.

4.  Pentakosta Ketiga
      Saya baru pulang dari Tanah Perjanjian untuk mengikuti meeting dari Global Cabinet – Empowered 21, maka saya harus ke sana. Dan yang datang waktu itu adalah semua pimpinan gerakan di dunia. Saya amati satu persatu pemimpin yang hadir; orang-orang yang dipakai Tuhan luar biasa. Pada waktu itu kami pergi ke upper-room, yaitu tempat dimana pertama kalinya Roh Kudus itu dicurahkan. Dan yang luar biasa saya diberikan tugas untuk berdoa dan menyampaikan apa yang Tuhan taruh dalam hati saya di hadapan para pemimpin dunia tersebut. Apa yang terjadi? Ternyata Tuhan menyuruh saya memperkatakan tentang Pentakosta yang ke-3, di mana ada 5 hal yang harus kita perhatikan:
      •  Pencurahan Roh Kudus secara besar-besaran.
      •  3 generasi akan dipakai Tuhan secara luar biasa.
      •  Goncangan-goncangan akan terjadi semakin berat.
      •  Penuaian jiwa besar-besaran akan terjadi. Amin!
      •  Kedatangan Tuhan Yesus sudah semakin singkat

Pada event itu, saya memperkatakan 3 hal:
  • Yang pertama, ”Saya berbicara di tempat yang tepat...” karena The Upper Room adalah tempat terjadinya Pentakosta yang Pertama
  • Yang kedua, ”Saya berbicara di antara orang-orang yang tepat...”, karena mereka adalah pemimpin-pemimpin dunia
  • Yang ketiga, ”Saya berbicara di waktu yang tepat...”, sebab berita kedatangan Tuhan Yesus semakin hari semakin kuat Tuhan beritakan.


     Segera setelah memperkatakan hal itu, tiba-tiba Roh Kudus mengurapi saya dan saya membagikannya kepada yang lain. Saya pegang tangan para pemimpin dunia itu dan saya impartasikan pengurapan tersebut. Pada tahun 2015 nanti akan diadakan satu conference besar di Yerusalem yang berskala dunia, termasuk Indonesia. Dan memang dijadwalkan bahwa pada 1 malam dari Asia, yaitu saya bersama dengan Dr. Yonggi Cho akan berbicara di sana. Seperti yang sering saya berpesan kepada Saudara: ”Jangan sampai kita tidak masuk sorga. Saudara akan bayar harga yang terlalu mahal kalau sampai tidak masuk sorga!” Saya berdoa agar kita semua masuk sorga., tetapi kita perlu membaca ayat berikut ini: Matius 7 :13-14, ”Masuklah melalui pintu yang sesak itu, karena lebarlah pintu dan luaslah jalan yang menuju kepada kebinasaan, dan banyak orang yang masuk melaluinya; karena sesaklah pintu dan sempitlah jalan yang menuju kepada kehidupan, dan sedikit orang yang mendapatinya.” Pastikan Saudara melalui pintu yang sesak dan sempit itu. Kalau Tuhan Yesus berkata ‘sedikit’, artinya memang sedikit. Saya bukan menakut-nakuti tetapi saya harus mengatakan yang sebenarnya. Ini bukan hanya diukur dengan jumlah penduduk dunia, tetapi dari orang yang menamakan dirinya Kristen pun relatif sedikit. Mengapa?

     Sebab syarat pertama dan utama untuk masuk dalam Kerajaan Sorga adalah dia harus percaya kepada Tuhan Yesus dan mengalami kelahiran baru. Dan menurut data, hanya 25% dari penduduk dunia yang menamakan dirinya Kristen yang lahir baru. Dan saya berdoa untuk hal ini dan terus berdoa, “Tuhan, masa’ hanya sebanyak ini?”. Dan lagipula, tidak semua orang yang lahir baru itu pasti masuk sorga. TIDAK! Sebab hanya mereka yang setia sampai akhir dan bertahan sampai kesudahannya dan siap serta mau diproses;  yang bisa masuk ke dalam Kerajaan Sorga. Karena itu kita harus berhati-hati! Saya banyak mendengar hari-hari ini pengajaran-pengajaran yang menurut saya terlalu meremehkan hal ini. Dulu disebut dengan “Cheap Grace”, sekarang ada yang menyebutnya dengan “Hyper Grace”. Memang sejak dulu ada 2 paham:
  • Paham yang percaya bahwa kalau percaya Yesus, sekali selamat tetap selamat. Apa pun yang kita lakukan pokoknya sekali selamat tetap selamat.
  • Paham yang percaya bahwa kalau kita mengalami perjumpaan dengan Tuhan Yesus dan lahir baru, kita akan selamat asalkan setia sampai akhir dan bertahan sampai kesudahannya serta siap untuk diproses.



Saya percaya dan berpegang kepada paham yang kedua. Saya tidak mau menyalahkan paham yang pertama tetapi saya diajar oleh Tuhan untuk berkata begini:
  • Kalau misalnya paham yang pertama salah karena standardnya terlalu ringan maka akan banyak orang yang masuk neraka.
  • Tetapi kalau paham kedua yang salah, artinya ternyata standard keselamatan tidak seberat itu, maka akan lebih banyak yang masuk sorga!


     Tetapi kalau sampai paham yang pertama salah, maka akan banyak orang yang masuk neraka karena mereka pikir sudah selamat hanya dengan rajin ke gereja, dan di lain sisi mereka hidup seenaknya seperti orang dunia. Sebab mereka percaya; sekali selamat tetap selamat. Di akhir zaman ini dan menjelang kedatangan-Nya saya terus disuruh oleh Tuhan menyampaikan hal ini. Kalau saya tidak bicara seperti itu maka di dalam saya seperti ada tekanan, “Kamu sampaikan itu!”. Dan saya takut kalau ketemu Tuhan nanti, gara-gara tidak memperingati orang-orang sehingga ada yang masuk neraka, maka saya pasti ditanya Tuhan, “Kamu sampaikan apa selama ini? Kamu mengajar apa selama ini?”. Saya bertanggung-jawab di hadapan Tuhan. Setiap hari saya berdoa buat Saudara agar semua masuk sorga dan selama masih ada di dunia ini Saudara diberkati berlimpah-limpah. Amin!

     Ini saatnya kita lebih berjaga-jaga dan lebih waspada karena terlalu banyak pesan-pesan Tuhan yang begitu keras hari-hari ini. Memasuki bulan Februari ini sungguh luar biasa sebab kita akan mempersembahkan buah sulung. Buah sulung artinya apa yang kita hasilkan pada bulan Januari dan akan kita berikan semua kepada Tuhan. 

Untuk itu mari kita baca Amsal 3:9-10,  “Muliakanlah TUHAN dengan hartamu dan dengan hasil pertama dari segala penghasilanmu, maka lumbung-lumbungmu akan diisi penuh sampai melimpah-limpah, dan bejana pemerahanmu akan meluap dengan air buah anggurnya.” Kalau kita memuliakan Tuhan dengan harta kita dan dengan hasil pertama dari segala hasil penghasilan kita, maka ayat 10 akan menjadi milik kita. Lumbung-lumbung kita akan diisi penuh sampai melimpah…limpah….limpah…dan bejana pemerahan buah anggur kita akan meluap..meluap…meluap… dengan air buah anggurnya. Amin!

Sumber : http://www.hmministry.com/

-------------------------

IFGF Palembang, 2 Februari 2014
By: Ev. Nany Susanty

Memulai segala sesuatu itu mudah, tapi untuk mempertahankan itulah yang sukar..
Tuhan mencurahkan segala sesuatu yang spektakuler, Tuhan nyatakan banyak hal, lawatan, revival, manifestasi, mujizat, dan ketika kita mengalami, cinta kita bertambah, tapi untuk mempertahankan itu sulit, karena kita hidup di dalam dunia, tapi bisakah kita mempertahankan cinta kita, untuk tetap berada di dalam hadirat dan pengurapan Tuhan?
Hari-hari ini adalah hari-hari yang sangat penting untuk kita..
Tuhan sudah sangat rindu untuk datang yang kedua kalinya..
Kita harus mengenal dan mengalami Tuhan secara pribadi di akhir zaman ini..
Responi, mendengar, dan tangkap apa yang Tuhan mau..

2014-2015 ini akan terjadi 4x gerhana bulan darah, 1x gerhana matahari penuh..
Tanda-tanda akhir zaman sudah ada di ambang pintu..

Yoel 2:30-32
30: Aku akan mengadakan mujizat-mujizat di langit dan di bumi: darah dan api dan gumpalan-gumpalan asap.
31: Matahari akan berubah menjadi gelap gulita dan bulan menjadi darah sebelum datangnya hari TUHAN yang hebat dan dahsyat itu.
32: Dan barangsiapa yang berseru kepada nama TUHAN akan diselamatkan, sebab di gunung Sion dan di Yerusalem akan ada keselamatan, seperti yang telah difirmankan TUHAN; dan setiap orang yang dipanggil TUHAN akan termasuk orang-orang yang terlepas."
Keintiman..
Jadi orang-orang yang terlepas.. Ini waktu tidak bisa santai-santai.. Miliki hati yang siap dan fokus kepada Tuhan.. Siapkan hati..
Apa yang harus kita lakukan untuk mempersiapkan menyambut kedatangan Tuhan?
Mempertahankan pengurapan, mujizat, talenta, karunia, dll..

Roma 12:11
11: Janganlah hendaknya kerajinanmu kendor, biarlah rohmu menyala-nyala dan layanilah Tuhan.

Ada 3 hal yang harus dilakukan:

1. Janganlah hendaknya kerajinanmu kendor
Kerajinanmu jangan kendor, jangan menjadi kebiasaan, apalagi jadi beban dalam hidupmu.. Jangan ingin menang sendirii.. Bukan kerajinan yang hilang, tapi kerajinan yang kendor..

2. Biarlah rohmu menyala-nyala
Rohmu jangan padam, tapi menyala-nyala.. Jangan meninggalkan persekutuan bersama-sama dengan orang percaya.. Karena ketika engkau berkumpul dengan orang yang diurapi, pengurapannya bisa ditransfer dalam hidupmu..

3. Layanilah Tuhan
Layanilah Tuhan.. Yang namanya melayani Tuhan itu adalah duduk di bawah kaki Tuhan, dengar apa yang Tuhan mau, dan lakukan apa yang Tuhan suruh..

Agar 3 hal itu bisa dilakukan, kita juga harus lakukan hal ini:

Yoel 3:10-11
10: Tempalah mata bajakmu menjadi pedang dan pisau-pisau pemangkasmu menjadi tombak; baiklah orang yang tidak berdaya berkata: "Aku ini pahlawan!"
11: Bergeraklah dan datanglah, hai segala bangsa dari segenap penjuru, dan berkumpullah ke sana! Bawalah turun, ya TUHAN, pahlawan-pahlawan-Mu!

1. Tempalah mata bajakmu menjadi pedang
Mata bajak itu apa? Itu adalah talenta, pekerjaan, pelayanan, kemampuan.. Kalau zaman dahulu mata bajak itu sangat penting untuk menggemburkan tanah, yang sangat vital untuk kita bekerja..
Kenapa harus jadi pedang? Pedang berbicara tentang ketajaman.. Karena waktunya sudah singkat, semua karunia, talenta, dan semua yang Tuhan berikan dalam hidup kita harus dipertajam.. Minta mata rajawali yang tajam, bisa melihat dengan tepat.. Kemampuan, penglihatan, pelayananku harus dipertajam.. Mata yang bisa melihat peluang apa yang sedang terbuka saat-saat ini.. Sesuatu yang tidak berguna bisa jadi berguna, miliki kreasi, ketajaman.. Kapasitasmu harus diperbesar..

2. ..dan pisau-pisau pemangkasmu menjadi tombak
Pisau pemangkas jadi tombak.. Engkau harus punya wawasan yang lebih, tidak cuma yang ada di depan matamu, tapi juga harus tahu yang jauh di depan matamu.. Bagaimana caranya? Belajar.. Belajar.. Apa arti ditempa? Belajar, belajar, belajar, jangan malas belajar!

3. baiklah orang yang tidak berdaya berkata: "Aku ini pahlawan!"
Orang yang tidak berdaya berkata "aku ini pahlawan"
Jangan sekali-sekali berkata yang negatif.. Perkatakan, hingga mengalami kemenangan..

- ALL BY HIS GRACE - TO GOD BE THE GLORY -
- HIS KINGDOM BE ESTABLISHED IN ALL NATIONS -

Sumber : http://www.bezaleel-uri-hur.blogspot.com/


-------------------------


Minggu, 02 Februari 2014
He is Coming Soon - Hengky Kusworo

Kita adalah gereja yang siap menantikan kedatangan Tuhan Yesus yang kedua kali.

Mat 16 : 1-3 – Orang-orang farisi dan Saduki tidak bisa mengerti atau membedakan tanda-tanda jaman, tetapi kita adalah generasi yang mengerti tanda-tanda jaman.

Tanda-tanda Jaman:
1. Meteor jatuh
Meteor jatuh di Rusia 15 Februari 2013. Ukuran sebesar 1,8 meter menimpa sebuah rumah, melukai 500 orang.

seperti bulan yang ada selama-lamanya, suatu saksi yang setia di awan-awan (Mzm 89: 37)

Menurut seorang hamba Tuhan, tanda dari bulan berbicara tentang Israel, sedangkan tanda dari matahari berbicara tentang gereja Tuhan atau dunia.

Semua di alam semesta berbicara tentang keberadaan Tuhan, dan tidak ada yang kebetulan.

Orang majus bisa menemukan Yesus di Betlehem dengan melihat tanda bintang di langit.

Kedatangan Yesus yang pertama ditandai dengan bintang di langit, kedatangan Tuhan yang kedua seperti kedatangan Tuhan yang pertama.

Luk 21: 24-28 – Yesus berbicara tentang akhir jaman
Ay 24 – Ini sudah terjadi ketika 1 juta orang Yahudi disalibkan oleh Kaisar Nero di Yerusalem.
Ay 28 – Kedatangan Tuhan sudah dekat, kita harus mempersiapkan hidup kita.

Dan akan ada tanda-tanda pada matahari dan bulan dan bintang-bintang, dan di bumi bangsa-bangsa akan takut dan bingung menghadapi deru dan gelora laut. (Luk 21: 25)

Ada banyak anak SD yang sudah mendapat mimpi bahwa dirinya akan tertinggal saat terjadi pengangkatan. Atau mimpi terangkat tapi keluarganya tertinggal.

2. Perubahan cuaca yang ekstrim
Perubahan cuaca ekstrim seperti saat ini belum pernah terjadi dalam 100 tahun terakhir :
Air terjun Niagara membeku di awal tahun 2014. Suhunya -50 derajat.
Kebekuan di kota-kota Amerika yang lain: Platsmouth, Nebraska, Chicago, New York.
Greenland yang merupakan daerah paling beku: mencair.
Danau menghilang di Chile.
15 Januari 2014 – Pertandingan tenis Australia Open sempat dihentikan, karena suhu 47,2° C. Para atlet dehidrasi.
Salju turun di Medinah, Arab Saudi.
Badai Heinan di Filipina, 10 ribu orang mati.
Tsunami Aceh, Filipina, Jepang.
Banjir bandang Manado.

Tuhan sedang menyampaikan pesan pada gereja dan dunia:

Dan karena makin bertambahnya kedurhakaan, maka kasih kebanyakan orang akan menjadi dingin. (Mat 24: 12)

Tanda bahwa kasih kita mulai dingin: tidak mau mengampuni, tidak mau ikut Tuhan sungguh-sungguh. Kasih manusia menjadi dingin karena mengabaikan.

3. USA meluncurkan chips yang ditanam pada manusia

4. Munculnya blood moon/ bulan darah (Kis 2: 19-21)
Matahari akan berubah menjadi gelap gulita dan bulan menjadi darah sebelum datangnya hari Tuhan, hari yang besar dan mulia itu (Kis 2: 20)

Kaitan blood moon dengan sejarah bangsa Israel yang pernah terjadi:
1492 – Inkuisisi Spanyol : orang Yahudi dianiaya dan diusir keluar dari Spanyol. Di tahun yang sama Columbus temukan Amerika. Maka orang Yahudi banyak yang pindah ke Amerika.
1948 – Israel merdeka di bulan Mei
1967 – perang 6 hari Israel, Israel merebut Yerusalem
2014 – akan ada blood moon
15 April 2014 – paskah Yahudi (jewish passover)
8 Oktober 2014 – hari raya Tabernakel (feast of tabernacle)
20 Maret 2015 – tahun baru keagamaan Yahudi (1 nissan)
4 April 2015 – paskah Yahudi (jewish passover)
13 September 2015 – Tahun baru Yahudi (Rosh Hashanah/ Yom Teruah/ feast of trumpets)
28 September 2015 – hari raya pondok daun (feast of tabernacle)

5. Nubuatan
Rabbi Yitzhak Kaduri (1902-2006, 108 th). Dia bernubuat tentang tsunami Aceh 2004. Di 2004 dia mendapat pengelihatan tentang Mesias, dan dia katakan bahwa Mesias sudah pernah ada di Israel. Padahal secara umum orang Yahudi tidak percaya Mesias sudah datang. Sebelum meninggal dia bernubuat bahwa Mesias akan segera datang setelah meninggalnya PM Ariel Sharon. Nubuatan ini di Januari 2006, beberapa hari setelah itu Ariel Sharon terkena stroke, dan menderita koma selama 8 tahun hingga meninggal pada 11 Januari 2014.
Nubuatan terakhir Yitzhak Kaduri dibuka pada tahun 2007, 1 tahun setelah dia meninggal: Mesias adalah Yeshua Hammasiah (Yesus Kristus).

Tuhan berbicara kepada seorang pemuka agama yang disegani berbagai agama besar dunia (Yahudi, Katolik, Kristen, Islam) : DIA segera datang ! Waktu sudah singkat!

Kesaksian lawatan Tuhan:
Divotion anak SMP Terang Bangsa. Lawatan dan hadirat Tuhan luar biasa. 707 siswa bertobat, pelepasan, ditahirkan, dan dibabtis.
Retret SMK, peserta sekitar 300 orang.
Dalam 3 hari sekitar 2700 jiwa bertobat dan ditahirkan

6. Kasih menjadi dingin
Dan karena makin bertambahnya kedurhakaan, maka kasih kebanyakan orang akan menjadi dingin. (Mat 24: 12)

Kedurhakaan (lawlessness, iniquity) : Menolak teguran Tuhan atas dosa-dosa kita. Mengabaikan teguran dan peringatan Tuhan.

Contoh kedurhakaan di Korea Utara:
Pemerintahan kaya raya, tapi rakyat dan anak kecil dipekerjakan.
Presidennya membunuh orang yang tidak disukai, bahkan pamannya sendiri.

Hati nurani jadi tumpul dan hilang saat kita mengabaikan teguran dan peringatan Tuhan. Gereja tidak boleh mengabaikan tanda-tanda jaman, karena itu akan menyebabkan kasih kita menjadi dingin.

2Pet 3: 3-10 – Tuhan tidak lalai, tapi sabar menunggu kita berbalik.
Saat Tuhan menegur Kain, jawaban Kain: “apakah aku penjaga adikku?” Tapi kita memang adalah penjaga saudara-saudara kita.

7. Dunia perfilman mengangkat kisah-kisah Alkitab
Holywood merilis 4 film rohani di tahun 2014 : Son of God, Exodus, Noah, Heaven is for Real (berdasar kisah nyata). Holywood tidak akan membuat film jika tidak untung, karena biaya pembuatannya mahal.

Ketika manusia mengabaikan tanda-tanda langit, maka Tuhan berbicara melalui film. Film “Heaven is for Real” diambil dari kisah nyata. Tuhan hendak berkata bahwa surga itu ada, karena banyak orang tidak percaya adanya Surga.

Niagara membeku

Petenis pingsan di Australia open 2014

chip implan

gerhana bulan

Yitzhak Kaduri

Trailer Noah

Trailer Son of God

Trailer Heaven is for Real



Sumber : http://web.keluargarhema.com/


-------------------------



Minggu, 26 Januari 2014
Daud dan Goliat – Pdt. Petrus Agung

1Sam 17: 1-11, 22-51
Selama ini kita menganggap pertempuran Daud melawan Goliat merupakan mujizat. Namun dengan berkembangnya ilmu pengetahuan, dapat diketahui bahwa peristiwa itu adalah gurauan Tuhan.

Dasar kemenangan Daud :
Samuel mengambil tabung tanduk yang berisi minyak itu dan mengurapi Daud di tengah-tengah saudara-saudaranya. Sejak hari itu dan seterusnya berkuasalah Roh TUHAN atas Daud. Lalu berangkatlah Samuel menuju Rama (1Sam 16: 13)

Saat Roh Tuhan menguasai kita, maka IA akan membangkitkan semua potensi dan skill di dalam kita.

Ada 4 fakta yang mendasari mengapa Tuhan bisa gunakan Daud:
1. Sebesar apapun yang kita hadapi, di dalamnya ada kerapuhan dan kelemahan.
Di hadapan Tuhan tidak ada sesuatupun yang besar. Di balik besarnya lawan kita, selalu ada banyak kelemahan dan kerapuhan.

Kerapuhan pasukan Filistin:
a. Posisi pasukan
Pasukan Israel dan Filistin masing-masing ada di bukit. Medan perang ada di lembah. Siapapun yang ingin menyerang harus turun ke lembah, lalu mendaki ke bukit lawannya. Siapapun yang maju lebih dulu akan dihujani batu, panah dan tombak.
b. Kerapuhan Goliat
Analisa pakar militer : jika senjata Goliat diayunkan, maka akan menjebolkan perisai maupun baju zirah siapapun. Ini membuat Goliat sangat percaya diri, dan memaki-maki pasukan Israel dengan perkataan yang sama selama 40 hari. Senjata setan selalu sama : makian.

Buat orang tidak ber-iman: Goliat terlalu besar dan kuat untuk dihadapi.
Bagi orang beriman: Goliat adalah sasaran bidikan yang terlalu besar untuk meleset.

Setelah diselidiki para ahli, ternyata Goliat besar badannya karena penyakit acromegaly, yaitu tumor di bagian otak pituitary, yang menghasilkan hormon pertumbuhan yang berlebihan.

Tumor menyebabkan syaraf mata terjepit, dan menekan tengkorak. Artinya pengelihatan Goliat kabur, dan tengkorak bagian dahinya menipis, terutama bagian jidat. Bukti mata Goliat kabur:

So the Philistine said to David, “Am I a dog, that you come to me with sticks?” (1Sam 17: 43a, NKJV)

Goliat berkata Daud membawa tongkat-tongkat, padahal yang dibawa hanya satu. Di luar kekuatan fisik Goliat besar, tapi di dalamnya rapuh.
Goliat perlu pembawa perisai. Alasan klise adalah sebagai penghormatan. Tapi sebetulnya pembawa senjata inilah penuntun Goliat.

Goliat-Goliat yang kita hadapi tidak sempurna, hanya terlihat menakutkan. Di balik itu ada kelemahan yang mematikan, dan hanya Tuhan yang mengetahuinya. Tak ada musuh sempurna, yang ada Tuhan yang sempurna yang menyertai kita!

2. Jangan hadapi lawan dengan cara dan senjata yang sama
Goliat menantang orang Israel karena dia tahu kekuatannya sendiri. Saul terpengaruh pikirannya, sehingga saat Daud akan maju diberi baju zirah, ketopong, dll, seolah-olah akan duel jarak dekat. Daud maju tanpa tahu apa yang harus dilakukan, makanya dia juga mencoba baju zirah Saul. Padahal sekuat apapun baju zirah itu, akan hancur saat dihantam Goliat.

Jangan hadapi lawan dengan cara dan senjata yang sama dengan yang lawan gunakan.

Contoh:
Orang yang berhutang dan terlambat membayar, harusnya tidak lari. Tapi mengaku salah dan merendah.
Perang kemerdekaan Amerika. Awalnya George Washington membuat kesalahan: berperang menurut gaya Inggris: frontal, akibatnya kalah telak. Setelah siasat diubah jadi ber-gerilya, barulah mendapat kemenangan

Saat lawan menyerang dengan kejahatan, kalahkan dengan kasih!

3. Mengerjakan tanggung-jawab kita dengan segenap hati
Sebelum melawan Goliat, Daud menggembalakan kambing domba orang tuanya. Di situlah keahlian Daud terasah: mengumban. Keterampilan/ skill yang tercipta dari tanggung-jawab yang dikerjakan. Kerjakan tanggung-jawab kita segenap hati, karena saat itu Tuhan sedang melatih kita.

Hak 20: 16 – keahlian yang dilatih hingga sangat tajam.

Dalam kemiliteran, pasukan darat terdiri dari: infanteri (pasukan jalan kaki dengan senjata ringan dan berat), kaveleri (berkuda/ berkendaraan), arteleri (pemanah dan pengumban)
Secara strategi militer : Kaveleri bisa menang lawan arteleri karena mampu bergerak sangat cepat. Tapi infanteri sangat rawan menjadi korban dari arteleri. Goliat termasuk infanteri berat, sedangkan Daud adalah artileri. Daud mampu mengumban dengan sangat cepat. Singa dan beruang yang cepat pun bisa kena, apalagi Goliat yang lamban.

Batu yang ada di sekitar medan pertempuran dan diperkirakan digunakan Daud untuk merobohkan Goliat: barium sulfat. Batu ini sangat padat seperti logam, dan kecepatannya sekitar 122 km/jam. Maka Goliat seperti bertemu seorang sniper, dan kalah dalam sekali bidik.

Bersama Tuhan tidak ada lawan yang seimbang buat kita

Jika Allah di pihak kita, siapakah yang akan melawan kita? (Rm 8:31)
For with God nothing will be impossible (Luk 1: 37, NKJV)

4. Marah dan sombong
Kesombongan dalam diri kita membuat mata rohani kita jadi kabur, tidak bisa lagi melihat kebenaran, tidak bisa berfikir jernih, maka semuanya rusak. Kesombongan membuat kita menanggung sesuatu yang seharusnya tidak perlu kita tanggung.

Ilustrasi kesombongan:
Ada sebuah jalan yang panjang. Di ujung-ujungnya ada 2 tempat potong rambut. Karena dipanas-panasi, mereka bersaing memberikan bonus kepada pelanggan.

Amerika membuka isolasi Jepang dengan senjata mutahir, mengalahkan senjata tradisional Jepang.



Portal Bahtera: http://web.keluargarhema.com/

-------------------------



Domba dan Kambing
Minggu, 19 Januari 2014 – Pdt. Petrus Agung

Stiker T : sebagai pengingat untuk kita.
T : Tuhan, taat, tunduk, tepat
Semua ini adalah karakter yang baik.

Mat 25: 31-46
Pesan Tuhan: domba dan kambing. Dalam kisah Tuhan pisahkan antara domba dan kambing. Karakter kitalah yang menghalangi atau membuat kita melakukan apa yang Tuhan perintahkan.

Contoh:
Orang yang fobia ketinggian, maka tidak ada orang yang akan suruh kita membersihkan jendela di lt 37. Orang ini tidak mau bekerja bukan karena malas, tapi yang di dalamnya menghalangi dia.

Baik kambing maupun domba sama2 tidak merasa. Karakter kambing harus dibuang dari hidup kita.

4 perbedaan domba dan kambing

1. Kambing adalah hewan yang independen, domba hidup secara kawanan.

Pada akhir jaman Tuhan perintahkan untuk membawa orang sakit dan miskin. Kegerakan besar terjadi di tengah2 keterpurukan dan penderitaan manusia. Tuhan ulurkan tangan dan mendatangkan lawatan di situ. Tapi itu tidak bisa dilakukan sendirian. Kita adalah tubuh Kristus, dan kita tidak bisa lakukan semua sendiri.

Karakter kambing merasa paling bisa, paling mampu, bisa lakukan semuanya. Tidak mau tinggal dalam satu kawanan.

Domba adalah binatang yang hampir tidak punya senjata, mereka sadar butuh satu-sama lain.

Thomas Alva Edison menemukan bola lampu. Semula Pak Agung anggap Edison adalah orang yang sendirian meneliti di laboratorium. Tapi ternyata Edison tidak kerja sendirian. Edison juga orang yang sangat terampil bicara dengan pers dan meng-expose dirinya. Edison kerja dalam tim yang terdiri dari minimal 30 orang dari berbagai disiplin ilmu.

Kita punya mandat begitu banyak dan besar, tidak mungkin dilakukan sendiri, kita butuh yang lain, dan harus hidup di dalam sebuah kawanan.

Kambing sukar digembalakan. Banyak orang Kristen tidak bisa hidup dalam kawanan. Menyendiri memudahkan dalam banyak hal: tidak ada gesekan, tidak ada masalah. Jika orang seperti ini berfikir sempit, orang lain akan katakan itu wajar.

Jika kita hidup sebagai kawanan, kita akan bersentuhan dengan banyak hal. Kita harus punya hati yang luas untuk mau belajar dari orang lain.
Gereja dibangun oleh 5 jawatan, maka kita harus mau belajar dari yang lain.

Contoh berfikir sempit:
Sebagian over profetis.
Sebagian menolak total.

Setiap hamba Tuhan punya karunia, jawatan, dan urapan yang berbeda2. Yang terbaik: kita ambil semuanya.

Buku “cara berfikir milionair”: Saat disuruh pilih A atau B, maka dia pilih A dan B. Daripada kita cari2 kesalahan seorang hamba Tuhan, lebih baik kita ambil semua kebaikannya.

Pa Agung belajar dari buku psikologi. keyakinan di suatu tempat berdampak ke orang lain. Apapun yang kita tolak tidak pernah datang memberkati kita. “Jika masuk sebuah kota, ucapkan salam”. Hubungan kita dengan Tuhan dan sesama butuh iman. Pak Agung bisa menguasai berbagai bidang ke-Kristenan karena menyerap dari berbagai hamba Tuhan.

Kambing cenderung menyendiri, maka cara berfikir sempit, dan akan membuang begitu banyak hal.


2. Kambing tidak bisa dikurung
Kambing akan mencoba menghancurkan apapun yang coba mengurung dia.
Manusia di desain hidup dengan batasan.

Contoh:
di taman Eden Tuhan beri batasan kepada manusia. Sebelum manusia jatuh dalam dosa, yang bedakan kita dengan Tuhan : Tuhan tidak terbatas, manusia terbatas.

“Berbahagialah orang yang lemah lembut”
Lemah lembut - keledai liar yang dijinakkan dan ditundukkan, great power under control

Contoh: Yesus.
Saat ditangkap di taman Getsemani, Yesus bisa datangkan pasukan malaikat, tapi Dia tidak mau. Karena Yesus tahu kapan harus serahkan nyawaNya.

Kekuatan besar kambing tidak pernah dalam kendali, tidak bisa dinasehati. Orang yang tidak biasa mengikuti aturan akan hancur. Saat menabrak sebuah pagar, maka majikannya bangun pagar lebih kuat. Ujung2nya tanduknya hancur. Bahkan kebanyakan orang menganggap koreksi sebagai permusuhan. Domba menikmati hidup dalam kawanan.

3. Kambing menyesatkan
Saat dikumpulkan dengan domba, maka kambing selalu memimpin. Tapi karena tidak biasa dalam kawanan, beberapa waktu kemudian kambing itu akan meninggalkan domba-dombanya.

Cara menyembelih domba:
Seekor kambing dilatih untuk membawa sebagian domba masuk ke area/lorong pembantaian. Di ujung lorong kambing dibelokkan, tapi domba2 disembelih. Kambing bandot yang dilatih itu disebut “kambing Yudas”. Karakter kambing membuat seseorang tidak bisa mengerjakan yang Tuhan perintahkan, tidak bisa menolong orang lain. Semua gambar penyembahan kepada setan - gambarnya kambing.

4. Kambing mudah jadi liar jika ada kesempatan.
Sifat ini membuat kita tidak bisa ajak kambing membangun sesuatu, karena untuk membangun perlu komitmen.

Orang yang menyendiri, mencari keinginannya, amarahnya meledak terhadap setiap pertimbangan.
(Ams 18: 1)

Domba bergerak dalam kawanan, menghadapi lawan dalam kawanan, sadar bahwa tidak bisa hidup sendiri.

Salah satu buah Roh: pengendalian diri. Serahkan freedom kita kepada Tuhan.

Suatu hari murid2 menggolong2kan diri ke golongan2 tertentu. Paulus menjawab: “Yang satu menanam, yang lain menyiram, ….”

Setiap yang Tuhan beri dalam hidup kita : miliki sikap mau terima semuanya. Nanti Tuhan yang akan beri pertumbuhan.

Quick Rekap by : Kaleb Antonius

————————————————
Saya Menghimbau


Semoga firman hari ini bisa mengetuk hati para Jemaat Streaming indonesia yg blm berjemaat di gereja lokal namapun, utk segera berjemaat di sebuah gereja lokal yg tetap (bukan keliling2). Tdk perlu hrs sealiran bahtera jika memang di daerahnya tdk ada. Pak Yusak saja mjd jemaat GKI Bandung.


-------------------------



Tembok dibangun dan perbatasan diperluas
JKI Injil Kerajaan – Holy Stadium, 7 Januari 2014
Pdt Petrus Agung

Seberapa kita akan menerima dan mengalami tergantung dari level of expectation kita. Jika kita beriman “moga2″ dan mudah2an, maka tidak akan dapat apapun. Miliki mentalitas: ini saat aku masuk dalam penggenapan janji2 Tuhan.

Trip dari Yordan ke Israel adalah profetik, membuat naik dengan cepat, jadi kepala dan bukan ekor, tidak ada orang miskin di antara kita.
Hati Bapa = hati kita kepada anak2 kita. Semua ortu ingin cari dan beri yang terbaik untuk anak2nya. Demikian pula Tuhan.

Di akhir kisah Rut akhirnya mendapat berkat: “menjadi makmur dan termashur”

Mentalitas: sekarang waktunya buat aku untuk mengalami. Dengarkan sungguh2 + minta rhema pribadi, karena itu menciptakan perubahan yang cepat

Mikha 7: 11
1. Pagar tembok dibangun kembali
Tembok- harga diri yang ingin Tuhan berikan kepada kita.
Kita harus punya sikap hati hineni terhadap Tuhan: sikap hati hamba, mengabdi karena cinta. Tuhan mau membangun kebanggaan buat anak2Nya.
Bagian dari tembok: kita harus berakar dalam kebenaran firman Tuhan.

Perbatasan = wings, Tangan dan sayap diperluas – pengaruh, kekuasaan, otoritas, kapasitas, dekrit – keputusan yang kita ucapkan.

Pak Agung dapat rumah dalam 2 hari. Respon kita seharusnya:
pasti ada berbagai faktor yang terlibat, dan yang terutama adalah faktor iman yang terlibat. Karena tanpa iman kita tidak bisa berkenan kepada Tuhan.Karena ada hukum iman, maka jika kita kerjakan, kita akan mendapat hasil yang sama dengan Pak Agung.

Contoh:
Hukum gravitasi. Pak Agung lepaskan sesuatu- akan jatuh. Orang lain lakukan yang sama- hasilnya juga sama

Maka tentang iman sama. Jika jemaat lakukan yang sama dengan p Agung, akan dapatkan hal yang sama.

Mrk 14: 15
Ruang atas yang besar, lengkap, tersedia. Lihat hidup kita sebagai ruangan yang akan digunakan Yesus. Maka “ruangan” ini harus besar, lengkap dan tersedia/ siap.

6 Hamba Tuhan diperintahkan membuat roti dengan gambar peta Indonesia, lalu memakannya. Sejak saat itu Bahtera mengunjungi seluruh Indonesia. Lalu Tuhan perintahkan membuat roti bola dunia/ globe. Maka red carpet menjangkau hampir seluruh dunia.
Beberapa negara yang belum dikunjungi karena visa belum keluar.

Menjelang akhir hidupnya Yesus cari ruang yang besar, lengkap dan tersedia. Maka menjelang kedatangan keduaNya, Yesus juga cari ruang yang besar, lengkap dan tersedia.

Mat 24: 1 -
Judul perikopnya tentang khotbah akhir jaman.

Perkataan Yesus di ayat 1 digenapi tahun 70M, dilaporkan oleh Yosefus- sejarawan Yahudi. Yahudi memberontak. Jendral Titus menyerbu Yerusalem. Yahudi membuat rongga di bawah tembok untuk membakar mesin perang roma. Akibatnya tembok mulai runtuh. Titus sudah perintahkan tentara untuk tidak masuk Bait Suci. Tapi karena emosi, Bait Suci diserbu dan dibakar, imam2 dibunuh. Emas yang menempel di bangunan Bait Suci meleleh dan masuk ke celah2 batu bait Suci. Maka tentara mencungkil setiap batu satu-persatu untuk ambil emasnya. Ini menggenapi nubuatan Yesus.

Jika Tuhan berbicara presisi tentang batu, apalagi jika Yesus berbicara tentang anak2Nya.

Percakapan pribadi Yesus dengan murid2Nya- mengandung kedalaman.

Ayat terakhir ps 24 – kesimpulan dari seluruh pasal
Hendaklah kamu siap sedia karena anak manusia datang dengan cara yang tak terduga

Tanda2 kedatangan Tuhan di ps 24 semua sudah terjadi, maka saat ini Tuhan bisa datang sewaktu2.

Maka kita harus siap sedia.
Ps 24: 45 s/5 ps 25 – bercerita tentang perumpamaan2 yang merupakan gambaran yang Tuhan ingin kita buat di akhir jaman

Semua berkaitan dengan mengelola kekayaan yang Tuhan percayakan kepada kita.

Perumpamaan pertama
Mat 24: 45-51

Hamba yang setia dan bijaksana
Ay 45 – Tugas kita: memberi makan hamba2 lain pada waktunya (pada kairos/ momentumnya)

Ay 46 – Tuhan mengangkat hamba itu menjadi penguasa segala milikNya
Tuhan cari orang yang setia dan bijaksana

Tujuan dan kerinduan hati Tuhan: mencari hamba yang setia dan bijaksana, untuk menguasai segala milikNya

Jatah masing2 orang beda: 5-2-1. Tapi jika digabung dengan Tuhan hasilnya dahsyat. Karena apapun dikalikan tak terhingga- hasilnya tak terhingga.

Setia dan Bijaksana
Yang pernah menjadi penguasa atas segala milik tuannya: Yusuf. Anak usia 17 menggembalakan kambing-domba ortunya – jadi penguasa seluruh Mesir. Yakub meninggal di Mesir. Yang memberi instruksi untuk me-mumi-kan ayahnya adalah Yusuf.

Kej 37: 1
Yakub punya 4 istri. Yusuf bekerja dibawah anak2 dari Bilha dan Zilpa yang statusnya gundik ayahnya, dan stratanya di bawah Yusuf. Untuk bisa bekerja dengan baik, Yusuf harus punya attitude yang baik. Yusuf tetap bekerja dengan baik, tidak ter-intimidasi kakak2nya yang jahat. Kakak2nya bersifat jahat: membiarkan ayahnya bertahun2 sedih dan meratap karena menduga bahwa Yusuf sudah mati.

Ay 3 – Yusuf lahir pada masa tua Yakub. “Anak pada masa tuanya” adalah idiom Yahudi yang artinya “a wise son” atau “anak yang bijaksana”

1. Sikap/ attitude yang benar
Jika kita hidup dalam kondisi seperti yusuf, kita harus tetap tahu mana yang benar dan salah.
Tuhan akan memberkati kita supaya kita menang dari kekacauan di sekitar kita.

Banyak orang hancur di sikap
> Iri saat orang lain diberkati
> Merasa tidak mampu

Dalam berbagai kondisi dan perusahaan di bisnis- bagaimana sikap kita?

Bisakah keluar sikap: “iman yang terlihat”, di tengah semua kekisruhan di sekitar kita. Itu membuat kita beda dengan yang lain.

Ilmu gatuk
Hardwork 98
Love 54
Luck 47
Money 72
Leadership 97
Attitude 100

Di dalam hidup kita, kita amati sekitar kita, tapi sikap kita masing2 berbeda.

Attitude Yusuf bagus. Diletakkan dimanapun posisinya tidak enak: dimusuhi saudara, difitnah istri potifar, dipenjara sampai waktu yang tidak diketahui
Tapi dia ubah setiap neraka-nya menjadi sorga kecil-nya. Saat mengalami yang tidak enak- saat dijual Yusuf juga meratap. Di rumah Potifar- dipromosi terus hingga posisi Yusuf di bawah Potifar. Di penjara dia jadi wakil kepala penjara.

Banyak surat2 Paulus ditulis saat dia dibelenggu dalam penjara.

Orang yang punya attitude adalah orang yang bisa mendatangkan surga di dunia.

Tuhan selalu melihat apa yang kita buat!

Jika attitude kita salah, yang keluar hanya omelan, kemarahan, kesombongan. Maka kemanapun kita pergi – yang sejenis yang akan menempel.

Saat attitude kita jelek, semua yang jelek akan menempel pada kita.

2009 Pak Agung dapat gelar doctoral.
Doctor : seseorang yang melihat sekitarnya, tahu ada masalah yang dihadapi, lalu dia renungkan, kemudian datang dengan sebuah solusi.

Saat perusahaan kita sedang goyang, attitude kita bisa mengubah. Misal: ajak rekan2 seriman untuk mendoakan, beri semangat bos.

2. Memberi standart lebih tinggi dari yang diminta
Kej 39: 6
Dengan bantuan Yusuf: Potifar hanya urus makanannya sendiri

Kej 39: 21
Yusuf bekerja dengan memberi standart lebih tinggi dari yang diminta. Ini beda dengan menjilat. Menjilat: menyenangkan tuannya, tapi pekerjaannya nol

3. Kemurahan hati
Kej 49: 22 – berkat Yakub untuk Yusuf
Tuhan akan membangun tembok2 kita. Tapi jika kita ingin jadi penguasa, maka tembok itu tidak boleh menghilangkan kemurahan hati kita. Tembok dibangun untuk memberi proteksi dan dignity, tapi dahan2 kita harus melewati tembok sehingga orang lain bisa menikmatinya.

Survey:orang yang murah hati dan suka memberi terbanyak ada di kalangan menengah ke bawah. Orang yang makin kaya cenderung makin kikir.

Tuhan ingin berkati kita. Tapi apakah suatu kali kita berubah jadi kikir?

Semakin kecil uang kita, semakin mudah memberi perpuluhan.
Semakin banyak jumlah uangnya- semakin susah.

Ada orang2 kaya yang membuat account sendiri untuk perpuluhannya, dikelola sendiri dan tidak dilepas. Liga basket NBA Amerika pernah berhenti saat CSR (dana sosial) dihentikan.

Affluence – kemakmuran dan kekayaan, dari kata latin “to flow to” (mengalir kepada) . Rahasia diberkati: jika dalam hidup kita ada “mengalir kepada” .Semakin hidup kita jadi saluran, maka affluence jadi milik kita. Orang yang menolong orang miskin memiutangi Tuhan. Kecenderungan manusia: semakin banyak uang- semakin kikir.

Kesaksian:
Pak Agung akan beli rumah pertama, dan uang tidak cukup. Angsuran besar. Pak Agung tidak punya pekerjaan, khotbah dari kampung ke kampung tanpa persembahan, yayasan Sangkakala sedang menurun.
Seseorang memanggil Pak Agung dan menasehati tentang kehidupan selama 5 jam, tanpa menawari makan, dan tidak memberi uang sedikitpun.

Orang yang sedang butuh bantuan orang lain – posisinya tidak berdaya.

Tuhan bisa ubah hidup kita.

Pak Agung pernah ditawari seorang konglomerat untuk menggembalakan gerejanya di Jakarta. Tapi Tuhan perintahkan untuk tetap di Semarang. Dan saat ini jadi besar.

4.
Kej 49: 23
Archers has bitterly hit him ….

Pemanah2 itu sudah membuat dia jadi pedih dan pahit.
Tembakannya adalah tembakan kepahitan.

Kita harus bisa me-manage upaya setan untuk memahitkan hati kita. Orang yang pahit tidak bisa dapatkan apa2. Semakin kita diberkati, selalu ada seseorang yang iri dan melukai hingga kita kepahitan. Semua kepahitan harus kita tangkis dengan perisai iman.

Kepahitan yang berbahaya:
Ibr 12: 15-17

Ay 15 - Waspadalah supaya tidak ada seorangpun yang folshot the grace of God.
Folshot – serombongan orang berjalan, tapi salah satu tertinggal. Kadang ada saatnya beberapa kita maju bersama2, yang lain diberkati, tapi ada seorang yang tertinggal.
Pilihan dari orang yang tertinggal: bitter atau better

Sikap orang yang tertinggal: minta petunjuk Tuhan mengapa ia tertinggal.

Yusuf berhak marah dan pahit selama belasan tahun. Tapi di atas semua ada Tuhan yang hidup, dan Dia melihat semuanya, dan dalam keadilannya Dia bisa angkat kita secara luar biasa.

Quick rekap by : Kaleb Antonius FW


-------------------------


Senin, 23 Desember 2013
Natal Membawa Damai - Pdt. Petrus Agung Purnomo

Matius 2:1-12

Pernahkah kita mempunyai masalah dan bingung mau bagaimana? Apapun profesi kita, pasti pernah mengalami jalan buntu. Tapi itu diijinkan Tuhan supaya menjadi bintang yang menuntun kita.

Di Semarang ada berkat besar undian untuk tour ke Israel gratis. Hampir semua yang hadir rata-rata belum pernah ke Israel. Di tengah kebingungan, muncul ide untuk membagi kertas kecil dan meminta yang hadir yang belum pernah ke Israel untuk menilis namanya. Begitu dikumpulkan dan diundi, didapati sebuah kertas dan dibacakan. Seorang bapak supir bus sekolah terang bangsa mendapat anugerah untuk bisa ikut tour gratis ke Israel. Ketika mau selesai ada yang membisiki Pak Agung, ada berkat lagi untuk tour Israel gratis. Setelah diundi kembali dan dibacakan, semua geger karena yang mendapat kesempatan adalah supir lagi. Dua supir besuk pergi ke Israel.

Waktu mau memutuskan untuk ke Israel, digunakan ide. Ide inilah yang dinamakan bintang. Ide ini yang menuntun langkah hidup. Waktu sekolah pernah kita menjumpai soal dimana jawabannya hanya B (benar) dan S (salah). Orang yang jarang belajar akan menghitung kancing baju. Walaupun konyol tapi itulah ide/bintang. Pak Agung pada saat tes akhir SD membuat kerajinan tangan, selesai ujian beliau bersama teman-temannya pergi ke halaman dimana terdapat pohon asem. Di situ ada orang gila, ditengah ketegangannya lulus atau tidak, mereka bertanya pada orang gila tersebut. Pak Agung dkk lulus semua, tapi ada 1 orang yang dikatakan tidak lulus sama orang gila tersebut. Saat pulang orang tua melihatnya menangis bertanya kenapa? Orang tua hanya komentar: "wong edan dirungoke!" Orang gila sering dijadikan bintang.

Ketika kita ingin mengapai impian kita, ada masanya bintang itu tidak nampak. Kita seperti orang bingung tidak tahu harus berbuat apa.

Mungkin yang selama ini menjadi penuntun kita adalah suami, keluarga, guru atau pemimpin. Kalau yang selama ini menuntun hidup kita tiba-tiba hilang JANGAN PANIK. Ketika kita tidak tahu masa depan, jangan tanya pada orang salah. Orang Majus panik sampai mereka tanya pada orang salah. Bertanya pada Raja Herodes yang akhirnya membunuh semua anak dibawah 2 tahun. Kalau kita sedang tidak tahu arah, jangan panik dan kemudian tanya pada orang yang salah. Duduk diam tunggu tuntunan Roh Kudus. Akan tersesat ujungnya kalau minta bantuan orang lain. Orang salah menjerumuskan tidak jadi baik tapi lebih buruk.

Kapan bintang muncul lagi? Ketika firman itu dibukakan. Orang-orang majus membuka firman (Milka 5:1). Tidak ada yang lain kecuali kembali kepada firman. Baca firman dan bintang itu muncul lagi. Kita akan nikmati apa yang kita harapkan terjadi.

Ibu Lisa Sanusi berbagi cerita kepada Pak Agung, bahwa ada seorang guru di Jakarta yang ingin punya mobil sendiri. Sekian lama berdoa tapi tidak ada tanda-tanda dia akan memiliki mobil. Ketika dia kembali kepada firman, didapati sebuah firman: Dan apa saja yang kamu minta dalam doa dengan penuh kepercayaan, kamu akan menerimanya (Matius 21:22).
Dia sadar bahwa dia tidak bisa menyetir mobil. Tidak punya uang ekstra untuk kursus stir mobil. Dia buka internet dan mencari informasi bagaimana mengemudikan sebuah mobil. Di depan komputer, dia mempraktekkan seolah-olah dia sedang mengemudi.

Langkah pertama: masukan kunci dan hidupkan, sambil mulutnya bergetar grenggg...
Langkah kedua: injak kopling masukan gigi, sambil berkata klek dst.

Kalau ada orang lain melihat, mungkin orang sudah berkata: ini guru stress.

Suatu hari ada kebaktian di sebuah gereja. Ada orang yang manifestasi diserang roh jahat. Gereja tersebut belum mengerti akan peperangan rohani. Tidak ada yang bisa termasuk pendetanya, akhirnya guru tersebut datang. Sekian lama, disuatu titik akhirnya setan lepas dari tubuh orang yang kerasukan. Mereka mau mengantarkan bapak yang kerasukan tersebut pulang ke rumah tapi tidak ada yang bisa nyetir.

Bermodalkan belajar praktek sendiri, akhirnya guru ini yang mengemudikan. Dulu dia hanya bayang-bayang/imajinasi sekarang dihadapannya mobil sungguhan. Dia praktekkan langkah pertama, kedua dst. Karena kondisi malam, walaupun agak goyang zigzag tidak masalah. 

Sekian lama perjalanan akhirnya sampai dirumah bapak yang manifes tadi. Akhirnya bapak masuk ke rumah dan kuncinya dikasihkan kepada istrinya dan diapun kembali ke rumah. Pagi harinya bapak ini sadar dan dia dikasih tahu apa yang telah terjadi. 

Bapak ini bersyukur dan hari berikutnya dia bertemu dengan guru tersebut.Sebagai tanda terima kasih, diberikannyalah kunci serta mobil itu kepada si guru. Entah berapa lama dia sudah berdoa dan seolah-olah bintang tidak ada. Buka firman maka firman itu yang menuntun kita.

Begitu firman itu disampaikan, bintang itu muncul kembali dan menuntun. Jika kita mengalami jalan buntu/ bintang yang tidak kelihatan lagi, kembalilah kepada Tuhan. Lihatlah bagaimana sangat nyata Tuhan memberkati kita. Kita menyembah Yesus yang tidak selamanya bayi tapi Dia sekarang sudah menjadi Raja segala raja.

Sumber : www.elyonsw.blogspot.com

-------------------------



Minggu, 22 Desember 2013
4 Persembahan dengan 4 Kegunaan
Pdt. Petrus Agung

Pengelihatan Pak Agung saat penyembahan di Natal SHRK Jakarta:
Di sebuah ruang sidang yang besar Tuhan memanggil nama-nama kita satu persatu. Saat yang dipanggil muncul, ada malaikat yang meneriakkan sebutan atau panggilan dari orang itu: dia yang setia, dia yang penuh iman, dia yang Engkau kasihi, sahabatMu. Contohnya saat orang-orang memberitahukan pada Yesus tentang kematian Lazarus, dia disebut sebagai: “dia yang Kau kasihi”, dan Yesus mengerti siapa yang dimaksud.

Setiap kita punya sebutan di depan Tuhan !

Masing-masing orang yang dipanggil diberi hadiah atas apa yang dilakukan dan kerjakan untuk Tuhan di sepanjang tahun ini. Ada yang merasakan hadiah itu mulai akhir tahun ini, ada yang mulai awal tahun depan.

Janji Tuhan pada Abraham: keturunannya akan seperti pasir di laut dan bintang di langit. Pasir ada di bawah, bintang ada di atas. Tuhan berkata bahwa sudah waktunya anak-anak Tuhan jadi bintang-bintang. Alkitab katakan 1/3 bintang akan gugur, tapi ada bintang yang tidak akan gugur/ rontok selama-lamanya karena dijamin Tuhan.

Cara supaya anak-anak Tuhan jadi bintang yang tidak gugur:

Dan orang- orang bijaksana akan bercahaya seperti cahaya cakrawala, dan yang telah menuntun banyak orang kepada kebenaran seperti bintang- bintang, tetap untuk selama- lamanya. (Dan 12: 3)

Ada 2 macam orang yang akan jadi bintang yang bercahaya pada akhir jaman:
Ø Orang-orang yang bijaksana
Ø Orang-orang yang menuntun banyak orang lain kepada kebenaran

Menjadi Bijaksana dalam hal Persembahan
Semua yang Tuhan perintahkan dan minta pada kita, baik materi atau non-materi, ujungnya kembali pada kita. Contoh: Tuhan minta Ishak kepada Abraham, ujungnya Abraham dapatkan Ishak kembali.

1. Perpuluhan (Mal 3: 10-12)
Bawalah seluruh persembahan persepuluhan itu ke dalam rumah perbendaharaan, supaya ada persediaan makanan di rumah-Ku dan ujilah Aku, firman TUHAN semesta alam, apakah Aku tidak membukakan bagimu tingkap-tingkap langit dan mencurahkan berkat kepadamu sampai berkelimpahan (Mal 3: 10)

Persepuluhan memberikan efek langit:
Ø Langit di atas kita terbuka, maka berkat Tuhan terbuka bagi kita.
Ø Semua binatang pelahap yang merusak hidup kita dihardik dan disingkirkan.

Perpuluhan adalah hak dan milik Tuhan, maka dikatakan kita mengembalikan dan bukan memberi, dan itu merupakan penyembahan kita. Kita tidak bisa membagi-bagi perpuluhan semau kita, harus kepada tudung rohani kita.

Aturan sinode JKI : 1/10 dari persembahan diserahkan ke sinode. JKI Injil Kerajaan mengembalikan perpuluhan kepada sinode setiap senin pagi, dan bukan per bulan. Begitu diserahkan, bagian JKI selesai. Penggunaan dan pengaturan uang itu terserah kepada sinode.

Saat gereja JKI melakukan kewajibannya, maka JKI mendapat tudung rohani Pdt. Adi Susanto. Pak Adi punya ketulusan, jiwa besar, hati Bapa, punya kerinduan besar supaya jiwa-jiwa yang belum diselamatkan mengenal Tuhan. Dia tidak merasa tersaingi dengan orang-orang muda yang sedang berkembang, malah memberi kepercayaan dan kesempatan kepada mereka.

Contoh salah satu sikap yang menunjukkan hati Bapa yang dimiliki Pak Adi:
Ada seorang hamba Tuhan yang sedang dihakimi banyak orang sebagai sesat, justru diundang Pak Adi untuk khotbah di PD Sangkakala. Pemikiran Pak Adi: lihat intinya, jangan aksesorisnya. Jika semua orang menghakimi hamba Tuhan itu, kemudian dia kepahitan dan pindah agama, justru dia akan binasa.

Dengan tudung rohani seperti Pak Adi, maka JKI mempunyai hati Bapa yang memungkinkan adanya pertumbuhan dan semakin besar.

Perpuluhan mengamankan tudung kita sendiri

Setiap kebaktian yang dilayani Ps. John Avanzini, 1/10 dari persembahan diserahkan kepada ps. John. Maka JKI punya tudung seorang nabi di bidang keuangan dengan urapan 100 kali ganda.

2. Taburan
Apa yang kita tabur, itu yang kita tuai. Semakin banyak menabur, semakin banyak tuaian.
Taburan adalah jenis persembahan yang bentuknya seperti investasi. Saat diberikan, kita harus mengerti apa yang akan kita dapat dengan memberikan taburan tersebut.

Contoh: Perempuan sunem yang membuatkan kamar bagi Elisa. Setelah Elisa beberapa kali mampir, akhirnya perempuan ini mendapatkan upah berupa hal yang selama ini belum dimilikinya: anak.

Semua bentuk taburan punya tujuan jelas, dan pasti menuai: 30x, 60x, atau 100x ganda.

Kerjakan taburan dengan pengertian bahwa akan menuai hasilnya:
Ø JKI memberkati pelayanan radio George Otis, ujungnya JKI mendapatkan radio Rhema.
Ø JKI membantu dana untuk pembelian tanah bagi sekolah yang akan didirikan Mahanaim, ujungnya JKI punya sekolah Terang Bangsa.

Berikan taburan di tempat yang subur!

3. Berkat persembahan untuk orang-orang miskin atau yang kekurangan
Memberi kepada orang miskin adalah memiutangi Tuhan.

Siapa menaruh belas kasihan kepada orang yang lemah, memiutangi TUHAN, yang akan membalas perbuatannya itu. (Ams 19: 17)

Dalam peristiwa 5 roti dan 2 ikan ada 5000 orang yang lapar. Ada seorang anak merelakan bekalnya, maka 5000 orang tersebut bisa makan kenyang bahkan sisa 12 bakul.

Setiap kali kita menolong orang miskin, kita akan mengalami pelipat-gandaan

Sepanjang tahun 2013 Pak Agung menolong sekitar 5 orang jemaat yang kesulitan tempat tinggal. Suatu kali Pak Agung akan membeli sebuah rumah. Deal pembayarannya 3 kali dengan selang 3 bulan.
Ternyata setelah khotbah kunci Daud, besoknya di hari senin dan selasa ada orang-orang yang menutup pembayarannya, sehingga Pak Agung tidak mengeluarkan uang sedikitpun.

4. Persembahan khusus
Persembahan khusus diberikan dalam momen khusus dan dalam jumlah khusus. Jika dilakukan dengan tepat, maka akan terjadi terobosan!

Contoh:
Janda Sarfat datang ke Elia dengan tebung segenggam dan sedikit minyak. Elia meminta secara khusus pada wanita ini untuk membuat roti. Begitu dibuatkan, tepung dan minyak tidak habis hingga waktu panen.
Semalaman para murid mencari ikan dan gagal. Tuhan perintahkan bergerak ke tempat yang dalam, lalu tebarkan jala, maka ikan yang ditangkap begitu banyak.

Breakthrough harus dengan ketepatan, dilakukan dengan kuat, maka akan berhasil menjebol/ menerobos.

Kesaksian:
Setelah pelunasan tanah Holy Stadium, uang di kas JKI hanya sisa 400 juta, dan beberapa waktu tidak bertambah. Padahal kebutuhan dana minimal 1,2M untuk tiang pancang pertama. Saat Mahanaim butuh 400 juta untuk membeli tanah yang kelak untuk sekolah, Tuhan bicara kepada Pak Agung: "koq pas ya? ". Walau dengan berbagai pertimbangan, akhirnya Pak Agung memberikan uang tersebut.

Beberapa waktu kemudian, saat Ps. John Avanzini buat kebaktian "The unusual", jumlah persembahan yang diterima 21M, dan Holy Stadium terbangun.

Sumber : www.minyakcadangan.blogspot.com
  
-------------------------



Sion, 10 Desember 2013
By: Ev. Nany Susanty

Siapkan kapasitasmu yang besar untuk menerima berkat dan anugrah yang luar biasa dari Tuhan..

Mikha 7:11
11: Akan datang suatu hari bahwa pagar tembokmu akan dibangun kembali; pada hari itulah perbatasanmu akan diperluas.

Apa yang diperluas? Semua yang terbaik, kesehatan, berkat, kekuatan, kekayaan, usaha, dll..
Kita tidak sekedar terima hal ini, tapi harus ada bagian yang kita lakukan..

Siap terima panggilan dan Firman

Kejadian 12:1-4
1: Berfirmanlah TUHAN kepada Abram: "Pergilah dari negerimu dan dari sanak saudaramu dan dari rumah bapamu ini ke negeri yang akan Kutunjukkan kepadamu;
2: Aku akan membuat engkau menjadi bangsa yang besar, dan memberkati engkau serta membuat namamu masyhur; dan engkau akan menjadi berkat.
3: Aku akan memberkati orang-orang yang memberkati engkau, dan mengutuk orang-orang yang mengutuk engkau, dan olehmu semua kaum di muka bumi akan mendapat berkat."
4: Lalu pergilah Abram seperti yang difirmankan TUHAN kepadanya, dan Lotpun ikut bersama-sama dengan dia; Abram berumur tujuh puluh lima tahun, ketika ia berangkat dari Haran.

Abraham mendapat Firman untuk pergi dan meninggalkan semuanya, sehingga tempat dimana dia nantinya berada, dia akan diberkati.. Namun akhirnya tergantung Abraham, kalau dia mau pergi, Firman itu jadi dalam hidupnya, kalau tidak pergi, ya tidak jadi.. Firman Tuhan itu tidak pernah gagal, tapi kalau kita tidak lakukan, Firman itu tidak akan jadi..
Nurutnya bagaimana? Menyenangkan hati Tuhan, mendahulukan Tuhan lebih dari diri sendiri..
Mengasihi Tuhan, belajar untuk datang ke Tuhan terlebih dahulu, bersyukur kepada Tuhan.. Dahulukan Tuhan lebih dari yang lain, lebih dari kepentingan diri sendiri, dan belajar minta kemampuan dari Tuhan..

Siap untuk dipisahkan, dimurnikan

Kejadian 13:9
9: Bukankah seluruh negeri ini terbuka untuk engkau? Baiklah pisahkan dirimu dari padaku; jika engkau ke kiri, maka aku ke kanan, jika engkau ke kanan, maka aku ke kiri."

Abraham dimurnikan, kita harus dimurnikan..
Ketika engkau tidak nurut, ketika itu juga tembokmu bolong.. Setiap ada lubang, cepat minta ampun dengan Tuhan sehingga tembok itu ditutup kembali oleh Tuhan..
Seharusnya Abraham pergi sendiri, tidak bersama Lot, namun dia mengajak Lot, dan akhirnya terjadi pertengkaran antara dia dengan Lot ketika sudah diberkati..
Lepaskan semua sifat-sifat yang tidak baik, mudah tersinggung, iri hati, lepaskan semua..


Kejadian 13:14-17
14: Setelah Lot berpisah dari pada Abram, berfirmanlah TUHAN kepada Abram: "Pandanglah sekelilingmu dan lihatlah dari tempat engkau berdiri itu ke timur dan barat, utara dan selatan,
15: sebab seluruh negeri yang kaulihat itu akan Kuberikan kepadamu dan kepada keturunanmu untuk selama-lamanya.
16: Dan Aku akan menjadikan keturunanmu seperti debu tanah banyaknya, sehingga, jika seandainya ada yang dapat menghitung debu tanah, keturunanmupun akan dapat dihitung juga.
17: Bersiaplah, jalanilah negeri itu menurut panjang dan lebarnya, sebab kepadamulah akan Kuberikan negeri itu."

Tempat dimana Abraham berdiri itu Hebron, dan arti Hebron itu adalah tempat perjanjian kita dengan Tuhan, perlipatkaligandaan.. Yang berjanji bukan manusia, tapi Tuhan..
Ketika engkau mendapatkan pernyataan, ucapkan, percaya, dan itu akan jadi..
Kalau engkau sudah dapat Firman, jalani, perkatakan! Semua milik Kristus, bukan milik saya.. Doa keliling itu biar kotamu jadi milik Kristus! Biar ada puji-pujian di jalan-jalan, tidak ada perampokan, tidak ada orang miskin lagi, dll..

Jangan mengambil yang bukan jatah kita

Kejadian 14:21-24
21: Berkatalah raja Sodom itu kepada Abram: "Berikanlah kepadaku orang-orang itu, dan ambillah untukmu harta benda itu."
22: Tetapi kata Abram kepada raja negeri Sodom itu: "Aku bersumpah demi TUHAN, Allah Yang Mahatinggi, Pencipta langit dan bumi:
23: Aku tidak akan mengambil apa-apa dari kepunyaanmu itu, sepotong benang atau tali kasutpun tidak, supaya engkau jangan dapat berkata: Aku telah membuat Abram menjadi kaya.
24: Kalau aku, jangan sekali-kali! Hanya apa yang telah dimakan oleh bujang-bujang ini dan juga bagian orang-orang yang pergi bersama-sama dengan aku, yakni Aner, Eskol dan Mamre, biarlah mereka itu mengambil bagiannya masing-masing."

Kalau mau menolong, ya tolong orang lain, tapi jangan ambil jatah orang lain..

Sumber : www.bezaleel-uri-hur.blogspot.com
  
-------------------------



Minggu, 01 Desember 2013
Batas Wilayah - Victor Purnomo

Ams 4: 23-27
Hati adalah pusat segalanya, dan merupakan ukuran seberapa besar dan lebar wilayah kita.

Semula Victor berfikir bahwa jika kita baik, maka wilayah kita akan maju dan besar, jika sebaliknya wilayah kita tetap. Tapi Tuhan tunjukkan bahwa wilayah kita juga bisa berkurang, bahkan hilang. Daerah, wilayah, kepercayaan Tuhan dalam hidup kita tidak tetap, bisa berkurang, bahkan hilang, jika kita tidak bisa jaga hati kita dengan segala kewaspadaan.

Keep thy heart with all diligence: for out of it are the issues of life (Ams 4: 23, KJV)

Kata “menjaga” seperti penjaga penjara mengawal sungguh-sungguh supaya tahanan tidak lolos. Jika kita bisa jagai hati kita, maka wilayah dan daerah kita akan diperbesar dan diperlebar oleh Tuhan.
Setiap orang, kota, maupun negara mempunyai wilayah. Kemampuan mempertahankan wilayah tergantung seberapa kuat bisa menjaga wilayahnya.

Jika hati kita mulai lemah dan terganggu, mungkin tanpa sadar wilayah kita sedang dicuri setan

Hati kita mudah digoda, dicemari, dan dikotori. Tapi jika kita jagai, maka hati kita akan tetap aman. Kita tidak pernah bisa mengubah hati orang lain. Kita tidak bisa buat semua orang lain mengasihi kita, tapi kita bisa mengatur hati kita sehingga merasa disukai dan diterima semua orang.

Perumpamaan tentang penabur (Mat 13: 3-8, 18-23). Tanah melambangkan hati. Benih sukar untuk bisa hidup dan tumbuh. Di tanah yang subur benih itu tumbuh 30x, 60x dan 100x lipat.
Jika ada banyak Firman Tuhan diberikan dalam hidup kita, tapi tidak berbuah dan buntu, masalah belum tentu di benih, tapi karena hati kita yang perlu dibersihkan dan dibereskan.

Ada yang begitu gampang berbuah, ada yang tidak bisa berbuah: kunci semuanya di hati.
Saat hati kita diperbaiki dan dibongkar Tuhan, maka benih Firman Tuhan akan mudah tumbuh dan berbuah dalam hati kita.

Salomo berhikmat, banyak tahu, dan banyak menulis tentang arti kehidupan. Salomo mengajari bagaimana kita memiliki hati yang bijaksana dengan mengamati semut (Ams 6: 6-9).

Hai pemalas, pergilah kepada semut, perhatikanlah lakunya dan jadilah bijak (Ams 6: 6)

Keistimewaan semut:
1. Semut suka memberi
Di tubuh semut ada kantong berisi cairan gula cadangan. Semut akan mendeteksi teman yang lapar dengan sungutnya, lalu memberikan gula itu.
Bahkan saat dua koloni semut akan berperang, sebelum perang semut yang kenyang akan mendeteksi lawannya. Jika lawannya kelaparan, dia akan memberi makan lawannya lebih dulu, sampai musuhnya kembali kuat.
Saat memberikan cadangan gulanya, wajah semut terlihat bagus. Sementara si penerima wajahnya biasa saja.

Adalah lebih berbahagia memberi dari pada menerima (Kis 20: 35b)

Memberi tidak selalu berupa uang. Tapi bisa berupa waktu, perhatian, pertolongan, dll.

Semut tidak pernah berhutang, karena mereka yang memiliki berinisiatif mendekati dan memberi, bukan meminta.

2. Semut binatang terkuat di dunia
Semut ammpu mengangkat beban 50x berat tubuhnya. Manusia dan gajah maksimal mengangkat 2,5 x berat badannya.

Kita harus punya hati yang kuat! Jika hati kita lemah dan gampang patah, maka tidak akan mampu melakukan hal-hal besar. Jika hati kita kuat, kita bisa hadapi banyak hal dalam kehidupan, dan bisa mengerjakan banyak hal.

Tubuh kita mengikuti hati kita. Saat hati kita lemah, tubuh kita ikut lemah. Saat hati kita kuat, tubuh kita ikut kuat.

3. Semut memiliki kecerdasan
Semut mengumpulkan makanan di musim panas untuk persediaan makanan di musim dingin/ hujan. Diantaranya semut menyimpan biji-bijian di dalam tanah. Walau biji diletakkan di dalam tanah, biji-bijian itu tidak tumbuh, karena sudah dipotong dan dibelah. Ketika diperlukan, semut punya banyak makanan.

Anak Tuhan harus cerdas dalam menghadapi berbagai situasi, sehingga selalu ada persediaan

4. Semut tidak pernah putus asa dan selalu punya cara mengatasi masalah
Saat banjir, koloni semut membuat kapal dari daun. Mereka bersama-sama saling mengait, menghanyutkan diri, hingga sampai di tempat yang baru, lalu menyusun ulang koloninya.

Untuk menyeberangi kubangan, semut saling berkait sambung-menyambung menjadi jembatan, lalu semut lain berjalan di atasnya.

Jangan inginkan apa yang orang lain miliki. Apapun yang sudah kita miliki bisa dikembangkan!
Anak Tuhan tidak boleh putus asa. Bersama Tuhan kita bisa melewati semua masalah.

5. Semut adalah binatang yang berkorban
Kasta dalam dunia semut: ratu, pekerja, tentara, pejantan.
Semut pejantan tugasnya hanya membuahi telur-telur. Setelah membuahi telur, sekian jam kemudian dia mati. Karena pengorbanan pejantan-pejantan inilah semut tidak punah dan terus berkembang.

Korban artinya hal yang bagi kita tidak enak, tapi bisa menolong dan menyenangkan orang lain.

Saat kita bisa belajar dari semut, maka kita akan berhikmat dan punya pengertian, punya hati yang bijaksana. Saat hati kita bijaksana, wilayah kita akan diperbesar dan diperlebar.

Sumber : www.minyakcadangan.blogspot.com
  
-------------------------



Minggu Sore, 24 November 2013
Memerintah Level Raja-Raja - Ibu Linda Tedja

Daniel 1:1-20
Waktu itu Yerusalem dikepung habis. Dibawalah anak-anak muda garis keturunan baik orang-orang pilihan untuk menjadi pemimpin. Babel adalah babilonia artinya membingungkan. Babel dari kata confuse. Tapi babelonia juga berarti the gate of God. Daniel hidup di 4 masa pemerintahan yaitu raja Nebukatnezar , raja Beltyazar, raja Media yaitu Darius, dan raja Persia yaitu Koresh. Daniel adalah orang kepercayaan. Roh Babel: kesombongan, pemberontakan, mamon, iri hati, kepahitan dll. Mengapa Daniel dkk bisa menjadi pemimpin? Ayat 5 mereka dididik untuk mengerti bahasa babel, pemerintahan babel dsb sehingga mereka bisa bekerja di istana. Kitab daniel menuliskan orang-orang kudus akhir jaman.

Mengapa mereka bisa memerintah sebagai raja-raja?

1. Dididik
Kehidupan kita dididik melalui masalah. Kita dibentuk melalui pengalaman pribadi. Kalau kita dididik maka jiwa kita semakin kuat. Tapi semua itu tergantung sikap hati. Ngomel, berontak, kepahitan menjadikan roh dan jiwa kita melemah. Mungkin kita berkata: "Aku butuh kebebasan, aku punya hak, dsb" artinya kita memberontak terhadap Tuan kita. Daniel dkk, mereka sebagai tawanan. Mereka dalam kendali babel tapi mereka keluar sebagai pemenang. Mereka harus dididik 3 tahun. Didikan kita di sekolah sekitar 14 tahun. Mereka hanya membutuhkan waktu didikan 3 tahun dan keluar sebagai pemimpin. Mereka tidak ngomel, mereka tidak kecewa, mereka tidak berontak. Hari-hari ini Tuhan sedang menunggu kita, mau tidak kita masuk dalam didikan Tuhan. Kalau kita tidak dididik dalam percepatan Tuhan berkata "lewat". Kalau tidak menangkap justru ngomel Tuhan berkata "lewat". Banyak orang yang tidak mau terima didikan Tuhan. Ada orang-orang yang menerima jatah banyak karena mereka mau dididik. Tetapi ada pula jatahnya besar tapi yang diterima sedikit bahkan kosong, karena mereka tidak mau dididik. Ada banyak orang yang kepahitan, iri hati, sombong, berontak menyebabkan jatah besar hilang. Mengapa Daud bisa bertahan sampai garis akhir sedangkan Saul hanya setengah dari pemerintahannya? Saul kepotong destinynya. Karena letaknya di jiwa, dia iri harga dirinya direndahkan. Tuhan mendidik kita di jiwa. Sadarilah kita hidup ditengah-tengah roh babel. Yang hebat dari Daniel dkk, dalam penjara mereka keluar sebagai pemenang. Mau kita dididik untuk menjadi penguasa level raja-raja. Sekalipun kita bisa doa perang sehebat apapun tanpa karakter yang mendukung maka tidak ada artinya.

2. Berketetapan hati
Daniel tahu santapan raja adalah makanan najis. Dia tidak mau makan dan minum santapan raja. Mengapa dia tidak mau makan santapan raja? Santapan raja adalah makanan yang sebelumnya dipersembahkan kepada patung/dewanya. Santapan raja bicara keinginan daging. Berketetapan hati tidak pernah mau menyangkal Tuhan dan menyembah dewa-dewa atau patung. Sementara orang lain menipu ada anak-anak Tuhan yang jujur. Sementara orang lain berzinah ada anak-anak Tuhan yang hidup benar. Sementara orang lain tawuran ada anak-anak Tuhan yang hidup dalam damai. Tidak ada kata kompromi dengan dosa.

Mengapa Daniel dkk sampai bisa dipercaya menduduki pemerintahan? Mereka didapati 10x lebih cerdas dari orang-orang babel. Lebih dari ahli jampi artinya Daniel mengerti dunia roh. Mereka cerdas secara intelek dan cerdas secarar roh.

Daniel 3:17-18
Ditengah kegalauan, perjinahan jasmani rohani, penyembahan berhala, Daniel dkk tidak menyembah patung. Orang-orang yang seperti itu dicari untuk memerintah bersama Tuhan. Level kekuatan roh kita akan teruji saat kita mengalami ketakutan. Kalau kita mengalami hal-hal buruk maka akan teruji kwalitas iman kita.

3. Keintiman
Daniel 6:11
Kalau kita tidak punya keintiman kedekatan, maka kita tidak bisa masuk level raja-raja memerintah. Daniel punya roh kecerdasan sehingga orang-orang babel merasa iri. Mereka cari celah untuk mengalahkan daniel. Tapi Daniel selalu memiliki keintiman, dia menyembah Tuhan sehari 3x. Dia punya kedekatan yang kuat. Orang yang tidak mengenal Allahnya akan binasa. Daniel mengenal Tuhannya olehnya dia tidak pernah takut mati. Kekuatan roh kita dilihat dari kedekatan kita. Setan tidak takut karena kehebatan main musik, menari tapi setan takut akan kedekatan kita dengan Tuhan. Kadar keintiman kita akan teruji ketika kita menghadapi masalah. Mudah kecewa maka tidak layak memerintah. Mudah menyalahkan orang lain maka tidak layak memerintah. Mudah sombong maka tidak layak memerintah. Jangan katakan menjadi penahluk dunia kalau diri kita saja tidak bisa kita tahlukkan. Jaman akan semakin rusak, kalau tidak intim habislah kita. Setan itu menyusup kalau kita tidak intim kita akan tertipu. Daniel bisa membaca pikiran orang bukan karena Daniel hebat melainkan karena ada Roh Tuhan dalam diri Daniel. Daniel bisa mengartikan bukan karena Daniel hebat melainkan karena ada Roh Tuhan dalam diri Daniel. Kalau kita tidak merendahkan diri dan bersatu dengan Tuhan maka mustahil segala sesuatu akan terjadi. Olehnya sepakat dengan hati Tuhan, unity dengan Tuhan, percaya yang ajaib itu terjadi.

4. Mengerti
Daniel 10:1-2,12
Daniel 3 minggu puasa minta pengertian. Daniel punya hati untuk mengerti. Kalau tidak punya hati untuk memikirkan pekerjaan Tuhan kita tidak bisa memerintah level raja-raja. Daniel ngerti hati Tuhan makanya dia diangkat sebegitu rupa.

Daniel 7:18,22,27
Sampai ditulis 3x artinya Tuhan ingin supaya kita benar-benar memerintah. Semua kekuasaan kerajaan didunia diberikan kepada orang-orang kudus. Tapi itu tidak bisa dilakukan kalau kita masih dibelenggu kepahitan. Engkau harus jadi raja atas dirimu, keluarga, kota, negara dll. Roh babel dalam hidup kita harus dikeluarkan dari hidup kita. Mudah tersinggung, kikir, kesombongan dll, Tuhan berkata: "lepaskan itu!"

Ini waktunya kita memerintah. Banyak orang akan bertobat. Orang-orang kudus Tuhan akan memerintah, memerintah sampai level raja-raja.

Sumber : www.elyonsw.blogspot.com



-------------------------


Minggu, 3 November 2013
Melatih Diri - Victor Purnomo

Memang tiap-tiap ganjaran pada waktu ia diberikan tidak mendatangkan sukacita, tetapi dukacita. Tetapi kemudian ia menghasilkan buah kebenaran yang memberikan damai kepada mereka yang dilatih olehnya. (Ibr 12:11)

Ada target/ tujuan Tuhan dalam hidup kita: menghasilkan buah kebenaran, dan tujuannya memberikan damai dalam hidup kita. Jika ada buah kebenaran dalam hidup kita, artinya hidup kita senantiasa dituntun dalam semua jalan kebenaran. Semua manusia ingin hidup baik dan dalam kebenaran karena itu adalah sifat alamiah/ nature kita. Tidak ada orang yang ingin hidup jahat.

Ganjaran = chastening = παιδεία = paideia (G3809) = training dan edukasi/ pendidikan.

Tuhan sedang men-training dan mendidik kita seperti seorang guru, supaya dalam hidup kita muncul buah kebenaran dan kedamaian. Didikan Tuhan ini mengubah kebodohan menjadi kepintaran, artinya semua orang bisa menjadi cerdas, jika mengijinkan Tuhan mendidik dia.

Dilatih = exercised = γυμνάζω = gumnazō (G1128) = orang yang berolah raga kebugaran untuk membentuk tubuhnya jadi besar dan kuat.

Jaman Yunani kuno ada sekolah atletik (palestra), tujuannya melatih, mendidik dan membuat orang-orang muda menjadi lebih kuat, melalui latihan yang sangat berat.

Gereja harus punya orang-orang yang kuat. Jika tidak, maka kekuatan kita tersedot hanya untuk mengurusi urusan-urusan pribadi, akibatnya tidak bisa berbuat sesuatu yang besar buat Tuhan. Jika kekuatan kita besar, kita akan bisa mengatasi masalah-masalah pribadi, dan masih punya cukup cadangan kekuatan untuk berbuat sesuatu bagi Tuhan.

Tuhan mau ada orang-orang yang memberikan dirinya dilatih Tuhan, supaya jadi besar dan kuat, sehingga bisa lakukan hal-hal besar bagi Tuhan.

Kesaksian:
Pak Viktor RC ke Amerika, Kuba, Jamaica, Bahama, masing-masing perlu visa. Lama misi hanya 14 hari. Visa Jamaika jika diurus di Indonesia, keluar dalam 30 hari. Bahama dan Cuba tidak punya kedutaan di Indonesia, maka untuk mengurus visa-nya hanya bisa di Amerika.

14 hari misi, 5 hari perjalanan, maka hanya ada 9 hari misi. Mengurus visa jamaika 4 hari, visa Bahama 5 hari. Artinya tidak ada waktu untuk lakukan misi, hanya untuk urus visa. Maka itulah saat bagi Pak Viktor untuk bersandar penuh pada Tuhan.

Sampai Washington Pak Viktor langsung urus visa Jamaika. Harusnya 3 hari, maka minta terobosan Tuhan sehingga akhirnya dalam 2 hari visa bisa keluar. Setelah mengambil visa Jamaica, p Viktor langsung urus visa Bahama: harusnya 5 hari, tapi anugrah Tuhan membuat visa jadi dalam 1 hari.

Sesampai Jamaica, Pak Viktor urus visa Cuba dan langsung jadi dalam 1 hari.

Akhirnya 3 visa keluar dalam 3 hari.

Jika hanya menghadapi hal-hal mudah dalam hidup, kita tidak akan punya kekuatan. Saat kita hadapi situasi yang sukar dan tidak mungkin, itu saat Tuhan bisa banyak bekerja dalam hidup kita.

Saat kita sedang menghadapi semua yang sukar dan tidak pasti, itulah saat Tuhan melatih kita, karena Dia adalah Tuhan yang penuh kepastian.

Spesialisasi Tuhan: jika semua jalan buntu, Tuhan sediakan 1 pintu terakhir yang sebelumnya tidak terlihat: pintu iman. Saat kita percaya, kita akan lihat pintu itu, maka semua yang tidak mungkin akan tercipta dan jadi ada.

Hak 3:1-4
Tuhan sengaja ingin melatih orang-orang Israel, dengan jalan meninggalkan suku-suku kecil, sehingga orang Israel bisa berlatih berperang dan kuat.

Tuhan sengaja tinggalkan beberapa lawan kecil dalam hidup kita supaya kita tidak santai, dan terlatih. Respon orang Israel salah: bukannya diperangi, malah dinikahi. Kadang kita bukan memusuhi iblis, tapi justru berteman. Padahal Tuhan berikan itu sebagai sparring-partner kita.

Sejak Daud diurapi Samuel, ada destiny baru bagi Daud: jadi raja Israel. Tapi Tuhan harus latih Daud, karena tidak mungkin dari gembala langsung jadi raja. Jika Daud tidak pernah masuk pelatihan Tuhan, dia tidak pernah jadi apapun.

Dalam hidup kita ada destiny yang hebat dan besar. Jika hanya kita pegang, maka tidak akan pernah jadi. Supaya destiny itu jadi, maka kita perlu berlatih.

Pelatihan Tuhan bagi Daud sebelum mencapai destinynya:

1. Jadi Pelayan Saul
Demikianlah Daud sampai kepada Saul dan menjadi pelayannya. Saul sangat mengasihinya, dan ia menjadi pembawa senjatanya. (1Sam 16: 21)

Dari gembala, Daud jadi pelayan Saul. Dia masuk istana, dikasihi. Hari ke hari Daud melihat kerja Saul: makan, mengatur strategi perang, membuat keputusan, mengatur kerajaan, dst.
Jika tidak melewati training ini, Daud tidak akan tahu bagaimana bersikap sebagai raja, dan bertindak hanya sebagai gembala.

Level ini seperti TK. Tk adalah level sekolah yang menyenangkan, materinya sederhana.

2. Jadi Tentara/ Prajurit
Daud maju berperang dan selalu berhasil ke mana juga Saul menyuruhnya (1Sam 18: 5a)

Daud keluar dari istana, pergi berperang, menjadi tentara. Tentara yang maju perang tidak tahu apakah dia akan bisa pulang hidup atau tidak.
Saat menghadapi musuh, Daud belajar untuk bertindak cepat, memutuskan dengan cepat, ber-reaksi cepat terhadap serangan lawan, kecepatan dan ketepatannya dilatih, instingnya dilatih.

3. Jadi Pemimpin Pasukan
sehingga Saul mengangkat dia mengepalai para prajurit (1Sam 18: 5b)

Daud diangkat jadi kepala pasukan yang mengatur strategi. Bukan lagi berpikir bagaimana menyelamatkan diri sendiri, tapi bagaimana sebuah anggota pasukan yang dipimpinnya menang, dan semua pulang dengan selamat. Mengatur manusia lebih sulit daripada mengatur benda-benda.

4. Jadi Kepala Pasukan 1000
Sebab itu Saul menjauhkan Daud dari dekatnya dan mengangkat dia menjadi kepala pasukan seribu (1Sam 18: 13a)

Daud jadi penentu nasib negaranya: hancur atau menang. Level tanggung-jawabnya dinaikkan.

Jika Daud hanya pemain harpa atau gembala, dia tidak tahu strategi perang, dan tidak bisa berbuat banyak. Hasil pelatihan: Daud tahu cara hidup di istana, tahu berperang, dan tahu cara mengatur strategi perang.

5. Ujian Hati
Saul memberikan anaknya untuk jadi istri Daud, tapi dengan tujuan supaya menjadi jerat bagi Daud.
Saul meminta mas-kawinnya 100 kulit khatan orang Filistin, artinya Daud harus terlebih dulu membunuh 100 orang Filistin. Tujuan Saul adalah membunuh Daud. Daud tahu rencana jahat dan kelicikan Saul, tapi Daud tetap lakukan yang Saul minta dengan tulus.

Kita harus punya hati yang tulus, karena ketulusan selalu menang atas kelicikan.

Di Jamaica semua kontak yang diberikan tidak bisa dihubungi. Dengan diantar seorang sopir taxi, Pak Viktor bisa kunjungi: panti asuhan anak down syndrom, sekolah, penampungan gelandangan.

Ini adalah training bagi Pak Viktor untuk bergantung pada Tuhan lebih dari bergantung pada manusia.

6. Dikejar-kejar Saul
Saul iri, mengejar, dan hendak membunuh Daud. Pelatihan ini untuk melatih Daud menjadi cerdik, dan bisa meloloskan diri dari berbagai kondisi dan jebakan lawan.
Bahkan beberapa kali Daud mendapat kesempatan membunuh Saul, tapi tidak dilakukan.

Training ada masa berakhirnya. Jika Tuhan lihat bahwa pelatihannya sudah cukup, maka akhirnya Daud dinobatkan menjadi raja Israel, sesuai destiny-nya.

Jika destiny jadi dokter yang hebat – tapi tidak pernah kuliah- destiny tidak akan pernah jadi.
Jika destiny kita jadi konglomerat, tapi tidak pernah belajar bisnis, maka tidak akan pernah jadi.

Arti kata “training” dalam bahasa Inggris adalah beaten until black and blue. Latihan kita harus sampai menyakitkan, mencapai batas kemampuan, dan badan jadi tidak enak, baru latihan itu bisa mendapatkan kekuatan dan hasil terbaik.

Setiap kali kita menghadapi yang tidak enak, itu akan memperkuat dan memperbesar roh kita.

Di olympiade Roma 1960 ada seorang wanita afro-amerika bernama Wilma Rudolph yang berhasil mendapat 3 emas di nomor lari, walaupun kakinya cacat karena polio. Dia bisa menang karena mau dilatih. Di titik kelemahan: kakinya, dia raih kemenangan dan kalahkan semua lawan yang normal.

Di tempat terlemah kita, jika kita mau dilatih dan meminta Tuhan latih kita, maka kita bisa menang !

Oscar Pistorius dari Afrika Selatan. Juara lari, padahal dari lutut ke bawah di amputasi dan diganti plat besi. Dia bisa jadi juara karena mau dilatih, berlatih lebih keras dan lebih serius.

Sebelum kita mendapat hati yang baru, kita tidak bisa melihat pintu iman yang tidak pernah tertutup!


Minta hati yang baru, sehingga kita bisa lihat semua tujuan Tuhan dari setiap pelatihan kita !

Sumber : web.keluargarhema.com


-------------------------


Aku Imanuel, Di Manakah Kamu?

"Bila ia berseru kepada-Ku, Aku akan menjawab, Aku akan menyertai dia dalam kesesakan, Aku akan meluputkannya dan memuliakannya."

"Sesungguhnya, anak dara itu akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki, dan mereka akan menamakan Dia Imanuel"

"Kerinduan-Ku adalah bersama kalian, kerinduan-Ku juga adalah kalian terus bersama dengan-Ku. Banyak anak-anak-Ku yang melafalkan Mazmur 91 sebagai ucapan profetik sewaktu, terutama ketika mereka menghadapi berbagai tekanan dan masalah yang cukup berat dan bahkan amat berat. Berbahagialah mereka yang bertahan hingga menang pada kesudahannya. Namun bagi mereka yang menyerah dari pertandingan iman, mereka harus tetap mengulang lagi di setiap kesempatan. Dan kesempatan itu akan berakhir pada Masa Kesusahan Besar.

"Ketika kalian dalam tekanan dan masalah yang besar, kalian langsung berseru kepada-Ku dan Aku sungguh menghargai hal itu. Aku akan selalu merespon kepada mereka yang mencari dari pada-Ku. Namun ketahuilah bahwa Aku hendak menyertai kalian dalam kesesakan, SEBELUM Aku meluputkan kalian dan menjadikan kalian sebagai sahabat-sahabat-Ku yang terhormat! Bahkan ketika Aku lahir ke dunia, Aku menjanjikan penyertaan-Ku dalam semua kesesakan kalian SETELAH kalian mencari dari pada-Ku. Sebab Aku telah mengetahui sejak awal bahwa sejak kehadiran-Ku hingga akhir dari Akhir Zaman, kalian akan mengalami kesesakan demi kesesakan karena Kerajaan Sorga terus hendak diserong dan dikuasai.

"Dengan bahasa yang bagaimana lagi Aku harus mengatakannya kepada kalian? Bukankah Paulus sendiri mengejar-ngejar Aku dalam persekutuan dan penderitaan? Bahkan hingga hari akhirnya ia begitu penasaran untuk mengenal diri-Ku yang sesungguhnya. Namun banyak di antara anak-anak-Ku bersikap tidak tahu diri dan terlalu manja untuk mencari diri-Ku dalam setiap kesesakan.

"Ya! Kalian memang berseru kepada-Ku, namun kalian berseru untuk mencari keluputan dari masalah kalian dan BUKAN mencari wajah dan hati-Ku. Jika bukan karena kesesakan, lalu dengan apalagi kalian akan mencari Aku? Dalam kebahagiaan kalian hanya ingat diri kalian sendiri! Sebab itu ketahuilah bahwa dalam kesesakan selalu ada didikan dan persekutuan bersama dengan Aku dan Roh-Ku yang kudus.

"Carilah Aku. Fokuslah kepada-Ku. Terimalah kesesakan dengan ucapan syukur. Berjalanlah bersama-Ku dari kemuliaan kepada kemuliaan. Sampai penyertaan-Ku sempurna, kasih-Ku nyata dan perkenanan-Ku turun memenuhi hidup kalian. Akulah pintu dan Akulah pokok anggur, di dalam-Ku ada jaminan kemenangan. Dan Aku menghendaki kalian menang dengan kuat!"



Sumber : www.windunatha.blogspot.com

-------------------------


Minggu, 22 September 2013
Umur Rohani - Petrus Agung

Seringkali usia jasmani seseorang berbeda dengan umur rohaninya. Sebagian besar umur rohani orang Kristen lebih muda dibanding umur jasmaninya. Cara mereka berfikir, bertindak, perhitungan rohaninya semua tidak sesuai dengan umur jasmaninya dan tidak memadai .

Contoh: Yusuf walau masih muda, lebih dipercayai ayahnya untuk mengawasi pekerjaan saudara-saudaranya. Yusuf juga 2 kali mendapat mimpi yang besar.

Tuhan ingin kita semua berkembang, bertumbuh, dan jadi matang dalam usia rohani kita

Pengelihatan Pak Agung :
Ada sebuah kompleks sekolah satu lantai, halamannya luas. Tuhan berkata bahwa itu tempat pendidikan bagi orang-orang yang kelak menguasai dunia dan memerintah bersama Tuhan. Jumlah peserta didik tidak banyak. Kemudian Tuhan ajak Pak Agung memasuki kelas demi kelas.

1. Ruang bahasa
Di kelas ini gurunya tidak kelihatan, setiap murid masing-masing sedang bicara secara pribadi dengan gurunya, dan gurunya hanya satu. Bahasa yang diajarkan bukan bahasa manusia umumnya. Itulah sebabnya Yesus pernah berkata:

Apakah sebabnya kamu tidak mengerti bahasa-Ku? Sebab kamu tidak dapat menangkap firman-Ku. (Yoh 8: 43)

Yang bisa duduk memerintah bersama Tuhan adalah orang yang satu bahasa dengan Tuhan.

2. Ruang berhitung
Luk 14: 28-32

Sebab siapakah di antara kamu yang kalau mau mendirikan sebuah menara tidak duduk dahulu membuat anggaran biayanya, (Luk 14: 28a)

Atau, raja manakah yang kalau mau pergi berperang melawan raja lain tidak duduk dahulu untuk mempertimbangkan, (Luk 14: 31a)

Tuhan penuh dengan hitungan: Sabat di hari ke-7, Yesus berpuasa 40 hari 40 malam di padang gurun, ada kitab Bilangan, ada usia minimal untuk tentara dan untuk imam, generasi yang menurunkan Yesus ada 14-14-14.

Banyak anak Tuhan tidak mengerti hitungan Tuhan. Semakin besar kepercayaan Tuhan, kelas berhitung semakin penting dan tidak bisa dilewatkan, karena segala hal ada perhitungannya.

3. Ruang perang
Dalam kelas ada peta, pesertanya para jenderal yang sudah canggih menggunakan senjata. Mereka Tuhan didik untuk melihat peta kehidupan dan berperang atasnya.

Kehidupan adalah sebuah pertempuran: di bisnis, dalam keluarga, dengan kolega-kolega, dll. Kita harus belajar mengetahui posisi kita, mengenali kekuatan kita, di mana kawan, di mana lawan, dll.

Saat dikunjungi seorang Jenderal, Pak Agung bercerita tentang pelayanan JKI untuk gereja, kota, masyarakat, dll. Ternyata apa yang dibuat JKI di kemiliteran disebut: binter (pembinaan teritorial).

Di ruang perang juga ada simulator untuk memprediksi apa langkah iblis jika suatu hal kita lakukan. Strategi iblis bisa dipelajari dan dibaca.

4. Ruang protokuler
Peserta didik diajari protokuler kerajaan Tuhan: sikap, kendaraan perang, dll.

Kesaksian:
Pak Yusak dapat mercy gold. Bu Yusak sarankan agar mercy itu diberikan ke Pak Agung, dan Pak Yusak setuju. Setelah diberikan, malamnya Pak Agung mimpi ada peperangan besar, Pak Agung di atas kereta perang, dan ada asistennya. Saat Pak Agung akan mau ambil senjata, ternyata senjatanya tidak ada karena itu bukan keretanya. Saat menengok, di samping kereta ada Pak Yusak berperang sambil berlari-lari ditemani 2 cucunya. Ternyata mobil itu adalah kereta perang Pak Yusak, maka semua kelengkapannya adalah milik Pak Yusak. Jika Pak Agung salah mengambil keputusan maka keduanya dalam kondisi rawan: yang dibutuhkan Pak Agung tidak ada, sedang Pak Yusak kondisinya rawan.
Akhirnya mercy itu dikembalikan kepada Pak Yusak jam 7 pagi.

5. Ruang seni dan selera Tuhan
Pelajar di kelas ini didandani/ dirias Tuhan.

namun Aku berkata kepadamu: Salomo dalam segala kemegahannyapun tidak berpakaian seindah salah satu dari bunga itu. Jadi jika demikian Allah mendandani rumput di ladang, (Mat 6: 29-30a)

Kesaksian:
Pak Agung masuk pelayanan dengan sangat simple. Suatu hari Tuhan janji dandani Pak Agung lalu dipajang di etalase. Maka orang yang lewat akan menoleh, lalu datang dan bertemu Tuhan Yesus.

Kita tidak boleh memilih sendiri, tapi didandani sesuai selera Tuhan

Orang yang didandani Tuhan dampaknya akan terlihat oleh dunia.

Kisah:
Ada anak gadis remaja yang cinta Tuhan, apapun yang dilakukan tanya Tuhan lebih dulu: urusan pakaian, sepatu, makanan, dll. Walau tidak cantik, anak ini menarik perhatian banyak orang. Di usia muda, dia meninggal tanpa sakit. Saat tutup peti, tercium bau yang sangat wangi dari jenasahnya.

Ada 2 ruang paling penting yang harus dipelajari semua anak Tuhan:

6. Ruang pikiran Tuhan
Ada ruang kecil, di tengahnya ada bentuk seperti otak manusia. Semua murid mengitari otak itu. Yang paling muda kebingungan, yang sudah tua banyak tertawa dan menyadari kebodohannya.

Sebab: “Siapakah yang mengetahui pikiran Tuhan, sehingga ia dapat menasihati Dia?” Tetapi kami memiliki pikiran Kristus (1Kor 2: 16)

Semua anak Tuhan harus belajar mengerti jalan pikiran Tuhan, karena cara pikir manusia beda dengan cara pikir Tuhan. Saat memerintah bersama Tuhan, kita jadi co-worker Tuhan, maka cara pikir kita juga harus sama dengan cara pikir Tuhan, sehingga serasi dengan Tuhan.

7. Ruang perasaan Tuhan
Ada jantung-hati berwarna merah, murid-murid mengitarinya sambil menangis dan mengungkapkan cintanya kepada Tuhan.

Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama, menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus (Fil 2:5)

Saat kita mengerti perasaan Tuhan dan bisa melekat kepada hati Tuhan, apapun yang terjadi di sekitar kita tidak akan menggoyahkan kita.

Ujungnya Tuhan akan kunci hati kita kepada hati Tuhan, sehingga tidak bisa lepas dari hati Tuhan.

Bahasa Tuhan
Berapa umur rohani kita, tergantung seberapa kita belajar dan mau diajar oleh Tuhan.

Pelajaran dasar terpenting yang membuat kita bisa belajar dan diajar oleh Tuhan: bahasa.

“The One who comes from above is head and shoulders over other messengers from God. The earthborn is earthbound and speaks earth language; the heavenborn is in a league of his own. (Yoh 3: 31, MSG)

Kita perlu belajar bahasa, karena cara kita berbicara menunjukkan usia rohani kita. Saat kita hidup dengan cara dunia, maka bahasa kita bahasa dunia yang tidak sinkron dengan bahasa Tuhan.

Apakah sebabnya kamu tidak mengerti bahasa- Ku? Sebab kamu tidak dapat menangkap firman- Ku. (Yoh 8: 43)

Gangguan dan distorsi bahasa membuat kita tidak mengerti apa yang Tuhan mau.

Ilustrasi: distorsi penyampaian pesan secara hirarki dari Direktur – general manager – manager – supervisor – koordinator – staf.

Kita harus bertumbuh dengan Tuhan, diantaranya dalam hal bahasa. Jika tidak maka akan terjadi salah paham:
bahasa iman dianggap sebagai tekanan.
bahasa cinta dianggap kemanjaan yang diijinkan.

Anak-anak miskin bahasa verbal, yang paling dimengerti: menangis, menjerit-jerit, tertawa-tawa. Yang ber-empati pada anak-anak yang menangis hanya anggota keluarganya. Tapi di tempat umum justru akan menjadi gangguan bagi orang lain.

Anak-anak rohani tidak mengerti bahasa doa, tidak mengerti bahasa datang ke Tuhan, tidak mengerti bahasa mencurahkan hati kepada Tuhan.

Tuhan ingin kita dewasa, sehingga saat Tuhan berikan tanggung-jawab yang besar, kita bisa ber-reaksi dengan benar. Semakin kita dewasa, semakin banyak kepercayaan Tuhan!

Yang dimaksud ialah: selama seorang ahli waris belum akil balig, sedikitpun ia tidak berbeda dengan seorang hamba, sungguhpun ia adalah tuan dari segala sesuatu (Gal 4: 1)

When I was a child, I talked like a child, I thought like a child, I reasoned like a child; now that I have become a man, I am done with childish ways and have put them aside. (1Kor 13: 11, AMP)

Saat masih kanak-kanak cara bicara, berfikir, dan alasan-alasan kita kekanak-kanakan.

Tuhan ingin kita semua dewasa dalam Dia, dan bisa menangkap hatiNya

Bahasa iman Tuhan:
Namun karena kami memiliki roh iman yang sama, seperti ada tertulis: “Aku percaya, sebab itu aku berkata-kata”, maka kami juga percaya dan sebab itu kami juga berkata-kata. (2Kor 4:13)



Orang yang mengerti bahasa iman akan berkata-kata karena memiliki Roh iman, saat diucapkan maka hasilnya akan luar biasa.

Sumber : web.keluargarhema.com

-------------------------


Out Line kotbah Ev. Yusak Cipto
PD WINDU, 14 September 2013

Kita sering menggunakan pikiran dan akal budi kita untuk menganalisa keadaan, sehingga kadang-kadang kita kehilangan semangat dan menjadi kendor. Karena ukuran keberhasilan kita berbeda dengan ukuran yang Tuhan punya.

Ayub mengenal Tuhan dari kata orang, kita juga sering kali mengenal Tuhan dari orang lain, hamba Tuhan. Beda sekali mengenal Tuhan secara pribadi dengan kita dengar dari kata orang. Banyak ajaran mengajarkan kita tidak perlu melakukan apa-apa lagi sebab semuanya sudah di selesaikan oleh Tuhan Yesus. Seringkali kita menganalisa dengan akal budi kita dan terpatok pada hasilnya.Hati-hati kita bisa jatuh dalam kesombongan, seringkali kita bisa jatuh karena tidak bisa menjaga hati kita tetap pada jalur yang Tuhan inginkan. Kita mudah sekali tertipu oleh kelicikan hati kita, karena itu kita harus terus bercermin kepada firman, tetap membaca dan mempelajari kehidupan semua orang yang ada di dalam Alkitab.

Tuhan berkata Ayub itu saleh dan jujur, ia menggunakan hikmat manusia sehingga ketiga orang temannya menyalahkan dia untuk membela Tuhan, tetapi hal itu tidak benar dihadapan Tuhan. Tuhan menyuruh ketiga orang itu untuk memepersembahkan korban dan meminta Ayub berdoa agar mereka diampuni kesalahannya. Untuk mengenal Tuhan kita tidak bisa meniru dari orang lain. Di dalam hidup ini kita perlu dalam segala perkara bertanya kepada Tuhan Roh Kudus.

Yohanes 3: 16 “Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.”

1 Yohanes 3:16 “ Demikianlah kita ketahui kasih Kristus, yaitu bahwa Ia telah menyerahkan nyawa-Nya untuk kita; Jadi kita pun wajib menyerahkan nyawa kita untuk saudara-saudara kita “.

Semua langkah kita di tetapkan oleh Allah jadi kita harus menyiapkan diri untuk kemungkinan yang paling buruk dan tetap harus mempercayai bahwa semua itu terbaik untuk kita. Kita harus tetap jujur tulus dan takut akan Tuhan. Kita tidak boleh menghakimi orang lain karena apa yang terjadi di dalam hidupnya, lakukan saja bagian kita seperti apa yang Tuhan suruhkan jangan terlalu banyak di analisa nanti pusing sendiri. Belajarlah dari pengalaman diri sendiri supaya kita bisa menjadi bijaksana.

Tetaplah percaya walaupun tidak ada penjelasannya, hati-hati sebab dari waktu ke waktu sesungguhnya kita sedang menghadapi ujian demi ujian. Taat kepada Tuhan belum tentu enak tetapi yang terpenting adalah kita benar dihadapan Tuhan. Sikap hati kita harus tetap menghormati Tuhan dan tidak perlu di analisa , hati-hati dengan jebakan setan. Dalam membuat rencana ikuti pimpinan Tuhan; Jangan membuat- rencana dengan hikmat manusia kemudian meminta ACC Tuhan. Tetapi seharusnya di balik kita minta petunjuk dan pimpinan Tuhan terlebih dahulu, baru kita menggunakan akal budi kita untuk menuangkannya dalam sebuah rencana.

-------------------------


"PEWARIS BUMI"

Matius 5:5
"Berbahagialah orang yang lemah lembut, karena mereka akan memiliki bumi."

Ucapan Tuhan Yesus dalam khotbah di bukit dalam ayat di atas memberikan sebuah nuansa baru, yang menjadi pengharapan dan penghiburan bagi kita selama hidup di dunia ini, yaitu tentang memiliki bumi.

Banyak orang yang tidak sanggup untuk berpikir bagaimana ia dapat memiliki bumi, sedangkan untuk memiliki sebuah tempat tinggal saja memerlukan perjuangan bertahun-tahun dan harus bekerja keras. Itupun belum tentu pada akhirnya sanggup memiliki rumah.

Frasa 'memiliki bumi' dalam ayat di atas, kalau kita baca dalam Alkitab versi New King James, tertulis 'inherit the earth' yang artinya mewarisi bumi. Siapakah yang akan memberi warisan kepada kita berupa bumi ini? Tentunya Tuhan Allah Sang Pencipta, karena Dialah yang menjadikan langit dan bumi dengan segala isinya.

Tuhan Yesus mengajarkan supaya kita tidak perlu kuatir akan hidup ini. Dia berjanji untuk memenuhi segala keperluan kita di dalam Kristus Tuhan. Sayangnya ada orang yang tidak dapat mengalami hal itu terjadi dalam hidupnya, gara-gara ia tidak memiliki kelemah-lembutan. Orang yang demikian mudah marah, berkata dan bertindak kasar, mudah menyakiti hati orang lain, sehingga akhirnya ia tidak mempunyai teman yang mau bergaul dengan dia. Apalagi mau bermitra dan memberikan bisnis atau proyek kepadanya. Tidak heran kalau akhirnya ia sulit untuk memiliki sesuatu selama ia hidup di bumi ini.

Dalam Perjanjian Lama dikisahkan tentang seseorang yang hatinya bebal, yaitu Nabal. Ia seorang yang kasar dan jahat kelakuannya. Sebaliknya, istrinya yang bernama Abigail adalah seorang wanita yang bijak dan cantik (1 Samuel 25:3). Bila kita membaca kisahnya, kita akan menemukan siapa yang akhirnya menjadi 'Pewaris bumi' ini.

Adakah di antara kita yang mengalami kegagalan dalam rumah tangga, pekerjaan, bisnis, bahkan mengalami kemerosotan dan kehancuran? Periksalah, barangkali ada sifat yang tidak lemah lembut dalam diri kita. Untuk itu marilah kita berubah dan kita lihatlah hasilnya kemudian.
Selamat menjadi pribadi yang lemah lembut..

TUHAN YESUS memberkati dan Shalom (שלום)           
                                 
-------------------------


JKI ANUGRAH – SION
Ibu Elisabeth Ina - 4 Juni 2013

Matius 19 :16-22
Ada seorang datang kepada Yesus, dan berkata: "Guru, perbuatan baik apakah yang harus kuperbuat untuk memperoleh hidup yang kekal?"
Jawab Yesus: "Apakah sebabnya engkau bertanya kepada-Ku tentang apa yang baik? Hanya Satu yang baik. Tetapi jikalau engkau ingin masuk ke dalam hidup, turutilah segala perintah Allah."
Kata orang itu kepada-Nya: "Perintah yang mana?" Kata Yesus: "Jangan membunuh, jangan berzinah, jangan mencuri, jangan mengucapkan saksi dusta,
hormatilah ayahmu dan ibumu dan kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri."
Kata orang muda itu kepada-Nya: "Semuanya itu telah kuturuti, apa lagi yang masih kurang?"
Kata Yesus kepadanya: "Jikalau engkau hendak sempurna, pergilah, juallah segala milikmu dan berikanlah itu kepada orang-orang miskin, maka engkau akan beroleh harta di sorga, kemudian datanglah ke mari dan ikutlah Aku."
Ketika orang muda itu mendengar perkataan itu, pergilah ia dengan sedih, sebab banyak hartanya.

Anak muda biasanya tidak berpikir tentang hidup kekal, mereka biasanya hanya tahu bersenang-senang menikmati hidup, lihat saja kalau kelulusan sekolah, mereka main corat coret, naik motor g pake helm ngebut, tetapi tidak dengan orang muda ini. Ia belajar tentang bagaimana mencapai hidup kekal dan melakukan apa yang tertulis dalam Taurat, ini tentunya hal yang luar biasa. Dari pertanyaannya jelas bahwa dia belum pernah mengikut Yesus, hanya menuruti hukum Taurat.

Demikian pula jaman sekarang, banyak yang bisa dilakukan orang dunia tanpa harus menjadi orang percaya, contoh : menghormati orang tua, tidak berzinah, tidak membunuh, tidak mencuri, bahkan dalam beberapa kasus orang dunia bisa lebih dalam melakukan hal ini dari pada orang Kristen, namun ini tidaklah cukup. Karena itu jangan bangga kalau berbuat baik, jangan merasa sudah bisa masuk surga hanya dengan beramal.

Perintah Tuhan Yesus jelas, tanggalkan semua dan ikutlah aku. Mengikut Tuhan berarti menyangkal diri setiap hari, dan jika kita berbuat baik itu karena melakukan apa yang Dia perintahkan, menjadi hamba, tidak mencari pujian, tidak mencuri kemuliaanNya. Sehingga tidak menjadi marah bila orang yang kita baiki tidak berterima kasih dan membalas kebaikan kita.

Sering kali kita menyanyikan lagu “...jamin kami di lembah penentuan...” Lembah penentuan itu apa? Ini adalah saat atau tempat dimana kita harus mengambil keputusan yang tepat. Jangan seperti Esau yang begitu mudah melepaskan hak kesulungannya hanya oleh karena makanan

Kejadian 25:29-34
Pada suatu kali Yakub sedang memasak sesuatu, lalu datanglah Esau dengan lelah dari padang.
Kata Esau kepada Yakub: "Berikanlah kiranya aku menghirup sedikit dari yang merah-merah itu, karena aku lelah." Itulah sebabnya namanya disebutkan Edom.
Tetapi kata Yakub: "Juallah dahulu kepadaku hak kesulunganmu."
Sahut Esau: "Sebentar lagi aku akan mati; apakah gunanya bagiku hak kesulungan itu?"
Kata Yakub: "Bersumpahlah dahulu kepadaku." Maka bersumpahlah ia kepada Yakub dan dijualnyalah hak kesulungannya kepadanya.
Lalu Yakub memberikan roti dan masakan kacang merah itu kepada Esau; ia makan dan minum, lalu berdiri dan pergi. Demikianlah Esau memandang ringan hak kesulungan itu.

Mengapa Esau bisa berbuat demikian?

karena dia tidak tahu harga hak kesulungan. Esau ini suka keluyuran, berburu, berhari-hari diluar rumah, sementara Yakub orang rumahan yang suka berada di tenda, tentunya dia dekat dengan Ribka ibunya yang berada di rumah. Seperti layaknya wanita, Ribka pasti harus menghabiskan omset kata-kata(mengobrol).

Sewaktu dua anak ini masih dalam kandungan Ribka telah mendapatkan pernyataan Tuhan bahwa “...anak yang tua akan menjadi hamba anak yang muda” (kejadian 25:23). Sehingga dalam dia mengobrol dengan Yakub bukanlah melulu obrolan ngalor ngidul, tetapi ia mengajarkan tentang harga hak kesulungan.

Esau tidak pernah mendengarkan hal ini, sehingga ia tidak mengerti harga hak kesulungan dan akibatnya memandang rendah hal itu. Pikir Esau yang namanya anak no 1 ya tetap jadi no 1, kalau orang tanya siapa anak sulung ya tetap namanya yang disebut. Padahal bukan demikian di pandangan Tuhan.

Ibrani 12:16
Janganlah ada orang yang menjadi cabul atau yang mempunyai nafsu yang rendah seperti Esau, yang menjual hak kesulungannya untuk sepiring makanan.
Sebab kamu tahu, bahwa kemudian, ketika ia hendak menerima berkat itu, ia ditolak, sebab ia tidak beroleh kesempatan untuk memperbaiki kesalahannya, sekalipun ia mencarinya dengan mencucurkan air mata.

Ini juga berarti janji Tuhan. Tuhan menjanjikan kepada kita berkat hak kesulungan, dobel porsi. Namun banyak orang yang berkata, “mana janji-janjiNya? Sampai sekarang hutangku belum lunas, hidupku begini-begini saja” itu karena kita hanya berpikir untuk diri sendiri, padahal berkat ini diberikan supaya kita bisa memberkati bangsa-bangsa. Jangan pernah memandang ringan janji Tuhan.

Pak Yusak pernah berkata, kalau kita dapat janji Tuhan, aminkan dan masukin freezer dulu, jangan langsung komentar. Karena komentar kita lah yang seringkali menghalangi janji Tuhan.

2 Samuel 6:14-16
Dan Daud menari-nari di hadapan TUHAN dengan sekuat tenaga; ia berbaju efod dari kain lenan.
Daud dan seluruh orang Israel mengangkut tabut TUHAN itu dengan diiringi sorak dan bunyi sangkakala.
Ketika tabut TUHAN itu masuk ke kota Daud, maka Mikhal, anak perempuan Saul, menjenguk dari jendela, lalu melihat raja Daud meloncat-loncat serta menari-nari di hadapan TUHAN. Sebab itu ia memandang rendah Daud dalam hatinya.

2 Samuel 6 :20-23
Ketika Daud pulang untuk memberi salam kepada seisi rumahnya, maka keluarlah Mikhal binti Saul mendapatkan Daud, katanya: "Betapa raja orang Israel, yang menelanjangi dirinya pada hari ini di depan mata budak-budak perempuan para hambanya, merasa dirinya terhormat pada hari ini, seperti orang hina dengan tidak malu-malu menelanjangi dirinya!"
Tetapi berkatalah Daud kepada Mikhal: "Di hadapan TUHAN, yang telah memilih aku dengan menyisihkan ayahmu dan segenap keluarganya untuk menunjuk aku menjadi raja atas umat TUHAN, yakni atas Israel, --di hadapan TUHAN aku menari-nari,
bahkan aku akan menghinakan diriku lebih dari pada itu; engkau akan memandang aku rendah, tetapi bersama-sama budak-budak perempuan yang kaukatakan itu, bersama-sama merekalah aku mau dihormati."
Mikhal binti Saul tidak mendapat anak sampai hari matinya.

Mikhal telah salah berkomentar, dan sebagai akibatnya ia tidak punya anak seumur hidupnya. Pada jaman itu, seorang wanita yang telah menikah dan tidak bisa punya anak merupakan aib yang memalukan. Dan namanya pun tidak pernah lagi disebut-sebut sebagai istri Daud, di alkitab seringkali ditulis Ahinoam, Abigail, Hagit, Batsyeba dll tetapi Mikhal tidak disebut lagi. Hidupnya sengsara, ia hanya bisa menonton orang lain diberkati.

Namun kenyataannya sekarang justru banyak Mikhal yang suka jaga image, tidak mau merendahkan diri dihadapanNya, padahal kita ini orang hina yang sebetulnya tidak pantas menerima janji Tuhan. Jangan suka menilai / mengatai orang lain, karena kita semua sedang berada di lembah penentuan. Saat-saat inilah yang paling menentukan apakah terobosan itu akan terjadi atau tidak dalam hidup kita. Seringkali kita dibawa pada 1 titik dimana spontanitas/respon hati kita yang pertama itulah yang sangat menentukan, ini tidak bisa ditipu, hanya bisa benar bila kita terus ada dalam didikannya, terus baca FT tiap hari dan selalu intim denganNya.

Bila Tuhan terkadang menurut pikiran kita suka aneh-aneh, percaya saja, bila kita taat kita akan dapat jatah yang besar. Memang kadang kita tidak bisa ingat ayat-ayat yang banyak itu, perkataan ini ada di ayat berapa? tidak masalah, yang penting FT yang kita baca itu mengendap dan suatu saat diperlukan , Roh Kudus akan mengingatkan kita, mengeluarkannya dari perbendaharaan kita, sehingga kita bisa mengambil keputusan yang tepat dengan hatiNya.

Minta terus jaminan Tuhan, ini saat yang krusial. Namun seperti halnya manusia, bila ada orang yang tidak kita kenal pengen hutang ke bank minta dijamin oleh kita, apakah kita bersedia? Tentu tidak. Lain halnya jika yang bersangkutan adalah anak kesayangan kita. Demikian juga Tuhan tidak bisa jamin kita, bila kita terus lari-lari, tidak mau duduk diam di bawah kakiNya, tidak pernah bergaul denganNya.


Ibu Nany

Sewaktu doa persiapan ibadah hari ini, seorang pendoa mendapat penglihatan , ada bunga mawar Sharon dengan 1 kelopak, dan 7 benang sari, di atas benang sari tersebut terdapat mahkota, sehingga ada 7 mahkota. Bunga tersebut terletak di atas gunung pasir, sehingga setiap orang yang berusaha meraihnya tidak bisa/turun lagi melorot karena pasir tersebut.

Pasir : adalah lambang kedagingan kita, manusia diciptakan dari debu tanah, pasir juga adalah debu tanah. Kedagingan/segala ikatan dalam hidup kita merupakan penghalang dalam kita meraih berkat Tuhan.

Ini juga berarti kita ini suka rapuh, gampang putus asa, mau meraih mawar Sharon ambles lagi, luruh lagi, dan akhirnya malah bilang sudahlah, aku jadi Kristen yang biasa-biasa saja. Kita harus minta Tuhan seret daging kita supaya bisa meraihnya. Bila Tuhan memberi penglihatan ini ,berarti ini berlaku pada semua kita, masih terikat kedagingan. Doa minta diputuskan, minta diseret kedagingan kita, supaya tidak mudah mutung menunggu kegenapan janjiNya.

-------------------------


Elia Dalam Sekilas Perenungan

"Maka takutlah ia, lalu bangkit dan pergi menyelamatkan nyawanya; dan setelah sampai ke Bersyeba, yang termasuk wilayah Yehuda, ia meninggalkan bujangnya di sana." - 1 Raja-Raja 19:3

Elia memang seorang manusia biasa (Yakobus 5:17), namun saat itu aksinya sungguh luar biasa (1 Raja-Raja 18). Mulai dari menantang para nabi Baal, mengolok-olok mereka, mengundang para peragu Israel dengan membusungkan dada hingga api Tuhan dari langit datang menyambar dan membantai tanpa ampun seluruh nabi Baal yang kalah telak. Seorang manusia biasa dengan aksi yang sedemikian spektakuler, tentulah Tuhan Elohim yang menyebabkan semuanya ini. Dan ketika Izebel naik pitam karena para nabinya dihabisi, justru Elia yang berbalik sikap menjadi ketakutan setengah mati. Jika kita pikir sejenak, bagaimana mungkin Elia yang baru beraksi sedemikian gagah berani dalam waktu singkat berubah sikap begitu drastis? Alkitab mencatat bahwa ketakutan Elia bahkan membuat dirinya kabur karena takut kehilangan nyawa sampai ia lupa untuk menyertakan bujangnya dalam kepergiannya itu.

Saat itu Elia masih punya tugas lain yang belum tuntas. Membantai para nabi Baal adalah satu hal, menghadapi Izebel adalah hal yang berikutnya. Dan ternyata Elia "sudah kalah sebelum bertempur" dengan Izebel. Sampai dua kali Tuhan Elohim harus menguatkan dirinya melalui seorang malaikat, serta kembali mendidiknya sembari memberi petunjuk untuk tugas berikutnya.

Dalam kebijaksanaan-Nya, Tuhan bertanya, "Apakah kerjamu di sini, hai Elia?"

Dan dengan tidak tahu diri, Elia menjawab, "Aku bekerja segiat-giatnya bagi TUHAN, Allah semesta alam, karena orang Israel meninggalkan perjanjian-Mu, meruntuhkan mezbah-mezbah-Mu dan membunuh nabi-nabi-Mu dengan pedang; hanya aku seorang dirilah yang masih hidup dan mereka ingin mencabut nyawaku."

Tuhan bersabar dan memberikan kesempatan sekali lagi setelah mencoba "menjelaskan" kepada Elia melalui topan, badai, gempa dan angin sepoi-sepoi. Dan untuk kedua kalinya, Tuhan bertanya, "Apakah kerjamu di sini, hai Elia?" Dan dengan kebodohan yang sama, Elia menjawab dengan jawaban yang sama pula.

Seandainya Alkitab bisa ditambahkan beberapa kalimat lagi, mungkin saat itu Tuhan akan menjawab, "That's it, Elia! Kamu pensiun dini sekarang juga karena telah terbukti bahwa kamu tidak bisa Aku pakai lagi!" Dan kenyataannya, Tuhan meminta Elia untuk melantik dengan mengurapi para penggantinya, yakni Hazael, Yehu dan Elisa. Itupun tidak ia kerjakan semua.

Saat itu dapat dikatakan bahwa kondisi kejiwaan Elia begitu kacau dan tidak dapat melihat kebenaran yang begitu jelas di depan mata, sebab Tuhan Elohim sendiri dengan gamblang mengantakan bahwa masih ada sekitar tujuh ribu orang yang tidak menyembah kepada Baal, namun Elia merasa hanya dirinya saja. Betapa jiwa ini sangat rentan tertipu, terjebak dan terjerat dalam ilusinya sendiri.

Seharusnya yang harus dijawab Elia, "Aku adalah hamba yang tak berguna, aku hanya mengerjakan apa yang harus aku kerjakan," sesuai dengan Lukas 17:10. Namun Elia menilai dirinya terlampau tinggi melebihi penilaian Tuhan, yakni seorang manusia biasa dengan Tuhan yang luar biasa. Namun ia merasa telah "berprestasi" cemerlang dengan membantai ratusan nabi Baal dan akhirnya bungkam bahkan kabur ketika harus menghadapi seorang Izebel.

Sekitar 3 bulan lagi, Gereja akan memasuki Tahun 5774 Ayin Dalet, sebuah masa inisiasi Pemerintahan Tuhan di bumi yang mengandung unsur penghakiman, ketertiban, kedisiplinan, ekonomi ilahi secara nyata. Sedangkan di sisi lainnya Gereja harus bersikap "Dalet", yakni menjadi miskin di hadapan Allah (Matius 5:3) untuk bisa terus sejalan dan seirama dengan Pemerintahan Tuhan. Tanpa hati hamba dan sikap yang sedemikian Hineni, maka perjalanan ke level berikutnya akan sangat berat bahkan terhenti. Biarlah kita semakin menyadari bahwa tidak ada yang begitu penting dan berarti di dalam hidup ini, selain Tuhan dan kehendak-Nya yang sempurna. Tidak nyawa kita, tidak pelayanan kita, tidak keluarga kita atau yang lainnya.


Siapa gerangan ada padaku di sorga selain Engkau? Selain Engkau tidak ada yang kuingini di bumi.

-------------------------


IFGF GISI PALEMBANG - 19 MEI 2013
Ev. Nany Susanty

Biar Tuhan sendiri yang berbicara kepada kita, karena kalau manusia yang berbicara, semua akan habis dan berhenti..

Karena kebaikanMu, karena kesetiaanMu, maka aku percaya padaMu..

Kalau secara manusia, bagaimana seorang bisa jatuh cinta? Selain wajah (fisik), tetapi setelah kita bergaul, baru kita tahu apakah dia setia, baru kita bisa percaya lalu jatuh cinta.

Yohanes 14:1-3
1: "Janganlah gelisah hatimu; percayalah kepada Allah, percayalah juga kepada-Ku.
2: Di rumah Bapa-Ku banyak tempat tinggal. Jika tidak demikian, tentu Aku mengatakannya kepadamu. Sebab Aku pergi ke situ untuk menyediakan tempat bagimu.
3: Dan apabila Aku telah pergi ke situ dan telah menyediakan tempat bagimu, Aku akan datang kembali dan membawa kamu ke tempat-Ku, supaya di tempat di mana Aku berada, kamupun berada.

Siapa konglomerat yang menjanjikan hal seperti ini? Tidak ada.. Cuma Yesus yang bisa seperti ini!

Dia menyediakan segala-galanya buat kita, dan kesetiaanNya luar biasa.

Kalau engkau punya orang yang engkau kasihi, suatu waktu mungkin dia tidak menyertaimu dalam saat tertentu, tapi Yesus, Dia Immanuel, Dia akan tetap menyertai engkau dimanapun dan kapanpun engkau berada.

Mazmur 80:8
8: Telah Kauambil pohon anggur dari Mesir, telah Kauhalau bangsa-bangsa, lalu Kautanam  pohon itu.

Pohon anggur adalah kita. Kita adalah pohon-pohon anggur milik Yesus Kristus.

Dia sudah mengambil kita dari Mesir (masa lalu) dan kita akan diajuhkan dari perkara-perkara yang Tuhan tidak suka, masa lalumu akan diputuskan oleh Tuhan.

9: Engkau telah menyediakan tempat bagi dia, maka berakarlah ia dalam-dalam dan memenuhi negeri;

Kalau engkau ditanam di kota Palembang, jangan keluar dari rencana Tuhan. Sebab ketika engkau ditanam, dan engkau tahu destiny serta panggilanmu, engkau akan berakar terus ke dalam, dan engkau akan memenuhi negeri ini sampai kota Palembang ini dilawat oleh Tuhan.
Tahu destinymu, maka Tuhan akan kerjakan hal yang luar biasa! Engkau akan berkembang dan memenuhi negeri!
Seseorang yang dicabut dari Mesir, ditanam, berakar, dan berbuah, ada perkara-perkara yang luar biasa.

Rut 1:5
5: Lalu matilah juga keduanya, yakni Mahlon dan Kilyon, sehingga perempuan itu kehilangan kedua anaknya dan suaminya.
Rut punya 2 anak, Mahlon dan Kilyon, lalu keduanya ini meninggal semuanya.
6:  Kemudian berkemaslah ia dengan kedua menantunya dan ia pulang dari daerah Moab, sebab di daerah Moab ia mendengar bahwa TUHAN telah memperhatikan umat-Nya dan memberikan makanan kepada mereka.
7: Maka berangkatlah ia dari tempat tinggalnya itu, bersama-sama dengan kedua menantunya. Ketika mereka sedang di jalan untuk pulang ke tanah Yehuda,
8: berkatalah Naomi kepada kedua menantunya itu: "Pergilah, pulanglah masing-masing ke rumah ibunya; TUHAN kiranya menunjukkan kasih-Nya kepadamu, seperti yang kamu tunjukkan kepada orang-orang yang telah mati itu dan kepadaku;
9: kiranya atas karunia TUHAN kamu mendapat tempat perlindungan, masing-masing di rumah suaminya." Lalu diciumnyalah mereka, tetapi mereka menangis dengan suara keras
10: dan berkata kepadanya: "Tidak, kami ikut dengan engkau pulang kepada bangsamu."
11: Tetapi Naomi berkata: "Pulanglah, anak-anakku, mengapakah kamu turut dengan aku? Bukankah tidak akan ada lagi anak laki-laki yang kulahirkan untuk dijadikan suamimu nanti?
12: Pulanglah, anak-anakku, pergilah, sebab sudah terlalu tua aku untuk bersuami. Seandainya pikirku: Ada harapan bagiku, dan sekalipun malam ini aku bersuami, bahkan sekalipun aku masih melahirkan anak laki-laki,
13: masakan kamu menanti sampai mereka dewasa? Masakan karena itu kamu harus menahan diri dan tidak bersuami? Janganlah kiranya demikian, anak-anakku, bukankah jauh lebih pahit yang aku alami dari pada kamu, sebab tangan TUHAN teracung terhadap aku?"
14: Menangis pula mereka dengan suara keras, lalu Orpa mencium mertuanya itu minta diri, tetapi Rut tetap berpaut padanya.

BERPAUT.. Ini yang namanya cinta, ini yang namanya falling in love..
Kalau jatuh cinta itu bukan tubuhnya yang terpaut, tapi hati dan jiwanya yang terpaut.. Kenapa Rut bisa sampai jatuh cinta terhadap Naomi (mertuanya)?

Secara logika, orang Moab ini bukan orang yang baik, karena dia di luar dari garis keturunan Abraham, namnun dia dicabut dan ditanam oleh Tuhan..

Pohon yang sudah tertanam itu dicabut, dan ditanam, kira-kira hanya 20%-30% saja bisa hidup, beda seperti cangkok atau ditanam dari benih..

Ketika Rut diambil dari Mesir, ditanam, dia langsung dipelihara. Tuhan yang kita sembah bukan seperti pembantu yang tidak setia dalam menyiram tanaman, tapi Dia Tuhan yang setia menyirami kita.

Kenapa Rut bisa jatuh cinta pada Naomi? 

Padahal kalau dipikir, lebih baik dia kembali ke orang tuanya dibanding dengan mertuanya.. Karena dia (Rut) melihat kebaikan dan kesetiaan yang ada dalam hidup Naomi pada Tuhannya.. Rut melihat kesetiaan Naomi pada Tuhannya.. Naomi seperti "dikutuk" sehingga anak suaminya habis, namun dia tetap setia pada Tuhannya,  dan hal itu yang dilihat Rut..

Terpaut dengan hati Tuhan.. jangan melihat yang lain.. Tuhan sangat setia, dia merindukan kita jatuh cinta kepadaNya.

Ayat 15-17
15: Berkatalah Naomi: "Telah pulang iparmu kepada bangsanya dan kepada para allahnya; pulanglah mengikuti iparmu itu."
16: Tetapi kata Rut: "Janganlah desak aku meninggalkan engkau dan pulang dengan tidak mengikuti engkau; sebab ke mana engkau pergi, ke situ jugalah aku pergi, dan di mana engkau bermalam, di situ jugalah aku bermalam: bangsamulah bangsaku dan Allahmulah Allahku;
17: di mana engkau mati, akupun mati di sana, dan di sanalah aku dikuburkan. Beginilah kiranya TUHAN menghukum aku, bahkan lebih lagi dari pada itu, jikalau sesuatu apapun memisahkan aku dari engkau, selain dari pada maut!"

Ini yang namanya falling in love, jatuh cinta..
Setia sampai garis akhir!
Jatuh cinta dengan Tuhan selama-lamanya..
Tuhan itu punya sebuah taman. Taman Tuhan itu luar biasa.

Rut diangkat sedemikian rupa sehingga Tuhan Yesus pun masuk dalam garis keturunannya..



#Masuk ke taman Tuhan.

-------------------------


WARRIOR BRIDES

"Kepalamu seperti bukit Karmel, rambut kepalamu merah lembayung; seorang raja tertawan dalam kepang-kepangnya." - Kidung Agung 7:5

"Perempuan itu mempunyai seorang saudara yang bernama Maria. Maria ini duduk dekat kaki Tuhan dan terus mendengarkan perkataan-Nya, ... Tetapi Tuhan menjawabnya: 'Marta, Marta, engkau kuatir dan menyusahkan diri dengan banyak perkara, tetapi hanya satu saja yang perlu:Maria telah memilih bagian yang terbaik, yang tidak akan diambil dari padanya.'" - Lukas 10:39-42

"Maka murid yang dikasihi Yesus itu (rasul Yohanes) berkata kepada Petrus: 'Itu Tuhan.' Ketika Petrus mendengar, bahwa itu adalah Tuhan, maka ia mengenakan pakaiannya, sebab ia tidak berpakaian, lalu terjun ke dalam danau." - Yohanes 21:7

"Seorang di antara murid Yesus, yaitu murid yang dikasihi-Nya (rasul Yohanes), bersandar dekat kepada-Nya, di sebelah kanan-Nya." - Yohanes 13:23

Mempelai-Mempelai Yang Berperang
Sebagai orang percaya, sadarilah bahwa Puncak Penggenapan panggilan kita adalah sebagai Mempelai-Nya yang kudus, yang tak bercacat, yang tak bercela, yang mengenal siapa Kekasihnya dan yang melangkah seirama dengan hati Kekasihnya itu. Dan hanya yang menjadi Mempelai-Nya yang akan diangkat atau dijemput untuk dinikahkan dalam Pernikahan Anak Domba.

Saudara-saudari yang terkasih, artikel ini ditulis setelah saya memperoleh beberapa konfirmasi dan peneguhan yang Tuhan bukakan. Dimulai dari seorang teman yang dipertemukan Tuhan pada awal tahun ini, yang saya sebut Kak Liza dan yang beberapa penglihatannya sudah sempat saya muat di blog ini. Ia seorang anak Tuhan dengan jenis panggilan Mempelai-Tentara dan ketika Sabtu lalu (13 April), dalam anugerah Tuhan telah melangsungkan pernikahannya. Yang menarik adalah gaun pengantinnya berwarna putih dengan kombinasi warna merah menutupi seluruh bagian pinggangnya. Ketika teman saya yang lain menanyakan ide gaun pengantin tersebut kepadanya, Kak Liza menjawab, "Ini saya doakan dan saya dapat desainnya seperti ini dari Tuhan." Dari situ Tuhan meyakinkan saya, "Inilah saatnya semua Mempelai-Ku berperang bersama Aku dalam peperangan yang terakhir."

Yang cukup mengejutkan adalah ketika saya melihat video pastor message dari Pdt. Niko Nyotoraharjo bulan April 2013 ini, beliau mengenakan stelan jas lengkap dengan dasi kupu-kupu warna putih yang membalut kemeja merahnya, inipun lambang mempelai yang berperang. Minimal ada tiga pesan utama yang saya kutip dan sungguh mengharukan:

  1. Bahwa kita wajib berkorban, sama seperti Kristus telah berkorban bagi kita (1 Yohanes 3:16).
  2. Rela memakukan tangan dan kaki kita dari hal-hal yang mendukakan hati Tuhan.
  3. Hanya mereka yang bertahan dan setia sampai akhir, itulah yang akan diselamatkan.



Intinya adalah kita harus terus di dalam Dia, sebab di luar Dia tidak ada yang dapat kita lakukan. Dan sebaliknya, firman-Nya harus selalu di dalam kita, sehingga setiap langkah, setiap waktu, dan setiap kesempatan kita semakin seirama dengan hati-Nya.

Pemisahan Telah Dimulai 
Sesungguhnya pemisahan itu tidak perlu menunggu saat Tuhan datang menjemput atau saat penghakiman terakhir. Pemisahan itu sudah dimulai sekarang ini. Paling tidak ada dua hal yang meneguhkan hal ini:

1. Pada KKR Bahtera - From Glory To Glory (Desember 2012) secara kolektif dipimpin oleh keenam hamba-Nya dan diikuti belasan ribu umat-Nya, dilakukan tindakan profetik dengan memasuki pintu Bahtera dan setelah semuanya masuk, pintu ditutup rapat. Peristiwa ini merupakan pemisahan yang sudah Tuhan lakukan sebelum memasuki tahun 2013.

2. Ada seorang encim, tadinya encim ini seorang Buddhist, beberapa tahun lalu ia didatangi Tuhan Yesus sendiri dalam mimpinya selama beberapa hari setiap malamnya. Dan sejak saat itu, encim ini memberi diri kepada Kristus, ikut ke gereja (golongan Reformed), dibaptis dan rutin membaca Alkitab. Pada tanggal 27-28 Februari 2013, encim ini mendapat mimpi yang sama dalam 2 malam berturut-turut. Dalam mimpi itu Tuhan berkata, "Aku akan datang segera, waktunya sudah tidak lama lagi. Dan Aku sudah mulai memisah-misahkan, siapa yang mau Aku jemput dan siapa yang akan Aku tinggalkan." Encim ini belum pernah mendengar pengajaran tentang Akhir Zaman sama sekali, jadi istilah-istilah "Tuhan segera datang", "Tuhan datang menjemput", "Tuhan akan meninggalkan" dan "Tuhan memisahkan" adalah istilah-istilah yang tidak pernah ia dengar sebelumnya.

Yang harus kita sadari benar-benar adalah bahwa proses pemisahan selalu berkaitan dengan persiapan untuk pernikahan atau yang bisa saya sebut dengan istilah "kemempelaian" atau "dimempelaikan".

Keistimewaan Mempelai
Bagi seorang mempelai, kekudusan dan keintiman merupakan gaya hidupnya. Karena target utamanya adalah memikat hati Sang Raja. Namun harus kita sadari benar-benar bahwa kita bisa memikat hati-Nya HANYA ketika hati kita juga terpikat dengan-Nya. Jika hati kita masih bisa terpikat dengan hal-hal di luar diri-Nya, kita tidak akan pernah mampu memikat hati Raja kita. Ini sungguh adalah prinsip yang tidak bisa ditawar, alias harga mati.

Di dalam Alkitab ada tokoh-tokoh yang sisi Mempelainya sedemikian kuat:

1. Ratu Ester - Ia mampu bersikap sedemikian rupa terhadap raja Ahasyweros (lambang Kristus) sehingga ketika ia harus memerangi Haman, ia tidak mengotori tangannya sendiri, melainkan tangan sang raja yang bertindak menghabisi semua musuh. Apa yang Ester lakukan? Ia hanya mengharapkan tongkat perkenanan itu diulurkan kepadanya, mengundang sang raja ke jamuan pesta dan mengutarakan semua maksud isi hatinya. Ini adalah gaya Mempelai berperang, ia TIDAK mengangkat pedang dengan tangannya sendiri, melainkan mengajak sang raja berpesta dan berdansa, mengajak sang raja untuk lebih intim. Kita pun dituntut untuk bersikap demikian dalam hari-hari ini. Peperangan kita bukan frontal atau head to head melayani musuh, melainkan dengan kekudusan dan keintiman mengajak Raja kita berdansa, mengajak Raja kita bermesraan, melangkah seirama, dan tanpa kita sadari, semua musuh akan dimusnahkan tangan-Nya.

2. Maria saudara Marta & Maria Magdalena - Keduanya memiliki pengalaman hati yang dalam dan istimewa bersama Tuhan Yesus. Begitu banyak orang yang berjumpa dengan Tuhan Yesus, namun hanya mereka berdua yang mengurapi-Nya, yang satu pada kepala-Nya dan yang lainnya pada kaki-Nya. Tahukah Anda bahwa ketika Tuhan berkata kepada Marta, "Maria telah memilih bagian yang terbaik, yang tidak akan diambil dari padanya?" Hal itu tidak lain ialah Kristus sendiri. Bukankah Ia adalah Yang Terbaik?

3. Rasul Yohanes - Ada 4 Kitab Injil yang ditulis, namun kita semua tahu bahwa Injil Yohanes memiliki kedalaman yang sedemikian rupa dibanding ketiga Kitab Injil lainnya. Dalam Injil Yohanes ada kedalaman, keintiman, kekudusan dan kemesraan ilahi yang sulit diucapkan. Ketika Yesus muncul kembali di danau Galilea, orang yang pertama kali mengenali-Nya adalah Yohanes. Dan karena hubungannya dengan Kristus yang sedemikian istimewa, rasul Yohanes diwahyukan suatu perkara yang luar biasa, yakni perkara Akhir Zaman.

Jika kita review kepada beberapa tahun sebelumnya, di tahun 2005 Tuhan membentuk pasukan (tentara) elite-Nya melalui Bahtera Ministry, di tahun 2010 Tuhan mencanangkan sebagai masa raja-raja-Nya memerintah dan di tahun 2013 ini Tuhan memisahkan kita dengan dunia dengan harapan menjadi "satu daging" dengan diri-Nya, tidaklah ini suatu kebetulan. Semua tepat sesuai dengan kehendak dan rencana-Nya yang sempurna.

Tahun 2014 dalam almanak Tiong Hoa disebut Tahun Kuda, namun yang saya tangkap tahun depan adalah tahun yang sangat panas dan dipenuhi dengan deru perang. Inilah saatnya kita bersiap untuk berperang dengan keintiman dan kekudusan-Nya, berperang dengan seirama, sederap dan selangkah dengan hati-Nya. Maka pastikan sejak sekarang bahwa hati kita HANYA bisa terpikat dengan hati-Nya.

Sumber : www.windunatha.blogspot.com

-------------------------


YUDAS ISKARIOT

Markus 3:19 ~> dan Yudas Iskariot, yang mengkhianati Dia.

Sosok Yudas Iskariot sesuatu yang sulit dilupakan, sebab Yudas adalah  seorang Rasul Yesus Kristus yang dipilih oleh Yesus Kristus. Yudas Iskariot mendapatkan pengajaran, pelatihan dan dilengkapi dengan kuasa Allah sebagaimana para murid yang lain, perhatikan Injil Matius 10:8 ~> Sembuhkanlah orang sakit; bangkitkanlah orang mati; tahirkanlah orang kusta; usirlah setan-setan. Kamu telah memperolehnya dengan cuma-cuma, karena itu berikanlah pula dengan cuma-cuma.
Yudas Iskariot memiliki hak dan kuasa yang sama dengan Petrus, termasuk membangkitkan orang mati.

Siapakah Judas sebenarnya? Nama asli keluarga Iskariot tidak pasti.  Menurut sebuah teori, nama tersebut berarti orang dari Kereoth sebuah kota tua di daerah Judea.  Jika hal ini benar maka Judas berasal dari Palestina Selatan, sedangakan murid yang lain dari Galilea,- Palestina Bagian Utara. Menurut teori yang lain lagi, nama Iskariot berasal dari kata latin “sicarius” artinya  pembuat pedang.  Orang sicari adalah pembunuh pemberontak yang menolak bangsa Roma yang saat itu sedang menjajah mereka. Jadi, Judas kemungkinan adalah anggota dari kelompok ini (napi yang dibebaskan – Barnabas juga kemungkinan berasal dari kelompok yang sama)

Yudas Iskariot mengalami banyak peristiwa yang penuh hikmat dan tanda yang dilakukan oleh Yesus Kristus, termasuk diantaranya membangkitkan Lazarus. Yudas Iskariot pun mendapatkan pengajaran yang sama dengan para murid-Nya yang lain seperti ajaran : Matius 6:24 ~> Tak seorang pun dapat mengabdi kepada dua tuan. Karena jika demikian, ia akan membenci yang seorang dan mengasihi yang lain, atau ia akan setia kepada yang seorang dan tidak mengindahkan yang lain. Kamu tidak dapat mengabdi kepada Allah dan kepada Mamon.

Yudas Iskariot yang dipercaya menjadi bendahara, tetaplah sebagai bendahara harus mengabdi kepada Allah sebab keuangan yang dikelola adalah untuk pekerjaan dan pelayanan-Nya, bukan kepada mamon. Program kerja yang melibatkan keuangan semata-mata harus dilakukan selaras dengan tujuan dan hati TUHAN. Perhatikan Inil Yohanes :


12:4 Tetapi Yudas Iskariot, seorang dari murid-murid Yesus, yang akan segera menyerahkan Dia, berkata:
12:5 "Mengapa minyak narwastu ini tidak dijual tiga ratus dinar dan uangnya diberikan kepada orang-orang miskin?"
12:6 Hal itu dikatakannya bukan karena ia memperhatikan nasib orang-orang miskin, melainkan karena ia adalah seorang pencuri; ia sering mengambil uang yang disimpan dalam kas yang dipegangnya

Sekalipun Yudas acapkali mencuri, namun sebagai murid tetap diberikan kasih karunia dan kuasa sebagai rasul, hingga kuasa melakukan aneka mujizat. (Matius 10:8)

Aneka peristiwa yang mungkin banyak tak terduga, dan betapa hebatnya kuasa Yesus Kristus sehingga Lazarus dibangkitkan membuat Yudas Iskariot tertarik dengan tawaran dari para ahli agama dan mahkamah agama untuk menunjukkan Yesus di tengah malam dimana pemimpin agama bekerjasama dengan tentara romawi untuk menangkap Yesus. Yudas Iskariot mengetahu bahwa berkali-kali Yesus Kristus hendak ditangkap selalu gagal, apalagi di malam hari.

Yudas bukanlah orang tidak memiliki perhatian dan perasaan terhadap Kristus Yesus, namun Yudas Iskariot banyak sekali harus mengeluarkan kas bendahara atas perintah Yesus Kristus meski itu tidak sesuai dengan hati nuraninya yang terbiasa mendapatkan uang secara tidak sah atas nama pelayanan termasuk pelayanan kasih.

Dengan penuh perhitungan bahwa Yesus dapat lolos dan bahkan dapat hidupkan yang mati, Lazarus, maka Yudas mencium Yesus Kristus untuk menunjukkan siapa Yesus Kristus yang sebenarnya dengan 30 keping uang perak. Perhitungan Yudas Iskariot adalah hasil pertimbangan akal budinya karena berada di dua sisi berbeda, yaitu sebagai murid Yesus dan sebagai hamba momon. Pertimbangan yang tertuju untuk mendapatkan keuntungan, menjadikan Yudas Iskariot lupa bahwa Yesus Kristus telah berulang-ulang menyatakan bahwa Mesias harus menderita, mati dan kemudian bangkit. ( Lukas 9:22 Dan Yesus berkata: "Anak Manusia harus menanggung banyak penderitaan dan ditolak oleh tua-tua, imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat, lalu dibunuh dan dibangkitkan pada hari ketiga.").

Setelah menjual Yesus Kristus dengan menciumnya dengan pertimbangan Yesus akan lolos, ternyata Yesus Kristus membiarkan diri-Nya masuk dalam rancangan yang disusun Mahkamah Agama sehingga akhirnya divonis mati disalibkan. People's New Testament menyatakan Orang ini telah membeli sebidang tanah. Dia mengembalikan uang suap kepada imam, yang menggunakannya untuk membeli tanah tukang periuk. Peter sini bermaksud untuk mengatakan bahwa uangnya membeli lapangan. Kata kerja Yunani ktaomai, diberikan dibeli, memiliki bentuk yang berarti menyebabkan dibeli.

Jatuh tertelungkup. Mt 27:5 mengatakan ia gantung diri. Petrus mengatakan beberapa keterangan tambahan, yang Matius dihilangkan. Dia mungkin gantung diri di pohon memproyeksikan atas tebing di Lembah Hinnom, dan setelah itu, karena tali atau dahan melanggar, tersungkur dengan kekuatan seperti meledak tubuhnya terbuka di bebatuan bergerigi.

Yudas Iskariot kalau diperhadapkan memilih antara memilih Tuhan Yesus atau uang maka dipastikan Yudas akan memilih Yesus Kristus dengan dibuktikan dilempar semua orang peraknya dan oleh pemimpin agama akhirnya dibelikan tanah untuk pemakaman Yudas Iskariot.

Bagaimana dengan kita? Apakah kita berada di dua sisi ekstrim seperti Yudas ada di sisi hamba uang dan sekaligus hamba Yesus Kristus? Apakah kita kalau diperhadapkan pilihan memilih Yesus Kristus atau uang, akan memilih Yesus Kristus?



Yudas mengkhianati Yesus satu kali dan langsung selesai. Kita mengkhianati Yesus berkali-kali karena harta, kedudukan dan popularitas. Kita juga mengkhianati saudara dan saudari kita. Yudas ada juga di dalam hati kita. Mari kita bertobat.

-------------------------


Kenakan Mahkota Hikmat 2
Preaching By : Ev. Indriati Tjipto Wenas



Bahan Renungan : Amsal 8 : 6 – 36

Permulaan hikmat adalah Takut akan Tuhan, dan mengenal Yang Maha Kudus adalah pengertian. (Amsal 9 : 10)

Renungan :
Hari – hari ini di akhir jaman ini ini kita tidak boleh kehilangan CintaNya, kita harus tetap mempunyai Gelora Cinta kepadaNya dalam setiap aspek kehidupan kita. Kita harus menjadikan Tuhan nomor satu dalam kehidupan kita.

Didalam hidup kekristenan kita, kita harus mempunyai Hikmat Tuhan. Kita harus mengenakan Mahkota Hikmat Tuhan didalam kehidupan kita. Saat ini kita akan mempelajari Fungsi Mahkota Hikmat yaitu :


1. Hikmat Membuat Kita Mengenal Sesuatu yang Dalam dan Tepat (Amsal 8 : 6)
Banyak diantara kita yang sudah mempunyai usia lanjut dan para pelayan Tuhan tidak mempunyai ketepatan sehingga tidak bisa menuntaskan apa yang Tuhan berikan dalam hidup kita. Kita harus belajar dari pengalaman dan jangan setiap pengalaman dijadikan patokan atau teori didalam kita mengikuti Tuhan.
Orang yang memiliki kedalaman dengan Tuhan maka akan mengerti isi hati Tuhan. Untuk memiliki kedalaman dengan Tuhan harus mempunyai hubungan yang intim dengan Tuhan.

Demikian juga dalam kehidupan sehari – hari kita, kita harus memiliki kedalaman dalam membina hubungan dengan sahabat – sahabat kita di dalam Tuhan. Kita harus mengenali sahabat – sahabat kita dalam hal temperamen maka hasilnya akan luar biasa, ada empat temperamen yaitu Sanguin : meledak – ledak, ekstrovert, terbuka, Plegmatis : suka damai, tenang, introvert, Melankolis : suka melihat dari sisi negatif, perfeksionis, introvert, dan Koleris : kepemimpinannya kuat, harus menentukan dari sekarang untuk mencapai sesuatu di masa depan, selalu mendoakan, menikmati.

Setiap perbedaan yang kita miliki didalam tubuh Kristus akan memperkuat hidup kita, saling melengkapi. Kita harus tepat dan dalam, dalam mengenal sahabat – sahabat kita.
Jika kita ingin mengerti hati Tuhan maka kita harus mempunyai hubungan yang intim dan dalam dengan Tuhan, demikian juga dalam pergaulan kita jika kita ingin mengerti isi hati sahabat kita, kita harus mempunyai hubungan yang dalam dan intim dengan sahabat – sahabat kita.

Sewaktu di Belanda, ada seorang tetangga kamar yang marah – marah karena merasa terganggu dengan suara berisik dari doa pagi yang kita lakukan. Sebenarnya saya juga ingin membalas orang itu denga kemarahan, namun Roh Kudus berkata jangan kamu marah, datangi orang itu dengan membawa Cake yang terenak di Belanda, lalu ajak dia berbincang – bincang. Kemudian saya mengikuti apa yang dikatakan oleh Roh Kudus, saya ketuk pintu orang itu, lalu orang itu bertanya : ”Ada apa ?” saya menjawab : saya hanya mau meminta maaf dan mau meminta ijin, jika seminggu sekali di flat saya ada doa pagi. Orang itu menjawab dengan ramah, silahkan saja, jika saya sudah tahu jadwal tetapnya, maka jika saya pulang dari kerja shift malam saya akan tidur dengan menutup telinga saya dengan earphone sehingga saya tidak terganggu tidurnya. Saya kemudian mempunyai hubungan baik dengan tetangga saya.

Seringkali kita mempunyai paradigma yang lama dan salah. Kita seringkali menganggap paradigma kita benar, kita menganggap kondisi yang ada sesuai dengan kita. Dalam pergaulan kita harus mengerti kondisi sahabat atau teman kita. Kita harus mempunyai hubungan yang dalam dengan sahabat – sahabat kita.

Kita memerlukan Hikmat Tuhan untuk mengenal Kebenaran yang Tuhan berikan kepada kita, bahkan untuk mengenal diri kita kita memerlukan hikmat Tuhan. Mungkin pertama kali marah terjadi dalam hati kita, lama kelamaan kita sakit hati, jika kita biarkan sakit hati tersebut maka kita akan kebal atau mati rasa sehingga kita tidak merasa mempunyai sakit hati.

Seorang teman saya marah sama Tuhan, karena ia melihat bahwa Tuhan memberikan kepada saya sebuah mobil, namun ibu ini tidak merasa bahwa dia marah sama Tuhan. Seringkali kita tidak jujur terhadap diri sendiri maka kekacauan akan terjadi dalam hidup kita.

Didalam kehidupan kita, kita masih merasakan kelelahan, keletihan, kemarahan, kekecewaan, kegagalan, kita mengalami kekalahan dan tidak bisa menang terhadap dosa. Ini menandakan bahwa kita membutuhkan waktu dan proses, setiap kita tidak ada yang super dan tidak pernah mengalami kelelahan. Proses yang kita alami akan menjadikan kita kuat.

Dihadapan Tuhan dan manusia, kita harus jujur mengatakan kelemahan, kegagalan, kemenangan dan keberhasilan kita. Kita tidak boleh jaga  image, hanya menampilkan yang baik – baik saja. Ketika kita sedang mengeluh utarakan itu apa adanya, biarkan penilaian orang, yang penting kita jujur. Jangan tutupi keadaan kita yang sedang terpuruk. Kita harus belajar terbuka dihadapan Tuhan dan manusia.

Jika kita mempunyai hubungan yang dekat dengan Tuhan maka setiap kerak – kerak dari dosa dan kelemahan kita akan dibersihkan oleh Tuhan sendiri. Kita harus terus bertumbuh tanpa ada yang menghalangi dalam rambu – rambuNya.

2.Hikmat akan menghasilkan Kecerdasan & Pengetahuan (Amsal 8:12)
Kecerdasan sama dengan IQ (Intelegence Question). Dalam pengenalan akan Tuhan kita membutuhkan belajar dari buku – buku yang saat ini banyak diterbitkan, mendengarkan kaset kotbah dan CD kotbah, browsing artikel di Internet, kesaksian hidup orang lain, dan lain – lain.Jika kita mempunyai panggilan menjadi seorang Konselor, kita harus melengkapi hidup kita dengan membaca buku – buku tentang konseling, innerhealing, pelepasan. Jika kita mempunyai panggilan menjadi seorang penulis, kita harus banyak latihan menulis, membaca hasil tulisan karya orang lain.Kecerdasan yang diberikan oleh Tuhan kepada kita, kecerdasan berbicara mengenai kecerdikan dan ketulusan.

Kita harus menggunakan karunia membedakan roh, kepekaan, kecerdikan hal ini dibutuhkan juga dalam dunia kerja.Suami saya mempunyai metode tertentu dalam mengetes pegawai baru di kantornya, misalnya ada seorang Office Boy baru di kantor, maka ia akan menyuruh Office Boy suruh membelikan Gorengan di Tukang Gorengan A, dia berkata belikan gorengan sepuluh ribu rupiah, dia sudah tahu bahwa di Tukang Gorengan A akan mendapatkan sejumlah gorengan, kemudian bila si Office Boy membelikan gorengan bukan di A dan ia akan mengetahui dari jumlah gorengan yang didapat. Jika gorengan yang didapat kurang dari jumlah yang biasa ia terima maka ia mengetahui bahwa pegawai ini tidak jujur dan tidak membeli di Tukang Gorengan A.Jika kita memberikan hadiah kepada para penguasa, itu adalah kecerdikan, maka itu bisa membuka jalan bagi kita. Kebijaksanaan untuk memutuskan sesuatu masalah dalam hidup kita dibutuhkan pertimbangan (Amsal 8 : 14).Jika kita mempunyai Hikmat Tuhan maka kita bisa membantu orang lain dengan nasehat – nasehat kita. Hikmat dari Tuhan akan membuat nasehat kita dapat diterima oleh orang lain.

Dalam mendidik anak, anak berusia kurang dari 8 tahun, kita mendidik dan mengingatkan dia dengan hukuman yaitu memukul pantatnya, karena periode ini anak akan mengingatnya. Sedangkan anak usia diatas 8 tahun tidak boleh dihukum dengan cara memukul dia, maka dia akan tambah memberontak kepada kita. Anak diusia 12 tahun keatas harus ada larangan dan rambu – rambu, karena diusia ini anak sedang mengalami pergolakan, pencarian identitas diri.Dalam mendidik dua anak saya, saya menerapkan metode yang berbeda. Untuk Joshua saya harus memperlakukan metode A, sedangkan untuk Steven saya harus memperlakukan metode B. Begitu juga dalam memberikan nasehat kepada kedua anak saya, saya harus tahu selahnya dimana.

Hikmat Tuhan membuat kita mempunyai pertimbangan. Pertimbangan harus diterapkan dalam setiap pengambilan keputusan kita, setiap keputusan kita harus dipertimbangkan dengan matang. Jangan ambil keputusan cepat – cepat apalagi Tuhan belum berbicara dan memberikan peneguhan, jangan mau didesak oleh waktu. Jika Tuhan tidak berbicara mending diam saja dulu.Hikmat Tuhan akan membuat kita mempunyai pengertian tentang Tuhan dan orang lain. Dengan Hikmat Tuhan maka kita mempunyai kekuatan untuk memerintah bersama Tuhan. (Amsal 8 : 14 – 15)
Amin.

Sumber : www.joshuaivanministries.blogspot.com

-------------------------


Kenakan Mahkota Hikmat 1
Preaching By : Ev. Indriati Tjipto Wenas



Bahan Renungan : Amsal 8

Bukankah Hikmat Berseru – seru dan Kepandaian memperdengarkan suaranya ! 
(Amsal 8 : 1)

Renungan :
Hari – hari ini kita dipanggil untuk memasuki rencanaNya yang Agung dan mulia, untuk memasuki Rencana Agung Tuhan kita membutuhkan hikmat Tuhan. Hikmat itu adalah Firman dan Firman itu Tuhan Yesus sendiri yang menjadi manusia. Tanpa Hikmat dari Tuhan semua rencana Tuhan di dalam hidup kita, karunia Tuhan bisa dibengkokkan oleh iblis sehingga kita tidak menghasilkan apa – apa.

Karunia Tuhan atau Anugerah Tuhan bisa mengangkat kita, tanpa Hikmat Tuhan, Anugerah yang Tuhan berikan pada kita membuat kita jatuh terkapar. Kita membutuhkan Hikmat dan Pengertian dari Tuhan untuk hidup dalam anugerahNya.

Banyak orang yang mendapatkan Rhema dari Tuhan, mendengarkan nubuatan, Janji Tuhan, sehingga apa yang dijanjikan oleh Tuhan itu tidak bisa menjadi kenyataan dan hal itu membuat banyak orang kepahitan. Kita membutuhkan hikmat Tuhan agar bisa mengaplikasikan Janji Tuhan dalam kehidupan kita.

Ilustrasi : ada seseorang yang mendengar nubuatan dari Hamba Tuhan, dia akan menjadi Hamba Tuhan, ia langsung melepaskan semua usaha dia tanpa bertanya sama Tuhan, kapan waktunya ia melepaskan semuanya itu ? Ia menghadapi kenyataan bahwa hidupnya sangat sulit, tidak bisa membeli makanan untuk keluarganya, uang sekolah anaknya tidak bisa dibayar, tidak bisa membayar listrik dan air. Kehidupannya berantakan dan keluarganya ikut menderita. Segala sesuatu yang akan kita lakukan, kita harus bertanya sama Tuhan.

Ketika saya akan menikah, saya bertanya sama Tuhan menikah umur berapa ? siapa jodoh saya ? berapa lama waktu proses Tuhan dalam membentuk keluarga ? Saya menikah di usia 21 tahun, mengalami pembentukan Tuhan selama 3 tahun, setelah selesai proses Tuhan maka pada waktu tahun ke 4 saya melayani Tuhan bersama suami keliling Eropa, anak pertama saya lahirkan pada usia pernikahan saya 8 tahun.

Selama 3 tahun saya harus menjalani namanya proses penundukan diri pada suami, proses Tuhan ini sangat luar biasa, ketika saya mau marah, untuk menenangkan diri saya mandi selama saya bisa menenangkan diri saya. Saya bisa berjam – jam dalam kamar mandi sampai diri saya bisa tenang. Setelah saya bisa menundukkan diri pada suami saya Paul, saya melihat pekerjaan Tuhan indah dalam hidup saya dan Paul.

Kita harus bisa menangkap kapan waktu Tuhan untuk kita menikah, kita bekerja, kita melayani, kita pergi ke kota yang Tuhan kehendaki ? Kalau kita bisa mengikuti sesuai dengan waktu Tuhan maka Tuhan akan membawa kita naik terus dalam panggilanNya.

Yohanes 10 : 4 Jika semua dombanya telah dibawanya keluar, ia berjalan di depan mereka dan domba – domba itu mengikuti dia, karena mereka mengenal suaranya. Domba mengenal suara gembalanya, kita juga harus bisa mendengar suara Tuhan Yesus karena Dia adalah Gembala Agung kita. Kita harus mendengar suara Tuhan untuk dapat mengetahui rencanaNya dalam hidup kita dan kita bisa hidup didalam rencanaNya.

Ada berbagai macam kita bisa mendengar suara Tuhan ; kita bisa mendengar suara Tuhan melalui pembacaan Alkitab yang menjadi rhema dalam hidup kita, melalui mimpi. Supaya kita bisa mendapatkan mimpi dari Tuhan, sebelum tidur kita berdoa meminta kepada Tuhan untuk menutup alam sadar, alam bawah sadar kita, ambang sadar sehingga kita bisa mendengar suara Tuhan melalui mimpi.

Mimpi itu bisa merupakan lambang dari jiwa kita, mimpi dari Tuhan kita bisa melihat dalam mimpi itu simbol dan lambang – lambang yang ada dalam alkitab. Misalnya kita diperlihatkan ikan berarti itu jiwa – jiwa yang ditaruh Tuhan dalam hidup kita, kita mimpi sedang sekolah itu berarti mengenai tingkat kerohanian kita.

Mendengar suara Tuhan dengan tuntunan Roh Kudus bisa muncul dalam pikiran kita dengan pikiran selintas, lalu kita bisa mendapatkan penjelasan langsung dari Roh Kudus.

Ketika saya mendapatkan Cheese Cake dari seorang teman, Cheese Cake itu dari sebuah hotel berbintang di Jakarta, kemudian dipikiran selintas saya, saya ingin memberikan Cheese Cake itu kepada seorang teman. Lalu saya dengan segera menyuruh supir saya untuk mengirimkan Cheese Cake tersebut. Kemudian saya telepon teman yang saya beri Cheese Cake tersebut, dia langsung menangis dan bercerita, pagi itu ia sedang berdoa dan marah sama Tuhan karena dia sedang mengalami kesulitan ekonomi yang sangat parah. Pada masa yang lalu ia adalah seorang yang kaya sehingga ia bisa makan makanan mahal, ia mau memutuskan meninggalkan Tuhan. Siangnya ia mendapatkan Cheese Cake dari saya, ia kaget karena ia mendapat makanan mahal dari seseorang yang dia kenal dan tidak pernah bercerita tentang doanya tadi pagi. Cheese Cake tersebut membuat ia menangis, bertobat dan sadar bahwa Tuhan menyayangi dia, dia mendapatkan penghiburan dari Tuhan melalui Cheese Cake yang saya kirim.

Jika kamu digerakkan Tuhan untuk memberi kepada seseorang dan kamu melakukannya dengan tepat maka hal tersebut akan berbicara banyak kepada orang yang kamu beri.

Seorang ibu sedang kecewa sama Tuhan, ia mengalami kehidupan yang penuh dengan penderitaan sehingga ia kecewa sama Tuhan. Ibu ini juga mengalami kepahitan sama Hamba Tuhan. Ibu ini sangat membutuhkan uang sejumlah Rp. 3.000.000,-, ia tidak pernah bercerita sama siapapun, kemudian saya mendatangi ibu tersebut dan memberikan uang dengan jumlah seperti yang dibutuhkan ibu tersebut. Pemberian yang saya berikan bisa menolong ibu tersebut untuk membayar segala keperluannya yaitu membayar kontrakan rumah. Ibu ini mengalami pemulihan, hatinya yang luka Tuhan sembuhkan. Pemberian kita bisa dipakai Tuhan untuk memulihkan orang – orang yang sedang mengalami kekecewaan dan kepahitan.

Kita harus belajar mengembangkan kepekaan kita dalam mendengar suara Tuhan, hal ini bisa menjadi kekuatan kita untuk mendapatkan tuntunan Tuhan. Kita bisa mendengarkan suara Tuhan melalui desakan Roh Kudus dalam hati kita dan melalui tanda - tanda. Tanda – tanda yang kita minta sama Tuhan jangan diucapkan secara audible (suara keras) karena hal ini bisa didengar oleh iblis sehingga ia bisa meniru tanda yang kita minta dengan ucapan kita. Untuk meminta tanda kita tidak boleh meminta tanda dari gejala atau kondisi alam, simpan dalam hatimu tanda yang kamu minta sama Tuhan.

Misalnya saya meminta sebidang tanah, saya minta sama Tuhan seberapa luas, tandanya dan saya tidak pernah berhubungan dengan orang lain mengenai tanda yang saya minta.

Ketika saya akan pergi ke suatu tempat, saya meminta sejumlah uang kepada Tuhan dan saya tidak bercerita kepada orang lain. Jika Tuhan mau untuk kita pergi maka Tuhan akan menyediakan sejumlah uang yang kita butuhkan.

Panggilan Tuhan dalam hidup kita itu seperti ada yang menyala, meluap dalam hati kita, misalnya kita dipanggil Tuhan untuk memasak, maka ada suatu gairah yang menyala ketika kita memasak, ada passion dalam hati kita. Kita mempunyai panggilan untuk menulis ringkasan kotbah, maka dalam hati kita akan ada suatu gairah jika kita sedang menulis ringkasan kotbah.

Panggilan Tuhan menjadi pendoa syafaat, maka doa kita akan dirasakan manfaatnya oleh orang yang kita doakan. Suka berbagi cerita pengalaman yang membangun dan orang dibangun melalui cerita kita maka itu juga merupakan suatu panggilan Tuhan.

Tanda panggilan Tuhan yaitu : Menyala Dalam Hidup Kita, Memberkati orang lain, Peneguhan dari orang – orang yang dewasa rohaninya dari kita, kita harus menunggu peneguhan datang atas panggilan Tuhan dalam hidup kita, Kita akan menerima Perkenanan Tuhan dan Manusia.

Perkenanan Tuhan : kita akan menerima buahnya dari panggilan Tuhan dalam hidup kita, kita tidak kehilangan Tuhan dalam pelayanan yang kita lakukan. Didalam pelayanan kita harus saling berpegangan tangan (Unity) supaya kita tidak jatuh. Jangan sampai pelayanan menjadi Tuhan dalam hidup kita, sehingga kita kehilangan Tuhan. Pelayanan kita harus fokus sama Tuhan.

Ada banyak orang yang tidak sadar bahwa Tuhan sedang marah sama kita. Cara Tuhan berbicara sama kita itu berbeda – beda.Tuhan mau melatih kita agar tidak melekat sama pelayanan kita, kita harus melekat sama Tuhan. Tuhan sedang memroses hati kita setiap hari, kita harus mengetahui keadaan hati kita masing – masing. Kita harus belajar untuk mengerjakan apa yang Tuhan mau kita lakukan dalam hidup kita. Amin

Sumber : www.joshuaivanministries.blogspot.com

-------------------------


MERELAKAN LOT

"Maka berkatalah Abram kepada Lot: 'Janganlah kiranya ada perkelahian antara aku dan engkau, dan antara para gembalaku dan para gembalamu, sebab kita ini kerabat. Bukankah seluruh negeri ini terbuka untuk engkau? Baiklah pisahkan dirimu dari padaku; jika engkau ke kiri, maka aku ke kanan, jika engkau ke kanan, maka aku ke kiri.' ... Abram menetap di tanah Kanaan, tetapi Lot menetap di kota-kota Lembah Yordan dan berkemah di dekat Sodom. ... Setelah Lot berpisah dari pada Abram, berfirmanlah TUHAN kepada Abram: 'Pandanglah sekelilingmu dan lihatlah dari tempat engkau berdiri itu ke timur dan barat, utara dan selatan, sebab seluruh negeri yang kaulihat itu akan Kuberikan kepadamu dan kepada keturunanmu untuk selama-lamanya. Dan Aku akan menjadikan keturunanmu seperti debu tanah banyaknya, sehingga, jika seandainya ada yang dapat menghitung debu tanah, keturunanmupun akan dapat dihitung juga. Bersiaplah, jalanilah negeri itu menurut panjang dan lebarnya, sebab kepadamulah akan Kuberikan negeri itu.'" - Kejadian 13:8-17

Sejak awal pertama kali Allah mengajak Abraham pergi keluar dari keluarganya, ia tidak pernah tahu ke arah mana ia harus tuju. Sebab Allah hanya memerintahkan untuk keluar tanpa menyebut suatu destinasi sama sekali. Menariknya adalah ketika Abraham merelakan egonya sendiri terhadap Lot, yang adalah keponakan sekaligus orang yang lebih muda daripada dirinya, Tuhan bukan saja menyingkapkan destinasi tersebut, melainkan juga langsung memasukkan Abraham ke dalam detil pelaksaan destinynya, yakni menjalani negeri menurut panjang dan lebarnya.

Ceritanya dapat berbeda, jika Abraham dengan senioritasnya memilih lebih dahulu ke arah mana yang ia mau tuju dan menentukan bagi Lot ke arah yang berlawanan, maka sampai kapanpun Allah takkan pernah menyingkapkan destiny sekaligus "job desc"-nya kepada Abraham. Malahan semua rencana Allah atas dirinya dapat gugur total jika Abraham memutuskan ke Lembah Yordan. Apakah atau siapakah Lot itu? Dalam hal ini, sikap atas Lot berbicara tentang kebanggaan kita, kebenaran diri sendiri, pekerjaan, jabatan, hobi, bahkan cita-cita dan pelayanan kita yang sesungguhnya Tuhan tidak berkenan untuk kita teruskan.

Tanpa sikap penghambaan yang sedemikian rupa dari Abraham terhadap Lot, tidak akan mungkin Allah mau menyingkapkan apa-apa yang harus dilakukan supaya Abraham memperoleh apa yang sudah disediakan dan dijanjikan Allah kepadanya. Pertanyaannya, masih adakah Lot yang harus kita relakan atau yang harus kita pisahkan, yang membuat kita masih belum menemukan apa yang sesungguhnya Tuhan sudah persiapkan bagi kita? Sampai kapan Tuhan masih harus bersabar dengan kelambanan hati kita dalam waktu yang sudah semakin singkat ini?

Lembah Yordan Akan Selalu Tampak Lebih Menarik, Namun Di Kanaan Terdapat Maksud Hati-Nya

Sumber : www.windunatha.blogspot.com

-------------------------


Ibadah JKI Injil Kerajaan 7 April 2013
Preaching By : Pdt. Petrus Agung P



Bahan Renungan : Lukas 15 : 11 – 32

Renungan :
Kehidupan kita di dalam Tuhan seharusnya kehidupan yang tidak terbatas (No Limits), tetapi pada kenyataannya adalah kehidupan kita masih terbatas dialam nyata ini.

Pak Victor dan 12 orang pergi ke Kenya, terbang ke sana membutuhkan waktu 30 jam, dari Jakarta ke Bangkok menggunakan Pesawat Garuda, dari Bangkok ke Kenya menggunakan Ethiopia Airlines, penerbangan yang termurah karena keuangan yang terbatas.
Selaput Ketidakpercayaan yang menghalangi hidup kita terbatas di dalam Tuhan hari ini pecah, sehingga kita masuk dalam kehidupan yang tidak terbatas. Realita kehidupan kita, kita masih mengalami keterbatasan, kita masih bergumul dengan kebutuhan untuk membayar kontrakan rumah.
Hari – hari ini banyak dari kita bangun tidur sudah pusing dengan memikirkan kebutuhan hidup. Kebutuhan uang untuk membayar kuliah anak, membayar kontrakan rumah, ada jurang pemisah antara kita dengan keterbatasan kita.

Kita harus menginginkan terlebih dulu apa yang Firman Tuhan katakana bahwa hidup kita tidak terbatas karena kita mempunyai Allah yang tidak terbatas. Kita harus sepakat dengan Firman Tuhan, bukan sepakat dengan realita kehidupan kita. Jangan seperti anak sulung yang hidup baik dan tulus tetapi tidak menikmati kekayaan Bapanya.

Kita harus percaya bahwa kita akan menikmati kekayaan Bapa di Surga, didunia ini orang tua tidak ada yang mau anaknya hidup melarat. Yesus berkata bahwa engkau akan mengenal kebenaran dan kebenaran itu akan memerdekakan kamu.

Efesus 3 : 18 – 20
Aku berdoa, supaya kamu bersama – sama dengan segala orang kudus dapat memahami, betapa lebarnya dan panjangnya dan tingginya dan dalamnya kasih Kristus, dan dapat mengenal kasih itu, sekalipun Ia melampaui segala pengetahuan. Aku berdoa, supaya kamu dipenuhi  didalam seluruh kepenuhan Allah.

Mengenal kasih itu yaitu mengenal Kasih Agape, Kasih Kristus yang melampaui segala pikiran. Kekristenan tidak mungkin didekati oleh pengetahuan, mengenal Tuhan tidak bisa dengan pengetahuan.  Hubungan dengan Tuhan didasari dengan Cinta bukan berdasarkan pengetahuan dan untung rugi.

Bungsu menyadari kesalahannya, ketika ia meminta ampas untuk makanan babi, namun tidak ada orang yang memberikannya, ia lapar sekali, ia sadar dirumah Bapanya tidak ada seorang pun dari pegawai – pegawai Bapanya yang kelaparan. Ia kembali kepada Bapanya, walaupun hanya menjadi pegawai upahan. Bungsu datang kepada Bapanya, dia disambut oleh Bapanya, diciumi oleh Bapanya. Bapanya menyuruh pegawainya untuk mengambil Jubah yang terbaik buat anaknya yang bungsu, ia memakaikan jubahnya, dan memakaikan cincin materai. Jubah lambang kebangsawanan. Pelukan dan Ciuman Bapanya sebagai lambang pemulihan hubungan yang penuh cinta.

Di Amerika pada jaman dahulu ada perbudakan, sekelompok orang ingin menghapuskan perbudakan dan sekelompok orang ingin tetap ada perbudakan sehingga terjadi perbudakan. Pada waktu itu ada seorang budak dari Afrika yang liar sekali, sehingga susah untuk dijual sekali, tuannya memukul budak itu, makin liarlah budak tersebut. Kemudian suatu hari ada seorang bangsawan datang ke pasar budak, dia memperhatikan budak tersebut, ia kemudian ingin membeli budak tersebut, ia mendatangi tuan dari si budak tersebut, budak yang liar itu dijual dengan harga yang mahal. Bangsawan ini membeli budak yang liar itu dan membawa ke rumahnya, si budak ini ditarik, kemudian bangsawan ini melepaskan tali pengikat budak itu, ia berkata : sekarang kamu bebas, bukan milik siapa – siapa lagi. Budak ini kebingungan, dia pikir mimpi. Kemudian budak ini lari ke rumah bangsawan dan ia sujud dikaki bangsawan itu, ia berkata ia mau mengabdikan hidupnya.

Si budak liar itu anda dan saya, 2000 tahun yang lalu Tuhan Yesus menebus kita dengan harga yang mahal, ia membayar kita lunas dengan cintaNya. Kita harus sadar dan mau mengabdi kepada Tuhan Yesus, karena Dia sudah menebus dan menyelamatkan kita karena cintaNya. Ia mengorbankan dirinNya untuk kita. Kita kalau menyadari bahwa kita ditebus oleh karena CintaNya maka kita akan menyadari bahwa hidup kita anugerah dan kita hidup dalam anugerahNya.

Jika kita mengalami Freedom maka kita akan menikmati cintaNya, Apa yang Tuhan punya kita akan menikmati apa yang Tuhan punya. Beberapa minggu yang lalu saya mendapatkan Undian Motor Yamaha Mio, ada saudara saya datang kepada saya dan cerita bahwa ada seseorang saudara mempunyai kebutuhan motor, ia berkata bahwa saudara – saudara akan urunan untuk membeli motor, kemudian saya berkata : saya punya motor Mio baru, saya kasihkan dan kamu yang mengurusi surat – suratnya.

Bagi Dia, yang sanggup memberikan jauh lebih dari apa kita minta dan pikirkan. Exceeding = Hyper Abundanly (Hyper Kelimpahan). Hyper = tidak terkontrol. Kelimpahan yang tidak terkontrol yang tidak pernah kita pikirkan dan minta. Cara mendapatkannya adalah Cinta pada Tuhan dan Kuasa DunamisNya yang bekerja didalam kita.

Pertama kita tidak bisa lepas dari cintaNya Tuhan dan membalas cintaNya Tuhan. Level Kebebasan itu tiba – tiba kamu akan menikmati No Limits.

Kedua adalah Kuasa Dunamis turun, seberapa besar kita mengijinkan Kuasa Dunamis Tuhan bekerja didalam hidup kita, maka itulah yang akan kita alami. Jika kita bermain dengan pikiran dan kekuatan manusia maka kita akan terbatas dalam menikmati kelimpahan. Jika kita bisa melepaskan pikiran kita dan mengijinkan Kuasa Dunamis bekerja maka kita akan menikmati Hyper Kelimpahan.

Untuk pembangunan Rumah Sakit, saya tidak menantang jemaat untuk persembahan, tiba – tiba ada seorang yang memberikan mobil Fortuner untuk pembangunan Rumah Sakit, minggu yang lalu sudah tanda tangan kontrak denga kontraktor. Bulan Mei 2013 Bro John Avanzini akan datang ke Semarang, saya sudah bicara dengan dia bahwa jangan buat tantangan persembahan, biar jemaat Tuhan dewasa, tidak ditantang untuk memberi.

Hidup dalam CintaNya dan biarkan Kuasa Dunamis yang tidak terbatas itu terjadi dalam hidup kita amin.

Notes :
Ilustrasi Kaleng – Kaleng Coca Cola, Kaleng pertama diturunkan di warung Rokok, kaleng itu akan cepat berdebu, Kaleng kedua diturunkan di Supermarket dan dipajang di Kulkas kaca, Kaleng ketiga diturunkan di Hotel berbintang, ia akan dibawa oleh pelayan dengan wadah gelas Kristal penuh dengan es batu dan dijual dengan harga mahal.
3 Kaleng Coca Cola mempunyai nasib yang berbeda, yang pertama ditaruh di warung yang sederhana, yang satu ditaruh ditempat yang bagus, yang ketiga ditaruh di tempat yang mahal, harganya mahal.

Kita berada di tangan Allah yang luar biasa, hidup kita berada di tangan yang berlubang paku, cintai Dia, kuasaNya yang tidak terbatas akan mengubah hidup kita. Perjamuan Kudus. Amin

Sumber : www.joshuaivanministries.blogspot.com

-------------------------


JURNAL SHRK APRIL 2013 – HARI KE-2

"Tetapi Maria berdiri dekat kubur itu dan menangis. Sambil menangis ia menjenguk ke dalam kubur itu, dan tampaklah olehnya dua orang malaikat berpakaian putih, yang seorang duduk di sebelah kepala dan yang lain di sebelah kaki di tempat mayat Yesus terbaring. Kata malaikat-malaikat itu kepadanya: 'Ibu, mengapa engkau menangis?' Jawab Maria kepada mereka: 'Tuhanku telah diambil orang dan aku tidak tahu di mana Ia diletakkan.' Sesudah berkata demikian ia menoleh ke belakang dan melihat Yesus berdiri di situ, tetapi ia tidak tahu, bahwa itu adalah Yesus. Kata Yesus kepadanya: 'Ibu, mengapa engkau menangis? Siapakah yang engkau cari?' Maria menyangka orang itu adalah penunggu taman, lalu berkata kepada-Nya: 'Tuan, jikalau tuan yang mengambil Dia, katakanlah kepadaku, di mana tuan meletakkan Dia, supaya aku dapat mengambil-Nya.' Kata Yesus kepadanya: 'Maria!' Maria berpaling dan berkata kepada-Nya dalam bahasa Ibrani: 'Rabuni!', artinya Guru." - Yohanes 20:11-16

Maria Magdalena pergi ke kubur Yesus dengan Petrus dan Yohanes, dan ketika mendapati kubur tersebut kosong, kedua murid itu pulang. Namun Maria tetap mencari dan menanti di sana, ia sungguh hanya mengingini Yesus. Kerinduannya akan Yesus menggerakkan kedua malaikat untuk tampil dan berbicara langsung kepadanya. Tapi hati Maria sungguh hanya inginkan Yesus daripada siapapun juga karena kenyataannya, penampilan kedua malaikat tersebut tidak membuatnya takjub. Hanya ketika Tuhan Yesus menyapa namanya, Maria baru berhenti menangis. Sadarkah kita bahwa Maria adalah orang pertama yang kepadanya Tuhan Yesus mau tampil, bahkan sebelum Ia menghadap kepada Bapa di Sorga? Padahal seharusnya Yesus harus menghadap kepada Bapa sebelum bertemu manusia manapun. Tapi Maria membuktikan, betapa cinta dan gelora cinta yang sungguh-sungguh luar biasa, mampu menunda hal itu dan Maria sungguh mendapatkan keistimewaan atau privilege yang luar biasa ini.
Sedangkan jika kita membandingkan dengan dua orang murid yang sedang berjalan ke Emaus (Lukas 24:13-31), betapa sedih hati-Nya ketika Yesus mendapati kedua murid itu "buta" setelah sekian jam perjalanan. Ia bahkan sempat memarahi kedua murid tersebut, "Hai kamu orang bodoh, betapa lambannya hatimu, sehingga kamu tidak percaya segala sesuatu, yang telah dikatakan para nabi! Bukankah Mesias harus menderita semuanya itu untuk masuk ke dalam kemuliaan-Nya?" - ayat 25-26. Pertanyaannya sekarang, yang manakah kita di hadapan-Nya? Adakah kita mengasihi-Nya dengan gelora cinta yang sedemikian rupa selama ini? Atau kita cenderung mengabaikan-Nya karena kelambanan hati kita bahkan ketika Ia sudah di depan mata?

Sumber : www.windunatha.blogspot.com

-------------------------


JURNAL SHRK APRIL 2013 – HARI KE-1

Ketika Yesus bangkit, Ia berjanji untuk mendahului dan menemui Petrus dan murid-murid-Nya yang lain di Galilea, "Tetapi sekarang pergilah, katakanlah kepada murid-murid-Nya dan kepada Petrus: Ia mendahului kamu ke Galilea; di sana kamu akan melihat Dia, seperti yang sudah dikatakan-Nya kepada kamu." - Markus 16:7.

Dan memang mereka semua pergi ke Danau Galilea untuk menanti Tuhan Yesus di sana, namun penantian mereka menemui titik jenuh sehingga akhirnya Petrus memutuskan kembali kepada kehidupan lamanya, yakni menjala ikan dan hal itu diikuti oleh teman-temannya yang lain (Yohanes 21).

Ketika Yesus muncul, Ia menyapa, "Hai anak-anak, adakah kamu mempunyai lauk-pauk?" Dan jawab mereka, "Tidak ada." (Yohanes 21:5). Yesus bisa menyapa mereka dengan sebutan "murid-murid" atau "sahabat-sahabat", namun mengapa Ia menyapa dengan sebutan "anak-anak"? Hal itu dikarenakan bahwa dalam penilaian-Nya, mereka semua masih kanak-kanak atau kekanak-kanakan. Padahal Yesus sudah berjanji, namun mereka tidak mampu bertahan dan ketika mereka sudah mencapai titik jenuh, mereka kembali kepada kehidupan lama mereka.

Dan tidak heran ketika Tuhan Yesus menanyakan tentang lauk pauk, hal itu tidak ada pada mereka. Lauk pauk berbicara tentang sesuatu yang matang (atau dewasa). Tuhan bukan sedang ingin makan sushi atau sashimi, Ia sungguh menginginkan lauk pauk yang matang (Yohanes 21:9). Melalui peringatan Paskah kali ini, Ia "menuntut" kedewasaan kita.

SIKAP PETRUS
Peristiwa dalam Yohanes pasal 21 ini merupakan pengulangan yang mirip dengan peristiwa dalam Lukas pasal 5, bedanya adalah yang pertama adalah ketika mereka baru bertemu dengan Tuhan, yang kedua adalah ketika Yesus telah mati dan bangkit. Perhatikan sikap Petrus dari kedua peristiwa tersebut. Ketika Petrus pertama kali menyadari bahwa itu Tuhan: "Ketika Simon Petrus melihat hal itu iapun tersungkur di depan Yesus dan berkata: 'Tuhan, pergilah dari padaku, karena aku ini seorang berdosa.'" - Lukas 5:8, Petrus menyadari bahwa dirinya orang berdosa dan hendak menjauh dari Tuhan. Pada titik ini kesadaran akan dirinya sendiri begitu kuat, hal ini sudah cukup baik, namun hal ini belum cukup menghadirkan Tuhan dalam hidup kita. Ini yang disebut self conscious.

Sedangkan sikap Petrus di peristiwa yang ke-2, "Maka murid yang dikasihi Yesus itu berkata kepada Petrus: 'Itu Tuhan.' Ketika Petrus mendengar, bahwa itu adalah Tuhan, maka ia mengenakan pakaiannya, sebab ia tidak berpakaian, lalu terjun ke dalam danau." - Yohanes 21:7. Kali ini Petrus langsung terjun ke dalam danau untuk segera menghampiri Tuhan. Ini yang disebut God conscious, kesadaran akan adanya Tuhan. Sikap seperti inilah yang dicari Tuhan.

Orang yang memiliki kesadaran akan dirinya sendiri memang disebut orang yang tahu diri, tahu bahwa dirinya berdosa, sadar akan kekurangan dan kelemahannya. Namun di sisi lain, orang ini hanya mementingkan dirinya, perasaannya dan keinginannya. Sedangkan orang yang memiliki kesadaran akan Tuhan, ia menyadari siapa Tuhannya, ia percaya apapun yang terjadi, Tuhan adalah Allah yang hidup dan yang setia. Bahkan dalam setiap kesempatan, orang tersebut akan mengutamakan perasaan, pikiran dan kehendak Tuhan daripada perasaan, pikiran dan kehendak dirinya sendiri. Bukankah murid-murid-Nya tidak ada satupun yang berani menanyakan identitas diri-Nya, sebab mereka semua tahu bahwa itu Tuhan (Yohanes 21:12).

Sumber : www.windunatha.blogspot.com

-------------------------


IBADAH AOC BANDUNG – 25 MARET 2013
By: Ev. DANIEL KRESTIANTO

Mazmur 92
12: Orang benar akan bertunas seperti pohon korma, akan tumbuh subur seperti pohon aras di Libanon;
13: mereka yang ditanam di bait TUHAN akan bertunas di pelataran Allah kita.

Ada pohon korma yang sangat banyak di Israel.. Pohon ini pohon yang dapat tumbuh di padang gurun, kadang di padang pasir.. Bukan hanya bertumbuh, tapi bisa berbuah.. Kenapa bisa?
Kunci yang pertama adalah pohon korma ini akarnya tidak akan pernah berhenti sebelum ia menemukan sumber air.. Akarnya ini akan terus mencari dan mencari hingga ia dapat sumber air.. Banyak pohon lain yang akarnya give upuntuk mencari sumber air, akhirnya kering..

Kita tidak bisa lepaskan Tuhan.. Kalau kita jalan sendiri, sepertinya oke, sepertinya biasa, bagus.. Tapi, manusia bisa selama apa bisa bertahan? Suatu kali pasti akan menyerah, tidak kuat lagi.. Tapi kalau kita ketemu Tuhan, bukan hanya tahu Tuhan, tidak akan pernah kita kering biarpun sepertinya kita tinggal di padang gurun, padang pasir.. Keintiman dengan Tuhan itulah yang membuat orang tetap kuat.. Temukan Yesus sebagai sumber kehidupanmu.. Jangan pernah meniadakan keintiman.. Tuhan tidak pernah meniadakan janjiNya, tapi Dia akan menggenapi semuanya.. Kuncinya apakah engkau punya kerinduan  keintiman dengan Tuhan atau tidak?

Yang penting keintiman!
Lakukan bagianmu dengan ketaatan, dan tidak minta imbalan..

Kita bukan orang yang benar, tapi kita orang yang dibenarkan, cirinya adalah jadi pelaku Firman, cari kedalaman, cari Yesus, bukan sekedar engkau dengar kesaksian..
Yang penting Tuhan nomor satu dalam hidup kita..

Pohon korma bisa bertahan biarpun sepertinya semua pohon sudah give up, loyo, dan mati, tapi pohon korma bahkan bisa tetap berdiri, bahkan berbuah.. Kuncinya itu akarnya menemukan sumber air..
Kalau hidupmu sedang mengalami sesuatu dan keintiman itu tidak pernah hilang, maka engkau akan bisa berdiri kuat.. Alami Tuhan!
Banyak orang yang bilang "Yesus hidup", tapi tidak mengalaminya sendiri..

Seberapa engkau bisa bertahan dan terus berjalan??
Emas itu harus digodok berkali-kali hingga murni.. Begitu juga dengan kita..
Jangan down.. Bangkit!!!

Kunci yang kedua adalah ketika pohon kurma sudah mulai berbuah, dia tidak berhenti, bahkan satu pohon kurma bisa menghasilkan buah hingga 120 kg.. Artinya tidak ada batas.. Keintiman tidak hanya akan memberkati engkau, tapi bahkan banyak orang lain! Kita diberkati bukan untuk kita sendir, tapi untuk orang lain juga.. Jadi produsen, bukan konsumen..
Percayai Tuhan!

Dari kehidupan yang pahit, pohon ini bisa membuahkan buah yang manis..
Jangan sampai kita diproses sama Tuhan, malah mengeluarkan kepahitan..
Korma sepertinya "ditolak" dimana-mana hingga hanya tumbuh di padang gurun, tapi akhirnya dia menghasilkan buah yang manis..
Kemanisan itu harus tetap ada dalam hidupmu, hingga orang di sekitarmu bisa merasakan kemanisan juga..
Kalau engkau pahit, yang rugi ya dirimu sendiri..
Pendidikan Tuhan itu berat.. Kalau engkau mau berkenan di hadapan Tuhan, proses itu harus terjadi..
Proses itu biasanya keluar dari keluarga atau orang yang terdekat, tapi semuanya itu untuk kebaikan.. Anggap semuanya positif.. Kalau kita diprotes, diberi tahu, dikoreksi, ngucap syukur, agar kita bisa benahi diri sendiri, jangan kepahitan, jangan marah..

Kita akan tinggal di Bait Tuhan..
Maju terus, jadikan Tuhan itu Tuhanmu!

Lagu:
Kalau ku hidup, ku hidup bagiMu..
Hatiku tetap, tetap menyembahMu..
Dunia tak bisa menjauhkanku dari kasihMu..
Slama ku hidup, ku hidup bagiMu..
Mataku tetap, tetap memandangMu..
Dunia tak bisa menjauhkanku dari kasihMu..

Doa:
Ujian, cobaan, proses itu memang berat..
Tapi Tuhan tidak pernah meninggalkan engkau..
Tuhan tidak pernah mengecewakan engkau..
Mampukan kami, biar kami tetap hidup dalam hadiratMu..
Biar tidak ada satupun yang terhilang.. Tolong kami Tuhan..
Biar apapun yang kami usahakan, kami kerjakan, tolong Tuhan cover kami..
Engkau yang akan melipatkaligandakan, dan memberkati kami, semua diberkati sesuai dengan porsinya masing-masing.. Tidak ada lagi kegagalan.. Mujizat demi mujizat mengalir..
Cabut kepahitan dan kebekuan kami Tuhan.. Biar kami penuh dengan gelora cintaMu Tuhan.. Semua karena Engkau, semua karena anugrah..

- ALL BY HIS GRACE - TO GOD BE THE GLORY -

Sumber : Hineni by His Grace

-------------------------


12 Pintu Gerbang Jemaat Sulung

Tanggal 12 Maret 2013 merupakan ulang tahun dari Sokoguru Utama (Bahtera). Ada beberapa hal yang menarik berkaitan dengan hari tersebut. Pertama, hari itu bersamaan dengan Hari Raya Nyepi & Tahun Baru Saka 1935. Pada tahun 456 Masehi seorang pendeta suku Saka (dari India) datang ke tanah Jawa untuk memperkuat pengaruh Hindu dan memperkenalkan penghitungan almanak Hindu di Nusantara. Sang Pendeta Saka dianggap sebagai raja dan diberi gelar Aji Saka. Kata "Aji" memiliki arti kesaktian dan raja, sedangkan kata "Saka" sama artinya dengan soko atau sokoguru atau pilar. Yang lebih menarik adalah penghitungan almanak Saka ini dimulai pada tahun 78 Masehi, sedang Sokoguru Utama kemarin genap berusia 78 tahun, dan beliau lahir di tahun 1935, sama dengan jumlah tahun Saka yang ada.


Yang kedua, tanggal 12 Maret 2013 adalah tanggal 1 bulan Nisan tahun 5773 dalam almanak Yahudi. Tanggal tersebut merupakan tahun baru bagi bangsa Israel secara keagamaan, sekaligus memperingati keluarnya bangsa Israel dari perbudakan di tanah Mesir pada zaman Musa. Kata "Nisan" sendiri berarti keajaiban atau mujizat. Dan pada hari yang penuh berkah ini, Tuhan menganugerahkan kepada suku Bahtera dan kepada siapapun yang merindukannya, yakni 12 Pintu Gerbang Jemaat Sulung atau 12 Pintu Gerbang Hak Kesulungan, yaitu:

1. Pintu Gerbang Kasih Karunia
Menyadari bahwa panggilan dan pilihan Tuhan dalam rencana dan kehndak-Nya yang sempurna bagi setiap kita adalah anugerah dan kasih karunia-Nya semata, BUKAN karena siapa kita, namun karena Siapa Dia. Dan karena menyadari bahwa ini hanyalah anugerah, maka sedah seharusnya kita mengerjakan segala sesuatunya lebih serius lagi lebih daripada yang sebelumnya, apalagi waktu sudah semakin singkat.

2. Pintu Gerbang Kemurahan & Perkenan Raja
Kemurahan dan perkenan dari Tuhan sebagai Raja hanya dapat diperoleh dengan sikap hati mencium kaki Sang Raja. Dibutuhkan kerendahan hati dan kehambaan yang sedemikian rupa untuk menikmati berkat ini.

3. Pintu Gerbang Hati Yang Baru
Hati yang baru, sikap hati yang benar sungguh-sungguh dibutuhkan untuk menyelesaikan tugas dan menggenapi destiny dengan sisa waktu yang tinggal sedikit ini. Tanpa hati yang baru, sulit untuk bersikap benar di hadapan Raja, saat Beliau datang kembali.

4. Pintu Gerbang Perkenanan
Berbeda dengan perkenanan dari pintu gerbang ke-2. Pintu Gerbang Kemurahan & Perkenan Raja itu diberikan karena sikap hati yang semakin tahu diri, sedangkan Pintu Gerbang Perkenanan ini diberikan karena keintiman dan kedalaman hubungan bersama dengan Tuhan.

5. Pintu Gerbang Kesetiaan
Adalah berkat untuk terus setia menyelesaikan tugas dan menggenapi destiny sampai genap dan selesai di garis akhir, sekalipun keadaannya semakin mustahil. Pintu gerbang ini menyediakan undeniable faithfulness (kesetiaan yang tak tersangkali) supaya kita didapati sebagai hamba yang setia.

6. Pintu Gerbang Gelora Cinta (Passion)
Tidak mungkin memiliki kerelaan untuk menanggung bersama Kristus, jika tidak ada gelora cinta atau passion yang sedemikian rupa. Hanya mereka yang memiliki api cinta yang sama seperti Kristus, yang tak terpadamkan, yang bisa menyelesaikan dan menggenapi hingga tuntas.

7. Pintu Gerbang Keajaiban
Gelombang lawatan dan tsunami tuaian jiwa-jiwa di tengah kegelapan dunia hanya akan terjadi ketika adanya keajaiban demi keajaiban yang ditunjukkan dari Gereja-Nya kepada dunia.

8. Pintu Gerbang Injil & Penginjilan
Semua destiny dan panggilan bagi Gereja-Nya selalu berkaitan dengan pemberitaan Injil ke ujung bumi dan seluruh dunia, barulah kemudian Tuhan datang kembali. Dan ke depan pintu penginjilan akan semakin dibuka sangat lebar dan arus keselamatan akan semakin deras sampai kuota orang percaya genap.

9. Pintu Gerbang & Bokor Minyak Hak Kesulungan
Hak Kesulungan hanya bagi orang-orang yang teristimewa. Berkat ini merupakan modal yang besar dan ama kuat untuk setiap pribadi menggenapi destiny dan panggilan hidupnya. Ishak, Yakub, Yusuf adalah contoh orang-orang yang mendapatkan Hak Kesulungan sehingga mereka benar-benar menggenapi kehendak Tuhan dalam hidup mereka. Sayangnya, dari suku Bahtera sendiri masih sangat sedikit yang layak menerima Hak Kesulungan ini, baru 38%. Di mata Tuhan, sisa yang 62% masih dinilai terlalu egois, hanya mengutamakan harta kekayaan, masih bermental seperti Esau. Dibutuhkan berkat-berkat dari 3 pintu gerbang yang pertama secara utuh untuk bisa mendapatkan Hak Kesulungan ini.

Hak Kesulungan sama  seperti hak waris atau hak menerima warisan. Namun jika orang tersebut tidak cukup dewasa secara rohani, maka tidak akan mungkin ia menerima warisan tersebut. Di dalam paket Hak Kesulungan ada tanggung jawab yang amat besar, terutama bagi panggilannya dan jiwa-jiwa, sama seperti Kristus yang rela menderita dan mati disalib.

10. Pintu Gerbang Marifat
Antikristus akan semakin gencar untuk menyesatkan anak-anak Tuhan dan dunia. Puncak Penyesatan bukan saja datang dari gunung media melalui musik, lagu dan berbagai bentuk hiburan. Penyesatan bahkan datang dari kesenian, politik, ekonomi, keluarga dan sebagainya. Sungguh dibutuhkan marifat ilahi dan karunia roh yang mampu membedakan sehingga terhindar dari jebakan penyesatan di Akhir Zaman.

11. Pintu Gerbang Percepatan
Ketika kereta-kereta panggilan kita masuk ke jalur yang dikehendaki-Nya, maka dalam kecepatan yang luar biasa dan di atas kemampuan manusiawi kita, destiny akan dengan cepat tergenapi. Kunci untuk menikmati percepatan yang dari Tuhan adalah ketepatan dalam sikap, dan ketepatan dalam bertindak. Tanpa ketepatan, yang terjadi hanyalah perlambatan dan bahkan penundaan.

12. Pintu Gerbang Kekuatan & Keperkasaan
Tidak ada kekuatan manusiawi yang mampu menggenapi apa yang dilahirkan secara ilahi. Menghadapi peperangan rohani yang semakin dahsyat ini, sangat dibutuhkan keperkasaan ilahi yang sedemikian rupa.

Sumber : windunatha.blogspot.com

-------------------------


TAMARISKA




Rangkuman Ibadah Minggu Pagi, 3 Mar 2013
JKI Injil Kerajaan – Holy Stadium – Semarang
By: Pdt. Petrus Agung Purnomo
Jurnalis: Ezra Joza 

14 maret ada seminar satu hari di megelang dgn hamba2 Tuhan yg melayani di kota2 kecil, ada 1000 org yg sudah mendaftar di bagian informasi / ke Pak Tim

Ul 33:15
13 Tentang Yusuf ia berkata: ” Kiranya negerinya diberkati oleh TUHAN dengan yang terbaik dari langit, dengan air embun, dan dengan air samudera raya yang ada di bawah;
14 dengan yang terbaik dari yang dihasilkan matahari, dan dengan yang terbaik dari yang ditumbuhkan bulan;
15 dengan yang terutama dari gunung- gunung yang sejak dahulu, dan dengan yang terbaik dari bukit- bukit yang berabad- abad,
16 dan dengan yang terbaik dari bumi serta segala isinya; dengan perkenanan Dia yang diam dalam semak duri. Biarlah itu semuanya turun ke atas kepala Yusuf, ke atas batu kepala orang yang teristimewa di antara saudara- saudaranya.

Gunung ini bicara tentang warisan rohani
Kalau kita duduk & dengarkan tokoh2 rohani yg sudah matang, maka pengalaman2 mrk (warisan rohani) mrk akan sangat memberkati
Kita sebenarnya juga akan terima blessing yg sama spt yusuf yaitu berkat Abraham ishak & yakub, & Abrahamlah yg sering berurusan dgn gunung2, gunung pertamanya adalah gunung moria (ishak dikorbankan)
Kej 22:1,2

Kata Moria artinya dipilih oleh Tuhan / dilihat oleh Tuhan, Ayat pertama dimulai dgn kata”setelah semuanya itu” apa yg melatar belakangi abraham hrs naik ke gunung moria ? (Mata Tuhan memilih kita)
Lalu Abraham menanam sebatang pohon TAMARISKA di Bersyeba, dan memanggil di sana nama TUHAN, Allah yang kekal. – Kejadian 21:33
Mengapa abraham pohon tanam pohon tamariska?

Abraham bukan org yg sembarangan, di alkitab sekecil apapun punya pengertian yg besar.
Alkitab punya hukum penyebutan yg pertama (the law of first mention)
Pohon tamariska spt pohon yg sakral, disebut roofless temple/ bait yg tanpa atap, tempat org biasa menyembah Tuhan, Setelah abraham selesai dgn perjanjian yg menyelamatkan hidupnya, dia tanam/ bangun bait utk menyembah nama Tuhan, Org yg peduli dgn warisan rohani akan berbeda, org israel sangat hormat dgn org yg punya warisan eohani, spt kpd abraham ishak & Yakub

Tetapi ada org yg sudah tdk peduli dgn warisan rohani

Hal itu terdengar oleh Saul, sebab Daud dan orang- orang yang bersama- sama dengan dia telah diketahui tempatnya. Adapun Saul ada di Gibea, sedang duduk di bawah pohon TAMARISKA di bukit, dengan tombaknya di tangan dan semua pegawainya berdiri di dekatnya. – 1 Samuel 22:6

Lalu berkatalah raja kepada Doeg: ” Majulah engkau dan paranglah para imam itu. ” Maka majulah Doeg, orang Edom itu, lalu memarang para imam itu. Ia membunuh pada hari itu delapan puluh lima orang, yang memakai baju efod dari kain lenan. – 1 Samuel 22:18

Saul tdk menghormati warisan rohani yg abraham pakai utk menyembah Tuhan, saul berada dibawah jenis pohon yg sama tetapi memberi perintah utk pembantaian seluruh kota imam.

Tuhan selalu melihat apapun yg umatnya secara detail & Tuhan menjatuhkan keadilannya dgn tepat & juga sangat detail seperti yg diceritakan di alkitab
Mereka mengambil tulang- tulangnya lalu menguburkannya di bawah pohon TAMARISKA di Yabesh. Sesudah itu berpuasalah mereka tujuh hari lamanya. – 1 Samuel 31:13

Apakah kebetulan? Tdk, Tuhan seperti berkata: apa yg kau hina kau rendahkan & kau najiskan, akan menguburmu disana. Sbb saul tdk menhargai warisan rohani abraham yg abraham buat dgn Tuhan, Saul ubah pohon tamariska jadi sarang pembunuhan.
Sama halnya dgn cerita Daud, nabal & abigail.

Nabal menghina 10 org utusan daud & merendahkan daud, & ujungnya nabal hrs bayar 10 hari jantungnya membatu sebelum akhirnya mati.
maka Daud menyuruh sepuluh orang dan kepada orang- orang itu Daud berkata: ” Pergilah ke Karmel dan temuilah Nabal. Tanyakanlah keselamatannya atas namaku – 1 Samuel 25:5

Dan kira- kira sepuluh hari sesudah itu TUHAN memukul Nabal, sehingga ia mati. – 1 Samuel 25:38

Kembali ke sebelum Kejadian 21:33
Abraham lama tinggal ditanah itu, Allah spt sembunyi / menghilang
Lalu Abraham menanam sebatang pohon tamariska di Bersyeba, dan memanggil di sana nama TUHAN, Allah yang kekal. – Kejadian 21:33

Tuhan yg kekal / El Olam artinya

-Everlasting
-Tiba2 lenyap
-Tersembunyi
( Yes 45:15 )

Tuhan tdk diberi nama oleh kita, tetapi Tuhan yg mewahyukan diriNya
Kalau Tuhan kadang sembunyi, bukan krn kesalahan kita, dia menghilang utk menguji apakah kita kehilangan Tuhan & menjerit membutuhkan Dia dlm kehidupan kita.

Salah satu org yg benar2 hanya bisa hidup dlm hadirat Tuhan adalah Benny Hinn. Sbb kalau kita ditinggal Tuhan kita akan habis.

Ada bnyk org yg hidup mengandalkan segala macam, tetapi ada org yg hidupnya mengandalkan Tuhan. Ada pendeta di palembang yg punya karunia kesembuhan rohani, kalau berdoa, oleh bulir2 Yesus sembuhlah engkau, (bukan bilur tapi bulir) meskipun selalu salah ucap, tetapi kesembuhan terjadi.

Bukan krn faktor ucapan tetapi bagaimana faktor Tuhan di hidup org ini yg menentukan, bagaimana penyertaan Tuhan dlm hidup kita itu yg penting & menentukan

PERJAMUAN KUDUS

Ada sesuatu yg ajaib tentang makan & minum dihadapan Tuhan. Setelah abraham menjamu Tuhan, maka ada penetapan Tuhan akan lahirnya ishak.

Engkau menyediakan hidangan bagiku, di hadapan lawanku; Engkau mengurapi kepalaku dengan minyak; pialaku penuh melimpah. – Mazmur 23:5

Kelimpahan & pengurapan tjd setelah makan & minum dihadapan Tuhan
Perempuan serofenesia, menggambarkan kesembuhan/kuasa dgn remah2 roti.
Melkisedek juga bawa perjamuan bagi abraham & abraham beri perpuluhan & mendapat berkat Tuhan

Mari lakukan perjamuan kudus dgn hati percaya ini perjamuan kita dihadapan Tuhan.

Amin.

-------------------------


12-12-12 Yod Beth

Shallom, Sahabat Joshua Ministries, hari ini kita mendapatkan  anugerah dari Tuhan. Kita berada di sebuah tanggal yang unik yaitu 12-12-12. Menurut Penanggalan Ibrani angka 12 merupakan gabungan antara angka 10 dan 2. Angka 10 = Yod dan Angka 2 = Beth, Yod mempunyai arti Tangan yang aktif dan tangan yang menggenggam, sedangkan Beth mempunyai arti Bait atau Rumah.

Hari ini kita melewati hari yang ajaib dan dalam penanggalan manusia kita tidak akan melewati lagi. Didalam alkitab ada 12 Rasul Tuhan Yesus, 12 Orang yang Diurapi (5 Orang Imam dan 7 Orang Raja), 12 Pintu Gerbang, 12 Suku Israel, 12 Dasar, 12 Nabiah, 12 Nabi Kecil, 12 Pasukan Malaikat, 12 Stadia Yerusalem Baru, 12 Mutiara.

Melihat Dari Konsesus Cara Berpikir Orang Ibrani, Bulan 12 adalah Bulan Adar, Bulan dimana Bulan Keajaiban, Pembalikan Keadaan, pada jaman Ester hari Purim jatuh pada bulan Adar. Hari ini saya percaya bahwa kita akan mengalami keberuntungan, Anugerah. Hal ini kita bisa alami pada saat tangan kita aktif dan menggenggam.

Dalam Mazmur 31 : 16 mengatakan My Fortune is In Your Hand, Keberuntungan kita berada dalam TanganNya. Tangan Tuhan itu sangat penting dalam kehidupan kita, Tangan KananNya memberikan berkat dan perlindungan (Mazmur 104:28). Bagaimana Tangan Tuhan dapat bekerja dalam kehidupan kita ? Keluaran 32 : 29 Musa berkata kepada orang-orang Lewi bahwa orang-orang Lewi harus membaktikan diri atau hidupnya kepada Tuhan.

Keluaran 29:9 Haru dan anak - anaknya ditahbiskan oleh Musa untuk menjadi Imam, Ditahbiskan mempunyai arti yaitu mengisi atau memenuhi tangannya dengan kuasa Tuhan. 
Ezra adalah seorang imam Tuhan yang berhasil hidupnya karena ia mengisi tangannya dengan Tangan Tuhan (Ezra 5:1-8). Ezra berhasil mendirikan Bait Allah karena tangannya sudah sudah dipenuhi oleh tangan Tuhan.

Saya percaya bahwa bulan Desember ini adalah bulan Keajaiban, bulan pembalikan keadaan, saya percaya hari ini kita menerima keajaiban dari Tuhan. Ezra 7 : 1-14, 25 Raja mengatakan kepada Ezra bahwa hukum Tuhan sudah ada dalam tangan Ezra, sehingga apapun yang dikerjakan Ezra berhasil. Apapun yang kita kerjakan, jika ada tangan Tuhan yang menggenggam, semuanya akan berhasil. Kenapa kita diberkati oleh Tuhan ? karena ada hukum Tuhan dalam hidup kita. Dari Hukum Tuhan akan berubah menjadi hikmat. Tanya Tuhan terus apa yang harus kita lakukan. Mari kita alami pengurapan dari Tuhan, melalui tangan kita apa yang kita sentuh menjadi berhasil. Terima pengurapan minyak ditangan kanan dan kirimu. Amin.


Semarang, 12 - 12 - 12
By His Grace
Pdt. Petrus Agung Purnama
Sumber : joshuaivanministries.blogspot.com

-------------------------


URAPAN PERCEPATAN

Rangkuman Ibadah Minggu Pagi 25 Nov 2012
JKI Injil Kerajaan - Holy Stadium - Semarang
By: Darrel Stott (Texas USA)


Baca: Ibr 12: 1-3

Amerika mengalami krisis, eropa, inggris, china semua mengalami masalah & tdk tahu hrs berbuat apa, Tetapi Tuhan punya rencana & solusi.

Bisnis & menghasilkan uang tdk akan memuaskan kita, hanya satu hal yg bisa memuaskan anda yaitu kalau anda punya keintiman dgn Tuhan, hanya Yesus yg bisa memuaskan kita.

Ketika Yesus memandang salib, Dia berkata pd Bapa bhw Dia akan bayar harganya utk keselamatan manusia. Apa yg membuat Yesus punya kekuatan luar biasa utk maju menghadapi penderitaan yg Dia tahu bakal dia tanggung? Itu krn kasihNya bagi kita.

Tuhan mencari org2 yg bisa dipenuhi oleh RohNya yang mau dengar  suaraKu yang  tdk dikuasai agamawi. 

Tuhan sudah mulai urapan percepatan di bulam Feb 2011 & dia memilih gereja ini, untuk memberikan berkat2Nya yg ajaib sampai melebihi jaman salomo. Pd bulan maret 2013 kalau urapan percepatan ini tidak dimanfaatkan untuk melakukan  sesuatu maka akan berhenti.

Tetapi jika urapan percepatan ini di responi dgn benar, maka pd bulan April 2013 maka akan terjadi sesuatu yg dahsyat di Indonesia, dimana saya akan ada di sana, saya telah memilih utk berada di indonesia pd bulan itu. 

Apakah yg akan memuaskan hati anda? Jika harta & kekayaan maka anda adalah org yg bodoh. Kita terlalu sibuk menghasilkan uang, tetapi kita dorong Dia kesamping, padahal Dia ingin memeluk anda. Jgn tertipu dgn kekayaan.

Di nepal 3 minggu lalu saya lihat pelacur2 kecil usia 9-10 tahun, itu meremukkan hati Tuhan, hati saya menangis & saya bertanya berapa uang yg kamu butuhkan, saya akan menolongmu.

Bnyk org yg kesusahan di seluruh dunia. Dengarkan suara Tuhan, kamu adalah solusi bagi dunia. Maka kita perlu minum & mabuk Roh Kudus supaya kita jadi solusi bagi dunia.

Saya pergi keseluruh dunia & katakan bhw jika anda butuh solusi, butuh keuangan, semua akan datang dr satu tempat yaitu Indonesia.

Anda pilih siapa hari ini? Kesibukan duniawi atau pilih keintiman dgn Yesus? pilihan itu menentukan kehidupanmu kelak. Pilih utk punya keintiman dgn Tuhan Yesus. Amin


Pdt. Petrus Agung

Selalu harapkan mukjizat dr Tuhan setiap hari. Kalau tdk maka berkat apapun yg Tuhan beri bahkan yg sudah ditangan, tdk akan kita bisa nikmati.

Sumber : www.jozaalwan.wordpress.com

-------------------------


Rangkuman Ibadah Minggu, 21 Okt 2012

JKI Injil Kerajaan – Holy Stadium – Semarang
By: Ev. Yusak Tjipto Purnomo

Kalau kita sedang sehat, nyaman diberkati, kita bisa berkata Tuhan baik. Tetapi bisakah kalau dlm keadaan susah, sakit, penderitaan, kita berkata Tuhan baik?

Di Inggris waktu semua pelayanan sudah selesai, saat Pak Yusak datang menghadap Tuhan, Tuhan tiba2 datang, tepat pd hari raya yomkipur, hari dimana Imam besar menghadap di ruang maha kudus.

Pak Yusak berkata aku sudah capek, ndak kuat lagi, Tuhan disana berkata selama ini apa yg Aku sudah lakukan untukmu & anak2Ku di bahtera ini? Sebelumnya ada pendoa JKT yg telp bu Iin dia melihat Tuhan temui Pak Agung & lainnya, & pendoa ini pesan pd Pak Yusak agar jgn ngomong sembarangan

Ternyata ngomong Pak Yusak capek & ndak kuat & minta Pd Pak Agung utk meneruskan semua itu salah karena membatasi kuasa Tuhan

Dulu Tuhan ajar pak Yusak, Kalau kita sudah menyelesaikan segala sesuatu, jgn lihat hasil krn bisa membuat bangga / bisa membuat kecewa.
Tetapi Tuhan berkata yg lain, dia berkata bhw semua ini pekerjaanKu yg telah Aku kerjakan untukmu, lihat & nikmatilah semua

Ayah dr pak Yusak lapor Tuhan mengapa Tuhan berkati & sayangi demikian, mengapa tdk hamba2 Tuhan desa mrk yg lbh butuh. Lalu pd saat dia berdoa utk anak cucu, satu persatu disebut, tiba2 ada suara berkata berhenti sembahyang

Lalu dia usir & tengking, sampai 2x Tetapi Tuhan itu rendah hati ulangi sampai 3x yg ketiga Tuhan nyatakan suaraNya.secara audible. Tuhan berkata turun lalu pergi ke tempat anakmu perempuan di belakang. Ternyata anaknya kepalanya sakit. Baru dipangku kepalanya kemudian anaknya pulang dipangkuannya.

Kemuliaan Tuhan merahasiakan sesuatu, siapa yg tau kalau Tuhan suruh brenti sembahyang ternyata utk mengantarkan anaknya sebelum pulang.
Tiap2 pribadi kita sudah punya jatah & kasih karunia Tuhan sendiri2

Hari ini Tuhan bilang, jgn tertipu setan, sbb apa yg Aku sudah lakukan, anak2Ku terimanya salah, Lihat pengorbananKu diatas kayu salib. Tetapi anak2Ku terimanya bhw semua sudah tdk usah menderita apa2, itu hampir sama dgn teori kelimpahan yg salah.

Setan memutar balik fakta bahwa kita ndak usah lagi menderita & berperang2 lagi

Setan selalu menyodorkan yg enak2 seperti saat Yesus dicobai, Yesus kalau lapar tinggal pakai kuasa saja ubah batu jadi roti

Pak Yusak di kamar hotel kok suasana ndak enak ternyata Tuhan berkata itu di pojok ranjang ada setan gundul, Roh Kudus ndak suruh tengking, tapi suruh omongi saja, tiba2 setannya pergi.

Setan menipu bhw di dlm dunia harusnya tdk menderita padahal firman berkata:

Semuanya itu Kukatakan kepadamu, supaya kamu beroleh damai sejahtera dalam Aku. Dalam dunia kamu menderita penganiayaan, tetapi kuatkanlah hatimu, Aku telah mengalahkan dunia. ” – Yohanes 16:33

Jadi kita disuruh percaya saja jika dlm penderitaan di dunia krn Tuhan memang mengijinkan dlm batas2Nya.
Kalau kita diberi kelimpahan kita hrs punya sikap bhw seharusnya kita ndak punya apa2 tetapi krn kasihNya maka kita bisa menikmatinya, itu anugrahNya yg limpah

Kalau ada pengajaran mengatakan bhw semua sudah dibayar Yesus, ndah usah menderita, ndak usah kerja, percaya saja, tetap saja ndak akan bisa ngucap syukur krn manusia ndak pernah puas seperti bangsa israel ndak usah kerja dpt manna tiap hari tetap saja ngomel & tdk masuk kanaan akhirnya.

Maka kalau kita terima firman, hadapkan ke Roh Kudus, Kerja setan hanya mendorong & menghambat, kalau kita rohani di dorong shg terlalu rohani & sombong & mendahuluiu Tuhan, seperti Pak Yusak capek & ingin berhenti, itu salah krn berarti itu menentapkan langkahmu sendiri.

Maka dr itu kalau kita sedang menghadapi yg ndak enak setan akan menekan bhw Tuhan ndak sayang kamu.

Jadi kalau kita terima firman apapun jgn dikembangkan sendiri menurut pikiran kita tetapi hadapkan ke Roh Kudus sbb dia yug ngerti maksudNya
Juga kalau kita menghadapi apapun hadapkan kpd Tuhan dulu

Tuhan kalau janji tdk selalu spektakuler penggenapannya, tetapi tdk mudah juga menerimanya, contoh seperti kanaan dijanjikan, tetapi masuknya tetap tdk mudah, hrs dgn berperang, tetapi perangnya juga dgn bantuan Tuhan & hrs sesuai perintah Tuhan seperti saat menghadapi tembok Yeriko
Sebab beginilah firman Tuhan ALLAH, Yang Mahakudus, Allah Israel: ” Dengan bertobat dan tinggal diam kamu akan diselamatkan, dalam tinggal tenang dan percaya terletak kekuatanmu. ” Tetapi kamu enggan, – Yesaya 30:15 — ngglinding wae

Tetapi org juga terima salah, diam saja sama sekali, tdk kerja sama sekali. Ini mengolah firman dgn pikiran sendiri
Bertobat: itu tdk diam, tetapi menyadari kelemahan, ketidakmampuan kita, kita tdk lbh dr seekor ulat.

Tinggal diam: bukan sama sekali tdk kerja apa2
Kalau Tuhan suruh kerja: org terimanya kerja keras tanpa tanya Tuhan lagi, ini juga salah.
Pengajaran jaman sekarang ada yg ngajarkan tdk usah menderita apa2 krn Tuhan sudah bayar semua di kayu salib.

Padahal ada ayat berkata:

Tuhan berkata kesukaran sehari cukup sehari, Tuhan yg akan selesaikan bagianNya juga.
Jgn kita hidup berdasarkan perasaan, mata & telinga tetapi hidup dgn percaya, Tuhan akan sediakan semua, tetapi jalannya bukan seperti jalan kita, tetaplah bertahan & percaya!

Pak Agung :

Pandanglah burung- burung di langit, yang tidak menabur dan tidak menuai dan tidak mengumpulkan bekal dalam lumbung, namun diberi makan oleh Bapamu yang di sorga. Bukankah kamu jauh melebihi burung- burung itu? – Matius 6:26
Jadi kalau kita tdk menabur, kita juga tdk menuai. Juga tdk mengumpulkan bekal di dlm lumbung
Tetapi kita ini Jauh melebihi burung2, jadi kita bukan level kelimpahan burung2 tdk menabur, tdk menuai, & tdk mengumpulkan bekal.
Paulus menerima anugrah makin besar justru dia bekerja makin keras.
Tetapi karena kasih karunia Allah aku adalah sebagaimana aku ada sekarang, dan kasih karunia yang dianugerahkan- Nya kepadaku tidak sia- sia. Sebaliknya, aku telah bekerja lebih keras dari pada mereka semua; tetapi bukannya aku, melainkan kasih karunia Allah yang menyertai aku. – 1 Korintus 15:10

Mari tetap percaya Janjinya 6 bulan dr Juni ke Des pasti digenapi, ada terobosan demi terobosan dlm hidup kita.

Amin.

Sumber : www.jozaalwan.wordpress.com

-------------------------


Kotbah Pak Yusak di Windu
09 Juni 2012

Untuk memasuki masa Daud dan Solomo kita harus mempelajari sungguh-sungguh latar belakang kehidupan mereka. Pengertian percepatan tidak sama dengan di percepat. Percepatan pengertian kita berbeda dengan apa yang Tuhan mau. 

Yesaya 30 : 15-16
" Sebab beginilah Firman Tuhan Allah, yang Mahakudus, Allah Israel : " Dengan bertobat dan tinggal diam kamu akan diselamatkan, dengan tinggal tenang dan percaya terletak kekuatanmu" TETAPI KAMU ENGGAN !.kamu berkata: bukan, kami mau naik kuda dan lari cepat," maka kamu akan lari dan lenyap. Katamu pula :" kami mau mengendarai kuda tangkas," maka para pengejarmu akan lebih tangkas lagi.
Orang benar itu hidupnya nyaris berdosa. Bukan dengan maunya kita, tetapi dengan ketepatan ikuti tuntunan Tuhan.

Pada waktu Daud mau dilantik jadi raja di Hebron,masih menunggu proses 13 tahun sebelum ia menduduki tahtanya. Ketika Daud diangkat jadi menantu raja , dia pikir sudah makan sehidangan dengan raja sudah dekat dengan tahta itu. Tetapi ternyata prosesnya masih panjang. Karena iri hati mendengar perkataan gadis-gadis maka Saul akhirnya tidak mencapai destinynya. Masing-masing kita punya kelemahan dan setan akan mencoba terus untuk membuat kita gagal di tengah jalan. Orang sering kali berpikir dan punya tujuan hidup adalah pengangkatan. Itu tidak salah tetapi selesaikan dahulu destinymu.

Kesombongan Saul membuat ia tidak dapat menyelesaikan tujuan hidupnya. Hanya dengan tuntunan Roh Kudus saja kita bisa menyelesaikan semuanya.
Dengan bertobat dan tinggal tenang kita bisa menangkap apa yang Tuhan inginkan.
Dalam perjalan hidupnya Daud tidak mau mengambil jalan pintas, dan dia tidak mau menjamah orang yang diurapi Tuhan. Karena ketakutan Daud pernah lari ke negri Filistin, sesungguhnya nabi Tuhan pernah menyampaikan pesan agar ia tetap di tanah Yehuda. Akibatnya tempat mereka tinggal di Ziklag sempat di bakar dan keluarga mereka dijadikan tawanan, semua akibat dari tidak mau menedengarkan Tuhan.

Percayalah Tuhan punya cara yang tidak pernah dapat kita prediksi sebelumnya. Apapun yang Tuhan tunjukan taati saja, apapun jatah kita Tuhan pasti tahu yang terbaik buat kita. Asal kita setia dengan perkara yang kecil maka akan ada waktunya jika promosi itu datang naik ke level yang lebih tinggi. Jangan mendahului Tuhan dan jangan terpaku kepada pengalaman/ metode. Kekuatan kita terletak pada pertobatan dan tinggal tenang. Percayalah ukuran masing-masing orang itu berbeda. Jadi siapkan saja dirimu untuk segala macam kemungkinanan yang akan terjadi.




by: Willy Hidayat (Persekutuan Windu Bandung)
Sumber : finishstrong-grace.blogspot.com

-------------------------


JKI Injil Kerajaan - Minggu pagi, 08.01.2012
Bpk Victor


Maz 84:1-13
ditulis oleh bani korah, anak dari Korah sekelompok orang tertolak. ia selalu berontak pada musa dan harun. termasuk kolongan pengkhianat/pemberontak. orang yg pernah kalah dalam hidupnya tapi ga pernah berhenti. ia coba bangkit dengan cara yg rohani.

bila di 2011 banyak yg mengalami kegagalan, tahun ini tebus dengan kekuatan Tuhan. supaya apa yg gagal di 2011 tahun 2012 bisa ditebus. seperti ketika barang kita digadaikan tapi kita ambil balik tahun ini.

meskipun orang mencap bani korah jelek tapi ia tetap mau dekat dengan Tuhan. tapi dikatakan di ayat itu berkata ingin 'berkata ketemu Tuhan di 'pelataran-pelataran'Mu. mengapa mereka tidak berkata masuk ke ruang maha kudus? mereka merasa ga layak karena mereka tergolong pemberontak.mereka sadar akan diri mereka . mereka dari suku lewi tapi tidak berani masuk ke ruang kudus bahkan ruang maha kudus karena mereka merasa tidak layak sebagai keturunan pemberontak.yang boleh masuk hanya imam besar. di dlm pelataran ada mezbah bakaran dan korban ukupan, di ruang kudus ada kaki dian dan meja unjukan roti. di ruang maha kudus ada tabut Tuhan.

Bani korah berseru dan berteriak. ia tidak punya apa-apa. tapi ia mau buat sarangnya nempel di mezbah Tuhan. mezbah adalah lambang sesuatu yg tidak enak. lambang pengorbanan. tapi bani korah tidak perduli yg lain. bila itu menyenangkan hati Tuhan, ia rela buat itu. tinggal bersama TUhan. dia sudah tidak punya harga diri, nama baik. dan ia taruh semua kekuatannya di dlm Tuhan dan ia berbahagia. berbahagia artinya tenang dan terima berkat.

tahun ini Tuhan janji ajak kita naik ke gunung Tuhan. tapi perlu kekuatan Tuhan. puncak gunung membuka inspirasi. pencapaian yg hebat. tapi di lembah Ia mendewasakan kita. mencapai puncak tanpa kedewasaan kita mudah jatuh. tapi saat kita dewasa dan kita sampai di puncak maka kita tidak akan terjatuh.

lembah baka artinya tangisan. Tuhan akan mengubah tangisan menjadi mata air. di lembah kita mengalami banyak air mata. tapi kalau kita masuk dengan kekuatan Tuhan maka ada kuasa pembalikan keadaan. ratapan air mata menjadi mata air. bila kita masuk dengan kekuatan Tuhan, kita mengubah kutuk jadi berkat.

Hujan awal musim menyelubungi dengan berkat. berkat artinya kolam-kolam. Hujan yg turun dari Tuhan mengisi kolam-kolam berkat hidup kita. Tuhan beri kita kemampuan daya resap yg besar. Untuk menampung hujan dan kolam perlu cekungan-cekungan. cekungan itu adalah sikap hati hineni, kerendahan hati. rendahkan diri dalam setiap aspek hidup kita. orang yang rendah hati mau dilatih dan mau diajar. dia akan memperkuat dirinya.

Tuhan adalah matahari dan perisai. Tuhan beri terang seterusnya. tidak ada malam. Orang perang bisa berhenti karena matahari tenggelam. walaupun hampir menang tapi kalau matahari tenggelam maka perang bisa berhenti. tapi Tuhan berkata Tuhan adalah matahari yang tidak akan berhenti menyinari. Tuhan akan beri semua bagian kita tahun ini dan tidak akan ditahan lagi dari hidup kita.

berbahagialah orang yg percaya kepadaNya. lekatkan hati kita kepadaNya. dan taruh hidup kita di mesbahNya dan itulah saatnya Tuhan taruh kita di tempat tinggi. tidak ada gelap. terang dan perlindungan yg ada di hidup kita.

kalau kita pernah gagal di tahun 2011, ini saatnya tahun penebusan. walau hanya di pelataran, dan ga layak masuk ke ruang maha kudus, teriaklah pada Tuhan. taruh hidup kita di pelataran.

sampai Tuhan datang dan berkenan keluar menemui kita di pelataran.

Amin

-------------------------


Nubuatan 01 Desember 2011
Maurice Sklar

"Dollar Amerika akan turun sekitar 30% dari nilainya saat ini. Hal ini adalah kali yang kedua penurunannya setelah yang terdahulu 2008 turun 20%. Harga dollar akan bernilai setengahnya dari harga sebelum September 2008. Penurunan ini akan mengakibatkan kesulitan ekonomi yang luar biasa bagi bangsa kita (Amerika).
Gereja akan diguncang dan banyak juga yang akan bangkit secara spiritual dan memohon kepada-Ku. Akan terjadi pula penjarahan, kekacauan, dan terorisme di negeri ini.

Akan terjadi bencana ekonomi terbesar melanda Eropa yang akan melumpuhkan Euro, akibat dari kepanikan dan kekacauan yang terjadi di sana. Jerman akan menolak untuk menopang Euro. Kebutuhan dasar masyarakat miskin di Eropa akan terancam. Kebanyakan akan kehilangan uang mereka dalam sekejap sesuai dengan apa yang telah direncanakan dalam pengalihan sistem ke sistem Antikristus. Hal ini sangat dekat, dan Dollarpun akan ikut, meskipun Dollar akan bertahan untuk satu musim lagi.

Kebangunan Rohani pun akan dimulai. Tuhan telah menyembunyikan para Rasul dan Nabi Kudus-Nya untuk masa-masa sekarang ini. Akan terjadi curahan spiritual yang luar biasa, muzizat, dan penyembuhan di berbagai tempat. Daerah ini akan menjadi kota-kota perlindungan dan tempat berlindung bagi umat Allah.

Perang akan terjadi di Timur Tengah sebagai negara-negara tetangga Arab akan datang menyerang Israel dengan serangan rudal tiba-tiba. Mulai dari Hizbullah, Libanon, dan Suriah serta negara-negara Arab lainnya akan bergabung. Israel akan diserang semua sisi sekaligus dan akan ada kematian dan kehancuran di kawasan pemukiman, kota-kota kecil di Utara, dan beberapa kerusakan di Tel Aviv dan Yerusalem. Israel akan membalas dengan kekuatan besar dan senjata-senjata nuklir berkekuatan terbatas dan akan merilis kehancuran pada negara-negara tetangga, khususnya Libanon, Damaskus, yanga akan hancur sepenuhnya, dan sisanya Suriah serta serangan militer ke Iran, Gaza, dan bahkan Mesir Utara / wilayah Sinai.

Guncangan yang disebabkan oleh Barat akan merilis sebuah gerakan yang luar biasa dari orang-orang Yahudi sehingga membuat aliyah kembali ke Israel. Tidak akan ada lagi keamanan atau stabilitas seperti yang telah ada sampai sekarang di Amerika dan Eropa. Israel akan muncul sebagai pemenang dari perang ini, namun terluka. Namun, kehancuran yang menimpa penyerang akan seratus kali lebih buruk. Rampasan perang ini akan mencakup banyak wilayah dan akan memaksa Barat untuk mengakui Allah Kudus Israel ini akan muncul sebagai satu-satunya negara yang stabil di kawasan ini.

AKU akan mengambil Billy Graham pulang ke Surga segera ketika kau melihat ini, tahu bahwa  waktu untuk menutup rahmat bagi bangsa-bangsa non-Yahudi akan datang"
Siapkan hatimu, Tuhan sudah di pintu untuk menjemput mempelai-Nya, dalam masa tengah malam ini.

Berdoalah bagi mereka yang terperangkap dalam kegelapan bahwa Allah akan menjumpai mereka sewaktu-waktu.

Dalam Mesias kita,


Maurice Sklar

-------------------------



Ringkasan Kotbah
Ev. Iin Tjipto – 8 Januari 2012
Pesan Tuhan untuk 2012

Markus 6 : 3
“ Bukankah Ia ini tukang kayu, anak Maria, saudara Yakobus, Yoses, Yudas dan Simon? Dan bukankah saudara-saudara-Nya yang perempuan ada bersama kita?" Lalu mereka kecewa dan menolak Dia “ Tahun 2012, cara berpikir kita menentukan kita untuk menerima sesuatu dan mendapat sesuatu .

Markus 6 : 8
“ dan berpesan kepada mereka supaya jangan membawa apa-apa dalam perjalanan mereka, kecuali tongkat, rotipun jangan, bekalpun jangan, uang dalam ikat pinggangpun jangan, “ Tahun 2012, jangan mengandalkan “ roti “, “ uang “ atau apapun yang jasmani, tetapi andalkan “ tongkat “, yaitu Otoritas yang dari Tuhan Sadar diri, mengingatkan dari mana kita di ambil karena sebuah tongkat pada jaman dahulu kala diukirkan dan dibawa sepanjang perjalanan hidup seseorang.

Hak memerintah karena segala sesuatu ada di anak – anak Tuhan dan orang – orang yang diurapiNYA

Jika seseorang sudah dewasa maka jangan suka “ merengek “ pada Tuhan ketika menghadapi berbagai permasalahan ataupun gangguan dari iblis, tetapi harus gunakan otoritas, karena setiap anak – anak Tuhan memiliki otoritas.

Tahun 2012 ini banyak “ Kairos “ Tuhan. Ada masa yang harus dilakukan saat itu juga dan tidak bisa ditunda lagi dan saat itupula berkat Tuhan langsung turun, kesempatan seperti itu harus cepat di ambil.

Tahun 2012, diutus seperti Yesus mengutus murid – muridNYA :
Menyukakan hati Tuhan
Memberi makan jasmani dan rohani, seperti kesaksian yang merupakan makanan rohani bagi orang lain.
Bawa banyak jiwa kepada Tuhan untuk diselamatkan dan untuk melewati setiap rintangan dengan otoritas yang dari Tuhan.
Menyembuhkan orang – orang yang sakit lewat kita.

Sekian. Tuhan Yesus Memberkati


-------------------------


PESAN YANG MENDESAK !! 27 DESEMBER 2011 - By : Choo Thomas

Terpujilah Tuhan yang telah menunjukkan kepada saya penglihatan tentang pengangkatan pada pagi hari ini, tanggal 27 Desember 2011.
Pagi ini, setelah saya berdoa tiba - tiba tubuh saya mendapat pengurapan yang lebih kuat dari biasanya. Saya mulai menyanyikan lagu - lagu kudus dan dalam waktu yang bersamaan urapan tersebut menjadi lebih kuat dari pada pengelihatan suara dan nyanyian secara bersama - sama. Juga menjadi semakin keras dan lebih lebih keras dan saya bisa melihat langit dan kemudian saya melihat orang - orang dewasa yang bermunculan keluar dari kuburan mereka dan terbang ke udara.

Pada saat yang sama, begitu banyak orang dengan memakai jubah yang terbang melayang ke udara menuju awan. Adegan ini terjadi untuk sesaat lamanya. Lalu saya melihat pada bagian atas awan - awan dan TUHAN berdiri di tengah - trengah awan tersebut dan para malaikat mengelilingi TUHAN dengan nafiri.

Bagi mereka yang terangkat berdiri mengelilingi TUHAN dan para malaikat. Ini adalah akhir dari pengelihatan tersebut dan TUHAN berkata untuk mempostingnya di website kami. Ini berarti bahwa siapapun yang telah bersiap untuk pengangkatan harus fokus pada suara sangkakala setiap saat.

TUHAN sudah mengatakan kepada saya bahwa setelah ini iblis akan memperdaya orang - orang yang terpilih masuk dalam pengangkatan sehingga mereka tidak bisa diangkat. DIA juga mengatakan kepada saya bahwa sangat banyak orang Kristen yang bahkan setelah diangkat akan masuk ke Lembah.

Setiap orang Kristen yang TIDAK BENAR - BENAR MATI DARI SEGALA HAL - HAL DUNIAWI TIDAK AKAN MENDENGAR BUNYI SANGKAKALA.

Saya berdoa bahwa siapapun yang membaca pesan ini akan mulai fokus untuk pengangkatan dengan sangat serius. Tuhan mulai berbicara tentang bunyi sangkakala yang mana akan terjadi dalam SEKEJAP MATA sejak tahun 2011 setelah setiap saya selesai berdoa hingga saat ini.
Hal ini terjadi 4x alam sehari. KAPAN SAJA TUHAN INGIN MELAKUKAN SESUATU, IA AKAN SELALU BERBICARA DAHULU KEPADA ANAK - ANAKNYA, BERSIAPLAH !


Choo Thomas

Tidak ada komentar:

Posting Komentar